seCreT : Eh, eh, tauk gak yang menang FIF* Worl* Cup siapa? Spanyol! *mulai gosip*

Rukia : Gak lah, pasti Jepang, tempat kelahiran gw! *bangga*

Ichigo : Jepang dah kalah tauk! *ikut-ikutan*

Rukia : Suer?

Ichigo : Bener!

Uryuu : Disaat seperti ini, pasti pahlawan gw, David Bec**** bakal membawa negaranya ke panggung bersinar! *ngaco*

Rukia : Lho? Ada Uryuu? *bingung*

Ichigo : Dari mana munculnya?

seCreT : Special guest! Gw bakal mendatangkan Uryuu dan Orihime ke game ini!

Bleach karakter : WHAT?

Aizen : Gw cuma tampil satu chapter! Itu pun gw nari balet! *marah*

Ulquiorra : Jangankan satu chapter buat filler doang! Gw belom muncul! *entah mereka berdua muncul dari mana*

seCreT : Ada quiz lagi di akhir cerita. Bukan ngitung bintang lagi kuk! Hehe... *dasar Author stess!*

Review Responses

RoyIshida : Mau ada Uryuu? Gampang! Tinggal tekan xyz-abcde untuk merequestnya (?). Ah, makasih ya buat repiunya. Masih keren dan sinting? Gimana kalo gila dan cacat? *menjelek-jelekan diri sendiri, dasar Author stress*

ayano646cweety : Yama-jii yang malang? Perasaan masih lebih malang satu taichou chibi kita yang Divisinya rata dengan tanah deh (Sisa dari Divisinya memang tanah) *death glare dari Toushiro*. Ups. Hehe. Ayano juga setuju kalo Mayuri dah jadi serpihan? Bagus! *dibankai sama Mayuri*

Astrella Kurosaki : masih ketawa? Bagus! *dijadiin keripik sama Astrella*. Thanks buat difave! Selamat datang di dunia kekejaman Yachiru! *tiba-tiba ada backsound ketawanya Kenpachi*. Mayurinya kasihan? Author sih gak peduli, gara-gara Author benci sama Mayuri! *dibakar FC Mayuri*

Ryani Tsuki : Hah? Kok gak mau? Kan sayang! Sekarang dah ada tambahan ukiran kembang apinya Ukitake-taichou lho! *masih promosi*. Iya, Author sangat setuju dengan pernyataanmu. Nih, Author copy, ' kalo punya adek kaya Ya-chan pasti aman, damai, sentosa, indah, hidup tenang... bener kan?'. Sangat benar! Bingo! *ditendang sama para chara Bleach yang jadi korban Yachiru*

Si Ungi : Thanks Ungi buat komennya! *mata berbinar kayak Spongedude (?)*. Tapi untuk yang gw menjadi gua, mungkin Author tak bisa kabulkan. Selain itu memang gara-gara keunikan Author, Author juga males ngetiknya. Bayangin ajah! Gw itu kan 2 huruf sedangkan gua itu 3 huruf! *malah ceramah gak jelas* *digeplak Ungi*. Author Note diperdikit? Oke, dicoba dulu. Ah, Yachiru emang bisa main scrabble gara-gara Author yang ngajarin kuk *rusuh nih Author*.

Ruki Yagami : Setelah meninggalkan jejak gak jelas di cerita Ruki, Author muncul disini untuk membalas repiunya! *digetok*. Yama-jii OOC? Yah, emang pada dasarnya dia gitu kan? *rusuh*. IchiRuki untuk pertama kalinya berkolaborasi walaupun mereka cuma nangkring di akhir chapter *digebuk IchiRuki fans*.

Kokoro Yumeko : Kayaknya banyak yang seneng kalo si Yama-jii menderita. Apa Author harus merencanakan kematiannya yah? *mulai ngetik, digebuk orang sekampung*. Gak lagi, Kenpachi gak pernah ngajarin Yachiru ngebobol bank, dia ngajarinnya cara bobol brankas! Ah, Author dah berkunjung ke profilemu. Pake gambar dari Sakura kan? *sotoy*. Fb sama Twitter? Twitter Author udah diapus tapi ada Fb. Emailnya : _

chappythesmartrabbit : Ah, chappy-sama, belom kok, Yachiru belom mati *apa hubungannya?*. chappy-sama sudah punya obsesi untuk membersihkan rumah? Bagus dong! Lain kali sekalian guling-guling di rumah seCreT yah? *gak jelas*. Yang bisa mengalahkan Yachiru? Kita tunggu di chapter-chapter selanjutnya. *kedip-kedip kayak ba**i Taman Lawang*

aRaRaNcHa : Cha, gak Cuma Yama-jii, tapi Shinigami lainnya juga kuk! Mayuri juga jadi korbannya. Dan dialah penghalang terjadinya pairing IchiRuki di cerita ini! Hohoho! *digeplak karena yang ngetik itu Author*. Wokee, ini apdetnya!

Disclaimer : Gak, masih belom punya Bleach. seCreT juga gak punya Lapangan Banteng, Shakira dan permen Kurang Asem.

-Disaster 13 : Dear Yachiru, What's Wrong With Your Mind?-
Dedicated buat ultah Author yang jatuh pada 12 Juli

Normal POV

Entah bagaimana, Yamamoto berhasil membebaskan diri dari ruangan meeting para taichou dan Mayuri berhasil kembali ke wujudnya, entah apa itu wujudnya. Dibilang manusia kurang sreg, tapi kalo dibilang monster kayaknya ada yang janggal. Yah, bagaimanapun juga ini penpic, apapun juga bisa terjadi asal Author mengharapkannya.

Dan tentunya, Yachiru masih hidup dan sehat walafiat dan entah mengapa, fakta ini membuat beberapa orang dendam dengannya.

Terutama bagi Ukitake.

"Perasaan gw yang hidupnya normal, gak pernah macem-macem, sering bagi-bagi permen ke anak-anak kok sakit-sakit kayak gini? Tapi, Yachiru yang hidupnya semrawut, sering bikin masalah, banyak makan permen, bisa gali semen sama bisa meratakan satu Divisi sampe jadi tanah kok masih sehat walafiat ajah yah?" Curhat Ukitake pada Author pada sesi wawancara khusus.

Back to story

Saat menjelang jam 12, dimana matahari bersinar dengan teriknya sampai kalau kita taruh telur mentah di kepala Ikkaku bisa matang dan menjadi telur dadar yang lezat, Yachiru mengumpulkan para korban-korban gamenya yang malang di tengah Lapangan Bante** sehingga mereka semua hampir menjadi dendeng.

"Teman-teman! Yachiru berpikir karena saat ini menjelang makan siang, Yachiru mau membagikan makanan kepada kalian!" Teriak Yachiru dengan TOA sementara Toushiro lagi membuat es dengan Hyourinmaru.

Semuanya gak ada yang peduli dengan apa yang dikasih Yachiru. 'Paling permen K*rang As*m kayak waktu itu,' Pikir Momo. Tidak sampai orang-orang ini muncul.

"Yaho! Gw, Orihime, yang akan menjadi juru masak kalian siang ini!" Kata Orihime sambil membawa beberapa kotak makanan yang mengeluarkan aura bewarna ungu dari dalamnya. Rangiku pun langsung bersorak gembira, sementara beberapa orang lainnya sudah siap alasan untuk tidak memakan masakan Orihime yang rasanya -ehemsedapehem- itu.

"Ah, masakannya halal kok, cuma pakai daging ayam," Kata Uryuu sambil membawa bebeapa kardus yang berisi minuman kaleng.

'Cih! Padahal gw mau bilang kalo gw gak makan babi!' Rutuk Yumichika sambil memoleskan sun block di badannya itu.

Sementara itu, ada yang sudah histeris, "Ishida! Kupikir kita sahabat!" Teriak Ichigo dari kejauhan dengan nada melankolis bagaikan acara drama tahunan di Seireitei.

Tapi, yang dianggap sahabat oleh Kurosaki Ichigo kita ini malah memberikan senyum iblis dan berkata, "Anggap saja ini pembayaran untuk boneka singamu yang tidak mengerti seni".

Ya, pada saat di dunia nyata, Kon pernah diperbaiki oleh Uryuu dan dijahitkan baju gaun yang manis dan wig bagaikan warna rambut Shaki** tetapi Kon malah marah-marah dan minta dandanan yang lebih metal (?) untuknya. Uryu pun menyimpan dendam kesumat padanya.

"Apa yang kalian bicarakan?" Tanya Orihime sambil mulai menaruhkan saus kalau benda ungu kecoklatan itu bisa disebut saus pada pastanya, kalau benda keriwil bewarna hitam yang kelihatannya alot itu bisa dibilang pasta.

"Ugh! Perutku sudah mulai kejang!" Kata Ikkaku sambil memegangi perutnya. Sementara para Shinigami yang belum pernah menyicipi kelezatan masakan Orihime bingung melihatnya. Nah itu kan yang belum pernah.

Kalau yang sudah?

"Orihime! Sorri! Tapi aku sudah makan sampai kenyang tadi!" Seru Toushiro dari kejauhan.

"Iya! Aku juga!" Seru Ichigo. Tiba-tiba perutnya bunyi. Ichigo pun menahan malu saat para Shinigami biadab yang tidak tahu apa-apa itu menertawakannya. Rukia tampak sudah lemas bagaikan orang anemia.

"Orihime~. Sudah belum? Aku lapar nih!" Rangiku datang ke arah Orihime dan mengemis untuk mendapatkan makanan. Sedangkan Orihime yang lagi menuangkan benda MIRIP saus ke benda MIRIP pasta itu tertawa dan menyuruh Rangiku bersabar. Dia pun mengeluarkan es balok dari tas besarnya yang entah bagaimana caranya berhasil tidak meleleh di tempat sepanas Lapangan Bante**. Lalu dia menyerut es itu ke benda MIRIP pasta-pasta itu dan menambahkan sirup rasa Strawberry di atasnya.

Idenya sih bagus, tapi rasanya?

Rangikulah yang pertama kali menyicipinya.

"ENAK BANGET! Bagi resepnya dong Orihime!" Rangiku memakannya dengan lahap dan tidak terjadi kerusakan pada pencernaannya. Orihime pun hanya cengar-cengir.

Tapi pertanyaannya, apakah makanan ini cukup enak bagi pemilik lidah normal?

"Kupikir karena hari ini panas, aku membuat es serut! Kuberi nama makanan ini : Soeper Icy Pasta!" Teriak Orihime dengan gembira sementara ia mulai menyebarkan racun-racun tersebut.

Akhirnya para Shinigami polos itu mulai mempunyai firasat buruk saat melihat makanan Orihime dengan versi Close Up. Keringat dingin pun mulai mengucur deras dari dahi mereka.

"Mari kita persilahkan sou-taichou kita untuk menikmatinya dahulu," Kata Ichigo dengan sadis dan mulai merenungi kematian sou-taichounya.

Yamamoto yang tidak tahu apa-apa itu langsung mencoba makanan tersebut.

KRAK!

Tiba-tiba ada suara keras dan gigi Yamamoto pun terjun bebas dan mendarat dengan mulus di tanah.

"Adaaawwwwwwwwwww!" Teriaknya dengan kencang, bahkan mengalahkan teriakannya saat terkena serangan Cero.

Dia pun langsung dilarikan ke Dokter Gigi setempat. Soi Fon pun mulai berteriak dengan gak jelas kalau dialah yang bakal melanjutkan kerja keras sou-taichou mereka. Entah mengapa, dia mulai berkampanye.

Sementara Shinigami lain mulai mengeluarkan jurus ke'sotoy'an mereka buat menghindari makanan lezat yang sudah terhidang di depan mata mereka.

"Ah! Gw gak suka makan pasta! Gw lebih suka gado-gado! Maaf yah Orihime," Momo meminta maaf kepada Orihime dan mengembalikan makanannya.

"Ah! Jatuh! Sayang sekali yah!" Teriak Yumichika dari kejauhan. Namun Orihime memberikan makanan satu piring lagi ke dirinya. Yumichika pun semakin mumet memikirkan alasan baru. Maklum, ngeles tuh orang.

Sementara cara Rukia lebih unik.

"Orihime, kata Ichigo dia suka dengan makanan ini. Coba low kasih ini ke dia," Rukia menyerahkan makanan yang berbentuk seperti pasta itu kepada Orihime dan berkata lagi.

"Orihime, aku mendukungmu," bisik Rukia di kupingnya. Emangnya Rukia nyampe? Dia kan pendek.

Muka Orihime pun langsung memerah.

'Biarin ajah gw tumbalin si Ichigo biar gw gak perlu makan begituan!' Rukia tersenyum puas sedangkan Ichigo punya firasat buruk saat Orihime datang sambil membawa satu piring berisi benda hitam ke arahnya.

"Anu, Kurosaki-kun, ini, kata Kuchiki-san kau suka, jadi kupikir... umm," Kata Orihime sambil memberikan Ichigo hukuman matinya (baca : makanan bewarna hitam).

Ichigo pun langsung gelagapan. Ditolak gak enak, diterima namanya bunuh diri. Dia pun bingung. Saran Author, lempar ajah langsung ke tong sampah! *Author dimasukan ke tong sampah sama fans Orihime*.

Sementara itu, Rukia sudah berusaha menahan ketawa mati-matian pas ngeliatin Ichigo berusaha memakan Makanan Misterius X (Julukan baru untuk masakan Orihime? Entahlah) itu. Byakuya pun mulai mempertanyakan kondisi kejiwaan Rukia.

"Rukia..." kata Byakuya dengan nada dingin walaupun dalam hati dia dah sweatdropped ngeliatin tingkah laku adik angkatnya itu.

"Ah, nii-sama. Maafkan aku," Rukia pun menunduk untuk meminta maaf dengan muka seperti kepiting soka rebus. Lalu pada saat Byakuya negok kearah lain, Rukia kumat lagi (?). Ichigo pun membuang makanan itu ke tong sampah terdekat saat Orihime menengok kearah lain. Bagaimana caranya dia ngebuang racun itu? Oh, tidak ada yang mustahil bagi kecepatan Shunpou!

Ah ya readers, contohlah sikap bijak Ichigo yang membuang sampah pada tempatnya. Eh iya, kok dua orang ini sama bejatnya yah? (Sama-sama melakukan hal nista di saat orang menengok kearah lain).

Ichigo pun berkata dengan riang gembira saat Orihime nengok balik kearahnya, "Ah Orihime, terima kasih untuk makanannya!" Mukanya pun langsung berbinar dan dia menambah dosis racunnya satu piring lagi ke piring Ichigo.

"Ini! Tambahan untukmu!" Orihime menyengir dengan gembira.

Ichigo pun pingsan di tempat dan Orihime bingung kenapa sementara bagi yang lain itu memang sudah merupakan kewajiban. Kewajiban apa? Pingsan setelah melihat atau memakan makanan Orihime.

Rukia pun kaget. Dia langsung mendatangi Ichigo dan menggoyangkan badannya lalu menamparnya supaya dia sadar. Tapi yang terjadi malah Ichigo semakin tidak sadar, bukan semakin sadar. Rukia, kejamnya dikau.

Dan tiba-tiba cerita ini beralih ke Romio dan Juliat karangan Shakespeare.

"Ichigo! Kalau kau mati, aku tidak bisa hidup tanpamu! Biarlah tempat ini menjadi tempat peristirahatan kita berdua!" Rukia menangis tersedu-sedu sambil memeluk jasad (?) Ichigo. Rukia pun mengeluarkan pisau untuk mengupas buah yang ukurannya kecil itu.

'Ah lebay,' kata Momo yang memang seorang penggemar film drama. Dia menonton panggung dadakan ini sambil meminum Fanti yang dikasih dari Uryu.

"Sumpeh low?" Tanya Rangiku ke Rukia sambil memakan pasta Orihime. Tambahan, dia sedang memakan piring kelimanya.

"Gak juga sih," Kata Rukia sambil meninggalkan Ichigo di tanah dan meminta Coci Cola dari Uryu. Rukia tak lupa melempar pisau itu secara sembarangan. Dan pisau itu menikam Ichigo yang lagi asyik berbaring di tanah tepai di jari kelingking kakinya. Aw! pasti sakit man!

Oh iya, ada yang mengingat Yachiru? Dia sedang menikmati sesuatu-hampir-mirip-dengan-pasta di bawah pohon Sakura sambil meminum susu dingin dan tidak terganggu dengan adanya korban yang berjatuhan akibat Makanan Misterius X itu. Dan pada akhirnya, mereka (para Shinigami) beristirahat dengan tenang di Divisi 4 (baca : tidur nyenyak). Oh ya, paket itu juga sudah termasuk Ichigo yang menjadi korban drama Romio dan Juliat! Sweet dreams for you, Shinigamis!

seCreT : Cerita pengantar tidur yang baik untuk anak kecil! Silahkan, buat yang dah punya anak, dibacain deh cerita ini! *tersenyum puas*

Ichigo : Gw HAMPIR mati tauk! Waktu kena serangan Hollow ajah gw idup, kenap pas makan masakan Orihime gw HAMPIR mati? *ddengan nada histeris*

Rukia : Santai lah Ichigo! Setidaknya Author tidak membunuhmu dengan cara menyuapkan 100 kg morfin!

seCreT : (lho? Rukia tauk morfin?) Rukia, low bandar narkoba? *langsung buat keimpulan sendiri*

Rukia : ...hah?

seCreT : Gawat! Telepom polisi! *tekan nomor telepon*. Eh salah, itu kan nomor telepon Pizza Cap!

Ichigo : *sweatdropped*

Rukia : seCreT! Gw tauk orfin gara-gara morfin itu pernah gw pake buat bius low-Ups!

seCreT : ...

Rukia : Ehehehehe... *ketawa dengan gugup*. Ehehe?

seCreT : *nyari sisa morfin buat disuntik ke Rukia*

NB : Jangan gunakan morfin untuk hal seperti ini, lebih baik digunakan oleh mereka yang mengerti kegunaan baiknya (baca : dokter).

Yosh!

Kalian mau kan membahagiakan seCreT yang ultah pas tanggal 12 Juli? *crocoachy eyes*

So, tekan tombol repiu dan buat review yang sepanjang mungkin supaya Author tertawa sampai nabrak tembok Cina! (?)

Oh ya!

Ada tambahan Quiz! (lebih tepatnya Author penasaran)

Apa nama belakang Rukia sebelum dia diangkat ke keluarga Kuchiki?

Jawab lewat repiu!

Thanks!

PS : Cerita baru akan diBeta beberapa saat lagi setelah jeda berikut ini! (?)