•••
•••
•••
Baekhyun merengut kesal sejak keberangkatannya ke sekolah hingga dia berjalan di koridor sendirian. Tak sadar jika banyak orang memperhatikan tingkah menggemaskannya. Tangan mereka seakan gatal ingin mencubiti pipi mochi itu. Tapi Baekhyun mengabaikan. Dia sungguh kesal dengan Chanyeol. Kekasihnya itu tidak menghubunginya sejak semalam. Biasanya Chanyeol akan menjemputnya setiap pagi dan mereka berangkat ke sekolah bersama. Pagi ini terpaksa dia berangkat bersama Kris.
Bukan hanya itu yang membuat Baekhyun kesal. Chanyeol sempat memposting sebuah foto cincin couple di instagramnya, tapi untuk menghubunginya sebentar saja tidak bisa. Padahal biasanya Chanyeol tidak seperti itu.
"Baekhyunee~" panggilan mendayu itu mengalihkan perhatian Baekhyun hingga sosok itu berdiri menghadang jalannya. Dia Kai bersama Sehun di sampingnya.
"Apa? Aku tidak kenal denganmu. Minggir sana! " Baekhyun mengusir dengan nada kesalnya membuat Sehun menertawai Kai.
"Jahatnya... " Kai mencebik dengan ekspresi sedihnya.
"Aku tidak peduli"
"Padahal aku punya sesuatu yang ingin kuperlihatkan. Ini tentang Chanyeol. Tapi kalau Baekhyunee tidak mau, ya sudah. Tidak apa-apa... " ucap Kai menarik tangan Sehun untuk pergi. Tapi dengan cepat Baekhyun menghadang mereka dengan merentangkan kedua tangannya.
"Cepat perlihatkan! " seru Baekhyun dengan alis bertaut. Kai gemas bukan main. Kenapa pacar sahabatnya menggemaskan sekali?
"Akan kuperlihatkan, tapi dengan syarat~"
"Kau yang menawarkan, kau pula yang memberi syarat. Dasar aneh! "
"Mau tidak? Kalau tidak mau ya su-"
"Katakan syaratnya! " seru Baekhyun memotong ucapan Kai. Sehun sendiri yang melihat interaksi mereka hanya bisa geleng-geleng kepala. Dia heran. Kenapa Kai terobsesi sekali kepada Baekhyun? Padahal sudah punya pacar.
"Panggil aku oppa dan lakukan aegyeo untuk memintanya" jawab Kai dengan senyum lebarnya. Baekhyun bimbang. Dia tidak sudi melakukan aegyeo untuk makhluk macam Kai. Tapi dia penasaran.
"Ughh baiklah. Tapi jangan disini" ucap Baekhyun.
"Tapi aku ingin Baekhyunee melakukannya disini" jawab Kai dengan wajah menyesalnya. Baekhyun mengutuk Kai untuk mati saja.
"Tapi disini banyak orang"
"Tidak apa-apa. Anggap saja mereka hantu"
"Ughh... O-Oppa~ jusseo~ Baeki ingin melihatnya~" ucap Baekhyun memohon penuh aegyeo kepada Kai. Sungguh dia ingin mengubur dirinya hidup-hidup setelah ini.
"Aku sudah melakukannya! Cepat perlihatkan! " seru Baekhyun pada Kai yang mematung layaknya robot.
"Baekhyunee~ Kapan mau jadi selingkuhanku? "
"Yak! "
"Baiklah-baiklah" ucap Kai merogoh blazernya dan mengeluarkan ponsel. Dia mengutak-atiknya sebentar dan melihatkan sesuatu kepada Baekhyun.
"Chanyeol tidak menjemputmukan pagi ini? Lihat. Dia bersama seorang gadis" ucap Kai memperlihatkan sebuah foto di ponselnya pada Baekhyun. Dapat dilihat disana Chanyeol tengah digandeng dengan mesra oleh seorang gadis di parkiran sekolah. Seorang gadis cantik yang menatap Chanyeol penuh senyum.
"Kai. Kupastikan kau dibunuh Chanyeol nanti" ucap Sehun menyesalkan tindakan Kai. Dan Baekhyun beranggapan itu sebagai bentuk persetujuan Sehun akan kebenaran foto itu. Chanyeol berselingkuh darinya. Jadi ini alasan Chanyeol tidak menghubunginya sejak semalam. Ini alasan Chanyeol tidak menjemputnya pagi ini.
"I-Ini tidak bohongkan? " tanya Baekhyun dengan suara bergetarnya.
"Mana mungkin aku bohong. Aku mengambil foto ini tadi ketika mereka baru sampai. Kau bisa lihat tanggal pengambilan fotonya kalau tidak percaya... " jelas Kai. Baekhyun berbalik begitu saja meninggalkan Kai dan Sehun. Bahunya jatuh merosot.
"Baekhyunee! Putuskan saja Chanyeol dan jadi selingkuhanku! " seru Kai mengabaikan orang di sekeliling. Sehun sendiri hanya menatap Baekhyun prihatin. Dia melihat mata itu berkaca-kaca sebelum anak itu berbalik.
"Kau akan mati di tangan Chanyeol" ucap Sehun dan berlalu meninggalkan Kai.
…
"Baek, katakan ada apa... " ucap Luhan pada Baekhyun. Mereka ada jam kosong saat ini. Tapi Baekhyun tak seperti biasanya. Dia hanya diam termenung tanpa ada semangat.
"Kau sakit? " tanya Kyungsoo.
"Ya. Aku sakit. Disini" jawab Baekhyun menunjuk dadanya setelah sekian pertanyaan yang diajukan Luhan dan Kyungsoo.
"Jan-jantungmu bermasalah? " tanya Luhan tak percaya.
"Hm. Rasanya seperti ada yang menggores-goresnya... " jawab Baekhyun.
"Hai. Kau Baekhyun? " tanya seorang gadis yang tiba-tiba saja datang dan masuk ke dalam kelas mereka.
"Ya. Kenapa? " tanya Baekhyun. Dia seperti pernah melihat gadis ini.
"Perkenalkan. Aku Kim Yeri" ucap gadis itu mengulurkan tangannya. Baekhyun menyambut uluran tangan itu dengan ragu.
"Calon istri Chanyeol" sambungnya setelah Baekhyun menjabat tangannya.
"Apa?! " ini suara Luhan dan Kyungsoo.
"N-Ne? " tanya Baekhyun berharap dia salah dengar.
"Aku calon istrinya Chanyeol" ulang Yeri setelah jabatan tangan mereka terlepas.
"A-Aku pacarnya" ucap Baekhyun terbata menatap Yeri. Benar. Baekhyun ingat. Ini gadis yang sama dengan foto yang ditunjukkan Kai.
"Hanya pacarkan? Tapi aku calon istrinya... " Yeri menatap Baekhyun dengan senyum meremehkan. Luhan dan Kyungsoo ingin sekali rasanya mencakar wajah gadis itu. Dia membuat Baekhyun mereka sakit hati.
"Ta-Tapi aku calon menantu keluarga Park" ucap Baekhyun berusaha membuat gadis itu berhenti mengatakan kalau dia calon istri Chanyeol. Ya. Dia calon menantu. Ibu dan ayah Chanyeol sering mengatakan itu padanya.
"Percaya diri sekali keluarga Park akan menjadikanmu menantu? Aku calon istri Chanyeol. Kami sudah bertunangan. Lihat. Ini cincinnya" ucap Yeri memperlihatkan jarinya yang dihiasi sebuah cincin. Itu cincin yang sama dengan yang di posting Chanyeol di istagramnya. Tidak mungkin ini hanya miripkan? Jadi mereka benar sudah bertunangan? Kenapa Baekhyun rasanya ingin menangis?
"Jadi kusarankan kau memutuskan Chanyeol. Karena tidak baik memacari tunangan orang lain"
"Yak! Kau gadis sialan! Kau perebut pacar orang! " Luhan berteriak kesal dan menjambak rambut gadis itu sekuat mungkin. Semua yang ada disana terkejut dengan aksi Luhan. Tak sedikit dari mereka yang merekam aksi itu.
"Baek... " Kyungsoo meraih bahu Baekhyun. Memutar tubuh anak itu agar menatapnya. Dia menangis.
"Kyungi... Kenapa rasanya sakit sekali? " tanya Baekhyun kepayahan dalam tangisnya.
•••
•••
•••
-Kkeut-
Chanyeol tunangan oiiiii
Hai guys... Buat kalian yang punya ide buat chapter drable/ficlet FF ini, boleh tuangkan di kolom review atau langsung PM aku. Ide kalian nanti aku jadiin sebuah chapter dan bakalan aku sertain penname-nya kok hehe. Soalnya aku mau jujur ya, sebenernya aku udah kehabisan ide. Ini aja udah mentok tinggal 2/3 chap lagi. But... Guys, aku gak terima ide bikin dedek yaaa wkwkwkw
See you next chap! Keep review!
