Author :Lee Eun San

Title :The million dollar catch

Genre :Romance

Length :Chaptered

Cast : luhan, sehun, yifan, kyungsoo, zitao and guest the rest…

this story based on sussan marely but this fanfiction is mine.

previous chap

kai menindih tubuh mungil kyungsoo yang kini tengah terbaring pasrah di bawahnya. tubuhnya sudah nyaris basah karena keringat. keduanya terengah-engah sambil memejamkan mata.

"katakan padaku jika kau ingin menghentikanya sekarang. karena aku tak bisa janji aku bisa menghentikannya jika aku sudah memulai." kata kai pada kyungsoo.

kyungsoo membuka matanya "sentuh aku kai..."

.

.

.

chapter twenty one begin...

kai memandang kyungsoo lembut ia mengelus wajah berpeluh gadis ini dengan tangannya yang kekar.

"kau yakin?" ulang kai.

kyungsoo meraih wajah kai dengan tangannya lalu menipiskan jarak diatara mereka sampai satu senti.

kyungsoo mengecup bibir penuh kai lembut sambil menutup matanya.

"aku yakin.." katanya saat ia membuka matanya.

merasa mendapatkan lampu hijau kai langsung memulai aksinya. ia kembali memagut lembut bibir hati kyungsoo dengan penuh perasaan. harus kai akui, mungkin mulai saat ini kai akan menempatkan bibir lembut gadis ini sebagai salah satu spot favoritnya.

perlahan namun pasti kai kembali mencoba meningkatkan girah kyungsoo agar gadis itu kembali mengikuti permainannya. dia menyesap belahan bibir kyungsoo bergantian sembari meremas payudara kyungsoo yang sudah sangat keras.

"eeuummnnngghhhmm.." kyungsoo mengerang tertahan akibat ulah kai di tubuhnya.

kai mengalihkan ciumannya keleher kyungsoo lalu menjilatnya seduktif.

"kkaaaii...aahh..." kyungsoo mendesah sekali lagi. sekujur tubuhnya terasa panas dan tubuhnya bergetar hebat. kyungsoo memang awan soal hubungan badan. selama dua puluh dua tahun dia hidup di dunia dia hanya pernah sampai ketahap ciuman tidak lebih.

"sebut namaku soo-ya..." kai nyaris mengeram saat mengucapkannya. kini yang ada di otaknya hanyalah segera menyatukan tubuh mereka dan memiliki gadis cantik ini seutuhnya. dia memasukkan tangannya kebalik punggung kyungsoo lalu mengangkat kaos yang kyungsoo pakai dan membuangnya entah kemana. gairah kai semakin menjadi saat melihat payudara indah kyungsoo yang mengintip di balik bra hitam berrenda miliknya. dengan cepat ia kembali meraup dua buah benda kenyal kebanggaan wanita itu dan meremasnya perlahan. kontan saja perlakuan kai membuat kyungsoo menggelinjang.

"aahh.. euunngghh,,.."

" kkaiiihh...oohh..." kyungsoo hanya bisa mendesah dan mendesah sambil mengacak rambut kai sebagai bahan pelampiasan

kai menelusupkan tangannya kebalik punggung kyungsoo lalu melepas pengait bra kyungsoo. saat benda penghalang itu menghilang barulah kini kai tahu bahwa kyungsoo memiliki payudara indah, ranum dan tentu saja besar. dengan tak sabar dia meremas kedua nya bersamaan sembari sesekali mengulum benda itu bergantian.

kyungsoo nyaris berteriak keras saat kai memasukkan putingnya yang sudah mengeras kedalam mulut hangatnya. rasanya sungguh nikmat dan tak tergambarkan.

"kkaiii,,, ahhh...kkaaaiiihhh.."

puas bermain dengan tubuh bagaian atas milik gadisnya, tangan lihai kai kembali melanjutkan perjalannnya. tangan itu mengelus lembut perut rata kyunsoo kemudian menelusup kedalam balik rok hitam selutut yang tadi ia kenakan. ia mengelus paha dalam kyungsoo lalu berlanjut menarik rok itu lepas dari tempatnya sehingga kini hanya menyisakan celana dalam senada yang terlihat menutupi pertahanan terakhirnya.

kai mengelus lembut kewanitaan kyungsoo dari luar sembari bibirnya kembali ia satukan dengan milik gadis itu.

kyungsoo berani bersumpah baru kali ini dia merasakan prasaan seperti ini. rasanya sungguh tak bisa di gambarkan. ada rasa panas, mendamba dan tentu saja ingin segera merasakan indahnya saat dimana tubuh mereka tak lagi berjarak.

"kkkaaaiii...aahh.."

"teruslah mendesah sayang,, aku suka suaramu.." bisik kai pelan di telinga kyungsoo.

setelah puas sedikt bermain dengan kyungsoo kai akhirnya membuang benda penutup surga kyungsoo kelantai. melihat kyungsoo yang sudah tak berbalut benang sehelaipun, kai mulai melucuti bajunya sendiri. ia melepas kaos lalu menurunkan celanan pendeknya.

kyungsoo memalingkan wajahnya kesamping saat matanya tanpa sadar memandang tubuh polos kai yang sungguh sangat seksi menurutnya. tubuh kekar kecoklatan dengan enam otot perut yang tercetak jelas makin membuat kyungsoo kesulitan bernafas.

"hheeii,,, lihat aku sayang.." kata kai sambil memalingkan kembali wajah kyungsoo ke hadapnnya.

kyungsoo menunduk " aku malu kai.." cicitnya pelan.

kai tersenyum kecil lalu menuntun tangan mungil kyungsoo ke dadanya. "dengarkan detakkanya.." kata kai

kyungsoo mendongak

"kau merasaknnya.." imbuhnya

kyungsoo mengangguk.

"jantungku sedang berdebar kuat sekarang. bahkan rasanya hampir meledak." kata namja tampan itu lagi

"kau tahu kenapa?" tanyanya.

kyungsoo menggeleng polos.

kai mencium kening kyungsoo sekilas sebelum memandang mata bulat kyungsoo "karena aku juga sama gugupnya denganmu. aku begitu gila karenamu dan aku juga malu karena mungkin aku tak bisa menyenangkanmu. jadi mari kita buang rasa semua rasa itu dan kita nikmati malam kita dengan suka cita. aku seutuhnya milikmu dan begitu pula kau."

"mulai malam ini, ayo kita mulai untuk lebih saling memahami, mengerti dan mencintai." kata kai lembut.

"kk,,kkai.." kyungsoo menetaskan air matanya karena terharu.

"aku mungkin memang bukan orang baik. masa laluku buruk dan masih banyak lagi. tapi aku berjanji padamu, aku akan melakuakn apapun untukmu. membuatmu bahagia dan menjagamu lebih dari apapun. karena itu mari kita nikmati malam ini cintaku..."

kyungsoo mengaguk lalu memeluk erat tubuh kai dalam pelukannya.

"hiikks,, kkaaiihh... hiks,,, aku,,,"

"sssttt,, tenanglah sayangku.. aku disini.."kai mengelus tubuh bergetar kyungsoo sayang.

setelah sedikit berbicara dan saling terbuka. kini kedua insan yang di mabuk cinta itu mulai menyatukan tubuh mereka.

kyungsoo mencengkeram erat bahu kai saat kai mencoba memasukkan miliknya kedalam kewanitaannya.

"santai sayang.. " bisik kai.

"aagghhh... appo kkai..."

"ini yang pertama untukmu?" tanya kai

kyungsoo mengangguk.

"haruskah kita behenti? aku tak mau memaksamu."

kyungsoo menggeleng. "aniyo..lanjutkan saja. aku hanya ingin kau yang melakukannya." jawab kyungsoo.

"ini pasti akan sakit. kau bisa melakuakn apa saja untuk meredakan sakitnya, arraseo."

sekali lagi kai mencoba menerobos pertahanann gadis perawan ini dengan perlahan. kyungsoo nyaris menjerit saat akhirnya dengan sekali hentakan kuat kai akhirnya merasukinya. rasanya tubuhnya nyaris terbelah dan kewanitaannya sanggat sakit. kyungsoo terisak pelan.

"mianhae sayang.." kai mengecup wajah kyungsoo berkali kali untuk mengalihkan rasa saikt yang dialami gadisnya.

"gwaenchana.. hssttt... bergeraklah.." kata kyungsoo

setelahnya kai mulai menggerakkan pinggulnya perlahan, baru saat ia merasa kyungsoo sudah mulai melupakan sakitnya ia seikit mempercepat garakannya.

"ahh,,ahh,,,ah... kkaihhh.. aahhh.." kyungsoo meracau tak karuan saat otot kewanitaannya bergesekan dengan junior besar kai yang begitu keras dan kuat.

"oohh,, kau aaassshh.. sempit sayang..aahhhhsss..." jawab kai sambil berusaha kembali menumbuk pusat wanita itu dengan miliknya

kai mengentakan pinggul nya keras dan kuat hingga membuat kyungsoo melengkungkan tubuhnya karena kai tepat mengenai titik terdalamnya.

"aarrgghh.. disana aaaarrhhgg.. lagi kai,,, asshh.. kai aaghh.." kyungsoo mencengkeram leher kai lalu mengecup mengigitnya.

gairah kai semakin menjadi karena ulah kyungsoo barusan.

"as you wish my lady..." jawabnya lalu sekali lagi mengentakkan milknya.

kyungsoo kembali menjerit tak karuan saat kai kembali menumbuk tepat ke inti tubuhnya. tanpa merasa lelah kai terus memompa tubuhnya, menghujam sampai kedalm tubuh gadisnya yang kini terlihat makin mempesona dengan bibir membengkak dan rambut basah akan keringat. belum lagi tubuh sintalnya yang bermandikan peluh yang semakin mebuat kai tak ingin mengakhiri kegiatannya.

.

.

.

balita mungil dalam gendongan kris mulai menguap sambil mengucek matanya . "mommy..." panggilnya pada sang ibu yang tepat berada di depannya.

"oh,, baby tae mengantuk,eoh?"

"hisskk.. mommy..boo...eodiso."ucap gadis mungil itu lucu.

"ah, baby boo ada dirumah sayang..." jawab baekhyun lembut sambil menimang putri cantiknya.

"baby tae mau boo mommy,,," katanya lagi..

"ahhh,, keurae.. kita pulang kalau begitu. tapi sebelumnya pamit dulu dengan uncle krissie dan tao auntty ok..?"

gadis kecil itu mengangguk ."unclie kissie, tao aunnty bye..bye.. baby tae pulang..." katanya dengan aksen bayi yang lucu.

tao rasanya ingin membawa pulang taehyung saking gemasnya. "aaghh.. keurae.. salam untuk baby boo dari tao auntty ya. katakan padanya auntty punya tuan panda yang ingin berkenalan denganya, eoh?" kata tao.

si gadis cilik mengangguk lucu. "eeuung...allaseo.. nanti baby tae akan mengatakannya pada baby boo."

"allright, give me kiss.." kata kris.

taehyung menegcup kedua pipi kris lalu bibir paman tampanya itu. "i love unclie kissie,,"

"kami pamit pulang dulu kris." pamit chanyeol

"eoh. hati-hati saat menyetir dan kabari aku jika sudha sampai dirumah." balas kris.

chanyeol mengangguk. "arraseo, nan kalke.."

setelah chanyeol dan keluarganya pergi ada sedikit rasa cangung yang dirasakan tao. apa lagi mengingat ulah kris yang seenaknya saja tadi.

"kau akan kemana setelah ini?" tanya kris.

"ah,,, molla. wae?"

"hanya bertanya, eung tapi kalau kau tak ada acara mau menemaniku minum?"

"minum? dimana?"tanya tao.

"aku punya teman yang punya night club di dekat sini. kau mau ikut?" tawar kris.

tao diam sebentar lau menganggu. "baiklah, sudah lama aku tak bermain." jawab tao.

"baiklah kalau begitu ayo,"

setelah membayar makanan, kris dan tao kembali melanjutkan acara mereka ke the A Class Club yang terletak di pusat kota seol. club malam terkenal di kalangan selebrity dan para sosialita itu terlihat begitu ramai. suasaa malam yang semakin gelap rupanya tak menyurutkan para penikmat dunia malam untuk bersenang-senang.

kris menggandeng tao turun lalu masuk kedalamnya. saat mereka masuk suara hentakan musik terdengar memekakkan telinga. begitu banyak orang yang sedang menari di bawah lampu temaram dengan iringan musik yang menggema.

"ayo duduk di sebelah sana.." kata kris kencang.

"apa?" tanya tao

kris terkekeh "aku bilang ayo duduk disana!" ulangnya lebih keras.

tao mengangguk lalu menuruti kris yang lagi-lagi menggandengn tangannya.

"hi yo waasap! long time no see brother! where've you been?" saap seorang bartender berparas tampa pada kris.

"i'm tottaly busy dude! whassap!" balas kris sambil menyodorkan kepalan tangannya pada si namja.

"i'm good! aahh.. who is her? your date?" tanyanya

kris hanya tersenyum kecil "hi tao, ini sam. Dia temanku selama di london. Dia pemilik tempat ini." kata kris

"hai, i'm sam. nice to see you." sam mengulurkan tangannya sambil tersenyum ramah

tao menyambut uluran tangan sam. "hai, sam. nice to see you too." balasa tao sambil tersenyum cantik

"wanna drink?" tawar sam

"sure, jill n tonic please."

"oke.. wait a moment. and you dude?"

"you know what i want..." jawab kris santai.

"oke, i got it." jawab sam.

sam meninggalkan kris dan tao sebentar untuk meracik minuman pesanan mereka. tak berselang lama namja itu kembali datang dengan dua buah gelas di tangannya.

"here they are. jill and tonic and pure vodka." katanya.

"thanks.." kata kris tao bersamaan.

"have fun guys,,!" katanya lalu undur diri.

kristao bersulang sebelum menikmati pesanan mereka. lalu keduanya memandangi dance floor sambil menikmati musik yang mengalun keras dan memekakkan telinga.

"shall we dance?" ajak kris

"eoh?" ulang tao

"shal we dance? ulang kris.

"why not!" jawab tao santai.

kris lantas menarik tao kelantai dansa dan mulai menari disana dengan gembira. keduanya larut dalam iram musik dan tanpa ragu membuat mereka berteriak girang sambil menari-nari disana.

"wwoohhaa..." teriak kris.

.

.

.

luhan sedang meringis merasaka perutnya yang tiba-tiba sakit.

"aarrgghh,,,, hunnie..." luhan mengerang keras sambil memanggil sehun yang kini sedang membuatkannya susu.

mendengar teriakan luhan, kontan saja sehun langsung berlari panik mencari asal suara luahn.

"astaga...! kau kenapa sayang?" pekiknya kaget saat menlihat luhan meringkuk di kasur sambil memegangi perutnya.

"perutku sakit hunnie.. hik,,hikss,,, appo.." rengeknya.

"oh. astaga..! lalu bagaimana? kita kedokter saja.. iya. benar dokter..!" sehun panil lalu mencari ponselnya. setelah ketemu dia langsung menghubungi pak huang untuk menyiapkan mobil untuknya.

dengan sigap ia memakaikan jaket ketubuh luhan lalu menggendong kekasihnya itu turun dari kamarnya.

"bertahan sayang... sebentar lagi eoh.." katanya

"hiks,,hikss,, appo hunnie..." rengek luhan.

sehun menegcup lembut kening luhan untuk menenangkan calon istrinya itu. "arraseo.. sebentar lagi kita akan kerumah sakit. kau bisa,, kau hebat sayang." kata sehun lagi.

luhan hanya bisa terisak sambil menyembunyikan kepalnay di ceruk leher sehun.

"rumah sakit terdekat! cepat!" perintahnya saat ia masuk kedalm mobil.

di dalam mobil luhan masih mengerang sakit. dengan setia sehun menggengam tangan luhan lalu menciumi wajah dan pucuk kepala luhan untuk menenangkanya. lima menit kemudian, mereka sampai ke rumah sakit dan luhan langsung di tangani.

sehun dengan perasaan campur aduk hanya duduk diam sambil menggigit kukunya saking gugupnya.

"tuan oh!" panggil seseorang dalam bahasa cina setelah 10 menit.

"ya! saya.." jawab sehun

"anda bisa masuk. nyonya oh sudah stabil." jawab seorang perawat yang tadi memanggilnya.

"xie-xie.." jawab sehun lalu langsung masuk menemui luhan.

di dalam dia bertemu dengan dokter yang tadi menangani luhan. "ada apa denganya dok?" tanya sehun.

"ah, anda suamiya?" tanyanya.

sehun mengangguk. "iya. bagaimana keadaan istri dan anak saya dok?"

dokter itu tersenyum sekilas. "tidak ada masalah yang serius. nyonya oh hanya kelelahan dan tadi ada sedikit kram perut. dia harus banyak istirahat dna usahakan dia tidak banyak fikiran. sters tinggi sangat berpengaruh pada kesehatan ibu hamil dna janinnya tuan oh." nasehat si dokter.

sehun mengangguk. "baik dok. saya akan mengingatnya.

dokter itu pergi setelah sedikit memberi saran pada sehun. setelah itu sehun langsung menghampiri luhan yang terlihat terbaring lemah di atas ranjang putih rumah sakit. tanganya tertancap infus dan wajahnya pucat, sungguh pemandangan tak mengenakkan untuknya. dia duduk di samping luhan lalu menggengam tangan gadisnya erat.

"lu..." panggilnya lembut.

tak ia sangka, luhan mengerjap pelan lalu membuka matanya.

"hhunnie.." pangilnya dengan suara serak.

"ya,, sayang.." jawab sehun lembut

"ini dimana?"

"rumah sakit, sayang.." jawab sehun sambil mengecup lembut tangan luhan yang terasa dingin.

"pusing hunnie.." rengek luhan.

"arraseo.. kau istirahat saja eoh. kata dokter kau dan baby tidak boleh lelah. mulai sekarang jangan lagi tidur sampai larut malam eoh?" kata sehun

"tapi kan aku ingin menemanimu bekerja." jawab luhan ngotot.

sehun menggeleng. " .. pekerjaan itu bisa aku buang jauh-jauh jika harus. kesehatanmu dab baby adalah hal utama sekarang. masalah pekerjaan itu nomer sekian, araseo." putus sehun.

luhan mengangguk pelan. "eeung,," jawabnya.

"anak pintar.." kata sehun sambil membelai rambut luhan pelan.

"hunnie.."panggi luhan manja.

"eoh?"

"peluk aku.." katanya sambil merentangkan tangannya.

sehun mengulas senyum tipis sebelum ikut naik keatas ranjang luhan lalu mendekap erat gadis cantiknya itu. "chha... tidurlah..." ucapnya sambil mengelus lembut pungung luhan. kebiasan yang ia sering ia lakukan untuk membuat rusa cantiknya itu segera terlelap.

sehun mengecup pucuk kepala luhan" jaljjayo nae sarang.."

.

.

.

sudah lewat tengah malam dan kini kyungsoo tengah tertidur lelap dalam pelukannya. kai membelai lembut rambut hitam kelam kyungsoo sambil sesekali menciumi pungung polos gasis itu yang terekspos jelas.

sungguh ia tak menyangka, benteng yang sekian lama ia bangun harus hancur seketika di hadapan gadis polos yang kini tengah tertidur di pelukannya.

"aku tak tahu apa ini adalh pilihan yang benar,tapi aku janji aku akan mempertahankanmu sampai akhir baby soo.." kaya kai.

kyungsoo menggeliat lalu mengerjap pelan. "kau belum tidur?" katanya nyaris setenagh sadar.

"belum,, sudah kau tidur lagi saja. ini masih malam." kata kai.

kyungsoo mengangguk lalu merangsek kedalam peluka kai. "jajljjayo kai-ah.."

"jaljjayo.."

.

.

.

saking asiknya kris dan tao menanri mereka sampai tak sadar bahwa sekarag sudah lewat tengah maalm. barulah saat tao melihat jam tangannya yeoja cantik itu sadar.

"sudah lewat tengah malam kris ge."teriak tao.

"eoh? jinjja? lalu bagaimana? kau mau pulang?" tanya kris

"eoh. besok aku ada kelas." jawab tao.

"ah, baiklah. tapi kita tak bisa memakai mobil. kita berdua terlalu mabuk untuk meyetir." kata kris

tao mengangguk. "majjayo. keurom.. eothoke?" tanya tao.

"kita panggil sopir rumahku saja. kebetulan aku punya rumah disekitar sini." jawab kris.

tau menganguk saja. "oke!"

tak lama keduanya sudah di jemput seorang supir kris. dengan seikit terhuyung. kris dan tao masuk kedalam mobil.

"kau menginap saja dulu, besok baru pulang. aku punya banyak kamar dirumah." kata kris

tao hanya mengangguk. kesadarannya sudah nyaris hilang.

sesampainya di rumah, kris lagi-lagi menggandeng tao masuk kedalam dan langsung menggiringnya masuk kedlam kamarnya. mungkin karena pengaruh minumannya kris dan tao langsung jatuh tertidur begitu saja saat melihat kasur di depannya. kris meraih tubuh tao lalu mendekap gadis cantik itu dalam pelukannya.

"jaljja tao ya" racau kris

"jaljja..gege ya.." balas tao.

TBC

UDAH PUAS NC KAISOO? BLOM? OH EMJI...!

baiklah karena saya udah ngantuk saya gak bakalan ngomong banyak. cukup repiunya aja yang banyak ok

thanks buat yang udah baca dan repiu. aku sayang kalian mmuaaaahh...

sampai jumpa di chap depan

sign

Lee Eun San

EunhyukLegalWife