Reborn of The EXO Planet Legend: 12 Guardians

Chapter 20: Missing Members Return

SamKang - BimBemBom

enjoy ^^

Akhirnya Author update lagi ini ff.. Commentnya dong guyss, please I need those. Kalian kemana sajaaa? hehe ditunggu reviewnya, enjoy..


Siang telah beranjak pergi digantikan oleh cerah kelam malam. Bulan sudah menggantikan posisi matahari yang kini sudah menghilang jauh di ufuk barat. Tatapan mata seorang namja menghantar kepergian matahari dan menyambut bulan dengan perasaan sendu. Sudut hatinya sedikit berdebar, akankah penantiannya berakhir malam ini? Sesuai dengan janji yang dilontarkan Raja, hari ini anggota The Guardians yang berlatih jauh dari istana akan kembali. Yah.. Mereka akhirnya akan kembali, begitu pula dengan seseorang yang selama ini selalu ia nanti.

Kai.

"Bogoshipoyo.."

Semua penghuni istana kini bersiap di taman belakang kerajaan. Mereka semua dengan antusias menunggu kepulangan teman-teman seperjuangan mereka. Berbagai celoteh riang turut mewarnai persiapan pesta yang digagas oleh Ratu. Bermacam-macam hidangan dan dekorasi mewah menghiasi taman yang sedari awal memang sangat indah. Para Guardians pun turut mengambil bagian dengan kekuatan mereka masing-masing yang sudah berkembang pesat.

"Heii mana kayu bakarnya?" Seru Changmin yang bertugas untuk membuat api unggun.

Sang pengendali tumbuhan pun angkat kekuatan. Dengan satu hentakan, muncul gundukan kayu dan akar yang membentuk pusaran indah.

Changmin menatap puas pada susunan indah yang muncul dari tangan pengendali tumbuhan.

"Lalu bagaimana dengan apinya, Changmin-ah?" Tanya Baekhyun.

Jongdae menepuk bahu Baekhyun,
"Serahkan padaku!"

Dengan gerakan rumit, Jongdae mengumpulkan awan petir dan menyambarkannya ke susunan kayu-kayu bakar.

Dhuar!

Dengan satu sambaran saja, sudah muncul gelombang api yang indah. Api unggun pun memberi kehangatan pada seluruh bagian taman. Tak hanya kehangatan, keindahan api biru dan kayu-kayu yang tersusun apik semakin memukau malam itu.

Tak lama berselang, udara dingin yang tadinya sudah lenyap digantikan kehangatan api unggun kembali muncul. Beriringan dengan udara dingin yang semakin kuat, taman pun mulai terselimuti dengan lapisan es.

Di langit, kini muncul sebuah kereta berbentuk labu yang terbuat dari es. Kereta tersebut semakin lama semakin mendekat pada permukaan tanah istana. Siluet kereta yang indah menjadi penanda bahwa beberapa anggota The Guardians dan pelatihnya telah kembali pulang.

"Krystal !"

Sooyoung dan Suli menghambur pada orang pertama yang keluar dari kereta es tersebut.

Setelah Krystal keluar dari kereta tersebut, Jessica menjadi orang kedua yang mucul.
Kemunculan Jessica disambut dengan gembira oleh Hyoyeon.

"Ya! Sicca! Boggoshipo!"

Tak menunggu lama, Xiumin menyusul kedua pelatihnya yang sudah terlebih dahulu keluar.

"Hoaa! Uri Xiumin!"

Para Guardians dan pelatih saling menyalami ketiga orang yang akhirnya kembali dari pelatihannya.

"Woah.. Apa kalian menyiapkan ini untuk kami?" Tanya Xiumin setelah menyadari banyaknya hidangan dan dekorasi yang mewah.

"Tentu saja! Kami menyiapkan yang terbaik untuk kalian!" Seru Suho bangga.

"Kalian tahu? Kereta yang kami naiki tadi buatan Xiumin loh!" Pamer Jessica pada seluruh pelatih dan Guardians.

"Mwo?"

Seruan tidak percaya terdengar dari mereka.

"Ne! Kau harus melihat kemampuan Xiumin yang sudah berkembang pesat!" Puji Krystal.

Xiumin yang dipuji habis-habisan seperti itu memilih untuk menundukkan kepalanya. Wajahnya mulai memerah seperti kepiting rebus, kalian tahu?

Udara dingin yang tadi menghantar kehadiran kedua pengendali es kini mulai berubah menjadi hangat.. Ah, ani.. Cenderung panas malah.

Mengikuti udara dan pendaran cahaya terang, muncul seekor naga di langit. Sinar sisik merah naga menjadi penanda hadirnya pasangan pelatih dan murid yang kembali pulang.

Tak hanya itu, seekor phoenix turut menemani sang naga. Keduanya terbang beriringan menuruni langit untuk bergabung dengan teman-teman mereka di istana.

"Wah lihat itu ada burung api ! Dan..." Shindong menghentikan kata-katanya, menatap ke angkasa lebih jelas,"Naga?"

"Mwo?" Semuanya kaget mendengar penuturan dari Shindong.

"Iya benar, lihatlah."

"Tuhkan pasti ada sesuatu" kata Krystal membenarkan dirinya.

"Kriss Gege!" Tao tau jelas kalo itu Kris.

Wuzzz.. Angin terhempas kencang sekali.

"Anyeong." Jendral Kangin yang digonceng Kris menaiki naga menyapa duluan.

"Uooo apa itu naga beneran? Dan burung Pheonix?" Tanya Onew.

"Betul, lihat mereka mendapat ini di ancient land." Jelas Kangin.

"Woo.. Ancient Land ? Hebatnya." Kata Donghae.

"Kalian sudah bekerja keras," seru Raja, "ayoo.. Ini pesta untuk merayakan kedatangan kalian."

WOOT WOOT ZETT tiba-tiba ada hempasan angin kuat.

"Kai?" Chanyeol kaget saat mendapati Kai tiba-tiba muncul.

"Kyaa Taeyeon unnie digendong Kaii.. Wah apakah kalian sekarang couple?" Tanya Sooyoung bersemangat melihat Kai muncul entah dari mana dengan mengendong Taeyeon ala bridal style, mengagetkan semua orang. Yang lainnya ikut mengejek Kai dan Taeyeon.

"Apa-apaan kalian! Tidak mungkin aku dengan bocah." Kata Taeyeon lalu turun dari gendongan Kai.

"Ahh.. Kalian dari mana saja? Pria dan wanita hanya berdua pergi entah kemana, selama 3 bulan pasti ada yang terjadi dengan kalian, hayoo ngaku" Hyoyeon menggoda Kai dan Taeyeon. Kai hanya tersenyum mendengar komentar yang lain, Taeyeon pun masang muka annoyed.

Namun bagi Guardians member lainnya ini bukanlah hal yang bisa ditertawakan, mengingat Kai dan D.O itu sudah resmi jadi sepasang kekasih. Para member Guardians pun menatap kearah D.O semua, merasa bersalah dan kasihan dengan D.O.

Terlihat D.O sibuk membolak balikkan daging bbq yang sedang dipanggang, para Guardians semua tau pasti D.O mendengar kata-kata Hyoyeon dan Sooyoung, dan semua tau betapa paniknya D.O saat Kai menghilang tanpa mengabarinya 3 bulan lalu.

"Kyungsoo, sini biar kubantu" Luhan berjalan mencoba mendekati D.O, Luhan bisa melihat mata D.O memerah.

Kai pun sedang asik menyapa yang lainnya, ia melepas rasa kangennya pada yang lain.

"D.O, gwecana?" Tanya Luhan berbisik pada D.O.

"Hyung, aku mau masuk ke dalam dulu, bisakah kau melanjutkannya?" D.O tersenyum pada Luhan lalu masuk kedalam istana. Semua Guardians pun melihat kepergian D.O lalu menatap Kai. Merasa dirinya ditatap Kai pun mengerti dan segera ijin dengan yang lainnya.
"Ahh aku ingin mandi dulu. Aku masuk dulu ya, permisi Raja, Ratu." Lalu berjalan ke dalam istana.

D.O sudah berada di kamarnya, dia menopang badannya menggunakan tangannya ke meja. D.O pun merasakan sesuatu di dadanya, dia tidak tau apakah dia harus senang karena Kai sudah kembali atau harus merasa sakit, setelah kepergian tanpa kabar, begitu Kai sampai pun ia tidak menyapa D.O sama sekali, menatap dirinya saja tidak, ditambah lagi kata-kata Sooyoung dan Hyoyeon noona membuat D.O berpikir akan hal tersebut. Taeyeon noona cantik, dia sangat pintar, hebat dan juga kuat, semua orang pasti menyukai nya, setelah 6 bulan berlatih bersamanya, dan 3 bulan pergi hanya berdua entah kemana, pasti ada yang terjadi, iya kan? D.O terus terpikir hal tersebut, D.O ingin menyingkirkan pikiran-pikiran itu, tapi ia tidak menemukan alasan untuk tidak berpikiran buruk. D.O benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiran Kai, dia juga tak mengerti kenapa dia menangis seperti ini? Untuk apa? Kenapa?
"Kyungsoo.." Terdengar suara Kai di telinga D.O

D.O mengusap air matanya, dan bersikap senormal mungkin, seakan tidak terjadi apa-apa.
"Kau sudah kembali? Baguslah, kami mengadakan bbq untuk kedatangan kalian, aku akan kembali kesana, memasakkan tugasku, aku pergi dulu." D.O memberikan senyum palsu lalu menundukan kepalanya segera berjalan keluar.

"Kyungsoo.." Baru saja D.O melewati Kai, tangan D.O sudah ditahan oleh Kai, Kai menggenggam erat tangan D.O. "Hyungg.." Kata Kai lagi. "Kau marah?" Tanya Kai dengan nada lemah.

D.O pun terdiam, air mata kembali menetes, ia tidak tahan lagi. D.O melepaskan genggaman tangan Kai lalu menghadap ke Kai

"Marah? Setelah kau pergi entah kemana tanpa kau pamit kepadaku, berdua hanya dengan taeyeon noona, dan kata pertamamu kepadaku, apa aku marah?"

"Hyungg.." Kai merasa bersalah.

Wajah D.O terlihat memerah karena amarah, namun D.O tetap membuat suaranya rendah. "Kau tau berapa lama aku menunggu kabarmu? Apakah kau tau perasaanku? Mungkin aku berlebihan, tapi apakah kau juga tak berlebihan, kau pergi selama 3 bulan! Tidak, bahkan kau pergi lebih lama dari yang lainnya! 4 bulan ! Tiap hari aku melihat kalender, menanyakan pada petugas bagian penerima pesan, tiap malam aku selalu menunggu sesutu dari mu. tapi kau sama sekali tidak memberikan kabar, pergi kemana pun tidak ada yang tau. Apakah kau tau perasaanku ketika melihat Baekhyun dan Chen membaca surat dari Chanyeol-Xiumin. Bahkan Tao juga mendapat surat dari Kris. Mereka selalu dikirimkan surat tiap bulannya, mereka selalu diberikan kabar, mereka tau apa saja yang pasangan mereka lakukan. Sedangkan aku? Apa yang aku terima selama kau pergi? Bagimu aku ini siapa!" D.O meninggikan suaranya di kalimat terakhir.

"Aku tau aku keterlaluan, tapi aku tidak bermaksud menyakitimu. Aku minta maaf telah membuatmu khawatir, aku minta maaf membuatmu sakit. Aku tidak tau kalau akan jadi seperti ini."

D.O tidak tau harus berkata apa, rasa rindunya pada Kai mengalahkan rasa amarah dan emosinya, D.O jatuh kepelukan Kai. Ia melepaskan semua air mata rindunya di pelukan Kai. Terjadi jeda yang cukup panjang. Yang terdengar kini hanya isak tangis D.O. "Jongin yaa.. Jangan pernah tinggalkan aku lagi." D.O pun sedikit lebih tenang, ia lalu mengusap air matanya.

Kai menggerakan tangannya, menyentuh dagu D.O dan menaikan kepalanya.

"Hyung, ini akan jadi yang pertama dan terakhirnya aku meningalkanmu seperti ini. Aku berjanji. Maafkan aku hyung. Jeongmal Jinja neomu neomu saranghae... Kyungsoo."

Kai lalu mendekatkan wajahnya, perlahan namun pasti bibir Kai menyentuh bibir D.O.
D.O merespon ciuman Kai. Adu bibir kedua kekasih yang melepas rindu itu berlangsung lama. D.O dapat kembali merasakan bibir Kai, rasanya sudah lama sekali mereka berdua seperti ini..

D.O melepaskan ciumannya, "Nado saranghae Jongin-a" kata-kata kesukaan Kai itu keluar dari bibir D.O, rasanya sudah lamaa sekali Kai tidak mendengar kata-kata itu, Kai senang kata-kata itu tidak berubah sama sekali sejak ia terakhir mendengarnya, dan akan tetap begitu untuk selamanya.

"Kyungsoo.. Aku malas keluar lagi, aku lelah, temani aku ya?"

"Ne? Kau tidak mau bergabung dengan yang lainnya?"

"Tidak ah, aku mau disini saja bersama mu."

"Jonginn.. tak boleh begitu, yang lain sengaja sudah berkumpul menyambutmu juga, masa kau tinggal begitu saja?"

"Baiklah, tapi temani aku dulu."

"Iyaa aku pasti akan menemanimu."

"Temani aku mandi."

"Ne?"

"Sudahlah, ayoo"

"Tapi nanti setelah kita mandi pasti terkena asap bbq, nanti bau lagi."

"Tenang malem ini akan jadi sangat panjang, kita bisa mandi lagi nanti."

"Ne? Kalau gitu mandi nanti saja."

Kai selalu kalah beradu mulut dengan D.O, walaupun Kai agak bete gak bisa berduaan dengan D.O tapi ia selalu mendengarkan perkataannya.

"Baiklah, aku mengalah, untukmu kyungsoo.."

"Hihi.." D.O menyium pipi Kai dan langsung ngacir kabur keluar.

"Ahh neomu kyeoo" Kai bergumam.

"Lihat siapa yang datang!" Kata Suho.

"Sudah baikan? Cepat sekali." Kata Luhan menyambut KaiDo.

Semua Guardians ikut tersenyum dan bahagia melihat couple mereka baik-baik saja.

"Ne? Memangnya ada apa?" Hyoyeon yang gak ngerti bingung.

"Ahh.. Apakah kalian ini sudah jadian?" Tanya Sunny.

"Iya sebenernya mereka tuh udah jadi couple setelah hari pertama D.O siuman, Kai nembak D.O, sepanjang perjalanan kemarin yang Kai bicarakan selalu melindungi D.O" kata Taeyeon memaparkan semua yang dibicarakan Kai selama latihan.

D.O yang mendengar kata-kata Taeyeon tersipu malu, ternyata apa yang ia pikirkan selama ini salah, Kai memang benar-benar memikirkan dirinya.

"Wahh.. Sayang sekali, padahal aku juga tertarik dengan Kai." Kata Sooyoung mengaku. Entah bercanda atau serius.

"Yaa uniiee apa-apaan" Sulli shock dengernya.

Semua EXO Guardians pun sudah duduk bersama pasangannya masing-masing.

Kris kini memangku Tao, Lay dan Suho duduk berduaan. Chanyeol menyuapi Baekki, Chen dan Xiumin terus bercanda berdua. Luhan Sehun seperti biasa seperti orang yang sudah menikah, tak hentinya Sehun menyium Luhan tidak hanya dipipi namun juga leher, telinga dan bagian tubuh Luhan lainnya.

"Kenapa mereka sangat romantis?" Tanya Jaejoong.

"Kita juga romantis kok Jae" kata Yunho mencium Jaejoong.

Lalu yunho pun berdiri, dan naik ke atas meja kosong.

Tingg! Tingg!

Yunho memukul botol beer dengan garpu.

"Aku akan bernyanyi malam ini. Mari bersenang-senang!"

"Wooooo" semuanya bersemangat.

"Lagu ini akan kupersembahkan untuk, my only one, Jung Jaejoong" yunho mengarahkan tangannya kearah Jaejoong sambil berlutut di atas meja, dan tangan satunya ditaruh di dadanya.

"WOAAA" "kajjaaa!" "Kyeooo" semuanya bersorak mendengar kata-kata Yunho.

"Jung?" Tanya Jaejong

"Iya, Jung! Karena sebentar lagi, kita akan resmi menikah. Hiaa.. Hit It!" Yunho pun berdiri lalu siap pose menari, kemudian suara musik pun terdengarr..

"Wohooo!" "Yunho hyung is the best" "Jendral Jaejoong ! Ayo menyanyi juga" "ayo naik ke atas meja juga Jaejoong!" Yang lain pun mendorong Jaejoong agar naik ke meja, lalu Yunho mengenggam kedua tangan Jaejoong lalu memimpinnya menari dan menyanyi.

Malam itu benar-benar reuni yang sangat menyenangkan, untuk pertama kali di istana ada acara yang sangat menyenangkan seperti itu, suara canda tawa terdengar di seluruh area istana, hari pun semakin larut, setelah kenyang dan lelah semuanya pun kembali ke kamar.

"Jaljaaa..."

"Malam semua"

"Terima kasih untuk bbq nya"

"Sampai bertemu lagi"

"Anyeong.."

Setelah semua masuk kekamar masing-masing. Sesuai janji, Kai dan D.O pun mandi bersama.

Seperti malam sebelumnya, D.O masuk berendam di air hangat, sudah terlalu larut malam untuk mandi, tapi ini udah jadi kebiasaan D.O sejak kepergian Kai, iya pun kembali menikmati refreshing bermalas-malasan, bersantai seperti malam malam sebelumnya, namun kali ini terasa sangat berbeda, semuanya sama, hanya satu hal yang berbeda, namun dapat merubah semuanya.

Kai pun sudah melepaskan seluruh pakaiannya, tak ada sehelai benangpun yang berada pada tubuhnya. Ia lalu menyusul D.O masuk ke bathtub duduk di belakang D.O, menyodorkan kakinya bersentuhan dengan kaki D.O dan memeluk D.O erat dari belakang. D.O pun bersender pada tubuh Kai, airnya benar-benar sangat hangat.

"Ya kyungsoo.."

"Apa?"

"Semenjak aku pergi kau ber ejangkulasi berapa kali?"

"Ya? Pertanyaan apa itu?"

"Sepertinya kau sangat stress, lihat kantungmu terlihat mengecil, pasti spermanya kau sudah keluarkan sampai habis."

"Enak sajaa.. Kalau iya pun ini semua karena kau tau."

"Kenapa begitu?"

"Iya, bisa saja aku stress sehingga aku kesal, aku bernafsu lalu melakukan ereksi dan sperma ku keluarkan sampai habis sebagai wujud pelampiasan kekesalan."

"Kau frustasi tanganku sudah 3 bulan tidak menyentuh tubuhmu?"

D.O memerahh..

"Kau ini, memangnya kalau iya kenapa? Bagaimana denganmu? Apa yang kau lakukan dengan Taeyeon."

"Aku berkeliling planet kyungsoo.. Kau jangan curigaan begitu, aku dan Taeyeon noona hanya sekedar guru murid dan teman saja. Jangan cemberut begitu." Kata Kai lalu mencubit kedua pipi D.O yang sepertinya agak mengempes setelah 4 bulan terakhir.

"Kyungsoo aa.. Maafkan aku, kau tidak makan teratur ya? Kau pasti sangat kesal denganku." Kai melepaskan cubitannya, ia tidak berani memegang tubuh D.O.

D.O pun tersenyum, ia mengambil kedua tangan Kai lalu mengarahkan tangan Kai untuk memeluknya.
"Tentu saja aku kesal, kalau aku tidak kesal tandanya aku tidak sayang padamu." Kata D.O membuat hati Kai merasa membaik. Kai tersenyum, ia menaruh dagunya di bahu D.O

"Kyungsoo aa.. Aku merindukanmu."

"Nadoo.."

Malam itu semuanya sama, larut malam, sepinya malam, bulan yang hanya 1/4 udara malam yang sangat dingin, berendam di air hangat. Semuanya sama, persis sepperti malam sebelumnya. Namun hati kyungsoo sangat gembira, ia merasa sangat aman, semua karena kehadiran Kai. Di dalam tidurnyapun ia menikmati pelukan hangat seorang Jongin. Kini Jongin sudah pulang, Kyungsoo tak sendiri lagi, dan takkan pernah sendiri lagi.

-Next Up - kini para Guardians sudah kembali, setelah latihan berbulan-bulan, apakah mereka siap dengan apa yang menanti mereka? Saksikan kelanjutannya di next chapter, 12 Guardians going to Planet Matoki. Apa yang terjadi disana? Jangan lupa baca.-

"Kisah mengharukan sekali" Himchan terbawa suasana.
"Iya, aku ingin seperti mereka juga." Kata Daehyun.
"Hei kalian! Bersiaplah! Giliran kita akan tiba" YongGuk bersiap dengan kekuatannya.
"Tapi kabarnya kemunculan kita agak sedih loh hyung" kata Zelo membuat YongGuk down.
"Benarkah? Authorrr ! Apa yang kau lakukan?"
"Tenang, kalian akan tetep jadi Heroes kok, makanya jangan lupa baca, penasaran kan? Hehe.." Author menggoda readers.

Please reviewnya dong guysss, ff chap 20 ini dibantu my dongsaeng, BimBemBom. Berikutnya BimBemBom gak sempet aku minta bantuan. hehe.. ehh Reviewnya please, thanks

Leave Your Comment
Thanks for Reading
-TBC-