Wa: wa tidak boleh negatif thinking! Wa tetap harus membuat para orang tersenyum! Haruuuus~
Aupu: tapi...
Wa: jangan bilang sekarang! Eniwei! Cao Pi & Cao Rui! Dan Ayah Anak lainnya...
Aiko Ishikawa:
Cao Pi ini, katanya minta tolong tapi dimarahi Aiko-neesan-nya... Cao Pi, Cao Pi *geleng geleng pala-dipedang*
Yaoi ya? Wa rasa tidak kok, Ishida-kun. *liat adengan Zhang He membunuh Cao Pi* hahaha.
Sip, akan wa buat sekarang juga!
-Cao Pi & Cao Rui-
Cao Rui: Papi!
Cao Pi: apa nak?
-Author's Pause-
Author: oi, Cao Pi. Wa panggil elu 'Pi' kamu membunuh wa. Sekali Cao Rui manggil kamu 'Papi' kamu gak marah.
Cao Pi: aku gak ingat punya anak kayak kamu, dan KAMU EMANG BUKAN ANAKKU! *tebas Author*
Author: *lari+kabur=mengetik kembali(?)*
-Author's Resume-
Cao Pi: Author nganggu mulu, ada apa Nak?
Cao Rui: Mami mati!
Cao Pi, Pangeran Wei berumur 32 tahun. Seumur hidup, baru kali ini tersedak sekeras ini.
Cao Pi: kenapa bisa!? (OOC)
Cao Rui: sini, Papi! *tarik Cao Pi*
(Tiba dikamar Zhen Ji, pertama kalinya wa menyadari bahwa Zhen Ji dan Cao Pi sama sekali tidak satu kamar. Berarti Cao Pi terlalu dingin-hubungannya?)
Cao Rui: tuh! Tuh! *tunjuk tunjuk Zhen Ji*
Cao Pi: ...
Cao Rui: ?
Cao Pi: Kamu tadi ngapain?
Cao Rui: tadi? Sebelumnya? Oh! Tadi aku masak kari, tapi pas Mami cobain, Mami terbaring...
Cao Pi: Ampun ya... *pingsan*
Cao Rui: eeeeeh...? Waaa, Paman Zhang He...! *Cao Rui, coba kau baca chapter sebelumnya, baru panggilah Zhang He...*
-Sima Shi & Sima You-
Sima Shi: *ngemut Bao Zhi*
Sima You: Ayah, ayah!
Sima Shi: *cuek dingin*
Sima You: minta Bao Zhi!
Sima Shi: *deathglare*
Sima You: Bao Zhi! Bao Zhi! Bao Zhi!
Sima Shi: nggak. *Seribu kata cuma itu?*
Sima You: waaaaaaah! *nangis*
Sima Shi: *cuek, makan Bao Zhi lagi* lho, habis...
Sima You: *mata bersinar, lari ke kulkas*
Sima Shi: *mata bersinar, lari ke kulkas*
(Dan pemandangan Kulkas, Sima Shi, dan Sima You kayak teletabis berpelukan, bagi yang bisa membayangkannya mohon beritahu Author-diterjang ramai ramai)
Sima You: aku mau Bao Zhi!
Sima Shi: Bao Zhi-nya punya ayah!
Sima You: punyaku!
Sima Shi: punya Ayah!
(Dan begini terus sampai era era Dinasti Jin selesai-Author dijadiin Punching Bag)
Xu Zhu: *lewat*
Sima Shi & Sima You: *masih rebutan kulkas*
Xu Zhu: *buka kulkas*
Sima Shi & Sima You: *cengo*
Xu Zhu: *habisin Bao Zhi*
Sima Shi: ... *ambil Rapier*
Sima You: gooo... *Ambil katana*
Xu Zhu: ?
Sima Shi & Sima You: *bunuh Xu Zhu tidak bergantian*
Xu Zhu: GYAAAAAAH!
-Zhu Ran & Zhu Ji-
Zhu Ran: Anakku! *Ini bapak ketularan Guo Jia?*
Zhu Ji: Ayaaaah! *agak berbeda...*
Zhu Ran: kamu kemana saja!? Bukannya latihan!
Zhu Ji: kirain di khawatirin... Tadi main sama Xiahou Yuan.
Zhu Ran: main apaan kamu sama bocah Wei? Kan di Wu banyak.
Zhu Ji: Tadi main bakar bakaran didepan rumah Cao Pi! Dan tiba tiba terbakar!
-Author's Pause-
Cao Pi: aku lagi, aku lagi...
Author: I have no idea, seharusnya kau berterima kasih kepada wa karena kau muncul di banyak chapter!
Cao Pi: APA ENAKNYA KALAU DINISTA!?
Author: GOMENASAIII~
-Author's Resume-
Zhu Ran: UAPA!? AMBIL AIR! DAN SIRAM KESANA!
Zhu Ji: OKEH!
Zhu Ran: dan jangan main sama bocah bocah Wei!
Zhu Ji: chih, iya iya... *Ambil galon berisi air*
(Hasilnya tentu saja Cao Pi terkena bencana, terima kasih... (Baru merubah kesalahan setelah diberitahu :v))
-Yu Jin & Yu Gui-
Yu Gui: Ayah! Aku punya pertanyaan untuk Ayah.
Yu Jin: *menunjukkan wajah sangarnya-kok jadi keinget Lu Bu?* apa?
Yu Gui: aku penasaran, nama Ayah mirip sama sesuatu.
Yu Jin: siapa?
Yu Gui: Yu Jin-ni Crab... Di pilem Spongebob!
Yu Jin: KAMU GAK BOLEH NONTON PILEM ITU LAGI!
Yu Gui: knapa!? Itu pilem untuk semua umur kok! *That's right*
Yu Jin: itu menghancurkan nama baik keluarga kita! Jadi jangan!
Yu Gui: itu cuma pilem kok, Yah, lagipula...
Yu Jin: NO EXCUSE!
Yu Gui: Ayaaaaaah...
-Xu Zhu & Xu Yi-
Xu Zhu: *makan tempura*
Xu Yi: *makan Bacon*
Xu Zhu: *makan nasi*
Xu Yi: *makan buah buahan*
Xu Zhu: *makan apa yang ada dimeja-alas meja jangan dimakan*
Cao Cao: beginilah jadinya jika membiarkan mereka makan duluan...
Cao Pi: beginilah jadinya kita kurus *nangis*
Xiahou Yuan: tapi aku gemuk kok!
Cao Cao: kau lebih ke bantuin mereka makan!
Xiahou Yuan: *awkward laugh*
Xu Zhu: huff...
Xu Yi: kenyang!
Cao Pi: tentu saja! Kalian habiskan porsi untuk sepuluh orang!
Xu Zhu: itu tata makanku yang normal Tuan Cao Pi...
Xu Yi: betul betul!
Cao Pi: ! #$%^&*
(Bonus Episode)
Zhang Liao: mana anakku!? Anakkuuuuu!
Author: *tampar Zhang Liao pakai frying pan*
Aupu: kok ditampar?
Author: soalnya wa gak tahu siapa anaknya, lebih baik buat dia diam, sebelum sesuatu semakin memburuk.
Zhang Liao: anakkkuuu~
.
Author: *bow*
Zhang Liao: hai nak apa kabarmu?
Zhang Hu: kamu mau tahu apa kabarku...? Kau mau tahu bagaimana kabarku...? Aku... Aku... Aku baik baik saja.
Author: ... Terima kasih telah membaca fic super gaje tak karuan ini. Sekali lagi terima kasih.
Terima kasih telah membaca Fic Ayah dan Anak Gaje Wa. Wa sangat membutuhkan senyum dan tawa kalian, karena itu sangat berarti bagi wa. Jika tidak ada tawa dan senyum, ya... Setidaknya mengisi waktu luang kalian. Kenapa wa membutuhkan senyum dan tawa kalian? *gak ada yang nanya*karena sebelumnya Wa yang jarang tersenyum dan tertawa, kini selalu tertawa dan tersenyum setelah membaca beberapa Fic.
Diantara Ayah dan Anak gaje tentunya terkecuali Zhang Liao & Zhang Hu *Ditampar pakai Frying pan* maksudku, semuanya. Siapa Ayah dan Anak gaje kesukaan kalian?
Wew, kepanjangan, ini pertama kalinya wa bikin panjang begini. Haha, sekali lagi tengkyu!
(It's my job to put every one smiles!)
