•••
•••
•••
Siapa yang akan menyangka nyatanya Baekhyun dan Yeri akan menjadi dekat dan akrab semudah itu. Mereka sering menghabiskan waktu bersama dengan Yeri yang selalu mendatangi kelas Baekhyun. Empat hari berlalu sejak pengakuan Yeri. Tapi itu tetap tidak mengubah apapun. Baekhyun masih tetap murung dan berusaha menutupi kesedihannya dengan senyuman. Chanyeol juga tak pernah menemuinya. Haruskah dia yang datang menemui pemuda itu dan mengajaknya untuk kembali bersama lagi? Yang benar saja! Baekhyun jadi meragukan, sebenarnya Chanyeol itu mencintainya atau tidak sih?
"Baekhyunee~" panggil Yeri dengan kedua tangan menangkup wajahnya. Senyumnya lebar sekali. Seakan bibirnya bisa robek menatap Baekhyun seperti itu.
"Ya noona?" Tanya Baekhyun. Ya. Yeri itu lebih tua darinya. Dia satu angkatan dengan Chanyeol.
"Yak berhenti memanggilku noona! Chanyeol saja tak pernah kau panggil oppa dan aku tidak setua itu tau~" rengut Yeri.
"Aku laki-laki, mana mungkin memanggil Chanyeolie oppa" jawab Baekhyun menatap Yeri datar.
"Chanyeolie? Jadi Baekhyunee masih menyebut Chanyeol dengan Chanyeolie ya? Manisnya~" ucap Yeri menggerak-gerakkan tubuhnya karena gemas.
"Ish! Berhenti menggodaku! Katakan saja kenapa noona menemuiku?" tanya Baekhyun merengut kesal.
"Baiklah baiklah… Teman sekelasku mengadakan pesta ulang tahun, Baekhyunee jadi partnerku ya~"
"Tidak mau" tolak Baekhyun mengabaikan wajah memohon milik Yeri.
"Ayolah… Bagaimana dengan berburu segala jenis yang berhubungan dengan strawberry?" rayu Yeri. Gadis itu tau Baekhyun seorang maniak strawberry.
"Call!" seru Baekhyun setelah menimang beberapa saat.
"Yey!"
"Jadi kapan pestanya?"
"Nanti malam dan aku sudah menyiapkan tuxedo untuk Baekhyunee" ucap Yeri diiringi kekehannya.
"Noona, sebenarnya kau sudah merencanakan semua inikan?" tanya Baekhyun memicing curiga menatap Yeri.
"Hehe… Habisnya aku tak punya teman untuk pergi. Siapa tau nanti aku bisa memamerkanmu sebagai pacarku. Dan sudah berapa kali kukatakan untuk berhenti memanggilku noona? Kita hanya berbeda satu tahun"
"Arasseo Yeri ah~ Dan lagipula siapa yang akan percaya kalau aku ini pacarmu?"
"Benar juga. Mereka hanya meyakini kau itu pacarnya Park Chanyeol" ucap Yeri mengangguk setuju.
"Aku tidak bilang begitu!" seru Baekhyun merengut kesal. Yeri hanya membalasnya dengan tawa. Berbicara dengan Baekhyun itu adalah salah satu hal yang paling menyenangkan di dunia. Jadi siapa yang ingin melewatkannya?
Malamnya Yeri menjemput Baekhyun ke apartemennya dengan sopir pribadi keluarga Park. Ingat. Dia itu tinggal di rumah Chanyeol. Gadis itu berdiri dengan senyum mengembang lebar saat Baekhyun membuka pintu apartemennya. Baekhyun ngeri sendiri melihatnya.
"Baekhyunee manis sekali~" puji Yeri menatap Baekhyun dengan tuxedo sewarna gading yang dipakainya. Baekhyun hanya tersenyum menanggapi.
"Ayo berangkat…" ucap Baekhyun akhirnya.
"Ayo. Ah! Dimana hyungmu? Kau sendirian saja?"
"Dia pergi keluar" jawab Baekhyun sekenanya dan dibalas anggukan mengerti dari Yeri.
"Kau tidak menyukai hyungku-kan?" Tanya Baekhyun memicing curiga.
"A-apa? Mana mungkin aku menyukainya! Sudah, ayo berangkat!" seru Yeri.
"Ya jangan menyukainya. Dia sudah punya tunangan"
"Aku tau" jawab Yeri menghentakkan kakinya kesal. Dan Baekhyun tertawa karenanya.
Sesampainya disana Baekhyun dapat melihat begitu banyak siswa dan siswi Elyxion yang sudah datang. Mereka bukan hanya dari kalangan senior. Juniorpun ada. Pasti yang berulang tahun salah satu anak dari pengusaha besar dan terpandang. Baekhyun jadi berpikir, apakah Chanyeol juga ada disini? Dia pasti adakan? Mana mungkin Chanyeol tak mendapat undangan. Kalau nanti tak sengaja bertemu, dia harus apa? Apakah harus menyapa atau bersikap seakan tak saling mengenal? Tapi seandainya Chanyeol ada disini, mungkin saja dia hanya berjalan melewatinya. Baekhyun berpikir sampai kesana.
"Baekhyunee~ jangan melamun" ucap Yeri menggandeng tangan Baekhyun memasuki gedung itu. Di dalam sangat berbeda dengan diluar. Disana dipenuhi bunga dan juga sebuah panggung kecil yang sebenarnya tak bisa juga disebut panggung dengan grand piano disisinya.
"Aku tidak melamun~" sanggahnya dengan bibir terpout lucu. Yeri mencubit pipi itu gemas yang dibalas rengekan kesal Baekhyun.
Dan setelah itu lampu meredup dan mati seutuhnya. Baekhyun langsung memegang tangan Yeri dan berbisik padanya.
"Apa acaranya sudah mulai?"
"Sepertinya sudah" jawab Yeri ikut berbisik.
Tak lama sebuah cahaya dari proyektor menjadi penerang satu-satunya disana. Seakan tempat ini adalah bioskop, Baekhyun menyaksikan gambar pertama yang terputar disana diiringi alunan piano yang sangat indah. Baekhyun terkejut. Itu dirinya yang tengah tersenyum dan gambar itu diambil secara diam-diam. Sebenarnya ini ulang tahun siapa? Kenapa dirinya ada disana? Baekhyun bertanya-tanya. Tapi sebuah suara yang mengiringi video itu membuatnya tergugu dalam keheningan.
Untuk pertama kalinya seorang lelaki,
dengan mata bak puppy dan bibir tipis
dengan suara indah di antara semua lagu indah
Suara berat itu membuat Baekhyun berdebar. Dia masih bingung. Sebenarnya ini apa?
Dia bukanlah seorang wanita dengan rambut panjang dan tubuh yang indah
Tapi dia lebih cantik melebihi seorang wanita…
Disana. Di dalam video itu menampilkan dirinya yang tengah tersenyum dan tertawa lepas. Baekhyun dapat merasakan matanya memanas. Sesuatu menyentuhnya sangat dalam.
Karena itu, aku meyakinkan diriku sendiri…
Untuk mengatakan perasaanku, bahwa aku sungguh-sungguh menyukainya
Hanya dia…
Baekhyun menjatuhkan air matanya. Dia mengingat cara Chanyeol yang sangat jauh dari romantis saat menyatakan perasaan padanya. Tapi dia bahagia saat itu. Tak peduli bagaimanapun Chanyeol menyatakan perasaannya.
Pada awalnya aku ragu,
Aku tidak yakin bisa mendapatkannya…
Tapi seakan Tuhan mengabulkan setiap do'a-do'a-ku
Dan menaruh hatiku padanya…
Baekhyun terisak hebat menangkup wajahnya yang sudah basah oleh air mata. Chanyeol. Dia ingin memeluk laki-laki itu sekarang.
Bersamamu selamanya adalah impianku
Tapi aku tidak sempurna…
Maafkan aku…
Video itu berakhir. Baekhyun berbisik dalam keheningan menatap ruangan yang kembali gelap. Bahwa Chanyeol sudah jauh dari sempurna untuknya. Dia merasa beruntung dicintai olehnya. Itu saja. Baekhyun tak butuh yang lainnya.
Lampu kembali menyala dengan Chanyeol yang sudah berdiri di depan sana. Dia terlihat sangat tampan dengan tuxedo hitamnya. Dia sempurna. Senyumnya tertuju untuk Baekhyun seorang.
"Baekhyunee~ ayo" ajak Yeri menarik tangan Baekhyun dan berjalan ke arah Chanyeol. Dia masih saja terisak.
"Jangan menangis…" bisik Yeri setelah mereka sampai di hadapan Chanyeol. Yeri beranjak dari sana meninggalkan Baekhyun dalam keadaan canggung. Semua orang memperhatikan mereka dalam keheningan saat Chanyeol meraih jemarinya.
"Baekhyunee… maaf aku sudah mengabaikanmu beberapa hari ini. Menganggap seolah masalah kita adalah sesuatu yang sepele. Kalau saja sepupuku yang sialan tidak melakukan hal itu, mungkin saat ini kita masih baik-baik saja. Tapi kalau saja bukan karena sepupuku yang sialan itu, mungkin saat ini aku tidak bisa melakukan ini. Di hadapan orangtuaku, di hadapan orangtuamu. Di hadapan keluarga kita. Di hadapan teman-teman sekolah kita. Aku ingin mengikatmu dalam sebuah pertunangan. Byun Baekhyun be my universe…" ucap Chanyeol dengan jelas. Baekhyun berdebar dengan kencangnya. Chanyeol menyiapkan semua ini untuknya. Di hadapan orangtuanya. Dirinya bahkan tak tau kedua orangtuanya berada di Korea. Baekhyun melirik ibu dan daddynya yang tersenyum bahagia menatapnya. Kris juga disana merangkul ibunya. Dia kembali mendongak menatap Chanyeol yang masih tersenyum padanya.
"Tapi kita sudah putus" lirih Baekhyun membuat Chanyeol tercekat dan tak terkecuali mereka yang disana bertanya-tanya. Akankah Baekhyun menolak Chanyeol?
"Aku tak pernah menganggap kita berakhir. Kau masih kekasihku…" Chanyeol menyentuh wajah Baekhyun yang masih basah karena jejak-jejak air mata.
"Apa yang harus aku lakukan agar bisa meyakinkanmu? Aku hanya ingin kau sebagai pusat rotasiku" ucap Chanyeol lirih.
"Katakan. Katakan Chanyeolie mencintaiku…" ucap Baekhyun.
"Aku mencintaimu. Aku mencintaimu dengan seluruh hidupku…" balas Chanyeol menatap mata Baekhyun yang berkaca-kaca. Lantas setelahnya laki-laki itu memeluknya. Mengabaikan seolah disini hanya ada mereka berdua.
"Ya. Aku mau…" bisik Baekhyun.
"Ya dan mau untuk apa?" tanya Chanyeol. Baekhyun memukul bahunya karena merasa dipermainkan. Kenapa Chanyeol masih saja menyebalkan? Diakan malu.
"Yes for be your universe... " jawab Baekhyun. Chanyeol lantas melepaskan pelukan mereka dan menatap Baekhyun dengan senyum bahagianya.
"Terimakasih sayang... " ucap Chanyeol dan kemudian menatap semua orang yang ada disana.
"Dia mau. Katanya dia mau! " Chanyeol nyaris berteriak yang dihadiahi tepuk tangan dan helaan nafas bahagia. Pekikan senang Yoora adalah yang paling kentara. Setelah itu dia mengeluarkan kotak cincin dan membukanya. Itu cincin yang pernah Baekhyun lihat di istagram Chanyeol. Dia kembali berkaca-kaca. Terlebih saat Chanyeol meraih jemarinya dan memasangkan cincin itu disana. Indah sekali. Baekhyun tak dapat menahan tangisnya.
"Hei, sayang... Jangan menangis. Pasangkan juga untukku... " pinta Chanyeol dan Baekhyun melakukannya. Dia menangis bahagia diantara tepuk tangan semua orang.
"Terimakasih Chanyeolie... " ucap Baekhyun.
"Aku yang seharusnya berterimakasih. Terimakasih sudah menjadi duniaku... " Chanyeol menatap Baekhyun penuh pemujaan. Baekhyun tersenyum dengan wajah meronanya.
"Ini adalah hal teromantis yang pernah kuterima. Terimakasih. Aku mencintai Chanyeolie... " ucap Baekhyun dan Chanyeol tak dapat menahan dirinya untuk tidak mencium tunangan manisnya. Mengabaikan orang-orang yang menahan pekikan karena tindakannya. Salahkan Baekhyun. Jadi orang kenapa menggemaskan sekali?
•••
•••
•••
-Kkeut-
Mereka tunangan. Jadi Ceye menghilang untuk nyiapin itu semua wkwkwk.
BTW bayangin Baek waktu pake tuxedo yang di GDA kemaren yaa hehe
Satu lagi, kata-kata yang diucapin Ceye aku ambil dari video channel youtubenya hyung614. Judulnya beautiful. Aslinya pake bhs inggris, jadi aku tras ke indo. Maaf kalo agak aneh. Buat CBHS video ini rekomendasi banget. Buat yang belum lihat, mending lihat sekarang. Okey.
Review jusseo~~~
