I Wanna Get You
~Twentysix Chapter~
Main Cast : Byun Baekhyun (18)
Park Chanyeol (20)
Support Casts : Oh Sehun (19)
D.O Kyungsoo (18)
Zhang Yi Xing (18)
dll
Romance Humor
Warning : Typo dll, gj, garing :3
Start!
.
.
.
Chanyeol tidak berhenti untuk mengerjai gadis nakal dibawahnya ini, walaupun gadis tersebut berkali kali mendorong bahu kokoh Chanyeol, tapi Chanyeol sama sekali tidak menghiraukannya
"Chann, kauh sakith" Ujar Baekhyun diselingi desahan tak tertahannya, Baekhyun cukup khawatir dengan keadaan Chanyeol, apa Chanyeol gila? Dia baru saja kecelakaan mobil!
"Ah" Baekhyun memekik ringan, Chanyeol mulai membuka baju yang ia kenakan sebatas perut dan diselingi tangan Chanyeol yang mulai nakal meraba perut datar Baekhyun
Lumatan Chanyeol tidak melambat, lelaki yang berada di atas Baekhyun menggila, bahkan Chanyeol melupakan fakta bahwa bibirnya sedang terluka
"Ahnn, Chanyeolliehh" Baekhyun memeluk leher Chanyeol dengan erat, getaran getaran aneh yang Baekhyun rasakan sungguh luar biasa hingga gadis itu mendesah dengan sangat keras
"Permisi, saya akan memeriksa Park Chan-yeol" Seseorang dengan jubah putih dengan santainya masuk kedalam kamar Chanyeol dirawat dan dengan tidak sengaja melihat adegan tak senonoh Chanyeol dan Baekhyun
Chanyeol melepaskan ciumannya pada bibir gadisnya, matanya melebar, dadanya berdetak dengan keras, apa yang harus ia lakukan!
"Dokter, tutup matamu!" Chanyeol berteriak saat sadar jika bagian perut Baekhyun yang polos terpampang jelas, bahaya jika dokter tersebut melihatnya
"Ouh" Dokter laki-laki yang masih bisa dibilang muda tersebut menutup matanya sesuai perintah pasien VVIP nya
"Chanyeol, aku malu" Bisik Baekhyun menggenggam tangan Chanyeol dengan wajah yang sangat khawatir
"Tidak apa apa sayang, santai saja oke? Percaya padaku" Chanyeol mencium dahi Baekhyun sesaat dan membiarkan gadisnya beringsut turun dari ranjang rumah sakit
"Sampai kapan kau akan menutup matamu dokter Kim?" Chanyeol terkekeh melihat dokter yang memang sudah lama menjadi sahabatnya tersebut
"Wah, baru pertama kali aku melihat kau berciuman, apa itu gadismu?" Dokter yang bername tag Kim JongDae tersebut terkekeh sambil melihat ke arah Baekhyun
"Ya, dia gadisku" Chanyeol tersenyum hangat ke arah Baekhyun
"Ya! Apa kau bodoh?! Sudah kubilang jangan melakukan apa apa dulu! Malah ingin bercinta" Jongdae menatap Chanyeol dengan aneh, kenapa pasiennya yang satu ini sungguh bandel?
"Aku sudah lama tidak bertemu dengan Baekhyun" Ujar Chanyeol dengan wajah dibuat imut
"Ya! Apa apaan wajahmu itu, geli tau!" Ujar Jongdae malas sembari memeriksa detak jantung Chanyeol dan kondisi Chanyeol saat ini
"Detak jantungmu tidak normal, sebentar lagi kau akan mati" Ujar Jongdae bodoh, Baekhyun mendelik percaya dan Chanyeol menganga. Lelaki bebek ini dokter bukan sih?
"Hei, aku hanya bercanda! Kalian berdua ini sungguh serius sekali" Sedetik kemudian Chanyeol dan Baekhyun bernafas lega
"Kondisimu baik, kau boleh pulanh seminggu lagi, jangan lupa minum obat, dan jangan bercinta" Jongdae melirik sadis ke arah Chanyeol
"Mari Baekhyun-shi" Ujar Jongdae kepada Baekhyun dengan nada suara berbeda sekali saat bersama Chanyeol
"Ya! Kurang ajar sekali! Aku heran mengapa Xiumin noona itu masih terpikat olehmu, ya!" Teriak Chanyeol keras saat Jongdae menjulurkan lidahnya
...
"Aaaa" Ujar Baekhyun dengan tangannya yang memegang sendok dan ia arahkan ke mulut Chanyeol
Chanyeol tersenyum sambil melihat Baekhyun yang masih setia bersamanya walaupun hari akan menjelang sore, gadis ini penuh kasih sayang, dan Chanyeol juga ikut merasakan kasih sayangnya
"Aku jatuh cinta sekali kepadamu" Chanyeol membelai pipi Baekhyun
"Habiskan dulu makannya" Baekhyun terkekeh saat melihat ekspresi wajah Chanyeol menjadi cemberut
"Aku tidak suka makanan rumah sakit sayang" Chanyeol merengek manja sambil menarik lengan baju Baekhyun
"Ini sehat Chanyeollie, apa kau tidak ingin sembuh?" Baekhyun menatap lembut kekasihnya yang merengek tidak ingin makanan rumah sakit
"Tidak enak" Chanyeol yang manja membuat Baekhyun sungguh geli sekali
"Jika tidak ingin sembuh yasudah, Baekkie tidak mau disentuh Chanyeollie" Baekhyun memutar memunggungi Chanyeol, Chanyeol mendelik, tidak boleh menyentuh Baekhyun? Ah itu pasti bencana bagi Baekhyun
"Hei sayang, bukan begitu" Chanyeol menarik Baekhyun agar tidak memunggunginya lagi
"Makannya, makan yang banyak" Ujar Baekhyun cemberut
"Baiklah sayangku" Chanyeol tersenyum manis kepada Baekhyun
...
"Sayang, ini sudah sore" Baekhyun yang menatap kota Seoul dari jendela rumah sakit langsung menoleh Chanyeol dengan lucu
"Memangnya kenapa Chanyeollie?" Tanya Baekhyun lucu
"Pulanglah sayang, untuk ganti baju" Ujar Chanyeol lembut
"Tidak mau, Baekki mau disini saja" Baekhyun menggelengkan kepalanya dengan sangat cepat
"Pulang ne? Nanti bisa kemari lagi" Chanyeol mencoba untuk membujuk Baekhyun, karena Chanyeol sudah menyiapkan kejutan sederhana untuk gadisnya tersebut
"Heum" Baekhyun menggembungkan pipinya, Chanyeol ada benarnya, bahkan Baekhyun belum mandi
"Peluk" Baekhyun merentangkan kedua tangannya dan Chanyeol dengan senang hati membalas pelukan gadis yang sangat ia cintai itu
"Hati-hati ne, jangan lupa memakai seatbelt" Chanyeol menyentuh pipi Baekhyun dengan gemas dan Baekhyun hanya mengangguk lemah, ia sedih berpisah dengan Chanyeol, walau untuk sementara
"Byee" Baekhyun melambaikan tangannya saat sudah diambang pintu kamar Chanyeol dirawat
"Byee" Chanyeol membentuk tangannya menjadi bentuk love untuk Baekhyun
"Aku mencintaimu" Ujar Baekhyun lesu
"Aku lebih mencintaimu" Kata terakhir Chanyeol membawa Baekhyun benar benar keluar dari ruang Chanyeol dirawat
...
Chanyeol segera mengambil smartphonenya dan segera menyentuh tombol hijau pada kontak 'Oh Bodoh'
"Hei, Baekhyun sudah keluar" Ujar Chanyeol pada Sehun yang berada di sebrang
"Benarkah? Tunggu dulu hingga ia benar-benar keluar" Sehun mengintip Baekhyun yang ternyata masih sampai lobi rumah sakit
"Cepat bawa aku keluar" Ujar Chanyeol
"Tunggu, Jongdae dan aku akan ke ruanganmu" Ujar Sehun dan langsung memutus sambungannya
...
"Ah segarnya" Baekhyun yang baru saja keluar dari kamar mandinya langsung melesat ke arah lemari pakaiannya
Baekhyun memilih dress pink soft sebatas lututnya yang menambah kesan cute padanya, rambutnya ia ikat menjadi satu dibawah membuat kecantikannya semakin memancar
"Sudah" Ujar Baekhyun sambil meletakkan bedak miliknya
Baekhyun mengambil kunci mobilnya yang berada di meja nakasnya dan segera mengenakan sneakersnya yang berwarna putih bercampur dengan pink
Baekhyun segera mengunci rumahnya dan melesat masuk kedalam mobilnya, Baekhyun segera menghidupkan mesin mobil kesayangannya untuk menuju rumah sakit
...
"Kenapa sepi sekali?" Baekhyun terheran saat dilihatnya rumah sakit tersebut sungguj sangat sepi, sepertinya saat ia meninggalkan rumah sakit, tempat ini masih ramai pasien dan penjenguk
Baekhyun melangkahkan kakinya dengan santai, beberapa ruangan lagi ia akan sampai di ruangan Chanyeol, mengingat hal tersebut, Baekhyun tersenyum manis sekali
"Hah?" Baekhyun terheran lagi, bagaimana tidak? Baekhyun dapat melihat kelopak mawar merah yang sepertinya sudah ditata untuk menuju ruangan dengan pintu besar diujung sana, tapi Baekhyun tidak peduli, ia harus bertemu dengan Chanyeol
Baekhyun menggeser pintu kamar Chanyeol dirawat dan.. Voila!
"Chanyeol?" Baekhyun tidak melihat Chanyeol diranjangnya, mungkin di kamar mandi?
"Chanyeollie?" Baekhyun semakin menautkan alisnya, dikamar mandi pun ia tidak menemukan Chanyeol
Baekhyun tidak sengaja melihat catatan kecil berwarna biru langit yang tergeletak di ranjang Chanyeol
IKUTI MAWAR
-PCY-
"Mawar yang didepan itu ya?" Monolog Baekhyun
Mau tidak mau Baekhyun harus mengikuti mawar tersebut yang menuju ruangan dengan pintu besar yang berada di ujung lorong tersebut
Baekhyun sedikit takut, pasalnya hanya ia sendiri yang berada di lorong tersebut, satu orang saja tidak ada
Tangan Baekhyun bergetar saat akan membuka gagang pintu besar tersebut. Bagaimana jika hal ini adalah iseng?
Kriet
Gelap
Ruangan tersebut gelap
"Hallo?"
Tik
"Surprise!!!"
Next?
