Persona 3: Petualangan Sang Kakak

A/N: Bagaimana pendapat kalian jika cerita ini masuk nominasi IFA 2012? Mohon di jawab di postingan Reviewnya ya, soalnya saya ragu-ragu.

Disclaimer: Persona 3 milik Atlus, Gundam milik Sunrise, Code Geass milik Sunrise dan CLAMP, Kamen Rider milik Toei dan Ishinomori Productions.

Warning: OC, OOC dan kemungkinan ada character's dead*Author dibunuh* penuh dengan CrossHover dan GAJE.

Summary: Entah mengapa tapi apa yang di lakukan anggota Anti teror masuk ke Tartarus? Kenapa ceritanya makin ancur?


Dark Hour.

Tartarus, Lantai 1.

Dua orang berjalan memasuki Tartarus dengan memakai kostum Spiderman yang sama sambil membawa peti kecil milik seseorang. Mereka tak lain adalah Minato Arisato dan jelmaan Setsuna F. Seiei yaitu Reizato Takeba.#PLAK

"Jadi, kenapa Yukari bisa dekat denganku?" tanya Minato yang masih heran dengan ucapan Reizato di luar Tartarus tadi.

"Sudah, lebih baik kita fokus ke tujuan kita!" ucap Reizato yang sekali lagi mengalihkan pertanyaan Minato. Tidak lama setelah itu, Reizato kemudian memandang Minato. "Hei Minato, apa kau tahu sejarah Orpheus?" tanyanya.

"Ya, memang kenapa?" tanya Minato.

"Aku harap kau tidak seperti dia...!" ujar Reizato yang kemudian berjalan ke tengah dan membuat Minato heran.

~Chapter 21: Wana~

Tiba-tiba sebuah pesawat kertas terbang dan jatuh tepat di depan Reizato. Rezato yang menyadari hal itu, segera mengambil kertas tersebut untuk di lihat isinya. Minato menghampiri Reizato.

"Rei-san, itu surat ya? Apa isinya?" tanya Minato.

Reizato membacakan isi surat tersebut. "Katanya kita harus pergi ke sebuah pintu besar yang ada di sini." Lalu dia menoleh ke kanan dan ke kiri untuk mencari pintu yang di maksud. Pintu yang di maksud itu berada di sebelah kanan tangga dengan corak warna hitam putih yang di sisinya terdapat warna emas. "Pasti ini" ucapnya setelah menemukan pintu yang di maksud.

Minato terkejut dengan apa yang di maksud dari kertas itu. "R-Rei-san, aku sarankan... jangan masuk ke pintu itu!" ujarnya.

Reizato menoleh ke arah Minato dengan heran. "Kenapa? Apa kau tahu pintu ini akan menuntun kita kemana?" tanyanya.

"Pintu itu akan menuntun kita ke-"

"Enemy Supotted!" ucap salah seorang yang memotong perkataan Minato dan membuat 2 orang tersebut menoleh ke arah pintu Tartarus yang sudah di penuhi oleh beberapa orang yang memakai baju anti Terror.

CKLIK

"FIRE IN THE HOLE!" teriak salah seorang dari mereka tersebut yang melemparkan granat ke arah Minato dan Reizato.

"GRANAT!" teriak Reizato dan Minato bersamaan karena kaget bahwa yang di lempar pasukan anti Terror tersebut ternyata Granat. Secepat kilat, Reizato menarik tangan Minato dan berlari masuk ke arah Pintu besar yang di maksud Yoshino yang menuntun mereka menuju Block Monad, dimana Shadow-Shadow terkuat tinggal dan itu belum di ketahui oleh Reizato.

DHUAR!

Terdengar ledakan suara Granat meledak setelah Reizato berhasil masuk ke Block Monad bersama Minato dengan selamat.

-00-

Iwatodai Dorm, Lounge.

"Apa mereka akan berhasil?" tanya Junpei yang duduk di sofa sebelah kanan Fuuka dengan khawatir.

"Aku tidak tahu..." sahut Minako yang duduk di sofa sebelah Kiri Fuuka dengan khawatir.

Mitsuru yang dari tadi berdiri di jendela, berjalan mendekati Fuuka. "Yamaghisi, bisakah kau mengetahui keadaan mereka di Tartarus saat ini dari Asrama?" tanyanya dengan nada tegas sembil terus menenteng ke dua tangannya di dadanya dengan anggun.

Fuuka berdiri. "Akanku coba," lalu menodongkan Evoker ke kepalanya sendiri untuk memanggil Lucia. Tiba-tiba mata Fuuka close up. Sangking close upnya di layar, tv anda rusak saudara-saudara #PLAK. "LUCIA!" Luciapun keluar dan mengurung Fuuka di dalam rok kacanya, membuat Fuuka bisa mengetahui banyak hal.

"Aku harap mereka baik-baik saja..." ucap Akihiko lemas yang duduk di sofa dekat Tv kecil dengan lemas.

"Yamaghisi, bagaimana?" tanya Mitsuru.

("Maaf Mitsuru-senpai, aku tidak bisa mengetahui keadaan mereka dari sini...") ucap Fuuka melalui pikiran semua orang.

-00-

Tartarus, Monad Block lantai 1.

Minato dan Reizato lari karena di kejar oleh 3 Shadow berbentuk Castle yang bernama King Castle.

"MINATO, KENAPA KAU TIDAK MEMBERI TAHUKU BAHWA DI BLOCK INI SHADOWNYA KUA-KUAT?!" teriak Reizato pada Minato sambil berlari cepat di sampingnnya.

"AKU MAU MENGATAKAN HAL ITU, TAPI KAU TIBA-TIBA MENARIKKU DAN MEMASUKI BLOCK MONAD SEENAKNYA!" teriak Minato yang juga berlari cepat.

"JIKA KAU TIDAK KU TARIK MASUK, KAU PASTI MATI, BAKA!" ejek Reizato dengan keras.

"SUDAH, TERUS KITA HARUS BAGAIMANA?!" tanya Minato dengan keras.

"LARI!" teriak Reizato sekencang mungkin.

Tidak beberapa lama kemudian akhirnya mereka berhasil lolos dari kejaran Shadow King Castle.

"Hah... hah... hah... apa hah... kita sudah hah... lolos?" tanya Minato yang berusaha mengambil napas sambil membungkuk dan melepas topeng Spidermannya karena lelah berlari kencang.

"Ya, sepertinya" ucap Reizato yang sedang mengintip keadaan sekitar, lalu menoleh ke arah Minato. "Kalau mengambil nafas, jangan membungkuk, badan itu harus tegak!" ujarnya setelah melihat Minato yang tengah mengambil napas.

Badan Minato kini kembali tegak. "Entah mengapa tapi aku merasa, kau seperti ayahku saja" ucapnya dan memakai topeng Spidermannya kembali. "Tapi aku heran denganmu, kenapa kau terlihat tidak lelah sama sekali?" tanyanya.

"Hal itu juga tidak kumengerti, tapi sekarang kita harus mengendap-endap dan mencari keberadaan Sayu dan Yukari di sekap" ucap Reizato.

-00-

Monad Block, Lantai 10.

Yoshino duduk dengan santainya, dengan di temani sebuah papan catur di hadapannya dan 2 gadis yang berada di belakangnya dalam keadaan tak sadarkan diri dan posisi tersalip yang di ikat dengan rantai. 2 gadis itu tak lain adalah Sayu dan Yukari.

"Norn!" teriaknya. Topeng Kamen Rider Kivanyapun bercahaya. Bersamaan itu juga, Norn muncul di atasnya.

TUK

Terdengar 1 pion putih catur di gerakannya di atas papan Catur. "Permainan... telah di mulai..." ucapnya dengan nada licik layaknya Lelouch Vi Britannia sang pangeran buangan yang di buang oleh ayahnya sendiri bersama degan adiknya setelah ibu kandungnya meninggal. "Sekarang... sampai dimana kalian berdua bisa bertahan?" tanyanya pada sang lawan dari kejauhan. Berharap mereka bisa mendengar.

-00-

Monad Block, lantai 1.

"Oh iya, sepertinya Igor dulu pernah mengatakan padaku bahwa di Monad ini hanya mempunyai 10 lantai saja" ucap Minato yang membuat Reizato sujud Syukur di hadapannya yang membuat dirinya sendiri sweatdrop.

"Makasih ya infonya, lebih baik kita cepat cari~" ucap Reizato dengan senangnya sambil was-was dalam melangkah. Tiba-tiba terdengar alunan lagu 'The Back Horn - Wana' di mainkan.

Zetsubou wa amai wana tozasareta sono tobira

Kokoro ga senjou dakara dare ni mo sukuenai

Minato dan Reizato berjalan perlahan sambil menoleh ke kanan dan ke kiri layaknya maling ayam pak Wagiman.

Zenmai no shinzou ga unmei ni ayatsurare

Biriki no heitaitachi wa satsuriku o hajimeru

Akhirnya mereka menemukan sebuah anak tangga yang akan menuntun mereka mencapai lantai 2. Merekapun berlari. Tiba-tiba terdengar suara,

"Enemy Supotted!"

"FIRE FIRE!"

TAR-TAR-TAR-TAR-TAR-TAR!

Yang membuat Reizato dan Minato di hujanin peluru M249 dan Mac 45. Merekapun berlari secepat mungkin ke arah tangga untuk mencapai lantai 2 dan berhasil.

...

Monad Block, Lantai 2.

Inochi sae mo moteasobu no ka koware kaketa otogi no kuni de

Mune no okuni hashiru itami o dou ka zutto wasurenu mama de

Sesampainya di lantai 2, tiba-tiba Reizato dan Minato menemukan sebuah koper putih. Koper itu berisi uang 45.000 Yen dan 2 Medicine. Akhirnya mereka melanjutkan mencari tangga menuju lantai 3 setelah mengambil isi koper tersebut.

Yokubou wa doku ringo te ni ireta mono wa nani

Mirai no kodomo tachi e to nokoseru mono wa nani

Beberapa menit mengendap-ngendap, merekapun berhasil menemukan tangga menuju lantai 3. Reizato dan Minato dengan hati-hati berjalan menuju ke arah tangga tersebut, namun sayang. Reizato kentut sembarangan dan suara kentut itu mengundang 2 orang aneh datang ke arah mereka.*Author di hajar Agung Hercules*

"Enemy Supotted!"

"FIRE!"

DHOR-DHOR-DHOR-DHOR!

Sekali lagi Reizato dan Minato di hujani peluru Bullpup dan pistol FN Five-Seven dengan ganasnya yang membuat mereka berlari ke arah tangga untuk menuju ke lantai 3 dan sekali lagi berhasil.

...

Monad Block, lantai 3

Ai o shirazu yureru yuri kago moe tsukiteku nemuri no mori de

Tomo ni ikuru yorokobi sae mo kieteshimau tooku

Sesampainya di lantai 3, Reizato dan Minato di kejutkan dengan jatuhnya 2 koper berisi rompi anti peluru. Mereka akhirnya memakai rompi anti peluru tersebut dan kembali mengendap-ngendap mencari tangga menuju lantai 4.

Yasashisa o shinji subete o yurushite

Itsukushimu you ni tada wakachiatte wakariatte

Tak beberapa lama mengendap-ngendap, mereka sekali lagi berhasil menemukan tangga menuju lantai 4. Sekali lagi Reizato dan Minato berhati-hati berjalan ke arah tangga tersebut, namun sayang.

Super Junior sedang mengadakan Super Show 5 di dekat sana yang membuat para ELF mengerumuni tempat tersebut dan membuat Reizato dan Minato berdesak-desakan melewati mereka semua hingga sesak napas. Apalagi mereka sedang memakai kostum Spiderman dan membawa sebuah kotak kecil milik Sayu.

Akhirnya dengan tubuh yang lemas dan hampir ke habisan napas, merekapun sampai di lantai 4.

...

Monad Block, Lantai 4.

Inochi sae mo moteasobu no ka koware kaketa otogi no kuni de

Mune no okuni hashiru itami o douka zutto wasurenu mama de

Setibanya di lantai 4, Reizato dan Minato sekali lagi di kejutkan oleh 3 koper dan 2 peti harta emas yang berisi 3 Revival Bread, 2 baju bertuliskan 'High Cut Armor' yang tentunya untuk perempuan, 1 buah pedang Excalibur untuk Minato yang membuat dirinya loncat-loncat riang dan Gaje. Terus 2 Peti harta berisikan 1 kostum Kamen Rider Decade dan 1 Kostum Kamen Rider Kuuga yang membuat Reizato loncat kegirangan.

"Minato, High Cut Armor itu armor apa?" tanya Reizato yang membuat Minato menjelaskannya secara blushing. "Hei, sepertinya aku punya ide, bagian dadanya kita potong terus kita pakai bajunya sebagai dalaman" Reizatopun mengganti kostumnya dengan kostum Kamen Rider Decade dengan dalaman High Cut Armor. "Kau juga!" ucapnya pada Minato.

Tanpa pikir panjang, Minato memakai Kostum Kamen Rider Kuuga dengan dalaman high Cut Armor dengan wajah merona merah. Menjadikan mereka memiliki pertahanan yang kuat, apalagi dengan memakai ropi anti peluru benar-benar membuat mereka bagaikan menjadi seorang Kamen Rider sungguhan. Setelah itu mereka melanjutkan pengendap-ngendapan mereka secara hati-hati.

Ai wo shirazu yureru yuri kago naze bokura wa umareta no darou

Haruka kanata inori no you na komori uta ga hibike

sekali lagi berhasil menemukan tangga menuju lantai 5. Tapi sebelum mereka menuju ke tangga tersebut, mereka mengancam Author agar tidak menulis hal-hal yang aneh saat mereka menuju ke tangga tersebut jika tidak, mereka akan kawin lari bersama Siwon.*Author di tebas pakai Beam Saber*

Mereka berjalan ke arah tangga tersebut secara perlahan-lahan agar tidak ketahuan dan tidak di kejar siapapun. Namun hanya dalam satu langkah saja, mereka sekali lagi mendengar suara.

"Enemy Suppotted!"

"Need Backup!"

"FIRE FIRE!"

DHOR-DHOR-DHOR-DHOR-DHOR-DHOR!

DHOR-CKLIK-DHOR-CKLIK-DHOR-CKLIK!

CKLIK

"FIRE IN THE HOLE!"

DHUAR!

Membuat mereka berlari menaiki tangga dengan kecepatan penuh dan tanpa terluka sedikitpun.

...

Monad Block, lantai 5.

Yasashisa o shinji subete o yurushite

Itsukushimu you ni tada wakachiatte wakariatte

Lagupun selesai dimainkan. Namun mereka masih setengah dari lantai yang mereka tuju. Reizato dan Minato beristirahat sejenak. Tak beberapa lama, Sebuah koper mereka temukan di dekat sana. Saat koper itu di buka, tenyata berisi 2 Plume of Dusk dan uang 5.000.000 Yen.

"Sekarang kita berada di lantai berapa?" tanya Reizato.

"Lantai 5" jawab Minato. Mereka sekali lagi mengendap-endap. Tak lama kemudian, mereka sampai di sebuah aula besar yang di ujungnya terdapat tangga yang akan menuntun mereka untuk sampai ke lantai 6.

Saat mereka masuk ke alua tersebut, Tiba-tiba pintu menuju tangga tersebut tertutup dengan sendirinya.

"Ada apa ini?" tanya Reizato.

Juga pintu yang tadinya mereka masuki, tertutup dengan sendirinya dan membuat Reizato dan Minato menoleh ke arah pintu yang mereka masuki tersebut.

"Rei-san, ini sepertinya perangkap" ucap Minato dengan nada sedikit panik.

"Aku sudah tahu kalau ini perangkap, kan tadi lagu yang di putar oleh Author itu artinya perangkap" jelas Reizato dengan tenang dan sukses mendapatkan lemparan sendal jepit milik Author.

Tiba-tiba di hadapan mereka, muncul sebuah asap hitam yang membentuk 3 makhluk berwujud manusia dengan memakai jubah hitam yang menutupi wajah mereka. Reizato dan Minato yang menyadari hal tersebut, bersiap dalam posisi siaga.

"Welcome..." ucap salah seorang dari 3 makhluk berwujud manusia dengan nada perempuan sambil memegang 2 pistol perak 9mm. Yang tak lain suara Kizuka yang ternyata sedang berhadapan dengan Reizato tanpa sepengetahuannya sambil di temani 2 adik perempuannya yang ada di belakangnya yang tak lain juga adalah Kizuma dan Kizumi dengan bersenjatakan katana dan 2 pisau berukuran sedang.

"Siapa kalian?" tanyak Reizato dengan nada tegas dan badan tegak layaknya menjadi Kamen Rider Decade sungguhan.

Tiba-tiba Kizuka menodongkan pistolnya ke arah Reizato dan Minato yang masih dalam penyamaran sebagai Kamen Rider Decade dan Kuuga. "Serahkan kotak peti itu!" ucapnya dengan tegas.

"Ora iso~" jawab Reizato sambil menggoyang-goyangkan jari telunjuknya di hadapannya sambil menggunakan bahasa jawa dan sukses membuat semua orang sweatdrop. Kizuka dan 2 adiknya entah mengapa merasakan bahwa orang yang mereka hadapi sepertinya mereka kenal. Tapi demi menghidupkan kembali Yoshino yang mereka kira meninggal, akhirnya Kizuka dan 2 adiknya tidak memikirkan hal tersebut.

Kizuka mulai bersiap menembakan pistolnya. "Kalau begitu, kalian mati saja!" ucapnya yang membuat 2 adiknya yan g berada di belakanya bersiap dalam posisi menyerang.

"Nenekku pernah berkata, mati itu bukan di tanganmu!" ucap Minato dengan keren yang meniru kalimat Kamen Rider Kabuto.

"Kakekku pernah berkata, jangan pernah mengambil barang milik orang lain!" ucap Reizato yang juga niru-niru kalimat Kamen Rider Kabuto.

Kizuka bersiap menembak "pepatah mengatakan, tong kosong nyaring bunyinya". Dan pertempuranpun dimulai.

DHOR-DHOR-DHOR-DHOR-DHOR-DHOR!

~To Be Continue~


Akhinrnya selesai juga, sekali lagi terima kasih untuk:

AbracaForte(Chapter 20): SAYA MEMANG SUKA GUNDAM! ORE WA GUNDAM! Dan anda benar~ karena Cover ceritanya itu bergambar Setsuna F. Seiei. Jadi bayangin saja kakaknya Yukari yaitu Reizato adalah Setsuna F. Seiei~ *Di injek pake kaki Gundam Exia*

Terima kasih. Dan kata mama saya~... pembaca baik pasti memberikan review setelah membaca cerita saya. Jadi... mohon di

~Reviewnya~
VVV
VV
V