Feathers D. Beilschmidt :
Chopper: Kenapa klo ada apa-apa, kamu seringnya nemplok(?) ke Zoro? Btw, Selamat Ulang Tahun ya!
Sanji: Bisa ga, seminggu nggak ngerokok?
Zoro: Pilih Nami ato Robin?
Usopp: Kangen ga sama Kaya? XD
Luffy: Setiap kamu terluka parah saat prtarungan, kamu ngerasa kesakitan bgt ga sih?
Franky: Apa celanamu itu semacam kantong ajaib? Soalnya bisa membawa-bawa peralatan
bangunan ^^'
Nami: Klo duit dan hartamu kuambil semua, apa kau akan membunuhku? XD
ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ
Chopper: Err... Entahlah... Mungkin karena aku seringkali berada di dekatnya...? Lagipula, Zoro enak untuk dipeluk! Kepalanya itu-
Zoro : Perlu dilanjutkan, Chopper...? *shinigami aura*
Chopper : hi-HIIIYYAAA! *nemplok ke kepala Zoro lagi*
Zoro : OI! Haa- kkh- Ak- aku tidak bisa bernafas-! LEPASKAN AKU, OI! *pingsan kehabisan nafas*
Chopper : Ah! ZORO PINGSAAAN! *panik*
Usopp : Aku tidak mau tanggung jawab. *ga peduli*
ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ
Sanji : Ngg... Kurasa tidak bisa...
Nami : Yaah, kita tak akan tahu kalau tidak dicoba kan? *ambil semua rokok Sanji*
Zoro : O-oi... Rokokmu sebanyak ini, Alis pelintir? *liat rokoknya Sanji 3 karung*
Sanji : Apa? Kau tidak suka? Apa kau khawatir padaku, hijau?
Zoro : Dalam mimpimu, alis keriting. Kurasa kau akan menjadi daging asap dengan rokok sebanyak itu...
(seminggu telah berlalu, dan Sanji masih belum menyentuh sepuntung rokok pun.)
Sanji : *kering*
Usopp : Aneh... Sanji akhir-akhir ini terlihat lesu... Apakah dia sakit?
Zoro : Dia tidak sakit. Dia sekarat.
Usopp : Haa, syukurla- APA? Nami! Berikan rokok Sanji! CEPAAAAT!
Nami : Apa sih?
Usopp : Ini menyangkut nyawanya!
Luffy : APA? NYAWA SANJI DALAM BAHAYA?
Nami : haah... Ini! Satu dulu saja!
Sanji : Aak- ro-rokoook~ Come to papa~!
Zoro : Bukan hanya rokoknya yang hilang darinya, sepertinya akalnya juga hilang.
ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ
Luffy : Sakit sih, hanya saja... Kalau rasa sakit ini dapat menyelamatkan temanku, aku seperti tidak dapat merasakan sakit! Tubuhku mendadak menjadi kebal... entah kenapa...
Robin : Itu tandanya kau sangat menyayangi teman-temanmu, tuan Kapten...
Luffy : Aku tidak menyayangi mereka!
All : a-APAA?
Luffy : Aku mencintai mereka!
All : Oh, I-itu toh... *lega*
ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ
Franky : Tidak! Celanaku hanya celana biasa. Isinya hanyalah-
Sanji : CUKUP SAMPAI DISITU, CYBORG! Otak para ladies akan tercemar olehmu!
Franky : Eeeh? Padahal aku mau mengatakan isinya cuma kotak alat-alat...
Sanji : Ooh, begitu... -MEMANG MUAT?
Franky : Kau mau lihat?
Sanji : Tidak terima kasih. Aku tidak mau mataku pecah.
ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ
Nami : Ya, mungkin. Tapi tidak semudah itu... Aku mungkin akan mengambil harta-hartaku terlebih dahulu, setelah itu kau akan kubunuh perlahan-lahan... Pertama, kau akan kucelupkan ke dalam lumpur mendidih, setelah kau melepuh, kau akan kukuliti, kukeluarkan organ dalammu, lalu akhirnya memutilasimu! Mungkin begitu saja... Tehe!
Chopper : *pingsan*
Robin : aku suka caramu, nona Navigator... fufufu! Boleh kubantu?
Nami : Waah, akan sangat menyenangkan, Robin!
Zoro : cukup. Aku tak mau mendengar lebih jauh. *mual*
Usopp : *muntah*
ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ ヽ(゜゜)ノ
Maaf yah minna-san, chapter kemaren pemisahnya panjang... lupa diedit~ *PLAAK*
Oke~ sekarang...
SAATNYA MENGHITUNG UANG!
Nami pasti sangat bersemangat...
Err, mari kita lihat. Sejauh ini, saya- maksudnya, kru Mugiwara sudah menjawab 54 pertanyaan! Jadi, mari kita totalkan...
Karena satu pertanyaan bernilai 5 beri... maka...
54 x 5 = ...
270 beri! Kru mugiwara sudah mendapatkan sebanyak itu! Yak, omedetou buat mereka~
Nami : Apa? BARU SEGITU? YAELAH, ITU MAH BELI AER DOANG JUGA GA BAKAL CUKUP! *darah betawinya keluar*
Na-nami! Jangan ngamuk ke saya! Setidaknya ngamuklah pada readers... HYAA! Le-le-letakkan jauh-jauh pisau daging itu dariku, Nami! Darah siapa itu yang menempel di pisau itu? Namiii? IYADAAAA! JANGAN MENDEKAAT!
*stand by*
