CHAPTHER 21

" Hyung, apa yang sedang kau lakukan terhadap kyunnie?"

" Donghae-ah!" yunho tampak terkejut akan kedatangan donghae yang tiba-tiba

Yunho langsung berdiri dari duduknya dan terlihat gugup di hadapan donghae. Wajah yunho cukup pucat walaupun donghae tidak bisa melihatnya dengan jelas karena kondisi kamar kyuhyun yang masih gelap

" Apa yang baru saja mau kau lakukan pada kyunnie?" tanya donghae lagi

" A.. AKu tidak melakukan apapun" sahut yunho gugup

" Jangan berbohong hyung, aku melihatnya sendiri kau hendak mencium kyuhyun!" ucap donghae sedikit menaikkan intonasi suaranya

Kyuhyun sedikit bergerak dari tidurnya karena mendengar suara donghae yang sedikit meninggi.

" Kita bicara di luar Hae" yunho menarik tangan donghae lalu beranjak keluar dari kamar kyuhyun

" Sekarang katakan padaku hyung, apa yang baru saja kau mau lakukan pada kyuhyun? Jangan menghidar lagi hyung" ucap donghae yang sudah tidak sabar

" Aku hanya ingin membangunkannya agar kyuhyun tidak terlewatkan untuk sarapan" jelas yunho berusaha sewajar mungkin

" Jangan berbohong hyung. Jelas-jelas tadi aku melihat kau tadi mau mencium kyuhyun. Katakan padaku, apa hyung mencintai kyuhyun?" terka donghae langsung dengan sorot mata yang tajam pada yunho

" Ne.. Aku sudah tertarik padanya saat pertama kali tidak sengaja bertemu dengan kyuhyun waktu di supermarket waktu itu. Semakin berjalannya waktu, aku semakin merasa mencintai kyuhyun" jawab yunho dengan wajah serius

" Jadi kau sudah jatuh cinta pada padangan pertama pada kyuhyun? Begitu maksud mu hyung?" tanya donghae lagi mencari kepastian

" Benar" jawab yunho yakin

" Tapi kyuhyun hanya manganggapmu sebagai teman hyung"

" Mungkin sekarang ini kyuhyun menganggapku sebagai teman, tapi aku tetap berusaha untuk lebih dekat dengan kyuhyun"

" Sebaiknya kau urungkan saja niat mu itu hyung, nantinya kau lah yang akan terluka" ucap donghae

" Kenapa?"

" Karena kyuhyun hanya menganggapmu sebagai temannya, tidak lebih dari itu. Jadi kumohon kau jangan bertindak lebih dari itu hyung" tutur donghae lagi

" Hae, kau mengenalku sudah cukup lama. Jung yunho adalah seorang pria yang pantang menyerah. Aku belum mencobanya tidak mungkin akan langsung mundur. Itu bukan pria sejati namanya" Ucap yunho santai

" Aku turun dulu untuk sarapan" lanjut yunho

" Kau benar-benar nekat hyung. Jelas-jelas nantinya kau lah yang akan tersakiti pada akhirnya" gumam donghae

Donghae kembali masu ke kamar kyuhyun dan mendapati kyuhyun yang masih tertidur pulas

" Kyunnie… Kyunnie.. cepat bangun.." ucap donghae menepuk pelan pipi kyuhyun

" Nggg….."

Kyuhyun menggeliat dari tidurnya, matanya terbuka sedikit lalu di kerjapkan berkali-kali. Donghae lalu beranjak membuka tirai kamar kyuhyun dan kedua mata kyuhyun pun langsung terbuka lebar karena silau nya sinar yang masuk ke matanya.

" Pagi kyunnie. Tidurmu nyenyak?" tanya donghae di barengi dengan senyumannya dan sambil berjalan kembali ke ranjang kyuhyun

" Iya. Sangat nyenyak" jawab kyuhyun sembari duduk

" Tumben sekali kau telat bangun, memangnya semalam kau tidur jam berapa?"

" Hmmm.. hampir jam dua pagi sepertinya"

" Apa saja yang kau lakukan sampai tidur sepagi itu?"

" Wonnie terus menghubungi ku hingga pagi tadi oppa, dan jadilah aku bangun kesiangan seperti ini" jelas kyuhyun sedikit mempautkan bibirnya

" Arraseo. Sekarang cepat mandi dan segera sarapan. Kita kembali pulang ke dorm pagi ini juga" ucap donghae sembari membelai surai rambut kyuhyun

" Baiklah. Aku mandi dulu oppa" ucap kyuhyun beranjak bangun dari ranjangnya menuju kamar mandi

Beberapa saat kemudian mereka semua sudah bersiap kembali pulang. Barang bawaan mereka sudah masuk ke dalam bagasi mobil masing-masing.

" Kyunnie, kau satu mobil dengan donghae " ucap teukie

" Oh.. baiklah. Kupikir aku akan satu mobil lagi dengan yunho oppa"

Semua orang yang berada di situ langsung menunjukkan wajah keheranan karena kyuhyun baru saja memanggil yunho dengan sebutan oppa

" Oppa? Sejak kapan kau memanggil yunho hyung dengan sebutan oppa?" selidik donghae

" Aku yang memintanya memanggil begitu. Aku hanya ingin tidak ada jarak diantara kami dan aku juga ingin kami menjadi lebih dekat. Itu saja" jelas yunho

" Mau sampai kapan kita terus berdiri begini? Aku sudah cape terus berdiri" oceh henry

" Kajja, kita masuk ke mobil" ucap teukie

AT DORM

" Siwon, kapan kau kembali ke korea?" tanya donghae yang kini sedang menghubungi siwon melalui ponselnya

" Mungkin siang hari aku sudah sampai seoul. Ada apa hyung?"

" Sebelum kau pulang ke dorm, kita bertemu di kafe kona beans"

" Memangnya kenapa hyung? Ada apa?" desak siwon

Donghae menghela nafasnya panjang " Aku tidak tau harus mengatakan tentang hal ini padamu atau tidak siwon. AKu sendiri masih ragu, tapi…."

" Ada apa hyung? Apa ini soal baby kyu?!"

" Ne.. ini memang menyangkut tentangnya"

" Kenapa dia hyung? apa sakit?" tanya siwon panic

" Tidak, kyunnie baik-baik saja. Dia meninkmati liburannya di villa"

" Lalu? Cepat katakan hyung, jangan membuatku penasaran!" geram siwon

" Tenang siwon, tenangkan dirimu. Besok saja kita bicarakan di kafe. Sampa bertemu besok" ucap donghae langsung memutus sambungannya dengan siwon

Semantara itu, siwon yang sekarang ini sedang mengadakan acara promosi iklan barunya dan sebentar lagi akan menjalani acara tanda tangan bagi 100 fans siwon yang beruntung menjadi tidak tenang

" Apa ada sesuatu yang terjadi selama aku meninggalkan korea?" gumam siwon

" Apa ini menyangkut soal baby kyu?"

" Kenapa perasaan ku tidak enak begini…" gumam siwon lagi

" Hyung, jam berapa pesawat kita besok?" tanya siwon pada managernya

" Jam 6 siwon. Kenapa? Apa terlalu pagi?"

" TIdak. Aku senang kita bisa pulang besok dengan flight pagi"

Keesokan harinya begitu tiba di seoul, siwon yang meminta pihak management blue sapphire agar mengirimkan mobil pribadinya ke airport. Tanpa membuang waktu, siwon langsung mengemudikan mobilnya dengan cepat

" Apa sudah lama hyung?" tanya siwon begitu sampai di kafe sambil duduk di hadapan donghae

" Lumayan.. Wajahmu lelah sekali siwon, apa di pesawat kau tidak tidur?"

" Aku tidak tidur sejak kemarin kau menelpon ku hyung. Itu benar-benar membuatku tidak tenang hyung" keluh siwon sambil sesekali minum kopi pesanannya

" Maaf gara-gara aku menelpon mu, kau jadi tidak tidur seharian" sesal donghae

" Tidak apa hyung. Sekarang apa yang ingin kau sampaikan sampai kita harus bicara empat mata dan tidak di dorm?"

" Ini soal Kyuhyun"

Ketegangan nampak sekali di wajah siwon ketika mendengar nama kekasihnya di sebut.

" Kenapa dengan baby kyu?"

" Aku hanya ingin mengatakan, usahakan kyuhyun agar jangan terlalu dekat dengan yunho hyung"

" Apa maksudmu itu hyung? Apa yunho hyung ada melakukan sesuatu pada baby kyu?" cecar siwon penuh curiga

Donghae menghela nafasnya, sebenarnya agak sulit untuk mengatakan yang sebenarnya pada siwon, tapi sepertinya donghae harus melakukannya karena bagaimanapun kebahagian siwon dan kyuhyun juga merupakan kebahagiaan semua member elf

" Kemarin saat kyuhyun masih tertidur di kamarnya, aku tanpa sengaja melihat yunho hyung sudah berada di kamar kyuhyun. Aku melihatnya hampir mencium kyuhyun" jelas donghae

Siwon membelalakkan kedua matanya hingga membulat, di kepalnya kedua tangannya yang berada di atas meja hingga terlihat memutih

" Ja.. Jangan bercanda hyung!" ucap siwon dengan suara yang gemetar

" Aku tidak bercanda siwon. Aku melihatnya sendiri. Awalnya aku tidak ingin percaya, tapi aku sendiri yang melihatnya siwon. Aku juga langsung menanyakannya pada yunho hyung apa maksud dari perbuatannya pada kyuhyun dan jawabannya sangat mencengangkan diriku..." donghae mengatur nafasnya dan melihat wajah siwon yang semakin menegang karena menunggu kelanjutan cerita dari donghae

" Yunho hyung mencintai kyuhyun "

" Ba.. Bagaimana bisa hyung? Me.. mereka baru saja bertemu beberapa hari yang lalu. Ba.. bagaimana bisa yunho hyung langsung mencintai kyuhyun?" tutur siwon dengan kacau

" Kau ingat saat pertama kali yunho hyung datang dan baru melihat kyuhyun di dorm? Itu bukanlah pertemuan mereka yang pertama, tapi itu adalah pertemuan mereka yang kedua siwon" jelas donghae

" Selain di dorm, memangnya mereka bisa bertemu dimana hyung? Kyuhyun jarang sekali ke luar dari dorm. Aku bisa gila..." ucap siwon frustasi

" Pertama kali mereka bertemu waktu di supermarket. Apa kau lupa? Yunho hyung berkali-kali mengatakannya di dorm saat baru melihat kyuhyun tapi kyuhyun tidak ingat. Dari situ yunho hyung sudah jatuh cinta pada kyuhyun" jelas donghae

" Tapi hyung, tidak mungkin secepat itu yunho hyung bisa langsung jatuh cinta pada kyuhyun kan?" ucap siwon lagi tidak percaya

" Kau lupa, kalau aku juga pernah merasakan hal yang sama pada kyuhyun?" ucap donghae sedikit menyunggingkan senyumannya

" Sebaiknya mulai sekarang kau harus menjaga kyunnie dengan baik siwon. Padahal kyunnie bukan seorang idol, tapi daya pikatnya seperti seorang idol. Mungkin sebaiknya won bin hyung harus mempertimbangkan tentang kyuhyun untuk masuk agency miliknya" goda donghae yang semakin membuat siwon frustasi

" Yak Hyung! Sampai kapanpun tidak akan ku ijinkan baby kyu untuk masuk agency manapun. Sekarang saja aku sudah cukup kewalahan untuk menjaganya, apalagi jika dia menjadi seorang idol?!" sahut siwon semakin frustasi

" Hahaha.. Aku hanya bercanda siwon. Tenang saja, aku tidak akan menyarankan pada won bin hyung agar kyuhyun masuk agency blue sapphire. AKu yakin jika kyuhyun melakukan itu, kau akan semakin gila karenanya"

" Baiklah, hanya itu yang ingin aku sampaikan padamu siwon. Aku harus pergi sekarang, ada jadwal lain yang harus aku jalani" pamit donghae

" Ne hyung. Hati-hati" sahut siwon

" Jung yunho hyung. Satu lagi saingan ku yang ingin merebut baby kyu dari ku" gumam siwon

Setelah pertemuannya dengan donghae, siwon beranjak menuju dorm. Hatinya memang sedang kacau hari ini, di tambah lagi dirinya juga baru saja kembali dari perjalanan yang melelahkan dan juga siwon sama sekali belum tidur sejak kemarin karena otaknya terus menerus memikirkan hal-hal buruk tentang apa yang akan di katakan oleh donghae

" Cklek.." pintu dorm terbuka

Siwon melangkahkan kakinya berjalan menuju ruang tamu sambil memegang tas bawaannya. Dilihatnya sekeliling dorm yang sepi tidak ada orang sama sekali. Rasa kecewa mucul di benak siwon, padahal dirinya ingin sekali melihat wajah kekasihnya begitu pulang ke dorm.

" Mungkin baby kyu sedang ke pasar?" gumam siwon

Dengan langkah gontai, siwon berjalan menuju kamarnya. Didapatinya pintu kamarnya sedang terbuka lebar. Senyum langsung merekah di wajah siwon kala melihat kyuhyun yang sekarang ini ada di kamarnya sedang memasangkan sarung bantal.

Siwon melangkahkan kakinya dengan perlahan, di peluknya dengan erat tubuh kyuhyun dari belakang, di sandarkan dagunya pada pundak kyuhyun, di hirupnya aroma tubuh kyuhyun yang sungguh siwon rindukan selama ini.

" Siwonnie?" ucap kyuhyun yang tentunya sudah tau siapa yang saat ini sedang memeluknya dari belakang

" Aku pulang baby.." ucap siwon yang masih belum melepaskan pelukannya dan mecium pundak kyuhyun yang masih terlindungi oleh bajunya

Kyuhyun hendak membalikkan tubuhnya, ingin melihat wajah siwon yang sudah di rindukan olehnya, tapi siwon menahan keinginan kyuhyun.

" Seperti ini dulu baby, aku sedang ingin seperti ini sesaat" tahan siwon yang kini sedang memejamkan kedua matanya menikmati aroma tubuh kyuhyun

Kyuhyun mulai menyandarkan tubuhnya pada dada bidang siwon. Kedua tangan kyuhyun menangkup tangan siwon yang masih melingkar di pinggangnya dan sesekali membelai lembut tangan siwon

" Sebenarnya ada apa wonnie?" tanya kyuhyun

Siwon membuka kedua matanya, menghembuskan nafasnya panjang dan membalikkan tubuh kyuhyun hingga menghadap dirinya

" Aku tidak apa-apa baby. Hanya kelelahan dan sangat merindukan mu. Itu saja" jawab siwon dan mengecup kening kyuhyun sesaat

" Benarkah? Tapi dari wajahmu mengatakan alasannya tidak hanya itu wonnie" tanya kyuhyun lagi kali ini sambil menyentuh pipi siwon yang terpancar raut kekelahan

Siwon menyunggingkan senyuman tipisnya pada kyuhyun dan meletakkan kedua tanganya di pinggang kyuhyun

" Lalu apa yang kau lihat dari wajahku, hmm…?"

" Entahlah. Sepertinya ada kekhawatiran di wajahmu. Apa terjadi sesuatu dengan pekerjaan mu wonnie?" tanya kyuhyun khawatir

" Tidak ada apa-apa baby. Mungkin karena aku tidak bisa tidur semalaman, jadinya aku terlihat kacau hari ini" ucap siwon

" Mwo? Kalau begitu sebaiknya kau langsung istirahat saja wonnie"

" Tidak.. saat ini yang aku butuhkan adalah berada di dekatmu baby. Bukan tidur atau istirahat" ucap siwon kembali memeluk tubuh kyuhyun dengan erat

Kyuhyun merasa ada yang berbeda dengan siwon hari ini, tapi kyuhyun tidak tau apa sebabnya. Hati kecilnya mengatakan ada sesuatu yang di sembunyikan oleh siwon.

" Apa kau tidak mau memberitahu ku tentang kegusaran mu padaku?" tanya kyuhyun lembut seraya mengusap punggung siwon

" Aku hanya kelelahan baby dan kurang tidur. Jangan Khawatir" jawab siwon

" Baiklah, aku percaya padamu. Sebaiknya kau sekarang istirahat wonnie"

Seketika itu juga siwon melepaskan pelukannya dari kyuhyun. Menatap lekat wajah kyuhyun yang kini sedang tersenyum padanya. Siwon menangkupkan kedua tangannya di pipi chubby kyuhyun, membelainya dengan kedua ibu jarinya.

" I love you baby"

Siwon mendekatkan wajahnya dan mencium bibir kyuhyun yang sudah dirindukannya. Ciuman yang penuh dengan kelembutan dan rasa cinta yang besar untuk cho kyuhyun. Awalnya memang benar siwon begitu merindukan kyuhyun, tapi setelah mendengar penuturan dari donghae, siwon menjadi takut untuk kehilangan kyuhyun untuk kedua kalinya. Siwon kembali memeluk tubuh kyuhyun dengan erat dan memejamkan kedua matanya

" Mianhae baby, bukannya aku tidak ingin memberitahukannya padamu apa yang sedang membuat ku kacau. AKu tidak mungkin memberitahu mu kalau aku sedang mengalami ketakutan yang cukup besar karena yunho hyung ingin merebut mu dariku bukan? Kenapa kita tidak bisa seperti pasangan yang lain? Kenapa kita harus menyembunyikan hubungan kita dari orang lain? Demi kau, demi kita dan demi hubungan kita aku tidak akan pernah melepaskan mu" ucap siwon dalam hati yang semakin mengeratkan pelukannya pada kyuhyun

" Wonnie, kapan terakhir kau mencukur jenggot dan kumis mu?" tanya kyuhyun melepas keheningan

" Kurasa dua hari yang lalu. Kenapa baby?" ucap siwon melepaskan pelukannya dari kyuhyun

" Jenggot dan kumismu itu membuat ku geli ketika menyentuh kulitku" protes kyuhyun sambil mempautkan bibirnya

" Kau tidak menyukainya baby?"

Kyuhyun menganggukkan kepalanya imut hingga siwon harus mencubit pelan salah satu pipinya karena gemas

" Tapi fans ku sepertinya menyukai jenggot dan kumis ku yang tumbuh seperti ini baby. Menurut mereka, aku terlihat lebih tampan"

" Kalau begitu tidak perlu di cukur" ucap kyuhyun

" Ani.. Kita akan mencukurnya sekarang"

" Bukankah fans mu menyukainya? Kenapa harus di cukur?"

" Karena kau tidak menyukainya baby. Apapun yang kau katakan, aku akan melakukannya untukmu" ucap siwon

" Blush!"

Siwon tersenyum puas melihat wajah kyuhyun yang sudah merona kemerahan karena malu dan mulai menundukkan wajahnya.

" Kajja, kita cukur kumis dan jenggotnya" ucap siwon sambil menarik tangan kyuhyun

" Kita?"

" Iya. Kita. Kau yang akan mencukurnya baby" ucap siwon dengan seringaiannya

" TIdak mau! AKu masih takut untuk mencukur mu wonnie. Waktu itu saja aku sudah gemetar karena takut akan melukai wajahmu" tolak kyuhyun

" Kau tidak akan melukai ku. Kajja.." siwon kembali menarik tangan kyuhyun hingga keluar dari kamarnya

" Tidak mau…" protes kyuhyun

" Tidak ada penolakan baby, atau aku akan menciummu sekarang" ucap siwon sedikit menggoda kyuhyun

" Aish.. kau ini sungguh menyebalkan sekali" ucap kyuhyun kesal

Tanpa protes lagi, siwon kembali membawa kyuhyun untuk ke kamar mandi, mengangkat tubuh kyuhyun untuk duduk di wastafel dan siwon mulai mengambil perlengkapan mencukur miliknya

" Jangan menunjukkan wajahmu seperti itu baby, kau terlihat sangat menggemaskan dan aku ingin sekali menciummu sekarang" goda siwon ketika melihat kyuhyun yang masih mempautkan bibirnya kesal

" Ck! Berhenti menggodaku wonnie" ucap kyuhyun sambil memukul pelan dada siwon

" Kalau wajahmu terluka, jangan salahkan aku" ucap kyuhyun memperingatkan

Kyuhyun mulai menyemprotkan sejenis foam pencukur ke tangannya dan mengoleskannya dari hidung siwon hingga mencapai lehernya. Sebelum memulai mencukur, kyuhyun menghembuskan nafasnya berat.

Dengan serius kyuhyun mulai mencukur kumis siwon hingga tanpa sadar kyuhyun sudah menggigit bibir bawahnya. Siwon terus menikmati wajah kyuhyun yang terlihat serius itu. Dimata siwon, kyuhyun terlihat sangat menggemaskan saat ini. Jika saja kyuhyun sedang tidak memegang pisau cukur, mungkin sekarang ini siwon sudah mencubit pipinya atau mungkin menyerang kyuhyun dengan banyak ciuman bertubi-tubi di wajahnya

" Jangan melihatku seperti itu wonnie" protes kyuhyun

" Kenapa? Memangnya aku tidak boleh melihat kekasihku sendiri?"

" CK! Kau membuatku tidak bisa konsentrasi wonnie"

" Kalau begitu jangan perdulikan tatapan mataku" sahut siwon santai

" Aish, bagaimana mungkin aku tidak melihatmu wonnie, jelas-jelas kau ada di hadapanku sekarang ini" gerutu kyuhyun sambil mempautkan bibirnya

Kyuhyun kembali melanjutkan mencukur kumis dan jenggot siwon. Setelah semua foam pencukur bersih dari wajah siwon, kyuhyun membersihkan wajah siwon dengan lap berwarna putih yang sudah di basahi oleh air sebelumnya. Kyuhyun membasuh wajah siwon yang tadi sempat di baluri oleh foam pencukur. Kyuhyun meraba wajah siwon untuk memastikan kalau tidak ada sisa kumis atau jenggot siwon yang tertinggal disana. Siwon sungguh menikmati setiap sentuhan jemari kyuhyun di wajahnya

Diraihnya kedua tangan kyuhyun yang sempat meraba wajah siwon. Di genggamnya erat kedua jemari tersebut, di belainya kedua tangan tersebut yang masin terasa lembut padahal setiap hari kyuhyun harus mengerjakan semua pekerjaan di dorm. Siwon melihat kyuhyun yang masih duduk di atas wastafel dan sedang tersenyum manis padanya. Siwon mencium kedua tangan kyuhyun beberapa saat

" Gomawo baby" siwon mengecup sesaat bibir kyuhyun dan tersenyum pada kyuhyun

" Setelah ini kau akan melakukan apa baby?"

" AKu harus mencuci sprai mu yang baru saja aku ganti"

" Baiklah, aku bantu kau" ucap siwon

" Tidak usah. AKu terbiasa melakukan semuanya sendiri. Kau istirahat saja di kamar" tolak kyuhyun

" TIdak ada penolakan baby"

Siwon menggendong kyuhyun ala bridal style, mau tak mau kyuhyun harus merangkulkan tangannya ke leher siwon dan berjalan menggendong kyuhyun ke tempat mencuci pakaian

" Wonnie, kau tidak perlu menggendongku. Kaki ku tidak sakit"

Tidak ada jawaban dari siwon, yang ada hanyalah siwon yang mengecup pipi kyuhyun yang berjarak sangat dekat dengannya. Di turunkannya kyuhyun begitu sampai

" Stay here baby" titah siwon

Kyuhyun berdiri dan mengamati siwon yang menaruh ember yang sangat besar berisikan air, dan di masukkannya sprai ke dalam ember yang sudah berisikan sabun

" Wonnie, kenapa harus di masukkan ke dalam ember? Kita mempunyai mesin cuci"

Lagi-lagi tidak ada jawaban dari siwon, malah siwon mengulurkan tangan kanannya di hadapan kyuhyun dan kyuhyun meraih uluran tangan siwon walaupun kyuhyun sendiri masih tidak mengerti apa maksud dan tujuan dari siwon sendiri

Kyuhyun mengikuti siwon yang kini sudah memasukkan kedua kakinya di dalam ember yang berisikan sprai miliknya. Kyuhyun mengikuti langkah siwon dan kini dirinya juga sudah berdiri di dalam ember besar tersebut

Dipeluknya tubuh kyuhyun dari belakang, siwon sedikit membungkukkan tubuhnya dan berbisik di telinga kyuhyun " Injak kedua kakiku baby"

Dengan ragu kyuhyun menginjak salah satu kaki milik siwon, lalu di susul kaki yang satunya lagi. HIngga dirasa posisi berdiri kyuhyun sudah stabil, kyuhyun menaruh kedua tangannya di atas tangan siwon yang masih berada di pinggannya. Siwon semakin mengeratkan pelukannya di pinggang kyuhyun, takut jika kyuhyun akan terjatuh karena efek licinnya detergen

Kedua kaki siwon mulai menginjak-injak cuciannya, sedangkan siwon sesekali mengecup surai rambut kyuhyun menikmati aroma shampoo strawberry miliknya

" Kenapa kau ingin mencuci seperti ini wonnie?"

" Aku ingin menikmati kebersamaan kita, kapanpun dan dimanapun itu baby. Jadwalku sangat padat setelah kesembuhan ku, karena itu jika ada kesempatan aku ingin sekali menghabiskan waktu berdua denganmu. Tidak perduli aku harus mencuci, mencukur kumis, melihat mu melakukan pekerjaan rumah, atau apapun itu, yang terpenting aku bisa melakukan semuanya bersama mu baby" jelas siwon sembari mengecup pundak kyuhyun

" Aku sangat merindukan mu baby"

" Aku juga wonnie"

" Aku ingin agar kau tidak merasa di abaikan atau merasa di nomor dua kan ketika aku sedang sibuk denga jadwal ku baby" ucap siwon yang masih mengeratkan pelukannya pada kyuhyun dan menenggelamkan wajahnya di pundak kyuhyun

Kyuhyun tersenyum lembut walaupun tidak bisa di lihat oleh siwon ketika mendengar ucapan siwon yang terkesan sangat memperhatikan dirinya

" Aku tidak akan merasa seperti itu wonnie, karena kau pasti akan mencari cara untuk selalu bisa meluangkan waktu agar kita bisa bersama"

" Dan aku yakin, kalau kau sedang sibuk pasti dirimu akan selalu menyempatkan untuk menghubungi ku. Terbukti saat kau pergi ke Malaysia kemarin" sambung kyuhyun

Siwon hanya terkekeh pelan mendengar pengakuan kyuhyun. Siwon jelas ingat kalau saat dia masih di Malaysia, betapa seperti orang gila dirinya yang selalu berusaha menghubungi kyuhyun dan siwon juga merasa tidak tenang sebelum mendengar sendiri suara kyuhyun

Di putarnya tubuh kyuhyun hingga kini menghadap dirinya. Kyuhyun mengerjapkan kedua matanya berkali-kali. Siwon menangkupkan kedua tangannya ke wajah kyuhyun, menempelkan keningnya pada kening kyuhyun hingga nafas keduanya terasa di kulit masing-masing. Di kecupnya hidung mancung kyuhyun dan terakhir kecupan itu berakhir di bibir kyuhyun

Awalnya hanya berupa kecupan-kecupan singkat di bibir kyuhyun, tapi lama kelamaan siwon mulai melumat bibir kyuhyun secara lembut

Kyuhyun memejamkan kedua matanya, menikmati dan membalas setiap ciuman siwon.

Siwon kemudian memeluk kyuhyun dengan erat dan membisikkan " I love you baby" tepat di telinga kyuhyun

" Setelah ini apa yang harus kita lakukan?" tanya siwon

" Kita membilas seprai nya dengan air bersih. Tapi sebelum itu, kita harus keluar dulu dari ember ini" ucap kyuhyun sambil menunjuk kebawah

" Tunggu disitu baby" ucap siwon lalu segera keluar dari ember yang berisi sprai

Kyuhyun tampak bingung dengan apa yang akan di lakukan oleh siwon. Di ambilnya selang lalu di bukanya kran air hingga mengalir dari selang tersebut. Siwon mengulurkan tangannya pada kyuhyun agar keluar dari ember besar tersebut. Dengan wajah bingungnya kyuhyun menerima uluran tangan siwon, walaupun kyuhyun sendiri tidak mengerti akan maksud dan tujuan dari siwon

Dengan posisi berjongkok siwon membersihkan kedua kaki kyuhyun dengan selang air

" Wonnie, jangan seperti ini" ucap kyuhyun tidak enak

siwon mendongakkan kepalanya dan tersenyum pada kyuhyun " Gwenchana. Aku senang melakukannya untuk mu baby"

Setelah itu mereka mulai memeras sprai nya. Siwon memegang ujung dari sprai nya dan begitu pula dengan kyuhyun.

Berkali-kali mereka membilas sprai tersebut hingga di kira bersih lalu menjemur nya bersama

" Selesai" ucap kyuhyun

" Lihat, wajahmu sampai berkeringat seperti ini karena sudah membantu ku wonnie" oceh kyuhyun sambil mengelap kening dan juga wajah siwon dengan tangannya

" Gwenchana baby. Aku memang ingin membantumu"

" Kemarikan tanganmu" pinta siwon

Kyuhyun mengerutkan keningnya bingung, tapi tetap menuruti perintah siwon. Di julurkannya kedua tangan kyuhyun dan siwon mengamati kedua telapak tangan kyuhyun yang cukup memerah karena aktifitas sebelumnya yang memeras cucian. Dikecupnya sekilas kedua tangan kyuhyun sesaat

" Kedua tangan mu sampai memerah karena mencuci. Apa tidak sakit?" tanya siwon sambil membelai lembut kedua tangan kyuhyun

" Tidak sama sekali. Aku sudah terbiasa melakukan ini semua wonnie, jangan khawatir"

" Setiap hari kau selalu melakukan pekerjaan yang sama, tapi anehnya tanganmu tetap lembut dan halus"

" Aish.. jangan menggombal di siang hari wonnie"

" Aku tidak menggombal baby, itu kenyataannya"

" Sebaiknya aku menyiapkan mu makan siang dulu"

Kyuhyun menarik tangan siwon untuk meninggalkan ruangan tempat mencuci tadi karena tidak ingin mendengar lebih banyak lagi kegombalan yang akan keluar dari mulut siwon yang akan membuat jantung kyuhyun berdetak cepat dan merona merah

" Kau istirahat saja di kamar wonnie, aku akan memasak untuk kau makan siang"

" Ani, aku ingin melihat mu memasak" tolak siwon dengan manja

" Seharusnya kau istirahat wonnie. Kau baru saja…"

Belum selesai kyuhyun bicara, siwon sudah membungkam mulut kyuhyun dengan kecupan singkat dari siwon. Tentunya itu membuat wajah kyuhyun merona sangat merah

" Cepatlah memasak baby, aku sudah lapar" ucap siwon

" Baiklah…"

Sementara kyuhyun sibuk dengan bahan-bahan makanan di dapurnya, siwon duduk di salah satu kursi meja makan sambil terus melihat setiap gerak-gerik dari kyuhyun.

Senyum semeringah terus terpampang jelas di wajah siwon. Kelelahan dan juga emosi yang sempat di landa oleh siwon pagi tadi , seketika itu juga langsung hilang ketika dirinya berada dekat dengan wanita yang sangat di cintainya.

" Akhh.."

" Ada apa baby?"

Dengan sigap siwon langsung bangkit dari duduknya dan berjalan ke dapur. Dengan wajah khawatir siwon mendekatkan posisinya kearah kyuhyun yang sedikit menahan rasa sakit dan sedang menekan salah satu jarinya yang berdarah

" Kau tidak apa-apa?" tanya siwon memasang wajah cemasnya

" Tidak apa wonnie. Aku hanya terburu-buru memotong sayurnya saja"

" Coba ku lihat jarimu yang terluka" ucap siwon

" Tidak parah wonnie, hanya tergores sedikit"

" Tapi aku ingin melihat lukamu baby"

" Hanya keluar sedikit darah wonnie, tidak perlu di besar-besarkan"

" Baby…!" ujar siwon lagi kali ini dengan wajah yang serius

Kyuhyun mempautkan bibirnya seraya memperlihatkan pada siwon jari telunjuknya yang sedang terluka dan mengeluarkan darah. Tanpa rasa jijik sama sekali siwon memasukkan jari telunjuk kyuhyun ke dalam mulutnya. Kyuhyun langsung terkejut dan dengan spontan di tariknya jari miliknya keluar dari mulut siwon namun dengan cepat siwon menahannya.

Di hisapnya darah yang keluar dari jari kyuhyun beberapa saat hingga dirasa darah tersebut sudah tidak keluar lagi.

" Hentikan memasaknya. Aku obati dulu lukanya" ucap siwon lalu membawa kyuhyun keluar dari dapur

Dengan telaten siwon meneteskan obat merah ke jari telunjuk kyuhyun lalu membalut lukanya dengan plester

" Kau mau apa baby?" tanya siwon begitu melihat kyuhyun berdiri dari kursinya

" Melanjutkan memasak untukmu makan siang"

" Tidak perlu. Kita delivery saja oke. Aku tidak mau kau terluka lagi karena memasak dengan terburu-buru" ucap siwon lalu mengeluarkan ponsel miliknya dari kantong celananya

" Tidak usah wonnie, aku masih bisa melanjutkan memasak. Jariku hanya tergores sedikit, tidak parah" ucap kyuhyun meyakinkan siwon

" Tidak boleh! Aku tidak ingin kau terluka lagi baby. Jadi jangan membantah lagi!" ucap siwon dengan tegas

Kyuhyun menyerah dengan sikap siwon yang terlalu overprotective padanya, padahal menurutnya ini hanya luka kecil yang tidak perlu di besar-besarkan apalagi jarinya juga sudah di obati.

" Baiklah, Terserah dirimu saja siwonnie" ucap kyuhyun sambil mengecup pipi siwon yang kini sedang menelpon

Siwon yang sedang berbicara di telepon hanya tersenyum puas mendengar kyuhyun yang menuruti dirinya dan tentunya mendapatkan bonus kecupan manis dari kyuhyun.

Beberapa saat kemudian, makanan yang di pesan oleh siwon datang. Siwon yang kebetulan duduk di ruang tamu membukakan pintunya dan mengambil pesanan makanannya.

" Baby, makanannya sudah datang. Makanlah dulu" ucap siwon yang kini menghampiri kyuhyun yang sedang berada di kamar donghae

" Sudah sampai? Cepat sekali.." ucap kyuhyun

" Aku memesan restaurant sushi di bawah mention kita baby, karena itu datangnya cepat"

" Oh begitu… Kau makan duluan saja wonnie"

" Baby, nanti kau sakit. Sekarang sudah hampir jam satu siang dan kau masih menolak untuk makan siang?" oceh siwon

" Siwonnie, setelah aku membereskan kamar donghae oppa aku akan makan" ucap kyuhyun

" Sebentar lagi aku akan menyusul mu makan" sambung kyuhyun

Siwon akhirnya keluar dari kamar donghae. Tapi bukan berarti siwon putus asa untuk membujuk kyuhyun makan siang. Diambilnya satu kotak sushi yang di pesannya dan dibawanya ke kamar donghae. DI ambilnya salah satu sushi dengan tangannya, dan menyuapkannya ke mulut kyuhyun.

Secara spontan kyuhyun langsung membuka mulutnya begitu melihat ada makanan yang muncul di depan matanya

" Enak kan?" ucap siwon sambil tersenyum puas dengan akalnya

" Ngg.. enak sekali" sahut kyuhyun sambil mengunyah

" Kajja, kita makan dulu" siwon menarik tangan kyuhyun dan keluar dari kamar donghae menuju meja makan

Mata kyuhyun sedikit terbelalak begitu melihat ada tiga kotak sushi yang di pesan oleh siwon. Makan siang yang mewah bagi kyuhyun

" Kenapa harus memesan sebanyak ini wonnie?"

" Ini tidak banyak. Lagipula kau harus makan banyak baby, apalagi setelah aku melihat pekerjaan mu itu sangat berat dan banyak di dorm ini. Bagaimana mungkin aku bisa membiarkan kau makan dengan porsi yang sedikit?"

Siwon langsung duduk di salah satu kursi meja makan, dan membimbing kyuhyun untuk duduk di pangkuannya, salah satu tangannya sudah merangkul pinggang kyuhyun. Siwon mengambil salah satu sushi dan mendekatkan pada mulut kyuhyun

" Buka mulutmu baby" ucap siwon sambil menyuapkan sushi

Kyuhyun membuka mulutnya dan siwon memasukkan sushi ke dalam mulut kyuhyun. Lagi-lagi siwon memanjakan kyuhyun dengan semua perhatian yang di berikan siwon padanya.

" Kau juga harus makan wonnie" ucap kyuhyun yang ikut menyuapi siwon

Siwon dengan senang hati membuka mulutnya untuk menerima suapan makanan langsung dari tangan kyuhyun.

" Drrt… Drrrt" ponsel siwon yang berada di meja makan bergetar

" Hallo…"

" ….."

" Ya Chaterine, ada apa?" tanya siwon santai tapi matanya tetap melihat kearah kyuhyun

Merasa tidak enak untuk mendengarkan percakapan siwon di telepon, kyuhyun memilih untuk bangun dari pangkuan siwon, tapi siwon yang memang sudah tau apa yang akan kyuhyun lakukan jika dalam situasi seperti ini, langsung menahan kyuhyun dengan mengeratkan rangkulan tangannya yang masih berada di pinggang kyuhyun dan kyuhyun mendapati siwon yang menggelengkan kepalanya dan mulut siwon mengeluarkan bahasa isyarat " Stay here" lalu tersenyum pada kyuhyun

" Chatherine, aku sedang sibuk sekarang, kita lanjutkan nanti bicaranya yah. Bye" siwon memutus sambungan telponnya

Siwon meletakkan ponselnya di meja makan dan matanya mulai menatap kyuhyun

" Ke.. kenapa kau melihat ku seperti itu wonnie?" tanya kyuhyun gugup

Siwon menghela nafasnya dalam dan membelai salah satu pipi kyuhyun

" Aku tau kau merasa tidak nyaman ketika aku sedang menerima telepon barusan. Benarkan?" tanya siwon lembut

Kyuhyun menganggukkan kepalanya perlahan sebagai jawaban dari pertanyaan siwon

" Aku tidak pernah keberatan sama sekali jika kau berada di sisiku jika aku sedang menelpon dengan siapapun itu baby"

" Termasuk dengan seorang wanita?" tanya kyuhyun

" Tentu saja.."

Kyuhyun mengerutkan keningnya. Biasanya seseorang pasti memerlukan privacynya sendiri. Tapi mengapa siwon merasa tidak merasa keberatan jika kyuhyun mendengar percakapannya dengan siapapun di telepon?

" Aku ingin membuktikan padamu, kalau aku benar-benar serius dengan mu baby. Aku ingin membuktikan kalau aku sudah tidak ada hubungan apapun dengan semua wanita yang pernah ku kenal atau ku kencani" jelas siwon

" Kesalahan ku yang paling fatal adalah terlalu banyak berhubungan dengan banyak wanita, sehingga kau berkali-kali menolakku karena hal itu. Aku berjanji tidak akan melakukan hal sebodoh itu lagi, karea aku sudah menemukan wanita yang sudah membuatku tidak bisa berpaling lagi" ucap siwon

" Blush!" wajah kyuhyun langsung memerah

" I love you sweety" bisik siwon di telinga kyuhyun lalu mengecup pipinya

Malam harinya member elf masih belum kembali ke dorm. Rupanya hari ini mereka menjalani kesibukannya masing-masing. Donghae yang sedang berkencan dengan hyukjae, Teukie yang sedang melakukan metting dengan petinggi blue sapphire, henry yang ada siaran malam di salah satu radio milik blue sapphire. Alhasil malam ini wonkyu hanya berdua di dorm

" Baby, Aku mau membaca naskah untuk besok shooting drama di kamar" ucap siwon setelah selesai makan malam

" Ne.."

Kyuhyun membersihkan peralatan makan malam yang baru saja di pakainya. Lalu diambilnya cangkir dari tempat lemari dan kyuhyun menuangkan kopi hitam yang terdapat di coffee maker dan di berikan sedikit gula karena siwon tidak menyukai rasa manis

Tanpa mengetuk pintu lagi, kyuhyun masuk ke dalam kamar siwon. Dilihatnya siwon yang kini duduk di tempat kerjanya dengan menggunakan kacamata bacanya dan sedang memegang kertas. Sepertinya siwon terlalu serius membaca naskahnya hingga tidak menyadari kedatangan kyuhyun

Disentuhnya tangan siwon dan membuat siwon memalingkan wajahnya kearah kyuhyun.

" Aku buatkan kopi untukmu wonnie" ucap kyuhyun sambil meletakkan secangkir kopi di meja kerja siwon

" Gomawo baby"

Tanpa membuang waktu, siwon langsung saja meminum kopi buatan kyuhyun.

" Bagaimana? Apa sesuai seleramu?" tanya kyuhyun menunggu jawaban siwon

" Sangat enak baby. Sangat cocok di lidahku" puji siwon

" Syukurlah kalau begitu"

" Kau mau kemana baby?" tanya siwon sambil menahan tangan kyuhyun yang hendak beranjak pergi

" Aku mau keluar" sahut kyuhyun

" Tetaplah disini baby, temani aku "

" Tapi kau sedang sibuk membaca naskah wonnie. Aku tidak ingin menganggu konsentrasi mu" ucap kyuhyun

" Kau tidak mengangguku sama sekali. Kemarilah.." siwon dengan perlahan menarik tangan kyuhyun agar kembali mendekat ke sisinya

" Puk.. puk.." siwon menepuk pahanya agar kyuhyun duduk di pangkuannya

" A.. AKu duduk di pangkuan mu?" tanya kyuhyun ragu

" Tentu saja baby" siwon kembali menuntun kyuhyun untuk duduk di pangkuannya

Dengan canggung kyuhyun duduk di pangkuan siwon. Padahal sebenarnya kyuhyun sudah sering melakukan hal ini dengan siwon, bahkan tadi siang kyuhyun juga sudah duduk di pangkuan siwon, tapi tetap saja rasanya sangat mendebarkan ketika kyuhyun harus dekat-dekat dengan siwon seperti ini.

Di rangkulnya pinggang kyuhyun oleh salah satu tangan siwon, sedangkan satu tangannya lagi memegang kertas naskah miliknya. Sesekali siwon menghirup aroma khas dari tubuh kyuhyun yang begitu disukai oleh siwon

Kira-kira satu jam siwon membaca naskahnya dengan sangat serius sambil sesekali dirinya meminum kopi buatan kyuhyun hingga habis. Kyuhyun yang bersandar di dada siwon masih asyik memainkan games di ponsel siwon tidak menyadari raut wajah siwon yang sudah kelelahan. Siwon memijat pelipisnya perlahan karena matanya terasa penat terlalu serius membaca naskahnya.

" Matamu sudah lelah wonnie" dilepasnya kacamata siwon yang sejak tadi terus di pakainya

Di letakkannya di meja kerja siwon, lalu kyuhyun mengambil naskah siwon yang masih terus di pegangnya dan di taruhnya juga di meja. Kyuhyun bangkit dari duduknya, berdiri di belakang kursi siwon lalu memijat pelipis siwon yang sempat menegang. Siwon memejamkan kedua matanya dan menyenderkan kepalanya di kursi menikmati setiap sentuhan jemari kyuhyun yang menyentuh kulitnya

Beberapa saat kyuhyun terus memijat pelipis siwon dan juga pundak siwon yang tanpa di sadari oleh siwon sendiri sudah kaku karena sejak tadi belum juga dirinya istirahat

" Cup… " kyuhyun mengecup pipi siwon lalu merangkulkan kedua tangannya di leher siwon

Siwon membuka kedua matanya yang sempat terpejam lalu tersenyum lembut pada kyuhyun lalu mengelus tangan kyuhyun yang masih merangkul di lehernya

" Kau tidak ingin istirahat? Bukannya sejak kemarin kau belum tidur?" ucap kyuhyun yang kini menyandarkan wajahnya di dagu milik siwon

Siwon melepaskan rangkulan tangan kyuhyun dan membimbing kyuhyun untuk kembali duduk ke pangkuannya

" Sebentar lagi baby. Aku masih ingin bersama denganmu. Sebentar lagi…" jawab siwon yang kini kembali merangkulkan kedua tangannya di pinggang kyuhyun lalu menghirup dalam aroma dari tubuh kyuhyun dan memejamkan kedua matanya untuk menikmati moment kebersamaan dengan kyuhyun

Direbahkannya kepala kyuhyun agar bersandar di dada nya, di belainya lembut surai rambut kyuhyun walaupun kini siwon kembali harus membaca naskah. Berkali-kali siwon mengecup kepala kyuhyun, kening kyuhyun walaupun dirinya sendiri sibuk menghafalkan naskahnya lembar per lembar. Tangan siwon terus membelai surai rambut kyuhyun bahkan terkadang membelai pipi kyuhyun, juga sesekali mengecup kepala kyuhyun seolah menjadi candu bagi siwon.

Sentuhan lembut siwon membuat kyuhyun sangat nyaman hingga membuatnya tertidur di pangkuan siwon. Kyuhyun semakin menyamankan tubuhnya di dada siwon karena sudah terlalu nyaman dengan sentuhan siwon dan juga kehangatan dari tubuh siwon.

Dirasakannya tubuh kyuhyun yang sudah tidak melakukan pergerakan seperti sebelumnya, siwon menundukkan wajahnya hingga bisa melihat kyuhyun yang kini sudah tertidur.

" Kau sudah tertidur rupanya baby. Maaf sudah membuatmu harus menemaniku sampai selarut ini" gumam siwon sambil terus membelai surai rambut kyuhyun

Di letakkan naskah siwon di atas meja lalu menggendong kyuhyun ala bridal style menuju kamar henry. Dibukanya pintu kamar henry dengan hati-hati dan perlahan agar tidak membangunkan kyuhyun yang masih bersandar di dada siwon dengan lelapnya.

Di nyalakannya lampu kamar henry, dIbaringkan tubuh kyuhyun di ranjang king size milik henry, di selimuti tubuh kyuhyun hingga sebatas dada nya

Siwon mengecup kening kyuhyun dengan lembut selama beberapa detik, lalu turun mengecup hidung kyuhyun dan terakhir mengecup bibir kyuhyun sesaat

" Good nite honey. Sleep tight…" bisik siwon sambil membelai kepala kyuhyun lembut

" I love you sweetheart" bisik siwon lagi lalu dengan langkah perlahan siwon keluar dari kamar henry setelah mematikan lampu kamarnya

Pagi harinya, semua member sudah berada di meja makan minus siwon karena saat ini siwon harus kejar tayang dengan shooting drama nya yang sempat tertunda karena kepergian siwon ke Malaysia

" Karena kita sudah berkumpul disini walaupun tanpa siwon, tapi sebaiknya hyung katakan metting kemarin dengan won bin hyung" ucap teukie

" Memangnya kemarin membicarakan apa?" tanya donghae

" Blue sapphire management akan menyelenggarakan tour ke Negara Amerika, Dimulai dari Brazil, Argentina, dan chille" jelas teukie

" Tumben hyung? kenapa kita sampai harus promo sampai ke Negara Amerika latin?" tanya donghae

" Won bin hyung ingin membuat semua artis asuhannya tidak hanya merajai asia, tapi juga belahan Amerika" jelas teukie

" Maksudnya ingin go international?" terka henry

" Benar. Kemarin semua leader di panggil untuk membahas masalah tersebut"

" Kapan tour nya akan di mulai hyung?" tanya donghae

" Minggu depan. Karena itu mulai sekarang kita harus latihan untuk tour kita nanti" ucap teukie

" Sempit sekali hyung waktunya dan ini terlalu mendadak" ucap henry

" Hei, kita sudah berada di asuhan won bin hyung selama lebih dari delapan tahun, semua kendala sudah pernah kita lewati. Hanya karena waktu latihan yang sedikit, kenapa menjadi penghalang bagi kita untuk maju menggapai dunia?" ucap teukie memberi semangat

" Setelah selesai siaran radio, segera berkumpul di ruang latihan. Untuk siwon nanti manager hyung yang akan memberitahukannya karena sekarang dia sedang shooting" ucap teukie

" Kudengar shooting siwon hanya tinggal beberapa episode terakhir hyung. Kurasa itu tidak akan sulit bagi siwon" ujar donghae

" Iya kau benar hae. Beruntung siwon memiliki bakat acting yang sangat baik. Kurasa mungkin siwon baru akan bergabung dengan kita latihan esok hari. Karena hyung manager meminta pada pihak sutradara agar hari ini mereka melakukan shooting untuk dua episode sekaligus" jelas teukie

" Woww! Kurasa siwon hyung sebentar lagi akan menjadi seorang robot" oceh henry

" Mau tak mau mochi, karena siwon adalah pemeran utamanya" ujar donghae

" Jadi karena itu wonnie berangkat shooting pagi-pagi sekali, bahkan sebelum aku bangun?" tanya kyuhyun yang akhirnya buka suara

" Kau benar kyunnie…" jawab teukie

" Aku tau kau sangat mengkhawatirkan siwon, tapi kau tenang saja siwon pasti bisa menjaga dirinya sendiri. Kami sudah terbiasa dengan jadwal yang terlalu padat. Janga khawatir" ucap donghae memberikan pengertian pada kyuhyun

Kyuhyun hanya memberikan senyuman tipisnya pada semua member yang kini melihat wajah kyuhyun dengan wajah lesu. Bagaimana tidak, kemarin lusa siwon baru melakukan promonya di Malaysia, setelah kembali ke seoul siwon belum beristirahat seharian, membaca naskah hingga larut malam bahkan kyuhyun sendiri tidak tau jam berapa siwon tidur kemarin dan hari ini siwon sudah pagi-pagi buta sudah melakukan shooting kejar tayang dua episode sekaligus.

Dorm menjadi sepi ketika para member ELF sudah melakukan aktifitas mereka hari ini. Kyuhyun mengerjakan pekerjaan rumahnya walaupun hatinya masih saja mengkhawatirkan kesehatan siwon.

" Drrttt… Drrrttt…"

Di sela mencuci piring, ponsel kyuhyun yang berada di kantung celana pendek nya dan raut wajah kyuhyun langsung terlihat senang ketika melihat siapa yang menghubungi dirinya

" Siwonnie…" ucap kyuhyun yang tidak bisa menutupi rasa senangnya

" Pagi honey. Apa tidurmu nyenyak semalam?"

" Ne.. Semalam kau tidur berapa jam wonnie? "

" Hanya dua jam baby dan itu cukup untuk ku istirahat"

" Dua jam? Dan itu cukup bagimu? Kau bukan robot wonnie, bagaimana bisa kau mengatakan kau sudah cukup istirahat?" kyuhyun terkejut dengan jawaban siwon

" Baby, tadi aku juga sudah tidur di mobil saat perjalanan shooting" jelas siwon lagi ketika mendengar nada suara kyuhyun meninggi

" Bukankah seharusnya kau sedang shooting? Kenapa bisa menelpon ku?"

" Sedang break sebentar, tak lama lagi akan di mulai shootingnya. Oh ya baby, aku ingin makan siang buatanmu hari ini"

" Tumben sekali?"

" Sejak pagi aku belum sarapan sama sekali, makanya aku sangat kelaparan hari ini"

" Mwoo? Ini sudah jam sepuluh wonnie, dan kau belum sarapan? Aishhh…"

" Hmm.. Di tambah lagi, perutku ingin merasakan masakan buatan mu baby. Jadi tolong antarkan makan siang untukku yah ke lokasi" rajuk siwon

" Baiklah. Tapi beritahu aku di mana lokasi nya wonnie"

" Lokasinya di xoxoxox…"

" Aku sangat menunggu kedatanganmu honey"

" Siwon, waktunya shooting lagi!" teriak hyung manager dari kejauhan

" Ne Hyung!" sahut siwon

" Baby, aku lanjut shooting lagi yah. Aku tunggu kedatanganmu ke lokasi.. Love you sweetheart"

" Love you too"

" Sekarang aku harus memasak apa kalau dadakan seperti ini? Masak seadanya saja kalau begitu" gumam kyuhyun lalu bergegas menuju lemari es melihat is di dalamnya

Dengan waktu yang bisa di bilang hanya sedikit, kyuhyun masak dengan tergesa-gesa. Bahkan kyuhyun harus menggunakan keempat kompornya menyala. Kyuhyun tidak bisa diam walaupun sesaat, bahkan terkadang kyuhyun harus berlari kecil untuk mengambil bahan lainnya di lemari es

" Akhirnya Selesai" ucap kyuhyun sambil mengelap peluhnya

" Semoga rasanya enak. Baru kali ini aku masak seperti orang gila karena di buru oleh waktu" gumam kyuhyun

" OMO! Aku harus segera ganti baju, kalau tidak pasti siwon akan cemas menunggu ku" kyuhyun segera bergegas keluar dari dapur dan menuju kamarnya

Kyuhyun mengenakan sweater warna baby pink yang kebesaran ( seperti yg di kenakan kyuhyun di Love Dust Project disitu Kyu imut sekali, tapi di sini sweater versi kebesarannya ^^), di bagian kakinya di berikan stocking berwarna hitam pekat dan di padankan dengan celana pendek jeans, dan sepatu flat shoes menjadi pilihan kyuhyun untuk pergi ke lokasi shooting. Karena kyuhyun keluar rumah siang hari, dan udara di seoul dinginnya tidak sampai menusuk ke tulang, jadi kyuhyun memilih pergi tanpa mengenakan coat.

Cuaca hari ini cukup cerah, setidaknya hari ini matahari masih berbaik hati mau menyinari bumi, mengingat udara di seoul saat ini masih bisa di bilang dingin, walaupun tidak sedingin malam hari dan pagi hari.

Sementara itu di lokasi shooting, siwon yang kini sedang duduk di tenda miliknya duduk dengan wajah yang cemas

' Kenapa panggilan ku tidak diangkat sama sekali?" gumam siwon

" Kau sudah menghubungi kyuhyun?" tanya manager hyung yang berada di ruangan bersama dengan siwon

" Iya hyung sudah, tapi sama sekali tidak di angkat. Aku sudah menghubunginya tiga kali" jawab siwon sambil melihat layar di ponselnya berharap kyuhyun mengiriminya berita

" Tunggulah sebentar lagi siwon. Dari dom ke lokasi itu cukup jauh, mungkin saja macet" jelas manager hyung mencoba menenangkan'

" Setidaknya baby kyu harus memberikan ku kabar hyung kalau macet. Sekarang sudah jam 12.30 hyung" ucap siwon frustasi

Siwon bangun dari duduknya, berjalan mondar-mandir di depan manager nya.

" Siwon, kyuhyun bukan anak kecil lagi jadi dia tidak perlu memberimu kabar sampai seperti itu. Tunggu saja sebentar lagi, pasti dia akan muncul" ucap manager hyung yang sudah jengah melihat siwon yang stress sendiri

" Aku sangat mengkhawatirkannya hyung. Bagaimana kalau baby kyu terjadi apa-apa selama di perjalanan?" ucap siwon

" Siwon, aku belum pernah melihat mu segila ini. Kau benar-benar sudah jatuh cinta padanya hingga sifat overprotect mu terlihat cukup berlebihan di mataku" goda manager hyung

" Aku sendiri juga tidak tau, kenapa aku bisa berubah banyak seperti ini jika berhubungan dengan baby kyu. Hatiku belum tenang jika aku belum melihat atau mendengar suaranya" jelas siwon yang masih mondar-mandir di hadapan mangernya

" Yak Siwon! jangan mondar-mandir begitu, kau membuatku pusing" oceh hyung manager

" Aish hyung, aku ini sedang gelisah, jadi wajar saja aku mondar-mandir" protes siwon

Kyuhyun yang sekarang ini sudah tiba di lokasi shooting melihat ada sekumpulan orang-orang yang berkumpul di lokasi shooting tersebut mungkin fans siwon tau kalau dia akan shooting di tempat ini, semua orang tidak bisa masuk ke dalam lokasi tersebut karena di hadang oleh penjaga yang menghalangi agar para fans tidak bisa masuk.

Dengan kesulitan kyuhyun harus menerobos gerombolan orang tersebut hingga di depan matanya terlihat seorang paman yang menghadang langkah kyuhyun untuk masuk ke dalam

" Nona, kau mau apa kemari?" tanya seorang penjaga

" AKu ingin mengantarkan makan siang untuk choi siwon"

" Tidak bisa" hadang penjaga itu lagi

" Tapi aku disuruh oleh choi siwon untuk mengantarkannya kemari" ucap kyuhyun

" Hei nona, kau lihat semua wanita yang datang?" tanya sang penjaga

Kyuhyun mengalihkan padangannya untuk melihat sekeliling dan ternyata semua fans siwon membawa bekal makanan sepertinya dirinya juga. Pantas saja kyuhyun di halangi masuk seperti ini

" Kau lihat kan, mereka semua sama seperti dirimu yang ingin masuk ke dalam dengan alibi ingin memberikan makan siang untuk choi siwon. Asal kau tau saja, semua kru dan artis saat ini sedang makan siang, termasuk Choi siwon. Jadi sebaiknya kau pulang saja sana" usir penjaga itu

" Kenapa rumit begini kalau mau bertemu kekasih sendiri" ucap kyuhyun dalam hati

" Paman, biarkan nona ini masuk" ucap hyung manager yang kebetulan tidak sengaja melihat sosok kyuhyun yang sedang beradu argument dengan penjaga lokasi shooting

" Anda mangernya choi siwon bukan? " tanya penjaga itu

" Ne.. Nona ini tamu special kami, tolong kau biarkan dia masuk" Jelas manager hyung

Penjaga itu sempat melihat kearah kyuhyun dengan tatapan anehnya. Kyuhyun hanya tersenyum kemenangan. Dengan wajah yang kesal, sang penjaga akhirnya membiarkan kyuhyun masuk dan menyisakan fans siwon yang berteriak histeris ingin agar mereka juga di perbolehkan untuk masuk ke lokasi

" Kau tau sejak tadi siwon sudah menunggumu seperti orang gila di dalam" ucap hyung manager yang berjalan berdampingan dengan kyuhyun

" Benarkah? Itu karena aku terjebak macet"

" Sejak tadi dia terus mondar-mandir di dalam tenda sampai kepalaku pusing melihatnya, jadi aku memilih untuk keluar saja dan untungnya aku melihat dirimu tadi" jelas manager hyung

" Ne.. Jeongmal gomawo"

" Masuklah ke dalam kyuhyun, Aku percayakan siwon padamu" ucap manager hyung sembari pergi meninggalkan kyuhyun

" Siwonnie…" panggil kyuhyun begitu masuk ke dalam dan melihat siwon yang sebelumya sempat mondar-mandir

" Thanks God!" siwon langsung memeluk tubuh kyuhyun begitu melihat dirinya

" Wonnie, kenapa?" tanya kyuhyun bingung disela pelukannya

" AKu mencemaskan mu yang sejak tadi belum tiba juga disini. AKu sudah menghubungi ponsel mu tapi tidak di angkat dan itu membuat ku semakin mengkhawatirkan mu baby" jelas siwon yang kini menangkupkan kedua tangannya di wajah kyuhyun

" Benarkah? Aku tadi sedang di bus wonnie, mungkin aku tidak mendengarnya karena di bus sangat ramai sekali"

" Lalu kenapa kau lama sekali?"

" Wonnie, aku harus mengganti bus sebanyak dua kali, dan itu membutuhkan waktu untuk menunggu bus datang, dan aku juga terjebak macet tadi" jelas kyuhyun dengan malasnya

" Kenapa kau tidak memberiku kabar sama sekali kalau kau datang terlambat?" cecar siwon

" Aish.. Siwonnie, aku bukan anak kecil!" kyuhyun mempautkan bibirnya kesal

" But you're my honey, you're my baby, you're my sweety and your're part of my life, tentunya aku akan sangat mengkhawatirkan dirimu baby"

" Blush!" sejenak wajah kyuhyun memerah karena ucapan siwon yang kini melihat kyuhyun dengan intens

" Maaf, lain kali aku akan memberitahu mu kalau aku datang terlambat" ucap kyuhyun mengalah

" Sebaiknya kau cepat makan wonnie" ucap kyuhyun yang menarik tangan siwon untuk segera duduk

Siwon melihat kyuhyun yang sibuk membuka tiga kotak makan yang tersusun rapih, lalu membuka salah satu wadah soup yang tahan panas dan menuangkannya pada tutup dari tesmos tersebut

" Ini sumpitnya" ucap kyuhyun sambil memberikan sumpit kayu siap pakai pada siwon

Siwon menatap wajah kyuhyun yang terkesan imut di matanya. Siwon menarik tangan kanan kyuhyun yang masih memegang sumpit hingga kyuhyun duduk di pangkuan siwon

" Kita makan bersama" ucap siwon yang kini menyandarkan dagunya pada pundak kyuhyun dan merangkulkan kedua tangannya di pinggang kyuhyun

Kyuhyun menolehkan kepalanya hingga menghadap siwon dan mengkerutkan keningnya

" Kau pasti belum makan siang kan? Kurasa semua makanan yang kau bawa cukup untuk dua orang" ucap siwon lagi

" Cepat suapi aku baby, aku sudah sangat lapar sekali" ucap siwon yang langsung membuka mulutnya

" Kenapa tidak kau sendiri yang makan wonnie?" tanya kyuhyun sambil mempautkan bibirnya

" Baby, aku ingin membaca naskah juga. Akan lebih mudah kalau kau yang menyuapi ku" ucap siwon sambil ikut mempautkan bibirnya

" Baiklah…."

Masih dalam pangkuan siwon, kyuhyun menyuapkan nasi ke dalam mulut siwon dan mengambil sumpitnya untuk mengambil bulgogi. Sesekali siwon mengusap punggung kyuhyun dengan lembut dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya memegang naskah yang sedang di hafalnya

" Wonnie, ini sup nya. Hati-hati, ini masih panas" ucap kyuhyun yang sedang menyuapkan

Siwon sedikit memajukan posisi duduknya, dan menyambut suapan makanan dari kyuhyun

" Enak?" tanya kyuhyun

" Tentu saja enak. Apapun yang kau masak pasti sangat enak" puji siwon sambil mengelus pipi kyuhyun

" Kau juga harus makan baby, jangan terus menyuapi ku" ucap siwon

" Aku nanti saja di dorm wonnie. Ayo buka mulutmu lagi" ucap kyuhyun yang kembali menyuapkan makanan pada siwon

Siwon membuka mulutnya, lalu mengunyah makanan yang tadi di suapkan oleh kyuhyun lalu merebut sendok yang ada di tangan kyuhyun. Di ambilnya sesendok nasi lalu di suapkan pada mulut kyuhyun walaupun ada sedikit proses pemaksaan

" Say A " ucap siwon yang menyodorkan sendok yang berisi nasi

Dengan malu-malu dan wajah yang merona kemerahan kyuhyun membuka mulutnya, dan siwon tersenyum puas melihat kyuhyun yang menuruti dirinya. Di ambilnya telur dadar dengan sumpit lalu kembali menyuapkannya ke mulut kyuhyun

Akhirnya sekarang siwon yang terus menyuapi kyuhyun makanan, terkadang siwon juga makan setelah menyuapkan makanan ke dalam mulut kyuhyun, sedangkan kyuhyun sedang asyik memainkan games di ponsel milik siwon

" Wonnie, kenapa kau masih memakai gantungan ponsel kucing ini? Kau akan tertawakan orang nantinya" ucap kyuhyun sambil mengunyah

" Aku tidak perduli dengan ucapan orang lain" jawab siwon santai lalu memasukkan bulgogi ke mulut kyuhyun

" Apa tidak ada yang menanyakannya padamu?"

" Ada, malah ada yang meminta gantungan ponsel pemberian mu ini baby" sahut siwon

" Lalu kenapa gantungannya masih ada disini?"

" Aku tidak akan memberikannya pada siapapun, karena itu pemberian dari mu" ucap siwon sambil mengecup singkat pipi kyuhyun

Siwon menuangkan teh ke dalam gelas yang di bawa oleh kyuhyun, lalu siwon meniupkan teh panas itu sesaat, lalu meminumkan kyuhyun dengan gelas yang masih berada di tangan siwon.

" Panas tidak?" tanya siwon ketika sedang memberikan minum pada kyuhyun

" Tidak.." sahut kyuhyun sembari menggelengkan kepalanya pelan tapi matanya tetap fokus memainkan games di ponsel siwon

" Kau masih mau minum lagi baby?"

" Tidak, aku sudah cukup. Kau saja yang minum wonnie.."

Dengan penuturan kyuhyun, siwon meminum teh di gelas yang sama dengan kyuhyun, lalu siwon mengambil tissue yang ada di atas meja dan membersihkan bibir kyuhyun agar tidak ada makanan yang tertinggal

" Siwon, maaf mengganggu moment kalian, tapi kita harus pindah lokasi sekarang" ucap manager hyung

" Baik hyung. Aku akan siap-siap sekarang" ucap siwon lalu sesaat hyung manager keluar

" Sebaiknya aku juga segera pulang wonnie" tutur kyuhyun lalu berdiri dari pangkuan siwon

" Siapa yang mengizinkan dirimu untuk pulang baby?" ucap siwon yang ikut berdiri dan menghadap kyuhyun dengan evil smirk nya

" Ta, tapi bukannya kau akan lanjut shooting lagi di tempat yang berbeda?!"

" Itu bukan alasan untuk pergi dari ku baby" ucap siwon mendekatkan dirinya dengan kyuhyun

" Kau akan menemaniku shooting hari ini baby dan jangan membantah" sambung siwon dan kini menangkupkan kedua tangannya di wajah kyuhyun

Siwon mengecup bibir kyuhyun sesaat dan berbisik " Kau akan bersama denganku seharian ini baby" Kyuhyun membelalakkan kedua matanya setelah mendengar penuturan siwon, lalu siwon kembali mengecup bibir kyuhyun perlahan

" Ta, tapi bagaimana mungkin? Bukankah kau akan shooting dua episode sekaligus? Berarti kau akan pulang pagi bukan?" tutur kyuhyun gugup

" Benar sekali. Karena itu kau harus bersamaku seharian di lokasi shooting baby. Aku tidak bisa jika seharian tidak melihatmu, menyentuhmu atau mendengar suaramu, dan yang lebih membuat ku gila adalah aku tidak bisa merasakan manisnya bibir mu" ucap siwon yang kini meraba bibir bawah kyuhyun dengan jemarinya

" Tapi kalau kau shooting aku harus bagaimana? Aku tidak mau bosan menunggumu" ucap kyuhyun berusaha mencari alasan menolak ajakan siwon

" Tenang saja baby, kau bisa menunggu ku di tenda tempat ku beristirahat nantinya atau kau bisa di dalam mobil van. Di dalam mobil van ada beberapa buku bagus, ada dvd player beserta puluhan cd nya, ada juga I pad milikku, kau boleh memainkannya sampai kau bosan baby" sahut siwon

" Kau juga harus meminta ijin pada donghae oppa dan teukie oppa. Pasti mereka tidak akan setuju kalau aku pulang malam" ucap kyuhyun dengan alasan lainnya

" Baby, kenapa sepertinya kau terus mencari alasan untuk menghindari ku?" siwon menempelakan keningnya dengan kening kyuhyun sambil mengelus salah satu pipi kyuhyun

" I.. Itu hanya.. Hanya.." kyuhyun tidak berani melihat kearah mata siwon yang kini sedang menatapnya dan tersenyum padanya

" Aku sudah bicara dengan donghae hyung dan juga teukie hyung sebelum kau datang kemari baby"

" Ha? Bagaimana bisa? Jadi kau sudah merencanakan ini sebelumnya?" terka kyuhyun

" Ide itu muncul tiba-tiba saat aku sedang memikirkan dirimu dan merindukan mu baby" ucap siwon sambil menyentil lembut hidung mancung kyuhyun

" Susah sekali meminta ijin pada kedua orang itu, padahal aku ini lebih lama mengenal mereka, tapi kenapa mereka lebih mencemaskan dirimu daripada aku" keluh siwon

" Maksudmu mereka mengijinkan ku untuk seharian ini bersama mu di lokasi shooting? Begitu?" tanya kyuhyun

" Tentu saja baby setelah memberikan keyakinan pada mereka dengan susah payah, akhirnya aku di ijinkan oleh dua orang tua itu" kenang siwon

FLASH BACK ON ( DONGHAE VERSION )

" Hallo.. Ada apa siwon?"

" Hae hyung, aku ingin memberitahu mu kalau aku akan menghabiskan waktu dengan baby kyu seharian ini di lokasi shooting. Mungkin baby kyu akan pulang dengan ku pagi hari, karena hari ini shooting ku sangat padat" ucap siwon

" MWOO?! Tidak bisa! Kyunnie harus pulang. Dia tidak boleh pulang bersama mu jika harus sampai pagi"

" Ayolah hyung, masa kau tega melihatku tidak melihat baby kyu? Hari ini aku belum melihatnya karena sejak subuh aku sudah ke lokasi shooting, dan besok kita akan sibuk latihan untuk blue sapphire tour, berarti saat ini total dua hari aku tidak bertemu dengan baby kyu" ucap siwon memelas

" Itu bukan urusanku! Sekarang dimana kyunnie?"

"Dia masih belum sampai kemari hyung"

" Kalau kyunnie sudah sampai kesitu, langsung suruh dia pulang. Kau mengerti Choi siwon?!" oceh donghae

" Jebal hyung! Aku ini kekasihnya, masa aku tidak mempunyai hak sama sekali untuk berdua dengan baby kyu? Apa kau tidak kasihan pada ku hyung, setiap hari aku selalu sibuk dan cukup sulit untuk bertemu dengannya apalagi harus menelpon nya. Bagaimana rasanya jika hyung merasakan hal yang sama? Tidak bisa bertemu dengan hyukjae nunna misalnya" ucap siwon sedikit mendramatisir

Donghae sedikit terdiam dan berpikir

" Aish.. Baiklah. Aku ijinkan kau untuk membawa kyunnie seharian ini" ucap donghae menyerah

" YES! Kau yang terbaik hyung"

" Tapi kau harus memulangkan kyunnie dengan keadaan tidak kurang suatu apapun dan jangan lupa beritahu teukie hyung" ucap donghae

" Yak, hyung! aku ini kekasihnya, bukan penculik" protes siwon

" Karena aku tidak percaya dengan dirimu yang begitu pervert. Ya sudah, aku mau lanjut latihan dulu"

" Oke hyung. bye"

FLASH BACK END ( DONGHAE VERSION )

FLASH BACK ON ( TEUKIE VERSION )

" Fiuh.. satu ijin sudah di kantongi, sekarang tinggal menghubungi teukie hyung" gumam siwon sembari memencet nomor teukie dari ponselnya

" Hallo, kenapa siwon?"

" Hyung, aku ingin memberitahu mu kalau hari ini baby kyu akan bersama ku seharian ini. Mungkin baby kyu akan pulang setelah aku selelsai shooting"

" TIdak bisa! Kyuhyun tidak boleh pulang hingga pagi siwon! Cepat bawa pulang kyuhyun sekarang" oceh teukie

"Tapi dia itu kan kekasih ku hyung, masa aku tidak bebas bersama dengannya?" rengek siwon

" Nanti dia akan sakit siwon karena mengikuti jadwalmu hari ini"

" Tidak akan hyung. Aku tidak mungkin membiarkan baby kyu sakit"

" Aku tidak bisa membiarkan kyunnie yang polos itu berlama-lama dengan mu siwon, apalagi hari ini jadwalmu padat bukan? Aku tidak mengijinkan kau bersama dengan kyunnie hari ini" oceh teukie

"Yak hyung! aku ini kekasihnya, bagaimana mungkin aku akan membahayakan baby kyu?" protes siwon

" Aku tidak percaya dengan otak pervert mu itu siwon. Pokoknya tidak boleh!"

" Hyung, bagaimana kalau posisi hyung di tukar dengan ku? Bagaimana kalau hyung tidak bisa bertemu dengan sora selama satu bulan? Tidak bisa menelponnya, tidak bisa mengirimkan pesan padanya, tidak bisa mendengar suaranya, tidak bisa menyentuhnya. Apa kau tidak tersiksa hyung?" ucap siwon memelas

" Yak! Kenapa jadi aku harus berandai-andai?" oceh teukie

" Karena hyung tidak berperasaan padaku. Donghae hyung saja sudah mengijinkan aku. Ternyata teukie hyung lebih tidak mempunyai perasaan padaku"

" Ck! Baiklah. Aku ijinkan kali ini. Tapi ingat, jangan kau apa-apakan kyunnie, cepat pulang begitu shooting selesai. Arraseo?!"

" Oke hyung"

FLASH BACK END ( TEUKIE VERSION)

" Jadi karena dua orang tua itu sudah memberikan ku izin, tidak ada alasan bagimu untuk menghindar baby" ucap siwon dengan evil smirk kemenangan

" Jangan membuang waktu lagi baby, Kajja kita menuju ke lokasi berikutnya" ucap siwon sambil menggenggam tangan kyuhyun keluar

Begitu keluar dari tenda milik siwon, begitu banyak kru film yang sibuk membenahi perlengkapan shooting ke dalam truck. Siwon terkadang membungkuk pada rekan artis senior nya di sana dan juga mengobrol dengan rekan artis disana juga masih sambil menggenggam tangan kyuhyun.

" Siwon.." Panggil hyung mananger

" Ada apa hyung?" tanya siwon setelah selesai bicara dengan rekan artisnya

" Lepaskan tanganmu dari kyuhyun" ucap manager hyung

" Kenapa? Ada yang salah?" tanya siwon bingung

" Kau lupa kalau hubungan mu dengan kyuhyun harus di sembunyikan? Bagaimana kalau ada paparazzi yang melihat mu memegang tangan kyuhyun seperti ini?" ucap manager pelan menghidari orang lain yang mendengar

Wajah siwon langsung berubah menjadi kesal, rasanya siwon ingin sekali memarahi hyung manager nya.

" Hyung, tidak bisakah untuk kali ini saja? " ucap siwon berharap dan memohon

" Siwon, kau tidak bisa seperti ini. Bagaimana dengan kyuhyun nantinya? Bagaimana dengan member elf lainnya yang harus menghadapi gossip setelah ulahmu?" oceh manager hyung frustasi

" Rasanya aku ingin sekali menjadi orang yang egois hyung" ucap siwon kesal

" Boleh aku bicara berdua dengan siwon?" ijin kyuhyun pada hyung manager

" Fiuh.. baiklah. Tolong kau beri pengertian padanya kyuhyun" ucap hyung manager lalu mengambil beberapa langkah untuk menjauh dari wonkyu

Setelah hyung manager dirasa sudah cukup menjauh, kyuhyun menarik tangan siwon untuk mencari tempat yang tidak terlalu mencolok

" Baby, kau juga setuju dengan ucapan hyung manager?" ucap siwon bersungut-sungut karena kekesalannya sudah memuncak

" Bukan begitu wonnie, tapi menurutku ucapan dari manager mu itu ada benarnya juga"

" Tapi orang-orang di lokasi shooting tidak akan memperdulikannya baby. Mereka hanya akan sibuk dengan urusan mereka sendiri dan mereka juga tidak akan memperhatikan aku berjalan bersama mu atau aku sedang memegang tanganmu seperti ini" ucap siwon kembali memegang tangan kyuhyun dengan erat

" Fans mu di luar sana masih menunggumu diluar lokasi shooting. Aku sudah melihatnya sendiri begitu banyak fans mu di luar yang menunggu mu. Mungkin juga paparazzi juga sedang memantau artis-artis yang ada di lokasi shooting ini. Bagimana mungkin kau keluar di hadapan mereka sambil berjalan bersama ku dan memegang tanganku seperti ini wonnie"

" Aku tidak perduli dengan mereka semua baby. Aku benci dengan keadaan ini.." ucap siwon sedikit menjambak rambutnya

Kyuhyun memandang iba pada siwon yang sepertinya sudah kelelahan dengan jadwalnya yang padat, juga tidak bisa dengan leluasa untuk berhubungan dengan kyuhyun. Tidak seperti pasangan Teuksora & Eunhae yang bebas bermesraan di hadapan publik

Disentuhnya wajah siwon dan belainya lembut hingga membuat siwon merasa tenang dengan sentuhan dari kyuhyun

" Siwonnie, tapi aku perduli dengan semua itu. Aku sangat perduli dengan member Elf, juga aku sangat perduli pada mu" ucap kyuhyun pelan sambil menatap ke wajah siwon yang terlihat lelah dengan semua tekanan

" Bukan hanya kau yang tidak menyukai keadaan seperti ini, aku juga sama seperti mu wonnie, tapi aku juga harus bertahan untuk Elf dan juga untukmu, untuk hubungan kita"

Kyuhyun sedikit berjinjit, lalu mencium pipi siwon sesaat hingga siwon membulatkan kedua matanya karena terkejut dengan tindakan kyuhyun yang menurut siwon sangat langka bisa menunjukkan perasaannya.

" Dan yang terpenting, karena aku mencintai mu siwonnie. Aku mohon bertahanlah dengan keadaan ini" ucap kyuhyun sambil tersenyum lembut pada siwon

Akhirnya siwon bisa tersenyum kembali setelah moodnya yang sebelumnya sempat memburuk sesaat.

" I love you too honey" bisik siwon di telinga kyuhyun lalu mengecup pipi kyuhyun sesaat

" Kalau begitu, lebih baik kita sekarang segera ke lokasi shooting selanjutnya" ucap kyuhyun mengingatkan

" Baiklah…" sahut siwon sambil mencubit pelan pipi kyuhyun

Siwon keluar dari tempat persembunyiannya terlebih dahulu, lalu di susul oleh kyuhyun yang berjalan di belakangnya

" Bagaimana caranya mood siwon bisa berubah menjadi bagus lagi kyu?" tanya hyung manager yang tiba-tiba sudah berjalan di sebelah kyuhyun

" Aku tidak melakukan apa-apa" sahut kyuhyun

" Ckck.. ternyata kemampuan mu luar biasa sekali kyuhyun. Tadinya aku takut kalau siwon tidak mau melanjutkan shootingnya karena mood yang buruk"

" Aku rasa walaupun mood siwon sedang buruk, pasti dia tidak akan membatalkan proses shooting. Siwon dan member Elf lainnya sangat professional sekali dalam bekerja" ucap kyuhyun

Siwon tiba-tiba menghentikan langkah kakinya, lalu membalikkan tubuhnya hingga menghadap kyuhyun dan hyung managernya.

"Hyung, jangan terlalu dekat dengan baby kyu. Aku tidak suka itu!" protes siwon dengan sorot mata tajam pada manager nya

" Dasar Possesive!" balas manager hyung tidak mau kalah

Sepertinya yang di duga, fans siwon masih terus berada di luar lokasi shooting menunggu siwon keluar. Sulitnya melangkah untuk keluar dari kerumunan fans tidak menyurutkan siwon untuk tidak melambaikan tangannya, senyuman khas siwon terus di perlihatkan olehnya.

Para penjaga lokasi shooting itu juga ikut kerepotan untuk melindungi siwon dari fans yang berusaha untuk dekat dengan siwon. Padahal jarak ke mobil van milik ELF tidak jauh, tapi karena banyaknya fans yang berkerumun, menjadi terlihat jauh untuk masuk ke dalam van

Kyuhyun sendiri yang tadinya berjalan di belakang siwon juga ikut kesulitan berjalan dan menjadi tertinggal jauh dari siwon. Beruntunglah ada manager hyung yang sejak tadi terus berada di sebelah kyuhyun. Di rangkulnya pundak kyuhyun oleh hyung manager agar kyuhyun berjalan seirama dengan hyung manager

Di bukakan pintu belakang van agar kyuhyun masuk terlebih dahulu dimana siwon sudah duduk di kursinya, lalu manager hyung duduk di depan sebelah supir

" Hyung, sejak kapan kau di perbolehkan untuk menyentuh baby kyu seperti itu?!" tanya siwon ketus

" Yak choi siwon! AKu hanya melindungi kyuhyun dari serangan fans mu. Kau cemburu pada orang yang salah" jelas hyung manager

Kini pandangan siwon berubah melihat wajah kyuhyun " Baby, aku melarangmu untuk di sentuh oleh orang lain selain aku. Kau tau kan, kalau aku sangat tidak menyukai dirimu di sentuh oleh orang lain?"

" Aku mengerti…" sahut kyuhyun sambil memutar kedua bola matanya malas

" Dasar possessive " oceh hyung manager

" Terserah apa katamu hyung, yang jelas aku sangat tidak menyukai kau terlalu dekat dengan baby kyu"

Sepanjang perjalanan menuju lokasi berikutnya, kyuhyun terus bersendar pada dada siwon sambil melihat jalanan, sedangkan siwon terus menghafal naskah yang di pegangnya, namun tangan siwon yang menganggur terus membelai surai rambut kyuhyun dengan lembut

" Kita sudah sampai siwon.." ucap manager hyung yang membuyarkan keheningan di dalam van

" Kita turun baby" ajak siwon sambil merapihkan naskahnya

" Aku disini saja wonnie" tolak kyuhyun

" Kenapa tidak turun?"

" Kurasa aku lebih nyaman jika di mobil saja"

" Baiklah. Jika ada waktu break, aku akan menyempatkan kemari" ucap siwon sambil mengecup kening kyuhyun

" Iya.."

" Aku tinggalkan ponselku disini, kau bisa main games untuk menghilangkan kejenuhanmu" ucap siwon sambil membelai surai rambut kyuhyun

" Satu lagi, kau tidak boleh keluar sama sekali dari mobil. Arraseo?" ucap siwon dengan sorot mata serius

" Kenapa begitu? Kalau aku mati kebosanan bagaimana?" protes kyuhyun sambil mempautkan bibirnya

" Kau tidak akan bosan baby. Di mobil sudah tersedia banyak fasilitas. Aku juga sudah membelikanmu snack dan juga minuman selama kau menunggu ku. Kalau kau keluar dari van, nanti aku sulit mencarimu di tambah lagi aku meninggalkan ponsel ku disini. Kalau terjadi sesuatu dengan mu selama aku tidak ada bagaimana?" jelas siwon yang terdengar masuk akal di kepala kyuhyun

" Kau mengerti baby?" tanya siwon menempelkan dahinya dengan dahi kyuhyun

Kyuhyun mempautkan bibirnya " Aku mengerti!"

" Tapi aku bukan anak kecil siwonnie. Aku tidak mungkin tersesat" protes kyuhyun

" But you're my baby"

Kali ini kyuhyun sedikit tersenyum dengan ucapan siwon yang mungkin terdengar gombal di telinganya, tapi entah mengapa kyuhyun menyukainya

" Overprotective siwonnie" ucap kyuhyun kembali mempautkan bibirnya

" Hanya jika menyangkut tentang dirimu baby " sahut siwon

" Love you honey" bisik siwon lalu kembali mengecup pipi kyuhyun

" I love you too.."

Selama beberapa jam kyuhyun terus berkutat dengan berbagai dvd yang sudah tersedia di mobil van milik elf. Fasilitas dalam van memang bisa di bilang memadai jika hanya sebatas beristirahat selama beberapa jam.

Lama kelamaan suasana di dalam van membuat kyuhyun merasa bosan. Ingin sekali keluar dari van

" Uugghh.. bosannnn!" gerutu kyuhyun sambil mematikan games yang ada di ponsel siwon

" Ini sudah jam tujuh malam, mau sampai kapan selesainya?!"

Kyuhyun melihat dari dalam jendela mobil van, dilihatnya masih ada saja fans dari siwon yang masih setia berada di luar sana

" Kenapa mereka tidak pulang saja? Padahal kan sudah malam dan diluar sangat dingin sekali" gumam kyuhyun

" Drrrt… Drrrtttt.. Drrrt" ponsel siwon bergetar

Kyuhyun menoleh ke belakang begitu merasakan getaran ponsel, diraihnya ponsel siwon yang masih berada di tempat duduk, dilihatnya sebuah nama yang tertera di ponsel siwon

" Kathy?" gumam kyuhyun

Ponsel siwon terus saja bergetar karena kyuhyun tidak mengangkatnya sama sekali. Kyuhyun merasa tidak berhak untuk menjawab panggilan di ponsel siwon, walaupun statusnya adalah kekasih siwon

Ponsel it uterus bergetar sebanyak dua kali, lalu tiba-tiba ada panggilan LINE masuk ke ponsel siwon yang otomatis bisa di baca oleh kyuhyun dari layar utama ponsel siwon

" Siwon oppa, kau dimana sekarang? Aku sungguh merindukanmu chagi"

Begitu isi dari LINE yang masuk ke ponsel siwon. Kyuhyun membelalakkan kedua bola matanya

" Choi siwon, kau berani main di belakangku?!" gumam kyuhyun dengan wajah sedih dan kecewa

TBC

Note : Gomawo utk yg sudah review, take as fav, follow, juga menunggu momo utk update

momo benar2 sangat menghargai setiap dukungan dari readers sekalian ( trmsk silent readers yg udah membaca ff momo )

once again, thank you for all your support gals

Big hug \(^0^)/