Episode 21 (Meet Mayu Watanabe, surfer girl)
Kalau dilihat-lihat, terlihat seorang perempuan berumur 16 tahun dengan santai nya menaiki papan seluncur. Belum lagi, ada ikan lumba-lumba yang berada di sekitarnya. Memakai hot pants, baju kutung bermotif bunga warna pink (tanda-tanda dia adalah moe sejati). Dia selalu tersenyum manis ketika dia berselancar sendirian. Lalu, saat dia tengok dua kapal besar, dia melambaikan tangan dan berkata, "Moshi moshi, minna. Ogenki desu ka?"
"Dia—Dia cantik sekali!" ekspresi leo terbelalak dan mulut menganga seperti kedatangan malaikat yang turun dari langit.
"Leo!" Piper berusaha tidak mempusatkan perhatian kepada cewek itu dan mencoba melambaikan tangan ke wajah leo seolah-olah dia melihat wanita paling cantik sedunia.
"Sorry, aku tidak bermaksud untuk—"
"Tidak apa-apa. Tapi, perempuan itu siapa?" katanya sambil mengamati ada yang aneh atau memiliki kemampuan bisa menguasai air laut. Setelah dia berselancar, dia langsung datang dan melompat dari air laut. Kemudian, dia member hormat kepada semua nya. Dia tiba-tiba ngomong bahasa jepang, membuat mereka hanya bisa bengong dan tidak ada satupun yang bisa bahasa jepang sama sekali. Lalu, mereka semua menoleh kepada dimas yang lagi diam saja di kapal. Dimas lihat semua orang menatapnya, dan dia pun menghela napas.
"Baiklah, baiklah. Aku yang bicara sama mereka." Dia pun berdehem dan dia melihat cewek itu dia juga berdehem rupanya
"Kau rupanya di sini iya!" dimas terkejut saat bertemu dengan cewek ini.
"Huft! Dari mana saja kau?! Semua orang khawatir sama kamu. Apakah kamu tidak pernah mengirimkan surat kepada teman-temanmu, kah?!" cewek itu langsung menjewernya sampai dia kesakitan.
"Aduh-aduh sakit tahu! Iya aku mengerti. Aku tidak mengirimkan surat ke mereka. Ngomong-ngomong, perkenalkan ini teman-temanku. Ada Jason yang berambut pirang, lalu ada piper yang wajahnya kayak amerika-indian."
"Hei!" gerutu piper
"Lalu, ada frank, pria kanada-china, kemudian yang berambut keriting itu hazel, terus percy yang berambut coklat dan nona pintar ini annabeth. Dia berambut juga, kemudian ada leo. Woi—Leo!" dimas pun melambaikan tangan nya ke wajahnya ketika dia terkagum-kagum dengan cewek jepang ini.
"Salam kenal juga, semuanya! Aku Mayu Watanabe. Panggil saja Mayuyu atau Mayu-chan. Aku keturunan Susano'o lho, dewa laut dan badai." Saat mayu mengucapkan seperti itu, percy terkejut bukan kepalang. Lalu, menghampiri nya
"Apakah kau keturunan susano'o juga?" dia pun mengangguk. Barulah sadar bahwa dia pasti pucat saat t-rex yang dikirimkan oleh dimas dan susano'o jatuh dari tebing. Semestinya, dia ingin mencekik-cekik david karena telah membunuhnya. Tetapi, apa daya, dia tidak bisa berbuat apa-apa
"Um, percy? Kau kenapa pucat begitu?" dia melihat ada yang aneh dengan wajah percy.
"Ngomong-ngomong, t-rex yang aku berikan kepada suku maya sama Aztec di mana?" Tanya dimas kepada percy. Sama seperti Jason, wajah dia juga pucat pasi saat ingin memberitahu kalau t-rex sudah tidak ada.
Akhirnya, percy memutuskan mengaku, "Begini, aku, Jason, kazuto sama david tidak sengaja membunuh t-rex yang diberikan oleh dimas. Mungkin bagi dimas, itu peliharaan kesukaan nya, bukan. Jadi—" dimas pun mendesah dan menggaruk-garuk kepala. Percy tidak yakin apakah dimas bakal marah atau tidak. Tetapi, dimas malah berkata, "Maksudmu ini?" dia menunjukkan t-rex berwarna merah kepada percy.
"Susano'o memberikan ku ini karena t-rex tenggelam soalnya. Jadi dia mengantarkanku kepadaku. Mungkin karena t-rex ini adalah binatang kesukaanku, jadi aku menerimanya. Ngomong-ngomong, apa ada kabar terbaru dari perkemahan jepang?".
Tiba-tiba raut wajah mayu menjadi serius, "Iya. Aku dengar izanami akan muncul di perkemahan. Ini mungkin susah mengalahkannya karena perkemahan tidak punya kekuatan yang menonjol. Mereka semua minim pengalaman. Kalau kalian ingin kerja sama, silakan saja. Mereka bisa menerima dengan tangan terbuka." Saat itulah, annabeth bertanya, "Izanami itu siapa? Aku belum pernah mendengarnya."
Kontan membuat mayu menjadi shock mendengarnya, "Iya ampun. Kau masak tidak tahu Izanami?"
"Kau tahu. Ibuku kan Athena, dewi kebijaksanaan di Olympus. Jadi—" mayu tiba-tiba berbisik kepada violet
"Kenapa, mayu?" Tanya violet
"Athena? Dia pasti bercanda kan?"
"Tidak. Dia memang anaknya Athena. Jangan bilang kau menganggap Minerva itu—"
"Bukan begitu, bodoh." Bantah mayu, "Kelompok Minerva sekarang jadi pemerberontak dan mereka ingin melawan kelompok susano'o dan amaterasu. Mungkin terdengar aneh, tetapi ada beberapa orang ingin mengajak duel melawan susano'o. itu utamanya karena Minerva di sana lebih kuat dari susano'o. sementara dewa susano'o sama Minerva sendiri menghilang entah ke mana. Aku kasih tahu iya, semua dewa dewi jepang menghilang sebenarnya. Jadi, jangan heran, banyak yang memisahkan diri dari perkemahan jepang. Untungnya, kelompok izanagi, amaterasu, tsukuyomi dan susano'o bertahan. Jadi, aku harap kau bisa membujuk kelompok Minerva untuk bertahan. Kalau tidak, bisa gawat situasinya. Karena kunci untuk mengalahkan izanami tidak hanya kelompok izanagi saja, tetapi kelompok Minerva juga ikut andil dalam pertarungan ini." Violet melihat wajah mayu kusut. Terlihat jelas bahwa dia khawatir perkemahan jepang bakalan hancur jika tidak bersatu. Benar-benar tugas yang berat.
Sementara itu, annabeth melihat mayu saat mendengar dia adalah anak Athena. Dia ingin bertanya memangnya kenapa dengan anak Athena. Tetapi, dia berusaha menahan diri untuk tidak bertanya.
Percy mengamit tangannya, "Tenang saja. Lebih baik, aku yang berbicara sama mayu. Mungkin ada sesuatu hal serius yang ingin disampaikan. Setelah itu, aku akan memberitahumu."
"Baiklah, otak ganggang. Jangan macam-macam dengannya," kata annabeth dengan raut wajah cemberut
"Beres." Akhirnya dia pun mengajak mayu ke posisi paling pojok untuk berbicara berdua dengannya.
"Kenapa percy? Ada yang bisa aku bantu?" mayu mencoba seceria mungkin.
"Tadi annabeth bilang kau pucat iya. Apa kau baik-baik saja? Atau ada sesuatu serius yang ingin kau sembunyikan dariku maupun teman-temanku?" memang percy tidak pandai melihat wajah orang lain, tetapi karena dia diberitahu oleh annabeth, pacarnya dan juga melihat kondisi mayu yang tidak baik-baik saja, mau tidak mau dia setuju dengan pendapat pacarnya.
"Baiklah percy. Kau harus berjanji bahwa kau harus membantu ku menyelesaikan masalah di perkemahan jepang. Teman-temanmu juga ikut membantu. Ok?"
"Aku bersumpah demi sungai styx aku dan teman-temanku bakal membantumu menyelesaikan masalah di perkemahan jepang dan mengalahkan izanami sebisa mungkin." Akhirnya, mayu bercerita tentang kondisi perkemahan jepang dan juga izanami yang akan menyerang perkemahan tersebut serta para dewa dewi jepang menghilang begitu saja.
Percy tidak menyangka bahwa saudara ayahnya, susano'o juga menghilang. Padahal, dia baru bertemu dan dia orangnya baik meski tindakan pada waktu itu memang sinting sekali. Kalau saja dia tidak berubah menjadi kraken pada waktu itu, dia pasti bakal ikut membantunya seperti david sama Jason katakan. Lalu, muncul david yang sekarang lagi kesal sama percy sama mayu.
"Percy, kau jangan membantu mereka! Kau lupa tujuan kita sebenarnya apa?"
"Aku tahu david. Tetapi, kita tidak bisa membiarkan perkemahan itu jatuh ke tangan izanami."
"Biarkan saja, percy! Aku tidak sudi membantu mereka di perkemahan jepang!" lalu, dia pun mengangkat senjata MTAR kea rah percy. Sontak, mereka semua kaget, termasuk annabeth sendiri juga kaget.
"David, apa yang kau lakukan?! Kalau kau tembak pacarku, aku bersumpah—"
"Kau bisa diam apa tidak, nona?! Aku ada perlu dengan percy dan mayu. Mereka ini mestinya mengalahkan Uranus, tetapi malah membantu mereka dalam mengalahkan izanami! Ini tidak adil!" saat itu mereka bersiap-siap menyerang david jika terjadi sesuatu apa-apa pada percy.
Piper mencoba berbicara charmspeak, "Tuan David, tolong hentikan semua ini. Kita bisa menyelesaikan permasalahan ini baik-baik."
"Baik-baik apanya?! Kau piker setelah mengalahkan izanami, terus selesai begitu saja. Apa kau lupa percy bahwa yang menolongmu saat itu adalah aku? Mestinya kau itu—" tiba-tiba ditembak oleh david dengan menggunakan pistol colt.
"Rupanya ada peniruku yang muncul iya? Benar-benar payah kau. Leo, kau ingat yang benda yang diberikan oleh morgan. Cepat gunakan jam tanganmu itu." Leo pun langsung mengerti dan mencari-cari sesuatu yang berfungsi mendeteksi dia palsu atau tidak.
"Rupanya, penyihir kecil itu telah memberimu kekuatan tolol itu. Mestinya aku tahu, kau memang orang berbahaya, david mason." Lalu wajah david palsu tiba-tiba terbakar di wajah sebelah kanan dan wajah kanan terlihat otot-otot wajah yang tersisa. Di matanya, melotot seperti hantu yang tidak punya pupil sama sekali. Dia sama sekali tidak kesakitan sama sekali.
David duga monster ini lebih buruk daripada zombie. Dia pun menembak kan lagi, di bagian dada, sama kaki. Tetapi, tetap saja tidak ampuh. Dia pun berjalan perlahan-lahan menuju ke david. David mundur dan dia pun melihat leo dan Jason.
"Jason, leo, segera kemudikan kapal. Sepertinya, aku yakin kru diculik oleh orang brengsek kayak dia!"
"Tidak perlu, david. Aku hutang budi soal ketika di suku Aztec. Makanya, aku mau membantumu."
"Baiklah kalau begitu. Semuanya, ke kapal argo II. Biar aku sama Jason yang mengatasi ini." Mereka pun langsung berlari ke kapal argo II dengan menyeberang air yang dikendalikan oleh percy.
"Rupanya benar iya kau memang sangat kuat. Sayang sekali, izanagi maupun susano'o tidak ada sekarang. Jadi, kau harus bisa mengalahkan ku terlebih dahulu." Lalu, dia pun berubah wujud menjadi seekor ular yang berkepala 4 ketika dia melompat dari kapal argo 0. Berubahlah dia menjadi yamata no orochi. Monster yang pernah dikalahkan oleh susano'o. ular itu kulitnya berwarna ungu, memiliki mata yang sangat tajam dan berkepala 4. Sepertinya menjadi lawan tersulit bagi david dan Jason. Kemudian, muncul mayu yang siap membantu mereka dengan pedang Daishō
"Kalian butuh bantuan?" lalu mereka pun mengerti dan serempak mereka menyerang yamata no orochi
To be Continued
