VENUS
Dazai and All the Girls Around
[A Remake Story by Phoebe ; Bungou Stray Dogs belong toKafka Asagiri and Sango Harukawa]
[ Cast: Dazai x Atsushi slight Akutagawa x Atsushi ; Dazai x Chuuya ; Rated M ]
Warning : AU, GENDERSWITCH (GS), OOC, TYPO(S), DON'T LIKE? DON'T READ!
.
.
.
.
[ Bagian 25 ]
[Stweet Biscuit, Stweet Expectation]
Dazai menanti dengan sabar pengumuman keberangkatan pesawat yang akan di tumpanginya sampai ke Jepang. Lagi-lagi ia berharap kalau Atsushi hadir utuk menyertainya menemui keluarga besarnya di Yokohama. Ia mengambil sebuah kotak plastik berwarna merah dengan tulisan Marry Cristmas di iringi dengan namanya, Dazai Osamu. Natal masih beberapa hari lagi, Tapi Dazai sudah sangat tidak sabar untuk membukanya, ia menarik pita merah yang mengikat kuat lalu membuka tutupnya. Beberapa buah biskuit coklat berbentuk kaki-kaki bayi membuat Dazai tersenyum kecut. Ia tidak akan tega untuk menyantap ini.
"Astaga, lucunya!" Akutagawa ikut memandangi biskuit itu dengan senyum gemas. "Ini apa?"
"Biskuit natal dari Atsushi!"
"Dia membuat ini? Dia seperti sedang mengatakan kepadamu kalau seorang bayi lucu akan menyatukan kalian berdua!"
Dazai tidak yakin. Seorang bayi kecil? "Dia bahkan selalu menjauh dariku. Bagaimana mungkin kami bisa punya bayi kecil?"
"Siapa yang mengatakan kalau itu bayi kalian. Bodoh!" Ujar Akutagawa kesal. "Katakan padaku, apakah kau dan dia sudah melakukan sesuatu? Kenapa dia bisa berfikir seperti ini?"
"Kau ingin tau? Kau jangan cemburu ya? Aku sudah bercinta dengannya dan malam itu akan jadi malam yang tidak terlupakan seumur hidupku!"
Akutagawa tercekat. Kapan? Kenapa Atsushi tidak pernah bercerita apa apa? Gadis itu bahkan tidak pernah menunjukkan keanehan apa-apa selama di kantor. Ia kecewa, tapi Atsushi mungkin tidak merasa kecewa dengan itu. Buktinya Nakajima Atsushi tidak pernah menganggap itu sebagai masalah dan tidak menceritakan masalah itu kepadanya. "Benarkah? Apa ada kemungkinan dia hamil waktu itu?"
Dazai angkat bahu. "Aku tidak menggunakan kontrasepsi dan malam itu kami mengulanginya berkali-kali. Saat itu aku berharap tidak terjadi apa-apa dengannya. Beberapa hari kemudian dia bilang kalau dirinya tidak mungkin hamil karena Atsushi datang bulan dan aku lega. Tapi sekarang aku menyesali itu, Seandainya bisa aku ingin dia tidak pernah datang bulan dan benar-benar mengandung anakku. Tapi sejak malam itu, dia bahkan tidak suka berbicara lama denganku!"
"Dia kecewa?"
"Akutagawa, Dia bahkan tidak memperlihatkan kekecewaan apa-apa. Dia bertindak seolah-olah sudah bosan dengan keberadaanku, bosan melihatku, bosan mendengar suaraku!"
"Kalau begitu kenapa dia tidak memutuskan pertunangan kalian saja? Kau terlalu pesimis."
"Aku belum menceritakannya padamu?"
Akutagawa tersentak, megatakan apa?
"Nakajima Atsushi sudah memutuskan pertunangannya denganku, tapi aku menolak. Dia menerima penolakanku dan mengikuti ideku untuk tetap bertunangan agar dia tidak perlu takut menjalani perjodohan dan agar aku tidak perlu menjalin komitmen dengan siapa-siapa. Tapi Pertunangan itu akan putus jika dia menemukan laki-laki lain. Itu katanya!"
Akutagawa memegang kepalanya. Ternyata ia sangat banyak ketinggalan dan tidak ada seorangpun di antara keduanya yang menceritakan hal itu kepadanya? Akutagawa sangat kecewa benar-benar kecewa. "Lalu apa yang terjadi bila seandainya, Atsushi memang benar-benar mengandung bayimu? Tadi kau bilang dirimu sangat berharap kalau memang terjadi sesuatu padanya setelah malam itu kan?"
Dazai mematung. Apa yang akan dia lakukan? Mengapa Dazai mengatakan hal seperti itu? "Entahlah, Lupakan saja kata-kataku yang itu! Kalaupun dia memang sedang mengandung anakku, Aku tidak akan tau harus melakukan hal yang seperti apa. Aku belum siap!"
[ Bersambung ]
