101. Romantis Sekali!

Rukia sedang berada di bioskop. Sebelum menonton film, dia ingin membeli sejumlah cemilan dulu buat dimakan saat nonton nanti.

Rukia: "Mas, orange juice-nya satu ya."

Ichigo: "Atas nama siapa, mbak?"

Diam sejenak.

Rukia: "(Dengan nada sarkastik) Atas nama cinta, mas! Hati ini tak mungkin terbagi!"

Renji, Kira, dan Hisagi yang mendengar langsung janjian nonton Cinta Fitri rame-rame.


102. Salah ngomong apa gimana ini ya…

Shinji sedang menginap di rumah Kensei. Kini tiba saatnya bagi mereka untuk tidur.

Shinji: "Idih, Kensei! Kok semua lampunya dimatiin sih? Gelap banget, woi!"

Kensei: "Hahaha lo belom pernah ya ngerasain kegelapan sedahsyat ini? Gue sih begini terus tiap hari."

Shinji: "Ih Kensei lo nggak silau apa lampunya dimatiin terus?"

Kensei: "Hah? Lo bilang apa barusan?"

Shinji langsung ngorok keras-keras.


103. Dua-duanya, tuh!

Hitsugaya: "Eh Rangiku, hitung jumlah paperwork gue dong."

Rangiku: "Sip deh, bos! Tu, wa, ga, pat, ma, nam, juh, pan, lan, luh, las, las, las, las, las…"

Hitsugaya: "Lo ngitung apa ngelas?"

Para wakil kapten bandel yang tadinya mau meniru langsung membatalkan niat itu.


104. Aaa, duh!

Renji yang sedang tergesa-gesa tiba-tiba saja menginjak sesuatu yang menyakitkan.

Renji: "Idih! Sakit banget! Idih! Idih!"

Didengar oleh Shunsui yang merasa jijik sendiri.


105. Sedekat Itukah?

Ichigo: "Waduh! Udah jam segini aja! Bisa telat gue ke tokonya Urahara, padahal hari ini kan hari pertama gue kerja di sana…"

Keigo: "Halaaah tokonya Urahara aja di situ doang. Ngesot juga nyampe."

Diam sebentar.

Ishida: "(Dengan nada menyindir) Kalo merangkak aja gimana?"