17.00 PM

Johnny yang mendapat misi baru pergi meninggalkan markas guild dengan mengendarai motor bebeknya , motor bebek Johnny melaju dengan cepat melintasi jalanan Antique Acres yang sepi . Angin dingin yang menerpa wajah Johnny tidak menghentikannya untuk terus melaju ke Riverside Pier 47 , tangan kirinya menggenggam setang motor dan Micro Uzi miliknya sedangkan tangan kanannya menarik gas motor itu dengan kencang

Setelah 10 menit perjalanan , 3 lampu merah , satu momen tilangan " Otong-dan-pakpol " dan selembar uang 2500 peso yang terbang ke saku polisi ( mungkin ntar lagi mati di ujung sabitnya ) akhirnya Johnny sampai juga di Riverside Pier 48 . Riverside Pier 48 adalah sebuah Pelabuhan transit barang-barang yang dikirim dengan kapal-kapal yang berlayar di sungai Coldwaters , kali ini ada sebuah kapal yang bersandar di Pier 48 dan di kapal itu ada sebuah kotak-kotak yang diangkut dan beberapa orang yang mengenakan jaket coklat , cahaya matahari sore mulai menyinari Pier 48 dan kapalnya

Johnny memarkirkan motor bebeknya di depan toko bangunan dan turun dengan Micro Uzi yang dia genggam . Dia melihat dari gerbang itu salah satu kotak itu dibuka dan dikeluarkan sepucuk AP-74 tanpa magasin dan sepucuk AGU-3A tanpa magasin dengan laser dot sight dan scope

" Transaksi sialan ... Senjata darimana itu ... " Gumam Johnny sambil bersembunyi di balik tembok Pier 48 yang tebal , dia lalu memasang Silencer ke moncong Micro uzi miliknya

Dia kemudian meloncati tembok itu dan mendarat di bagian belakang Forklift yang terparkir di dekat tembok itu , pendaratan itu membuat orang yang sedang bertransaksi itu curiga dan melirik ke Forklift itu , dia kemudian menyuruh Bodyguard pribadinya untuk mengawasi sekelilingnya

" Mereka mencariku ... aku nggak bisa lama-lama di Forklift ini terus atau memulai pertempuran begitu saja , bisa mati konyol aku ... " Gumam Johnny yang bersembunyi di balik forklift itu , dia kemudian berjingkat-jingkat ke salah satu kardus itu dan masuk ke dalamnya

Salah satu Bodyguard mengendarai forklift itu dan mencoba untuk mengangkat kardus ( yang didalamnya ada Johnny ) , kardus itu terguling terus-terusan karena usaha Bodyguard untuk mengangkat kardusnya

Johnny yang terguling-guling di dalam kardus itu berusaha untuk tetap bertahan di dalam kardus , sementara itu orang yang sedang bertransaksi itu mengingatkan kepada Bodyguard pribadinya untuk berhenti bermain-main dengan kardus itu dan memasukkan kardus itu ke dalam kapalnya

Setelah diangkat oleh dua bodyguard pribadi kardus itu dimasukkan ke kargo kapal dan dilemparkan begitu saja , kardus itu melayang melewati tumpukan kardus dan terbanting ke dinding pojokan kargo kapal dengan suara debam keras , sontak saja Johnny keluar dari kardus itu dengan mendarat di lehernya , untung saja kedua bodyguard itu tidak menyadari keberadaan Johnny . Johnny yang keluar dari kardus itu hanya bisa memegangi lehernya yang sakit , tubuhnya ditutupi oleh tumpukan kardus yang tersusun rapi

" Fuck you bodyguard , I will rip your fuckin head off and shove your fuckin head to your motherfuckin ass . " gumam Johnny sambil memijat lehernya . Dia kemudian membuntuti kedua bodyguard yang akan keluar kapal itu dan memberondongnya dengan Micro uzi yang dia genggam

Bunyi Micro uzi yang begitu tenang mulai memenuhi bagian luar kargo kapal itu , peluru-peluru lapar mulai berterbangan dan bersarang di kepala salah satu Bodyguard yang begitu licin , kepala licin itu dicemari oleh darah yang bercipratan keluar . Salah satu Bodyguard runtuh karena peluru bersarang di kepalanya , Bodyguard lainnya rubuh lagi sebelum sempat menarik pistolnya keluar dari sakunya karena peluru Micro uzi itu mendarat di kepalanya

" Two motherfucker down , many more to go " Gumam Johnny

" Penyusup ! Awasi kargo ... ohok " Salah satu orang di kapal ditembak lagi dan dia terjatuh ke lantai kapal yang dingin

" Sialan , anak bangsat itu ke kargo semua . Aku harus cegah transaksi itu " Kata Johnny sambil berlari ke bagian kiri kapal yang tidak terlihat oleh orang yang bertransaksi itu . Lima bodyguard bersenjata berat menyerbu kargo dan mengobrak-abrik tumpukan kardus

Johnny berlari dan menemukan pintu ruangan kontrol kapal , dia lalu bersembunyi disana

" Penyusup itu pergi , kau ke sama aku kesini " Kata Bodyguard itu kepada Bodyguard lainnya

Bodyguard itu berpencar , 3 orang ke bagian kiri kapal sedangkan 2 orang ke bagian kanan

Orang yang bertransaksi itu menghentikan transaksinya sementara dan memanggil kedua Bodyguard-nya

" Penyusup itu tidak ditemukan di ruangan kargo , dua Bodyguard ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala "

" Cepat tangkap penyusupnya sebelum polisi bodoh itu menangkap basah kita " Teriak orang itu

" Siap Bos Gordon " Teriak Bodyguard itu

Sementara itu Johnny yang bersembunyi di ruangan kontrol kapal mengisi peluru Micro Uzi miliknya , magasin Micro Uzi miliknya dia simpan di kantungnya bersama dengan permata ungunya . Dia mendengar suara langkah kaki di luar

" sepertinya Bodyguard sialan itu tidak akan menemukanku disini " Kata Johnny

Ketika ketiga Bodyguard itu akan melintasi pintu ruangan kontrol itu tiba-tiba pintu itu terbuka dengan keras sehingga pintu itu membentur wajah salah satu Bodyguard itu . Johnny bersembunyi di balik pintu yang terbuka itu dan memberondongkan Micro Uzi miliknya

Berondongan peluru itu menjatuhkan salah satu Bodyguard itu dan melumpuhkan satunya lagi , setelah memberondongkan pelurunya secara gila-gilaan Johnny mendengar suara " Klik-klik " dari Micro uzi miliknya . Johnny lalu melepaskan magasin Micro Uzi itu dan keluar dari persembunyiannya dan menusukkan magasin itu ke mata bodyguard yang sudah dia lumpuhkan , tidak memedulikan jeritan Bodyguard itu Johnny memasukkan magasin yang dia simpan itu dan menembakkan peluru sisa ke tubuh Bodyguard itu . Tembakan peluru itu berhasil membunuh Bodyguard dan Johnny membuang Micro Uzi itu ke sungai

Johnny mengambil permata ungunya dan menggenggam itu , tangan yang menggenggam permata ungu dia angkat ke langit dan permata ungu itu bersinar , permata ungu itu berubah menjadi sebuah sabit hitam

" Time to reaping those motherfuckers now " Kata Johnny sambil mengayunkan sabitnya

TBC

Author Notes

Ini adalah salah satu bagian dari Old red snow yang diadaptasikan ke fanfic Red Snow remake

Magasin itu tempat peluru , coba perhatikan animasi mengisi peluru senjata di PB . Yang dilepas dan dipasang lagi itu adalah Magasin . Johnny cuma bawa 2 magasin saja ( satu di Uzi satu di kantong )

AP-48 itu adalah AK-47 Versi Lost Lands , AGU-3A itu anagram dari AUG-A3

Pernah baca meme comic ? Pernah mampir di 1cak ? Pasti kenal kan dengan otong dan pakpol .

1 LL peso itu 20 rupiah

Beberapa " Cursing Words " sengaja dibikin dalam bahasa inggris soalnya kurang cocok kalau diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia . Oh ya Red Snow rate M itu gak cuma karena Gore dan Sexuality , Cursing , Dirty mouth , Dark Story termasuk juga