Naruto Kost-kostan 14
Tubuhku dulu.. tak begini.. tapi kini tak asik lagi..
Huoo~~
Gejala tipes.. kau menyebalkaann~~
*nyanyi ala iklan Scott.*
Hahahaha.. begitulah.. lagi-lagi Beo kena gejala tipes.. xDD
Dasar badan Beo cinta bener ama ni penyakit atu.. =_=""
Hiyei~ mari kita lupakan penyakit sial ini..
Ayo kita lanjut ni penpik~ xDD
Eps terakhir, yo!
Nikmati~~
X3
Okei..
Daripada.. buanyaakk bachoott, ayo lanjuttt ni penpik~~~~
------------------------ =_="
Disclaimer : Naruto punya Beeooo!!!! Waahahahahahaha!! *ditabok Masashi Kishimoto, trus juga para chara yang dari anim laen, bukan punya Beo ! masing-masing punya pengarangnya ndiri~~ xDDD
Warning : Crossover, Ooc, Oc, Yaoi, Mpreg~ +_+
Rate: dari awal ude M.. ga mungkin jadi K~ :P
Genre : comedy, Romance.
--------------------------- =_="
"Doa selesai." Ucap Shikamaru sembari mengangkat wajahnya.
yang lainnya pun ikutan mengangkat wajahnya. Namun tidak pada Sasuke. Ia terus menundukan kepalanya lebih dalam. Bisa dipastikan, ia sedang berdzikir.
Yang lainnya pun ikut tegang.
"Sas.. yang tenang, ya.." Hibur Villeria sembari menepuk punggung Sasuke.
"Iya, Sas.. Naruto pasti bisa, ko!" Sambung Beo sembari menepuk kepala Sasuke.
Sasuke hanya tersenyum pahit..
Sampai..
"Oweeeek!! Oweeekk!!!"
Yang lainnyapun menoleh ke arah pintu ruang operasi yang kini dibuka oleh seorang dokter.
"Dok! Naruto gimana?! Anak saya?!" Teriak Sasuke sembari menghampiri sang dokter.
Sang dokter tersenyum gembira.
"Selamat, pak Sasuke.. anak anda laki-laki yang sehat." Ucap sang dokter.
"…" Sasuke beserta yang lainnya cengok sesaat.
"Se..SERIUS, DOK?!" teriak yang lain serempak.
"Sumpah.. suer.. ga boong." Ucap sang dokter.
"HUAAA!!! MAKASIH!! MAKASIH, DOOK!!!" Teriak Sasuke sembari memeluk sang dokter dengan erat.
"Ara.. Sas.. kalo Naru liat, ditabok, loh.." Ucap Panda jail.
Yang lainnya pun tertawa.
---------------------- =_="
Narutopun dibawa keruang rawat biasa.
"Naru.. kamu baik-baik saja?" Tanya Sasuke pada Naruto yang kini sepucat mayat.
"Eng.. pinggang dan perutku nyeri.." Ucapnya meringis.
"Naru.." Ucap Sasuke pelan.
"Kenapa, Sas?" Tanya Naruto.
"Makasih, ya.. udah ngelahirin anak kita." Ucap Sasuke tersenyum.
"Sasu.." Ucap Naruto senang.
"Ara.. Naruto.. ini anak anda.." Ucap seorang suster perempuan sembari membawa-bawa seorang bayi laki-laki.
Yang lainnya langsung menatap kagum bayi tersebut.
Bayi tersebut mempunyai kulit berwarna putih pucat, meskipun tipis, bisa dilihat kalau rambutnya itu berwarna pirang seperti Naruto.
"L..LUCUU!!" Teriak yang lain semangat.
"Anak sapa dulu.." Ucap Sasuke bangga.
Naruto tertawa kecil, lalu menggendong sang buah hati.
Bayi tersebut membuka sedikit matanya. Terlihat bola mata anak itu berwarna hitam seperti Sasuke.
"Anak ini.. namanya siapa, ya?" Tanya Naruto.
"Hmmn.." Yang lainnya berfikir.
"Aah!! Kan kalo aku Beo.. anak ini namanya Cendrawasih aja!" Ucap Beo asal. Lalu ditabok ama semua orang yang ada disitu.
"Asal! Mending Beruang aja!" Ucap Panda lebih ngaco.
"Nono.. mending Chika.." Ucap Villeria ngawur.
"Dia laki-laki, yah.." Ucap Kiba sweatdrop.
"Ngg…" Yang lainnya kembali berfikir keras.
"Ma.." Ucap Beo yang masih berfikir
"Mo.." Ucap Villeria ikutan mikir..
"Ru.." Gumam Panda.
"Ma..mo..ru..? Aah.. Mamoru.. Nama yang bagus.." Ucap Naruto teriak senang.
"Mamoru.. ya.. bagus.." Ucap Sasuke gembira.
"Nah.. mulai hari ini, namamu Uzumaki Mamoru.." Ucap Naruto senang. Sembari memainkan jarinya di pipi sang bayi.
"Nono, Naruto.. Uchiha Mamoru.. aku ayahnya, kan?" Ucap Sasuke menyeringai.
"Aku yang jadi papa!!" Ucap Naruto ga mau kalah.
"Naruto.. kan kamu yang lahirin.. jadi kamu yang jadi MAMA." Ucap Sasuke.
"U..uuh…" Naruto tak bisa berkata-kata.
Yang lainnya tertawa kecil melihat kelakuan kedua pemuda tersebut..
Narutopun beristirahat di rumah sakit tersebut selama 1 minggu. Teman-teman Naruto dan Sasuke berkunjung untuk melihat Naruto beserta Mamoru.
Setelah diperbolehkan untuk pulang, Naruto kembali ke kostkostan mereka.
-------------------------------- =_="
1 bulan kemudian
-------------------------------- =_="
"Mamo-chan~ ayo, aaa~~" Ucap Naruto sembari memberikan dot susu pada Mamoru.
Sasukepun menghampiri Naruto dengan senyum.
"Naru.." Sapa Sasuke
"Sasu? Ada apa??" Tanya Naruto yang sedang memberikan susu pada Mamoru.
Sasuke tersenyum hangat, lalu mengambil Mamoru dari pelukan Naruto, dan menaruhnya di kasur.
"Sasuu~ Mamo-chan lagi minum susu, tauu!!" Ucap Naruto kesal.
"Aku ingin bicara denganmu, Naru.." Ucap Sasuke sembari meraih tangan kiri Naruto.
"Eh?" Ucap Naruto bingung ketika Sasuke mencium punggung tangan kiri Naruto.
"S..Sasuke! kamu.. ng..ngapain?!" Teriak Naruto. Mukanya memerah.
Sasuke tersenyum senang, lalu melepaskan tangan kiri Naruto.
"Lihat tangan kirimu." Ucapnya tersenyum tulus.
Narutopun meneliti tangan kirinya, dan tiba-tiba matanya terpaku pada sebuah benda yang melingkar di jari manis tangan kirinya.
"S..Sasuke.. i..ini.." Ucap Naruto tidak percaya. Matanya mengeluarkan air mata.
"Naruto.." Ucap Sasuke.. lalu ia menahan kata-katanya sebentar "Menikahlah denganku." Lanjut Sasuke tegas.
Narutopun mengangguk pelan.. "I..iya, Sasuke.." Ucap Naruto yang masih menangis haru.
"CIEEE!!!!!" Teriak trio menyebalkan yang secara tidak sengaja mellihat kejadian tersebut.
Sasuke dan Narutopun menoleh kearah 3 manusia laknat tersebut.
"K..KALIAAN!!" Teriak Sasuke dan Naruto serempak. Muka mereka memerah.
"Wahahaha.. Merah! Mukanya meraah!! Ciee yang mao kawi—eh bukan.. Nikah!" Teriak 3 manusia laknat itu senang.
"WHUT?! Nikah?!" Ucap Kiba dan Shika kaget.
"HAH?! SUMPE, LUH?!" Teriak Neji dan Lee berbarengan.
"Aaah.. ketauan.." Ucap Sasuke kesal.
"wahahahaa…" Tawa Trio menyebalkan tersebut menggelegar.
"Wah.. Selamat, yaa!!" Ucap Kiba, Lee, Neji, dan Shika.
Sasuke dan Narutopun tertawa nista sembari mengutuk trio menyebalkan tersebut dalam hati.
---------------------------------- =_="
3 bulan kemudian
------------------------------------- =_="
"Dengan ini, saya nikahkan.. Sasuke bin Uchiha dengan Naruto bin Uzumaki dengan mas kawin sejumlah uang dibayar TUNAI." Ucap seorang penghulu berambut putih klimis, memakai peci.
"Saya terima nikahnya Sasuke bin Uchiha dengan Naruto bin Uzumaki dengan mas kawin sejumlah uang dibayar TUNAI" Ucap Sasuke tegas.
"Sah?" Tanya sang penghulu pada tetua.
"Sah.." Ucap para tetua pasrah.
"Syukurlah.." Ucap sang penghulu.
Sasuke dan Narutopun bertatapan bahagia.
Lalu mereka bertukar cincin, dan berfoto dengan memamerkan buku nikah mereka.
Minato dan Fugakupun tersenyum senang melihat kebahagiaan buah hati mereka. Bagaimana dengan Mikoto?
Mikoto pingsan karena bahagia bercampur stress melihat anaknya menikah dengan laki-laki.. namun, ia tetap merestuinya.
Setelah itu, merekapun pindah ke sebuah hotel bintang 5 yang sudah didekor dengan sedemikian rupa untuk acara resepsi pernikahan mereka.
"Uaah!! Naru-niichan mana, ya?! Mau buru-buru liaat!!" Ucap Beo tak sabar. Ia memakai bress panjang berwarna putih dengan rambut diikat sebagian.
"kamu ga sabaran bener, sih?" Ucap pemuda disebelahnya. Pemuda tersebut berambut pirang sedikit berantakan., mempunyai beberapa tindikan di telinganya, dan lebih tinggi dari Beo.
"Aoi-kun.. abisan.. aku ga sabaaar.." Ucap Beo senang.
"Hahaha.. dasar kamu, tuh yaa.." Ucap Aoi senang
"Aah.. aku jadi iri sama Naruto.. kapan ya aku bisa nikah dengan pasangan hidupku?" Ucap Beo asal.
"Heee.. jadi? Kapan kita nikah?" Ucap Aoi menggoda.
"BAKA!" Teriak Beo.
"Adaahh~~ teriakanmu itu, Bee! Pake toa mesjid, yaa!!" Ucap Villeria yang kini berjalan kearah Beo. Villera memakai dress pendek berwarna biru pucat.
"Aaa..
Neechan~ hahaha.. waahh.. sama Pato-kun?" Ucap Beo pada Villeria
dan pemuda berambut hitam pendek, tinggi, kulit kecoklatan, mata
warna
abu-abu, dan tanpa ekspresi.
"Hoho… iyo, dong.. ya, ga Pato-chan~" Ucap Villeria sembari menggaet lengan Pato dengan erat.
"Hm" Dan hanya dijawab singkat oleh pato.
"Hiahoo!!" Sapa Panda dari kejauhan. Ia memakai dress panjang berwarna hijau muda, dan sendirian.
"Hoe? Ko sendirian?" Tanya Beo dan Villeria kaget.
"Iyah.. malas bawa cowok.." Ucap Panda singkat.
"Heeh.." Gumam Villeria dan Beo.
Setelah percakapan ketiga manusia nista tersebut, Naruto dan Sasukepun memasuki ruang resepsi, dan disambut dengan tepuk tangan bahagia para undangan.
"Huah!
Pasangan serasi..iya, kan? Lelouch-kun?" Ucap seorang perempuan
rambut hitam sebahu highlite merah digerai, pake kacamata
bingkai
merah, bola mata merah kehitaman. Ia bersama seorang
pemuda berambut hitam dan bermata ungu violet.
"Iyah.. serasi." Ucapnya singkat.
"Cha!! Kesini juga, yaa?" Sapa Beo pada perempuan bernama Cha tadi.
"Yo! Beo! Haha.. iya, dong.. kan temennya Naruto.. masa iya aku ga dateng?" Ucap Cha senang.
"Aah! Cha! Beo! Apa kabar, jeng?" Sapa seorang perempuan berambut setengah panjang, berwarna kemerahan, berkulit putih, dan bermata merah darah. Ia bersama seorang pemuda tinggi berambut hitam.
"Kaoru-chan!" Ucap Beo semangat.
"Hoho.. kesini juga, kah kau?" Ucap Cha senang.
"Iya, dong.. bareng ama Kaito pastinya.. ya, kan Kaito-kun?" Ucap Kaoru sembari menatap pemuda disampingnya.
"Iya, iya.." Ucap Kaito malas.
Acarapun dimulai.. para undangan dipersilahkan untuk menyalami Naruto dan Sasuke.. serta mencicipi hidangan yang ada disitu.
"Sasuke.. selamat, ya.. aku terharu.. tak kusangka.. kau bisa mendapatkan pemuda manis ini.. huks.." Ucap Niero lebai sembari menyalami Sasuke.
"Niero.. lap ingusmu.." Ucap pemuda berambut pirang bertubuh tinggi disampingnya.
"Iyah, Sanzo-kun.. huks.." Ucap Niero sembari mengelap hidungnya.
"Hahaha.. makasih, Niero.. berkat saranmu waktu itu, kan?" Ucap Sasuke menyeringai jahil.
Nieropun tertawa laknat, lalu menyalami Naruto, dan turun menyerbu makanan bersama Sanzo.
"Naru-chaan!! Selamat, yaa!!" Ucap seorang perempuan berambut rambut coklat kemerahan sebahu.. pendek mungil. Ia bersama seorang pemuda berambut coklat pendek.
"Rinchan.. makasii… aah.. kau bareng Kira-kun?" Ucap Naruto semangat.
"Yup.. aku diseret sama makhluk ini.." Ucap Kira santai.
"Alah.. kamu juga mau, kan?" Ucap Rinchan menggoda.
"Hahaha.. jadi? Kapan kamu mao nyusul aku?" Tanya Naruto jahil.
"Yaampun, Naru.. MASIH LAMA!!" Ucap Rinchan malu.
Setelah percakapan nista tersebut, Rinchan turun dan ikutan menyerbu makanan yang telah disediakan.
"Yaampun.. selamat, ya bok!!" Ucap seorang perempuan bertubuh cukup besar sembari menyalami Minato.
"Err.. ga salah nyelametin, ya?" Ucap Minato bingung.
"Lha? Situ bukan Naruto?" Ucap perempuan itu bingung.
"Bukan.. saya papihnya.." Ucap Minato sweatdrop.
Perempuan tersebutpun melangkah cepat dengan malu kearah Naruto.
"Naru! Selamat, yo!!" Ucapnya sembari menutup malu.
"Puh.. Sefa-chan.. kamu tadi salah orang?! Wahahaha.. kayaknya rabunmu makin parah.." Ucap Naruto tertawa kecil.
"Bodo, dah.." Ucap Sefa ketawa malu, lalu ia turun, dan tersandung kabel hingga jatuh.
Naruto dan Sasukepun tertawa laknat melihat kelakuan temannya tersebut.
"Sasuke.. Naruto.. selamat, yo darliing~" Ucap seorang pemuda berambut hitam cepak, mata biru pekat, tinggi, hidung mancung, yang datang dengan Lee.
"Ah.. kakaknya Lee? Makasiih.." Ucap Sasuke dan Naruto sembari tersenyum senang.
"Naruto-kun! Sasuke-kun!! Selamat atas pernikahannya!!" Ucap Lee semangat.
"Makasi, Lee.." Ucap Naruto senang.
"Naruto.. selamat, ya.." Ucap pemuda berambut hitam pendek, berkulit pucat.
"Sai-senpai? Makasiih…" Ucap Naruto gembira.
Sasuke medelik kesal kearah Sai.
"Heh, uchiha.. kalo kamu ga bisa ngebahagiain Naru, aku ga akan segan-segan buat rebut dia, loh.." Ucap Sai jahil.
"Coba aja kalo bisa.." Ucap Sasuke kesal.
"Maa.. Sasuke.. sudahlah.." Ucap Naruto menengahi. Saipun menghilang dari pandangan Sasuke.
"Sasuke! Aku tak menyangka kau bisa sampai nikah sama pemuda ini!!" Ucap Akira tak percaya.
"Yeah.. berkat saranmu dan Niero.." Ucap Sasuke tersenyum.
"Anyway, selamat, deh!" Ucapnya kembali.
"Thanks, bro!" Ucap Sasuke.
"Sasu!! Naru! Selamaat!! Aku terharu kalian bisa sampai nikaah!!" Ucap seorang pemuda berambut pirang panjang sebahu, dandanan ngepunk.. Bibir di pierching.
"Thanks, yo Hokuto." Ucap Sasuke gembira.
"Che.. Naru! Kok kamu bisa nikah ama Uchiha-pantat ayam ini, sih?!" Ucap Sakura sebal.
"Heh.. sial kau!" Ucap Sasuke kesal.
"Maa.. Sakura-chan.. Sasuke baik, koo.." Ucap Naruto membela Sasuke.
"Che.. yasudah, lah.. asal Naru bahagia.." Ucap Sakura tersenyum tulus.
"Makasih, Sakura-chan~" Ucap Naruto senang.
Sakurapun melewati Sasuke tanpa menyalaminya, dan langsung menyalami Naruto sembari bercipika-cipiki dengan Naruto.
Sasukepun mendengus kesal.
"N..Naruto-kun.." Ucap Hinata.
"Ara.. Hinata-chan.." Ucap Naruto.
"S..Selamat atas pernikahannya.. meskipun aku sedikit tidak merestui.." Ucap Hinata yang melewati Sasuke tanpa menyalaminya.
"…" Naruto terdiam sesaat.
"tapi, selamat, ya Naruto-kun.. dan.. kau Uchiha.. kalau kau membuat Naruto-kun menangis.. NIH!" Ucap Hinata sembari mengepalkan tangannya.
"…" Sasuke sweatdrop.
"Naru-niichan!! Sasu-niichan!! Selamaat, yaa!!" Teriak Beo sembari mendorong Hinata untuk segera turun dari tempat tersebut.
"B..Beo.. makasih.." Ucap Sasuke dan Naruto berbarengan.
"Udah enggak 'malam pertama' lagi, nih ya~" Ucap Beo mesum, lalu kepalanya dijitak oleh Aoi.
"Dasar mesum." Ucap Aoi singkat.
"Hahaha.. tau.. kamu mesum bener, sih?" Ucap Naruto tertawa kecil.
Lalu, Beopun turun dari tempat tersebut.
"Naruto!! Sasukee~~ selamat, darliing~" Ucap Villeria pada Sasuke dan Naruto.
"Makasih, Villeriaa.." Ucap Sasuke.
"Uoo~~ Naruto~ Sasuke~ Selamat, darling~ aku ga nyangka kalian akhirnya menikah~" Ucap Panda senang.
"Iya.. awalnya juga aku ga nyangka.." Ucap Naruto tersenyum hangat.
"Haduh.. kamu manis, sih Naru.. coba ga ada Sasuke.. kamu bakalan aku yang ambil, dah.." Ucap Panda yang langsung kabur setelah diberikan death glare sama Sasuke.
"Sas.. Nar.. Selamat, ya." Ucap Gaara singkat.
"Gaara! Makasih! Oiya.. makasih juga, ya.. 'rambut'nya." Ucap Naruto nyengir polos.
"Iya.. berkat kamu, Gaara mesti ke salon buat perawatan rambut rontok." Lanjut Neji yang selalu setia dengan rambut panjang indahnya.
"Kalian datang berdua? Hahah.. kapan mau nyusul kita?" Ucap Sasuke jahil.
"Hahaha.. belum kepikiran.." Ucap Neji tertawa pahit.
"Buruan, gih.." Ucap Naruto semangat.
"Iyah.. entaran aja, deh.." Ucap Gaara dan Nejipun turun dari tempat tersebut.
"Naruto! Sasuke! Selamaat~~" Ucap Kiba senang.
"Iya.. selamat atas pernikahannya." Sambung Shikamaru.
"Makasih~~" Ucap Naruto
"Kapan nyusul?" Ucap Sasuke dan Naruto jahil.
"hahah.. ntar,deh.. belum siap batin.." Ucap Kiba malu-malu.
Mereka tertawa kecil.
Setelah acara salam-menyalam tersebut, acarapun segera diakhiri dengan lemparan bouquet bunga.
"Siap? 1..2..3!!!" Teriak Naruto sembari melempar bouquet tersebut.
Para undangan yang mengumpul segera rebutan bouquet.
Namun, Bouquet tersebut jatuh di tangan seseorang.
"EEH?!" teriak semua orang serempak.
"A..Aku?!" Ucap orang tersebut tak percaya.
----------------- =_="
"Caapeee!!!" Teriak Naruto setelah para undangan pulang.
"Cape? Sama.." Ucap Sasuke sembari duduk di kursi.
"Nih, air minum!" Ucap Beo sembari memberikan minum kepada Sasuke dan Naruto.
"Ko belum pulang?" Tanya Sasuke.
"Kan kita anak baik.. mau nungguin ampe kalian.. MP dulu.." Ucap Panda disertai Beo dengan muka mesum.
"Betul itu.." Sambung Villeria.
Kaji dan Pato hanya geleng-geleng melihat melakuan pasangan mereka.
"Naru-chan.. ini, Mamo-chan~" Ucap Deidara sembari memberikan Mamoru pada Naruto.
"Hia~ Mamo-chan~ mama kangeen~~" Ucap Naruto sembari memeluk Mamoru.
"Mamo-chan~ nanti, kamu bareng sama Deidara lagi, ya.." Ucap Sasuke sembari mengelus pipi tembem Mamoru.
"Eh? Kenapa emang?" Tanya Naruto.
"Kamu lupa? Kalo orang abis nikah ngapain?" Tanya Sasuke tersenyum mesum.
Seketika, muka Naruto memerah.."TEMEE!!! DASAR MESUUM!!!" Teriak Naruto dengan toa 100wattnya.
"Dasar.. gua punya Otouto mesum bener, ya.." Ucap Itachi geleng-geleng.
"Aniki.. kayak kau ga mesum aja." Ucap Sasuke cemberut.
"Aah~ dasar manjaa~ aa.. kalo kamu titip Mamo-chan ke Dei.. aku dong yang sengsara.." Ucap Itachi sembari menatap mesum kearah Deidara.
Deidara hanya menunduk malu setelah mencerna maksud dari kata-kata Itachi.
"Jadi Mamo-chan ama sapa, dong?" Tanya Naruto.
Seketika, yang lainnya langsung menatap Minato.
"What?" Tanya Minato yang sedang senggang.
"Please?" Ucap Naruto memohon.
"Err.. aku mesti jaga Mamo-chan?" Ucap Minato.
"Kan papih kakek yang baik~" Ucap Deidara.
"Err.. yaudah…" Ucap Minato pasrah.
Sasukepun tersenyum mesum kearah Naruto.
"apa?!" Tanya Naruto yang kini mukanya semerah tomat.
Tanpa basa-basi, Sasukepun menggendong Naruto dengan Bridal Style.
"Dimana kita mau melakukannya? Ruang ganti? Kamar? Atau disini?" Goda Sasuke.
"BAKA! HENTAI TEME!!!" Teriak Naruto.
Yang lainnya hanya menggelengkan kepalanya…
"Sasuke napsuan.." Ucap mereka serempak.
================================= -_-"
Owari
================================= -_-"
………………………………..
Dengan ini, saia, Beo.. menyatakan bahwa..
Naruto kost-kostan..
TAMAT!!
*digaplok semua orang*
Hehehhe..
Masih ada Epilogue ama Side story, ko~ :)
Hohohhoho~~
Oia.. yang ga Beo masukin di sini.. berarti, kalian kurang ngeripiu Beo!
Wahahahahah!!
*ketawa nista*
xDDDD
Beo mao ngucapin makasih sebesar-besarnya ama para Pembaca dan periview yang selalu dengan setia ngeripiu Beo!
Beo hargain semua ripiuan kalian !!
*nangis bahagia*
Beo ucapin makasih ke..
Charlotte.d'Cauchemar, Wolfie Cielshitsuji, , KuroNezumi, Alluka Niero, , Sefa-sama, bloominpoppies, BrunoNadhGravano, sabaku no panda-kun, lovely lucifer, Chika Nagato, hAruHi-kAoRu.s3LeN4-p0n3, NakamaLuna, zhaya01, naomi misaki, Berebereber, shika reizei, Yoshizawa Sayuri, , , Shireishou, Aquirelle Luna, dilia shiraishi, Furukara Kyu, Tommee Shou, , Chatryne Bhrysaisz, [ayame . kun], dan para peripiu laen yang make anon.. xDDD
Ripiu kalian saaaaaangaatt berguna buat Beo~ xDDD
OK~
Koskosan Naruto selese sampe disini.. :3
Baca karya Beo yang laen, yo~ xDD
Hiahahahhahah~~ xDDD
Eniwei.. ada yang tau? Sapa yang dapet ntu buket laknat? xDDD
Hahahaahhahahahakk~~
:)
Review, please? xD
Yang ga ripiu, ga Beo kasi Epilogue~ :P
*ngancem*
