OTP by AMEUMA

Disclaimer Tadatoshi Fujimaki

Ketika OTP ada dalam drabble.

Request for Haruki and Mimi

Bath tub

-Imayoshi x Hanamiya drabble-

Entah ini salah Imayoshi atau khayalan Hanamiya yang terlalu tinggi.

Ketika lelaki berkacamata itu mengajaknya liburan musim dingin di penginapan, Hanamiya pikir penginapan yang kejepang-jepangan. Tapi yang ada dihadapannya sekarang sebuah motel dipinggiran kota.

Ketika mereka memasuki motel tersebut, sejauh mata Hanamiya memandang, ia tidak menemukan tempat berendam didalamnya.

"Ini motel gak ada tempat berendamnya," decih Hanamiya kesal ketika sampai didalam kamar yang Imayoshi pesan.

"Masih ada bath tub kan?" ucap Imayoshi, meletakkan barangnya disudut kamar.

Perempatan kekesalan muncul di pelipis Hanamiya.

"Ya udah, aku mau berendam!" Hanamiya pun segera melangkahkan kakinya pada kamar mandi.

"Bareng."

"APA!?"

"Berendam kan serunya kalo bareng-bareng," ungkap Imayoshi, matanya melengkung keatas.

"Terserah kau saja!" Hanamiya makin kesal dengan tingkah Imayoshi.

Mereka pun membuka baju mereka dan melilitkan handuk kecil di pinggang, menutupi selangkangan. Untuk Imayoshi, ia melepaskan kacamatanya dan ia simpan ditempat aman.

Ketika mereka sudah berada didalam kamar mandi, mereka saling berpunggungan saat membasuh badan sebelum memasuki bath tub. Imayoshi yang sudah selesai membasuh badan duluan pun memasuki bath tub dengan nyaman. Sementara Hanamiya yang selesai membasuh belakangan, menatap Imayoshi yang berada didalam bath tub.

"Oi, Imayoshi! Aku harus berendam sebelah mana!?"

"Bath tub ini cukup untuk 2 orang. Coba kemari," Imayoshi menarik lengan Hanamiya.

"Tidak! Aku mau posisi yang enak!" bentak Hanamiya sebelum Imayoshi menariknya masuk.

"Saling hadapan. Kau disana," ucap Imayoshi, menunjuk pada ujung bath tub dihadapannya. Dengan decak sebal, Hanamiya pun berendam di sisi yang ditunjukkan oleh Imayoshi.

"Aku sebal liat mukamu, Imayoshi. Sungguh," ungkap Hanamiya, belum beberapa lama setelah ia berendam.

"Ya sudah kalau begitu, kita punggung-punggungan," usul Imayoshi. Lalu mereka pun berendam dengan saling memunggungi.

"PUNGGUNGMU LENGKET," Hanamiya kembali protes ketika punggungnya baru saja bertemu dengan punggung Imayoshi.

"Kalau kau tak suka juga, bagaimana jika posisi pangku?" usul Imayoshi lagi.

"Posisi seperti apa itu?" Hanamiya mengernyitkan dahinya, tak mengerti.

Imayoshi yang membelakangi Hanamiya pun segera berdiri, ia memposisikan dirinya bersandar pada ujung bath tub. Lalu, ia menarik lelaki beralis tebal yang masih membelakanginya. Dan Imayoshi pun modus meluk Hanamiya dari belakang.

"POSISI MACAM APA INI!?"

"Kau kan tak mau melihat wajahku dan tak mau tersentuh punggungku, posisi ini paling cocok."

"TAPI TAK SEPERTI INI JUGA!" Hanamiya berontak.

"Tapi ini posisi terbaik, aku bisa memelukmu," ungkap Imayoshi kemudian lalu tersenyum pasti.

Wajah Hanamiya pun memerah mendengar ucapan Imayoshi tersebut.

"Kau terlalu lama berendam ya?" Sang pemilik mata sipit menengok wajah lelaki didepannya.

"BUKAN!" Hanamiya berbalik, namun sayang dasar bath tub yang agak licin, membuat Hanamiya terpeleset dan jatuh pada dada bidang Imayoshi.

Hanamiya mendengarkan detak jantung Imayoshi. Dan itu membuat rona diwajahnya makin memerah. Dengan segera, Hanamiya pun menjauhkan dirinya lalu keluar dari bath tub.

"Kau mau kemana?" tanya Imayoshi.

"Aku mau berendam besok saja!" ucap Hanamiya ketus. Ia pun keluar kamar mandi dengan wajah merah padam.

:::::::

Saya tak tahu itu posisinya namanya apa. Jadi ngarang aja "posisi pangku", karena memang kayak orang yang sedang mangku(?). Hehehe. #AMEUMA