maaf: author baru inget kalau salah dokumen :P. author memang payah

Discalimer: inget! Tokoh punya J.K Rowling saya hanya punya plot dan cerita.

Warning: alur kecepetan, typo sana-sini, Feltson/Dramione Lovers warning.

A/N: Author merencanakan ini dengan Jennie.F-101, artinya dia Co-Author.

Chapter 20

Harry 'n Friends POV

"HAH!" hanya suara itu saja yang keluar dari ponsel Dan yang masih menempel di telinga Harry. "kau, kau mungkin salah... maksudku kan itu hanya kemungkinan!"

"mungkin... aku kan panic!" Harry menjelaskan semua yang dikatakan Dan di cermin tadi.

"mungkin kan hanya mimisan biasa." Hermione kedengarannya sedang sibuk sekali.

"ya sampai jumpa" Harry melihat kearah Gabby lagi, yang kemungkinan sedang mimpi indah.

"malfoy kemana sih?! lama sekali!" Harry menghubungi Draco yang sekarang masih berdiri di teras toko.

"kau lama sekali!"

"sedang hujan, aku tidak bawa payung!"

"carilah payung disekitar sana"

"kalau tidak ada bagaimana?"

"ya urusanmu, bukan aku!" Harry memutuskan telepon mereka.

"Malfoy payah!"

Pada akhirnya Harry harus menyusul Draco ke minimarket itu.

(skip langsung ke besok)

Gabby masih terlihat lemas dan pucat hari ini. Membuat yang lain khawatir. Ketika itu Gabby sedang mengambil buku-bukunya yang berat dari lockernya. Abby menghampirinya.

"Gabby, Tom sakit hari ini. kau tahu kenapa? soalnya semalaman dia dari rumahmu, bahkan Dan bilang dia sampai tidaur disampingmu" tanya Abby dengan nada cerianya.

"tidak, aku tidak tahu. Aku minta maaf, aku mau ke kelas sendiri saja" Gabby langsung pergi dari tempat itu, menuju kelasnya yang selanjutnya.

"kenapa dengan gadis kacang polong?" Devon Murray muncul dibelakang Abby dengan tiba-tiba. Lalu dia besenderan di locker yang baru ditinggalkan Gabby.

"gadis kacang polong?" tanya Abby.

"Tom memanggilnya begitu, aku pergi dulu ya!" Devon menjauh meninggalkan Abby ditempat.

Harry masih khawatir dengan kondisi Gabby sekarang, belum lagi disibukan dengan 'cara mereka pulang'. Hermione sedang berpikir mungkin mereka harus menghubungi J.K Rowling lagi. Ron sedang mencoba mengerjakan sebagian esai Biologi yang belum diselesaikanya.

"aku benci sekolah muggle" Ron berbisik disebelahnya.

"aku tahu Ron, diamlah" sedangkan Harry sedang berpikir sambil memandang buku Kimia yang terbuka dihadapannya. Dia baru menutupnya ketika guru bahasa Prancis, Mrs Caburry masuk. Ron memandang kepala Stephanie yang duduk di depannya, dan hampir terkena pertanyaan.

Hermione sedang menyerjakan pekerjaan memasak Cake Pudding di kelas memasak. Dia sedang asik-asiknya mencampur telur dengan tepung, sampai ada seseorang mendobrak masuk.

"Emma! Gabby pingsan!" itu suara Abby. Artinya itu benar. Hermione langsung melesat dari kelas memasak untuk mengikuti Abby.

Di Ruang Kesehatan Gabby sedang terbaring dengan pucat, dan tempat tidurnya dikelilingi oleh anak-anak Club Prakarya. Harry dan Ron belum datang, Abby sedang memanggil penjaga ruang kesehatan, Ms Forest.

"Kau tak apa?" Hermione panik, jangan-jangan memang yang dibilang Harry itu benar. Ketika dia melihat catatan kedsehatan Gabby disekolah. Hermione tidak pernah melihat daftar bahawa dia pernah masuk ruang kesehatan, bersih sekali.

"tak perlu repot-repot" kata Gabby, yang setengah sadar dan masih dibawah alam mimpi.

"jadi dia hanya tertidur?" tanya Harry, yang 2kali lipat lebih kuatir dari Hermione sekarang.

"mungkin, atau dia tidak mau siuman" kata si perawat, Ms Forest.

"oh ayo lah Gabby segeralah bangun" gumam Harry disebelah Gabby.

"kurasa kalian bisa pergi sekarang, biarkan kakak dan adik bersama dulu" kata Abby.

Ya, Gabby butuh Dan unntuk menghiburnya.

A/N:Author mau beritahu, Feltson tetap ada dicerita ini! tapi nanti dulu ya, Break dlu. Author tahu ini chapter paling pendek yang author buat. Untuk selingan, baca Fic Co-Author yang sudah sangat membantu dalam membuat fic ini: Jennie.F-101. Judul ficnya 7 Hearts,11 Souls, and 1 Journey. Karena aku Co-Authornya yang sangat membantu sekali dalam membuat fic luar biasa itu. Tolong dirivew juga cerita kami berdua. Jng lupa tingalkan Review. Author minta maaf soalnya ini paling pendek.