25.
Kise menyeringai seram ke arahnya mendekatinya dengan langkah ringan, menampilkan gigi taring yang menyembul diantara bibir merahnya. "Oh god, Akashicchi ini seram sekali kalau kehilangan kendali kkk~" pria pirang itu terkekeh girang. "Sebenarnya aku tidak mau memperlihatkan diriku yang seperti ini padamu Kurokocchi, tapi apa daya hampir saja Akashicchi membunuhku tadi." Kini ia berlagak bersedih.
Sama sekali tidak mengerti, Kuroko tidak mengerti—somebody please tell him, what is going on right now!
Seolah bisa membaca pikiran Kuroko, Kise kembali berkata, "Kau pasti bingung bukan Kurokocchi? Ok, let me tell you something ssu~" ia berdiri tepat didepan Kuroko, "Aku adalah keturan vampire~"
Ketika bulan penuh bercahaya keemasan
Saat itulah nyawa yang bersemayam akan terbangun
Dibangunkan oleh takdir mengikat
Mengulang cerita dari awal
"New moon is coming~" bisiknya seduktif di telingan kiri Kuroko lalu menggigitnya pelan membuat Kuroko meronta, yang pergerakannya langsung dikunci oleh Kise. Ia terkurung diantara dinding dan tubuh saudaranya yang baru ia sadari beriris kuning keperakan.
Kise melepaskan telinga Kuroko beralih dengan tangannya menarik paksa wajah Kuroko menghadapnya secara langsung. Melingkarkan satu lengannya pada pinggang iris biru yang menatapnya takut, menariknya kedalam pelukan. "Jangan menatapku seperti itu Kurokocchi~"
Jarak mereka saat ini tidak ada sama sekali, Kise menghirup napasnya, aroma tubuh Kuroko terasa memabukkan. Kurokocchi teralu indah.
Kise menempelkan bibirnya diatas bibir Kuroko, lagi Kuroko meronta berusaha membebaskan diri. "Apa yang kau lakukan Kise-kun!" Oh, Kuroko belum pernah berteriak seperti itu sebelumnya.
"Memakanmu tentu saja," ia menjawab enteng, tanpa mengidahkan pria yang saat ini berada dicengkramannya gemetar ketakutan.
Sekali lagi, Kise menempelkan bibirnya, menjilatnya pelan. Kini taring Kise merobek bibir bawah Kuroko, membuat pria bertubuh kecil itu memekin kesakitan. Tangan yang semula melingkar pinggang Kuroko mulai menelinap masuk ke dalam piyama tidur biru langit Kuroko.
Darah terlihat mengalir dari sudut bibir Kuroko, sepertinya bibirnya telah terkoyak habis akibat dari ulah vampire Kise.
"Kau adalah makananku selalu Tetsuya."
The End.
(A/N ada di halaman terakhir ssu~)
