Chapter 21. Unmei
Disclaimer: sayangnya takdir tidak berpihak pada Mikan dan membuat RinLen milik Yamaha dan Crypton Future Media
Kurone Ryu: suara aneh itu…. kita tanyain sama RinLennya aja deh n.n; ayo kita berkaratan bareng! Gumi saat itu sedang mencari wortel dan kacamatanya dan masuk ke lemari RinLen, dari sana dia tahu kalau mereka itu pacaran.. =w=
Kurotori Rei: bahkan dalam mimpinya Miku juga penuh dengan Rin Len dan anak-anak mereka xwx
Kiriko Alicia: yup lanjut!
Kireina Yume & Shinichi Rukia: ternyata gak Cuma Mikan yang nangis liat PV itu ya… QwQ
Shinichi Rukia: mungkin agar fansnya RinXother atau LenXother gak marah? OwO
Arrow-chan, chapter 19: masih mending daripada masih sekolah udah hamil, meski Mikan gak keberatan Rin punya miniRin/Len sih… =w=
Chapter18: Lenka, Rinto, dan mama itu Cuma ilusi Len =x=
chapter 20: yah, habisnya Cuma ini judul yang kepikiran ama Mikan =w=a
Aku tidak percaya semua yang terjadi hanyalah sebuah kebetulan. Aku percaya semua itu aku percaya takdirlah yang menyatukan kita
Saat pertama kali aku membuka mata, kau ada disana, menatapku dengan matamu yang besar, bulat, dan biru itu. Saat kau tersenyum, aku sadar kalau takdir telah menciptakan dirimu untukku.
Aku suka berbagai macam hal,musik , keyboard, gitar, ice cream, pisang, pantai, musim panas dan masih banyak lagi. Tapi kau tahu apa yang paling kusuka dari semuanya? Itu adalah rambutmu. Aku sangat menyukai rambutmu yang lembut, berwarna cerah dan beraroma buah kesukaanmu. Aku merasa sedih setiap kali kau mengeluhkan rambutmu yang tidak sepanjang rambut Miku atau tidak drill seperti rambut Teto. Karena bagiku mereka sangat indah dan pas menemani wajahmu yang putih merona itu.
Aku selalu mendengar orang-orang memperdebatkan hubungan kita. Kebanyakan orang mengatakan kita bersaudara, sebagian menyebut kita mirror image, dan banyak juga mengatakan kita tidak memiliki hubungan darah sama sekali. Aku tidak pernah mengerti dan aku juga tidak peduli dengan tanggapan mereka. Karena bersamamu, lebih penting daripada mendengar dan menengahi pertengakaran mereka.
Sejak dulu, aku sudah menanamkan sebuah janji di dalam diriku untukmu. Aku akan selalu berada disampingmu, menjaga dan melindungimu selayaknya sebarisan duri pada sebatang mawar, seperti serangga yang melindungi sarangnya, seperti 'Xiao Lang' yang menjaga 'Ying Fa'nya. Meski Void Card-Apa?
"Hey, apa maksudnya ini?"
"Ehehe, sorry, ini kertas yang bener.."
"Dasar…"
Sampai dimana kita tadi?
Oh ya!
.
.
.
.
.
?
INTINYA… aku tidak akan meninggalkanmu sendiri dan kesepian. Aku akan selalu menjagamu, baik sehat dan sakit, susah dan senang, muda dan tua, sampai takdir memutuskan untuk memisahkan kita. Dan sebagai penutup, maukah kau menikah denganku?
Yang bagian terakhirnya Mikan minta maaf. Pikiran Mikan lagi kepleset. X_X
