_Cat's Revolution_

Rated: T

Pair: SasuNaru dan chara2 yang ada didalamnya.

Genre: Romance? Fantasi? Angst? dll.

Disclaimer: Masashi Kishimoto

Summary: "Sudah lama aku tidak melihatnya."/"Khu…Khu…Khu…"/"Apa?"/"Aku tahu kau ingin melihat siapa."

WARNING! EYD berantakan! Sedikit OOC!

Sepertinya DON'T LIKE DON'T READ ini tidak berlaku lagi, baiklah saya kasih kata yang paling bisa dimengerti.

Anda BUTA? Atau memang sengaja DIBUTAKAN? Jika anda tidak menyukai YAOI, BL. Shonen-ai atau Fict Saya! Tolong untuk tidak membacanya, karena mata anda bisa RUSAK! KLIK BACK dan JANGAN BACA!

.

.

'Maafkan aku—Teme.'

DEG!

"Hah!" Sasuke pun terbangun dari tidurnya. Seperti ada yang terus menghantuinya, layaknya menginginkan nyawanya.

"Sial! Apa yang sedang terjadi?" tanya Sasuke sambil melihat langit-langit kamarnya.

"Miaw~" suara kucing tersebut membuyarkan lamunan Sasuke dan menatap kearah kucing yang sedang menyamankan diri di pangkuan pemuda itu.

"Dasar kucing manja," dengus Sasuke melihat kucing itu sudah tertidur pulas di pangkuannya. Saat melihat kucing itu, tiba-tiba Sasuke teringat sesuatu… namun dia berusaha menghiraukannya, karena kalau dia berusaha mengingatnya kepalanya akan berdenyut kembali, sungguh aneh.

Akhirnya Sasuke pun melanjutkan tidurnya sambil meletakkan kucing disampingnya. Mungkin hari-hari Sasuke akan sedikit menyenangkan karena kehadiran kucing hitam itu, semoga saja.

Dan kucing hitam itu terbangun, menatap Sasuke sebentar, lalu melanjutkan tidurnya lagi.

#_Cat's Revolution_#

Keesokan paginya, Sasuke membuka matanya dengan enggan, seolah dia tidak ingin bangun di pagi hari. Karena rasa kantuk masih menyerang pada dirinya.

"Miaw~" kucing itu pun mengeong saat Sasuke baru saja menarik selimutnya dan melanjutkan tidurnya. Namun, Sasuke tidak merespon dan tetap melanjutkan tidurnya.

"Miaw~" eongnya sekali lagi, mungkin kucing itu berusaha membangunkan Sasuke yang tidak kunjung bangun juga. Karena tubuh Sasuke membelakangi kucing itu, kucing itu langsung melompat untuk menghadap Sasuke. dan terlihatlah wajah Sasuke yang tertidur dengan lelap. Kucing itu menatap Sasuke sebentar dengan bola matanya yang bulat dan bewarna kuning.

Lalu—dia menjilat hidung Sasuke, membuat Sasuke tersentak kaget, lalu bangun dari tidurnya.

"Kucing sialan," kata Sasuke kesal sambil memegang hidungnya yang telah dijilat oleh sang kucing. Kucing itu hanya menjilat-jilat tangannya tanpa menatap Sasuke yang kini kesal karena kucing itu telah mengganggu tidurnya.

"Miaw~" kucing itu hanya mengeong lalu menggigit-gigit kaos Sasuke yang dipakai untuk tidur, berusaha untuk mengingatkan Sasuke bahwa dia sangat lapar. Sasuke yang ngerti dengan jalan pikiran kucing itu, hanya memutar bola matanya dengan malas.

"Haah… baiklah ayo kita ke dapur," dengan malas, Sasuke beranjak dari tempat tidurnya menuju dapur, dan si kucing itu mengikutinya dari belakang.

#_Cat's Revolution_#

.

Setelah semuanya rapi, Sasuke bergegas pergi ke sekolah. Tapi ada yang menghentikan langkahnya, yaitu sebuah kucingnya yang sedang menggigit-gigit celana-nya.

Sasuke menghela nafas, dia tahu bahwa kucing itu tidak memperbolehkan dia untuk pergi kesekolah, lalu dia pun berjongkok dan mengelus kepala kucing itu.

"Kau belum berangkat?" tanya Itachi tiba-tiba sambil membawa tasnya.

"Kau sendiri?"

"Hahaha… tadi ada urusan sebentar, mau berangkat bareng?" tawar Itachi kepada sang adik.

"Miaw~" Itachi yang agak terkejut karena suara kucing yang entah darimana langsung menundukkan kepalanya untuk melihat kucing tersebut, ternyata ada seekor kucing hitam yang sedang dielus-elus oleh Sasuke.

"Kau dapat kucing itu darimana?" tanya Itachi lagi.

"Tanpa sengaja," ujarnya sambil tetap mengelus kepala kucing tersebut.

"Hei… kupikir tidak ada salahnya memelihara hewan, mengingat sekarang kau jadi pecinta kucing," kata Itachi sambil tersenyum geli melihat sang adik yang terkenal dengan dinginnya, rupanya menyukai hewan yang bernama kucing.

"Urusai."

"Hm… lebih baik kau tinggalkan saja kucing itu disini, aku akan memanggil pelayan untuk merawatnya selagi kau tidak ada," kata Itachi sambil memanggil pelayannya dan menyuruh untuk menjaga kucing tersebut.

"Hn."

"Berangkat bareng?" tawar Itachi lagi kepada adikknya.

"Tidak, aku pakai motor."

"Oke, baiklah… terserah kau."

#_Cat's Revolution_#

.

TRANG! TRANG!

"Sial! Kenapa Shion-hime bisa memiliki prajurit ini sih? Dan lagi, bentuk mereka sangat aneh!" ujar Naruto dengan kesal sambil menatap prajurit yang berbadan manusia namun kepalanya berbentuk serigala dan matanya bewarna merah menyala.

"Namanya Prajurit Rekkou, dan prajurit itu diciptakan oleh salah satu kekuatan istimewa yang dimiliki oleh penyihir brengsek itu!" kata Kyuubi.

"Ck! Menyebalkan, kenapa kau tidak membantuku monster bulukan!" kata Naruto sambil meledek Kyuubi.

"Berhenti mengejekku, bocah! Aku hanya ingin melihat kemampuanmu saja," kata Kyuubi.

Naruto memutar bola matanya lalu berkata, "Bilang saja kalau kau paling malas meladeni siluman yang level-nya rendah seperti ini," ujar Naruto, membuat sang siluman rubah terkekeh mendengarnya.

TRANG!

"Sangat tepat!"

"Ck!" Naruto langsung membentuk segel dan mengucapkan mantra, lalu muncul cakra biru membentuk pedang dan berlari maju untuk membunuh semua musuhnya dalam sekejap.

DUAR!

"Ternyata kekuatan yang diberikan Karin-sama sangat berguna," kata Naruto sambil menatap tangannya.

"Setidaknya kau sedikit ada ke-laki-lakiannya, bocah," kata Kyuubi sambil meledek Naruto.

"Maksudmu? Aku ini adalah perempuan, begitu?" tanya Naruto sambil menahan amarahnya walaupun dia ingin sekali memukul Kyuubi, tapi tidak mungkin kan Naruto memukul tubuhnya sendiri?

"Kau yang bilang, bukan aku."

"Brengsek kau dasar monster jelek!"

"Terserah kau lah bocah banci."

"Apa kau bilang? Bocah banci? Kau sendiri monster gila yang ingin jadi manusia? Jangan mimpi!"

"Kau mau mengajak ribut denganku?

"Kau duluan yang memulainya!"

"Ceh! Terserahmu lah bocah!"

Saat Naruto sedang asyik adu mulut dengan Kyuubi, tiba-tiba siluman yang tadi Naruto bunuh, ternyata bangkit lagi dengan luka-luka akibat serangan dari Naruto.

"A-apa? kenapa bisa bangkit lagi!" kata Naruto frustasi, dia sudah agak lelah karena bertarung tanpa habisnya.

"Bodoh! Kalau kau ingin membunuh mereka, penggal kepalanya!"

"Bilang dari tadi kenapa?"

TRANG!

Naruto menangkis pedang lawan musuhnya yang hampir mengenai badannya, sementara itu Kyuubi pun asyik mengoceh dengan Naruto.

"Kau tidak tanya."

"Aku kan tidak tahu! Bodoh!"

"Daripada adu mulut, lebih baik kau konsentrasi kepada musuhmu yang sudah mulai mendekatimu."

"Damn you!"

Sekali lagi, Naruto pun berlari menuju kerumunan diantara mereka dan satu persatu memenggal kepalanya siluman itu, hingga menghilang tanpa bekas.

TRANG! TRANG! BUAGH! DUAR!

Ledakan terakhir yang Naruto berikan kepada musuh-musuh itu pun lenyap tanpa bekas.

"Sangat mudah!"

"Dasar."

"Thanks, Kyuubi." Kyuubi yang agak kaget karena perkataan dari Naruto hanya terdiam. Seumur-umur dia tidak pernah dengar ada orang yang mengucapkan terimakasih kepadanya, dan Naruto adalah orang yang pertama baginya.

"Hm, Kalau begitu kau mau kemana?"

"Sepertinya aku ingin melihat seseorang," ujar Naruto sambil memandang langit-langit biru yang sangat cerah.

.

#_Cat's Revolution_#

.

Bel istirahat pun berbunyi, namun Sasuke tidak ada selera untuk pergi ke kantin walaupun dia sudah di ajak oleh sahabatnya—Neji. Dia memutuskan untuk pergi ke halaman belakang sekolah, dimana tempat itu sangat sejuk untuk menenangkan dirinya yang sedikit terlihat kacau.

'Lebih baik disini,' batin Sasuke dalam hati. Sambil melihat langit-langit biru yang sangat cerah.

Sekarang ini Sasuke memang membutuhkan ketenangan, dia sedang tidak selera untuk makan, maupun mendengar curhatan Neji tentang kekasihnya yang sekarang menjadi agak pendiam karena sesuatu.

Sasuke pun memejamkan matanya untuk menikmati angin sepoi-sepoi yang menyentuh kulit tubuhnya dengan sentuhan yang lembut.

.

Sehingga… tanpa sengaja Sasuke pun tertidur pulas menuju mimpinya yang indah. Dan pada saat yang bersamaan pula—

'Cring'

—Kalung yang tidak pernah berbunyi itu kini sekarang berbunyi.

.

#_Cat's Revolution_#

.

"—Hei…" mendengar ada suara yang memanggil, mata Sasuke perlahan terbuka, walaupun sebenarnya dia masih ingin tidr, tapi dia ingin melihat siapa yang memanggilnya.

"Ng…"

"Kau tertidur disini sampai bel masuk," ujar suara tersebut. Sasuke hanya menatap datar ke asal suara itu.

"Aku tidak peduli."

"Maaf, kau Sasuke-senpai kan?" tanyanya lagi.

"Hn."

Pemuda itu menyodorkan tangannya ingin bersalaman dengan Sasuke. tetapi Sasuke tidak menerima uluran dari tangan tersebut.

Pemuda itu menarik tangannya kembali, lalu berkata, "Gaara."

"Aku sudah tahu."

"Maaf aku hanya ingin mengingatkanmu saja."

"Hn."

"…"

Mereka berdua pun terdiam, entah apa yang mau ditanyakan mereka tidak tahu.

"Kau—bolos?" tanya Gaara lagi kepada Sasuke.

"Hn."

"Kalau begitu sama."

"Hn."

Hening lagi.

Sungguh, Gaara penasaran dengan pemuda disampingnya itu, dia merasa sudah mengenalnya tapi kapan? Lalu kenapa dia tidak mengenalnya? Akhir-akhir ini Gaara dihantui dengan seseorang—yang mengenalnya.

"Sepertinya—kita sudah saling kenal," ujar Gaara dengan nada agak ragu.

"Kau berpikir hal yang sama denganku," ucap Sasuke sambil menyandarkan tubuhnya dan terus menatap langit.

"…Aku mau bertanya."

"Hn?"

"Apa kau mengenal pemuda yang memiliki 'Rambut pirang cerah'?" tanya Gaara lagi kepada Sasuke. Mendengar itu, Sasuke agak tersentak.

"Maksudmu—yang 'Bermata biru itu'?" tanya Sasuke. dan Gaara pun mengangguk.

"Apakah kau pernah mimpi bertemu dia?" tanya Gaara lagi.

"Hn."

"Kalau begitu, aku juga."

Sungguh! Ini adalah percakapan yang bodoh yang di alami oleh Sasuke, bagaimana mungkin seseorang yang dia tidak kenal -atau mungkin pernah mengenalnya- bertanya tentang pemuda pirang dan bermata biru itu? Dan bermimpi hal yang sama dengannya? Lelucon apa lagi yang dia alami. Dia sudah cukup muak karena berkali-kali dia di hantui dengan orang yang—dia tidak tahu, meminta tolong kepadanya, dan—Apalagi ini?

"Aku bermimpi, pemuda itu datang dan meminta tolong—dengan mata yang sendu, seolah dia tidak berharap banyak lagi, dia meminta tolong kepadaku untuk menyampaikan pesannya kepada seseorang yang mengenakan kalung—itu." Ini pertama kalinya Gaara berbicara panjang lebar, sungguh dia tidak pernah menyangka bahwa dia akan berbicara panjang lebar seperti ini, dia berbicara sambil menunjuk kalung yang dia maksud. Ya! Kalung itu! Kalung yang Sasuke kenakan sekarang.

"Ck! Ini?" tanyanya sambil memegang kalung yang ia kenakan, lalu melepaskannya.

"Ya, kalung itu."

Sasuke hanya melihat ke arah kalung itu, begitu pula dengan Gaara.

"Ada apa dengan kalung ini?" tanya Sasuke dengan rasa ingin tahu-nya.

"Dia bilang, kau harus menjaga baik-baik kalung itu, sampai kau, aku, dan semuanya mengingat kembali tentang-nya."

"…"

"Dia ingin meminta maaf kepadamu," kata Gaara lagi.

"Untuk apa?"

"Untuk semuanya."

"Aku tidak mengerti."

"Begitu juga denganku."

.

#_Cat's Revolution_#

.

"Hup! Akhirnya sampai juga!" teriak Pemuda pirang itu dengan ceria.

"Memangnya kau ingin lihat siapa? Bocah."

"Ingin lihat sesuatu," jawab Naruto dengan ragak ragu-ragu

"Sudah lama aku tidak melihatnya," ujarnya lagi sambil menatap langit yang cerah. Sambil berdiri di tepi gedung. Ya, Saat ini Naruto sedang berada di atas sebuah gedung, dan berdiri di tepi gedung. Sambil merasakan angin sepoi-sepoi yang menyentuh tubuhnya.

"Khu…Khu…Khu…" Tiba-tiba saja Kyuubi terkekeh, membuat Naruto heran.

"Ada apa?" tanya Naruto, tapi itu bukan membuat Kyuubi menjawab pertanyaan Naruto, malahan dia tertawa dengan sangat keras.

"Aku tahu kau ingin melihat siapa," perkataan Kyuubi itu membuat badan Naruto sedikit tersentak.

"DIAAAM!" teriak Naruto sekencang mungkin, sambil menutup kedua telinganya.

"Yang ingin kau temui itu adalah—"

"Kubilang diam ya diam! Brengsek!" teriak Naruto lagi.

"Sasuke."

DEG!

Kali ini detak jantung Naruto benar-benar tidak beraturan. Entah malu ataupun kesal, dia susah merasakannya saat ini.

.

-TBC-

Rekkou: Siluman serigala yang berbadan manusia, itu pink ambil dari manga—err lupa!

A/N: ARGH! MAAF UPDET LAMA DAN MAAF JUGA KALAU CHAP INI PENDEK! Pink sedang buntu ide~ T.T jadi agak lama ngelanjutinnya T.T, Sasu OOC? mungkin, Gaara OOC? mungkin juga.

Balasan review:

Fi Suki Suki: *swt* maaf mungkin bakal lama updetnya~ , yang jelas Kyuubi bakal jadi manusia! XD. thanks to Review ^^

Ttixz lone cone bebe: Yosh! Ini updet ^^, Thanks to review ^^

Amechan: Sepertinya gambaraanmu hampir sama dengan gambaran yang bakal pink tulis ^^. Thanks to review ^^

Hinata Fuyuki H: Hah? Kok panas liat adegan mesra NejiGaa? O.O, maaf gak kilat *nangis sesegukan*, Thanks to review ^^

Delta Dwina Alpha Fujoshi: *bekep hidung dwina* Iya ntar scene SasuNaru bakal muncul kok, Thanks to review ^^

Kyu's neli-chan: Ntahlah… bagusnya ini tamat mau sampe chap berapa bagusnya? *nanya ke Kyu* (loh?). Thanks to review ^^

CCloveRuki: Yey! Naru bakal sama Sasuke! gak sabar liat kelanjutannya *dibunuh*. Thanks to review ^^

SN Shi Natoka-chan: Kayaknya ya? fict ini belum tamat T.T, di perpanjang lagi sama saya~ *plak* soalnya ingatan Sasuke maupun Itachi belum pulih kan? Dan Sasuke harus jadi kuat. , Thanks to review ^^

Ukkychan: Iya-iya, ntar sadar sendiri kok si Sasunya. Thanks to review ^^

SasuNaru4ever: salam kenal juga ^^, tentu saja akan happy end *mungkin* (plak), Thanks to review ^^

Dallet no Hebi: *gak tau mau koment apa* ==", oke… baiklah, yang penting si Setan merah sama setan Narsis akan terus berantem selamanya~ muahahahahha *dibekep*. Kyuubi bakal jadi manusia kok ^^, Thanks to review ^^

Chiraeru el Zuwet: Kan Karin itu penyihir yang sangat luar biasa hebat *lebay* tapi Shion gak kalah hebat *plak* Kyuubi kan disegel sama Karin *ceritanya*. Sakura sama Itachi atau Kyuubi sama Itachi nih? O.o Thanks to review ^^

.

Happy S.N day~ ^^

.

Mind to Review or Flame? O.o

Hanya menerima Flame yang membangun! ^^