SenBasa School Live

Hai! Hai! Hai! Shakazaki Rikou is here everybody!

Welcome to the super show! (Ditempeleng karena ngopi paste perkataan Donghae SUJU).

Hehe, kembali dengan SSL reader yang berbahagia sekalian. Saya disini dapat pencerahan setelah cas-cis-cus-ces-cos kesana kemari sama guru saya.

Rate : T

Disclaimer : Sengoku Basara bukan punya saya. Mereka milik Capcom. Kalau memang punya saya.. maka SENGOKU BASARA SCHOOL LIVE AKAN TAYANG DI INDONESIA!

Warning : Abal-abal, alibaba, sentil sana dan sini, pokerface maker, teruji oleh ITB dan IPB mendapat predikat garing krepes-krepes khas tempe busuk, (batewe, jangan coba makan tempe busuk -.-) typoo is everywhere! Dilarang keras dibaca sambil makan, takutnya anda mules atau terjadi kecelakaan kecil pada saluran pernafasan.

Dan jangan coba menuntut saya atas hal itu.

SELAMAT MENIKMATI CERITA!


Balesan review!

Dissa Chavalliana :

Sebenarnya saya bakalan bikin FF di situ. Judulnya Malam Minggu Milo, (Plesetan dari Malam Minggu Miko). Tapi karena tanggungan request cerita masih banyak. Jadinya enggak jadi. Maaf ya, kalo chapter ini dirimu harus bergaje kembali. Soalnya saya ngebut ngerjainnya. Trims XD

Hananami Hanajima :

Halo! Kalo saya sih ngerjain ini sambil ngakak sendiri. Hampir diancam hape dibuang sama kakak saya. Untungnya sih enggak jadi..

Thank you very much!

kuroIChio :

hehe, makasih. Awalnya sih Nobun niatnya begitu. Tapi enggak jadi setelah..

lihat adegan akhir biar tahu..

girl-chan2 :

Semoga sukses dengan EN dan maaf telah apdet disaat EN -_-. Sumpah, saya sempat epilepsi mendadak pas tahu EN angkatan saya bakalan dilaksanakan bulan Januari. Doakan moga Saki sukses dan moga2 girl-neesan bisa mendaftar ke SMA sesuai keinginan. AMIIIIIIIIIINNn!

Io-aruka :

Oh.. nggak papa Neesan. Saki juga minta maaf harus apdet saat EN. Jadi silahkan dibaca setelah EN ya.. tapi kalo kakak pengen pensiun dari FF. Silahkan.. yang penting jangan ngilang dari Saki.. TTATT

Saki kesepian disini..

Halah. Oke, balik ke titik awal. MOGA SUKSES KAK, WISH THE BEST FOR YOU. SEMOGA BISA DITERIMA DI SMA/SEDERAJAT SESUAI KEINGINAN KAKAK.

Rick San :

Kaget saya pas tahu sampeyan nongol bak jin lampu.. OAO

Iya.. sebenarnya agak sih.. tapi.. ya udahlah..

Semoga sukses ya kaka.. dan saya lihat fic anda semakin nge-joss.. Apalagi Hopeless Katsuie XD. Sebenarnya ini terinspirasi dari itu loh kak!

MAKASIH MINNNNAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!


Chapter 21 : Suara Hati KS The Explorer

"SEEKOR KERA! TERKURUNG! TERPENJARA DALAM GUA!"

"DI GUNUNG TINGGI SUNYI TEMPAT HUKUMAN PARA DEWA!"

"BERTINDAK SESUKA HATI! LOMPAT KESANA SINI!"

"HIRAUKAN SEMUA MASALAH DI MUKA BUMI INI!"

"DENGAN SEHELAI BULU DAN RAMBUT DARI TUBUHNYA-"

"MASYAAALLLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHH! WOI! SAKON! SATEGANRYUUUUU! KECILIN VOLUMENYA KEK! KEDENGARAN SAMPE SATU KOMPLEKS NI! NENEK MARIA SAMPE MARAH-MARAH DI DEPAN RUMAH GIH!" kata seorang ga-(PLAK!) pria berambut...

Layaknya Dora The Explorer..

Menggedor-nggedor pintu kamar yang berisikan duo sedeng penggemar pelem silat china.

"WOI! SIALAN LU DORA THE EXPLORER! GUA MASIH MUDA NIH! ANAK DURHAKA!" Semprot Maria dari bawah rumah dan kedengeran sampai kamar Sakon dan orang tersebut di lantai dua. Oh ya, Maria jadi ibunya Katsuie disini.

"TUH DENGERIN! MAKANYA! LU KATE NONTON PELEM DOANG! LU NIAT KARAOKE APA MINJEM DVD PLAYER GUA BUAT NONTON PELEM! TAU GINI KAGAK BAKALAN GUA KASIH!" kata Katsuie.

"SABAR CHICKEN KATSU SAYANGG~~~. Nanggung nih, lagi asik liat kera sakti lo.. kalo mau gabung gabung aja.." kata Sakon dari dalem. Dan langsung membuat Katsuie didiagnosa menderita muntaber.

Betewe, yang di italic itu suaranya Sakon. Dan yang di underline itu Masamune.

"NAMANYA JUGA ANAK MUDA! BANDEL HOBINYA!" kata Masamune nyaut.

"DASAR SEDENG LU BERDUA! KELUAR DARI KAMAR GUA! NYESEL GUA BAIK HATI SAMA LO SAKON!" kata Katsuie stress.

Gimana kah ceritanya Sakon dan Masamune bisa karakoean sampe Katsuie dan Maria si penghuni rumah sedeng?

Mari kita melihat plesbek!


XXX


Flashback : On

"Selamat datang di rumah gua Mune!" kata Sakon. Dia pun dengan bangga menunjukkan rumahnya yang komeng acakadul. Dimana seluruh benda BENAR BENAR TIDAK PADA TEMPATNYA.

Saya tidak bisa mendeskripsikan gimana keadaan rumah ini. Tapi yang jelas Mune tidak keberatan dan biasa melihatnya. Berarti dua orang ini sama-sama hidup di sarang tikus ya? -.-

"Maaf kalo berantakan gini.." kata Sakon.

"Gapapa kok bray.. rumah lu tuh nyeni banget! Sumpah! Sebuah mahakarya dah! Gua salut! Kalo aja rumah lo di lelang, gua yakin pasti harganya melebihi harga lelang lukisan Monalisa!" kata Masamune.

Memang se-nyeni dan se abstrak apa sih rumah Sakon?

Ini misteri ilahi..

"Babeh! Sakon bawa temen ke kamar!" kata Sakon pada seorang pria besar di ruang tamu.

Dan seketika itu juga Masamune jawdrop..

"Kon.."

"Iya?"

"Itu.. itu siapa?"

"Itu babeh gua.."

"Masa.."

"IYA!"

"CIYUS?"

"IYA BANG!"

"ITU KAN HIDEYOOSHHIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!"

DAN SEBUAH FAKTA MENGEJUTKAN KALAU AYAH DARI SEORANG ANGGOTA SIRKUS CEKING BERAMBUT ALAY ADALAH SEEKOR MONYET KING KONG RAKSASA YAN TAK LAIN DAN TAK BUKAN ADALAH HIDEYOSHI TOYOTOMI SENDIRI.

"Baiklah... ayo masuk ke kamar gua.." kata Sakon.

Lalu mereka pun naek ke lantai dua. Tempat dimana seorang Sakon Shima bersarang. Dan kita bisa serangan jantung karena kamar Sakon jauh lebih menstrim dari bagian bawahnya.

Jangan tanya saya soal ini.

"Baiklah.. Are you ready!" tanya Masamune bersemangat.

"Sejak laer!"

Dengan sedikit atraksi. Sakon memasukkan DVD-nya ke dalam DVD player secara dramatis.

Kemudian mereka duduk dengan antengnya di atas tumpukan pakaian Sakon yang berhari-hari kagak dicuci dilengkapin latar kecoa berlalu lalang dimana-mana. Siap-siap tereak gaje melihat aksi keren si Jackie Chan.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"Kon.."

"Apa Mun?"

"Kok kagak jalan-jalan ya.."

"Hah.. oh ya.. bentar gua cek dulu. Siapa tau listriknya dicopot babe buat nonton D'Terong Show.." gumam Sakon. Dia pun berjalan ke arah TV. Meriksa stop kontak.

Kemudian pemuda berambut anti mainstrem itu terdiam.

"Kenapa Kon?"

"Anu.. Te.." panggil Sakon.

"Ya?"

"DVD-nya rusak.." kata Sakon nyengir kuda.

BRAK! GEROMPYANG! GRATAK! BRAK GRATAK! GEDUBRAK! BRAK! ADUDU!

"LA TRUS PIYE SAIKI!" kata Masamune yang menyebabkan kecelekaan masal karena bergedubrak ria diatas tumpukan barang Sakon yang tertata apik menyerupai menara eiffel.

"Tenang aja bro! Bagus malahan!" kata Sakon.

"BAGUS APANYA!"

"SAATNYA IRITOLOGI NOMER 36!"


XXX


"KATSU! KATSU! CHICKEN KATSU!"

Maria yang awalnya lagi masak cap-jay di dapur Cuma bisa cengo ngedengar ada orang promosi nugget Fi*sta di depan rumahnya. Emang sih ada salesman di sekitar mereka.

Tapi kok nadanya kayak anak kecil ngajakin main sepakbola ya?

"Samperin aja ya..." gumam Maria sambil membersihkan tangan dengan lap. Lalu dia berjalan ke depan.

Dilihatnya dua orang tiang kompleks perumahan di depan rumahnya. Emang sih, dua orang itu tingginya kek tiang listrik. Tapi...

Aih..

Terlalu ganteng...

Maria yang sudah lama menjanda tergerak hatinya buat nyari calon mempelai yang baru.

Aduuuhhhh! Cakep banget! Ih! Yang satu rambutnya coklat lurus.. lembut sekali terpapar sinar matahari... mana pake eyepacth. Wajahnya cool lagi.. ADUH! TIPE GUA BANGET! Aah! Maria enggak kuat!

Eh... yang satu lagi apa lagi! Emang berondong muda itu rasanya beda ya! Emang sih rada alay gitu rambutnya macem mentega campur saos tomat. Tapi wajahnya ituloh! Nggak nahan! Cetar bingits euh! Cucok cyiin~..

Dan semua kekaguman Maria enggak berlangsung lama ketika mendengar salah satu dari mereka berkata di bawah ini :

"Anu.. Tante.. Katsuie-nya ada?"

(SFX : DOENGKKKK...)

WHAT THE TANTE...

TANTE...

TANTE...

TANTE...

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Demi apapun juga seorang Maria Kyogoku ini dipanggil tante!

"APA LU BILANG TANTTTEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE!" kata Maria dengan super-duper-ultrasonik.

"Eh?" gumam Sakon dan Masamune nosen.

"SAYA INI MASIH MUDA YA! GINI-GINI SAYA SERING DIBILANG AWET MUDA! GINI-GINI SAYA MASIH SERING DITAWARIN IKLAN SHAMPOOO LAUREAL! BAGAIMANA BISA SAYA INI DIBILANG TANTE!" kata Maria.

"Anda ibunya Katsu kan? Terus mau saya panggil apa? Nenek gitu?"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"APA LU BILANG! JANGAN SEMBARANGAN YA! DASAR ANAK MUDA JAMAN SEKARANG! ENGGAK PUNYA SOPAN SANTUN! BISA-BISANYA KALIAN MEMANGGIL SAYA DENGAN PANGGILAN SEPERTI ITU! AWJDIDHDJ3BF32DU3IHI3HFUH4IOFHRFJ3OUFHIO23JIO3FJ3IOFHIO3JFIO3R!" Maria pun mulai ngoceh dengan bahasa zimbabwe saking keselnya.

"WOII! Sakon! Gua disini!" kata Katsuie sambil melambai ke bawah dari lantai dua.

"Halo Katsu-ku sayang! I am coming baby! Ayo Mune! Kita lets go!" kata Sakon dengan semangat diikuti Masamune. Sementara Maria masih mengoceh layaknya orang Autis yang dibuang di pinggiran rumah orang.


XXX


Dan flesbek berakhir. Katsuie stress sendiri. Dia pun memutuskan untuk ke bawah menonton televisi. Mendinginkan kepalanya yang sukses dibuat sedeng oleh JL couple (Jackie Lovers Couple).

Sampai di bawah. Yang dia lihat Cuma pemandangan Maria tiduran di karpet. Guling-guling sambil meluk plus gigitin bantal. Dimana televisinya sudah didominasi untuk menyetel pelem Sharung Khan plus Mahahayana. Ada juga Kajol Degan dan sederet artis bollywood ngenes lainnya. Seperti Kareena Karung,

Sudah bisa dipastikan Maria lagi ngegalo ama lagu-lagu india.

"Mih.." kata Katsuie hati-hati.

"Apaan?" tanya Maria dengan wajah ngenes.

"Boleh pinjam TV-nya?"

"ORA ISO! POKOKNYA MAMIH LAGI BERKUASA AMA TELEVISI! KALO MISALKAN KAMU MAU LIHAT TIVI. PAKE AJA TIVI KAMARMU SENDIRI!"

"LAH! TAPI KAN TV-NYA TSUIE LAGI DIPINJEM SAKON!"

"MAMIH ENGGAK PEDULI! KAMU PAKE AJA TV-NYA ITSUKI DI KAMAR BELAKANG!"

"LAH! ENGGAK MAU MIH! PALINGAN JUGA LIATNYA FROZEN, MUSA EN DE BER, AMA BARBIE EN THE SECRET OF KOLOR! TSUIE NGGAK MAU!"

"Ya udah.. enggak usah liat TV aja.." kata Maria enteng.

Katsuie masih sadar untuk tidak menusukkan kepalanya ke tiang listrik saking stress-nya. Dia hanya bisa geleng-geleng kepala.

Sebenarnya keluarga seorang chicken katsu ini cukup tajir untuk memiliki tivi di setiap kamar. Tapi justru ini dia masalahnya.

Kamar almarhum bapaknya Katsuie lagi di sterilkan semenjak babehnya terjintah itu meninggal dunia. Enggak boleh ada yang masuk, kecuali mamihnya.

Mamih Maria berkuasa untuk TV kamar tengah dan TV kamarnya sendiri.

Itsuki berkuasa untuk kamarnya sendiri.

TV dapur dipake ama tukang masak rumah mereka.

TV loteng dipake pembantu rumah mereka.

TV kebon dipake tukang kebon.

TV kamar mandi rusak karena sering kena air. (Lagian kenapa juga di kamar mandi ada TV?).

Entar kalo Katsuie ngotot make TV dapur, rebutan mau lihat acara Fish en Chef ama tukang masaknya. Kalo Katsuie ngotot rebutan ama pembantu mereka. Bisa-bisa ditendang atas nama Carita de Angel. Kalo sama tukang kebon. Bisa-bisa Katsuie bonyok karena si tukang kebon terlalu menghayati acara tinju legendaris kelas dunia yang dibintangi PacMiau dan Maywater.

Dan kalo sama duo sedeng itu.

Bisa-bisa Katsuie budek karena karaokean mereka.

"Kenapa sih enggak ada yang bisa ngertiin gua.. padahal gua kan lagi sedih maenan power ranger gua kecebur WC. Kirain kalau Sakon dateng sama temennya bisa ngegalo bareng.. eh ternyata.. gua cuman dimanfaatin.."

Katsuie pun berjalan ke teras rumah.

"Sakon enggak pernah tahu gimana aku nangis.. dia ada cuman pas aku seneng aja. Dia enggak pernah peka, saat dia cerita seneng-senengnya. Aku senyumin aja.. padahal nyeseknya itu minta ampun. Aku bahkan pernah ragu apakah Sakon beneran temen sejati gua.."

Dia berhenti.

"Selamanya gua akan sendirian kayak gini.."

Dora the Explorer itu cuman bisa terduduk ngenes di depan rumah sambil menundukkan kepala. Punggungnya nge-geter. Tangannya ngecengkram kuat lengan kursi.

Katsuie nangis..


XXX


"Lalalalalalalalalalala... senangnya dalam hati.. ku nebeng DVD temen.." kata Sakon sambil mengunci kembali kamar Katsuie setelah meluluh lantakkan suasana kamar dengan mahadasyat. Kagak bertanggung jawab amat. La wong nggak diberesin lo!

"Ah.. sekarang gua bisa cerah kembali! Muahahahahahahah! Thanks my friend Sakon Shima! You're the best ever!" kata Masamune yang mangkalnya ilang selese nonton pilem bareng teman seperjuangannya.

"Hehe! Sampeyan ngomong opo to mas? Rak ngerti aku.." kata Sakon menanggapi. Setelah itu Masamune facepalm.

Mereka pun berjalan dengan riang keluar rumah. Maria udah tidur di depan TV meskipun volume kenceng dangdutan versi India masih terpasang di sistem sonar. Kedua orang ini menghiraukan si janda ngenes dan mereka berjalan ke luar rumah.

"Loh.. siapa itu... oh Katsu! Hai! Makasih banget ya buat DVD yang tadi! Aku seneng banget loh makenya.. oh ya.. elu belom kenal siapa temen gua kan? Ini adalah..." Sakon mempersilahkan Masamune untuk mengenalkan dirinya sendiri.

Tapi Mune enggak bicara apapun.

Dia diem.

"Mun.. lo kenalin diri lo!" bisik Sakon.

Tapi Masamune tetap diem.

Dia natap Katsuie terus dari belakang. Dengan wajah yang sangat sulit diartikan.

"Mun!"

"Kon.." kata Masamune akhirnya.

"Lo gak peka banget sih.. jadi orang.." lanjut pria ber-eyepacth itu.

"Heh?" tanya Sakon enggak mudeng.

Masamune masih natap Katsuie setelah ngomong itu. Biarin Sakon mikir apa yang dia maksud.

Sakon pun memperhatikan Masamune dan Katsuie secara bergantian. Kayak Spongebob lagi menemukan kaitan antara api dengan ranting. Terus begitu terus...

"Oh... jadi elo naksir sama Katsuie toh? Enggak papa kok.. gua ngerestuin.." kata Sakon dengan senyum lima jari.

PLAK!

Sakon ditampar..

Ama Masamune..

Ampe dia jatuh ke atas rak sepatu.

BRUUUKKKKKKKKKKKK!

"LO KENAPA MUN! EMANG SALAH NGOMONG APA GUA TADI! NGAJAK BERANTEM LO HAH!" tanya Sakon kesulut emosinya.

"EH! ELO BADUT SIRKUS ALAY CEKING DAN ANAKAN MONYET! ELO KAGAK PEKA BANGET SIH! TEMEN LO NANGIS KEK GINI MALAH ENGGAK DITANGGAPI! ENGGAK DITENANGIN! MALAH SENENG-SENENG DI DEPANNYA! LO TEMENNYA APA BUKAN! LO MANUSIA APA BUKAN! APA MASIH MONYET! KALO EMANG MASIH MONYET! SINI! GUA KONSLETIN OTAK LO BIAR BEREVOLUSI KE MANUSIA!" kata Masamune meledak-ledak.

Sakon diem.

Dia sama sekali enggak sadar kalau Katsuie nangis.

Padahal Sakon itu temennya sejak dari kecil. Kok bisa dia enggak sadar Katsuie nangis.

Masamune menghela nafas melihat dia.

Sumpah..

Ini sinetron..

Banget..

"Sategan.. ryu?" tanya Katsuie pas sadar dirinya dibela ama Masamune.

"Udah tenang aja.. dia udah sadar kok.. kalo belum sadar. Biar gua tusuk kepalanya.. pake tiang listrik.." kata Masamune nenangin Katsuie.

"Bukan gitu.. kok kamu bisa ngebela aku.. padahal kita kan temenan baru.."

"Because you're my friend..."

Katsuie diem.

Dia ngerasa bahagia.. banget..

"Enggak peduli sejak kapan kita temenan. Entah baru sehari, dua hari, satu jam, satu menit. Bahkan sedetik yang lalu.. lo tetap temen gua.. dan gua bakalan ngebela elo.." kata Masamune mantep. (Ecie... keren banget lu mas..)

Katsuie nangis lagi.

"SATEGANRYUUUU!"

Tak terduga-duga. Katsuie meluk Masamune dari belakang. Dan cowok yang dipeluk nyaris jantungan karenanya. Katsuie nangis di punggungnya Masamune. Dan Masamune ngebiarin dia.

"Katsu..." panggil Sakon serak.

Ternyata Sakon juga nangis.

"Maafin gua.." lanjutnya. "Gua nggak bisa peka sama elo.. gua enggak pernah tahu kalo elo juga pernah nangis.. padahal gua temen elo.. eh enggak.. gua gak pantas di katain temen.. karena gua enggak ada buat elo pas elo butuh gua.. maafin gua buat semua kesalahan ini.."

"Enggak papa.. Kon.." kata Katsuie sesegukan. Di belakang punggungnya Masamune.

"Gua juga minta maaf.. enggak pernah cerita.. gua yang salah.."

"Bukan.. gua yang salah.."

"Gua Kon.. yang salah..."

"Katsu! Gua yang harusnya minta maaf!"

"Bukan elo! Tapi gu-"

"EH! ELO BERDUA! BISA ENGGAK ACARA MAAF-MAAFAN INI DIBATALIN! LEBARAN MASIH 2 BULAN ENTARAN! PUASA AJA BELOM! LU KATA IDUL FITRI!" tanya Masamune enek ngeliat adegan sinetron sabun ini.

"Hiks.. maafin kita Mune.."

"Udah! Enggak usah maaf-maafan! Kalo gini ceritanya kayak cewek pacaran selingkuh karena kurang belaian terus cowoknya nangis.." kata Masamune.

"Hiks.. iya juga ya.. nggak elit banget sih.." kata Sakon ngelap ingus.

"Eh.." kata Masamune manggil Katsuie.

"Apa Te?" tanya Katsuie.

"Lu... cowok ya.." tanya Masamune.

"Iya.."

"Beneran?"

"Sumpret..."

"Oh..."

"Kenapa emang.." tanya Katsuie.

Masamune geleng-geleng. Lalu ngelepasin tangan Katsuie dari pinggangnya.

"JANGAN BILANG KALO LO NGIRA KATSUIE CEWEK.." kata Sakon dan itu nge-jleb banget bagi Masamune.

Mampus..

"A-apa..." gumam Katsuie. Dia ngeliat Masamune. Langsung aja dia menjauh dari Masamune. Sementara Mune sendiri langsung menghindar 200 meter. Teringat kembali akan traumanya bersama guru maho Hanbei Takenaka. Jangan-jangan si Katsu maho lagi..

"EH! LO NGELIAT GUA PAKE SEGITUNYA! GUA MASIH NORMAL KELLES!" kata Katsuie yang bisa mengartikan pandangan Masamune.

"Gua telah dipeluk ama cowok.. bahkan bapak gua pun enggak pernah ngelakuin itu ke gua.." gumam Masamune nyesel. Sumpah, dia ngira Katsuie beneran cewek! Dan baru sadar kalau Katsuie cowok setelah orangnya meluk Masamune dan Mune bisa ngerasain kalo dadanya Katsuie rata serata papan tulis.

Dan meledaklah tawa Sakon.

To be Continue.


Omake

Shakazaki ngeliat keluar jendela.

"Kenapa?"

Dia menggeleng. "Enggak.." jawab cewek berambut hitam itu. Sementara cowok dihadapannya Cuma bisa facepalm.

"Kasian juga si Mune.. ngejomblo mulu.. padahal kalo Katsuie cewek. Bisa aja Mune suka ama dia. Terus diembat gitu.." kata Nobunaga sambil minum kopi.

"Oh.. jadi lo tahu status kejombloan wakil elo.." gumam Shakazaki.

"Kenapa kagak elo cariin cewek aja.." usul Shakazaki asal-asalan.

"Kagak ah.." kata Nobunaga.

"He? Kenapa?"

"Jodoh itu enggak kemana-mana.." kata Nobunaga sambil ngelirik ke Nouhime. Nouhime kedipin dia, Nobunaga bales. Shakazaki enek.


Author Note :

Hola minna...

Shakazaki Rikou is here. Sebenarnya saya enggak nyangka bakalan ngebut ngerjain SSL. Tapi sekalian apdet di ultahnya Fuyuki, jadi ini termasuk ONE OF MY GAJESTEST CHAPTER IN MY STORY. ABSURD BANGET SUMPAH.

OH ya, Saya bakalan ulang tahun 10 hari lagi. Udah gitu aja.

Salam kompor gas

Shakazaki-Rikou.