Wkwkwkw….
My pleasure, master mello! 21
FYI, tanggal 22 juni di chitos…Deathnote cosplay party VS Bleach cosplay party, YEAH! X33333
© Death Note is belongs to Takeshi Obata and Tsugumi Ohba!
X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.
"Harlow…. Tali pusarnya melilit dilehernya, itu bisa membunuhnya!" sahut sash panik.
Rasa takut langsung menyergap mello dan matt, kini…apa yang harus mereka lakukan…?
"NO! SAVE HER, SAVE HER, NE!" teriak matt histeris.
"I'M TRYING HERE!!" sash langsung menyuruh kedua dokter jaganya untuk mengikat tangan dan kaki matt, Sementara sash menyuntikan morphine ditangan matt. Mello hanya bisa melihatnya dari kejauhan saja….
"master…master….mello…ne…" perlahan-lahan kesadaran matt mulai hilang. namun tak sampai membuatnya pingsan, dia tak akan merasakan sakit ketika perutnya dibuka O.o
"I'm here…sssshh…" perlahan-lahan mello berjalan kedepan meja operasi kembali, dan memegang tangan matt yang dingin.
"argh…I hate doing this…" kata sash yang mulai 'membuka' perut matt…
"I'm…sorry…..ne" bisik matt.
"i..it's okay, it's not your fault…." Bisik mello sambil mengelus wajah matt.
"no…NO! SASH, I CAN FEEL YOUR HAND INSIDE OF ME, NE!" teriak matt.
"shit! Morphine-nya udah sebotol penuh matt, hey! Suntik lagi!" sahut sash. Kemudian karina menyuntik tangan matt dengan morphine lagi. setelah matt rada tenang, sash kembali 'melanjutkannya'
"fuhh….kalian boleh bernafas lega sekarang…tali pusarnya sudah kupindahkan..tapi…." kata sash yang 'mengeluarkan' Harlow kecil dari dalam tubuh matt.
"TAPI APA, SASH??" teriak mello.
"OH FUCK, she's not breathing at all! DAMMIT!" teriak sash. Dia langsung menaruh Harlow dimeja lain, dan menyuruh shion beserta karina untuk membantunya membuat Harlow bernafas.
Matt yang kesadarannya masih belum pulih hanya samar-samar melihat sash sedang memasukan selang kedalam mulut Harlow, dan beberapa kali menekan dadanya yang kecil dan masih sedikit tertutupi placenta
Mello tak dapat melakukan apapun kecuali berharap.dia mengengam tangan matt begitu erat, begitupun juga dengan matt….
"DAMMIT, BERNAFASLAH!" teriak sash yang masih berusaha untuk membuat Harlow bernafas.
"Dokter, sudahlah!" sahut karina.
"AKU TAK AKAN MEMBIARKANMU MATI, SUDAH CUKUP BAYIKU MATI DITANGANKU SENDIRI, SEKARANG BERNAFASLAH!" teriak sash, tanpa dia sadari, dia menangis.
Shion dan karina telah menyerah untuk membuat bayi itu bernafas kembali, dan mereka membiarkan sash untuk melakukannya.
"fuck…jangan…." Merasa sia-sia, sash berhenti melakukan penolongan…pada saat itulah…
Harlow menangis.
Sash, mello, dan matt yang tadinya sudah kehilangan harapan kini bisa berharap kembali. "dia…dia berhasil! Dia bernafas!" karina langsung membersihkan tubuh Harlow, dan menyelimutinya dengan handuk.
"dia…dia berhasil, damn…." Sash menyeka air matanya, dan karina memberikan Harlow kepada sash.
"shh…siberian husky-blonde yang cantik, blend sempurna dari kalian…" gungam sash sambil memperlihatkan harlow kepada mello dan matt.
Harlow memiliki telinga dan ekor juga, sama seperti matt. Kulitnya putih halus, seperti matt juga. Namun rambutnya blonde terang, seperti mello…
Tangis matt langsung pecah lagi, dia tak kuasa melihat 'orang' yang telah berbagi tubuh dengannya selama hampir 8 bulan ini
"Harlow…." Mello perlahan-lahan memegang tangan kecil Harlow, dimana tangannya begitu kecil…kecil sekali. Dia tersenyum ketika melihat puterinya itu
"my..harlow….ne"
kesadaran matt mulai hilang lagi.
"matt?"
"hhh……"
perlahan-lahan matt menutup matanya.
"MATT?"
(BERSAMBUNG)
X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.
LurveMATT: SHIT! WHAT HAPPENED WITH MATT?! O.o
