Sementara itu Jummyeon yang hendak memarkirkan mobilnya di pelataran parkir di belakang klub, salah mengambil jalan dan masuk ke sebuah gang. Ia lalu memundurkan mobilnya untuk keluar dari gang itu. Namun, ia menemukan seorang laki laki dan wanita sedang berbincang bincang di tempat terpencil di dalam gang itu. Wanita itu tidak berpenampilan santai seperti sedang berjalan jalan di sepanjang jalan, melainkan menggunakan gaun seperti hendak pergi ke sebuah pesta. Begitu memperhatikannya, junmyeon merasa tidak asing dengan wanita itu. Ia pun melongokan kepalanya supaya bisa melihat sosok wanita itu dengan jelas. Wanita itu ternyata adiknya, Ye ri.
Pertemuan di klub sudah hampir dimulai. Sedang apa wanita itu disini ? Lalu... siapa laki laki itu?? Junmyeon mengamati laki laki itu dengan cermat. Akhirnya ia berhasil mengingat laki laki yang bersama adiknya itu.
Ia adalah Sang Hyuk, Putra bungsu keluarga Eun. Laki laki yang terkenal memiliki prilaku buruk. Kabar angin mengatakan bahwa laki laki itu terjerumua obat obatan terlarang dan melakukan seks bebas dengan banyak wanita di luar negeri yang akhirnya sampai ke telinga orang tuanya dan Sang hyuk diseret pulang paksa oleh orang tuanya. Namun, meski sudah kembali, rumor tentang dirinya yang tidak bisa berhenti mengonsumsi obat obatan dan berpindah pindah rumah sakit masih hangat terdengar disana sini.
Kenapa Ye ri menemui laki laki seperti itu ?? Mungkinkah Ye ri juga mengonsumsi obat obatan ? Tidak mungkin. Sepengetahuan Junmyeon, adik tirinya itu adalah sosok yang bisa mengendalikan diri. Tapi kenapa ia menemui laki laki itu di sudut yang tidak terlihat orang lain ??
Junmyeon merasa curiga pada kedua orang itu dan hendak memanggil Ye ri. Akan tetapi, keduanya telah menghilang ke belakang bangunan itu. Sesaat Junmyeon tediam di tempat itu, sebelum kemudian ia masuk ke klub.
Berbeda dengan pintu masuk klub pada umumnya, bagian dalam klub itu begitu luas dan mewah.
"Halo, Seung won ssi.."
"Ah, halo..."
Baekhyun menjawab salam Junmyeon.
Junmyeon adalah teman dekat chanyeol. Berbeda dengan chanyeol yang dingin. Junmyeon adalah sosok yang selalu terlihat ramah dan ceria, sayangnya ia berbeda sekali dengan adiknya Ye ri si rubah betina. Begitu Baekhyun menyebutnya. Bagaimanapun Baekhyun tak bisa membenci sahabat dari chanyeol.
"Ini Kim Yoona, Tunanganku."
Baekhyun mengenali wanita yang diperkenalkan sebagai Tunangannya. Ia pernah memperbaiki gaunnya yang robek ketika mereka pertama kali bertemu di depan toilet beberapa waktu lalu.
"Seun won eonni, senang bertemu dengan mu Eonni." Yoona tersenyum dan bersikap ramah pada baekhyun.
"Senang bertemu denganmu, bagaimana kabarmu?"
"Aku baik Eonni, senang sekali bertemu dengamu lagi disini."
"Tak perlu sungkan." Junmyeon, Yoona, Baekhyun dan chanyeol tengah asyik berbicara ketika seseorang menyela dalam pembicaraan.
"Chanyeol oppa, bagaimana kabarmu?"
Entah sejak kapan ye ri ada di dekat mereka. Wanita rubah itu menghampiri mereka dan tersenyum berlebihan.
Dasar wanita rubah ! Kau memang selalu pandai merusak suasana dan menggunakan kesempatan dengan baik. Baekhyun melihat sekilas kepada Ye ri. Lalu dengan seolah olah menganggap baekhyun manusia tembus pandang, ia menggandeng chanyeol dengan santainya lalu menarik narik laki laki itu agar menjauh dari baekhyun. Chanyeol melepaskan lengannya dari tangan Ye ri dengan dingin. Ia lalu menatap istrinya, berharap wanita itu tidak salah paham.
"Malam ini banyak yang harus aku bicarakan dengan istriku, jadi berhentilah berusaha menjauhkan aku darinya."
chanyeol berbicara dengan nada dingin pada Ye ri, kemudian ia berjalan mendekati istrinya lalu merangkul bahu wanita itu dan membawanya ke ruangan pojok di tempat itu.
Chanyeol membawakan baekhyun makanan dan mengobrol ini itu dengan istrinya.
"Coba minum ini, ini house wine rasanya enak."
"Aku lebih suka minum juice."
"Juice ?"
"Hahaha... iya itu lebih segar dan menyehatkan."
Aduh !Baekhyun tidak sengaja menjatuhkan gelas sampanye. Minuman itu berceceran di atas meja ia mengelapnya dengan serbet namun cairan itu terpercik ke atas gaun baekhyun, ia lalu mencari tas nya namun ia baru sadar bahwa ia meninggalkan tas nya di rumah. Ia meletakkannya di atas meja rias.
"Haduh, bagaimana ini.. tas ku tertinggal di rumah.."
"Pelayan !" Begitu chanyeol memanggilnya, pelayan itu segera menghampiri meja mereka dan membersihkannya hingga bersih.
"Apa ada barang yang kau butuhkan di dalam tas ?"
"Hanya make up dan beberapa benda tidak begitu penting. Karena sebelum berangkat kau tiba tiba berkata seperti itu... sepertinya kesadaranku menghilang saat itu."
Baekhyun berkata dengan pelan dan mukamya memerah. Chanyeol pun merasa malu dan berdehem. Setelah selesai makan malam, chanyeol pamit sebentar untuk menemui teman temannya, meninggalkan baekhyun sendirian. Baekhyun yang sendirian terdiam dan terkunci dalam pikirannya.
Bagaimana cara mengatakan pada chanyeol kalau aku bukan seung won, bahwa roh ku sebenarnya adalah laki laki, apa dia akan percaya ? Dari mana aku harus memulainya ? Apa dia akan bisa menerimaku.
Pikiran baekhyun menjadi rumit gara gara memikirkan pengakuannya. Saat itu, seorang wanita yang baru pertama kali dilihatnya mendekatinya dan baekhyun kebingungan melihat wanita itu.
"Seung won ssi, lama tidak bertemu"
siapa dia ? sepertinya dia mengenal seung won Noona.
"Ah, ya..."
"Para wanita sedang berkumpul di sana. Kau mau ikut bergabung ? Hari ini hari ulang tahunku dan sekarang acara potong kue."
Baekhyun melihat ke arah meja yang ditunjuk wanita itu. Diatas meja tersebut terdapat minuman dan kue. Seolah akan diadakan pesta ulang tahun dan di sana juga ada Ye ri dan Yoona.
"Ya, mari kesana..."
Baekyun duduk di kursi yang terlihat kosong dan ternyata di sisi kanannya sudah ada Ye ri yang duduk dengan nyaman di posisinya.
"Selamat ulang tahuuuun... Kang He in, mari bersulaaaang... !!" Suasana mulai meriah begitu petasan dinyalakan, semua berteriak dan mengajak bersulang. Baekhyun meminum segelas sampanye yang ada di hadapannya sampai habis. Namun beberapa saat kemudian tiba tiba kepalanya pusing dan terasa berat dan perasaan yang tak karuan.
Apa tadi aku salah minum ? Baekhyun yang tak tahu apa yang terjadi padanya mulai kebingungan, kesadarannya semakin hilang. Yoona melihat keadaan baekhyun yang aneh dan mulai bertanya.
"Eonni kau baik baik saja ?"
"Ng.. aku.. sedikit.."
ini aneh, lidahku seperti bergerak dengan sendirinya padahal tadi hanya minum dua gelas sampanye.Ia merasa lidah dan mulutnya terasa menggelikan saat itulah chanyeol datang dan memegang bahunya.
"Pulang sekarang ?"
Baekhyun berdiri dari tempat duduknya dan memalingkan kepalanya hingga berhadapan dengan chanyeol . Begitu melihat keadaan istrinya, chanyeol terkejut mendapati mata baekhyun yang memerah.
"Kau kenapa ? Seung won, kau sakit ?"
"Chanyeol ssi, kepalaku... kepalaku .. sakit sekali..."
Baekhyun menjawab chanyeol dengan terbata bata. Kesadaran baekhyun semakin hilang. Chanyeol yang dalam keadaan terkejut segera menarik baekhyun dalam pelukannya dan mulai menepuk nepuk pipi istrinya.
"Seung won... sadarlah..."
"Chanyeol ssi.. hehehe... chanyeol ssi... hihihi.. chanyeol ssi... aku mencintaimu chanyeol ssi.. hihihi..."
wajah chanyeol tampak kebingungan melihat baekhyun yang tertawa cekikikan sendirian, memancing orang orang disekelilingnya penasaran dengan yang terjadi pada baekhyun. Chanyeol merasa ada yang tidak beres pada istrinya itu.
"Seung won ssi, apa kau mengonsumsi obat ?".
Semua orang yang berada di sana tak ada yang menduga seperti itu. Namun, hanya Ye ri yang menyuarakan pikirannya di tengah bisik bisik orang di sekelilingnya. Lalu semua berganti dengan keheningan. Chanyeol kemudian menggendong baekhyun dan mencari tempat untuk membaringkannya.
"Sepertinya dia mengalami halusinasi, bisa sampai seperti ini.. " Chanyeol yang hendak masuk ke ruangan yang terpisah mengehentikan langkahnya dan menatap ye ri dengan pandangan menakutkan.
"Tutup mulutmu !"
"Tapi oppa, nampaknya ia mengonsumsi obat.. aku tidak salah kan.. itu memang benar kan ?"
"Bukankah sudah ku katakan untuk menutup mulutmu Son Ye ri.. "
Ye ri terkejut mendengar peringatan chanyeol, ia kini menutup mulutnya rapat dan terus mengikuti chanyeol.
"Apa aku harus memanggil dokter ?"
Junmyeon yang khawatir dengan istri sahabatnya itu mulai angkat bicara, tapi chanyeol menggelengkan kepalanya pelan.
"Sepertinya dia tidak begitu banyak meminumnya, aku akan mengawasinya sebentar lagi lalu membawanya pulang."
Baekhyun masih mengalami halusinasi, ia berulang duduk lalu berdiri dan menggeleng gelengkan kepalanya sembari menggerutu. Chanyeol hanya terdiam sementara mengawasi baekhyun, perasaannya sangat kacau.
Seung won mengonsumsi obat lagi... setelah ia berjanji tidak akan melakukannya lagi... Bagaimanapun ada yang aneh disini.. Kenapa harus malam ini, ditempat seperti ini. Seung won tidak pernah membuat onar di luar rumah sekalipun ia mengonsumsi halusinogen. Bagaimanapun kelakuannya saat ini sulit dipahami dan chanyeol pun semakin kebingungan dengan tingkah istrinya.
.
...
..
..
..
..
..
tbc yes readers, waw.. banyak yang bikin story line nya menarik yes. Giveawaynya udh mulai ya, pake hastag jgn lupa.. gomawo :)))))
