Title : RISING STAR Chapter 21

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.

Summary : "Kyuhyunnie, kami punya panggilan baru lagi untukmu." / Kau pasti akan melakukan hal-hal mengerikan untuk mencapai tujuanmu." / "Aneh? Dasar magnae kurang ajar… Kau berani mengatai kami aneh?" / Meski aku menginginkan Kyuhyun sshi keluar dengan keinginannya sendiri, aku akan memastikan hal itu terjadi.

.

.

Kau telah mencuri milikku

'Kyuhyun sshi'

Bagaimana jika aku mengambilnya kembali darimu?

Aku akan melakukannya tepat di hari Natal

Petinggi SM tertegun.

.

.

RISING STAR

Chapter 21

.

22 Desember 2007

Kyuhyun tiba-tiba bersin.

Eunhyuk yang tengah berdiri di sebelahnya menjadi kaget sekaligus cemas.

"Kau terkena flu juga, Kyuhyunnie?"

"Aniyo. Tiba-tiba hidungku gatal."

"Itu berarti ada yang membicarakanmu." Yesung yang lewat di belakang mereka ikut bicara. Eunhyuk langsung bergidik karena aura gelap hyungnya.

"Ya! Yesung hyung, mana ada hal seperti itu?" Kyuhyun merengut. "Bisa-bisa aku selalu bersin."

"Ne, Kyuhyunnie benar. Siapa yang tidak membicarakan evil magnae?" Ryeowook tertawa.

"Aku tak mau tahu, cepat kau minum obatmu sehabis sarapan." Sungmin menaruh kotak obat di hadapan Kyuhyun, membuat sang magnae melontarkan protes.

Ketika manager hyung datang, mereka segera berangkat bersama member yang berada di dorm lantai 12. Seperti biasa, setiap hari mereka tidak bebas dari jadwal.

Acara televisi yang mereka ikuti pagi itu membahas 'Kebiasaan Tidur Tanpa Mengenakan Pakaian'. Kyuhyun langsung menjadi bulan-bulanan hyungdeulnya. Wajah magnae Super Junior itu sampai memerah ketika mereka mengatakan kebiasaan tidurnya. Ia mencoba membalikkan posisi kepada hyungdeulnya yang juga suka tidur hanya mengenakan celana pendek. Tetapi sayangnya, hari itu ia berada di pihak yang kalah.

"Tapi tidur tanpa pakaian selembar pun itu sehat," kata Kyuhyun yang akhirnya mengaku. "Saat tidur, tubuh mengadakan proses perbaikan dan detoksifikasi. Hormon untuk kekebalan tubuh juga diproduksi saat itu. Dan member Super Junior yang lain tahu, saya sangat membutuhkan semuanya."

Kyuhyun pasrah ketika hyungdeul, MC maupun yang hadir tertawa dengan keras. Ia hanya bisa tersenyum meringis. Namun namja itu langsung tersenyum lebar ketika seorang Uisa yang menjadi narasumber membenarkan kata-katanya tadi.

Saat menjadi bintang tamu Love Request, mereka menyanyikan lagu First Snow. Leeteuk sempat melakukan dance sebelum waktunya ketika Kyuhyun memulai lagu tersebut. Tetapi semua kemudian berjalan dengan lancar. Siwon yang berhati hangat, mengendong anak kecil yang bersamanya tanpa ragu dan tampak paling terbiasa dengan kegiatan itu.

Super Junior juga melakukan promo untuk peluncuran Agenda Super Junior 2008.

.

.

23 Desember 2007

Selesai melakukan perform Marry U di SBS, Super Junior berangkat ke ski resort di mana tanggal 25 Desember nanti mereka akan mengisi acara di sana. Sudah lama tidak berlibur sehari penuh, semua sangat bersemangat.

Leeteuk terkejut saat Kyuhyun dan Shindong menghilang selepas jam makan.

"Di mana Kyuhyunnie dan Shindong-ah?" tanya Leeteuk cemas. Saat itu mereka tengah bersiap-siap menuju lintasan pemula untuk membiasakan diri. Sudah lama mereka tidak bermain ski. Eunhyuk menepuk punggungnya.

"Teuki hyung! Lihat! Bukankah itu jaket Kyuhyunnie dan Shindong hyung?"

"Benar! Aku yang memberi Kyuhyunnie beani heat itu!" seru Kangin.

"Beani hat seperti itu banyak," Heechul mendelik ke arah Kangin.

"Tapi itu postur Kyuhyunnie dan Shindong hyung." Kata-kata Kibum yang sangat mereka percayai keakuratannya, membuat semua menahan nafas.

Kedua sosok yang dimaksud Kibum berada di lintasan advance yang hanya bisa dicapai dengan Ski Lift. Kyuhyun tampak mengambil jalur turunan yang nyaris menekuk 60 derajat . Shindong mengikuti di belakangnya.

"Semoga mereka berhasil melewatinya," ucap Siwon sambil berdoa dalam hati,

Semua memandang dengan tegang. Keduanya berhasil melewati jalur itu dengan mulus, bahkan Kyuhyun sempat melakukan ski jump. Tanpa sadar mereka bersorak saat Kyuhyun mendarat dengan baik.

"Mianhe, tadi kami pergi lebih dulu," kata Shindong ketika meluncur hingga berkumpul bersama yang lain. Kyuhyun mengikuti dengan wajah sangat gembira.

"I love winter!" seru Kyuhyun dengan senang.

"Kyuhyunnie, kami punya panggilan baru lagi untukmu." Heechul tersenyum.

"Lagi?" Kyuhyun tercengang.

"Ne. Skee Kyu atau Skiing Kyu." Leeteuk merangkul sang magnae dengan senang.

"Aku memang ahli." Kyuhyun mengangguk.

"Aish!" Hyungdeul menggeleng-gelengkan kepala sementara Kyuhyun tertawa.

.

.

24 Desember 2007

Petinggi SM sedang memeriksa jadwal tahun depan ketika pintu diketuk. Ia sudah diberitahu siapa yang akan menemuinya. Ketika pintu dibuka, seorang yeoja berwajah cukup manis memasuki ruangan. Kedua tangannya ditaruhnya di pinggang rampingnya ketika sang Petinggi SM menutup pintu.

Yeoja itu yang mengirim kartu Natal kepadanya. Petinggi SM tersenyum. Hari Natal belum tiba, tapi sang pengirim surat, seperti dugaannya, tidak sabar menunggu selama itu.

"Aku datang berkunjung sebagai teman," katanya.

Petinggi SM tersenyum. "Aku sudah menjadi penyanyi ketika kau lahir."

Sang yeoja menautkan kedua alisnya, membuat sang petinggi SM tertawa.

"Tentu saja, kita saat ini berhadapan sebagai teman. Pasti ada yang mau kau katakan bukan, Park Sun Joo?"

Tiba-tiba yeoja itu mendorong Petinggi SM dengan geram. "Beraninya kau mencuri milikku! Jangan katakan kau tidak tahu dia murid yang kudidik untuk kuorbitkan!" Sun Joo kembali mendorong sang Petinggi SM hingga menempel pada dinding. "Aku tidak semarah ini jika kau benar-benar mengorbitkannya! Tapi kau…kau malah memasukkannya ke dalam sebuah boyband! Kau keterlaluan!"

"Hei! Bukan aku yang salah. Dia memenangkan Chin-Chin Festival. Staff ku menawarkan audisi dan aku memberi keputusan dia lolos audisi."

"Bohong! Di Chin Chin dia hanya juara ketiga, kenapa kau harus merekrutnya? Kau pasti tahu aku yang membinanya selama ini!"

Sang petinggi SM tersenyum. "Kau seharusnya menganggap itu sebuah pujian. Bukankah artinya aku lebih mempercayai penilaianmu daripada yang lain?"

Sun Joo kembali mendorongnya dengan geram. Sang petinggi SM tersenyum ketika yeoja itu akhirnya mundur dan duduk dengan wajah marah. Dirapihkannya jas nya yang sedikit bergeser tadi, lalu ikut duduk.

"Wow! Aku sudah lupa gadis Korea memang panas jika sedang marah."

Sun Joo mendelik. "Kau tahu apa itu boyband, bukan? Beberapa wajah sangat tampan yang tidak bisa menyanyi, beberapa namja tampan dan pandai menari, beberapa namja berwajah biasa dengan suara emasnya…."

"Eits! Aku tidak punya aturan semacam itu!" protes sang Petinggi SM.

"Itu tak penting!" Sun Joo nyaris meledak. "Kau berani memasukkan Kyuhyun sshi ke dalam boyband, padahal aku akan mengorbitkannya sebagai penyanyi solo! Kau pasti tahu nasib seorang vokalis di sebuah grup band. Kerja keras, tidak dikenal, dan akhirnya dilupakan begitu saja ketika band itu tidak laku lagi. Dia bisa lebih baik dari itu!"

"Aku akui aku salah langkah, aku ingin melakukan sesuatu semacam satu tindakan untuk dua tujuan. Dugaanku meleset." Wajah sang Petinggi SM sedikit murung. " Aku ingin menggunakan dia sebagai peruntuh sebuah grup. Aku pikir anak itu ambisius sepertiku. Tapi ternyata yang terjadi sangat berbeda."

"Kau… Aish!" Yeoja itu mendecak marah. "Kau sama sekali tidak pernah berubah! Bermain-main dengan perasaan manusia. Aku sudah memperingatkanmu berkali-kali, jangan melakukan hal itu sebagai hiburan!"

Petinggi SM hanya terdiam ketika yeoja itu menunjuk wajahnya dengan gusar. "Kyuhyun sshi berbeda denganmu, Dia memang ambisius, tapi dia tidak kejam! Aku tidak menyukai sifatmu yang satu itu! Itu sebabnya kita tidak pernah sejalan!"

Mereka berdua terdiam untuk beberapa lama.

"Sebutkan!" seru sang yeoja, membuat petinggi SM menautkan alisnya.

"Jangan pura-pura, sebutkan berapa yang harus aku bayar untuk melepaskan Kyuhyun sshi dari kontraknya. Hmm, kau menyebutnya apa? Penggantian biaya investasi?" Yeoja itu mencibir. "Istilah yang sangat manusiawi. Aku jauh lebih lama mendidik Kyuhyun sshi daripadamu. Tapi tidak apa, aku akan membayar lunas semuanya."

"Kau tidak perlu melakukan hal itu." Sang Petinggi SM duduk dengan wajah serius. "Aku akan membuatnya memutuskan keluar dari Super Junior, dan menerima ideku untuk menjadi penyanyi solo."

Park Sun Joo melebarkan kedua matanya. Wajah itu kini memucat. "Kau… Aku tidak mempercayaimu." Dia bangkit berdiri dan melangkah beberapa langkah sambil berpikir.

"Kau pasti akan melakukan hal-hal mengerikan untuk mencapai tujuanmu." Sun Joo memandang sang Petinggi SM dengan pandangan memohon. "Kali ini, anggaplah hadiah Natal buat seorang teman... Lepaskan Kyuhyun sshi! Niatmu justru membuatku tidak tenang."

"Kau tidak menanyakan dulu pada anak itu?"

Sun Joo terdiam mendengar pertanyaan tadi.

"Aku bisa saja menariknya paksa dari Super Junior. Tapi aku ingin Kyuhyun sshi keluar dengan keputusannya sendiri. Kalau kau mengenalnya, kau pasti tahu dia tidak bisa dipaksa."

"Mwo? Super Junior? Kau bilang boyband itu Super Junior?" Sun Joo terkejut.

"Ne. Super Junior. Ada apa?"

"Aku mendengar banyak berita tentang mereka belakangan ini," kata sang yeoja. "Siwon sshi, Eunhyuk sshi, Donghae sshi… Hanya nama-nama itu yang sering terdengar."

Sang yeoja kembali mendelik marah. "Vokalisnya bernama siapa, jarang ada yang menyebutkan. Tapi…kau benar. Aku harus menanyakannya kepada Kyuhyun sshi sendiri."

Petinggi SM berdiri ketika Sun Joo berjalan ke pintu.

"Aku akan menanyakannya kepada Kyuhyun sshi. Begitu dia setuju, aku akan menyelesaikan semua urusan perpindahannya. Aku harap, kau tidak menghalangiku."

"Kau bermaksud menanyakannya dengan baik-baik?"

"Tentu saja." Yeoja itu sedikit bingung.

"Aku tidak mau jadi penjahat sendirian di sini. Kita lihat bagaimana tanggapannya tentang niatmu itu." Sang Petinggi SM tersenyum dan menekan tombol intercom di ruangannya. "Dia sudah datang? Persilahkan dia naik!"

Sun Joo tertegun. "Kau… Kau berniat mengadu dombaku dengan Kyuhyun sshi?"

Sang petinggi SM kembali tersenyum.

Tak berapa lama terdengar ketukan di pintu. Ketika Petinggi SM mempersilahkan masuk, Kyuhyun muncul. Meski terkejut melihat kehadiran Park Sun Joo, Kyuhyun memberi salam hormat kepada keduanya.

"Annyeong hashimnigga."

Park Sun Joo membalas salam itu dengan senyuman yang terasa kaku.

"Langsung saja, Kyuhyun sshi, aku tahu kau sedang sibuk." Sang petinggi SM memotong acara ramah tamah itu. "Mentormu yang cantik ini, ingin mengorbitkanmu sebagai penyanyi solo. Dia bahkan sudah menawarkan sejumlah uang kepadaku untuk melepaskanmu. Mengingat jumlahnya, aku mungkin tidak akan menolak. Semua terserah kau saja."

Wajah sang yeoja memerah mendengar penuturan yang kasar itu. Ia bermaksud menanyakan perasaan Kyuhyun terlebih dahulu sebelum memintanya keluar. Tetapi sang Petinggi SM menjabarkannya dengan cara yang jauh berbeda.

Melihat mata Kyuhyun sedikit berubah kelam, ia hendak membantah. Namun dia bukan gadis muda yang penuh emosi. Dia tetap menutup mulutnya meski hatinya sudah berteriak membantah semua tuduhan itu.

"Beri saya waktu memikirkannya , Sun Joo sunbae-nim." Kata Kyuhyun sambil mencoba tersenyum. "Seonsaengnim, kebetulan sekali Sun Joo sunbae ada di sini. Saya harus berlatih untuk duet besok, bisakah kami berlatih hari ini?"

"Silahkan," kata Sang Petinggi SM. Senyum puas terlukis di wajahnya. "Kalian memang harus berlatih dan melakukan pembicaraan dengan baik."

Begitu keduanya keluar, Sun Joo berjalan diam di samping Kyuhyun. Ia memperhatikan namja yang dulu murid vokalnya dengan seksama. Kyuhyun lebih kurus dari saat terakhir ia melihatnya. Namun namja itu terlihat lebih dewasa.

"Kyuhyun-ah, aku sangat terkejut waktu tahu kau mengikuti audisi SM. Karena sudah terlanjur, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi ternyata kau tidak debut sebagai penyanyi solo."

Park Sun Joo memikirkan kata-kata dengan seksama. Posisinya sangat sulit karena Petinggi SM sudah membuat semuanya menjadi pelik. Mau tak mau ia harus mengatakan apa yang membuatnya keberatan Kyuhyun berada di SM.

"Aku juga tak tahu kalau grup yang kau masuki adalah Super Junior."

Kyuhyun tetap terdiam. Sesekali saja ia menoleh dan tersenyum, memberitahu kalau ia menyimak. Sun Joo benar-benar merutuki Sang Petinggi SM di dalam hati.

"Jangan dengarkan kata-kata neo seonsaengnim. Aku…."

"Sun Joo sunbae-nim, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Kau keberatan?"

Kyuhyun tersenyum ketika mentornya tidak menolak. Kyuhyun membawanya ke basement, di mana hyungdeul sedang berkumpul menunggunya untuk berlatih.

Kangin langsung berjalan ke pintu begitu melihat Park Sun Joo. Kebiasaannya terhadap yeoja mana pun. Diulurkannya tangannya dengan sopan dan hormat. Ketika Sun Joo menyambutnya, ia menggandeng yeoja itu dengan lembut. Member Super Junior yang lain segera menyingkir, memberi tempat duduk paling baik untuk Sun Joo.

"Mianhe, Anda adalah….Park Sun Joo sunbae?" Leeteuk tertegun

"Jae ireumen Sun Joo imnida," sang yeoja tersenyum. "Saya adalah mentor Kyuhyun-ah sewaktu di sekolah."

"Ah! Jadi sunbae yang membuatnya menjadi penyanyi?" Sungmin tersenyum ramah. "Aku tidak bisa membayangkan jika dia menjadi pengacara."

"Kenapa tidak? Lidahnya sangat tajam jika berbicara," celetuk Kangin.

Mereka sudah duduk di sekeliling yeoja itu dengan santai, tidak sungkan sama sekali. Bahkan mereka mulai menggunakan bahasa informal. Melihat itu, Kyuhyun memberi kode agar hyungdeul bersikap lebih sopan.

"Aish, Kyuhyunnie, jangan begitu kaku di depan Sun Joo sunbae-nim!" tegur Donghae. Ia merangkul bahu Kyuhyun dan menariknya bergabung. Sun Joo mengenali wajah yang sering muncul di layar kaca itu. "Mianhe, sunbae, dia selalu pura-pura dewasa di depan kamera."

"Ne, padahal kalau di dorm, manjanya kelewatan!" kata Eunhyuk sambil tersenyum lebar. Ia tidak mempedulikan death glare yang dilemparkan Kyuhyun kali ini. Sun Joo tersenyum ke arah namja yang ia dengar sebagai salah satu dancer terhebat di Super Junior.

"Oh ya? Aku tidak tahu dia bisa bersikap manja." Sun Joo tertegun. "Bahkan setahuku, di rumah dia juga dewasa."

Kyuhyun rasanya ingin menendang hyungdeulnya satu per satu ketika mereka berebutan mengeluarkan protes dan sanggahan, lebih keras dari yang dibutuhkan, sehingga Sun Joo tertawa.

"Bisakah kau menunjukkannya, Kyuhyun-ah?" tantang Sun Joo. "Aku tidak tahu kalau kau bisa bersikap manja juga."

"Suruh dia melakukan sexy dance saja!" seru Ryeowook. Suaranya yang mengalun membuat Sun Joo tersenyum. Dia pasti salah satu vokalis Super Junior.

Kyuhyun langsung menggeleng dengan keras.

"Tapi aku ingin melihatnya," kata Sun Joo yang kini sudah kompak dengan hyungdeul dalam hitungan menit. Sepertinya member Super Junior sangat ahli membawa orang lain ke dalam gaya mereka. "Kau keberatan?"

"Kalau kau tidak mau, berarti makan malam di resort nanti, kau yang membayar," ancam Leeteuk diikuti seruan setuju member lainnya.

"Aish! Mana bisa begitu," protes Kyuhyun. Dengan terpaksa, Kyuhyun melakukan dance di depan Sun Joo dengan gaya yang sangat kaku. Semua mentertawakannya dengan keras.

"Ya! Cho Kyuhyun! Kau mempermalukan kami jika begitu!" seru Heechul. "Sunbae-nim, dia bisa melakukan jauh lebih bagus dari tadi."

"Ne. Tadi dia seperti balok kayu," kata Sun Joo sambil tersenyum lebar melihat wajah Kyuhyun yang memerah.

Kali ini Sun Joo terkejut. Ia mulai mengenali Heechul sebagai salah satu MC tetap di Inkigayo.

"Hei, sudah, jangan mempermalukan Kyuhyunnie di depan sunbae-nim," tegur Hankyung lembut. Sun Joo terkagum dengan suara tenang dan lembut milik namja itu.

"Sunbae-nim, kau sungguh mentor Kyuhyunnie?"

"Ne." Sun Joo memandang namja berkepala besar yang tengah bertanya padanya sambil menautkan alis. Suara namja itu berat dan dalam. Seorang vokalis lagi? Ada berapa di dalam Super Junior?

Yesung menyingkirkan Donghae yang duduk di dekat Sun Joo. Ia memandang yeoja itu dengan serius sambil menunjuk Kyuhyun. "Dia bersuara emas. Tapi teknik menyanyinya…." Yesung menggeleng pelan dengan ekspresi prihatin. "Aku harus mengajarnya sangat keras soal teknik dan perasaan."

"Kau melatihnya?" Sun Joo mengerjap takjub.

"Kyuhyunnie terbiasa menyembunyikan perasaan, jadi dia sulit menuangkannya ke dalam lagu." Siwon tersenyum lebar. Sun Joo mengenalinya. Namja itu selalu diidentikkan dengan Super Junior. Tidak ada yang tidak mengenal Siwon. Namja itu terlihat lebih tampan daripada di layar kaca.

"Aku memang baru melatih suaranya saja. Kupikir kami akan punya waktu banyak untuk berlatih hal lainnya…" Park Sun Joo sedikit merenung. Wajah Kyuhyun langsung berubah. Menyadari kesalahannya yang menimbulkan tanda tanya di wajah member Super Junior terhadap mereka berdua, Sun Joo kembali tersenyum.

"Tapi suara Kyuhyunnie sekarang sudah jauh lebih bagus." Kangin mencoba membela sang magnae yang mulai menyesali keputusannya mengenalkan Sun Joo kepada Super Junior. "Tapi dia selalu mengganggu di acara radioku."

"Kau seorang DJ?" Sun Joo kembali terkejut.

"Ne. Kangin-ah, Sungminnie, Hyukkie dan aku sendiri punya acara radio." Leeteuk menerangkan.

"Kibum hyung… Anda pasti mengenalnya. Dia aktor yang bagus," puji Kyuhyun. Sun Joo mengarahkan matanya kepada namja yang ditunjuk Kyuhyun. Namja tadi sangat diam, namun begitu dia tersenyum, wajahnya langsung berubah. Ia mengenali namja yang disebut-sebut sebagai aktor berbakat itu. "Siwon hyung, Donghae hyung dan Heechul hyung juga aktor."

Kyuhyun beranjak duduk di sebelah Sun Joo.

"Sun Joo sunbae-nim, jangan lihat tingkah aneh mereka. Hyungdeul sebenarnya sangat hebat." Kyuhyun tersenyum bangga.

Ia memandang ke arah hyungdeul dengan wajah memelas. "Ayolah, jangan bermain-main terus! Seharusnya hyungdeul menunjukkan sisi baik kalian kepada Sun Joo sunbae-nim. Aku sudah sengaja mengajaknya ke sini."

"Aneh? Dasar magnae kurang ajar… Kau berani mengatai kami aneh?" Heechul merangsek ke arah Kyuhyun.

Tanpa memperdulikan adanya Park Sun joo, mereka menarik Kyuhyun ke tengah ruangan dan mengerubungi Kyuhyun untuk memberinya sedikit pelajaran. Semua berlangsung singkat, namun cukup membuat Kyuhyun mendadak kepanasan. Mereka sudah hafal kapan harus berhenti sebelum Kyuhyun mengalami sesak lagi.

Sun Joo tertawa melihat wajah Kyuhyun yang meringis, sementara Ryeowook dan Sungmin berebut membantunya kembali pulih akibat keroyokan tadi.

"Kau ini… Jangan suka memancing!" tegur Sungmin sambil mengipas Kyuhyun dengan kertas jadwal.

"Kalian…selalu memanggil dengan istilah hyung dan dongsaeng?" tanya Sun Joo takjub.

"Ne, buat kami, Super Junior adalah keluarga kedua. Di sini bukan member, tetapi hyung dan dongsaeng," jelas Leeteuk sambil tersenyum. "Aku selalu membiarkan mereka mengeluarkan uneg-uneg, bahkan berkelahi sesekali. Itu jauh lebih baik daripada memendam."

"Donghae hyung dan Heechul hyung selalu melempar barang-barang jika berselisih," kata Ryeowook sambil tertawa.

"Dan setelah itu, mereka berdua akan berbaikan. Tanpa membereskan apa pun." Eunhyuk mengangguk.

"Teuki hyung yang membereskan semuanya." Kyuhyun memeluk Leeteuk dari belakang. Semua member Super Junior mentertawakan sang Leader yang baik hati. Sama sekali bukan dengan niat mengejeknya.

Sun Joo benar-benar bisa melihat betapa eratnya persaudaraan mereka. Kyuhyun pun tampak sangat bahagia berada di sana. Namja yang selalu mengontrol dirinya dengan baik itu, kini dengan mudahnya memeluk sang leader seperti seorang dongsaeng yang sangat menyayangi hyungnya. Dan ia bisa melihat, Kyuhyun sangat bangga terhadap member Super Junior yang lain.

"Aku tidak sabar mendengar suaramu sekarang, Kyuhyun-ah. Bisakah kita berlatih?" tanya Sun Joo.

"Ah! Sunbae-nim dan Kyuhyunnie akan berlatih? Kami punya ruang untuk latihan menyanyi di basement ini. Mari kami antar!" Kangin kembali berlaku sopan.

Mereka berpindah dari tempat latihan dance ke tempat latihan vocal. Di sana tersedia semua yang diperlukan utnuk latihan vocal. Mau tak mau Sun Joo merasa kagum terhadap ketelitian SM dalam menyediakan fasilitas latihan.

Sun Joo langsung duduk di depan sebuah piano. "Aku akan memainkan piano di acara itu. Kita sebaiknya berlatih dengan piano juga."

Kyuhyun mengangguk.

Hyungdeul duduk memperhatikan ketika Sun Joo mulai memainkan piano dan Kyuhyun bernyanyi. Meski ini latihan pertama mereka, tetapi Kyuhyun sudah diberi partitur yang sudah ditandai bagian-bagian mana yang akan ia nyanyikan, yang akan Sun Joo nyanyikan, dan bagian yang akan mereka nyanyikan bersama-sama.

Sun Joo tidak bisa menahan terkejutnya ketika mendengar suara Kyuhyun. Suara itu mengalami peningkatan yang tajam, yang hanya bisa dicapai dengan bantuan pelatih yang baik. Ia melirik Yesung yang serius memperhatikan dongsaengnya dengan seksama. Sesekali namja itu tampak tersenyum puas.

Hari itu, mereka menghabiskan cukup banyak waktu bersama-sama. Sun Joo merasa senang mengenal member Super Junior yang selama ini hanya ia dengar lewat berita. Ia selalu dibuat takjub oleh celoteh-celotehan akrab mereka.

"Kyuhyun-ah." Sun Joo memanggil Kyuhyun yang mengantarnya hingga ke mobil. "Maukah kau mempertimbangkan tawaranku?"

"Sun Joo sunbae…."

Park Sun joo tersenyum. "Aku sebenarnya sudah tahu apa jawabanmu. Tapi kumohon, pertimbangkanlah sekali lagi. Pikirkan baik-baik jalan mana yang ingin kau lalui. Semua memiliki resiko sendiri. Aku tidak bermaksud jahat dengan menanyakan hal ini. Aku hanya ingin kau mendapat kesempatan mempertimbangkannya baik-baik. Aku akan memberimu waktu."

"Gomawo, sunbae, aku akan mempertimbangkannya. Aku berjanji."

Kyuhyun mengantar Park Sun Joo hingga mobil yeoja itu menghilang di kejauhan.

.

.

25 Desember 2007

Ski resort

Kyuhyun terbangun lebih siang dari biasanya. Untuk beberapa saat ia bingung memandang kamar yang berbeda. Akhirnya ia tersadar mereka masih pulang pergi ke bungalow yang mereka tempati untuk berlibur. Setelah mandi dan berpakaian, Kyuhyun keluar dari kamar.

Hari itu semangatnya untuk bermain ski di sela-sela jadwal menjadi lenyap. Sesuai janji, ia mempertimbangkan ulang permintaan Park Sun Joo. Ia tidak merubah keputusannya. Namun sesuatu yang muncul karena pertimbangan itu membuatnya murung.

"TADA! SELAMAT HARI NATAL, URI KYUHYUNNIE!"

Kyuhyun memandang hyungdeulnya beberapa saat. Kedua belas namja berkumpul di bawah pohon Natal besar yang ada di bungalow sambil tersenyum. Setumpuk kado ada di hadapan mereka. Ia tak habis pikir, bisa-bisanya di jadwal yang begitu padat, mereka menyiapkan kejutan untuknya, meski hanya berbentuk pemberian kado.

Mungkin kurang tepat disebut kejutan, karena ia sudah meminta sebelumnya. Namun saat ini Kyuhyun benar-benar terkejut. Dua hari ini ia melupakan soal hadiah Natalnya.

"Hyungdeul, hadiah itu disiapkan di malam Natal, bukan di hari Natal." Kyuhyun sendiri heran kenapa kata-kata itu yang meluncur dari mulutnya. Sama sekali bukan ucapan yang menyenangkan.

"Kau yang lupa menggantung celanamu di depan pintu," protes Heechul.

"Ne, malam-malam kami bangun dan tidak mendapati satu pun tempat menaruh kado." Donghae tersenyum lebar.

"Aku mengusulkan celana panjangku, tapi mereka menolak," kata Kangin.

"Celanaku juga ditolak," sambung Eunhyuk.

"Apalagi celanaku, semua menolak dengan sangat keras."

"Tentu saja, hyung. Kado sebanyak ini terasa kecil di dalam celanamu." Siwon langsung memeluk Shindong yang merengut mendengar kata-katanya.

"Kenapa harus celana? Bukannya kaos kaki?" Ryeowook kebingungan. "Aku punya kalau hanya 6 pasang."

"Jangan lakukan itu Wookie, kado kami tidak akan masuk ke sana. Kau hanya akan merusak kaos kakimu," kata Hankyung sambil tersenyum lembut.

"Tapi, yang penting kan membukanya ketika Natal." Sungmin ikut tersenyum sambil memeriksa kembali pita di atas kertas kadonya.

"Kau mau membukanya sekarang?" tanya Kibum.

"Sebaiknya kau segera membukanya. Nanti kita terlambat ke gereja di dekat sini. Aku sudah mengecek jadwalnya kemarin," usul Yesung. Siwon dan Kibum langsung mengangguk setuju.

Mendengar itu Kyuhyun mencoba tersenyum.

"Gomawo hyung, akan kubuka nanti, setelah semua pekerjaan kita hari ini selesai. Aku ingin mencari udara segar sebentar."

Tanpa menunggu jawaban, Kyuhyun yang sudah mengenakan jaket tebal dan topi, beranjak keluar dari bungalow, membuat hyungdeulnya kebingungan.

"Apa-apaan anak itu?" Heechul menautkan alisnya.

Semua sibuk bergumam, kecuali Sungmin, Yesung dan Kibum.

"Aku juga ingin mencari udara segar." Yesung bergegas mengenakan jaket tebal dan topinya, lalu menyusul keluar.

Untuk beberapa saat, member Super Junior yang lain saling memandang dengan heran.
"Udara segar seperti apa yang ada di hari bersalju?" tanya Donghae polos.

.

Kyuhyun berjalan pelan dengan mantel tebalnya. Ia berhenti di salah satu bangku panjang yang tersedia di area yang mereka sebut sebagai taman di musim dingin.

Matanya menerawang menikmati panorama yang indah dengan susunan pegunungan yang berlapis-lapis. Pohon-pohon tua yang ditutupi salju tampak sangat menawan. Kyuhyun tersenyum memandang semuanya itu. Hatinya menjadi lebih tenang.

Namja itu terkejut ketika seseorang duduk di sebelahnya. Ketika ia menoleh, Yesung tidak memandang ke arahnya, tetap duduk sambil memandang ke depan. Namja itu juga tidak mengatakan apapun.

Kyuhyun duduk merenung. Sesekali ia menarik nafas panjang. Entah kenapa, kehadiran Yesung membuatnya sedikit nyaman. Meski namja itu hanya diam, ia merasa ada seseorang yang menemaninya melewati satu lagi hari yang berat. Mereka berdiam diri cukup lama, hingga Yesung bisa melihat ujung sepatunya mulai tertumpuk salju yang masih saja turun.

"Yesung hyung…. Pernahkah kau merasa selalu melukai orang yang penting bagimu? Orang yang mengharapkan kebaikan untukmu, tetapi kau tak bisa menuruti apa yang ia inginkan?"

Yesung tersenyum ketika akhirnya Kyuhyun bertanya kepadanya. Ia mengangguk.

"Apa yang harus aku lakukan, hyung… Aku selalu melukai orang lain…" Kyuhyun mengerjapkan matanya dan menatap ke arah langit, menahan agar air matanya tidak jatuh.

"Apa mereka menyayangimu, Kyuhyunnie?"

Pertanyaan itu membuat Kyuhyun tertegun. Setelah diam beberapa waktu, ia menganggukkan kepalanya.

"Kalau begitu kau tidak usah khawatir. Aku yakin, mereka tahu ada hal lain yang menurutmu paling penting sehingga kau tidak bisa mengikuti kemauan mereka. Aku yakin mereka pasti mengerti."

"Benarkah, hyung?" Mata Kyuhyun tampak sangat berharap.

Yesung tersenyum. "Mungkin akan ada beberapa yang tidak mengerti atau pun butuh waktu untuk mengerti. Tapi jika mereka menyayangimu, mereka pasti akan mengerti."

Kyuhyun kembali menatap pemandangan serba putih di sekelilingnya.

"Yesung hyung, jika aku keluar dari Super Junior, apakah hyung akan mengijinkanku? Seperti EHB kemarin?"

Mata Yesung mendadak menjadi kelam. Ia pengamat yang baik. Bahkan beberapa member menjulukinya peramal, karena kadang apa yang ia katakan menjadi kenyataan. Padahal itu bukan ramalan. Dia menyimpulkan dari hasil pengamatan yang lama.

Yesung suka mengamati ekspresi hyungdeul dan dongsaengdulnya. Dia suka mengamati mimik mereka saat tidur. Ia percaya, wajah saat tidur itu bisa menceritakan segala hal yang tidak dimunculkan saat seseorang terjaga.

Dan dia mulai merasakan hal yang menganggu dari beberapa member. Tapi tidak dengan Kyuhyun. Ia tahu, Kyuhyun hanya membalikkan faktanya.

"Seandainya kau tidak memilih kami, aku tidak akan memarahimu. Bukankah aku sudah berjanji?" Yesung tersenyum. "Kapan pun dan di mana pun, kami semua adalah hyungdeulmu. Jangan kau lupakan itu, uri magnae."

Yesung ganti memandang sekelilingnya. "Aku berharap, kita semua akan mengenang kebersamaan ini selamanya, meski pun nanti kita terpisah. Selamanya, kenangan itu akan ada di hati."

"Berpisah?..." Kyuhyun merenungkan kata itu dengan sedih. Ia ingat, banyak perpisahan yang sudah ia lalui sebenarnya. Berpisah dari orang tuanya, dari Ahra noona, dari teman yang satu band dengannya, dan dari mentornya. Ia takut akan ada banyak perpisahan lagi. Namja itu menghela nafas berat.

"Selalu ada pertemuan dan perpisahan di dalam kehidupan. Meski menyakitkan, itulah kenyataan." Yesung merangkul bahu dongsaengnya. "Kalau kau mau keluar dari Super Junior, pastikan kau angkut dulu kado-kadomu tadi, jika tidak, kau akan menyesal."

"Mwo?"

Yesung tertawa melihat ekspresi dongsaengnya.

"Kau benar-benar menyebalkan. Mereka meski kesal karena kau menentukan kado yang kau minta, tapi mereka berharap mendapat reaksi yang bagus darimu. 'Gomawo hyung, akan kubuka nanti, setelah semua pekerjaan kita hari ini selesai. Aku ingin mencari udara segar sebentar.' Aish, reaksi apa itu? Pasti mereka semua terpukul."

"Kadang aku berharap, aku tidak pernah menjadi bagian dari kalian." Kyuhyun kembali mengerjapkan matanya yang terasa hangat.

"Itu tidak mungkin."

"Kenapa Yesung hyung seyakin itu?"

"Karena kau sudah ditakdirkan menjadi uri magnae. Dalam bentuk apapun, hal itu akan terwujud." Yesung tersenyum dan mengeluarkan kameranya. "Latar di sini bagus. Mari kita ambil foto."

.

Malam harinya, Super Junior melakukan perform Marry U dan First Snow di KMTV Mnet Show Music Tank. Di tengah resort yang tertutup salju itu mereka hanya mengenakan kostum Marry U kotak-kotak. Meski salju turun dan udara sangat dingin, wajah mereka semua sangat cerah, tidak menunjukkan mereka kedinginan.

Park Sun Joo mengamati penampilan Super Junior dari belakang bangku penonton. Gilirannya tampil masih agak lama. Ia tersenyum ketika seseorang berdiri di sisinya.

"Kau cantik sekali malam ini," kata sang Petinggi SM.

"Jangan memujiku. Kau sudah membuatku kesal sekali kemarin." Park Sun Joo yang hari itu mengenakan sweater merah dan rompi wol putih tertawa ketika lagu Marry U berakhir.

Ryeowook yang mendapat giliran menutup lagu, hanya bisa pasrah ketika Eunhyuk menyandarkan kepala di bahunya, Leeteuk bergegas berjongkok di depannya sambil berpose, dan member yang lain bersender merapat kepadanya, bahkan mencolek-coleknya. "Mereka selalu selucu itu?"

Petinggi SM menampakkan wajah kesal. "Ne. Mereka tidak pernah serius. Bahkan giliran terakhir itu selalu berganti setiap mereka naik ke panggung. Entah apa yang ada di pikiran mereka."

"Oh ya?" Sun Joo tersenyum. Ia benar-benar merasa tertarik. Tidak mudah mengganti giliran di setiap penampilan. Tapi Super Junior melakukannya semudah mereka membalik telapak tangan.

"Kenapa Kyuhyun, Ryeowook dan Yesung tidak aktif di kegiatan selain menyanyi seperti member lain?"

"Aku tidak ingin image mereka sebagai penyanyi menjadi kabur," kata sang Petinggi SM.

"Kau memasung bakat mereka!" Park Sun Joo memicingkan matanya dengan tidak senang.

"Kalau mereka berada di dalam management-ku mereka harus mengikuti peraturanku."

"Aku jadi berharap bisa menarik Kyuhyun sshi keluar dari dalam tanganmu…."

Park Sun Joo menghela nafas berat. Ketika lagu First Snow dimulai, ia tertegun.

Member Super Junior membentuk dua barisan di kiri dan kanan. Kyuhyun yang berdiri di tengah-tengah, menyanyikan part nya diiringi dance dari yang lain. Saat itu focus benar-benar tertumpu pada Kyuhyun.

Yesung kemudian muncul menyanyikan part selanjutnya. Sun Joo dapat melihat dengan jelas, koreo di atur agar mereka muncul bergantian. Bahkan ada saat di mana Ryeowook, Yesung, dan Kyuhyun menyanyikan part bersamaan sementara yang lain melakukan dance di sekeliling mereka.

"Ternyata begitu…." Park Sun Joo tidak dapat menahan rasa haru.

Ia dapat merasakan dengan jelas, koreo itu disusun sedemikian rupa untuk mengangkat para vokalis utama mereka juga. Tak ada yang tidak akan dikenal dalam Super Junior. Ia bisa merasakan apa yang dikatakan Leeteuk kemarin benar. Mereka bukan sekedar member, mereka adalah saudara, hyung dan dongsaeng.

"Sepertinya kita sudah terlambat." Sun Joo bergumam.

"Apa maksudmu?"

"Mereka sudah terikat." Sun Joo tersenyum sambil menunjuk Super Junior yang tengah menyanyi di atas panggung. "Menurutku, apa yang kau anggap kesalahan, tidaklah demikian akhirnya."

"Meski aku kecewa tidak bisa mengorbitkan Kyuhyun sshi, tapi aku senang melihatnya seperti sekarang. Kau harus menyerah untuk memisahkan mereka. Aku yakin, Super Junior akan naik lebih tinggi dari sekarang jika mereka terus seperti ini."

"Kau menyerah begitu saja?" Sang Petinggi SM terkejut.

"Kyuhyun sshi belum mengatakan keputusannya, tapi aku bisa menebak jawabannya. Kau punya boyband yang bagus. Ada pelatih vokal hebat di dalamnya. Tak ada vokal yang jelek di sana. Seiring waktu, yang kurang akan menjadi cukup, yang cukup akan menjadi lebih. Yang lebih akan semakin hebat." Sun Joo menerangkan.

"Mereka masing-masing sangat berbakat. Ajaibnya, mereka saling menularkan keahlian mereka satu sama lain. Sama sekali tidak berpikir menyimpan kemampuan untuk diri sendiri. Mereka akan jadi besar."

Petinggi SM menautkan alisnya. "Kau tidak bercanda bukan?"

"Kalau kau mempercayai penilaianku, biarkanlah mereka." Sun Joo memandang dengan serius. "Aku tahu pasti siapa dirimu. Yang akan kau lakukan bisa melukai mereka, bahkan Kyuhyun sshi. Biarkanlah mereka seperti sekarang ini…."

Petinggi SM terdiam sampai Park Sun Joo berlalu untuk bersiap-siap.

Aku tidak bisa. Tidak ada yang boleh menentang apa yang aku inginkan. Sang Petinggi SM memandang ke arah Super Junior dengan pandangan tajam. Meski aku menginginkan Kyuhyun sshi keluar dengan keinginannya sendiri, aku akan memastikan hal itu terjadi. Tidak ada kekalahan yang boleh terjadi dalam kamusku. Apalagi hanya menghadapi Super Junior.

.

Akhirnya giliran Park Sun Joo dan Kyuhyun tiba. Kyuhyun yang mengganti rompi dan jas Marry U dengan sebuah jas putih sewarna kemejanya, berdiri di sisi piano. Keduanya menyanyikan White Christmas dengan penuh hikmat.

Mereka berdua, tampak seperti lukisan indah pada kartu Natal. Di mata keduanya, tampak kekaguman satu sama lain, rasa sayang dan juga pengertian.

Ketika acara berakhir, Park Sun Joo memberi kode agar Kyuhyun yang mendekatinya tidak berbicara apa pun.

"Aku membatalkan penawaranku, Kyuhyun-ah. Aku merasa kau sudah berada di tempat yang benar, meski pun aku tidak menyukainya." Sun Joo tersenyum. "Jangan katakan kalimat penolakan. Itu akan jadi kenangan Natal yang buruk."

Keduanya tertawa bersama. Wajah Kyuhyun menjadi cerah mendengarnya.

"Baik-baiklah bersama mereka. Aku tidak tahu apa yang di katakan nae seonsaengnim tentang kalian. Tapi yang aku tahu, kau punya hyungdeul yang hebat."

"Itu benar." Rasa bangga tampak jelas di mata Kyuhyun.

"Aku yakin kalian akan sukses jika terus mempertahankan apa yang kalian miliki sekarang."

"Gomawo, Sun Joo sunbae-nim. Mianhe, aku tidak bisa memenuhi harapanmu."

"Siapa bilang? Kau sesudah memenuhi harapanku. Kau sudah menjadi seorang penyanyi yang baik. Aku sangat bangga padamu, Kyuhyun sshi."

"Aku pun begitu, Sun Joo sunbae-nim. Sampai kapan pun, aku akan selalu mengingatmu. Karena anda lah, aku memilih jalan ini. Aku tidak pernah menyesalinya."

.

Semua member Super Junior tampak sudah tidur di kamar masing-masing karena kelelahan. Bungalow terasa sangat sepi ketika Kyuhyun perlahan bangun dan menuju ruang tengah. Ia ingin menikmati malam terakhir mereka di tempat itu.

Ia menambahkan kayu ke perapian agar ruang tengah terasa hangat. Kemudian ia duduk di bawah pohon Natal yang berkerlap-kerlip tanpa suara. Ditariknya sebuah dus besar dari sebelah pohon Natal. Namja itu tersenyum.

Mereka mengadakan acara buka kado tadi malam. Masing-masing memberikan kepada yang lain. Kyuhyun menaruh kado miliknya ke dalam dus yang ia minta kepada pemilik penginapan. Ia memang berencana untuk melihatnya sekali lagi, sebelum memasukkan semua itu ke dalam tas saat mereka kembali ke Seoul.

Sebuah sisir, ikat pinggang, jurnal 2008, dompet, kacamata hitam, gantungan kunci, pulpen, sandal kamar, topi, field pocket, sweater, dan t-hirt. Terbayang lagi komentar-komentar hyungdeul tentang permintaan hadiahnya yang sedikit membingungkan.

Semua ini pasti akan kuperlukan selama di China nanti, hyungdeul. Karena itulah aku memintanya dari kalian. Semoga kalian memaafkan sikapku yang seenaknya….

Kyuhyun memandang semua itu sambil tersenyum.

.

.

26 Desember 2007

Super Junior kembali ke dorm dengan wajah lebih segar. Liburan di ski resort, meski diselingi bekerja, ternyata banyak manfaatnya untuk mereka semua. Mereka bergegas ke kamar masing-masing untuk mengeluarkan isi ransel maupun koper.

Kyuhyun sedang mengeluarkan isi ranselnya ketika rasa sakit mendera tubuhnya. Ia melirik Sungmin yang masih sibuk menata lemari. Tampaknya namja itu belum menyadarinya. Kyuhyun bergegas masuk ke kamar mandi yang berada di dekat kamar mereka.

Dengan langkah terhuyung, diputarnya shower ke putaran paling besar, lalu terduduk lemas di lantai kamar mandi yang kering. Air tidak memercik karena Kyuhyun menutup pintu ruang shower. Ia mencoba mengatur nafasnya, tapi tubuhnya tetap terasa sakit.

"Kyuhyunnie, kau sedang mandi?" Tiba-tiba terdengar suara ketukan.

Sepertinya aku terlalu lama di sini. Kyuhyun mencoba bangkit, tapi tubuhnya terasa sangat sakit. Ia tidak yakin bisa menutupinya jika pintu dibuka.

"Aku ingin mandi agak lama, Sungmin hyung. Ke kamar mandi yang lain saja," kata Kyuhyun, mencoba berbicara senormal mungkin.

Kyuhyun tidak tahu berapa lama ia terduduk di sana. Sepertinya sia-sia ia berharap rasa sakitnya mereda. Ia ingat, obat pereda sakitnya habis kemarin malam. Ia belum sempat mengisi persediaannya kembali.

Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka. Hyungdeul berebut masuk, bukan hanya Sungmin. Kyuhyun memandang mereka dengan kaget. Ia sama sekali tidak mendengar suara keributan di luar, tapi ternyata semua sudah berkumpul.

"Kyuhyunnie pabo!" Kenapa kau malah duduk di lantai sedingin ini?!" Shindong hendak mengangkat Kyuhyun, namun Kyuhyun menolak.

"Jebal, Shindong hyung, bantu aku berjalan saja. Aku masih bisa berjalan.…"

"Aniyo. Kau sudah terlalu lama di sini," tolak Shindong. Ia langsung mengangkat Kyuhyun dari lantai dan membawanya ke kamar.

Sungmin segera menyelimuti Kyuhyun begitu tubuhnya dibaringkan di tempat tidur.

Hyungdeul yang lain, kecuali Siwon, Kibum dan Kangin yang kembali ke rumahnya, berkumpul di sekelilingnya dengan diam. Tapi mereka melempar pandangan –kau-ini-benar-benar- susah-di atur.

"Kyuhyunnie, obatmu ada yang habis?" Sungmin terkejut ketika memeriksa kotak obat.

Kyuhyun mengangguk. "Mianhe, hyung, karena sibuk, aku lupa memesannya pada manager hyung."

"Biar aku belikan sekarang." Hankyung meminta resep dari Sungmin lalu beranjak keluar diikuti Eunhyuk.

"Panggil Uisa juga," kata Yesung sebelum keduanya menghilang dibalik pintu. Hankyung dan Eunhyuk mengangguk.

"Kyuhyunnie." Leeteuk duduk di sisi tempat tidur. "Aku tidak mau ada kejadian begini lagi. Kalau kau sakit, kau harus berterus-terang kepada kami."

"Ne. Kami sampai harus meminta 'master key' ke penjaga apartemen ketika Sungminie melapor." Heechul menampakkan wajah kesal.

"Jika keadaan berubah sangat genting, kau bisa terlambat ditolong," kata Ryeowook sambil menangis. "Kau benar-benar membuatku takut."

"Ryeowookie, aku bukan sakit jantung!" protes Kyuhyun. Tapi ia langsung mendapat death glare dari Yesung. Kyuhyun reflek menarik selimut menutupi wajahnya. "Aku tidak mau kalian merasa terganggu dengan keadaanku.…"

"Jangan bersembunyi!" Yesung menurunkan selimut itu kembali. "Kalau pun kau tidak mau kami tahu, minimal berada-lah di tempat yang mudah dijangkau! Jadi kalau kau tumbang, kami bisa segera menolongmu!"

Mata Kyuhyun mengerjap mendengar kalimat aneh itu. Member yang lain pun tertawa.

"Apa yang salah? Itu kan fakta!" protes Yesung. Yang lain langsung mati-matian menahan diri untuk tidak tertawa lagi. "Intinya, Kyuhyunnie, kau boleh tidak bicara tapi tidak boleh bersembunyi. Kau paham? Wookie benar, sangat berbahaya jika kau butuh pertolongan darurat. Aku tidak mau terlambat menolongmu!"

Tiba-tiba Yesung menangis. Kyuhyun tidak pernah melihat namja itu menangis terang-terangan seperti ini. Ia langsung duduk di tempat tidur dan meraih Yesung yang berada di dekatnya, lalu memeluknya erat. "Mianhe, Yesung hyung. Jeongmal mianhe. Aku janji, aku tidak akan bersembunyi lagi."

Yesung tidak menjawab. Ia hanya balik memeluk Kyuhyun. Semua memandang keduanya tanpa bicara. Leeteuk memberi kode agar Sungmin dan Donghae mengikutinya keluar kamar.

Leeteuk memastikan tidak ada yang akan mendengar ketika mereka di ruang tamu, lalu mulai berbicara. "Sungminnie, Desember ini kita memang sangat sibuk. Tetapi konser jauh lebih berat dari ini. Jika kau sedang ke Chunji, kumohon mampirlah ke tempat Uisa yang menangani Kyuhyunnie. Tanyakan bagaimana jika ia menjalani persiapan konser nanti."

"Teuki hyung, kita tidak boleh mencegahnya ikut. Kyuhyunnie pasti sangat kecewa."

"Aku tidak mencegahnya. Bagaimana pun dia bagian dari Super Junior. Dia tetap akan tampil. Tapi jika kita tahu batas kemampuannya, aku dan yang lain bisa mengatur urutan perform yang akan kita lakukan sebaik mungkin, sehingga Kyuhyunnie bisa melakukannya hingga akhir. Bagaimana pun, dia tidak bisa 100% tampil di atas panggung. Kita harus menyusun semuanya dengan cermat."

"Donghae-ah." Leeteuk beralih kepada Donghae.

"Ne, Teuki hyung."

"Kau bantu Hyukkie, Shindong-ah dan Hankyung-ah. Kalian aku percayakan untuk menyusun koreo untuk konser nanti. Tolong persiapkan semua baik-baik. Diskusikan juga dengan penata panggung, apa saja yang diperlukan agar Kyuhyunie bisa tampil sesekali saja tanpa menyolok perhatian. Pastikan semua itu ada di panggung mana pun kita akan tampil. Arra? "

"Arraseo, hyung. Akan aku laksanakan."

.

Malam harinya, penata rias membantu Kyuhyun menyembunyikan wajahnya yang pucat. Penampilan Super Junior di Music Space SBS mendapat sambutan sangat baik dari penonton, yang terdiri dari pria maupun wanita.

Super Junior K.R.Y menyanyikan 'I Have Lover' bersama Donghae. Suara mereka mengalun lembut dan indah, membuai semua penonton yang hadir.

Super Junior T juga tampil dengan lagu 'A Four Lane Bridge' yang manis dan mengalun, dengan beat pada part akhir lagu.

Super Junior membuktikan, bahwa mereka penyanyi yang memiliki 'suara' malam itu.

Di akhir acara, Lee Juck meminta agar Super Junior naik ke atas panggung. Ryeowook, Heechul, Sungmin, Eunhyuk, Donghae dan Kibum duduk di bangku yang tersedia. Yesung, Kyuhyun, Siwon, Leeteuk, Kangin, Hankyung dan Shindong berdiri di belakang mereka.

"Super Junior dengan 13 anggotanya. Bangabseubnida!" seru Lee Juck.

Semua membungkuk memberi hormat. "Annyeonghaseyo, bangabseubnida! Urineun Super Juni-OR!"

Penonton menyambut dengan tepukan riuh.

"Kalian semua menunjukan penampilan yang luar biasa malam ini. Saya sangat gembira bertemu dengan kalian semua," puji Lee Juck.

Semua mengucapkan terima kasih atas pujian tadi.

"Saya selalu ingin datang ke acara ini," kata Yesung. Lee Juck tertawa mendengarnya.

"Kalian semua dibagi menjadi dua sub-grup yang memberi penampilan sangat berbeda. Sesuatu yang langka kalian bertigabelas hadir bersama dalam sebuah acara, bukan?"

"Ne. Sangat menyenangkan bisa tampil menyanyi bersama. Ini adalah pertama kalinya kami bertiga belas muncul." Kangin mengatakannya dengan nada lucu, karena Desember ini mereka cukup sering tampil bertigabelas.

"Oh, aku mengerti." Lee Juck mengangguk sambil tersenyum menyadari kesalahannya. "Tapi tetap sangat istimewa."

"Ne. Ini sangat istimewa." Kangin lagi-lagi angkat bicara mewakili yang lain.

"Ah! Bukankah leader kalian adalah Leeteuk sshi?" tanya Lee Juck karena Leeteuk terdiam saja.

"Ne." Leeteuk membenarkan.

Penonton tertawa mendengar percakapan itu.

"Saya yakin banyak yang tidak mengetahuinya, bukan?" Shindong memandang ke arah penonton. Terdengar gumaman membenarkan.

"Apa kau merasa bangga menjadi leader mereka?" tanya Lee Juck kepada Leeteuk.

"Ne, saya merasa tersanjung bisa menjadi leader mereka. Bukan karena aku seorang leader yang hebat, tetapi karena semua memberku hebat." Leeteuk tersenyum.

"Ah, dia sedang mencoba menaikan kesan dirinya," celetuk Kangin disambut tertawa yang lain.

"Pengarah Acara, tolong potong kalimat tadi," kata Lee Juck, lagi-lagi menimbulkan tawa para penonton dan member Super Junior.

"Sebagai seorang idola… Sebentar lagi saya sudah berusia 26 tahun," jelas Leeteuk.

"Banyak orang berpikir saya lah yang paling tua," kata Shindong memotong. "Padahal saya lahir tahun 1985."

Semua kembali tertawa. Memang Shindong sering kali dianggap yang paling tua di Super Junior dikarenakan penampilannya.

Siwon yang masih mengalami flu berat, terbatuk sambil menghadap ke belakang. Ia, Kibum dan Hankyung nyaris kehilangan suara. Itulah sebabnya hari ini mereka tidak bernyanyi di atas panggung.

"Apa kenangan paling berkesan yang dialami Super Junior di tahun 2007?"

"Kenangan paling berkesan yang dialami Super Junior di tahun 2007?" Leeteuk mengulang pertanyaan Lee Juck dengan bingung, membuat Heechul tertawa hingga hampir tersedak. Ryeowook menepuk bahu hyungnya itu, sementara yang lain tersenyum lebar.

"Kenapa kalian semua tertawa?" tegur Kangin. Sungmin sibuk mengelap hidung Heechul yang kotor karena tertawa keras saat sedang flu. "Banyak hal yang terjadi di tahun 2007 pada Super Junior. Kami belajar banyak dari itu semua."

"Seperti yang disiarkan di televisi, salah satunya adalah kecelakaan naas di mana beberapa anggota kami terluka karena itu." Kangin kembali berbicara dengan mata mulai berkabut. "Kami berharap bahwa uri Kyuhyunnie, yang mendapat cedera paling parah, akan cepat pulih. Melihat dia di sini, di atas panggung bersama kami, bernyanyi bersama-sama, membuat saya terharu dan menangis. Saya pikir saya tidak akan menangis karena ini lagi."

Semua yang hadir tertawa mendengar hal itu.

"Ini serius!" seru Kangin dan Leeteuk bersamaan hingga beberapa kali.

Mereka sedikit kesal karena penonton tidak percaya. Kyuhyun tersenyum lebar melihat ekspresi hyungdeulnya. Ia senang, karena tanggapan itu memberitahunya satu hal. Ia tampil sangat baik di depan penonton, sehingga mereka tidak mengetahui kondisinya yang sebenarnya.

"Kesehatan memang paling penting." Lee Juck membenarkan.

Acara pun berlanjut ke sesi selanjutnya. "Karena Super Junior hadir lengkap di sini, kami ingin melihat sisi jujur mereka."

"Jadi kami menyiapkan sebuah sesi di mana rahasia akan terungkap." Lee Juck tersenyum. "Kami sudah menyiapkan penutup mata untuk kalian semua."

Shindong langsung memakai penutup matanya. Member Super Junior yang lain memperhatikan penampilan namja itu.

"ANDWAE!" Leeteuk menatap ngeri ke arah penutup mata miliknya.

"Ini lucu!" seru Donghae senang.

Semua mulai mengenakan penutup mata mereka masing-masing.

"Saya akan menanyakan sebuah pertanyaan. Jika jawabannya 'ya', silahkan mengangkat tangan. Penutup mata ini untuk memastikan jawaban kalian tidak mempengaruhi jawaban yang lain."

Lee Juck menunggu hingga penutup mata dikenakan dengan baik. "Kalian dapat melihat pertunjukan ini ketika nanti ditayangkan, sehingga bisa melihat jawaban member lainnya."

"Apa semua siap?" Eunhyuk mencoba memastikan. "Semua sudah siap, bukan?"

Lee Juck tertawa.

"Kalian semua tidak bisa melihatku, bukan?" tanya Sungmin yang duduk di sebelah Eunhyuk.

"Ne." Kangin menegaskan.

Penonton tertawa melihat ketigabelas namja itu mengenakan 13 penutup mata yang sangat lucu.

"Kau terlihat menakutkan," pancing Eunhyuk.

Semua tertawa melihat Kyuhyun dan Siwon saling mengintip dari bawah penutup mata.

"Mengapa semua orang tertawa?" Eunhyuk was-was. "Ini memang lucu…"

"Kalian semua terlihat imut menggunakan penutup mata itu." Lee Juck menenangkan. "Baik, pertanyaan pertama!"

"Di Super Junior, saya pikir saya adalah yang paling tampan."

Kyuhyun langsung mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Para penonton tertawa melihatnya. Donghae mengangkat tangannya juga, meski hanya setinggi kepala. Ryeowook, SHindong, Sungmin dan Hankyung juga mengangkat tangan.

"Apa yang harus kami lakukan?" tanya Eunhyuk yang masih kebingungan. Kyuhyun dan yang lain kembali menurunkan tangan.

"Seandainya kau pikir itu adalah kau, angkat tanganmu," jelas Lee Juck.

"Kami mengangkat tangan sesudah hitungan Hana, Dul, Set?" tanya Kangin.

"Baiklah." Lee Juck mengalah. "Hana, Dul, Set!"

Kali ini yang mengangkat tangan adalah Kyuhyun, Leeteuk, Hankyung, SHindong, Ryeowook, Sungmin, dan Donghae. Penonton berseru riuh ketika Eunhyuk bukan mengangkat tangan melainkan berdiri dari kursinya sambil merapihkan kostumnya dengan gaya. Lee Juck pun ikut tertawa. Sungmin dengan percaya diri melambai-lambaikan tangannya.

"Penutup mata ini bukan ide yang buruk," kata Eunhyuk senang.

Lee Juck tersenyum. Ia senang Eunhyuk merasa bisa menjawab apa adanya dengan penutup mata itu. Tidak merisaukan jawaban member lainnya.

"Super Junior adalah sebuah grup yang sederhana dan rendah hati," kata Leeteuk.

"Itu benar," ujar Sungmin.

"Kami pasti akan tidak mengangkat tangan kami dan mengatakan bahwa itu adalah kami."

Jawaban Eunhyuk, juga Leeteuk dan Sungmin membuat penonton terpingkal-pingkal.

"Kami bukan tipe orang yang akan memuji diri kami sendiri," lanjut Leeteuk. Sementara itu, Shindong masih saja mengangkat tangannya, padahal yang lain sudah turun sejak lama.

"Kamu dapat menurunkan tanganmu sekarang, Shindong sshi."

"OH! BAGAIMANA BISA SUNBAE-NIM MENYEBUT NAMAKU?" Shindong protes kepada Lee Juck.

Lee Juck tertawa menyadari kesalahannya. "Tolong jangan buka penutup mata kalian."

"Pertanyaan kedua!" Lee Juck kembali memulai. "Saya tidak mengerti mengapa beberapa member mendapat popularitas yang lebih tinggi. Mengapa dia mendapatkan lebih banyak perhatian? Hana, Dul, Set!"

Lee Juck dan penonton tertawa ketika hanya Eunhyuk dan Shindong yang mengangkat tangan. Merasakan gerakan di sebelahnya, Donghae mencoba mengecek Kibum dan EUnhyuk dengan meraba posisi tangan mereka. Tetapi waktu ia sampai pada Eunhyuk, namja itu sudah menurunkan tangannya.

"Ah! Aku jadi penasaran," kata Leeteuk.

"Dinilai dengan tertawaan," ujar Kangin was-was.

"Kita harus menonton acara ini ketika disiarkan," putus Sungmin.

"Shindong sshi, kau dapat menurunkan tanganmu sekarang," kata Lee Juck sambil tertawa.

"Aiii! Aiii!" protes Shindong panik.

Eunhyuk, Sungmin dan Leeteuk menengok ke arah suara Shindong meski mereka tidak bisa melihat sosoknya.

"Nanti aka nada sesi tanya jawab yang biasa?" tanya Kangin semakin was-was.

"Ah! Ya." Lee Juck menjawab sedikit ragu. "Baik, pertanyaan terakhir… Sejujurnya, tanpa aku, Super Junior tidak akan popular seperti ini."

Sungmin tanpa menunggu aba-aba, langsung mengangkat tangannya tinggi-tinggi.

"Hana, Dul, Set!"

Leeteuk, Hankyung, Shindong, Ryeowook, Sungmin, Eunhyuk dan Donghae mengangkat tangannya. Kyuhyun mengangkat tangan sedikit, namun kemudian mengurungkannya dan justru memegang telinganya. Sejak tadi ia sedikit terganggu dengan tali yang terlalu ketat di telinganya hingga ia menariknya beberapa kali selama sesi tanya jawab.

"Ok, kamsahamnida. Kalian dapat melepaskan penutup mata sekarang," kata Lee Juck.

Lee Juck dan penonton bertepuk tangan.

"Oh! Saya benar-benar penasaran," kata Leeteuk.

"Semuanya sangat percaya diri," jelas Lee Juck.

"Secara pribadi, saya pikir para member sangat rendah hati," ujar Eunhyuk.

"Ada beberapa member yang mengangkat tangannya." Lee Juck tersenyum.

"Oh! Kau akan mengungkapkannya sekarang?" Leeteuk terkejut.

"Saya ingin tahu untuk pertanyaan, 'mengapa dia begitu populer?' Alasan mengapa Shindong sshi mengangkat tangannya," kata Kangin.

"Oh, begitu? Shindong sshi?" Lee Juck melemparkan pada Shindong.

Penonton bertepuk tangan.

"Ini tentang kami menunjukkan sisi jujur kamu bukan?" tanya Kangin lagi. Ia menghadap ke arah Shindong. "Shindong sshi, katakan saja siapa yang kau pikir dan apa alasannya…"

"Saya harus menjelaskan hal ini?" protes Shindong.

"Jelaskan saja. Tidak apa-apa. Sungguh." Kangin mencoba meyakinkan, membuat Kibum tersenyum.

"Saya cukup mengatakan saja? Sungguh?" Shindong meminta kepastian.

Kangin memastikan bahwa semua akan baik-baik saja.

"Sejujurnya, saya tidak yakin kenapa Eunhyukkie sangat popular," kata Shindong. Eunhyuk langsung berdiri dengan senyum lebar. "Saya pikir jika dibandingkan dengan EUnhyuk sshi, saya lebih baik."

Semua menyambut kalimat Shindong dengan tertawa.

"Tetapi Eunhyuk sshi sunggu memiliki fans yang banyak!" Shindong menambahkan.

"Eunhyuk sshi benar-benar memiliki fans yang banyak. "Kangin membenarkan.

Eunhyuk juga membenarkan.

"Eunhyuk sshi, apa yang kau pikir sebagai alasannya?"

"Mungkin karena saya terlihat menarik," jelas Eunhyuk. "Mungkin semakin mereka melihat sya, saya semakin terlihat bagus."

Eunhyuk langsung terbungkuk malu.

"Tidak begitu," bantah Shindong. "Mungkin karena mereka pikir kau terlihat 'menyedihkan'… Jadi mereka menyukaimu."

"Ah, mengharukan," sindir Kangin, membuat Shindong tertunduk.

"Karena kalian bertiga belas memiliki karakter yang berbeda… Pasti ada setidaknya 1 atau 2 orang yang memiliki karakter tertentu yang membuat banyak fans lebih tertarik." Lee Juck membuat kesimpulan.

"Itu benar. Saya seperti itu," kata Leeteuk dengan percaya diri.

"Saya pikir bagian ini harus dipotong juga," kata Leeteuk. "Mohon pengertiannya."

Lee Juck dan penonton, juga member Super Junior, tertawa mendengar permintaan Leeteuk.

"Yeorobeun, Merry Christmas!" seru Kangin. Para penonton menyambut ucapannya.

"Super Junior tahun ini sangat sibuk. Jadi apa rencana kalian untuk tahun yang akan datang?" tanya Lee Juck.

"Sama seperti tujuan Super Junior ketika kami debut, kami ingin kegiatan kami tersebar di seluruh Asia." Leeteuk menjawab. "Kami tidak akan membatasi kegiatan kami di Korea, tapi akan pergi ke negara-negara lain juga."

"Pada tahun 2007, sebagian besar kegiatan kami di Korea, sangat sedikit di negara-negara lain. Jadi tahun depan, kami akan fokus pada bagian lain di Asia," jelas Leeteuk.

"Mengapa bertele-tele?" protes Kangin. "Hyung tinggal mengatakan 'Kami akan pergi ke bagian lain di Asia di tahun depan'…."

Kata-kata Kangin mengundang gelak tawa.

"Semoga kita dapat melihat Super Junior di China dan di bagian Asia lainnya tahun depan." Lee Juck tersenyum. "Masih ada waktu yang tersisa. Mari kita mendengarkan Super Junior menyanyikan…."

"Kita sudah selesai?" tanya Kangin.

"Ne, karena kalian akan menyanyikan sebuah lagu untuk penutup."

"Tapi saya masih ingin bicara banyak."

Lee Juck tertawa mendengar kata-kata Kangin.

"Saya belum dapat kesempatan bicara sepatah kata pun!" protes Yesung tiba-tiba, membuat semua member menoleh ke arahnya. Para penonton tertawa riuh.

"Ne, ada beberapa orang yang tidak mengatakan apapun," kata Lee Juck.

Shindong langsung tertawa paling keras. Siwon yang sedari tadi diam, tertawa sambil menarik Kyuhyun, kemudian namja itu menepuk pundak Yesung untuk menghibur.

"Baiklah, kita serahkan semuanya kepada editor. Mari satu per satu mengambil waktu untuk bicara," kata Lee Juck. "Katakan sesuatu kepada fans kalian."

"Kemudian kita akan lihat siapa yang akan dipotong?" tanya Eunhyuk.

"Itu benar, tidak semua akan disiarkan karena keterbatasan waktu." Lee Juck tidak menyanggah.

"Saya yakin tidak semuanya ditayangkan," kata Yesung yang langsung mengambil kesempatan pertama. "Annyeonghaseyo, saya vokalis terbaik Super Junior, Yesung."

Seruan riuh menyambut kalimat Yesung yang penuh percaya diri. Tapi namja itu tidak merasa terganggu. "Datang ke Music Space adalah impian saya sejak kecil."

"Tapi acara ini baru belum lama diadakan," kata Kangin bingung.

"Meski pun acara ini cukup baru, saya tahu dalam hati saya bahwa acara ini akan dibuat." Yesung mengucapkan dengan serius. Ia teringat Kyuhyun pernah menyanyikan lagu milik Lee Juck saat hadir di Miracle For You sebagai bintang tamu. "Sejak saya mendengar sunbae-nim menyanyikan lagu 'Dahl Paeng Ee (siput)', saya punya hobby memelihara siput."

"Ini pasti akan disiarkan nanti…" Lee Juck tersenyum lebar.

Yesung yang sudah terlanjur senang berbicara, belum mau berhenti. "Saya selalu ingin berdiri di samping sunbae-nim."

Namja itu mendekat ke arah Lee Juck yang langsung bangkit berdiri sehingga Yesung bisa berdiri bersisian dengannya.

"Bangabseubnida." Yesung membungkuk hormat.

"Bangabseubnida," balas Lee Juck. "Ini pasti ditayangkan juga, Yesung sshi."

Semua tertawa melihat usaha keras Yesung.

"Ketika saya masih remaja, saya mendengar sunbae-nim menyanyikan sebuah lagu. Dan karena itu, saya…."

"Oh!" Kangin memotong Leeteuk yang masih ingin berbicara lagi, padahal ia sudah banyak berbicara tadi. " Mari kita bersiap-siap untuk lagu kita selanjutnya!

Leeteuk hanya bisa meringis ketika semua yang hadir mentertawakannya.

"Terima kasih sekali lagi kepada Super Junior yang telah datang ke sini malam ini. Saya akan mengucapkan selamat tinggal kepada penonton sekalian. Semoga semua menikmati waktunya bersama Super Junior. Semoga semua memiliki saat yang menyenangkan di tahun 2007 ini.

Super Junior pun menyanyikan lagu Marry U sebagai penutup acara.

Malam sudah larut saat mereka bersiap-siap kembali. Leeteuk mendekati Kyuhyun yang sedang membereskan barng-barangnya.

"Kyuhyunnie, setiba di dorm, datanglah ke kamarku. Ada yang harus kubicarakan soal konser kita."

Wajah Kyuhyun memucat. Member Super Junior tahu, jika Leeteuk memanggil mereka ke kamar, pasti ada hal serius dan tidak menyenangkan yang akan dia bicarakan. Keadaannya tadi pagi membuat Kyuhyun was-was.

Apa Teuki hyung tidak akan mengijinkanku ikut konser?

.

.

TBC

.

.

'Meski aku menginginkan Kyuhyun sshi keluar dengan keinginannya sendiri,

aku akan memastikan hal itu terjadi.'

Ommo…..

.

Mianhe, seperti yang sudah dinfokan sebelumnya, sepanjang akhir tahun

Ff ini akan di update sedikit lebih lambat

Buat reader yang sudah mengiktui FF ini, gomawo

Gomawo buat reviewer yang sudah berkenan memberikan reviewnya

Akhir kata, author ucapkan

Kamsahamnida.

.

Buat yang mau lihat foto/video yang berhubungan dengan ff ini

Add saja fb author :

www titik facebook titik com /iyagi7154

.

.

Jawaban reviews chapter 20

Jmhyewon 11/29/12 Kyuhyun aslinya baik dan polos kok.

Waktu Kangin berbohong kehabisan tissue toilet (dalam rangka nge-test kepedulian member SJ di acara Chujin)…. (biasanya yg diceritakan di fakta SJ cuma sungmin yg sms mau bawain tissue),

Padahal donghae juga sms akan datang, Leeteuk yang sadar itu acara chujin sms balik untuk tanya ke Kangin dia harus jawab apa tanyanya, heechul malah marah dan cuek ….

Kyuhyun? Kyuhyun sampai datang ke Chujin sambil bawa tissue toilet! Dia nyariin Kangin di toilet (jelas kagak ketemu). Lalu pas ketemu Kangin, dia masih nggak sadar dikerjain. Dia malah curhat: Hyung, tadi kayaknya ada yang kirim sms lelucon ke aku ….wkwkwk….imutnya kyuppa

(Heran, kenapa yang baik-baik gitu kalau bagian Kyuhyun nggak pernah diceritakan ya? Makanya banyak yg heran kok evil bisa disayang…padahal karena dia tuh baik banget)

Ne, gpp, dahulukan ujian. Author juga selalu mendahulukan yang penting dulu. Jangan sampai ff ini bikin nilai jelek, justru harus bikin semangat krn meniru perjuangan oppadeul yach. Ne, mereka dapat tugas dari kru EHB untuk bikin eunhyuk dan ryeowook menangis.

ahra 12/1/12 Star face to face kalau nggak salah, agustus 2008

ChoI Jaeseumin Hyangsu 12/1/12 guru vocal Kyuhyun waktu SMU

guest 12/1/12 Gomawo chingu. Kyuppa dan oppadeul memang pantas diacungi jempol. Mereka tangguh sekaligus rendah hati

nurhanita fenita clouds elf 11/30/12 Sudah lama ya hehehe gomawo

vha chandra 11/30/12 guru vocal Kyuhyun waktu SMU (^_^)

Elfma Ayu Sparkyu 11/30/12 Ditujukan untuk petinggi SM

Liezming137 11/29/12 Gomawo buat semangatnya chingu

natal 11/29/12 Ne, tapi kita tetap harus dewasa

heeeHyun 11/29/12 Gomawo masukannya (^_^)

lalalala 11/29/12 Ne, gomawo

Peri Labu 11/29/12 Ha ha ha…senang ada yg ketipu (*lho…) Maksudnya, jadi nggak sia-sia nulisnya, gitu hehehe

Bayangin aja pas di tic tok, dia kan berbinar banget tuh

Kangin memang royal. Waktu itu dia juga pernah menawarkan membelikan Kyuhyun kasur. Padahal dulu dia juga yang sering mem-bully Kyuhyun ha ha ha

Ne, tapi saya juga suka cara begitu, jadi tidak ada yang dipendam. Yang pernah berantem sampai dasyat itu Kangin dan Kyuhyun, Heechul dan Donghae, …lainnya lupa. Gpp malah senang membacanya jadi kayak ngobrol (^_^).

SasuKyuunnie 11/29/12 Gomawo sudah mereview.

Andhisa Joyers 11/29/12 Me too. Tapi author akan tetap mendukung berapa pun yang tersisa

kyuzi 11/29/12 Yatta! Senang ada yang kena lagi hehehe. Jadi nggak sia2 nulisnya, maksud author. Jadi buat yang nggak nonton bisa tahu. Paling capek justru merangkum video. Makanya EHB nggak bahas semua, karena sangat2 melelahkan untuk memindahkannya ke dalam teks.

Author nggak bisa bayangkan waktu Kibum memutuskan hiatus dan Hankyung menggugat SM. Pantas Kyuhyun langsung jatuh sakit.

Ne, kapan pun mereka selalu membuat suasana menjadi menyenangkan

Bukan, orang lain yang meminta hadiah kepada petinggi SM hehehe

lemonade 11/29/12 Beberapa reader berhasil menebak hehehe

11/29/12 Itu benar. Saat april 2008 pun dia masih sakit jika bernyanyi

leeteukyuhyun9 11/29/12 Gomawo

kyuminalways89 11/29/12 Gomawo chingu

aprilliya hernaa 11/29/12 . Gomawo reviewnya

Keyra Kyuunie 11/29/12 . Surat dari mentor Kyuhyun. Yg mau diambil itu Kyuhyun

veyrishia 11/29/12 Gomawo chingu. Nggak perlu takut salah, nggak ada raport. Kalau salah, kita kan masih bisa diskusi

Kim ryokie 11/29/12 Bukan Kyuhyun. Ne, magnae paling unik ha ha ha

xoxoxo 11/28/12 Ada di ch 21

fikyu 11/28/12 Line…ada di FB

RizaClouds 11/28/12 Dia ingin mengambil Kyuhyun dari SM. Semoga bisa masuk ya EHB panjang banget soalnya

fikyu 11/28/12 Aish…author nggak tahu cara melihat yang itu, hanya bisa tahu siapa yang udah baca per chapternya. Lainnya nggak sempat mikir. Asal reader bisa mengerti tentang SJ, itu aja tujuan author. Plus review agar author bisa jalan terus. Nggak mikir ranking antar author, krn mereka juga banyak yg bagus dgn tipikal masing2

love cloudie 11/28/12 Betul. hiks

SunakumaKYUMIN 11/28/12 starking yg mana? Tanya di FB author aja (dibawah tbc alamatnya) jadi lebih mudah dijawab

Ne, masih lama. Mungkin ch 22

pipitsparkyu 11/28/12 Gomawo, mianhe nggak bisa cepat2

Princess kyumin 11/28/12 M-net drama 2006. Kan ada di falling star (cerita sebelum rising star. RS itu sambungannya FS)

ryeoryeoni 11/28/12 80% nya aja yg real. Ini tetap fanfic

JK0603 11/28/12 Ne, SUngmin menenagkan sebentar, begitu di kasih kode ama Kyuhyun, langsung pindah ke Ryeowook dan Kyuhyun meneruskan nangis sambil menelungkup di meja. Kalau nangis beneran, sungmin kagak bakal pindah wkwkwk

Kalau melihat kedekatan mereka, meski Heechil bukan orang yg perhatian, pasti ada perasaan curiga lah. Meski yg benar2 tahu itu Yesung

KyuChul 11/28/12 Yang tidak tahu cuma Eunhyuk dan Ryeowook. Tapi yang merencanakan bareng kru EHB memang cuma beberapa orang, tapi yg lain tahu. Kalau kamu dengar koreanya (bukan teks, SHindong menyebut Kyuhyun-ah telah membantunya memancing Ryeowook menangis wkwkwk

Itu sebenarnya dr cerita Kyuhyun waktu kecil… Tapi kecil aja gitu, wajar aja besar dia puny aide yg lebih evil lagi wkwkwk

Sifat asli Kyuhyun sebenarnya pemalu, dewasa sebelum waktunya dan pendiam. Sesekali aja dia jahil (mirip Kibum) Cuma bedanya Kibum suka menyendiri, Kyuhyun banyak teman. Baru di SJ lah dia jadi berubah. Appa dan EOmma juga bilang di rumah Kyuhyun sejak dulu anak yang tidak manja (berarti ini benar salahnya oppadeul, membuat sifat2 antik Kyuhyun muncul wkwkwk)

Kyuhyunnie 11/28/12 Gomawo

Azurasky Elf 11/28/12 Iya wkwkwk. DI wawancara, oppadeul bilang Kyuhyun aslinya susah menangis kecuali untuk keperluan syuting. Jadi kalau acting, dia bisa cepat keluar air mata.

JewelsStar 11/28/12 Cari saja EHB super Junior ep 8 chingu

liana 11/28/12 Soal SS1, krn akan dibahas di FF RS, ditunggu saja chingu (^_^)

bjewelelfishy 11/28/12 Aniyo….tidak sampai ke sana

kiki 11/28/12 Selamat, tebakan chingu benar hehehe

Guest 11/28/12 Beneran? Gomawo hehehe

SSungMine 11/28/12 Hanya 80% yang real. Ini tetap fanfic

Kim Anna 11/28/12 Tidak

santri 11/28/12 Menurut author…ini menurut author…seperti inilah sifat Kyuhyun (^_^) Mungkin yg lain punya pendapat berbeda

AreynaKyuminElf 11/28/12 Gomawo chingu

Mimin 11/28/12 SJ H masuk ke timeline FF RS jadi ditunggu saja (^_^)

Khotmibukanhotmi 11/28/12 Gpp, gabung saja jadi mudah membalasnya. Iya, author juga senang membayangkannya

Indy 11/28/12 sudah terjawab di ch 21. Gomawo reviewnya chingu. Ditunggu review selanjutnya. Nggak, nggak ada niat jahat, justru niat baik

Guest 11/28/12 Karena tampang KYuhyun dan kelakuannya beda…membuat yg nggak kenal nggak percaya wkwkwk

SieLf 11/28/12 Aku sangat sependapat. Banyak fakta yg dikatakan oppadeul tentang hal itu. Itu juga sebabnya mereka sangat sayang pada Kyuhyun

vietaKyu 11/28/12 Beneran dr hati bercampur acting wkwkwk Gomawo reviewnya

MyKyubee 11/28/12 SM mencuri hasil kerja orang lain hehehe

Botol kecil itu keluar sesudah EUnhyuk dan Ryeowook tahu itu untuk EHB

Selain mem-bully, Kyuhyun juga sayang banget ama hyundeulnya, byk video yg memperlihatkan perhatiannya, tapi jaerang dijadikan bahan cutting video…padahal touch heart banget. Kayak dia datang ke SUKIRA cuma untuk ngasih syal ke Leeteuk, bawain Kangin tissue, nengok Yesung beberapa kali saat Yesung habis jatuh di panggung, bukain dan megangin botol buat Eunhyuk, banyak banget….

tati joana 11/28/12 Perebutan Kyuhyun heheh

Guest 11/28/12 Dugaan chingu benar hehehe

Bella 11/28/12 Gpp, aku senang sekali baca reviewnya. Jangan bosan yach chingu

11/28/12 Gomawo chingu, author senang chingu udah berusaha review, pasti repot sekali ya. Gomawo

Zizi Kirahira Hibiki 69 11/28/12 Betul. Sebenarnya Kyuhyun sudah dibina orang lain sebelum SM

sarangchullpa92 11/28/12 Ne, oppadeul memang celotehannya kagak nahan wkwkwk. Itu yang bikin aku suka

misskyuKYU 11/28/12 Dia kalau sama Sungmin nurut kok (^_^)

Syukurlah, usaha author untuk mengulas EHB ini tidak sia-sia, ada yg terbantu karena ulasan ini. Ne, mereka beneran bikin lingkaran malam itu, untuk bicara dari hati ke hati. Author juga terharu

Senang baca reviewnya chingu, author terhibur banget wkwkwk…rasanya apa yang mau disampaikan bersambut. Gomawo, jangan bosan nulisnya ya

ChoHuiChan 11/28/12 Jangan dong…jadi malas bales nihh…merinding aja dipanggil hyung. Apa kata namjachinguku nanti?

Ada. Coba aja ke EHB ep 8. SHindong memang sengaja nekan Eunhyuk dan Ryeowook. Tapi dia kesulitan pas ryeowook, jadi dia terbantu banget ama Kyuhyun. Cuma di translate tidak diterjemahkna, padahal shindong ada menyebut Kyuhyun itu

Ini kan dibalas hehehe… sama mysterious author. Tapi suer dah, kalau panggil hyung lagi aku ngambek kagak mau balas. manis gini dibilang hyung…aish wkwkwk namjachingu ku tuh baru ganteng hehehe (author PD)

11/28/12 EHB 8. Ch 22 yg dbsk. Ne, review emang hanya bisa 1 kali. Ke FB aja kalau ada yg mau ditanyakan soal chapter yg sudah di review

ratnasparkyu 11/28/12 . Di FB author ada pengumumannya, Cuma bisa 1 minggu sekali sekarang. Alamat fb ada di bawah tbc. Kyuhyunnya yang mau diambil. Yg ngirim surat mentornya

haekyu 11/28/12 Kyuhyun kalau bukan buat acting, susah banget nagis, kecuali awal2 sembuh dr operasi yg pertama, saking badannya sebenarnya masih sakit, dia jadi gampang mengeluarkan air mata kalau ada sesuatu yg membuatnya terharu, disukira kan sempat dibahas. Tapi setelah oktober, dan kondisinya mulai stabil, dia kembali jarang nangis

Tapi Donghae dan Siwon pernah cerita di wawancara, Kyuhyun pernah nangis lebih keras lagi dr yg di EHB yaitu pas SJ M ke china, di mana dia nggak ngerti bahasanya, tetapi para fans ternyata sengaja belajar bahasa korea untuk bisa bicara dengannya, dia jadi terharu dan menangis

Nggak ngebosin kok. Gomawo reviewnya

GaemAya 11/28/12 MAMA SJ menang! Yatta! Ha ha ha

Guest 11/28/12 Bangabseubnida. Baru ditetapkan, belum dibentuk

Gomawo buat reviewnya chingu. Jika bisa bahasa inggris gpp, mau campur2 juga gpp

qyukey 11/28/12 Review yang masuk itu yang jadi inspirasi, plus kesukaan terhadap oppadeul SJ

Gyurievil 11/28/12 Ya, di sini di translate beneran. Syukurlah translatenya berguna…hehehe

Dia nggak jahat cuma usil hehehe

kyuqie 11/28/12 Ne, sesudah sorry2

Yg pilih kasih nggak, Bagi hasil itu rata. Tapi mengenaskan. Kalau terjkual di atas 50.000 keping, baru dapat 2% itu pun dibagi 13. Lalu kalau dapat job, itu memang penghasilan masing2. Jadi sebenarnya yg paling kasihan itu malah ryeowook, kyuhyun dan yesung krn mereka nggak punya acara lain selain jd vokalis di SM… karena SM takut image mereka sebagai vokalis rusak. Hankyung kan banyak jadi MC acara dan main film.

Yang aku tahu, mamanya hankyung nggak bisa datang krn dr rumah ke Beijing butuh 18 jam sekali jalan. Diminta pindah ke Beijing tadinya tidak mau. Jadi mereka susah bertemu. Pas mau ketemu, krn telat, jadi nggak bisa masuk

wookiesomnia 11/28/12 . EHB ep 8

Dapat FF wkwkwk (Ya udah deh, author Kyuhyun aja gpp)

VitaMinnieMin 11/28/12 Itu fanfic, tapi Kyuhyun memang suka sekali yg berbau natal dan lucu2, meski dia jaim kalau di luar. Wkwkwk…kecil aja pas nggak manja bisa kayak gitu, apalagi pas dimanjain oppadeul. Tapi masuk akal, masak gantung 12 kaos kaki?

oracle 11/28/12 . Gpp, author memutuskan bikin documenter sudah tahu bakal ada yg bête krn pembahasan video kok hehehe. Cuma uthor ingat nasib sendiri waktu nggak punya internet dan hal2 lain yg memadai. Akan sangat terbantu saat ada yg menuliskannya.

nona icecream 11/28/12 Benar, mereka mencurahkan isi hatinya, kalau nggak, pasti eunhyuk dan ryeowook nggak nyambung

author juga ngakak pas donghae ngomong soal penghapus dan waktu eunhyuk hampir mau nangis gara2 jatuh diterjang kangin masih diomelin wkwkwk

Donghae kayak author, suka menaruh barang dan tidak ingat hehehe itu real. Dia suka menghilangkan dan merusak tanpa sengaja. Mungkin krn terlalu suka lompat2 yach jadi pelupa

Itu real kalau Kyuhyun suka seenaknya minta makan ini minta baju ini wkwkwk

Tebakanmu benar banget

ayuwonkyushipper 11/28/12 Gomawo

qeqey raekyuminnie 11/28/12 Ne. Heechul matanya juga berkabut lho waktu di luar bilang eunhyuk benar2 pakai perasaan…

Bukan, malah petinggi SM yang dikirimi surat

lovely yesungielf 11/28/12 Iya, masuk cepat ryeowook sadarnya.

Gomawo udah mereview

Gaemjjeje 11/28/12 Ne, hobby banget ngerjain orang

aninkyuelf 11/28/12 Gomawo buat semangatnya

cupcake 11/28/12 Oh biasanya itu untuk membedakan mereka lagi bicara di acara resmi atau di dorm. Tapi mmg kadang kecampur wkwkwk gpp, makasih banget masukannya

dinikyu 11/28/12 mending mantan antis drpd mantan fans hehehe

tya andriani 11/28/12 Trilogi? Ommo…author mau bikin yg banjir darah dan action….

Guest 11/28/12 Bukan, Kyuhyun yg mau diminta sebagai hadiah natalnya

Fi Zi 11/28/12 Gomawo hehehe

trililililili 11/28/12 Gpp, 1000 review semua, bisa bingung balasnya hehehe

Di salah satu point tuntutan hankyung kan disebut bahwa saat disuruh tanda tangan kontrak, mereka yg masih berusia kecil2 itu nggak paham soal kontrak dan tidak didampingi. Hanya siwon aja yg ppapanya turut campur, makanya ada point kalau siwon boleh berpacaran dan menikah kapan pun meski dalam masa kontrak

Hankyung merasa dijebak ketika dia udah dewasa dan ngerti soal dunia artis. Kyuhyun kan tanda tangan juga pas usia 18 thn. SNSD dll malah ada yg dr kecil

lee gyuraaa 11/28/12 ha ha ha

yuu kyuke 11/28/12 Gomawo chingu

dhianelf4ever 11/28/12 surat itu untuk petinggi sm. Sang pengirim ingin mengambil kyuhyun yg menurutnya telah dicuri sm darinya

yg ngumpulin pakai botol, sesudah mereka tahu itu untuk ehb makanya mau

hyunnieya 11/28/12 Ne hehehe

Sayang aktingnya kYuhyun nggak dikembangkan karena kebijakan sm untuk vokalis tidak banyak kegiatan sampingan

Ay 11/28/12 .Gomawo

Ne, oppadeul pernah cerita kalau Kyuhyun mau apa2 langsung bilang aja wkwkwk

Annisa Utomo 11/28/12 .He he he. Gomawo

kim eun ra 11/28/12 Gomawo. Itu EHB ep 8

Guest 11/28/12 Gpp, gomawo udah ngikutin ff ini

Guest 11/28/12 Nanti kalau ada kesempatan ya

gaemgyulover 11/28/12 Betul…menurut yg aku baca, niat Hankyung itu sudah ada sejak 2007, begitu pula Kibum.

lisamei 11/28/12 Dugaan chingu tepat

hanchulkyubum 11/28/12 Semoga bisa ya, EHB panjang banget soalnya

Cho Kyu Chely 11/28/12 Karena Kyuhyun kalau kebagian ngomong, kata2nya bikin speechless wkwkwk

Tidak sampai hankyung keluar

Kibum tidak keluar. Dia masih masuk artist SM sampai hari ini

Evilkyu Vee 11/28/12 Syukurlah, ada lagi yang terbantu dengan dimuatnya EHB 8, jadi nggak siasia capeknya hehehe

Pastinya imut banget sampai sulit menolak wkwkwk

kyukyu712 11/28/12 Bukan, itu gurunya kyuhyun nulis surat ke petinggi SM

Blackyuline 11/28/12 Changmin jauh di Jepang dan Bangkok hehehe

sitara1083 11/28/12 Jawabannya ada di ch 21 hehehe

phiexphiexnophiex 11/28/12 2 PM 2008 tapi beberapa acara udah aktif muncul. Mungkin di youtube di sebut 2OM buat mempermudah penyebutan wakil2 artis JYP yang datang. Gomawo reviewnya chingu

reaRelf 11/28/12 . Kyuhyun meamng sering bikin kelabakan

Fitri MY 11/28/12 yg ngirim surat mentornya Kyuhyun. Maksudnya mau ngambil kyuhyun lagi

Ahjumma Namja 11/28/12 Mianhe, tahun 2008 justru banyak sedihya

ShillaSarangKyu 11/28/12 Bukan, itu mentornya Kyuhyun. Gomawo sudah mereview

special5173 11/28/12 Nanti ya…soalnya author mau refreshing dr tanggal2

YeSan84 11/28/12 tidak sampai album ke-6

Shin Min Hwa 11/28/12 jawabannya ada di ch 21. Gomawo reviewnya chingu