Aiko:"hai, ketemu lagi dengan saya"
Ishida:"seperti biasa kami datang membawakan cerita AKDW, dan terima kasih yang sudah mereview"
-the girl writer-
Deng Ai:"ada kok dijual"
Aiko:"mana ada obat seperti itu!"
Deng Ai:"ada kok, nanti aku buat"
Aiko:(gubrak)
Oke thanks to review.
-Lee Xia-
Wkwkwkwkwk sifat Lu Bu yang sebenarnya (dimusou)
Oke thanks to review.
-khazuya michimoto-
Aiko:"aku belum menentukan dia guru apa"
Chen Gong:"berarti aku cuman peran pembantu"
Aiko:"iyap"
Chen Gong:(pundung)
Oke thanks to review.
-Scarlet n Blossom-
Lu Bu:"set dah, sifat rahasia gue kebongkar"(?)
Aiko:"jadi kamu suka menggosip?"
Lu Bu:"DIAM!"
Aiko:(kabur)
Oke thanks to review.
-ilhamakbar anshari-
Aiko:"sifat terpendam Lu Bu" :3 (dimusou)
Oke thanks to review.
-xtreme guavaniko-
Wei Yan aku berharap kau menjadi penjaga gerbang sekolahku juga, supaya gak ada yang kabur semua alias bolos. Akhirnya Lu Bu mengeluarkan jati diri sebenarnya (dibunuh)
Oke thanks to review.
-SoniCanvas-
Jangan jangan mereka juga seperti Yu Jin! (dimusou bersama)
Cao Cao:"soalnya aku takut liat muka Meng Huo"(wajah polos mode on)
Aiko:"jiaaah sok imut"
Liu Bei:"aku takut lihat wajah Wei Yan"(sembunyi dibalik batu)(?)
Oke thanks to review.
-angeline-
Ada kok, tapi sering telat update saja.
Oke thanks to review.
#Authornote.
Chapter spesial again!
#Authornote end.
Akademi Dynasty Warriors
By: Aiko Ishikawa
Rated: K+
Genre: humor,parody
-all character belong to Koei-
Warning: GAJE akut, OOC kebangetan, jangan pernah meniru tingkah laku semua karakter yang terlibat di AKDW. Typo(s)
Chapter: 21
- Handphone malapetaka -
Seperti biasa, semua sekolah pasti akan melarang para siswa untuk membawa Handphone kesekolah dengan alasan kalau hilang pasti sekolah yang ganti rugi (?). Peraturan ini juga berlaku untuk AKDW, semua murid dilarang membawa Hp dalam bentuk apapun, baik yang jadul maupun yang canggih. Tapi masih saja ada yang melanggar peraturan yang telah dibuat oleh pak Lu Bu dan disahkan oleh pak Sun Jian dan telah diterbitkan dalam udang udang goreng (?) pada pasal apa saja (?) ayat ayat cinta (?) nomor sekian (?) yang berbunyi 'setiap siswa dilarang membawa Hp dalam bentuk, jenis, merek, apapun karna kalau hilang pasti sekolah yang harus ganti rugi! Yang ketahuan membawa Hp akan didenda!' yap itulah bunyi peraturan tersebut yang serba aneh bin ajaib. Mari kita lihat bagaimana para murid AKDW khususnya murid kelas 2c menanggapi hal ini.
Kelas 2c.
"kenapa sih harus dibuat peraturan seperti ini?" tanya Gan Ning dengan nada bloonnya.
"supaya para siswa tidak membawa Hp, pihak sekolah takut kalau dalam Hp itu ada video yang aneh aneh" kata Zhou Yu.
"tapi yang dijelaskan pada narasi diatas 'pasti sekolah yang ganti rugi'" kata Lu Xun.
"itu hanya keisengan Author, disekolahnya juga berlaku seperti itu dan didenda bila ketahuan membawa Hp" kata Cao Pi.
"oh begitu ya" kata Lu Xun.
"Hpku tidak ku isi video tapi malah banyak game" kata Gan Ning.
"kamukan gamer sejati" kata Ling Tong.
"hahahaha Gan Ning gituloh" kata Gan Ning sambil menepuk dadanya.
"game Angr* B*rds semua pastinya" ledek Ling Tong.
"eh sembarangan!" kata Gan Ning.
"sudah sudah, yang penting jangan sampai kalian membawa Hp kesekolah, nanti disita sama pak Lu Bu, karna yang membuat peraturan ini pak Lu Bu" peringat Zhou Yu.
"oke!" kata Gan Ning dan Ling Tong bersamaan.
Bel masuk berbunyi, dan kali ini yang mengajar adalah pak Liu Bei, hore! guru yang terkenal akan senyumannya, percaya atau tidak ni guru selalu tersenyum, muridnya ribut Liu Bei hanya tersenyum, muridnya pada nyontek saat ulangan Liu Bei hanya tersenyum, muridnya berantem Liu Bei hanya tersenyum, ini adalah guru dambaan semua murid sodara sodara. Liu Bei mengajar Biologi, tapi kali ini tidak di lab, karna laboratorium sedang direnovasi (?)
"pagi semuanya" sapa Liu Bei dengan lemah, (gemulai), lembutnya.
"pagi" jawab murid murid.
"kali ini kita akan belajar tentang fotosintesis, ada yang tau?" tanya Liu Bei dengan sopannya.
"tau, itu adalah aksi tanaman untuk melakukan hobi barunya, dia membutuhkan matahari untuk melakukan hal itu dan tanaman tersebut juga membutuhkan karbon dioksida, dalam proses melakukan hobi barunya dan mengeluarkan oksigen, dan itulah proses fotosintesis" kata Xiahou Ba yang menjelaskannya begitu bertele tele.
"ya itu benar" kata Liu Bei.
Ditengah jam pelajaran tiba tiba terdengar sebuah suara, yaitu suara nada dering dari salah satu meja murid, semua murid terdengar gaduh, mereka bertanya tanya sebenarnya siapa yang membawa Hp.
"woi siapa yang bawa Hp?!" teriak Gan Ning kepada semua temannya.
"halah, palingan loe yang bawa Hp" kata Ling Tong.
"sorry ya Tong, gue kagak bawa Hp" kata Gan Ning.
"semuanya tenang, mari saya periksa tas kalian satu satu, oh ya Zhou Yu tolong panggilkan pak Lu Bu ya" kata Liu Bei.
"baik pak Liu Bei" Zhou Yu berlari keluar menuju ruang guru.
Beberapa detik kemudian.
"siapa yang bawa Hp?!" kata Lu Bu yang langsung nongol didepan pintu dengan wajah khas seramnnya tanpa dibuat buat, tanpa operasi plastik, apalagi operasi kertas (?), wajah sangar Lu Bu membuat takut semua murid.
"tidak tau, tapi sebaiknya kita periksa satu satu tas para murid" kata Liu Bei sambil berjalan ke meja Cao Pi dan membukanya, dan isinya hanyalah beberapa buku tulis, beberapa buku LKS, buku paket dan peralatan sekolah yap dia lulus.
"pasti kau yang membawanya" kata Lu Bu kepada Gan Ning, musuh abadi Lu Bu, karna Gan Ning diberi julukan oleh semua guru yaitu 'preman sekolah' ada juga yang menjuluki Gan Ning 'anak bandel cap nakal' dan sebutan lainnya, seolah olah Gan Ning begitu terkenal dimata guru guru AKDW bukan karna kepintarannya tapi karan kebandelannya, sehingga mengharuskan Gan Ning keluar masuk ruang guru untuk berhadapan dengan pak Lu Bu dan bu Yue Ying selaku guru BK AKDW.
"bukan saya pak!" kata Gan Ning.
Lu Bu tetap memeriksa tas Gan Ning dan dia hanya menemukan satu buah buku tulis, dan satu buah bolpoin atau pulpen (*ni anak niat sekolah atau gak sih*). Tapi Gan Ning lulus dari tuduhan pak Lu Bu.
Semua tas murid telah diperiksa dan akhirnya Lu Bu dan Liu Bei sampai dimeja Sima Zhao, mereka memeriksa tas Sima Zhao dan akhirnya menemukan Hp Andromeda (?) (Android sudah terlalu mainstream) bermerek Sonia XtremeBanget (?) (karna S*ni X*e** sudah terlalu mainstream (?).
"jadi kamu yang membawa Hp?" tanya Lu Bu.
"i, iya" kata Sima Zhao.
"oke saya bawa Hpnya, karna bapakmu guru mungkin dia setuju saja kalau Hpmu saya sita" kata Lu Bu lalu pergi.
"..."
Bel istirahat telah berbunyi, Xiahou Ba yang melihat Hp Sima Zhao disita pun berlari ke meja Sima Zhao. "Hpmu tadi disita, apa gak masalah?" tanya Xiahou Ba.
"gak masalah" kata Sima Zhao.
Jia Chong juga ikut bergabung ngobrol disana, "itu kan Hp mahal, merek Sonia(?) lagi" kata Jia Chong.
"biarlah, itu masa lalu" kata Sima Zhao tersenyum.
Ruang guru.
"wuis Hp mahal..." kata Zhuge Liang kayak kagak pernah lihat Hp merek mahal aja, maklumlah Hpnya cuman Hp Norak (?) (N*kia dah mainstream) yang cuman bisa SMS sama nelpon doang yang ada senternya itu loh Hp jaman dahulu kala, alasan Zhuge Liang membeli seperti itu kalau hilang, rusak, atau kecopettan bisa beli yang baru dengan mereka yang sama.
"periksa Hpnya, apa ada video yang aneh aneh, kalau ada..." kata Cao Cao, belum saja dimenyelesaikan titahnya, semua guru memandangi Cao Cao dengan tatapan mencurigakan. "apa?" tanya Cao Cao.
"jangan jangan kau mau minta filenya ya?" tanya Xiahou Dun dengan tatapan curiga gak dibuat buat.
"mana mungkin aku berminat dengan video seperti itu! Maksudku kalau ada video seperti itu tahan Hpnya, jangan dikembalikan!" kata Cao Cao.
"hoo, kukira kau mau minta file video seperti itu" kata Xiahou Dun.
"sudah, sudah, pak Sima Yi, ini Hp anak anda jadi anda bersangkutan atas kesalahan anak anda" kata Lu Bu.
"periksa, apa ada video yang aneh aneh" perintah Sima Yi.
Pak Lu Bu, pak Cao Cao, pak Xiahou Dun, memeriksa Hp tersebut, dari gallerynya dan ternyata gambarnya bikin nosebleed ketiga guru guru tak berdosa itu (?).
"bahaya ni murid!" kata Xiahou Dun sambil menghapus darah dihidungnya.
"ada apa sih?" tanya Zhuge Liang.
"tau" kata Sima Yi.
Zhuge Liang dan Sima Yi memeriksa video Hp tersebut, dan lagi lagi efek nosebleed dikeluarkan oleh kedua guru yang tak tahu menahu apa yang ada didalam Hp tersebut.
Guo Huai yang sweatdrop melihat kelima guru guru itu terkapar dengan efek darah pun sangat penasaran dengan isi Hp Sima Zhao dan ketika melihat video yang masih berputar, Guo Huai langsung mati ditempat (?) karna saking ngerinya itu video.
Zhang Chunhua langsung mengambil Hp Sima Zhao yang tergeletak diatas meja pak Lu Bu, lalu memberikannya kepada pak Sun Jian untuk disimpan sementara.
"nah pak Sun Jian, Hp Sima Zhao, dia ketahuan membawa Hp, simpan saja, tapi jangan dilihat kalau tidak mau senasib seperti suami saya dan guru guru lainnya" kata Zhang Chunhua.
Sun Jian hanya mengangguk dan menyimpan Hp tersebut tanpa harus mengecek isi Hp tersebut, karna tidak mau senasib seperti guru guru lain yang menjadi korban Hp Sima Zhao (?)
Keesokan harinya.
Kali ini yang ngajar adalah pak Sima Yi, guru fisika yang hobi ketawa sodara sodara.
"nah hukum newton itu adalah..." tiba tiba Hp Sima Yi berbunyi, mungkin ada keperluan mendadak. Tapi sepertinya bukan keperluan mendadak deh, Author yakin itu.
"halo, oh iya soal tanah yang mau dijual itu ya, oke, oke, nanti saya akan kesana...sekarang? Gak bisa saya masih ngajar, nanti saat bel istirahat saya akan ijin sama kepala sekolah untuk pergi kesana...gak bisa pokoknya saya harus ngajar dulu, gak bisa sekarang, iya, iya, iya" dan begitulah Sima Yi terus saja menelpon sampai bel istirahat berbunyi, murid murid yang merasa terganggu pun merasa jengkel.
"masa guru boleh bawa Hp, kita kok gak boleh" kata Zhu Ran.
"iya, aku mau protes sama papaku!" kata Sun Ce.
"aku dukung kamu, Ce" kata Zhou Yu.
Ruang kepala sekolah.
"pokoknya papa harus membuat peraturan, guru guru dilarang membawa Hp, titik gak pake koma!" kata Sun Ce menuntut haknya kepada sang papa.
"memangnya kenapa? Guru gur punya masalah penting, misalnya kalau papa memerlukan bantuan pak Cao Cao dan disaat itu juga pak Cao Cao ngajar, saya bisa telpon dia tanpa harus menemui pak Cao Cao" kata Sun Jian.
"saya tau itu pak kepala sekolah, tapi masalahnya tadi pak Sima Yi menghabiskan jam belajar hanya karna menelpon saja, yang dibicarakan bukan urusan pelajaran tapi malah membahas tanah" kata Zhou Yu.
"begitu ya, baik mulai besok peraturan ini akan diberlakukan!" kata Sun Jian.
"hore!" teriak Sun Ce.
Dan pada akhirnya, peraturan baru pun terbit, yang menjelaskan bahwa 'guru guru dilarang membawa Hp, karna murid murid protes, jadi supaya adil guru juga gak boleh bawa Hp' dan peraturan ini telah disahkan oleh pak Sun Jian dan ditulis di udang udang goreng (?).
Aiko:"yap tadi dia cerita tentang Hp"
Ishida:"ya, mohon reviewnya ya see you next chapter"
