I Wanna Get You
~Twentytwo Chapter~
Main Cast : Byun Baekhyun (18)
Park Chanyeol (20)
Support Casts : Oh Sehun (19)
D.O Kyungsoo (18)
Zhang Yi Xing (18)
dll
Romance Humor
Warning : Typo dll, gj, garing :3
.
.
Start!
.
.
Baekhyun berlari dengan sangat cepat, hal yang wajar karena memang ia salah satu pelari terbaik di sekolahnya. Ia menghiraukan orang yang sedang membicarannya karena sudah membuat kebisingan. Air mata Baekhyun mengalir dengan sangat deras, ia sungguh sakit hati, ia bukan yang pertama untuk Chanyeol
"Baek! Kumohon berhenti!" Baekhyun menoleh kebelakang, Chanyeol masih sedikit jauh dari tempatnya sekarang, Baekhyun mempercepat larinya untuk menuju pintu keluar kantor Chanyeol dan segera menuju mobilnya
"Kim ahjussi, tolong cepat! Aku mohon!" Baekhyun sudah berhasil masuk ke dalam mobilnya, Kim ahjussi sontak langsung menancap gas saat melihat Baekhyun yang seperti baru saja dikejar anjing galak. Baekhyun menunduk dan menggenggam handphone hitam milik Chanyeol dengan tangan bergetat
Chanyeol melihat kepergian Baekhyun dengan sedih, Baekhyun salah paham lagi padanya, hal yang susah untuk membuat Baekhyun seperti biasa, apalagi beberapa jam lagi ia harus terbang ke Jepang
Flashback
"Tetapi ada syarat yang harus kau penuhi" Chanyeol menghentikan kegirangannya karena suara ayahnya yang mengintrupsi, Chanyeol kembali pada sikap tenangnya dan menatap ayahnya
"Apa yang harus aku penuhi pa?" Tanya Chanyeol, sebetulnya Chanyeol sedikit takut, jika syarat yang diajukan akan aneh aneh
"Sekitar jam 10 kau akan terbang ke Jepang untuk mengolah perusahaan papa disana hingga sukses" Chanyeol membulatkan matanya
'Tidak lagi' Batin Chanyeol. Ia mendengus sebal, karena klien di Jepang sunguh sungguh cerewet, dan terkadang Chanyeol tidak mengerti apa yang dikatakan klien klien ayahnya yang berada di Jepang
"Ini pasti sungguh berat. Tapi jika kau ingin mendapatkan Baekhyun, maka ini satu satu jalannya" Kali ini bukan suara ayahnya yang terdengar. Melainkan suara ayah dari gadis cantik yang ingin ia tiduri tadi pagi
"Ya, akan saya lakukan" Tidak ada pilihan lain, susah sekali untuk mendapatkan perasaan dengan perempuan lain, dan Baekhyun lah satu satunya gadis yang berhasil membuatnya bertekuk lutut dan menyatakan kalah akan pesona dari Baekhyun
Flasback end
Chanyeol membuah nafas beratnya dan kembali berjalan masuk menuju kantornya, hari ini sungguh hari yang membahagiakan sekaligus menyedihkan bagi Chanyeol, baru saja ia meloncat bahagia karena mendengar jika ia dan Baekhyun ternyata sudah di jodohkan. Dan sekarang? Ia berkeringat karena berlari mengejar gadis yang ia cintai sedang marah dan kecewa padanya.
"Bad day ever" Desah Chanyeol saat memasuki ruangannya yang berisi Sehun yang tengah duduk dengan kepala yang ia tundukkan
"Maafkan aku" Sehun bangkit dari duduknya dan menghampiri Chanyeol dengan wajah yang terlihat menyesal
"Bukan salahmu, ayolah, ini yang sudah di takdirkan tuhan" Chanyeol merangkul Sehun
"Astaga, aku mengacaukannya" Sehun memeluk Chanyeol dengan matanya yang berkaca kaca. Chanyeol terkekeh pelan, bayi besar ini tidak berubah, masih saja menangis jika ada masalah yang ia timbulkan
"Dasar cengeng" Chanyeol melepaskan pelukan Sehun, dan menjitak kepala Sehun dua kali yang membuat mereka berdua tertawa
Selama pelajaran berlangsung Baekhyun hanya murung, ia tidak peduli apa yang tengah di bicarakan oleh guru Lee, pikirannya dipenuhi oleh lelaki kantoran yang sudah membuat bibirnya tidak perawan lagi.
Alis Baekhyun berkerut, apa benar Chanyeol sudah melakukannya terlebih dahulu? Sebenarnya Baekhyun sedikit tidak menyangka Chanyeol sudah melakukan hal dewasa seperti itu, tapi apa yang dikatakan Chanyeol saat di ruangannya menjelaskan
"Byun Baekhyun! Coba sebutkan contoh hewan gastropoda!" guru Lee menyebut nama Baekhyun dengan sangat lantang, otomatis beberapa pasang mata menatapnya dengan pandangan 'Cepat jawab'
"Siput air, remis dan bekicot saem" Baekhyun berdiri dan menjawab pertanyaan guru Lee dengan benar. Walau dirinya sedang melamun, ia tetap mendengar apa yang ia katakan, dan dengan mudah Baekhyun menjawab
"Tepat sekali. Tapi nona Byun, aku harap kau melupakan seluruh masalahmu dan fokus pada pelajaran hari ini, walaupun kau pintar, setidaknya hormati guru yang sedang berbicara" Baekhyun membungkukkan tubuhnya, dan duduk kembali, rasa badmoodnya bertambah semakin menjadi jadi
"Baek, ada apa denganmu? Tidak biasanya" Kyungsoo yang berada di sebelah Baekhyun, setengah berbisik untuk bertanya, ada apa dengan sahabatnya satu ini
"Nanti saja aku ceritakan kyung" ujar Baekhyun lemas
"Ah baiklah"
"Aku sudah berpacaran dengan Chanyeol oppa" Baekhyun menggenggam erat handphone Chanyeol yang terbawa dengannya
"ASTAGA! CHUKAEE BAEKHYUNNIEE" Yixing dengan semangat memeluk sahabatnya dengan erat.
"Tak kusangka kau akan berpacaran Baek" Kyungsoo ikut memeluk Baekhyun dengan erat. Tetapi Baekhyun masih menunduk dengan lesu, kedua sahabatnya yang melihatnya langsung mengerutkan alisnya. Bukannya seharusnya Baekhyun senang?
"Baek? Mengapa lesu seperti itu?" ujar Yixing
"Bukannya seharusnya kau senang? Apa ada masalah?" Ujar Kyungsoo mengelus pundak sempit Baekhyun perlahan, Baekhyun sedikit terisak
"Kemarin aku menginap di apartemen Chanyeol oppa kyung, xing. Banyak hal terjadi disana, bahkan aku sempat hampir bercinta dengan Chanyeol oppa tadi pagi, tapi Chanyeol oppa menerima panggilan dari kantor jika ia harus kesana segera. Lalu aku melihat handphonenya tertinggal, jadi aku berinisiatif untuk mengembalikannya ke kantor Chanyeol oppa. Tapi saat aku mengembalikannya, Chanyeol oppa berkata jika ia sudah memasukinya, saat aku mendengar itu, aku langsung berlari keluar kantornya dan langsung berangkat kesekolah tanpa mendengar penjelasannya. Aku bukan yang pertama untuk Chanyeol Kyung, Xing. Aku takut jika aku hanya pelampiasan" Baekhyun mulai menangis, pipinya basah karena deraian air matanya yang terurai keluar dari sepasang matanya yang indah
"Sebaiknya kau dengar dulu penjelasannya Baek, mungkin saja memasuki rumah hantu atau apa" ujar Yixing lembut, agar tidak meluapkan emosi Baekhyun
"Tidak Xing!! Mana mungkin?!" Baekhyun semakin menyuruh air matanya keluar dengan deras
"Baek, apa yang dikatakan Yixing benar, bisa saja tidak memasuki yang seperti kau pikirkan, bahkan Chanyeol baru melakukan first kissnya bersamamu, mana mungkin ia sudah melakukan hal yang senonoh seperti itu?" Ujar Kyungsoo, Baekhyun tidak ingin menjawabnya, memang benar jika perkataan Yixing dan Kyungsoo benar, tapi mengapa perasaannya mengatakan Chanyeol sedang berkhianat padanya?
Chanyeol mengemasi baranya yang ada di rumah tuan Byun dengan berat hati, ia harus meninggalkan Baekhyun dengan rasa salah paham yang masih di simpan Baekhyun, jika seperti ini, bisa bisa Baekhyun akan benar benar menganggapnya bajingan atau apalah.
"Chanyeol? Sudah semuanya?" Ujar Tuan Byun di ambang pintu kamar tamu
"Ya, sudah semuanya abeonim" Chanyeol tersenyum, ia sudah berani memanggil tuan Byun dengan sebutan ayah, dan itu membuat Chanyeol semakin merasa dekat dengan calon mertuanya ini
"Baekhyun beruntung memilikimu, Chanyeol. Jika tidak ada kau, mungkin saat ini Baekhyun masih saja bermain dengan anak anak di kompleks ini, ia sungguh tidak ingin lelaki asing berbicara dengannya. Entah angin apa yang memasuki dirinya, ia mau berbicara dengan mu. Terimakasih" Ujar Tuan Byun menepuk punggung kokoh milik Chanyeol
"Ah tidak abeonim, saya yang beruntung memiliki Baekhyun" Chanyeol tersenyum dan dibalas senyuman dari tuan Byun
"Cha, sudah hampir jam 10 sebaiknya kau bergegas Chanyeol" Ujar tuan Byun
"Baik abeonim, semoga Baekhyun tidak terlalu merindukan saya ㅋㅋㅋ" Ujar Chanyeol membungkukkan tubuhnya dan berlalu masuk kedalam mobilnya, dan melesat keluar dari kediaman keluarga Byu.
"Pasti dia akan merindukanmu, calon menantu tampan ku" Ujar Tuan Byun melambaikan tangannya untuk kepergian Chanyeol menuju Jepang
TBC
Haii readersss, makin rame aja hehe, makasih btw untuk komentar kalian, terimakasih banyakkkkk
