Title : I'm In Your Heart Forever
Author : Hwang Tae Rin
Disclaimer : Semua character disini milik YME, author Cuma pinjam nama
Rate : T
Main Cast :YunJae.
Main Pair : Yoochun,Leeteuk,Kangin,Changmin,Kyuhyun,Siwon,Ahra And Other..
Genre: Hurt/Comfront,Romance and Family .. (?)
Warning: GS,Typo(s),Don't Plagiat,Don't Bash,Don't Silent Readers. .
Summary : Jaejoong seorang yeoja biasa yang percaya akan cinta dan kasih sayang, menyukai seorang namja bernama Yunho seseorang yang terpandang di Korea yang tidak percaya yang akan namanya cinta dan kasih sayang. Apakah, perasaan Jaejoong akan tersampaikan dan apa Yunho akan menerimanya?..
Note : Fanfiction ini murni hasil karya saya selaku author, saya tidak rela dan tidak ikhlas jika hasil karya saya ini si plagiat oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, dalam bentuk apapun!
DON'T LIKE DON'T READ
HAPPY READING…!
Last Chapter..
Di Ruang Makan~
"Hyung.."
"Mwo..?" Tanya Yunho, dan mendongakkan kepalanya.
"Eotthe..? kuliah di Australia.. apa enak..?"
"Owh, biasa saja sih.. walaupun, pertamanya aku sangat tertutup dengan teman-teman kuliah ku, dan akhirnya aku dapat teman di sana.." Jelas Yunho sambil memasukkan sesendok bimbimbab, buatan Jaejoong.
"Memang hyung punya berapa teman di sana..?"
"Satu.." Balas Yunho. Singkat,jelas dan tepatnya dengan suara yang datar. Banget..
"E-ekh.. ji-jinja.." Ucap Changmin, dengan sebelah alis yang terangkat.
'Ini manusia atau robot sih.. datar banget kalau ngomong..' Batin Changmin.
"Wae, apa aneh.. biar saja punya teman satu, tetapi dapat di percaya.." Ujar Yunho, dan melanjutkan makan malamnya dengan santai.
"Jae.."
"Nde, Yun.."
"Aku, secepatnya akan melamar mu.." Ucap Yunho.
"MWO!..."
.
.
.
Chapter 19
"MWO!..." Teriak Jaejoong dan Changmin, dengan ekspresi wajah yang aneh.
"Wae..? kalian teriak.. aku, kan sayang sama Joogie memang tidak boleh kalau, aku ingin menikah.." Ujar Yunho, dengan sebelah alis yang terangkat.
"Bukan begitu Yun, ta-tapi apa tidak terlalu cepat.."
"Ani, habis.. aku sudah tidak sabar sih ingin mempunyai anak dari mu Joogie.." Ucap Yunho, sambil menggerakkan alisnya naik dan turun.
Duaakk….
"Ah! Appo…" Yunho yang terkena serangan mendadak, dengan cepat melepas sepatunya. Dan mengelus kakinya dengan pelan.
"Hiks! Joogie tega sekali menginjak kaki Yunnie.."
"HAHAHAHAHA!... Kasihan Yunnie hyung ku sakit eoh.." Ejek Changmin, dan langsung lari dari meja makan.
"YA! ANAK SETAN AWAS KAU YAH.." Teriak, Yunho.
"Rasakan, siapa suruh menikah di buat main-main.." Ujar Jaejoong ketus, sambil berdecak pinggang.
"Yunniekan hanya bercanda, nggak mungkinkan kita menikah di umur yang masih muda. Joogie juga masih ingin santai-santai dulu kan..?" Tanya Yunho sambil mengelus-ngelus kakinya, yang terasa nyeri.
"Nde.." Jawab Jaejoong, dan menganggukkan kepalanya.
"Hhhmm.. ya sudah, kalau begitu lamarannya di tunda dulu ne.."
"Yunnie, apa kakinya sakit.. sepertinya, tadi Joogie terlalu keras deh injaknya.." Jaejoong yang merasa bersalah, mengambil air hangat dan handuk kecil.
"Sini Joogie kompres sebentar, biar bengkaknya kempes.." Dengan telaten Jaejoong mengkompres, dan membasuhnya dengan pelan.
"Ah! Appo! Appo!.. Joogie pelan-pelan, ini sakit.. Appo!.."
"Ck, Yunnie ini sudah pelan-pelan… Yunnie diam aja deh jangan gerak-gerak.." Perintah Jaejoong, dan hanya di balas anggukkan oleh Yunho. Walaupun di dalam hatinya sudah ingin menjerit-jerit, karena menahan sakit.
"Nah, sudah selesai.. Owh, iya Yun kamu bisa nyetir tidak..?"
"Ekh, nyetir.." Balas Yunho, dan mengerutkan dahinya. Bingung.
"Nde, memangnya Yunnie tidak pulang..?" Tanya Jaejoong, sambil membereskan semua barang-barang tadi.
"Malam ini Yunnie menginap di sini saja deh.." Jawab Yunho.
"Wae..?" Ujar Jaejoong, sambil berjalan membawa semua piring-piring kotor tadi dan mencucinya. Sedangkan Yunho, dia mengekor di belakang Jaejoong
"Memangnya Yunnie tidak boleh menginap di sini lagi.." Ucap Yunho, dan memeluk Jaejoong dari belakang.
"Bukannya begitu, tapi Yunnie tidak kasihan dengan Yoochun ajhusi eoh.. " Masih sibuk dengan kegiatan mencuci piringnya Jaejoong, berbicara dengan Yunho.
"Appa pasti bisa mengerti kok.. Joogie, aku kangen ingin tidur bersama mu lagi…"
"Hahaha.. ne ne.."
"Eukh… hangat.." Sambil tersenyum, Yunho mengeratkan pelukannya pada Jaejoong.
"Yunnie.. ppali duduk sana kaki mu kan masih sakit.." Jaejoong yang sudah menyelesaikan tugasnya, berbalik menghadap Yunho. Dan menuntunnya menuju ruang keluarga.
"Eotthe..? apa kaki Yunnie sudah enakkan.."
"Euumm… sudah kok, gomawo Joogie.." Ucap Yunho, dan mengecup sekilas bibir Jaejoong.
"Nde.." Balas Jaejoong sambil tersenyum manis kepada Yunho.
Sekarang mereka duduk berdua di ruang itu, dengan Jaejoong yang berbaring di paha Yunho. Sedangkan Yunho tidak henti-hentinya mengelus lembut rambut halus milik Jaejoong.
"Joogie.."
"Hhhmm…" Gumam Jaejoong, sambil mengganti-ganti chenel tv.
"Leeteuk ajhuma dan Kangin ajhusi kemana..? kok, dari tadi nggak kelihatan.." Tanya Yunho.
"Owh, itu mereka lagi di Jepang tapi kemungkinan besok lusa mereka sudah pulang kok.." Jelas Jaejoong.
"Begitu.." Ujar Yunho, dan menganggukkan kepalanya.
"Joogie, kajja kita tidur sudah malam.." Ajak Yunho, sambil melihat jam dinding yang tergantung rapi di atas tv.
"Euumm.. kamu benar, kajja kita tidur.." Jaejoong berdiri, dan menuntun Yunho menuju kamarnya.
Ketika Yunho dan Jaejoong berjalan menuju kamar Jaejoong, mereka melewati kamar Changmin yang kebetulan pas di samping kamar Jaejoong.
"Joogie, duluan saja ne.."
"Ekh, wae…?" Tanya Jaejoong.
"Tadi ada barang Yunnie yang terjatuh.." Jawab Yunho atau lebih tepatnya bohong.
"Ya sudah Joogie bantuin ne.." Baru saja Jaejoong akan mencari barang itu, dengan cepat Yunho menahan lengan Jaejoong.
"Ani, tidak usah.. Joogie tidur saja ne, Yunnie sebentar saja kok.."
"Hhhmm… ya sudah kalau begitu, Joogie tunggu di kamar ne.."
"Nde.." Ujar Yunho sambil tersenyum kepada Jaejoong.
Setelah Jaejoong masuk ke dalam kamarnya, Yunho mengeluarkan evil smirknya dan menatap pintu kamar milik Changmin.
'Rasakan pembalasan ku Kim Changmin..' Batin Yunho.
Dengan perlahan Yunho membuka pintu kamar itu.
Kriitt..
'Dia sudah tidur.. good..' Ujar Yunho dalam hati.
Yunho berjalan menuju sebuah ranjang, dimana terdapat seorang evil yang sedang tertidur. Dengan pelan dan tidak menimbulkan suara Yunho berjalan, dan mengeluarkan spidol warna permanen dari saku celananya. Pelan-pelan Yunho mencoret,menggambar, dan membuat garis serta aneka gambar di wajah Changmin. Menghasilkan sebuah gambaran yang menarik, menurut Yunho. Sudah selesai dengan aksi gambar-menggambarnya, Yunho berjalan keluar dari kamar itu.
Cklek..
Krieett..
Dan sepertinya misi Yunho selesai dengan sukses.
"Mission complete.." Ucap Yunho, dan berjalan menuju kamar Jaejoong dengan senyum yang lebar.
Cklek..
Blam!
"Yun apa barang mu sudah ketemu…?" Tanya Jaejoong.
"Nde, sudah kok.. ppali kita tidur.." Yunho berjalan menuju ranjang Jaejoong, dan memeluk tubuh mungil itu. Membawanya kedalam mimpi yang indah.
:: I'm In Your Heart Forever ::
*Esoknya…
Ciit.. Ciit.. Ciit..
Kicauan burung yang indah di pagi hari membangunkan seorang namja, manis yang sedang tertidur pulas di ranjang empuknya. Namja itu berjalan menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya, namja manis itu melihat ke cermin… dan apa yang terjadi..?
"HUUWWWAAA!... ADA APA DENGAN WAJAH MANIS KU.." Dengan suara yang super besar, dan menyebabkan kucing tetangga tersedak dengan sarapan paginya. Changmin namja manis itu membasuh wajahnya kembali, dan mengelap kasar wajahnya dengan handuk putihnya.
"MWO! Tidak bisa hilang..! Aigo! EOTTOKHE!..." Teriak Changmin, merasa bingung dan harus bagaimana. Changmin berlari menuju kamar noonanya.
Duak!
Changmin membuka kasar pintu itu, dan menyebabkan penghuni kamar itu terbangun karena kaget.
"NOONA!..…" Dengan cepat Changmin berlari menghampiri noonanya.
"Ekh, Min kamu ngapain ke sini..?" Tanya Jaejoong dengan mata yang masih setengah terbuka.
"Noona, ireona.. lihat wajah Min kenapa bisa begini.." Ucap Changmin, dan mengguncang-guncang tubuh Jaejoong.
"Memangnya ad-.. Mwo! Min kamu berubah jadi cat woman.." Ujar Jaejoong polos.
"Ada apa sih! Berisik banget.." Yunho yang baru bangun dari tidurnya, membiasakan cahaya yang masuk ke dalam retina matanya. Baru saja membuka matanya, Yunho di kagetkan dengan penampakan cat woman di depannya.
"Ekh, cat woman.. tpi kok namja, owh cat woman banci ne.." Ucap Yunho asal, sebenarnya dia tau kalau itu adalah akibat kejahilannya.
"YA! Yunho hyung aku bukan cat woman, aku KIM CHANGMIN!..." Changmin yang memang frustasi dengan keadaan wajahnya, mengacak rambutnya kasar.
"Terus, muka mu kenapa bisa kayak begitu.."
"Min, juga tidak tau noona.. pas, Min bangun wajah Min sudah di penuhi dengan coretan-coretan seperti ini.." Jelas Changmin, sambil menunjuk wajahnya sendiri.
"Hahahahaha… sudahlah, terima nasip saja ne.." Ujar Yunho, dan terus tertawa melihat wajah Changmin yang terlihat konyol.
"Hahaha.. Min, Min ternyata kamu pintar ngelawak juga ne.. "
"YA! jangan tertawa…" Teriak Changmin.
"Sudahlah, Min nanti paling hilang juga kok.." Ucap Jaejoong, dan berjalan menuju dapur meninggalkan Yunho dan Changmin.
"Mandi ah.." Ujar Yunho, sambil berjalan menuju kamar mandi.
"Siapa ya yang mencoret wajah ku..?" Tanya Changmin, sambil berjalan keluar dari kamar itu.
:: I'm In Your Heart Forever ::
Di Bandara~
"Permisi nona anda sudah sampai tujuan.." Ucap salah satu pramugari di pesawat itu.
"Owh, kamsahamnida.." Yeoja itu berjalan keluar dari pesawat itu, dengan elegan yeoja itu berjalan dan menyedot perhatian disekitarnya.
"Hhhmm… Seoul aku kembali.."
.
.
.
TBC
Chapter 19 update!... :D
Eotthe? apa bagus..
Semoga saja iya.
Eeemm… ada yang tau gak siapa yeoja itu..? =D
Sepertinya kalian tau deh..
Owh, iya ini balasan review last chap ne.. :)
Himawi Ezuki : hahaha.. belum kok itu cuman bercanda.. :D
yunjae onkey : Gomawo sudah mau review.. :)
tarry24792 : Ok! gomawo sudah mau ngertiin Tae Rin.. :)
ChoFanni : Gomawo eonnie atas doanya.. :D
Guest : Ok! ini sudah lanjut ^^
Gomawo ne untuk semua yang sudah mereview dan membaca FF ini..
Jangan lupa ne habis baca di review.. Hahahaha :D
Ok sampai jumpa di next chap
annyeong.. ^^
