Severus Snape menunggu di samping kasur putrinya. Tangannya membelai rambut hitam yang merupakan hasil turunannya . Sebenarnya ia ingin sekali melarang Serena berhenti bermain Quindditch akan tetapi ia tahu, olah raga itulah yang dapat membuat relax putri . "Bagaimana keadaannya?"Tanya Lupin .
"Seperti korban dementor pada umumnya"jawab Severus. Draco pun memasuki hospital wings, ia mendapati Serena belum sadar. Draco menghela nafas. "Ia akan baik - baik saja"kata Lupin. Draco mengangguk . "Aku tahu, tetap saja aku khawatir"kata Draco.
"Uncle Sev dan Professor Lupin aku minta ingin meminta izin pada kalian"kata Draco memberanikan Ramuan itu hanya menampilkan wajah datarnya, ia bisa menebak apa yang diinginkan putra baptisnya itu. Remus Lupin tersenyum. "Katakanlah Malfoy muda"kata Remus.
" Aku Draco Lucius Malfoy, ingin meminta izin secara resmi untuk mendekati Serena Eileen Evans-Snape"kata Draco. Severus memijat keningnya. "Tanpa izinku pun kau akan mendekati Serena"kata Severus. Draco membenarkan perkataan ayah baptisnya dalam hati. Remus hanya bisa melihat. Entah apa yang akan di lakukan Serena jika ia mengetahui ini.
"Baiklah, Aku Severus Tobias Prince-Snape, memberi izin Draco Lucius Malfoy untuk melakukan formal courting. Aku mengharapkan ayahmu menghubungi aku"kata Severus. Draco mengangguk mengerti.
Serena baru sadar keesokan harinya. Severus terus menunggui putri kesayangannya. "Ayah, "kata Serena saat menyadari ayahnya yang berada disampingnya.
"Bagaimana keadaanmu sayang?"kata Severus.
"Lelah, ayah kenapa aku tidak kuat menghadapi dementor"kata Serena.
"Karena kau memiliki masa lalu yang tidak biasa"jawab Severus.
"Serena, Putri ibu. Kau baik - baik saja"kata Lukisan Lily yang menumpang di salah satu lukisan . Serena tertawa kecil dan mengangguk. "Serena aku akan mengajarimu mantra untuk menghadapi Dementor"kata Severus mencium kening putrinya yang kemudia berlalu untuk mengajar.
time skip
Serena kembali ke asramanya disambut oleh hangat oleh teman - teman satu asramanya. "Ciyee yang dapet restu."goda Blaise membuat Serena bingung sementara Draco hanya bisa ber 'tsk' ria. Draco pun menarik Serena ke tempat sepi dan penuh privasi. "Huh, ada apa ini?"Tanya Serena bingung.
"Aku sudah meminta izin pada ayahmu, dan ia memberikan restu"kata Draco. Serena semakin bingung. "Serena Eileen Evans. Will you be mine?"tanya Draco. Pewaris Malfoy bisa melhat semburat merah muncul diwajah Serena. Serena menganggukan kepalanya. "Si,Yes,oui,Ja,Da"jawab Serena dalam berbagai macam Bahasa.
