Standar Disclaimer Applied
.
.
Short Ficlet SasuSaku © Tsurugi De Lelouch
Bab XXV : Pentengkaran
.
.
Sasuke Uchiha & Sakura Haruno
.
.
*Enjoying Reading and Reviewing*
Y*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*Y
.
.
.
.
Praang…
Bunyi pecahan piring terdengar cukup kuat dan memekakan telinga. Sudah ketiga kalinya, barang mudah pecah sudah menjadi kepingan-kepingan kecil namun tajam. Bukan begitu saja, ada kondisi kamar menjadi kapal pecah, diikuti dengan adu mulut diantara suami istri ini. Keduanya tidak mau mengalah dan mempertahankan pendapat masing-masing, tidak memperdulikan ketiga buah hati mereka akan mendengar pentengkaran mereka berdua.
Sungguh tak habis pikir, semula rumah tangga mereka adem ayem tanpa masalah. Akan tetapi, satu pemicu menimbulkan suasana menjadi tidak terkendali. Hanya satu gara-gara, laki-laki yang merupakan kepala keluarga terpergok berjalan dengan perempuan lain. Namun sang pria menyangkal karena disana ada orang lain selain mereka berdua. Juga sang perempuan tidak mau mendengar apapun penjelasan suaminya dan menyebabkan kondisi rumahnya menjadi berantakan.
"Tolong dengarkan penjelasanku, Sakura Uchiha!" ucap Sasuke memegang bahu istrinya dengan keras.
Sakura menepis tangan Sasuke dari bahunya lalu melayangkan tatapan sangar juga menusuk. "Aku lihat sendiri kau tadi berjalan dengan Karin, kan! Kukira kau tidak berbohong menolak ajakanku untuk mengunjungi orang tuaku. Ternyata kau berkencan dengan mantan teman timmu dulu!" desisnya.
Urat dahi ketua Anbu itu berkedut kesal. "Disana ada Juugo dan Suigetsu juga, Sakura," tukas Sasuke.
"BOHONG! Aku tahu sebelum kau menikah denganku, aku mendengar dari Suigetsu kalau dulu kau memiliki perasaan dengan Karin. Jawab dengan jujur, Sasuke!" bentak Sakura.
Sasuke memijit kepalanya pusing. "Seharusnya kau bertanya pada orangnya, Sakura."
"Sudah jelas, kau tidak mengelaknya. Jadi sekarang kau menikahiku atas dasar apa, Sasuke!" bentak Sakura kasar.
Lidah anak bungsu Fugaku ini menjadi kelu karena sang istri memanggil namanya tanpa suffiks-kun. Itu kemungkinan Sakura berada dalam tahap serius. Sebernanya dia salah juga menerima ajakan Karin untuk reuni tim Taka sekaligus mengundang dalam pernikahan Karin dan Suigetsu. Namun di mata sang istri menjadi salah ketika melihatnya berjalan bersama Karin.
"Jawab aku, Sasuke! Aku tidak tahan lagi—" Sakura menggebrakan pintu kamar mereka dan keluar menuju balkon rumah mereka.
Tanpa sadar, Sei menutup kupingnya karena panas mendengar pentengkaran hebat orang tua mereka. Beruntung si kembar Shiera dan Shieri sedang tertidur pulas. Perlahan tetesan air bening membasahi wajah tampan Sei. Dia tidak mau orang tuanya berpisah, dirinya harus melakukan sesuatu.
Tidak berlangsung lama, Sasuke mengikuti sang istri dan menemukan wanitanya tengah terisak keras di balkon rumahnya. Dengan langkah pelan lalu memeluk dari belakang sang istri. Sakura tersentak kaget dan mendorong kasar suaminya dan bertatapan tajam kembali.
"Jauhi aku, Sasuke!"
"Ini salah paham, Sakura."
"Aku tidak mau dengar!"
"Dengar penjelasan suamimu dulu, Sakura."
"Cukup," kilah Sakura lalu memberi tatapan menyakitkan. "Aku tahu kau menikah denganku untuk mendapatkan keturunan bukan? Kenapa kau tidak memberitahu dari awal, Sasuke!"
Telinga Sasuke terasa mendidih lalu mendorong tubuh istrinya ke dinding dengan keras. Sei yang melihatnya terkejut lalu melihat dari kejauhan. Ayah dari ketiga anak ini meletakkan kedua tangannya di dinding agar sang istri tidak bisa kabur.
"Kalau memang aku membutuhkan keturunan, kenapa aku harus bertahan denganmu selama delapan tahun ini? Aku menikahimu bukan atas dasar dangkal, istriku. Aku memilihmu sebagai pendampingku seumur hidup karena aku mencintaimu!" Cukup kesabaran Sasuke telah habis untuk tidak membentak sang istri.
"Buktikan kalau kau mencintaiku. Coba tampar aku kalau memang mencintaiku, kau bisa menampar wajahku karena sifat keras kepalaku ini!" tantang Sakura.
Satu tangan Sasuke mengambil ancang-ancang lalu sedikit mengeluarkan tenaganya. Ia melayangkan ke wajah istrinya—
"CUKUP! TOU-SAN… KAA-SAN!" pekik Sei menghentikan Sasuke menampar Sakura.
Sebernanya juga Sasuke tidak ingin melukai wajah cantik istrinya. Tanpa berlangsung lama, Sasuke langsung memeluk dengan erat tubuh Sakura hingga tetesan mengalir di sudut mata pria tampan itu.
"Kumohon aku tidak mau kita berpisah Sakura. aku tidak mau menghancurkan rumah tangga kita. Aku mencintaimu sejak kita masih di akademi dulu. Aku hanya jatuh cinta pada satu orang yaitu kau," jelas Sasuke agak serak.
Tangan Sakura melemas dan mengangkat wajah suaminya lalu menghapus jejak air matanya. Kemudian iris teduhnya beralih ke anak sulungnya, dan Sakura tersenyum lemah. "Maafkan kami, Sei. Ibu yang salah tidak mendengar penjelasan apapun dari ayahmu. Ibu terlalu keras kepala."
Sei berlari kecil dan menghampiri orang tuanya. "Jangan berpisah, kumohon, Kaa-san…Tou-san" lirihnya.
Keduanya merendahkan tubuh mereka lalu memeluk tubuh kecil Jagoan kecilnya. Si kembar Shiera dan Shieri menjerit, dengan tergesa –gesa mereka bertiga menghampiri si kembar lalu menurunkan dari keranjang mereka, kemudian keluarga kecil itu duduk di sofa.
"Maafkan kami sudah membangunkan kalian berdua, putra-putri kecilku," ucap lemah Sasuke mengusap pelan punggung Shieri.
Sama halnya dengan Sakura mengelus punggung Shiera, sedangkan Sei duduk diantara orang tuanya. Sei menyatukan tangan mereka dan menggengammnya.
"Kuharap jangan ada pentengkaran lagi, Tou-san… Kaa-san."
Dengan tersenyum tipis, orang tua Sei menjawab. "Ya."
.
.
.
Pentengkaran orang tua itu sangat berpengaruh dengan kondisi anak mereka yang mendengarnya. Maka dari itu, hindari karena ingat ada tanggungjawab yaitu anak-anak.
.
.
.
,*Owari*
Tsurugi Notes (Wulanz Aihara)
Come back~~ to bab ke 25. Tidak perlu panjang lebar, silahkan membaca dan menikmati karyaku ini. Maaf jikalau ada kesalahan penempatan kata atau apapun. Jujur aku agak bingung tadi mau buat tema apa, ya jadilah menghibur kalian yang membaca karyaku saja.
Terimakasih yang sudah mereview, meng-follow dan meng-favoritekan karyaku ini.
Thanks to Reviewer Bab I sampai Bab XXIV
Trancy Anafeloz ,FairyLucyka, Cha KriMoFe Doujinshi, Fishy ELF, Kuromi no Sora, iez ashiya, Asakura Ayaka, rura seta, Guest, Aika Yuki-chan ,skyesphantom, Guest, rkarina97, ,poetry-fuwa, Arisa saki, fuchaoife, Lucifionne, Hira-kun, Iez Ashiya, Guest, akasuna no ei-chan, Deshe Lusi, kikihanni, Ayano Futabatei , StrawberryBlossom, Kirito, Asuna FC, uchihana rin, Uchiha Shige, Karasu Uchiha, Sunny Iruzer February,Voila Sophie, Momo Haruyuki, Iez ashiya, Baka Iya SS, mari-chan.41, Karin Shawol, SakuraChiha93 ,gaara's official gf , akasuna no ei-chan , uchihana rin, uchizuki RirinIin, Uchiha Hana Richan,crystallized cherry, ca kun, Air Mata Bebek, Sakakibara mei, Uchiha Shige, Momo Haruyuki, Haru-kun Uchiha, Sami haruchi, uchi, Yoruichi Shihouin Kuchiki, Sami haruchi 2, FuRaHeart, Jian Jiun, Momo Haruyuki, Mikka,crystallized cherry, Kim Na Na Princess Aegyo, nadja violin, Hinagiku-chan 'cumasatu1nya, Arlene Shiranui,blossom fesasusaku, Charachain, Smile Up Sunny - S.B.F. Mo ga login, Poetrie-chan ga' login, Arakafsya Uchiha, Genji Naru, Brown cinnamon, Uchi Megumi, Haru-kun Uchiha, hachikodesuka, eonniisoo, dee-chaan, Ndah-savers, Akuro Hayami, Roraitori.Putri Hassbrina ,Guest, sora azura
Palembang, 13 April 2013
11.55 a.m
