Don't go, Stay beside me
Author : Kim yurre
Title : Don't go, Stay beside me
Type : Chaptered
Genre : marriage life, romance, sad,
Rating : T
Cast: Baekyeol – Kaisoo
Other Support Cast : - Member exo
-Kristal f(x)
-Minho (shinee)
-Kangta
-Donghae (suju)
-na-eun (a-pink)
Chap sebelumnya
"yeobbo, aku baru mengingatnya sehun dia anak kita sehun punya tanda lahir di punggungnya kan? Iyakan? Kita bisa memerika tanda lahir itu di punggung sehun.. ne kita harus melihat tanda lahir itu dipunggungnya" ucap yixing semangat yang membuat suho menatapnya lekat
"ne kau benar, aku akan mencari tau alamat rumahnya besok" ucap suho yang diangguki oleh yixing
Chap 21
BRUK
Chanyeol menghempaskan tubuh kyungsoo kasar di sofa ruang tamu apartemennya, entahlah apa yang ada difkirannya sekarang ini ia merasa kyungsoo sudah menyakitinya.
"APA YANG KAU LAKUKAN DENGANNYA HAH?" teriak chanyeol murka pada kyungso
"itu bukan urusanmu" ucap kyungsoo ketus
"YA AKU SUAMIMU, BAGAIMANA BISA KAU BERSELINGKUH DIHADAPANKU?" teriak chanyeol lagi
"KAU MEMANG SUAMIKU, TAPI KAU SAMA SEKALI TIDAK MENCINTAIKU BUKAN? BEGITU SEBALIKNYA AKU TIDAK MENCINTAIMU PARK CHANYEOL JADI LEBIH BAIK KAU CERAIKAN AKU SAJA." Teriak kyungsoo tak mau kalah dengan chanyeol
Chanyeol mengusap wajahnya kasar dan tangannya sudah ia kepalkan karna mendengar ucapan kyungsoo yang begitu mengejutkan
"ceraikan aku" ucap kyungsoo kini air matanya sudah terjatuh dipipi cabinya
bukannya menjawab entah kenapa chanyeol terjatuh seperti berlutut pada kyungsoo, menangis chanyeol menangis? Ne dia menangis dihadapan kyungsoo dan berlutut pada gadis dihadapannya
"lakukan, lakukan apa pun yang kau mau soo jika kau memang mencintai kekasihmu itu teruskanlah aku tidak akan melarangnya tapi aku mohon jangan pernah menceraikan aku ataupun memintaku menceraikanmu, aku belum bisa melihat appa harus dipenjara aku mohon" ucap chanyeol dengan suara yang begitu bergetar menahan tangis yang akan menjadi-jadi
Kyungsoo membeku mendengar ucapan chanyeol, bukan.. bukan ini yang kyungsoo inginkan, dia ingin chanyeol menceraikannya tapi kenapa chanyeol malah memohon seperti ini
"tidak oppa, kau harus menceraikanku kau tidak usah khawatir kangta appa tidak akan mendekam dipenjara hiks kau harus menceraikanku oppa" ucap kyungsoo lirih
"kumohon soo" ucap chanyeol lirih masih menundukan kepalanya dihadapan kyungsoo dan berlutut
"bodoh, kau harusnya menceraikanku oppa hiks seharusnya kau menceraikanku dan memberi tahu appa tentang perselingkuhanku dengan jongin dengan begitu kau akan terbebas dariku dan dari appa.. appa pasti marah padaku dan menyetujui gugatan ceraimu padaku dan itu semua aku yang salah hiks hiks appa tidak akan menjebloskan kangta appa kepenjara oppa hiks" ucap kyungsoo dengan tangisan yang mulai menggema
Pada akhirnya kyungsoo malah memberi tahu semua rencananya secara tidak langsung pada chanyeol, tentu saja chanyeol tertegun dan terkejut dengan ucapan kyungsoo
Chanyeol menggeleng-gelengkan kepalanya pada kyungsoo dan mendongakan wajahnya untuk menatap wajah manis kyungsoo.
"kau salah jika berfikir aku menceraikanmu appamu akan setuju, kau sungguh salah besar.. appa mu pernah mengatakan padaku apapun yang kau lakukan diluar sana tidak boleh ada perceraian diantara kita dan itu sama saja aku menjebloskan appa kepenjara, tuan kim akan melakukan apapun agar kau dan aku tidak bercerai dan aku sekarang tau apa alasan tuan kim melakukan ini, ini semua karna ia tidak menyukai jongin dan keluarganya ne aku pernah sempat mendengar jika tuan kim mempunyai musuh besar bermarga wu dan aku tidak bodoh untuk mengerti dengan situasi ini, tuan kim tidak suka kau berhubungan dengan keluarga wu" ucap chanyeol yang sedari tadi sudah berdiri dihadapan kyungsoo dengan mata yang memerah
Kyungsoo sudah membulatkan matanya sedari tadi saat mendengar cerita dari chanyeol jadi rencananya ini akan sia-sia? Appanya sudah merencanakan ini sejak awal? Dan appanya tau kyungsoo nantinya akan berbuat nekat? Dan sekarang ia dan chanyeol yang menjadi korban dari keegoisan appanya yang takut kehilangan eommanya hingga sangat membenci keluarga wu terutama wu yifan.
Kyungsoo masih saja diam membeku dan belum bisa berkutik apapun lagi tapi tiba-tiba ada tangan kekar yang membawanya kesebuah pelukan hangat
Ne chanyeol memeluk kyungsoo yang masih belum percaya dengan semua situasi ini, chanyeol mengelus surai kyungsoo lembut dan terdengar isakan kecil dari mulut chanyeol
"hiks hiks mianhe oppa hiks mianhe" ucap kyungsoo lirih yang masih mampu didengar oleh chanyeol
"ini bukan salahmu soo.. gwenchana" ucap canyeol dengan suara yang masih bergetar dan kyungsoo pun membalas pelukan chanyeol darinya
"tapi kau tenang saja kau masih bisa menjalani hubunganmu dengan jongin kekasihmu itu, aku tidak akan melarang" ucap chanyeol lembut dan mendapat tatapan tak percaya dari kyungsoo saat melepaskan pelukan itu
"oppa" ucap kyungsoo menatap chanyeol
"ne kita akan beracting layaknya actor dan actris kita akan terlihat seperti pasangan suami-istri jika didepan orang tua kita, dan kita akan menjadi teman saat kita berdua.. perjuangkanlah jongin aku akan membantumu dan.." ucap chanyeol sambil menarik nafas untuk melanjutkan kata-katanya kembali
"aku akan memperjuangkan baekhyun, aku akan merebut hatinya kembali walaupun itu tidak akan mungkin" ucap chanyeol menatap kyungsoo sayang
Kyungsoo tersenyum dan menganggukan kepalanya pada chanyeol dan memeluk chanyeol kembali denagn erat
"aku akan membantumu menjelaskan padanya besok, lagi pula aku memang berencana kesana bersama jongin" ucap kyungsoo santa dan mendapat gelengan keras dari chanyeol saar melepaskan kembali pelukan itu
"andwee aku belum siap jika bertemu dengannya besok" ucap chanyeol
"aiishh ya kau harus menjelaskan secepatnya oppa, kau ingin jika nanti baekhyunmu itu diambil orang? Tenang saja aku akan membantumu menjelaskan semuanya" ucap kyungsoo sedikit kesal dengan chanyeol
Chanyeol hanya bisa pasrah dan mengiyakan permintaan kyungsoo padanya
.
.
.
"astaga jongin ada apa dengan wajahmu hah?" tanya sang appa wu yifan murka
"aku jatuh" ucap jongin santai dan berjalan kekamarnya
"ya appa tidak bodoh, appa tau itu luka bekas pukulan siapa yang melakukannya hah?" tanya sang appa geram yang suaranya mulai meninggi
"aiish anak itu" geram kris saat melihat jongin menutup pintu kamarnya dengan cukup kasar
"apa jongin sudah pulang?" tanya tao yang sekarang baru tiba dari arah dapur karna mendengar teriakan-teriakan dari arah ruang tengah
"ne dia sudah pulang, tapi sepertinya dia berkelahi wajahnya membiru dan banyak luka memar" ucap kris yang mengusap wajahnya sedikit kasar
"aku akan menemuinya" ucap tao yang baru saja akan melenggang pergi
"biarkan saja lukanya akan sembuh sendiri" ucap yifan yang langsung meninggalkan tao yang sedang memandang nya bingung
.
.
.
Pagi ini luhan nampak bingung dan menatap nanar kekasihnya yang sedari tadi hanya berdiam diri dikamar sambil mengarah ke arah jendela, luhan pun masuk kedalam kamar namja chingunya itu dan langsung menghampirinya
"waeyo?" tanya luhan pada sang kekasih seraya memeluknya erat dari belakang, sehun hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban pada luhan
"sebenarnya ada apa sehuniie?" tanya luhan yang sekarang sudah berbalik menatap sehun
"anniyo, hanya ada sedikit yang mengganggu pikiranku" ucap sehun data pada luhan, luhan mengerutkan keningnya bingung tidak biasanya sehun bersikap datar dan cukup dingin padanya.
"apa itu? Berceritalah?" ucap luhan yang sedikit mendesak namja chingunya itu untuk bercerita, pasalnya yang mengganggu pikiran sehun itu mengganggu pikirannya juga karna sikap namja chingunya yang seperti ini
"anni kepalaku sangat sakit jika harus terus mengingatnya" ucap jongin masih dengan nada datar bahkan tidak memandang luhan sedikitpun
"mengingatnya?" gumam luhan yang jelas di dengar oleh sehun
Sehun berbalik menghadap luhan dan menatap yeogja chingunya itu lembut seraya menangkupkan tangannya pada pipi luhan
"mianhe aku telah membuatmu dan baek noona menghawatirkanku kemarin" ucap sehun dengan senyuman hangatnya
"gwenchana" ucap luhan singkat tapi dengan senyuman indahnya tentunya
"apa baek noona dan minho hyung belum sampai?" tanya sehun pada luhan
"mungkin sebentar lagi" ucap luhan kembali tersenyum pada sehun
Baekhyun memang sengaja meminta minho untuk membawanya segera pulang setelah menginap satu malam dirumah sakit karna jujur saja ia tidak ingin berlama-lama dirumah sakit dan pagi ini baekhyun pulang diantar oleh minho
Minho sempat menolak permintaannya untuk segera pulang karna kondisinya yang masih lemah, tapi dengan sedikit rayuan akhirnya minho mengizinkan baekhun pulang
Tok tok tok
Suara ketukan pintu itu membuat pasangan yang ada dikamar itu untuk keluar kamar dan luhan membuka pintu itu sementara sehun mengikutinya dari belakang tapi tak lama ia berbelok kearah kamar mandi
"kalian sudah datang rupanya.. masuklah" ucap luhan sembari membantu baekhyun untuk masuk kedalam rumah
"dimana sehun?" tanya baekhyun yang sekarang sudah duduk disofa bersama minho disampingnya
"noona" teriak sehun saat melihat baekhyun yang sudah pulang dengan wajah yang masih terlihat sedikit pucat
Sehun langsung saja menghambur memeluk baekhyun dengan erat dan menangis sesenggukan
"mianhe hiks mianhe noona mianhe" ucap sehun bersama tangisannya yang memeluk baekhyun dengan erat
Baekhyun mengusap punggung sehun yang memeluknya dengan erat dan tersenyum pada dongsaengnya itu
"gwenchana sehunnie" ucap baekhyun seraya melepaskan pelukan sehun darinya
Sehun masih saja menangis saat baekhyun melepaskan pelukannya dan mengucapkan kata tidak apa-apa agar dongsaengnya tidak khawatir dan terus merasa bersalah
"mianhe hiks hiks aku membuatmu celaka noona hiks mianhe" tangis sehun kembali
"ya kau terlihat sangat jelek jika menangis seperti itu" canda minho yang sedari tadi hanya diam saja menyaksikan sehun menangis dengan ekspresinya yang seperti itu
"hyuuung" ucap sehun yang mempoutkan bibirnya lucu
Astaga luhan seperti ingin pingsan sekarang saat melihat sehun memajuka bibirnya seperti itu oh god betapa tampannya namja chingunya ini dan oh jangan lupakan sikapnya yang tadi sedang menangis menjadi tiba-tiba merajuk seperti ini
Hanya ada gelak tawa saat sehun mempoutkan bibirnya seperti itu dan gelak tawa itu pun terhenti saat sehun mengeluarkan suaranya kembali
"apa aku menyakitimu dan keponakanku noona? Dia baik-baik saja kan?" tanya sehun yang mengelus perut baekhyun lembut
"anni uisangnim mengatakan kandunganku sangat kuat dan aku hanya mengalami pendarahan sedikit" ucap baekhyun yang mengelus lengan sehun
"mianhe aku hampir mencelakaimu dan keponakanku ini" ucap sehun kembali merasa bersalah tapi air matanya sudah ia hapus sedari tadi
"sehunnie kalau boleh noona tau ada apa denganmu? Waktu itu kau terlihat sangat kesakitan" tanya baekhyun pada sehun
Sehun menarik nafas sejenak saat ingin mengeluarkan suaranya dan menjawab pertanyaan baekhyun
"entahlah aku memikirkan seseorang yang sepertinya aku pernah mengenal sebelumnya tapi saat mengingatnya kepalaku sangat sakit noona" ucap sehun dengan lancarnya, luhan hanya mendengus karna ia bertanya sama halnya dengan baekhyun dan sehun hanya menjawabnya dengan jawaban singkat
"apa sehun bertemu dengan masa lalunya? Anni itu tidak mungkin..tidak"-batin baekhyun takut dan menggelengkan kepalanya
Sehun, minho dan luhan merasa bingung dengan baekhyun yang tiba-tiba menggelengkan kepanya dan terlihat sekali keringat dingin tiba-tiba mengalir dari dahi dan pelipisnya
"baek" panggil minho pada baekhyun
Baekhyun sepertinya masih asik dengan lamunannya sehingga tidak mendengar panggilan minho yang duduk dekat dengannya
"ya baekhyun" panggil luhan sambil menggoncangkan bahu baekhyun
"ne?" tanya baekhyunsaat sudah sadar dari lamunannya
"kau melamun noona?" tanya sehun yang mendapat gelengan dari baekhyun
"aku ingin beristirahat dikamar" ucap baekhyun yang langsung diantar oleh luhan dan meninggalkan 2namja tampan yang masih berada disana
.
.
.
Jongin melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi saat mendengar kabar dari maid rumah krystal yang menelfon dan mengatakan krystal pingsan dikamarnya
Maid yang menelfon jongin menggunakan telfon rumah itu memang mengenal baik jongin dan keluarganya karna maid itu sudah bekerja cukup lama, dan maid itu memutuskan menghubungi jongin karna orang tua krystal sama sekali tidak dapat dihubungi
Tidak cukup lama bagi jongin akhirnya ia sampai dikediaman keluarga jung dan berlari untuk cepat sampai kekamar sahabat yang sudah menjadi kekasihnya itu.
"KRYSTAL" teriak jongin panik saat melihat krystal berbaring diranjangnya dengan mata yang tertutup dan apa ini sebuah sayatan tergaris dilengan kanannya lebih tepatnya pada nadi itu.
"apa yang terjadi padanya?" tanya jongin pada salah satu maid disana yang sedari tadi merawat krystal
"saya tidak tau tuan waktu pulang sore kemarin noona krystal sudah mengurung dirinya dikamar sampai tadi pagi ia terus-terusan berteriak dan menangis dan saya membuka pintu ini dengan kunci cadangan dan sudah menemukan noona krystal seperti ini" ucap maid itu sedikit takut dengan jongin yang menatapnya tajam
"apa kau sudah menelfon dokter?" tanya jongin kembali
"ne, sudah tuan dokter bilang keadaan noona muda sudah membaik sekarang dan harus banyak beristirahat dan untung saja luka sayatan ditangannya tidak memutuskan nadinya" ucap sang maid
"keluarlah, aku akan merawatnya" ucap jongin yang langsung diangguki dan maid itupun pergi keluar dan menutup pintu kamar krystal
Jongin menarik nafasnya berat dan tersenyum nanar pada krystal juga mengelus pipi luhan yang sedikit memerah dan matanya yang terlihat membengkak karna terus-terusan menangis
"apa kau melihatnya krys?" tanya jongin seakan bisa tau penyebab alasan krystal seperti ini
"pabbo, mianhe bagaimana bisa aku melakukan ini padamu disaat aku sudah menjadi milikmu" ucap jongin yang tentu saja tidak dapat di dengar oleh sang empunya
"hiks bodoh kenapa aku bisa lupa padamu hiks mianhe krys mianhe" isak jongin kembali
"mianhe krys hiks mianhe aku harus melakukan ini hiks mianhe biarkan aku egois seperti ini karna rasa cintaku pada kyungsoo yang begitu besar mianhe hiks" ucap jongin dengan nada bergetar dan isakan kecil
Drrrtt..drrrtt
Jongin merogoh ponselnya disaku celana dan mendapati kyungsoo yang menghubunginya, ah ia ingat sekarang kyungsoo menghubunginya pasti karna rencana mereka yang akan menemui baekhyun pagi ini
Jonginpun mengangkat panggilan itu dengan air mata yang sudah dihapus di matanya
"yeobseo?" tanya jongin pada kyungsoo
"jongin kau dimana? Aku sud.." ucap kyungsoo yang langsung dipotong oleh jongin
"mianhe soo hari ini aku tidak bisa mengantarmu kesana, appa memintaku untuk kekantor" ucap jongin dengan suara yang dicoba senormal mungkin
"mianhe" lanjut jongin yang langsung saja menutup panggilan itu pada kyungsoo
.
.
"waeyo?" tanya chanyeol saat melihat wajah kusut kyungsoo saat memutuskan panggilannya bersama jongin
"dia bilang dia tidak bisa oppa karna yifan ahjussi memintanya kekantor" ucap kyungsoo dengan nada kecewanya
"gwenchana kita berdua saja yang menjelaskannya" ucap chanyeol yang langsung diangguki oleh kyungsoo
Ne kyungsoo sudah menceritakan semua tentang rencananya bersama jongin pada chanyeol dan memberi tahu juga bahwa kyungsoo menginginkan chanyeol membencinya, tapi syukurlah chanyeol sama sekali tidak marah dan malah menjalankan ide konyol chayeol yang beracting sebagai pasangan suami istri yang romantis jika sedang bersama orang tuanya.
Chanyeol memang tidak setuju dengan rencana kyungsoo yang menurutnya itu lebih gila dan konyol mana mungkin chanyeol membiarkan nama baik kyungsoo jadi buruk didepan appanya apalagi rencana kyungsoo yang seolah olah dia menyelingkuhi suaminya.
Dan akhirnya inilah rencana mereka, berpura-pura menjadi pasangan yang romantis dihadapan kedua orang tuanya dan menjadi seorang teman jika sedang berdua
"kajja" ucap kyungsoo memasuki mobil chanyeol
Tak berbeda jauh dengan pasangan ini, namja paruh baya dan yeogja paruh baya sedang bersiap-siap untuk pergi bertemu sesorang untuk mengetahui kebenaran ne yixing dan kim suho sedang bersiap pergi kerumah sehun, dan orang suruhan suho sudah berhasil mendapatkan alamat sehun.
"yeobbo kenapa perasaanku jadi gugup seperti ini?" tanya yixing yang baru saja memasuki mobilnya bersama kim suho
"kau begitu yakin kalau dia adalah sehun anak kita" ucap suho dengan nada sedikt ketus dan datar
"wae? Kau masih meragukannya? Entahlah aku juga tidak tau kenapa bisa seyakin ini bahwa dia adalah sehun yang kita cari" ucap yixing dengan perasaan yang masih gugup
.
.
.
"krys kau sudah sadar?" tanya jongin melihat krystal yang menggerakan matanya untuk membuka
"jongin" ucap krystal lirih saat mendapati kekasihnya berada disampingnya
"ne ini aku, syukurlah kau sudah sadar" ucap jongin mencoba membantu krystal duduk di sandaran ranjang
Krystal pun langsung menghempaskan tangan kekar jongin yang ingin membantunya untuk duduk disandaran ranjang
"apa yang kau lakukan disini?" tanya krystal pada jongin ketus
"tentu saja merawatmu kau pingsan tadi dan maid dirumahmu menghubungiku untuk datang kesini" ucap jongin dengan senyuman tampannya dan mengelus surai krystal yang panjang sangat lembut
"lepaskan brengsek" ucap krystal menghempaskan lagi lengan jongin yang menyentuh tubuhnya
Jongin hanya bisa tersenyum miris saat kekasihnya menghempaskan lengannya lagi dan berkata kasar padanya
"mianhe, maafkan aku krys aku memang namja brengsek maafkan aku jongmal mianhe" ucap jongin menatap mata krystal
Krystal hanya memukul-mukul dada bidang jongin dengan kekuatan yang seadanya karna kkondisinya yanag masih lemah dan lengannya yang masih sakit karna bekas sayatan dinadinya
"hiks hiks waeyo jongin hiks waeyo kenapa kau lakukan ini padaku hiks hiks" tangis krystal memukul-mukul dada bidang jongin
Jongin hanya bisa membiarkan lengan krystal memukulnya, ia memang pantas mendapatkannya bukan? Bahkan ini belum seberapa dengan sakit hati krystal yang merasa dipermainkan, padahal mereka baru saja menjadi sepasang kekasih malam kemarin dan apa yang dilakukannya sekarang? Ia malah menghianatinya
"mianhe" ucap jongin yang membawa krystal kedalam pelukannya yang hangat
"hiks hiks pabbo hiks kenapa kau lakukan ini padaku hik hiks" krystal membiarkan dirinya dipeluk oleh sehun tapi lengan nya masih saja memukul mukul dada bidang jongin
.
.
.
"yeobbo bukankah itu chanyeol dan kyungsoo? Apa yang mereka lakukan disini?" tanya yixing pada suho
Saat ini mereka sudah sampai dikediaman rumah baekhyun, yixing dan suho yang baru saja sampai melihat chanyeol dan kyungsoo memasuki rumah yang sama yixing tuju
"ne itu memang mereka, apa yang mereka lakukan? Lebih baik kita turun dan menghampiri mereka" ucap suho yang diangguki oleh yixing
Mereka berdua pun turun dari mobil dan menghampiri chanyeol dan kyungsoo yang masih mengetuk pintu rumah itu
"apa yang kalian lakukan disini?" tanya suho saat sudah menghampiri mereka berdua
"appa" ucap chanyeol dan kyungsoo bersamaan saat menoleh kebelakang dan mendapati appanya
TBC..
ANYEONG. HUWAAA UDAH SAMPE CHAP INI BENTAR LAGI BAKALAN ENDING MOHON BERSABAR YAH
OH IYA BTW KALIAN SEMUA PASTI UDAH DENGER BERITANYA. IYA SOAL JONGHYUN OPPA GAK NYANGKA BANGET YAH DIA ITU PADAHAL ARTIS YANG BERTALENTA UMURNYA MASIH MUDA. DAN MASALAH UMUR GA TUA GAK MUDA GAK ADA YANG TAU. KITA DOAIN SAMA SAMA AJA YANG SEMOGA JONGHYUN OPPA DAMAI DAN TENANG DISANA. AMIN
