Yoongi sama sekali tidak tahu kalau Jimin akan merobek pakaiannya di perform MAMA malam itu.
Benar-benar tidak tahu.
.
.
.
.
Jimin | Yoongi | Boy's Love | Most of Slice of Life | Ficlet collection | other member's appear
.
Do not plagiarize!
.
Enjoy!
.
.
.
.
Yoongi berjalan sebal ke belakang panggung setelah performnya bersama member lain di panggung MAMA itu.
Yoongi sebal sekali di buat kaget oleh Park—sialan yang hobinya bikin Yoongi marah—Jimin.
.
Oke, Yoongi memang tahu kalau Jimin akan mengganti pakaiannya setelah battle dancenya itu.
Tetapi Yoongi tidak tahu kalau Jimin akan membuka pakaiannya di atas panggung sekaligus dengan tanpa dosa merobeknya.
Sialan banget, pikir Yoongi kala itu.
.
Sekali lagi, merobeknya!
Heol, Yoongi benar-benar kaget.
Pasalnya ia tak tahu-menahu tentang koreo ini. Dan itu membuat Yoongi hampir saja mengumpat diatas panggung.
.
Yoongi kan jadi hampir tak fokus dan malah mencuri-curi lirik pada tubuh shirtless Jimin yang bertato itu. Dan hal itu membuat Yoongi kembali teringat pada tattoo artist noona yang sudah menatokan tulisan hanja itu di tubuh Jimin yang oh—sudah pasti noona itu menyentuh abs Jimin.
Rasanya Yoongi ingin berteriak. Bersama seluruh manusia yang menonton aksi Jimin di panggung MAMA malam itu.
.
.
Jimin sedang tertawa menerima pukulan semangat dari semua member Bangtan—kecuali Yoongi—yang memukul pundaknya.
"Whuu~ kau dengar teriakan mereka? Gara-gara kelakuanmu, Park Jiminnn~" Taehyung berseru. Tak jauh beda juga dengan yang lainnya.
.
Tetapi Jimin hanya menatap Yoongi yang hanya terdiam sendiri sembari menghindari tatapan Jimin. Yang membuat Jimin merengut tak mengerti karenanya.
Jimin pikir, seharusnya Yoongi senang karena diberi kejutan seksi—ini menurut Jimin—yang harus Yoongi puji untuk itu.
Tetapi karena penasaran, Jimin menghampiri kekasihnya itu.
.
"Hyung~ kok diem aja sih?" Tanya Jimin ceria, dan ia memeluk Yoongi dari belakang.
Yoongi tersentak, kemudian memberontak untuk lepas dari Jimin. Membalikkan tubuhnya dan menatap lelaki muda itu dengan garang.
"Apaan sih. Menjauh sana."
.
Jimin mengerutkan alisnya kembali. Tetapi sedetik kemudian ia meraih lengan Yoongi yang ingin berbalik pergi itu. Lalu menariknya ke dalam pelukan Jimin.
Jimin yang shirtless dan hanya memakai jaket bulu putihnya itu.
.
Yoongi kembali tersentak. Tetapi ia diam saja karena merasa Jimin begitu erat memeluk punggungnya. Seakan takut kalau Yoongi terlepas begitu saja.
.
"Kenapa? Jangan menghindariku begitu..." Jimin cemberut, tetapi malah semakin mengeratkan pelukannya pada Yoongi. "Aku kedinginan tahu..."
"Aku tak peduli." Sanggah Yoongi tetapi masih diam dalam pelukan itu.
Jimin hanya menghela napas. Merenggangkan pelukannya untuk menatap Yoongi. "Jangan bilang kau sedang cemburu lagi karena—"
"NGGAK!" Yoongi buru-buru menghentikan ucapan Jimin. Kini giliran ia yang cemberut.
.
Jimin menahan kekehannya menatap Yoongi yang cemberut. Sudah pasti Yoongi itu sedang cemburu.
"Iya deh ngalah. Tetapi tenang saja..," Jeda. Jimin meraih kedua tangan Yoongi. "Hanya kau yang bisa menyentuhnya seperti ini."
.
Yoongi membulatkan kedua matanya dengan lucu. Jimin membawa lengannya untuk meraba tubuh bagian depan Jimin dari dadanya hingga ke absnya.
Untuk sepersekian detik, Yoongi terdiam menikmati sentuhan yang dituntun lengan Jimin pada lekuk tubuhnya itu yang membuat Yoongi merona cepat.
Dan dengan cepat juga Yoongi tersadar untuk menjauhkan lengannya itu. Yang segera ditahan oleh Jimin.
.
"A—apaan sih." Yoongi mengalihkan pandangannya ke kanan. Menghindari tatapan Jimin dan berusah menyembunyikan rona pipinya dengan sia-sia di pipi pucatnya itu.
Jimin hanya tersenyum dan menggeleng kecil.
Melihat Yoongi yang menyamping seperti itu dengan pipi memerah membuat Jimin yang menatapnya begitu gemas.
Apalagi ada sepasang kepangan yang menjulur dari balik snapback putih yang Yoongi pakai itu. Kepangannya itu loh, seperti boneka barbie...
Astaga, benar-benar menggemaskan. Jimin sangat berterimakasih pada coordi mereka yang mendandani Yoongi seperti itu.
.
"Dan juga Hyung..." Jimin mengangkat satu lengannya, meraih kepangan di dekat leher Yoongi dan memainkannya dengan jemarinya.
Yoongi mendelik menatap Jimin dengan heran ketika Jimin memutar-mutar kepangan brownie yang Yoongi pakai.
Yoongi pikir, kini Jimin juga punya tampang om-om pedo.
.
"Dan juga kau terlihat begitu manis dengan kepangan ini. Kau terlihat seperti anak-anak." Jimin terkekeh sebentar. "Lain kali kalau jalan denganku juga pakai yang seperti ini lagi ya, Hyung? Oh jangan lupa pakai poni juga ya! Lalu—"
.
Plak.
.
Yoongi menampar keras dada Jimin yang shirtless itu. Membuat member lainnya yang tak jauh dari sana menoleh kearah Jimin karena mendengar suara tepukan kerasnya.
Jimin sendiri terkejut tak siap Yoongi akan memukulnya seperti itu.
.
Yoongi hanya mendengus sebal. Lalu meninggalkan Jimin yang masih berdiri dengan syok sembari memegangi dadanya. Kemudian mengumpati Jimin dengan bersungut-sungut.
.
"Jimin sinting! Pedo!"
.
.
.
.
End.
.
.
.
.
Nb: lol. Kayaknya ngebet banget gitu ya kalo gak dibikin cerita dari MAMA itu .-.)/
Oke, let's go to the last chapter! Terimakasih sudah membaca sampai sini, I love you :'D
Review, please? :3
.
