THE REASON
Cast :
Jeon Jungkook,
Kim Taehyung,
Jeon Eunha,
BTS Member and others
Pairing :
KookV !
Genre :
Drama, Romance, Family
Rated : M, M-Preg
Author : Taejeon (92L)
Warning ! Namja x Namja, Yaoi, Typo Bertebaran
Cheongmal Gomawo-yo yang sudah review, favorite, atau bahkan yang follow ff gaje ini
gomawo gomawo gomawo "deepbow
-check disc out-
DL!DR!
Review
Setelah selesai mencium Taehyung, Jungkook beralih ke kening Taehyung dan menitikkan air matanya yang entah kenapa ingin terjun bebas, dan mengenai wajah Taehyung, besar?,
Taehyung besar menutup kedua matanya.
Tit tit
Tiiiittttt . . .
.
.
Chap 25 END
Selamat Membaca ^_^
.
.
.
"Sayang, tidakkah kau ingin melihat kedua jagoan kita, mereka membutuhkan mu, Eunha membutuhkan mu dan aku juga membutuhkan mu, ku mohon Tae-ah, buka mata mu" semua yang berada di ruangan Taehyung menatap nanar kondisi Jungkook yang terlihat benar benar hancur,
Semua alat yang tadi terpasang pada tubuh Taehyung sudah dicabut beberapa menit yang lalu, setelah dokter Park menyatakan Taehyung telah meninggal dunia,
Seokjin yang menangis terisak isak dipelukan Namjoon, Eunha yang tidak tahu apa yang terjadi dengan Taehyung tiba tiba meraung menangis dipelukan Mr Jeon yang sedang menggendongnya,
"sudah Jungkook-ah, relakan kepergiannya Taehyung, ikhlaskan kepergiannya" Yoongi memegang pundak Jungkook yang bergetar, mencoba menarik Jungkook yang tidak berhenti mengguncang tubuh Taehyung, seakan ingin membangunkan Taehyung,
"tidak, aku yakin Taehyung masih tertidur dan masih bermimpi indah disana, aku harus membangunkannya" Jungkook menepis tangan Yoongi yang berada dipundaknya,
"sayang, aku tahu kau masih bermimpi indah di sana, ku mohon sayang bangunlah, buka kedua mata indah mu dan lihatlah betapa aku sangat membutuhkan mu di sini, ku mohon Tae-ah" Jungkook menggenggam erat tangan kanan Taehyung yang terasa begitu dingin di genggamannya,
"ku mohon Tae-ah, maafkan aku, tidakkah kau kasihan melihat ku yang menyedihkan ini menunggu diri mu bangun dari koma selama tiga minggu" Jungkook semakin mengeratkan genggamannya pada Taehyung,
"dan apa itu, mereka seenaknya saja mengatakan pada ku bahwa kau telah pergi, pergi meninggalkan ku" Jungkook mengecup lembut punggung tangan Taehyung ketika berucap,
Sungguh! tidak ada yang bisa mereka lakukan terhadap Jungkook yang sangat terlihat hancur seperti ini dan menyedihkan,
"ku mohon bangunlah" Jungkook mendekatkan wajahnya pada wajah Taehyung yang terlihat damai,
"bukalah mata mu Hyungie" gumam Jungkook tanpa sadar,
Jungkook menutup kedua matanya dan menempelkan bibirnya tepat di belahan bibir Taehyung yang memucat, melumat bibir atas dan bawah Taehyung dengan lembut, membiarkan air matanya jatuh begitu saja yang menetes di pipi Taehyung,
"eomma~" lirih Eunha yang memecahkan keheningan di ruangan itu, Eunha yang dari tadi hanya menangis tiba tiba memanggil Taehyung dengan lirih,
"eomma~" lirihnya lagi yang melihat kearah Taehyung,
Mr Jeon yang menggendong Eunha hanya bisa menggelus lembut rambut belakang Eunha,
"harabojie turunkan Eunha" pinta Eunha ke Mr Jeon, Mr Jeon hanya menurut dan menurunkan Eunha perlahan dari gendongannya,
Eunha melangkahkan kakinya menghampiri Taehyung yang berbaring dengan Jungkook yang berada disisi kanan Taehyung, yang masih mencium punggung tangan Taehyung,
Eunha berdiri disisi kiri Taehyung, menggenggam telapak tangan kiri Taehyung dengan jemari mungilnya, mengaitkan jemarinya ke jemari Taehyung,
"eomma, Eunha di sini" ucapnya, Jungkook menoleh ke sang putri yang berucap, Jungkook hanya bisa tersenyum miris ke Eunha,
Jungkook hanya merasa Tuhan terlalu sering mempermainkan jalan hidupnya, seolah Tuhan tidak menginginkan dirinya bahagia dengan orang yang di cintanya,
kalau Jungkook bisa protes, ia tidak ingin dipertemukan dengan Taehyung kalau pada akhirnya Taehyung akan meninggalkannya,
"appa, kenapa dokter dan suster itu mencabut alat yang tadinya dipasang di tubuh eomma, apa eomma sudah baikkan?" tanyanya menatap Jungkook, dan lagi pertanyaan Eunha membuat semua yang ada diruangan itu hanya bisa menangis kembali dalam diamnya masing masing,
"tapi kenapa eomma tidak membuka matanya dan tersenyum seperti biasanya pada Eunha" tidak ada yang menjawab setiap pertanyaan yang Eunha ajukan kepada Jungkook, sungguh mereka bingung bagaimana menjelaskannya pada Eunha,
"dan kenapa eomma hanya menggerakkan tangan kirinya dan hanya membalas genggaman tangan Eunha, tidak dengan membuka matanya" ucapan Eunha kali ini membuat semua yang berada di dekatnya membulatkan mata mereka tidak percaya,
Jungkook dengan cepat bangkit dari posisi duduknya dan mengecek pernafasan Taehyung, sementara Yoongi berlari keluar untuk memanggil dokter,
Haaa haaa haaa
Jungkook dapat merasakan pernafasan Taehyung yang sedikit demi sedikit kembali normal,
"Tae-ah, kau mendengarkan ku sayang" Jungkook menghapus jejak air mata di pipinya dengan kasar, menangkup dan menyibakkan rambut Taehyung menjadi terbelah dua,
"sayang, ku mohon tetaplah bernafas seperti ini, ku mohon" ucapnya dengan menciumi setiap inchi wajah Taehyung,
Brak
Pintu dibuka dengan sedikit kasar oleh Yoongi yang masuk dan diikuti oleh dokter Park dan beberapa suster dibelakangnya,
Jungkook bergeser dan memberi ruang untuk dokter Park dan para susternya mengecek keadaan Taehyung, Mr Jeon menarik lembut Eunha untuk juga memberi ruang pada mereka,
Dokter Park mengambil stetoskopnya dan alat lainnya, mengecek bola mata Taehyung yang sudah kembali normal, mengecek detak jantung dan pernafasan Taehyung yang telah kembali,
para suster yang datang bersamanya mendapatkan perintah dari dokter Park untuk memasang kembali infus ditangan Taehyung dan juga alat pernafasan pada hidung Taehyung, Setelah selesai memasangkan peralatan medis di tubuh Taehyung, Dokter Park berucap
"ini di luar dari dugaan kami sebelumnya, pada hal baru beberapa menit yang lalu Taehyung-ssi menghembuskan nafasnya untuk terakhir kali, tapi karena Tuhan sepertinya sayang pada keluarga anda Mr Jeon, Tuhan mengembalikan lagi Taehyung kepada anda dan tentunya pada keluarganya, bahkan keadaan Taehyung sungguh baik baik saja sekarang" dokter Park melirik sekilas ke arah Taehyung,
"mungkin sebentar lagi Taehyung-ssi akan membuka kedua matanya dan tersenyum hangat pada kalian" lanjutnya dengan tersenyum ramah,
"terima kasih banyak dokter telah membawa Taehyung kembali" ucap Jungkook menatap dokter Park,
"tidak, bukan aku yang membawanya kembali, tapi anda dan anak anda sepertinya yang telah membawanya kembali"
"kalau begitu kami permisi, panggil saja bila ada sesuatu yang terjadi pada Taehyung-ssi" setelah berucap dokter Park dan para susternya pergi dari ruangan Taehyung,
"terima kasih banyak Jungkook-ah, telah membawa Taetae kembali" ucap Yoongi dengan memeluk sekilas Jungkook dan beralih menggendong Eunha,
"syukurlah Taehyung akan segera sadar" ucap Jin menghapus air matanya yang dari tadi jatuh tiada henti, Namjoon mengusap lembut punggung Jin dalam pelukannya.
Mr Jeon hanya bisa tersenyum bahagia menatap Taehyung yang masih memejamkan kedua matanya,
'aku tahu kau sangat mencintai keluarga mu Taehyung-ie' batin Mr Jeon menatap Jungkook dan Eunha bergantian sebelum menatap lurus ke Taehyung,
"samncheon, apa itu artinya eomma baik baik saja?" Eunha sedikit memiringkan kepalanya ketika bertanya pada Yoongi yang menggendongnya,
"tentu sayang, tentu eomma Eunha baik baik saja, kita harus tetap menunggu dan berdoa agar eomma Eunha segera bangun dari mimpinya" ucap Yoongi dan mencium kening Eunha,
Memang waktu Eunha dalam gendongannya Mr Jeon, ia yang memperhatikan sang appa yang mencium eommanya dengan menangis, Eunha tidak sengaja menangkap tangan kiri Taehyung yang bergerak sekilas,
Eunha pikir ia salah melihatnya, jadi Eunha mengucek kedua matanya yang berair dan melihat lagi tangan Taehyung yang bergerak dua kali dengan gerakkan yang sedikit lambat, gerakkan yang bisa ditangkap oleh matanya, dan Eunha yang penasaran meminta kepada sang kakek untuk segera menurunkannya dari gendongan,
Eunha yang sudah turun pun menghampiri Taehyung yang berbaring, mengaitkan jemarinya dengan jemari Taehyung, yang di balas Taehyung dengan menggenggam erat jemari mungil Eunha,
"terima kasih sayang, telah memberitahu appa bahwa eomma telah kembali pada kita" ucap Jungkook dengan menggambil Eunha dari gendongannya Yoongi, mencium lama kening Eunha
"appa janji akan selalu ada disamping Eunha, eomma dan Juga kedua jagoan appa".
.
.
.
Jungkook yang tidak bisa menahan rasa kantuknya, tertidur disamping Taehyung yang masih berbaring, mengaitkan tangannya dengan tangan Taehyung. Selama Taehyung koma Jungkook tidak pernah tertidur, waktu tidurnya paling lama hanya dua puluh menit per harinya.
Kedua bola mata Taehyung tampak bergerak dibalik kelopak matanya yang tertutup, perlahan mata indah itu terbuka, Taehyung mengedipkan kedua matanya, mencoba menyesuaikan sinar lampu yang masuk ke retina matanya,
Taehyung yang merasakan tangannya digenggam menoleh kesamping kanannya, menarik sudut bibirnya tersenyum melihat Jungkook yang tertidur disampingnya.
Tangan Taehyung membalas genggaman tangan hangat yang Jungkook berikan padanya,
"eugh" keluh Jungkook yang merasakan tangannya digenggam, Jungkook menarik kepalanya untuk menegakkan badannya,
"kau sudah sadar sayang" ucap Jungkook melihat Taehyung yang lagi tersenyum kepadanya, Taehyung hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban,
"syukurlah sayang" Jungkook mencium sekilas kening Taehyung,
"aku akan memanggil dokter dulu agar memeriksa keadaan mu Tae-ah".
.
.
Eunha berlari kecil di koridor rumah sakit dengan wajahnya yang terlihat bahagia, di belakangnya ada Yoongi yang sedang mengikutinya dan mengawasinya.
Pagi pagi sekali Jungkook mengabari Mr Jeon dan Yoongi bahwa Taehyung telah sadar, Yoongi yang menginap di rumah Jungkook memberi tahu Eunha tentang Taehyung yang telah sadar,
dengan pekikan senang dan semangat Eunha meminta Yoongi untuk menemaninya kerumah sakit, tentu saja dikabulkan Yoongi karena ia juga ingin kerumah sakit melihat Taehyung.
Ckleak
"eomma" Taehyung dan Jungkook yang berada diruangan tersebut menoleh ke arah pintu yang terbuka dan melihat Eunha yang berdiri disana memanggil Taehyung,
"eomma" Eunha berlari ke Taehyung yang tersenyum hangat kearahnya, Eunha berhambur memeluk Taehyung yang duduk dengan bersender bantal pada punggungnya, sebelumnya Jungkook mengangkat Eunha naik ke atas brankar Taehyung,
"eomma" gumam Eunha yang berada dipelukkan Taehyung, Taehyung mengelus lembut punggung Eunha, sesekali ia mencium puncak kepala Eunha,
"eomma, apa eomma sungguh baik baik saja?" tanya Eunha setelah melepas pelukannya pada Taehyung,
"eomma sudah tidak apa apa sayang" tangan kanan Taehyung terulur mengelus pipi Eunha,
"Eunha dengan siapa kemari sayang" Jungkook membantu Eunha duduk di samping Taehyung, kepala Eunha bersandar di dada Taehyung,
"sama Yoongi samncheon appa, Yoongi samncheon ke tempat adik adik Eunha dulu katanya" Taehyung menciumi puncak kepala Eunha lagi, sungguh Taehyung sangat merindukan Eunha,
"eomma, Eunha sangat merindukan eomma" Eunha mengeratkan pelukannya pada Taehyung
"eomma juga merindukan Eunha sayang".
.
Ckleak
Suara pintu yang dibuka mengalihkan pandangan Jungkook, Yoongi yang membuka pintu tersebut berjalan kearah Taehyung yang duduk bersandar, Yoongi yang menggendong seorang bayi dan diikuti seorang suter dibelakangnya yang menggendong bayi lainnya,
"apa mereka bayi ku hyung?" ucap Taehyung yang dibalas anggukkan kepala oleh Yoongi,
Yoongi berjalan ke sisi Taehyung, menyerahkan bayi yang ada pada gendongannya ke Taehyung dan suster yang bersamanya menyerahkan bayi pada gendongannya kepada Jungkook, dan berlalu pergi dari ruangan Taehyung,
Taehyung mencium bayi yang digendongannya dan mencium bayi yang digendong Jungkook,
"mereka lahir dalam keadaan sehat Tae-ah, berat keduanya 3.1kg, yang digendongan Jungkook adalah yang paling tua, lebih cepat dua menit, kau bisa menandakannya Tae-ah?" ucap Yoongi yang melihat raut bahagia pada wajah Taehyung,
"hyungnya memiliki bentuk kepala yang sedikit besar dari adiknya, dan tahi lalat ini juga menandakan bahwa yang ku gendong adalah yang paling bungsu" Taehyung mencium pipi si bungsu setelah menunjuk tahi lalat kecil yang ada di ujung hidung si bungsu, seperti tahi lalat yang dimilikinya,
"apa kau sudah memikirkan nama untuk mereka sayang" Taehyung memiringkan sedikit kepalanya untuk berpikir nama yang cocok pada kedua bayinya,
"bagaimana dengan Raehyun dan Jaehyun Kookie" ucapnya setelah mendapat ide untuk nama kedua anaknya,
"terdengar bagus sayang, Jeon Raehyun untuk yang tua, dan Jeon Jaehyun untuk si bungsu"
"nama yang bagus" Yoongi menganggukkan kepalanya setuju.
"Raehyun-ah Jaehyun-ah, noona akan menjaga kalian dan juga eomma mulai sekarang" Eunha mencium pipi kedua dongsaengnya dan mencium pipi Taehyung ketika selesai berucap.
.
.
Yoongi membawa kedua anak Taehyung kembali ke kamar bayi dengan Eunha yang mengikutinya.
Jungkook duduk disebelah Taehyung yang berbaring dengan kedua tangan Jungkook menggenggam hangat telapak tangan kanan Taehyung,
sesekali Jungkook mencium punggung tangan Taehyung, Taehyung hanya tersenyum melihat apa yang Jungkook lakukan.
"aku menyayangi dan mencintai mu Taehyung-ah" tangan Jungkook terulur membelai lembut pipi Taehyung,
"aku juga menyayangi dan mencintai mu Jungkook-ah" Taehyung tersenyum lembut ketika berucap,
"Kookie"
"hem, ada apa sayang" Jungkook mengelus lembut pipi Taehyung lagi,
"selama aku koma, aku bermimpi ketika aku masih kecil, di dalam mimpi ku sepertinya aku melihat mu Kookie" Jungkook tidak menanggapi serius apa yang dikatakan Taehyung, karena menurut Jungkook mungkin Taehyung merindukannya, jadi ia bermimpi melihat Jungkook,
"itu karena kau merindukan ku sayang, jadi aku hadir di dalam mimpi mu" ucap Jungkook masih mengelus lembut pipi Taehyung, Taehyung hanya bergumam 'mungkin kau benar' pada Jungkook,
"apa aku boleh mencium mu sayang" ucap Jungkook tanpa mengalihkan pandangannya memandangi bibir Taehyung, dan menatap tepat dimata Taehyung,
"haha, apa apaan itu Kookie, bukannya kau sering mencium ku tanpa ijin dari ku, dan apa apaan sekarang, kau aneh Kookie" Taehyung terkekeh ketika berucap, merasa aneh dengan Jungkook yang meminta ijin padanya untuk menciumnya, seingat Taehyung, Jungkook tidak pernah meminta ijin kalau ingin menciumnya, Jungkook hanya meminta ijin kalau ia sedang menginginkan Taehyung,
"aku anggap itu sebagai jawaban iya" Jungkook memposisikan dirinya berdiri, membungkukkan badannya untuk mendekatkan wajahnya ke wajah Taehyung,
Taehyung dapat merasakan terpaan nafasnya dan Jungkook yang menerpa wajahnya, terasa begitu hangat pada wajahnya, Taehyung menutup kedua matanya ketika Jungkook mengikis jarak diantara mereka,
Jungkook menempelkan bibirnya tepat dibibir Taehyung, bibir Taehyung yang sangat dirindukannya seperti ia merindukan sosok yang mempunyai bibir ini,
Jungkook menggerakkan bibirnya untuk melumat dan menghisap lembut bibir atas dan bawah Taehyung secara bergantian, dan Taehyung membalas lumatan setiap yang Jungkook berikan padanya.
"Saranghae Jeon Taehyung" ucap Jungkook setelah melepaskan panggutan mereka,
"nado Saranghae Jeon Jungkook" Taehyung menempelkan lagi bibirnya, dan Jungkook kembali melumat dan menghisap bibir Taehyung,
Taehyung benar benar bersyukur memiliki keluarga yang benar benar menyayanginya, dan kehadiran dua jagoannya membuat ia semakin berterima kasih pada Tuhan memiliki keluarga yang lengkap.
Memiliki Jungkook sebagai suaminya dan Eunha juga kedua jagoannya yang akan tumbuh besar, yang akan mengisi hari harinya kedepan.
Jungkook yang tadi ingin protes pada Tuhan karena beberapa saat mengambil Taehyung-nya, malah berterima kasih karena menggembalikan Taehyung dalam kehidupannya.
Alasan Taehyung yang awal hanya karena Eunha, kini alasannya berada di sekitar Jungkook karena ia mencintai Jeon Jungkook dan anak anaknya.
.
.
.
.
.
END.
Wah, akhirnya end juga THE REASON-nya.
ini adalah ff terpanjang yang aku buat, sebenarnya masih gak iklas The Reason END :')
tapi ya sudahlah,
Special terima kasih atas reviews nya all :
YouHeeAi, Kyunie, vayasyu, delkookie, Clou3elf, TaeTae-Track, ekamauliddia60, adhakey2309, Jnhwn, Syifa Aisyah, yoongiena, arvipark794, Kim-Titit, IronChan, Linkz account, pid, , utsukushii02, kooktaetaekook, Shoren Razarphael, vayasyun, Rizuku, HelloLSn, YuRhachan, yukinaaa, ainindya13, Sity JoyRise, Tamu, GestiPark, KimLu, HanMinji, riau, BbuingHeaven, kookvv, Jaehyunjayjungie, kookkvvva, pxxjm0809, Guest, taennie, Jelita200, nrhsn, jii-chan O3O, rmaya27, rahayu, mnikki12, taenie, rmaya27, auliaMRQ, , Risaa222, ShinMinYoung, shyeonxx, restiana, namjinie, maaf numpang lewat (Quest)
aku benar benar senang banget setiap baca review dari readers..
see ya di cerita berikutnya.
