Vocaloid (c) Crypton Future Media, Internet, Yamaha, et cetera. No commercial profit taken.
warning cliché, cell phone format. Kesamaan ide harap dimaklumi.
summer shade
by sabun cair
Apa yang terjadi saat meletakkan es krim di bawah sengatan matahari? Meleleh, sudah pasti.
Sekarang, jadikan es krim sebagai analogi dari sebongkah kecil kesabaran dan radiasi matahari sebagai emosi. Tambahkan kafe Kaito berperan sebagai bumi berozon bolong, sementara Shion Kaito sendiri jadi manusia polos yang kelojotan akibat global warming abadi.
Agak rumit dan hiperbolis, tapi itu yang sedang terjadi di sini.
Sedaritadi, tidak ada percakapan mengisi meja di tersebut. Tamu-tamu datang dan pergi melalui pintu, namun mereka tetap bergeming.
Yuuma duduk melipat tangan di dada, menatap Akira dengan penuh pertimbangan.
Akira tegap di tempatnya duduk. Sepasang iris merah tak mau kalah mendeterminasi.
Kaito di tengah-tengah, daritadi gatal ingin menyanyikan lagu pop berlirik murahan; "Pandangan matamu, menawan hatikuu~ Uwouwowoo~!" Namun, niatnya dipendam dalam-dalam.
Yuuma adalah mantan karateka sabuk hitam, sementara Akira tercatat sebagai mahasiswa yang rajin futsal waktu kuliah. Kombinasi kuncian leher dan tendangan akan menghasilkan sesuatu yang kuat. Kalau mereka mengamuk, Kaito bisa saja dilumat sampai jadi bubur.
Tidak, terima kasih. Kaito memang kadang suka bersikap konyol, tapi dia masih sayang nyawa.
Selain itu ….
Shion Kaito menatap Yuuma dan Akira bergantian.
Dari rahang Yuuma yang mengeras serta alis Akira yang melengkung, membentuk kerut tegang di jidat, Kaito tahu ada begitu banyak emosi yang tertahan. Sebagian merupakan kekesalan spontan, namun lebih banyak yang merupakan hasil endapan. Timbunan komplain bertahun-tahun yang sekarang berubah tak sehat.
Ia menghela napas.
... selain itu, Kaito tak yakin mereka mau dia ikut campur.
Yuuma dan Akira, keduanya adalah lelaki. Dan bagaimanapun mereka mengelak nanti, ini semua nantinya akan berujung pada harga diri.
Jadi, yang bisa Kaito lakukan hanya menyaksikan dari sini.
Dia akan membiarkan mereka mengurus masalah lama mereka hari ini.
(... dan akan menendang bokong keduanya jika sudah mulai berkelahi serta merusak properti. Enak saja, mana mau Kaito rugi!)
