Tittle :

HOKO

Cast :

Cho Kyuhyun, Kim Kibum, Lee Eunhyuk( Hyukie), Kai (Kim jongin), Dennis Park( Leeteuk), Mikhaela(oc), Huang Zi Tao, Yesung, Ren (Choi minki), Shin Seung Young (Oc), Elisa (Oc).

Rated :

T-M

Genre :

romance, adventure, fantasy, genderswitch

Warning :

bahasa tidak baku, Typos bertebaran dimana-mana.

.

.

.

Happy reading

.

.

[~Lizz_L_L~]

Kyuhyun berdiri bosan di antara eunhyuk dan kris menatap sekumpulan manusia tersesat yang mencoba memasuki amethys dan mencoba peruntungannya untuk menjadi seorang le brien dengan cara mengikuti sebuah ujian masuk yang di adakan di HOKO. Sementara dennis sang ketua yang berdiri dengan angkuh di singahsananya memberikan sebuah penjelasan pada para si tersesat untuk mengikuti ujian menjadi seorang le brien yang akan di laksanakan dua minggu lagi di mulai dari sekarang. serta mengumumkan tentang posisi jabatan ketuanya yang akan di ambil alih oleh kyuhyun nantinya, karena posisi itu memang seharusnya menjadi milik kyuhyun. Membuat kyuhyun mencebik tidak terima karena sesungguhnya dia tak menginginkan posisi itu, terlalu membosankan dan terlalu merepotkan. Kyuhyun mengetuk-ngetukan sepatunya ke arah lantai dengan ritme pelan setelahnya dia menolehkan kepalanya ke samping kiri menatap seorang pemuda tan yang sejak tadi intens menatapnya dengan wajah datar serta sorot mata yang memperlihatkan keingintahuannya dengan begitu jelas, untuk sepersekian detik tatapan mereka seakan terkunci bahkan kyuhyun sontak menghentikan ketukan sol sepatunya pada lantai. entah mengapa rasanya kyuhyun seolah terseret dalam pusaran angin yang memabukan, samar kyuhyun merasakan kenyamanan yang sempat dia rasakan saat bersama dengan kibumnya, hanya sedikit. Namun kyuhyun seolah merasa jika sorot mata pemuda tan itu seakan membangkitkan entah apapun yang ada dalam dirinya hingga membuatnya otaknya sedikit tdi rasa mengosong tiba-tiba dan kemudian kyuhyun seakan tersentak oleh berbagai macam fantasi liar yang terproses dalam di kepalanya ini sungguh aneh dan membuat kyuhyun merasa tidak nyaman seolah hati kecilnya berteriak untuk tidak terlalu terhanyut oleh tatapan memabukan pria berkulit tan tersebut dan detik berikutnya kyuhyun telah di kuasai oleh rasa yang tak nyaman menguasai tubuhnya. Kyuhyun mengalihkan tatapannya ke arah sol sepatunya lagi dan mulai mengetuk-ngetuk lantai dengan sikap bosan bermaksud mengalihkan fokusnya dari pemuda tan yang coba menarik minatnya kembali hanya dengan cara yang sederhana, menatapnya dengan begitu intrns. Sungguh kyuhyun masih mencintai kibumnya sampai saat ini dan entah kenapa pemuda tan itu seolah menawarkan kenyamanan yang membuatnya seakan ragu untuk menolak pesonanya hingga tanpa sadar membuat kyuhyun mendesah berat

Kyuhyun menundukan kepalanya dan mulai membuat ritme aneh dengan sepatunya yang menghentak pelan lantai marmer, kadang pelan kadang cepat dengan ritme yang tidak teratur namun mampu membuat kyuhyun seolah lupa dengan sekelilingnya. membuat seulas senyum tipis yang terukir di bibir merah bervolume milik kai, pemuda tan yang sejak tadi terus mengamati gerak gerik kyuhyun secara terang-terangan.

" sepertinya kau terlihat sangat tertarik dan menikmatinya!?" ucap mikhaela tersenyum kecil menatap kai, membuat pemuda itu sedikit bingung namun selanjutnya kai seolah mengerti apa yang di maksud oleh mikhaela, kai hanya bisa tersenyum miring setelahnya.

" dia menarik... entah mengapa dia membuatku merasa aneh sejak tadi" jawab kai menatap mikhaela dengan senyum anehnya yang semakin membuat pria tan itu melipat gandakan ketampanannya dan membuat beberapa si tersesat atau gadis-gadis terpekik senang melihat wajah dan penampakan kai yang terlihat semakin seksi di mata mereka.

" kalau begitu tunggu apa lagi, dekati dia" dukung mikhaela membuat kai tersenyum tipis sekali lagi.

" memang seperti itu rencananya" jawab kai membuat mikhaela terkekeh.

" ku harap kau berhasil, meski itu tak akan mudah" ucap mikhaela lagi memberikan dorongan untuk kai seraya menepuk pundak pemuda tan itu pelan.

" kibum kan, aku tau" jawab kai senyum sudah menghilang dari wajahnya, mikhaela menatap kai seraya tersenyum tipis sementara oh sehun yang sejak tadi menjadi pendengar setia kekasih dan teman tannya itu hanya bisa menepuk pundak kai seolah memberi semangat tersamarkan.

" berjuanglah, meski aku tau kau tidak akan bisa di bandingkan dengan kibum" ucap sehun dan hanya mendapat decihan tak suka dari kai.

Kai mengamati kyuhyun untuk yang kesekian kalinya, kyuhyun menunduk dan masih mengetukan sepatunya ke lantai marmer sesekali tatapannya terlihat menjelajah liar dan mendesah setelahnya membuat kai tidak tahan untuk tidak tertawa, namun masih bisa dia sembunyikan.

" aku bosan..." gumam kyuhyun pelan setelah beberapa lama kini manik selelehan caramelnya menatap kesal ke arah dennis yang sejak tadi mengoceh kesana kemari tanpa ujung, mendengar bisikan kyuhyun membuat kris tersenyum tipis. sepertinya kyuhyun membenci hal yang bersifat bertele-tele dan merepotkan seperti ini. Bahkan dia tidak berubah masih sama seperti kyuhyun yang di kenalnya.

" bersabarlah ini akan segera berakhir" bisik kris dan membuat kyuhyun mengeleng keras. Sungguh kyuhyun sudah tidak tahan rasanya darah dalam otaknya seakan berhenti mengalir dan membeku jika dia semakin lama berdiam diri dalam ruangan tanpa melakukan apa-apa selama berjam-jam. Persetan dengan dennis kyuhyun harus segera pergi dari tempat ini sebelum kesabarannya habis dan menghancurkan tempat ini dalam sekali tebas.

" ini sangat membosankan" lolong kyuhyun pada akhirnya setelah sekian lama mencoba bertahan di tempatnya seraya mendongakkan kepalanya keatas menatap langit-langit. Sepertinya dia yang sudah tidak tahan mendengar pidato panjang dari dennis yang sejak tadi belum selesai juga.

Semua orang terkesiap kaget mendengar lolongan keras dari makhluk cantik bak dewi dengan surai hitamnya itu, seketika membuat aula menghening tiba-tiba dan kini semua mata terlihat tertuju padanya dengan tatapan bertanya dan sedikit bingung hingga aula kembali mendengungkan gumam kebingungan dengan sikap kyuhyun saat itu.

" hei...kyu, apa yang kau lakukan, kenapa kau berteriak seperti itu" peringat eunhyuk berbisik menatap kyuhyun dengan sedikit rasa was-was, pasalnya semua orang kini menatap kyuhyun dengan raut wajah aneh. Kyuhyun tak perduli dia memutar bola matanya malas. Kyuhyun menumpukan kakinya pada meja yang menjadi penghalangnya sejak tadi dan melompat dengan sekali hentakan menjajarkan dirinya tepat di samping dennis yang mengerutkan keningnya berusaha menerka apa yang akan di lakukan kyuhyun selanjutnya. bahkan kyuhyun sama sekali tak memperdulikan ocehan eunhyuk di belakangnya.

" dennis...aku tidak perduli dengan posisi apapun yang kau tawarkan padaku, aku tifak berminat oke, hanya tempati posisi itu dan biarkan aku melakukan apapun yang ingin aku lakukan, aku tidak punya waktu untuk melakukan kegiatan sia-sia seperti itu, kau tau aku bukan orang yang sabar" ucap kyuhyun menatap dennis malas dan berjalan pelan ke arah para manusia tersesat yang menatapnya dengan sorot mata ingin tau dan kekaguman pada sosok kyuhyun yang berjalan santai tanpa memperdulikan protesan dennis di belakangnya karena kyuhyun sudah menghancurkan acara pentingnya yang di lakukannya dengan sikap kurang ajarnya.

" jangan bersikap terlalu kaku dennis, biarkan mereka bersenang-senang. bukankah itulah alasan mereka sampai disini, jangan membicarakan aturan yang terdengar memuakan di telinga seperti itu. kalian...ambil kesempatan dan buatlah masalah, jangan perdulikan tentang aturan, aturan memang di buat untuk di langgar dan hiduplah dengan bebas jangan biarkan dirimu terikat oleh sesuatu yang kasat mata seperti itu, bukankah begitu...dennis" kyuhyun memasukan kedua tangannya kedalam saku coat yang di pakainya seraya menatap dennis dengan sorot mata jenaka dan tersenyum tipis, namun entah kenapa dalam sorot mata kyuhyun terpancar sebuah keseriusan yang sangat kentara sekali. Ya kyuhyun sama sekali tidak sedang bercanda atau mengingau saat mengatakan hal itu, dia sangat serius.

" baiklah...kalian bersenang-senanglah aku pergi" ucap kyuhyun santai dan berlalu pergi bergitu saja dari aula membuat semua mata melongoh dan menatapnya tak percaya mendengar penuturan kyuhyun, mereka bahkan tak menyangkah akan ada manusia atau seorang le brien yang begitu sempurna dan mempesona seperti kyuhyun.

" dia keren" gumam kai dan tersenyum senanh setelahnya.

" cih...apa-apaan dia, dia sama sekali tak berubah" ucap yesung dan tertawa aneh melihat tingkah kyuhyun seolah senang mendapati aksi kurang ajar kyuhyun setelah sekian lama.

" sepertinya kau akan kesusahan untuk mengurusnya dennis, aku akan menyusulnya" bisik kris di sebelahnya, menepuk pundak dennis dengan senyum menyebalkan dan melengang santai meninggalkan aula untuk menyusul kyuhyun tanpa memperdulikan pertemuan yang bahkan nyaris berantakan di belakangnha.

" ck...tambah lagi satu orang menyebalkan yang tak tau aturan, ini mengesalkan" runtuk dennis dalam hati.

" baiklah...kalian hanya itu saja, sisanya kalian lakukan seperti apa yang kalian mau, shit...moodku jadi rusak gara-gara kyuhyun, mikhaela kau lanjutkan" ucap dennis mengumpat kesal dan berjalan kearah eunhyuk yang menyengir senang melihat wajah dennis yang tertekuk-tekuk karena ulah kyuhyun.

[~Lizz_L_L~]

" kyu...tunggu aku" teriak kris di belakang kyuhyun.

" hei...yifan...ada apa?!" tanya kyu pada pemuda jangkung itu yang kini sudah menjajari langkah kakinya.

" tidak ada, hanya ingin berjalan di sampingmu saja, sudah lama sekali ya" ucap kris dengan senyum tipis.

" bodoh"

Kyuhyun tersentak saat mendengar suara samar yang berbicara di otaknya seketika membuat langkah kakinya terhenti.

" ada apa?!" tanya yifan dengan tatapan bingung melihat kyuhyun yang berhenti tiba-tiba.

" yifan, apa kau mengatakan sesuatu?!" tanya kyuhyun coba memastikan jika suara itu bukan berasal dari kris yang kini sedang menatapnya dengan raut wajah sedikit bertanya. Dan memang sepertinya itu bukan suara kris.

" hei...kyu, kau sudah kembali, aku tau kau akan kembali, aku senang kau kembali ke sini lagi"

Bisik suara samar namun terdengar familiar itu di telinganya membuat kyuhyun sedikit mengernyitkan alisnya aneh, seolah mengingat.

" hei...yifan, yakin kau tak mendengar seseorang berbicara disini" tanya kyuhyun berhenti berjalan dan menatap yifan dengan raut wajah serius.

" tidak...aku hanya diam saja dan tak mengatakan apapun, aku bahkan tak mendengar suara lain selain suaramu dan suaraku kyu?!" ucap kris lagi menatap kyuhyun sedikit bingung.

" kau bisa mendengarku kyu, syukurlah...sekarang bebaskan aku kyu, aku sungguh tersiksa berada di dalam sini, kau tau...aku sudah menunggumu lama sekali"

" siapa kau, kenapa kau menungguku?! Apa aku mengenalmu?!" bisik kyuhyun pada angin membuat kernyitan pada dahi kris semakin dalam. Membuat berbagai macam spekulasi berkeliaran di dalam otaknya saat melihat kyuhyun bergumam dan bicara sendiri, apa di kastilnya ini ada hantu.

" hei...kyu, kau baik-baik saja, apa ada sesuatu yang menganggumu?!" tanya kris menguncang tubuh kyuhyun pelan mencoba menarik kesadaran kyuhyun yang tiba-tiba terdiam dengan sorot mata aneh.

" ah...sungguh, aku sangat merindukan si naga bodoh itu, hei kyu...tidakah kau mengenali suaraku"

Kyuhyun tersentak saat kata-kata terakhir yang di ucapkan suara itu di kepalanya. kyuhyun sadar dengan siapa dia berbicara sekarang, seketika kyuhyun mengalihkan tatapannya kepada kris dengan senyum yang mengembang di wajah cantiknya.

" hei...kris, kupikir aku akan memberikan sedikit kejutan untukmu, ayo ikut aku" kyuhyun berjalan cepat menyeret tubuh linglung kris menuju kearah sebuah suara yang kini sedang mengintruksikan kemana dirinya harus pergi.

" disini?!" ujar kyuhyun melepas tautan tangannya pada kris yang dengan pasrah mengikuti seretan tangan kyuhyun menuju ke sebuah pintu doble berpelitur ukiran cantik yang berdiri kokoh di depannya.

" ada apa kyu, apa ada masalah?!" tahya kris semakin tak mengerti kenapa kyuhyun mengajaknya ke kamarnya.

" tempat apa ini?!" tanya kyuhyun menatap kris penasaran " apakah kita boleh membukanya?!" tanyanya lagi.

" tentu saja kau boleh melakukannya, ini kamarku" jawab kris merasa bodoh karena tidak mengerti arah pertanyaan kyuhyun. Kyuhyun tersenyum penuh arti.

" hei...kris, apa seung young masih ada di sini, maksudku benar-benar ada di sini?!" tanya kyuhyun seraya tersenyum tipis, saat mendengar pertayaan kyuhyun seketika raut wajah kris terlihat sedikit menegang dan berubah sendu setelahnya.

" kau?! Bagaimana kau tau jika seung young...ada disini?!" tanya kris sedikit terkejut namun dia masih bisa menyembunyikannya dalam wajah datarnya, pasalnya hanya dennis, mikhaela dan eunhyuk saja yang mengetahui jika jasad seung young yang sedang tertidur dalam es abadi milik kyuhyun tidak pernah di kubur dan masih tersimpan rapi di dalam kamar kris.

" aku turut bahagia untukmu kris, ayo bebaskan seung young" ucap kyuhyun penuh rasa sendu menarik tubuh kris yang mulai membeku mendengar ucapan kyuhyun.

" apa maksudmu kyu, jangan bercanda" sentak kris sedikit terselip nada marah dalam suaranya sungguh kris sama sekali tak ingin terlalu berharap jika kebahagiaannya akan hidup kembali untuknya.

" hanya diam dan lihat saja oke" ucap Kyuhyun membuat Kris semakin mengeryit bingung menatap Kyuhyun yang menariknya menuju pintu lain dalam kamar itu dan membukanya secara perlahan.

" tunggulah sebentar lagi youngie" bisik kyuhyun menyahuti suara milik shin seung young yang mengatakan terima kasih padanya.

" jadi selama ini kau menaruhnya disini?! Kenapa tidak kau pecahkan saja esnya?!" tanya kyuhyun pada kris saat mengamati tubuh seorang gadis mungil yang tengah tertidur dalam balutan es dengan bagian dadanya terlihat es yang berwarna merah bercampur dengan darah yang mulai mengering.

" aku tak ingin tubuh seung young membusuk, lagipula tak ada yang bisa menghancurkan es abadi yang kau buat seberapapun kuatnya benda atau pedang manapun, kurasa hanya kau saja yang bisa menghancurkan es itu, berpikir seperti itu aku membiarkan seung tetap di sana. egois memang tapi aku sungguh tak ingin melepaskannya, meskipun hanya tubuhnya saja yang bisa ku pandangi aku merasa itu sudah cukup" ucap kris tersenyum sedih menatap jasad kekasihnya, Shin Seung young yang terbujur kaku di dalam peti es di depannya.

" yifan...maafkan aku karena membuatmu menderita, maafkan aku..."

" hah...baiklah ayo mulai bekerja" ucap kyuhyun seraya merengangkan ototnya setelah beberapa detik terdiam menatap kris yang berjongkok di sebelah jasad seung young.

" apa maksudmu?!"

" biarkan aku membuat suatu keajaiban untukmu kris, aku berjanji akan memberimu sedikit kebahagiaan dengan gadismu, sekarang minggirlah dan percayakan semuanya padaku?!" ucap kyuhyun menampilkan wajah seriusnya. Meskipun kris sedikit tak mengerti namun dia tetap mengikuti apapun yang di katakan kyuhyun dan menjauh secara perlahan. Kyuhyun berdiri di depan balok es yang menyembunyikan tubuh seung young di dalamnya hingga sepersekian detik secara perlahan surai surai kelamnya berubah menjadi putih saat dia coba mengeluarkan kekuatan esnya.

"Custodi glaciem hoc veni et mandamus ut magister ad liberandam conplexa animae, liberum" ucap kyuhyun dengan bahasa asing membuat es yang melingkupi tubuh seung young bergetar perlahan dan pecah menjadi serpihan debu kecil, membuat tubuh mungil itu terbebas dari kungkungan sang penjara es.

Kris terpekik pelan, terkejut melihat aksi kyuhyun yang memecahkan balok es yang mengurung jasad seung young.

" kyu...apa yang kau lakukan?!" pekik kris panik memeluk tubuh gadisnya dengan begitu erat.

Kyuhyun berdiri sedikit memberi jarak antara keduanya.

" sekarang berbahagialah kalian" ucap Kyuhyun sendu dengan senyum tipis yang terlukis di wajahnya. Tanpa menunggu jawaban dari kris, kyuhyun melangkahkan kakinya berjalan menjauhi kris dan seung young.

Sementara kris menatap kepergian kyuhyun tak mengerti sampai saat sebuah suara dan sebuah tangan dingin menyentuh pipinya.

" kris..." bisik seung young lemah di atas pangkuannya membuat Kris membeku seketika, perlahan di alihkan tatapan menuju asal suara lemah yang memanggil namanya.

" youngie..." ucap Kris pelan seraya meraba pada pipinya menumpukan jemarinya di atas jemari membeku milik seung young.

" aku kembali, maaf membuatmu menunggu lama" bisik seung young lagi dengan senyum bahagia yang tersemat cantik di bibir pucatnya. Saat mendengar ucapan seung young membuat Kris tersedak ludahnya sendiri dan langsung memeluk tubuh dingin kekasihnya dengan tangis yang pecah begitu saja.

Kyuhyun berdiri di depan kamar kris dengan tatapan kosong penuh dengan kesedihan.

" akankah tiba saatnya dimana aku bisa memelukmu kembali kibummie, aku..." isaknya tertahan.

" sangat merindukanmu..." bisiknya putus asa dengan air mata yang masih berlelehan di wajah cantiknya. Di halusnya kasar air matanya seraya menghembuskan nafasnya kasar. Kyuhyun kembali berjalan meninggalkan kamar kris dengan raut wajah dinginnya.

[~Lizz_L_L~]

" hei..." sapa sehun berjalan menghampiri Kyuhyun yang masih terdiam merenung menatap ke luar jendela dari menara lantai tiga.

" apa yang sedang kau pikirkan?!" tanya sehun lagi saat tak mendapat tanggapan apapun dari sehun.

" tidak ada, kau...aku baru sadar jika kau dulu adalah penghuni erost kan?! " tanya kyuhyun saat menyadari jika sehun adalah seorang penghuni erost yang dulu ikut melakukan penyerangan ke HOKO beberapa ribu tahun yang lalu, namun baru beberapa saat yang lalu kyuhyun sadar dan merasa sedikit aneh dengan keberadaan sehun di HOKO.

Sehun tersenyum tipis " ya" jawabnya singkat.

" lalu apa yang kau lakukan disini?!"

" apa keberadaanku menganggumu?!' tanya sehun kemudian masih dengan senyun tipis di wajah pucatnya.

" tidak, tentu saja tidak hanya merasa sedikit aneh dengan alasanmu untuk bergabung dan memutuskan untuk menetap di HOKO?!"

" hanya alasan yang klise sebenarnya?!" jawab sehun memasukan kedua tangannya kedalam saku celananya dan menatap Kyuhyun lagi.

" cinta " jawab kyuhyun menunduk dan tersenyum kecut kemudian tatapannya beralih menatap langit senja sore itu.

" bodoh memang tapi begitulah" sehun menjawab dengan seringai bodohnya. " bukankah itulah alasannya berada di sini bukan?!" ucap sehun kemudian.

" hem...kita adalah sama-sama orang yang bodoh, namun yang membedakannya adalah kau sudah bergerak maju sementara aku hanya diam di tempat dengan keterpurukannya dan kekosongan, aku tidak seberuntung dirimu sehun" jawab kyuhyun tersenyum sedih.

" kenyataan selalu membawa keburukan untukku, saat kenyataan menamparku keras seolah menyadarkannya jika kebahagiaan tak seharusnya menjadi jalan cintaku, aku bahkan tak tau kenapa aku berada di sini dengan alasan yang semakin aku ragukan, aku hanya ingin bahagia dengannya tapi kurasa ini mustahil, aku...sekarang aku tak tau harus kemana lagi harus melangkah, tanpa kusadari aku telah berubah banyak bukan menjadi seperti kyuhyun seperti yang dulu, aku sudah mati saat dia pergi" bisik kyuhyun seraya menundukan kepalanya dengan dada yang tiba-tiba menyesak.

" jangan berkata seperti itu, kau bisa memulainya dengan cinta baru, meski sulit kurasa tidak ada salahnya mencoba. Cobalah memaafkan dirimu dan cobalah untuk menerima uluran tangan seseorang di sini kau tidak sendiri, lagipula kami tak akan membiarkanmu pergi ke dalam kekosongan sendirian, kami tak akan memboarkannya, tegarlah dan mulai lembaran baru meski sulit tidak ada salahnya kau mencoba" ucap sehun seraya menepuk kepala kyuhyun pelan.

" hehehe...kau membuatku merinding, sejak kapan kau berubah menjadi pakar tentang kehidupan seperti ini" kekeh kyuhyun di sambut dengan senyuman sehun yang disusul gendikan bahunya acuh.

" sepertinya kalian terlihat sangat senang?! Apa yang kalian bicarakan?!" tanya mikhaela yang tiba-tiba datang dan mengelayuti manja di lengan sehun.

" hanya obrolan ringan, ada apa?!" tanya sehun menatap memuja pada sosok menawan mikhaela.

" waktunya makan malam, ayo. Yang lainnya sudah menunggu" jawab mikhaela.

[~Lizz_L_L~]

" dimana kris?!" tanya dennis setelah semua berkumpul di meja makan.

" dia akan segera kemari" sahut kyuhyun acuh tanpa melihat dennis. Benar saja tak berapa lama kris datang dengan mengandeng tangan seseorang di belakangnya dengan senyum yang kelewat lebar hingga mampu membuat senyumnya seakan merobek pipi pemuda tampan itu.

" maaf membuat kalian menunggu?!" ucap Kris menarik tangan seung young untuk semakin mendekat ke arahnya.

Saat melihat sosok seung soung semua mata tanpa sadar membola terkejut saat melihat penampakan gadis mungil yang sudah bertahun-tahun tak di lihat mereka dan setau mereka sudah meninggal dalam pertempuran beribu-ribu tahun yang lalu.

" hallo semuanya?!" sapa seung seung dengan senyum ceria.

" selamat datang kembali seung young" sahut kyuhyun yang tidak terkejut lagi dengan kehadiran seung young di sana, menyambut seung young dengan senyum lebarnya.

" bagaimana...bagaimana mungkin ini...astaga seung young-ah, kau masih hidup?!" pekik mikhaela antara senang dan terkejut. Sementara kai, shindong dan Elisa hanya bisa bungkam dengan pikiran yang bertanya-tanya dan sekali lagi mereka seolah di hadapkan pada kejadian baru dengan orang baru yang sama sekali tak di kenalnya. Hingga ruang makan itu berubah menjadi heboh dengan berbagai perlukan dan pertayaan yang di lontarkan eunhyuk yang terlihat masih heboh.

" selamat datang Shin Seung young kami senang kau ada di sini saat ini" ucap ren yang tersadar dari kekagetannya maju dan memeluk seung young erat.

" terima kasih" balas seung young.

" kyu, jika seung young bisa hidup kembali karena es milikmu, apakah kibum juga...?!" tanya dennis menatap kyuhyun dengan kalimat mengantung.

" aku tak tau, jika saja tubuh kibum masih utuh dan berada di antara kita saat ini mungkin aku bisa mengatakan seperti itu, namun semua orang tau jika tubuh kibum kemungkinan sudah hancur tak bersisa dalam pencernaan salah satu hollow yang memakannya dulu" jelas kyuhyun penuh kesedihan.

" jangan menanyakan apa-apa lagi dennis, aku tidak ingin terlalu berharap pada sebuah spekulasi seperti ini, aku tidak ingin terlalu kecewa dan jatuh lagi" ucap Kyuhyun saat menyadari dennis berniat membuka mulutnya kembali. Mendengar ucapan kyuhyun dennis mengurungkan niatnya.

" maaf" ucapnya penuh sesal.

Tanpa mereka sadari kai mendengar setiap kata yang mereka ucapkan, dia menatap kyuhyun dengan ekspresi yang tak terbaca tanpa sadar jika fokus utama dalam pembicaraan di ruangan itu adalah dirinya.

" jadi...namamu adalah kai?!" tanya seung young berjalan mendekat ke arah pemuda tan itu yang sedikit terkejut dengan aksi seung young yang menatapnya dengan ekspresi mengoda.

" i~iya..." gugup kai tanpa sadar berjalan mundur satu langkah memberi jarak antara wajahnya dan wajah seung young, gadis mungil yang menatapnya dengan tatapan sejuta arti dan mengerlingkan matanya sejenak pada sosok kyuhyun, entah apa maksudnya.

" wah ternyata kau jauh lebih tampan dari yang kukira" ucap seung young tanpa memperdulikan delikan tajam dari kris saat mendengar gadisnya memuji ketampanan laki-laki lain di depannya. bahkan seung young tidak memujinya saat gadis mungil itu tersadar beberapa saat lalu, membuat Kris sedikit mendengus tak terima.

" well, semoga kau berhasil kai" ucap seung young seraya menepuk pundak kai, memberi semangat dengan maksud tersembunyi membuat kernyitan bingung di dahinya. Seung young berjalan menghampiri kris dan mencium bibir prianya itu yang kini sedang cemberut tak suka dengan tatapan tajam menusuk.

" hanya kau yang paling tampan di mataku, sayang" bisik seung young menatap kris dengan senyum tipis membuat si pemuda tiang itu mendengus tapi senyum kembali tersunggih di bibirnya.

" cih...berhenti bermesraan disini, aku sudah lapar bodoh" sentak eunhyuk dengan suara nyinyirnya mungkin iri karena hanya dia yang memiliki pengalaman percintaan yang mendung.

" bilang saja kau iri, monyet" ucap Kyuhyun seraya mendeplak kepala eunhyuk menciptakan protesan tak terima dari pemuda kurus itu.

[~Lizz_L_L~]

" hei kyu...kau tak ingin mengunjungi tempat Ru, bukankah kau sudah lama tidak melihat domba cerewet itu" tanya eunhyuk mensejajarkan langkah kakinya.

" baiklah setelah kita selesai mencari obat kita pergi kesana"

" azza...baiklah, hei...kalian ingin ikut kamu akan pergi ke aure, sekalian kita ke danau tujuh warna juga?!" teriak eunhyuk ke arah yesung dan yang lainnya.

" kalian saja yang pergi kami harus melakukan penyegelan" jawab yesung di angguki oleh dennis, ren dan Shindong.

" aku juga sepertinya tidak bisa ikut, maaf" ucap sehun ikut menimpali.

" baiklah tidak apa-apa, jadi siapa saja yang iku?!" tanya eunhyuk semangat.

" aku bisa ikut, yifan juga" semangat seung young seraya mengangkat tangan kanannya dengan cengiran lebar.

" aku dan kai juga bebas, kurasa kami bisa ikut" sambung Elisa ikutan ceria.

" yosh... jadi kita pergi berpasangan ya, aku dengan kyuhyun, seng young dengan kris dan Elisa dengan kai" ucap Eunhyuk mengabsen satu-satu dengan semangat mengebu dan dia angguki oleh yang lainnya.

" hei...kau melupakan aku, aku juga ingin ikut" sahut mikhaela yang tak berapa lama datang dengan raut wajah merajuk.

" ayo mikhaela kita berangkat" sahut kyuhyun mengandeng lengan mikhaela dan berjalan meninggalkan eunhyuk dan yang lainnya. Membuat eunhyuk melemparkan tatapan bernada memprotes.

Sementara kai hanya terdiam menyaksikan raut wajah kyuhyun dengan serius.

" kau tertarik dengan kyuhyun Ronnie?!" pertanyaan yang di lontarkan Elisa sukses membuat kai terhenyak.

" cih..." decih kai menutupi wajahnya yang sedikit merona dan berjalan menuju jauhi Elisa yang tertawa mengoda dengan kekehan menyebalkan.

TBC

Maaf masih belum ada kaihyun momentnya hehe lizz kesulitan buat bikin kaihun moment, soalnya lizz berasa gg rela jika kyuhyun berlovey dovey sama kai huhuhu