Name: Naruto DxD Chronicles
Author: The World Arcana
Rating: M
Genre: Adventure

Pair: Naruto Uzumaki x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Harem, Sasuke Uchiha x Rossweisse, Toneri Otsutsuki x Serafall Leviathan, Roxas x Sona Sitri, Edge Vanhite x Nell Ellis, and Alucard x Yoko Belnades

Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles

Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya

Chapter 21: The End of Loki

Mereka semua saat ini sedang melihat Loki dengan intens… Ternyata tujuannya untuk membunuh Odin dan menjalankan Ragnarok tidak main-main. Dia bukan hanya mengeluarkan sejata pamungkasnya yaitu Fenrir, Skoll dan Hati… Tapi juga mengeluarkan para Giant dan Giantess untuk melawan mereka. Fenrir pun melesat dan mencoba menyerang mode Tailed Beast Armored Mode yang digunakan Sasuke dan Naruto. Cakarnya berhasil merobek armor dari Susanoo milik Sasuke, tapi tiba-tiba saja armor itu utuh kembali dan membuat para orang disana terutama Loki terkejut.

"Kau memang benar Naruto…" Ucap Naruto yang berada didalam sebuah Kristal yang berada diatas kepala Naruto yang memakai mode Full Bijuu Mode dari Matatabi sambil menyilangkan kedua tangannya di dadanya, kemudian dia melanjutkan "Cakar dari taringnya itu cukup kuat. Bahkan itu bisa merobek armor yang kubuat dari Susanoo milikku, meskipun aku bisa memperbaikinya lagi."

"Tapi untung saja kau memakai Rinbo: Hengoku tadi…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kalau tidakKau bisa mati jika kita tidak cepat datang tadi."

"Kau benar ayo serang mereka…" Balas Sasuke yang sudah membuat busur dan panah di tangan Susanoo miliknya. Setelah itu dia pun menambahkan Amaterasu di anak panah itu sebelum dilesatkan oleh Sasuke "Enton: Susanoo Kagutsuchi!"

'Api hitam apa itu?' Batin semua orang kecuali Naruto, Menma dan para peeragenya serta Iriana.

Tapi Fenrir dengan lincah langsung menghindar dan membuat Sasuke mendecih, kemudian Loki pun berkata dengan nada remeh "Kau pikir serangan seperti itu bisa melukai putraku yang manis itu hahahahaha!"

"Jangan lupakan kami pak tua!" Teriak Menma yang melancarkan tinju dari tangannya yang sudah dia ubah menjadi es, tapi Loki bisa menghindar dan membuatnya mendecih dengan kesal.

"Kalian para anak muda memang benar-benar serius ingin membunuhku ternyata…" Ucap Loki, kemudian dia melesat ke arah Menma dan mencoba menyerang Menma tapi dia bisa menghindarinya dengan cara melompat ke belakang.

"Dia kuat juga…" Ucap Menma saat dia mencoba mengukur kekuatan Loki.

"Tentu saja dia kuat, dia itu dewa baka!" Teriak Rias yang meneriaki keponakannya itu karena kesal melihat Menma main maju saja tanpa berpikir terlebih dahulu, kemudian dia berkata "Jadi jangan asal maju saja dan menyerang tanpa rencana terlebih dahulu."

"Ya, aku tahu…" Balas Menma, kemudian dia membatin 'Kuso! Kalau aku bisa menggunakan kekuatan yang sama seperti yang aku lakukan di klub ba-chan pasti aku bisa menandingi kekuatannya.'

"Hei Menma…" Ucap Issei, kemudian dia berkata "Kita maju bersama…"

"Hn." Balas Menma. Kemudian dia memberikan sebuah kunai yang di tempeli tag pada Issei dan kemudian dia berkata "Oy, Sekiryuutei… Bisa kau lemparkan itu ke arah Loki. Ada sesuatu yang aku mau coba."

"Baiklah…" Balas Issei. Dia tidak mengerti dengan permintaan Menma, tapi dia lakukan saja dan dia lemparkan ke arah Loki tapi dia tidak melemparnya sejauh mungkin dan hanya mencapai daerah dekat kaki Loki saja.

"Apa yang kau lakukan sebenarnya bocah Sekiryuutei…" Ucap Loki, kemudian dia berkata dengan nada mengejek "Kau bisa melempar atau tidak?"

Issei pun kesal dengan perkataan Loki itu dan akan menembakkan Dragon Shot-nya ke arah Loki, tapi Menma menahannya. Dia pun menuruti perkataan Menma dan melihat dia membuat banyak handseal, dan membuatnya membatin 'Sebenarnya apa yang dia ingin lakukan?'

"Bersiaplah untuk ledakan Loki…" Ucap Menma dengan menyeringai dan membuat Rias dan yang lain bingung, kemudian dia berkata "Kai!"

Duaaaaaaaarrrrrr

Kunai yang berada di dekat kaki Loki pun meledak dan membuatnya terpental sedikit ke belakang. Setelah itu dia pun melihat Menma dan berkata "Kurang ajar kau bocah sialan!"

"Ternyata Fuinjutsu milikku berhasil…" Ucap Menma dan Naruto pun tersenyum saat melihat keberhasilan pertama putranya itu, kemudian dia melanjutkan dengan nada kecewa "Sayang sekali kau harus menjadi kelinci percobaan untuk Fuinjutsu milikku, Loki… Padahal aku ingin menjadikan Issei sebagai kelinci percobaanku tadi."

Semua pun sweatdrop mendengar perkataan itu terutama Rias. Issei yang mendengarnya pun emosi dan berkata "Hei, bocah kampret! Apa-apaan maksudmu itu tadi!"

Tapi Menma tidak memperdulikan Issei dan malah berkata dengan nada ngelantur "Tapi tenang saja… Aku masih bisa buat lagi untuknya hehehe."

"Hei, bocah kampret! Aku sedang bicara denganmu disini!" Teriak Issei karena diabaikan oleh Menma.

"Kau mengatakan sesuatu Issei?" Tanya Menma dengan nada santai dan membuat Issei sweatdrop dan juga bertambah kesal pada Menma.

Kemudian Vali dengan Balance Breaker-nya yang sudah aktif serta Bikou pun muncul di hadapan mereka dan berkata "Kalau kalian ingin bertengkar seperti anak kecil, lebih baik kalian pergi saja… Daripada kalian menghalangi kami nanti"

Menma pun menaikkan kapasitas chakranya dan berkata "Jangan meremehkanku, Hakuryuukou… Lagipula aku tidak akan kalah dari maniak oppai itu, jadi aku juga akan bertarung melawan dia."

"HEY!"

"Kami juga akan ikut bertarung…" Ucap Rias, dan Sona serta para peerage mereka serta peerage Menma.

Iriana hanya bisa melihat Loki dari kejauhan… Dia ingin membantu Menma mengalahkan Loki, apalagi Iriana sudah menaruh hati pada si bocah silver itu saat pertemuan mereka di rapat antara 4 fraksi. Tapi dia takut karena musuhnya adalah seorang dewa. Menma yang melihatnya pun berkata sambil tersenyum"Kalau kau ingin bergabung melawan Loki, silahkan saja Iriana-sama. Aku akan melindungimu…"

Wajah Iriana pun memerah karena perkataan Menma dan itu pun membuat Rise dan Haruka mendesah dan membatin 'Sepertinya aku akan mendapatkan rival baru…"

Yuuto Kiba hanya menatap itu dengan tatapan sulit diartikan. Dia cemburu pada Menma karena dia menyukai Iriana setelah dia menolong di, Issei, dan Xenovia, dari pada penyihir waktu itu. Sedangkan Issei yang melihat itu pun berkata 'Keparat kau Menma… Kau benar-benar Harem King! Bahkan kau bisa merebut hati gadis termanis di Kuoh Academy selain Asia.'

Di tempat lain, Sirzech dan Serafall pun bertarung melawan banyak Giant dan Giantess yang dipanggil oleh Loki. Tapi itu semua belumlah tandingan bagi dua Maou itu terutama Sirzech mempunyai kekuatan Power of Destruction yang kekuatan hancurnya menyamai Gudoudama yang juga bisa menghancurkan apa saja yang disentuhnya. Tapi karena Serafall lengah, dia pun tidak menyadari ada salah seorang Giant yang mencoba menyerangnya dan dia belum sempat untuk menghindar atau membuat jurus es-nya… Dan Toneri dengan Tenseigan Chakura Mode yang sudah aktif pun langsung muncul dihadapan Serafall dan membuat Serafall dan Sirzech terkejut.

"Kinrin Tensei Baku!" Ucap Toneri yang tangan yang diselimuti chakra berwarna hijau langsung membentuk sebuah pedang dan di sabetkan secara vertical ke arah Giant yang menyerang Serafall.

Craaaaassssshhh

Serafall dan Sirzech pun terkejut saat melihat Giant itu terbelah menjadi dua bagian saat pedang chakra milik Toneri melakukan kontak fisik dengan Giant itu. Kemudian Toneri pun berkata tanpa melihat Serafall "Kau tidak apa-apa loli-chan?"

"A-Aku tidak apa-apa." Jawab Serafall, kemudian wajahnya memerah dan dia pun berkata 'Kuso! Sejak kapan sih pria kuno itu jadi sekeren ini?'

Tapi Toneri yang melihat Serafall dengan wajahnya yang memerah pun berkata "Tapi kenapa wajahmu memerah seperti itu? Apa Maou Leviathan-sama sedang memikirkan aku dengan pikiran mesumnya. Aku mohon jangan… Kau masih terlalu kecil untuk itu."

'Dia cukup berani untuk mengatakan itu pada Serafall.' Batin Sirzech yang menutup mulutnya supaya Serafall tidak melihatnya mentertawakannya, atau dia akan menjadi patung es.

Serafall pun tiba-tiba sewot dan dia pun berkata "Berpikiran mesum denganmu. Cuih! Jangan harap aku akan berpikiran tentang itu denganmu. Dan berhenti mengatakan seolah-olah aku ini anak kecil. Aku sudah dewasa tahu."

Toneri pun tersenyum dan menjauhi Serafall dan Serafall pun langsung berkata "Te-Terima kasih atas bantuanmu…"

"Jangan berterima kasih padaku sekarang. Masih banyak musuh yang bermunculan." Balas Toneri, kemudian dia berkata "Kalau kau sedang tidak marah-marah seperti orang yang sedang terkena PMS, kau manis juga ya…"

Wajah Serafall pun memerah dan kemudian dia pun berkata dengan kesal dengan tangannya menunjuk Toneri dengan kesal "Apa-apaan maksudmu itu? Dan berhentilah menggodaku!"

Toneri pun hanya diam dan melanjutkan tugasnya dan membuat Serafall berteriak "Dasar cowok menyebalkan!"

Sirzech yang melihat itu pun berkata "Naruto dan teman-temannya benar-benar orang yang menarik…"

Kembali pada Sasuke dan Naruto… Saat ini mereka sudah memakai mode biasa mereka karena Naruto masih belum terbiasa memakai Bijuu Form dari Matatabi dan membuat mereka berhasil mengalahkan Fenrir, Skoll dan Hati. Sasuke yang sudah menghilangkan Susanoo miliknya pun melihat temannya dan berkata.

"Apa rencanamu kali ini, Naruto?" Tanya Sasuke pada sahabatnya itu.

"Berikan aku waktu sebentar…" Jawab Naruto, kemudian dia menutup matanya dan beberapa detik kemudian dia membuka matanya yang sudah berubah warna dan pola dan berkata "Senjutsu!"

'Jadi dia akan menggunakan Senjutsu miliknya untuk melawan ketiga serigala ini?' Batin Sasuke, kemudian dia melihat tangan kanan Naruto yang sedang mencoba membuat Rasenshuriken dengan satu tangandan membuatnya berkata "Kau akan mengalahkan mereka dengan Rasenshuriken, Naruto… Apa itu cukup?"

"Tentu saja tidak…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku butuh bantuanmu."

"Bantuan apa?" Tanya Sasuke.

"Kau ingat jutsu yang kita buat saat kita bertempur berdampingan di Perang Dunia Shinobi ke-4?" Ucap Naruto yang tertawa ringan saat mengingat jutsu mereka yang dinamai dengan nama aneh oleh ayahnya, Minato Namikaze.

"Oh, jurus itu…" Balas Sasuke, kemudian dia mengaktifkan Eternal Mangekyou Sharingan miliknya dan mengontrol chakranya serta membuat Amaterasu, yang lalu dia campurkan dengan Rasenshuriken milik Naruto.

"Futon: Rasenshuriken!"

"Amaterasu!"

"Shakuton: Korin Shippo Shikkoku no Ya Zeroshiki!"

'Jurus apa itu?' Batin yang lain termasuk Toneri karena dia juga baru melihat jutsu Naruto dan Sasuke yang satu itu.

Booooooooommmm

Muncullah ledakan besar karena jurus Naruto bertabrakan dengan tanah yang dipijaki Fenrir, Skoll dan Hati dan melebar dan membuat tempat itu menjadi lautan api berwarna hitam. Tapi sayangnya Fenrir masih bisa lolos karena dia masih berhasil menghindar jauh dari tempat ledakan api hitam besar itu. Loki yang melihat itu pun membuat sihir air dan dia jatuhkan ke arah Skoll dan Hati untuk menghentikan api yang membakar mereka… Tapi dia dibuat shock saat ternyata air yang dibuat olehnya dengan volume lumayan banyak belum juga bisa memadamkan api hitam itu.

'Sial, kenapa sihir air-ku tidak bisa memadamkan api hitam itu?' Batin Loki yang menahan amarah dan mengepalkan tangannya saat melihat kedua cucu-nya terbakar api hitam besar itu.

"Percuma Loki…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kedua cucumu itu tidak akan bisa selamat dari api hitam itu."

"Apa maksudmu?" Tanya Loki dengan nada santai tapi Naruto tahu dari nada bicaranya itu terkandung amarah yang cukup besar yang dia arahkan padanya dan juga Sasuke.

"Api hitam itu, Amaterasu… Adalah api yang tidak akan pernah padam." Jawab Sasuke yang mewakili Naruto, kemudian dia melanjutkan "Mau kau padamkan dengan cara apapun juga, api itu tidak akan padam. Karena hanya aku sendiri yang bisa memadamkannya…"

'Maafkan aku, cucuku…' Batin Loki, kemudian dia melihat Fenrir yang dibakar amarah saat melihat kedua anaknya terbakar hidup-hidup oleh Naruto dan Sasuke dan dia pun langsung melesat dengan kecepatan tinggi ke arah mereka berdua.

Loki pun ingin membantu Fenrir untuk membantunya menghabisi dua orang yang sudah membunuh kedua cucunya meskipun dia dan Fenrir masih bisa mendengar teriakan dari Skoll dan Hati yang perlahan-lahan semakin pelan dan pelan, tapi dia langsung menghindari serangan yang berasal dari Issei dan juga Vali yang sudah memasuki Balance Breaker-nya.

Loki yang melihat itu pun langsung menyerang balik kedua orang itu dengan tongkatnya sampai mereka terpental… Kemudian dia melihat Issei beserta Vali dan berkata "Aku tidak ada urusan dengan kalian dua orang lemah."

"Kau pikir lawan kau hanya mereka berdua hah!" Teriak Menma yang sudah berada di depan Rias dan Sona serta peeragenya sudah memakai mode terkuat mereka.

"Kami memang bukan Two Heavenly Dragon seperti mereka…" Ucap Roxas yang sudah memakai Drive Form, tepatnya Valor Form. Kemudian dia melihat Loki dan berkata "Tapi kekuatan kami semua tidaklah kalah dari mereka."

Swuuuuussssshhhh

'Cepat…' Batin Rias, Sona dan para peeragenya yang sudah melihat Roxas sudah muncul di depan Loki.

"Dual Slash!" Ucap Roxas yang sudah menebas Loki dengan Dual Keyblade-nya yang bernama Oblivion and Oathkeeper tanpa henti.

Setelah tebasan tanpa henti itu, dia pun memberikan aura ke Keyblade-nya dan langsung meng-uppercut Loki dengan pedangnya "Uppercut Slash!"

Loki pun terpental ke udara, kemudian Roxas melompat dengan sangat tinggi dan dia pun berkata "Dual Ignite!"

Setelah itu, Roxas pun mengangkat kedua Keyblade-nya dan dia hujamkan ke arah kedua bahu Loki dan berkata "The End!"

Boooooooommmmm

Loki pun jatuh ke tanah dan membuat kawah berukuran besar. Gene yang melihat itu pun membatin 'Itu kan jurus yang hampir mengalahkanku. Sepertinya jurus itu semakin kuat saja…'

"Sudah cukup bocah…" Ucap Loki dengan nada dingin dan dia pun keluar dari kawah yang dibuat oleh Roxas dengan keadaan sedikit terluka.

'Mustahil! Seharusnya jurus itu bisa memberikan luka berarti pada Loki…' Batin Menma dan para teman-temannya di tim Menma.

"Sungguh menarik…" Ucap Loki, kemudian dia berkata "Ada seseorang yang juga kuat seperti Sekiryuutei dan Hakuryuukou."

"Tapi sayangnya itu masih belum cukup untuk melawan dewa sepertiku…" Ucap Loki yang membuat tombak seperti [Light Spear] tapi lebih cepat.

Vali yang melihat itu pun berkata "Divide!"

Vali pun mengeluarkan jurus Divide secara terus menerus dan akhirnya tombak itu benar-benar menghilang, tapi dia tidak menyangka bahwa Loki muncul dihadapan Roxas dengan kecepatannya dan langsung memukulnya dengan keras dan membuatnya berteriak "Arrrggggghhhhh!"

"Roxas! / Roxas-san! Roxas-kun!" Teriak semua orang termasuk Menma dan teman-temannya.

Issei yang melihat itu pun bangkit dan berkata "Sialan kau teme! Dragon Shot!"

Loki pun menghindari Dragon Shot milik Issei dan membuatnya mendecih. Haruka dan Rise pun menghampiri Roxas dan berkata "Roxas, kau tidak apa-apa?"

"Dadaku serasa remuk, ugh…" Ucap Roxas yang sudah memegang dadanya yang kesakitan.

"Haruka-chan kau obati dia. Aku akan melawan mereka bersama dengan Vali dan Issei." Ucap Menma.

"Tapi kau akan melawannya menggunakan apa, Menma-kun!" Teriak Haruka, kemudian dia melanjutkan "Saat ini yang bisa melawan dia hanyalah Issei-san dan Vali-san. Kau diamlah disini!"

"Meskipun aku bukan salah satu dari Two Heavenly Dragon, aku tidak selemah yang kau kira Haruka." Ucap Menma dengan dingin, dan Haruka yang mendengar itu pun menundukkan kepalanya karena merasa bersalah akan perkataannya. Kemudian dia berkata "Saat aku belajar Fuinjutsu dari tou-chanku, aku bukan hanya menguasai teknik segel, tapi juga aku membuka salah satu teknik yang dikuasai oleh nenekku dari tou-chanku, Kushina Uzumaki."

Menma pun berdiri di tengah-tengah Vali dan juga Issei… Vali yang melihat itu pun berkata "Mau apa kau kesini? Aku tidak mau nona Gremory memarahiku jika terjadi sesuatu pada keponakannya."

"Aku akan menahannya, kalian gunakan serangan terhebat milik kalian…" Ucap Menma yang mengabaikan omongan Vali.

"Kau akan menahannya dengan apa, Uzumaki? Jangan membuatku tertawa…" Ucap Vali dan itu membuat Issei mendeathglare-nya karena dia yakin Menma bisa melakukannya.

"Haaaarrrrgggghhhh!" Teriak Menma, kemudian muncullah rantai yang keluar dari perutnya dan membuat yang lain membatin 'Rantai apa itu?'

"Apa-apaan rantai ini! Aku tidak bisa bergerak!" Teriak Loki yang sudah tidak bisa bergerak karena diikat dengan kuat oleh rantai milik Menma.

"Kalian cepatlah!" Teriak Menma, kemudian dia melanjutkan "Memang rantai ini cukup untuk menahan pergerakan monster berukuran besar… Tapi rantai ini hanya bisa menahan pergerakan Loki secara beberapa detik, karena dia adalah dewa. Jadi jangan hilangkan kesempatan kalian!"

"Baiklah, ayo Vali!" Teriak Issei yang sudah melihat ke arah rival abadinya itu.

"Hn…"

"Dual Dragon Shot!" Teriak Vali dan Issei yang sudah membuat Dragon Shot berukuran besar yang dibuat dari penggabungan kedua Dragon Shot mereka.

Boooooooommmmm

"Yosh! Mereka berhasil! Teriak Saji dari kejauhan. Tubuhnya saat ini penuh luka tapi dia sudah disembuhkan berkat Asia dan juga Haruka dan Rise.

"Aku masih belum yakin…" Ucap Rossweise yang baru angkat suara setelah membantu tuannya Odin melawan para Giant dan Giantess yang disummon Loki.

"Apa maksudmu?" Tanya Azazel, tapi belum Rossweisse menjawab. Dia pun harus dikagetkan oleh Menma, Vali dan Issei yang terpental oleh Loki yang ternyata masih belum kalah.

"Sial dia terlalu kuat…" Ucap Menma yang mengepalkan tangannya dan rantai chakra-nya pun sudah menghilang.

Vali yang melihat itu pun bangkit dan berkata "Apa tidak ada cara lain untuk melawannya?"

"Ada…" Jawab Odin.

"Apa itu kakek tua Bangka?" Tanya Azazel dengan tidak sopan.

"Palu Mjollnir milik Dewa Thor…" Jawab Odin, kemudian dia berkata "Sebentar lagi benda itu akan datang."

Rossweisse melihat sebuah cahaya turun ke tanah dan setelah cahaya itu menghilang, terlihatlah palu yang dibilang oleh Odin bisa mengalahkan Loki dan dia pun berkata "Odin-sama, palu Mjollnir telah tiba…"

"Baguslah…" Balas Odin, kemudian dia berkata "Sekiryuutei atau Hakuryuukou, ambillah palu itu untuk mengalahkan Loki."

Issei dan Vali pun berlari ke arah palu Mjollnir itu dan Menma pun melihat Loki sudah membuat serangan tanpa semua orang sadari karena mereka semua terpaku pada Issei dan Vali yang sedang mencoba menggunakan Mjollnir dan mengarah kepada Issei. Dia pun melihat Rias dan membatin 'Dia mencoba menyerang Issei… Aku harus menolongnya, aku tidak ingin melihat ba-chan sedih karena kehilangan kekasihnya…"

Dia pun berlari ke arah Issei dan berkata "Awas, Issei!"

Jlebbbb

Issei pun melihat Menma yang tertusuk karena mencoba melindungi dirinya dari serangan Loki. Issei yang melihat itu pun berkata "Menma!"

Semua yang melihat itu pun membelalakkan matanya dan berkata "Menma! / Menma-kun! / Menma-san!"

Naruto yang mendengar itu pun hatinya serasa terhenti karena merasakan sesuatu yang buruk tentang Menma dan mencoba pergi ke tempatnya tapi Sasuke menghlanaginya dan berkata "Naruto, kita kalahkan dia dulu… Jangan khawatirkan Menma. Dia kuat, dia sama sepertimu."

"Baiklah…" Balas Naruto, kemudian dia melihat Fenrir dengan tajam dan berkata "Aku akan membunuhmu tetlebih dahulu, Fenrir…"

"Grrrrooooooaaarrrrr!"

Sedangkan di rumah, Grayfia yang sedang bersama Seneca di pangkuannya pun dikagetkan dengan suara foto yang pecah dan dia pun melihat foto itu dan terkejut saat melihat hanya foto di bagian Menma saja yang retak dan membuatnya berkata 'Apa yang terjadi pada putraku? Aku mohon padamu, tolong jangan ambil putraku sekarang Kami-sama. Ugh…'

Seneca yang melihat itu pun menangis dan berkata "Mama, apa yang terjadi? Apa yang terjadi pada Menma-nii?"

"Mama tidak tahu Seneca-chan…" Jawab Grayfia, kemudian dia berkata "Kita berharap saja semoga kakakmu tidak kenapa-napa."

Kembali pada Menma… Issei pun melihat Menma dengan tatapan sulit diartikan. Dia tidak mengerti kenapa Menma menolongnya… Bukannya dia membencinya karena fikirannya yang terlalu vurgal tentang bibinya, dan perkataannya pada quenn dan bishopnya kemudian dia menangis dan berteriak pada Menma.

"Kenapa kau menolongku, HAH! BUKANNYA KAU MEMBENCIKU!" Teriak Issei.

"A-Aku tidak membencimu…" Balas Menma, kemudian dia melanjutkan "Aku hanya tidak suka jalan pikiranmu yang melakukan sesuatu deMI oppai… Ka-Karena itu aku merasa kau tidak pantas jadi pamanku karena aku takut kau menyukai bibiku hanya karena fisiknya saja. Jujur saja, saat mendengar bibiku mendapatkan seorang Sekiryuutei… Aku respect dan mengidolakanmu, tapi saat mendengar kata-kata kotor itu darimu… Respect-ku padamu jadi hilang. Kau punya kekuatan dan potensi besar Issei. Jangan hanya kau gunakan itu demi gumpalan yang kau sebut oppai itu, tapi jadilah kuat demi teman-temanmu! Gunakan semua kekuatanmu untuk melindungi teman-temanmu dan terutama bibiku, ambillah Mjollnir itu dan kalahkan dia."

Dengan kata-kata terakhir itu, Menma pun terjatuh dengan tombak yang bersarang di dadanya, dan Rias pun menahannya agar tidak jatuh ke tanah dan dia pun berteriak "Menma!"

"Hiks, bertahanlah Menma! Keponkanaku yang manis…" Ucap Rias. Dia tidak percaya bahwa dia harus melihat sosok bayi yang selalu digendongnya saat Grayfia sedang menjalankan tugasnya sebagai queen dari kakaknya, sekarat di dekapannya. Dia pun melihat Haruka, Rise, dan Asia dengan tajam dan berkata "Asia, Haruka, Rise… Cepat kesini! Aku tidak ingin kehilangan keponakanku, hiks…"

Semua hanya melihat kejadian itu dengan kesedihan mendalam termasuk tim Vali dan terutama Kuroka. Walaupun Kuroka tidak mempunyai hubungan darah dengan Menma, tapi tetap saja dia sudah mengganggap Naruto adalah pamannya jadi otomatis dia menjadikan Menma sebagai keponakannya. Haruka, Rise, dan juga Asia pun pergi ke tempat Menma dan Haruka mencabut tombak yang bersarang di tubuh Menma dan mulai melakukan pengobatan, tapi itu tidak berhasil.

"Rias-sama, White Magic-ku tidak bisa mengobati Menma-kun…" Ucap Haruka yang sudah menangis saat melihat wajah kaku milik Menma dan membuat mereka shock

Issei yang melihat kesedihan Rias dan juga Haruka serta pengorbanan Menma pun mengambil Mjollnir dan berkata pada Loki "Akan kubunuh kau dan akan kubalaskan dendam Menma padamu, LOOKIII!

Rias pun hanya bisa melihat Issei yang melesat ke arah Loki dengan Mjollnir-nya, kemudian dia berkata pada Haruka "Apa tidak ada cara lain?"

Haruka pun hanya menundukkan kepalanya, tapi Iriana pun mendekati mereka dan berkata "Aku mempunyai sebuah cara tapi jangan hentikan aku sampai aku selesai…"

"Kalau itu yang terbaik untuk keponakanku itu…" Ucap Rias, kemudian dia melanjutkan "Lakukan saja, Iriana-sama…"

Iriana pun mendekati Menma, tapi mereka terkejut saat melihat tiba-tiba Iriana menciumnya dan membuat Kiba menatap Menma dengan cemburu dan Haruka dan Rise pun membatin 'D-Dia mencium, Menma-kun… / Menma…'

'Bertahanlah Menma…' Batin Iriana, kemudian dia melanjutkan 'Semoga ini berhasil, kaa-chan…'

-Menma Mindscape(Sebelum ciuman Iriana)-

Menma saat ini terbangun dan dia terlihat di ruangan berwarna putih dan dia mengira bahwa dia sudah mati dan dia akan bertemu dengan kakek dan neneknya, tapi ternyata yang dia temukan hanya pria bercambang panjang dengan memakai ikat kepala. Orang itu pun melihat Menma dan berkata.

"Jadi kau keturunan dari reinkarnasiku…" Ucap orang itu, kemudian dia melanjutkan "Tidak aku sangka, aku bisa bertemu denganmu dalam kondisi seperti ini.'

"Keturunan? Reinkarnasi? Sebenarnya apa maksudmu ttebasa? Ucap Menma, kemudian dia menunjuk wajah orang itu dengan kesal dan berkata "Dan siapa kau?"

"Kau sama seperti aku dan orang itu ya." Ucap orang itu, kemudian dia melanjutkan "Namaku adalah Ashura Otsutsuki…"

"Ashura…" Ucap Menma, kemudian dia melanjutkan "Sebenarnya siapa kau ini dan siapa yang kau maksud dengan orang itu?"

"Aku adalah putra dari manusia berkekuatan dewa pelindung tempat bernama Elemental Nation, namanya Hagoromo Otsutsuki atau biasa disebut Rikudou Sennin." Jawab Ashura, kemudian dia melanjutkan "Orang yang aku maksud adalah Hashirama Senju dan juga ayahmu, Naruto Uzumaki… Mereka berdua adalah reinkarnasiku"

'Tou-chan adalah reinkarnasi dari orang berkekuatan besar ini?' Batin Menma yang merasakan tekanan chakra yang dimiliki oleh orang didepannya itu sangat besar dan dia bisa mengendalikannya dengan baik, tidak seperti dia. Kemudian dia melihat Ashura dan berkata "Jadi kenapa kau memanggilku?"

"Apa kau membutuhkan kekuatan untuk membantu teman-temanmu?" Tanya Ashura.

"Huh…"

"Aku tanya sekali lagi…" Ucap Ashura, kemudian dia melanjutkan "Apa kau membutuhkan kekuatan untuk membantu teman-temanmu?"

"Kenapa aku?" Tanya Menma.

"Karena kau dan juga anak dari Sasuke Uchiha yang merupakan reinkarnasi dari kakakku, Indra itu spesial." Jawab Ashura, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak menyangka bahwa kau dan dia lahir dengan setengah kekuatan yang diberikan ayahku kepada ayahmu saat perang besar di dunianya dulu sebelum bertemu dengan ibumu meskipun tidak sekuat ayahmu karena ayahmu belum meninggal."

"A-Aku…" Ucap Menma, kemudian dia melanjutkan dengan tekad yang sudah bulat "Ya… Aku membutuhkan kekuatan untuk melindungi semua teman-temanku dan juga bibiku."

"Kalau begitu…" Ucap Ashura, kemudian dia menekan perut Menma dengan kelima jarinya dan berkata "Kai!"

"Arrrrgggggghhhhh!" Teriak Menma, kemudian dia berkata "A-Apa yang kau lakukan?"

"Aku membuka segel yang mengunci setengah kekuatan Six-Path yang diberikan pada ayahku yang mengalir dari dalam tubuh ayahmu ke tubuhmu, Menma." Jawab Ashura, kemudian dia melanjutkan "Aku dan Indra menyembunyikan segel ini dari kedua orang tua kalian, jadi wajar saja jika Naruto dan Sasuke tidak tahu-menahu tentang segel ini."

Menma pun diselimuti aura berwarna kuning yang kemudian membentuk jubah chakra dengan motif beberapa Magatama di kerahnya dan juga beberapa motif berwarna hitam(AN: Sama kaya Bijuu Mode Naruto tapi milik Menma lebih simple.). Dia pun melihat itu dan berkata "Apa ini?"

"Itu adalah Ashura Mode…" Ucap Ashura dengan bangga, kemudian dia melanjutkan "Kau bisa bilang itu mode terkuatmu… Tapi masih kalah kuat dengan mode terkuat ayahmu, Rikudou Senjutsu Mode. Tapi kau hanya bisa menggunakan ini satu kali saja."

"APAA! Cu-Cuma satu kali? Lalu untuk apa kau memberikan kekuatan ini?" Tanya Menma.

"Aku tidak memberikan kekuatan itu…" Jawab Ashura, kemudian dia melanjutkan "Kekuatan itu adalah pecahan dari kekuatan terbesar ayahmu yang mengalir di tubuhmu saat kau lahir. Sekarang pergilah, sepertinya ada banyak orang yang menunggumu untuk sadar. Tapi kau harus ingat ini, kau bisa dengan bebas menggunakan jurus ini setelah kau menguasai Senjutsu… Karena Senjutsu milikmu akan bersinkronisasi dengan mode ini seperti ayahmu dulu…"

"Arigatou, Ashura-jiji…" Balas Menma dan tempat itu pun berubah menjadi gelap gulita.

Menma pun membuka matanya dan dia terkejut saat melihat gadis dengan surai rambut berwarna kuning sedang menempelkan bibirnya di bibirnya. Dia pun tambah terkejut saa mengetahui bahwa orang itu adalah anak dari bos ayahnya sendiri, Iriana Liliana Strife. Putri hybrid elf dan human yang bernama Leon Strife dan Lily Trina. Kemudian wajahnya pun memerah padam dan dia pun membatin.

'Aku dicium Iriana-sama… Mimpi apa aku semalam?' Batin Menma, kemudian dia teringat sesuatu dan membatin 'Tapi Haruka dan Rise kan ada disini… Aku mati! Aku mati! NOOOO!'

Iriana pun melepaskan ciumannya saat melihat luka-luka Menma telah menutup, kemudian Menma pun berkata "Iriana-sama… Kenapa kau menciumku?"

"Menma!" Teriak Iriana yang sudah membenamkan Menma di dadanya yang berukuran sedang, kemudian dia berkata "Aku senang kau tidak kenapa-napa? Terima kasih kau telah mengabulkan doaku, Ya Tuhan…"

"Ukh…"

Iriana pun melihat para iblis memegang kepala mereka yang kesakitan termasuk Menma, kemudian dia berkata "Maaf… Aku tidak sengaja."

"Tidak apa-apa…" Balas Menma, kemudian dia melihat Iriana dengan serius dan berkata "Tapi kau belum menjawab pertanyaanku, lho…"

"A-Aku men-menciummu ka-karena aku menyalurkan Spirit Power yang kumiliki untuk men-menyembuhkan lukamu Menma." Jawab Iriana dengan gugup, sepertinya sifat pemalu yang dia warisi dari ibunya sudah mulai keluar lagi.

'Syukurlah…' Batin Rise, Haruka, dan juga Yuuto

Sedangkan Menma yang mendengar itu pun berkata tanpa sadar "Sepertinya aku telah berharap terlalu jauh ya?"

"APA MAKSUDMU BICARA SEPERTI ITU MENMA-KUN! KAU MAU KUBAKAR DENGAN IFRIT YA!" Teriak Haruka dengan kesal saat mendengar ucapan Menma.

Menma pun merinding karena perkataan Haruka, kemudian dia melihat Issei dan berkata "Aku harus membantu Issei…"

Menma pun menggunakan Ashura Mode miliknya dan semua-nya pun terkejut dan Sasuke yang sedang bersama Naruto yang sudah memenangkan pertarungan dengan Fenrir pun berkata "Naruto, aura ini…"

"Tidak…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aura ini sepertinya memang sama seperti Rikudou Senjutsu Mode milikku… Tapi kekuatannya sepertinya lebih lemah daripada Rikudou Senjutsu Mode milikku…"

"Issei, aku yang akan maju terlebih dahulu dan mengalihkan perhatiannya…" Ucap Menma yang sudah muncul disebelah Issei dengan cepat dan membuat Rias teringat dengan Hiraishin tanpa segel dari Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau gandakan kekuatan Mjollnir ditanganmu dengan [Boosted Gear] milikmu…"

"Kau yakin?" Tanya Issei.

"Aku yakin…" Jawab Menma, kemudian dia melanjutkan "Kalau yang kau maksud lukaku jangan khawatir. Iriana-sama sudah menyembuhkanku tadi."

"Dengan ciuman?" Kau sama saja sepertiku Ero-Shinobi…" Ucap Issei dengan memberikan tatapan meremehkan.

"Kau sendiri? Mencapai Balance Breaker dengan cara memencet puttng bibiku…" Ucap Menma yang sudah mendeathglare Issei, kemudian dia melanjutkan "Kau yang terburuk, Chichiryuutei…"

'Mereka masih bisa bertengkar seperti itu disaat seperti ini?' Batin Rias dan yang lain sweatdrop akan pertengkaran Issei dan Menma

"Kau hampir mati tadi…" Ucap Loki yang merasa diabaikan pada Menma, kemudian dia melanjutkan "Kau seharusnya mati saja tadi… Jadi kau tidak melihat dimana teman-teman dan keluargamu mati di tanganku."

"Aku juga seharusnya sudah mati kalau tidak ada yang menyelamatkanku tadi…" Ucap Menma, dan wajah Iriana pun memerah karena ini. Kemudian dia melihat Loki dan berkata "Dan juga dialam bawah sadarku, ada seseorang yang memberikanku kekuatan meskipun hanya bisa aku bisa pakai sekali. Bagus kan, huh? Kalau begitu, aku akan mencoba kekuatan ini sekarang…"

Wuuuuuussssshhhh

Braaaaaakkkkkk

Buaaaaaaakkkkk

Buaaaaaakkkkkk

Buaaaaaakkkkkk

'Apaaaa!' Batin yang lain saat melihat kecepatan Menma meningkat beberapa kali lipat dari kecepatan seorang Knight seperti Roxas atau Yuuto dan terus menyerang Loki dengan pukulan dan tendangan yang juga kekuatannya bertambah berkali-kali lipat.

"Ohok!" Ucap Loki yang memuntahkan darah segar dari mulutnya, kemudian dia membatin 'Darimana kekuatan anak ini berasal… Kenapa kekuatan dan kecepatan bertambah berkali-kali lipat dalam waktu singkat?'

"Tidak aku sangka, kekuatan yang aku dapat dari Ashura-jiji memang hebat…" Ucap Menma yang mengepalkan tangannya dan membuat Toneri, Sasuke, dan terutama Naruto terkejut.

'Ashura…' Batin mereka bertiga, kemudian dia melanjutkan 'Apa aku tidak salah dengar?'

"Tapi sayang aku hanya bisa menggunakan kekuatan ini satu kali saja sampai aku menguasai Senjutsu dan mengsinkronisasikannya denganAshura Mode ini, jadi aku tidak boleh menyia-nyakan kesempatan ini." Ucap Menma, kemudian tubuh dia pun berubah menjadi monster berkepala tiga dengan 6 tangan.

'Itu dewa agama Hindu, Asura!" Teriak Odin dan Rossweisse.

Menma pun kemudian membuat dua Rasengan proyektil ditangan monsternya, yang satu adalah Hyoton: Rasenshuriken yang diajarkan ayahnya dan yang satu adalah tekniknya sendiri, Hyouton: Dai Rasenringu. Dia pun melihat Loki dan melemparkannya "Rasakan ini, Loki… Hyouton: Rasenshuriken! Hyouton: Dai Rasenringu!"

Boooooooooommmmmm

"Issei! Sekarang!" Teriak Menma yang sudah kembali dengan mode normalnya karena kekuatan yang dimilikinya sudah habis.

"Boost!" Teriak Issei dan kekuatan Mjollnir pun bertambah berkali-kali lipat dan Issei pun memukulkan palu itu ke tanah tempat Loki berada.

Booooooooooommmmm

Ledakan itu menimbulkan asap yang sangat tebal dan yang terlihat hanyalah Menma dan juga Issei yang sudah kembali ke wujud normalnya dan Loki tidak terlihat sama sekali alias mati. Odin yang melihat itu pun berkata dengan tersenyum "Sepertinya mereka berhasil, Azazel."

"Kau benar…" Balas Azazel, kemudian dia melanjutkan "Sepertinya generasi muda yang kita punya bisa membuat perdamaian di tanah yang penuh konflik dan perang ini. Hyoudou Issei sang Sekiryuutei, Vali Lucifer sang Hakuryuukou, dan juga Menma Uzumaki… Sang Half-Devil Shinobi. Dan yang lain juga…"

-To Be Continued-

AN: Ok pasti banyak yang bertanya kenapa Menma bisa memakai mode seperti Naruto. Disini ane buat mode terkuat Menma, Ashura Senjutsu Mode beda sama Rikudou Senjutsu Mode. Ashura Senjutsu Mode itu cuma percampuran chakra Senjutsu Menma saja dan juga seperuh chakra Ashurayang ada ditubuhnya saat Naruto berhubungan dengan Grayfia sedangkan Rikudou Senjutsu Mode adalah pencampuran Senjutsu, chakra para Bijuu, dan chakra Ashura yang diberikan Hagoromo kepadanya. Jadi mode ini lebih lemah daripada Rikudou Senjutsu Mode. Jadi chap ini sudah selesai dan yang ingin baca mohon dibaca dan direview ya… Jangan cuma Next. Dan kalo ada yang nanya tentang fic ane yang lain, PM Facebook ane selalu terbuka untuk kalian. Kenapa di FB? Karena saya jarang buka PM di Fanfiction Net jadi yang suka bertanya di review harus nunggu jawaban dari saya sampe fic ane update. Kalo kalian yang penyabar sih tidak masalah tapi yang tidak sabaran dan selalu menuntut jawaban quick and fast, tidak ada salahnya kan menuruti saran dari saya

Harem:

Menma Uzumaki: Haruka Suzumiya, Iriana Liliana Strife, Rise Kujikawa, Seekvaira Agares, and (Indra Reincarnation beside Sasuke in this fic. Guess who?)

Issei Hyoudou: Rias Gremory, Akeno Himejima, Xenovia Quarta, Asia Argento, Irina Shidou, Koneko Toujou, Ravel Phenex.

Menma Peerage Power:

Menma Uzumaki: Kage Bunshin, Rasengan and his variant, Chakra Chains, Hiraishin no Jutsu(On-Coming), Senjutsu(On-Coming), etc

Haruka Suzumiya: Necro Magic(Jarang digunakan karena jurus ini hanya untuk memanggil orang mati dan diinterogasi), Black Magic, White Magic, Summon Magic, Time Magic

Rise Kujikawa: Persona(Healer, Support, and Sensor)

Yoko Belnades: Heal Rain, Ice Shower, Supernova, Sealing Technique(Not Fuinjutsu), etc.

Gene: God Hand, Devil Hand

Roxas: Reaction Command, Dual-Wield Keyblade, Drive Form(Valor Form, Wisdom Form, Limit Form, Master Form, Final Form)

Edge: Sacred Gear [Mana Blade](Normal Mode, Jiptus Mode, Plua Mode, Fanatos Mode, and Luplus Mode)

Nell Ellis: Sacred Gear [Mana Blade](Normal Mode, Siren Mode, Diemia Mode, Nymph Mode, Faustus Mode)

Homura: Stealth Kill, Cover, and Ninjutsu(On-Coming)

Alucard: Hellfire, Soul Stealer, Summon Spirit, Tetra Spirit, Familiar Card, Sword Brother(With Sword Familiar), Transform(Wolf, Bat, and Mist)

Review:

Uzukage1:

Meskipun banyak tapi yang lawan Loki cuma kumpulan anak-anak yang mempunyai kemampuan tidak biasa. Bukan kaya Sirzech, Naruto, atau Sasuke… Jadi dia enggak akan butuh bantuan. Dia punya mata punya Shin palsu bukan Sarada

Axis Artelion:

Alah, punya ente juga bagus vroh. Kapan lagi ane liat fic Naru bersikap dingin sama Grayfia kayak Fire & Ash. Loki disini masih terlalu tangguh untuk dilawan tanpa Mjollnir, jadi untuk apa bala bantuan.

Kurotsuki Evan-kun:

Kata Sasuke, Rossweisse lebih berhak dengan Uchiha seperti dirinya vroh. Yang SasuRoss bisa jadi kaya SasuXeno, tapi who knows? Ane memang bikin tuh orang berdua suka begitu, di chap ini juga begitu entar. Menma nyaris mati, Menma ngebuka Ashura Mode… Tapi cuma satu kali sama adu bacot Issei sama Menma. As always…

OneKyuuChan:

Karena Sarada bakal muncul dan jad pair Menma di akhir-akhir.

Lala:

Yo! Yo! Udah update nih sama sekuel Devil Hunter udah rilis… Kalo mau baca, baca aja… Namanya Ultimate Team Arc 2: The New Adventure.

Damrieo:

OC itu, kalo mau tahu baca aja fic ane yang Dragon Nest: Origins… Ane ngambil tuh char dari fic itu.

Ayub Pratama 792:

Dia jadi pair Menma di akhir-akhir, abis kalah dari battle Ashura-Indra sama Menma dan ingatannya pulih karena segel yang menyegel ingatannya dimatikan sama Menma.

Grand560:

Iya lah, kan dibawa sama Orochimaru.

Maulana59:

Peran utama fic ini bukan hanya Naruto… Tapi Naruto-Menma(Reinkarnasi Ashura) sama Sasuke-Sarada(Reinkarnasi Indra). Tapi Sarada belum muncul karena dia jadi kartu AS Orochimaru entar. Dan juga ini masih Arc Menma untuk nyari anggota peeragenya kan? Kalo anda inget… Soalnya Menma tinggal satu bidak lagi.

Aditya Pratama 081131:

Mungkin chap depan bisa chap khusus buat Seneca.

Arceus99:

Ane udah ada pilihan sendiri...

Michael Gabriel 455:

Tapi nanti ada flashback tentang Kai? Inget kan… Ceritanya dia jadi orang yang pertama dicintai Iriana tapi dia mati karena sesuatu hal dan nanti Menma membuatnya teringat pada Kai karena Menma(Shinobi)/Kai(Assassin).

Namikaze Naruto:

Bagus lah kalau anda setuju… Kayaknya agak risih aja kalau Iriana sama Yuuto kaya di Old Version. Nanti Tsubaki gimana?

Ashalim31:

Tapi saya tidak kenal fandom itu, bye…