Happy new year guys *telat woi!*
Disclaimer in chapter one
Siapa kamu?
Cagalli akan membunuhnya.
Yup.
Dearka yakin seratus persen jika Cagalli tahu, dia pasti akan membunuh Dearka. Kemudian menghidupkan Dearka kembali untuk dibunuh lagi. Berkali-kali hingga Cagalli puas. Mungkin ini waktu yang tepat untuk menulis surat wasiat, dan juga surat untuk Milly.
Belum sempat Dearka menulis surat wasiat, pintu ruangan terbuka dengan paksa, dan sosok yang sedari tadi ia takuti sudah muncul.
Cagalli Yula Athha.
Dan dia terlihat siap untuk membunuh orang jika perlu, plus khawatir. Tapi dia tetap terlihat ingin membunuh seseorang. Mungkin Dearka. Sudah pasti Dearka.
"Dearka Elsman, apakah kau mau menjelaskan bagaimana ceritanya Athrun bisa jatuh dari lantai dua rumah kami dan kemudian harus menjalani operasi besar?" tanya Cagalli penuh emosi. Ia bertolak pinggang.
Dearka menelan ludah sebelum melirik Athrun yang belum sadarkan diri. "Uh, dia–"
Terdengar suara erangan dari tempat tidur, mata Cagalli dan Dearka langsung menatap sumber suara. Cagalli bernapas lega karena Athrun sudah sadar, dan Dearka bernapas lega karena dia tidak akan dibunuh oleh Cagalli.
"Hei, kau tidak apa-apa Athrun?" Suara Cagalli terdengar lembut dan penuh cinta. Berbeda dari beberapa detik yang lalu saat dia mengancam Dearka.
Athrun menatap Cagalli kemudian Dearka, lalu menatap ruang tempa dia berada sekarang, sebelum kembali menatap Cagalli. "Maaf," kata serak.
Tentu saja Athrun akan minta maaf. Hanya seorang Athrun Zala yang akan minta maaf ketika dia ingin membuat kejutan untukmu tapi malah–
"Bolehkah aku mengetahui namamu?"
–gagal. Tunggu, apa?
Dearka menatap Athrun yang sedang menatap Cagalli dengan wajah kagum dan pipi memerah, kalau tadi tidak salah dengar...
Cagalli menatap Dearka, wajahnya juga terlihat ketakutan. "Dearka, tolong jangan katakan kalau tadi Athrun bertanya siapa namaku?"
Dearka Elsman seorang detektif, demi Haumea! Dia juga mantan tentara! Tapi kenapa saat mendapatkan tatapan membunuh dari Cagalli Yula Athha, CEO dari Akatsuki Telecom, istri dari Athrun Zala dan anak angkat dari Presiden Orb, Nuzumi Nara Athha, Dearka merasa sangat ketakutan dan tidak bisa menjawab tanpa terbata-bata dan keringatan? "Uh, mungkin? Aku tidak–"
"Aku ingin mengetahui namamu, supaya aku bisa berdoa kepada Haumea agar kau menjadi milikku." Athrun memotong.
Mau tidak mau Dearka tertawa, sebab Athrun pernah mengucapkannya. Dulu, saat dia baru pertama kali melihat Cagalli. Cagalli menatap Dearka. "Ini tidak lucu, Dearka! Suamiku sendiri lupa siapa namaku!"
Wajah Athrun bersinar bahagia. "Kau istriku?"
Dearka kembali tertawa saat melihat ekspresi Athrun. Cagalli terlihat seperti orang yang baru saja makan lemon. Dia kembali melotot, membuat Dearka merasa bersalah, apalagi saat melihat wajah Athrun yang sedih karena Cagalli tidak mengacuhkan pertanyaannya. "Aku rasa Yzak terlalu banyak memberikan obat saat operasi tadi."
Jika Dearka Elsman akan mati karena Athrun melupakan Cagalli, dia akan menarik Yzak Joule, sahabatnya juga, yang tadi mengoperasi Athrun.
Jadi, beberapa hari yang lalu saia baca prompt dari tumblr, ada orang yang abis operasi terus dia lupa sama istriny. Katany based on a true story, tapi saia belum nemu videony
