Disclaimer :
Naruto milik Masashi Kisimoto
High School DxD milik Ichiei Ishibumi
Summary : Uzumaki Naruto, Uzumaki Hinata, Namikaze Naruko dan Namikaze Menma, akhirnya bangkit kembali setelah 1000 tahun dan mendapatkan sebuah misi dari Tuhan untuk menciptakan sebuah kedamaian di dimensi lain yang penuh hal Supranatural dan mencari sumber energi di Dimensi lain, bagaimana perjalanan mereka.
Naruto : Second Chance In New Dimension
Pair :
Naruto x Hinata
Menma x Koneko
Naruko x Kiba
Issei x Harem ( Tsubaki, Momo, Kusaka, Xenovia, Irina )
Genre : Adventure, Fantasy, Sci-fi, dll
Rate : M
Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan, Overpower!Naruto, Doujutsu!Naruto, Susano'o!Naruto, Rikudo!Naruto, Godlike!Hinata, Godlike!Menma, Godlike!Naruko
" Halo " berbicara
' Halo ' batin
[" Halo "] Biju/Sacred Gear
[' Halo '] batin biju/ Sacred Gear
Note : Yosh! Kembali update!
Baiklah kita langsung saja penjelasan mengenai chap sekarang.
Akhirnya pertarungan yang di tunggu dimulai dan pencarian Misi berikutnya berlanjut kawan! Ayo kita baca bersama!
Open Fanfic : Lisa-Now and Future
imeeji wo ashita no mukou ini
( Gambar memperlihatkan Wajah Naruto dan Hinata yang melihat ke atas )
zutto zutto egaite ima boku wa
( Gambar di ganti dengan wajah Menma dan Naruko yang juga melihat ke atas )
te wo nobasu yo
( Lalu tiba-tiba gambar berubah menjadi cahaya terang )
( Lalu Gambar di ganti dengan judul cerita ini )
torimodosenai iiwake to
( Gambar di ganti dengan Gambar Naruto dari jauh yang di guyur hujan di suatu daerah yang sepi )
sunao ini narezu ini tsuranuita usotsuki
( Gambar di ganti Hinata yang juga di guyur hujan di teras rumahnya dan memandang langit yang menangis )
soredemo kimiga yasashii kara
( Gambar di ganti Asia yang memandang keluar dari jendela dengan pandangan khawatir )
chikuri itai mune uhitotsu dake wakatta yo
( layar kembali berganti dengan gambar setengah wajah Naruto yang perlahan menutup matanya dan layar terganti dengan semata Naruto yang membuka matanya kembali memperlihatkan mata barunya )
tomaranai utagai datte
( layar di gantikan gambar Menma dan Naruko dengan pedang mereka )
furiharatte boku dake
( Gambar di ganti Kelompok Rias, dan kelompok Sona)
shinjitsuzukete kureru
( Gambar di ganti para Maou dan Para Dewa )
kimi wo uragiritakunai kara
( layar di ganti dengan wajah lawan Naruto dalam kegelapan dan menyeringai keji, dan dari kegelapan terlihat mata merah menyala )
"kawaritai" koe ini shita kyou ga
( Layar menjadi Robekan silang san memperlihatkan Naruto yang tengah melawan Vali dan Ophis )
kitto kitto hajimari da, tte sa
( Gambar di ganti kembali dengan Hinata dan Asia yang melawan Toneri dan Kuroka )
boku no unmei wo koko kara
( Gambar kembali di ganti dengan Menma, Naruko dan Issei yang melawan Arthur, Kinshiki dan Bikuo )
dareka ga ushiro yubi sashite
( Gambar kembali berubah menunjukkan Kelompok Rias, Sona, Para Dewa dan Para Maou yang melawan pasukan Musuh )
nando nando azawarattemo
( lalu gambar kembali berubah memperlihatkan dari belakang Jubah Naruto yang berlari berkibar )
boku wa mayowanai
( Lalu kamera bergerak naik memperlihatkan Kaguya, Madara, Cao Cao dan Thirexa di atasnya )
what's? mistake?
( Gambar kembali berubah dengan gambar wajah mereka yang menyeringai menatap kebawah )
no! i still have time to change it, myself
( lalu gambar kembali berubah memperlihatkan Naruto beserta kelompoknya yang menatap ke atas, lalu gambar kembali berubah menjadi setengah mulut Naruto dan setengah badannya dan mulai memasuki mode Rikudonya )
all of me lead to now, and future...
( lalu Gambar memperlihatkan Naruto yang melesat sendirian dengan kencang dan mulai melompat ke arah Kaguya, Madara, Cao Cao dan Thirexa berada )
I believe
( Lalu layar menjadi Putih terang )
Note : Butuh Imajinasi level atas.
Baiklah kita mulai.
.
Chapter 26 : Adventure to the spirit realm
.
Other Natural
.
Terlihat di sebuah alam tak di ketahui terlihat pria berambut pirang saat ini tengah berdiri berhadapan dengan seseorang berambut putih tinggi dengan sayap putih besar dan tongkat cahayanya, wajahnya yang wibawa membuatnya terlihat gagah.
" Anda... Kami-sama? " gumam Pria berambut pirang panjang.
[" Selamat datang, kembali Naruto "] balas sang Kami sedikit membungkuk pada Naruto.
" K-Kami-sama, ke-kenapa kau melakukan itu, jangan lakukan itu ayolah, tidak pantas seorang dewa membungkuk pada Manusia " ujar pria bernama Naruto itu gelagapan.
[" Justru Harus, karena kau adalah Kami-sama, penganti diriku "] balas Kami-sama.
" Tidak! Tidak! Kami-sama itu hanya satu, yaitu Anda, aku tidak mungkin Kami-sama, Anda hanya memberiku jabatan sementara untuk menjaga dunia bawah " balas Naruto merasa tidak enak, mengatakan itu membuat Naruto menundukkan kepalanya " Tapi... Aku gagal melakukannya " gumam Naruto bersalah.
[" Tidak, kau belum gagal, para Bijuu mu tengah menyelamatkan Dirimu saat ini, dan akulah yang sengaja memanggilmu kesini "] balas Kami-sama menjelaskan, Naruto yang mendengar itu mendongakkan kepalanya menatap Kami-sama.
[" Saat ini, tubuhmu tengah di obati oleh para Bijuu, walau lambat tapi kau masih hidup saat kau di tusuk oleh Madara, dan saat itulah aku memanggilmu kesini, tapi... Tubuhmu saat ini seperti mati, karena jiwamu disini... "]
" Tunggu! Jika begitu, pasti yang lainnya Khawatir, aku tidak bisa melakukan itu, aku harus kembali! " potong Naruto cepat saat menyadari perkataan Kami-sama.
[" Tapi itu belum bisa, kau harus pergi ke dunia para jiwa roh, dan kau harus bisa mengalahkan Lima gerbang Jiwa, Jiwa penglihatan, Jiwa Penciuman, Jiwa pendengaran, Jiwa tubuh, dan Jiwa perkataan. Kelima Jiwa ini tengah di kuasai oleh kegelapan dan kau harus bisa mengalahkan mereka, setelah kau berhasil, kau harus melewati Jalur kegelapan "] jelas Kami-sama, Naruto yang mendengar perkataan Kami-sama hanya diam, saat ini dia tengah mencari kesimpulan dari perkataan Kami-sama [" Tapi, jalur kegelapan seperti labirin, kau harus bisa mencari kata kunci dari jalur itu, jalur itu banyak penderitaan dan yang lainnya, dan tujuanmu disana adalah membuat tempat itu seperti halnya suatu yang terikat bersama "] jelas Kami-sama kembali.
" Tunggu, memangnya, tempat seperti apa Jalur kegelapan itu? " tanya Naruto.
[" Seperti Kota mati, namun tidak ada cahaya sedikitpun di kota itu, maka dari itu Tempat itu di beri jalur kegelapan "] jawab Kami-sama
" Begitu, Baiklah akan aku coba " jawab Naruto pada akhirnya, jika masalah menyelamatkan sesuatu Naruto akan menerimanya karena dia tidak akan membiarkan sesuatu yang berbahaya meraja lela.
Sriiiiing!
Tak lama setelah itu tubuh Naruto'pun menghilang seperti kilat Cahaya meninggalkan Kami-sama sendirian.
.
.
Kediaman Naruto
12.00 PM
.
Sementara itu di kediaman Naruto, terlihat saat ini Menma tengah duduk di samping tubuh Naruto, Menma yang melihat tubuh Naruto hanya bisa tersenyum lirih.
" Kau memang baka, Otouto " gumam Menma.
[" Menma, dengarkan Aku "] Menma yang mendengar suara Kurama langsung tersentak dan fokus pada pikirannya [" Coba kau masuki Mode Senjutsu Kyubimu, dan rasakan pada tubuh Naruto "] pinta Kurama membuat Menma menaikkan alisnya.
" kenapa? " tanya Menma
[" Lakukan saja "] balas Kurama.
Menma yang mendengar itu menghela nafasnya dan mencoba melakukan apa yang di pinta Kurama, setelah memasuki modenya, Menma seketika tersentak saat merasakan sesuatu yang sangat tipis.
" Ini " gumam Menma lalu menggenggam tangan Naruto lalu mencoba memasuki Mind Scape Naruto.
.
Mind Scape Naruto
.
Setelah memasuki Mind Scape Naruto, Menma langsung mencari Naruto ke segala penjuru, dan di dia akhirnya menemukan Naruto berada di belakang jauhnya, dan dia juga melihat kesembilan bijuu tengah mengililingi Naruto dalam mode meditasi masing-masing.
Pandangan Menma terkunci pada Naruto yang duduk di tengah dengan posisi bermeditasi, Menma yang melihat Naruto ada di sana tidak bisa menahan air matanya dan berlari ke arah tubuh Naruto.
" Naruto! " teriak Menma begitu sampai di hadapan Naruto dan memeluk tubuh Naruto " Naruto, kau masih hidup bukan? " tanya Menma sambil terisak, namun tidak ada jawaban di sana. Menma yang merasa tidak ada jawaban melepas pelukannya dan melihat Naruto yang masih dalam posisi Meditasi.
" Kenapa?... Kenapa Naruto tidak menjawab pertanyaanku?... Apa dia hanya bayangan saja? " gumam Menma tidak mengerti.
[" Tidak, dia adalah Naruto, jiwanya saat ini tengah pergi ke suatu tempat, namun tubuhnya masih stabil, tubuh yang saat ini ada di kamar itu hanyalah tubuh kosong tanpa jiwa, Jiwanya saat ini tengah pergi ke suatu tempat, seperti ada yang memanggil jiwanya "] jawab Kurama di tubuh Menma, Menma yang mendengar itu melebarkan matanya tidak percaya.
" Tapi bagaimana bisa? " gumam Menma.
Deg!
Seketika Menma tersentak saat dirinya merasakan sesuatu dari luar
.
Mind Scape Naruto Off.
.
" Ada yang datang " gumam Menma melirik ke arah Pintu kamar Naruto.
.
Lantai Bawah
.
Sementara itu, di lantai bawah, saat ini Kelompok Rias tengah berkumpul bersama Hinata, Asia dan Naruko, mereka mencoba menghibur mereka tapi selalu gagal, ya... Mereka masih memikirkan tentang Naruto.
Saat asiknya, muncul pecahan lubang Dimensi di ruang tamu kediaman Naruto dan mengeluarkan sosok gadis dari sana., mereka yang melihat seseorang datang langsung bersiaga.
" Siapa kau? " tanya Rias tajam.
" Ano... Namaku Le Fay Pen Dragon, adik dari Arthur Pen Dragon " jawab gadis itu sambil membungkukkan badannya, semua yang mendengar itu tersentak saat salah satu keluarga dari musuh mereka datang ke hadapan mereka.
Wush! Grek!
Tanpa kedipan mata Issei sudah bergerak cepat ke arah Le Fay dan mencekik Le Fay, sementara Le Fay mencoba melepaskan cekikkan Issei.
" Kau! Akan aku bunuh Kau! " ucap Issei dingin pada Le Fay, sementara Le Fay mencoba menjelaskan tapi dirinya tidak bisa bersuara karena cekikkan Issei.
Buuagh!
Tanpa di duga, Menma muncul di hadapan Issei dan memukul pipi Issei hingga terseret kebelakang, Menma yang melihat tubuh Le Fay akan jatuh langsung menangkap Le Fay.
" Menma, apa yang kau lakukan!?, dia adalah Musuh!? Dia sudah membunuh Naruto!? Kita harus membunuhnya!? " teriak Issei keras pada Menma saat Menma membela Le Fay, sementara Menma hanya diam.
" Uhuk! Uhuk! A-Arigato, Menma-san " ucap Le Fay terbatuk karena cekikkan Menma.
" Bisa kau jelaskan kenapa kau ke sini? " tanya Menma setenang mungkin.
" Aku... Uhuk! Mohon uhuk! Uhuk! Maafkan Kakakku, sebagai gantinya aku akan membantu " jawab Le Fay masih terbatuk.
" Kenapa kami harus memaafkanmu!? Kau sudah membunuh Naruto, dan kau harus menerima perbuatanmu!? " balas Issei tidak terima.
" Tidak... Naruto-Oniisan, masih hidup " balas Le Fay, semua yang mendengar itu melebarkan mata mereka kecuali Menma yang sudah tahu, namun dalam hati, dia terkejut bahwa gadis di depannya mengetahui akan itu. Dan... Oniisan?.
" A-Apa? " gagap Hinata berliang air mata.
" Akan aku ceritakan... "
Flasback setelah Naruto tertusuk + Le Fay Pov
.
Pyaaarsh!
Setelah aku pergi dari tempat Naruto-nii bertarung, aku kembali ke tempat di tempat Naruto terbaring dengan pecahan dimensi aku langsung berlari ke tubuh Naruto-nii dan mencoba membantu Naruto-nii
Naruto yang merasakan ada seseorang di dekatnya, membuka matanya dengan susah payah, dan dia melihat gadis yang sepertinya dia kenal.
" Kau... " gumam Naruto lemah.
" Tenanglah Naruto-nii, aku akan membantumu, maafkan kakakku ya, aku tidak bisa membantumu saat itu " ujar aku mencoba membantu Naruto.
" Hehehe, Souka... Tidak apa, aku tahu kau melakukan itu karena kau takut akan kakakmu itu " balas Naruto terkekeh lemah.
Sriiiing!
Setelah itu tanpa di duga tubuh Naruto mulai bercahaya dan membuat aku sedikit menjauh dari Naruto, perlahan aku melihat Jiwa Naruto-nii keluar dari tubuhnya dan terbang ke langit.
Aku yang mendengar suara langkah kaki langsung bersembunyi dan menekan kekuatanku, dan tak lama setelah itu aku melihat kalian datang.
Aku yang melihat kalian datang langsung pergi dari sana menjauh dari kalian, takut kalian akan menyerangku.
Setelah jauh, aku berniat kembali kemarkas agar tidak membuat ke curigaan namun Entah karena apa, sesuatu menabrak wajahku, aku mengambil benda itu dan itu adalah sejaring kertas yang berisi tulisan, aku membaca tulisan itu dan aku terkejut membacanya, dengan cepat, aku menyimpan kertas itu dan kembali ke markas, dan bersiap untuk berbicara dengan kalian saat ini
.
Flasback Off+ Le Fay Pov End
.
Sreet!
Le Fay langsung mengeluarkan kertas yang dia bicarakan dan menyerahkannya pada Hinata, dengan perlahan Hinata mengambil kertas itu dan membaca kertas itu, setelah beberapa menit, Hinata melebarkan matanya saat membaca itu. Dan tak terasa kembali, air matanya kembali jatuh dari mata indahnya, bukan air mata kesedihan melainkan air mata kebahagiaan.
" Disitu tertulis, beritahukan pada keluarga Uzumaki, Namikaze dan semua teman dari Uzumaki Naruto, bahwa Uzumaki Naruto tengah bersamaku, dan jangan Khawatirkan dia. Dia baik-baik saja. Pertanda Kami-sama " Ujar Le Fay menjelaskan, semua yang mendengar itu terkejut akan apa isi surat itu, semua dengan bersama mencoba membaca surat itu dan memang benar apa yang di jelaskan Le Fay.
' Ternyata benar, pantas saja tubuh Naruto melakukan meditasi. Itu karena Jiwa Naruto saat ini ada bersama Kami-sama, tapi... Kenapa Naruto? ' batin Menma tidak mengerti.
" Lalu dimana dia sekarang? " tuntut Naruko pada Le Fay.
[" Menma kita bertukar tempat, biar aku yang menjawab itu "] pinta Kurama, Menma yang mendengar itu hanya mengangguk.
[" Dengarkan aku "] ucap Kurama yang ada di tubuh Menma, semua seketika menoleh ke arah Menma [" Saat ini Jiwa Naruto tengah pergi ke suatu tempat dimana Hanya Kami-sama saja yang tahu, agar kita bisa bertemu Naruto kita harus melakukan apa seperti yang Naruto lakukan "] ucap Kurama menjelaskan, namun semua belum mengerti maksud dari Kurama.
" Kau serius!? " teriak Issei tiba-tiba " Kau ingin kami mati!? "
[" BUKAN SEPERTI ITU OTAK MESUM! Maksudku, saat ini tubuh Naruto di alam bawah sadar, seperti melakukan Posisi Meditasi, dengan kata lain, Jiwa dan Pikirannya tengah menyatu dengan dunia gaib. Jika bisa kita akan melakukan hal yang sama dan mungkin saja kita bisa bertemu Naruto "] jelas Kurama terperinci, semua yang mendengar itu hanya mengangguk.
" lalu, bagaimana caranya kami masuk dalam alam bawah sadar Naruto-kun? " tanya Rias.
" Kita akan duduk di mana tempat Naruto sering berlatih lalu lakukan posisi Meditasi dalam bentuk melingkar, masalah Tempat Naruto, aku akan mengalirkan Chakraku ke tubuh Naruto agar koneksi kita bisa berjalan " jelas Menma yang sudah kembali ke tubuhnya. Semua yang mendengar itu saling berpandangan lalu mengangguk bersama.
' Anata bersabarlah, aku pasti datang ' batin Hinata menatap kertas di tangannya lalu menggenggam erat kertas itu.
.
.
Skip
.
Sraaaaaaash~
Saat ini, Menma, Naruko, Hinata dan yang lainnya, tengah mencoba melakukan seperti di rencanakan, mereka memilih tempat Air terjun halaman belakang karena di sanalah Naruto sering bermeditasi, semua sudah melakukan Posisi meditasi mereka saling berpegangan tangan agar saling terhubung bersama.
[' Baiklah saatnya mengalirkan Chakraku ke tubuh Naruto '] batin Kurama lalu menghentakkan tangannya.
Swuuuuuush~
Setelah itu dari tubuh Menma keluarlah Chakra Kyubi dan langsung melesat ke arah Kamar Naruto dan mengalirkan Chakranya.
Deg!
Seketika Konsentrasi Menma terganggu saat matanya merasakan sakit, dan dari pandangannya yang dia tutup, dia melihat sosok Naruto walaupun gambarannya pecah-pecah tengah berlari menuju suatu tempat yang hanya di ketahui olehnya.
' Naruto ' batin Menma terkejut.
[" Konsentrasi Menma! Kita akan berangkat "] ujar Kurama tiba-tiba, Menma yang mendengar itu langsung menutup matanya lalu kembali konsentrasi
Sriiiiiiiing!
Setelah itu tubuh Menma dan yang lainnya'pun mulai bercahaya dan beberapa menit setelahnya tubuh mereka'pun mengeluarkan Jiwa mereka dan mulai terbang ke langit menuju tujuan mereka.
.
.
Naruto Side
.
Tap! Tap! Tap!
Sementara itu di sisi Naruto, saat ini Naruto tengah berlari di suatu tempat yang luas dengan rumput-rumput Hijau, pandangan Naruto terus terkunci ke depan. Dan tak beberapa lama setelah satu jam berlari, akhirnya Naruto melihat sebuah Gerbang Besi besar di depannya.
' Di situ ya ' batin Naruto mempercepat larinya.
Tap! Tap!
Lari Narutopun berhenti setelah berhasil sampai di depan gerbang, dan dia melihat lambang mulut.
" Jadi ini Jiwa perkataan " gumam Naruto menatap gerbang di hadapannya dengan takjub
" Baiklah... "
.
.
.
" Ayo kita lakukan "
.
.
.
Music End : Yui – Life
Fix gitar
( gambar memperlihatkan rumput yang bergoyang di sinari cahaya matahari terbit )
Doro darake yo najime nai tokai de
Onaji you ni warae nai utsumuite aruita no
( Gambar Naruto yang membelakangi Kamera sambil menatap ke arah matahari terbenam di bawah pohon )
Isogi ashi de surechigau hito-tachi
"Yume wa kanai mashita ka?"
Atashi mada mogaite iru
( Gambar Hinata yang juga menatap ke arah matahari terbit di jendelanya dengan rambut melambai di kenai angin )
Kodomo no goro ni modoru yori mau
Ima wo umaku ikite mitai yo
Kowagari wa umare tsuki
( Kamera bergerak turun dengan Gambar di isi Menma, Naruko, Rias beserta kelompoknya, Sona dan juga kelompoknya hingga para Maou, begitu juga teman Naruto yang ada di dimensi lain, kecuali Asuna, Krista, Ayumi, dan Saeko )
Hi no atari basho ni dete
( Gambar di bagi empat persegi dengan gambar di kiri Asuna yang menatap bulan di atasnya di bawah pohon, di gambar kanan dengan Ayumi yang juga menatap bintang dengan tangan di belakang, Rias yang ada di ruangnya sambil menatap bulan dari jendela, dan Akeno yang juga menatap langit malam di kuilnya ).
Ryoute wo hirogete mita nara
( Gambar kembali di ganti dengan gambar di kiri Krista yang juga menatap malam di atas tembok dan Gambar di kanan dengan Saeko yang juga menatap malam di atas gedung dengan katana di pundaknya, Sona yang ada di ruang osisnya yang juga menatap keluar jendela melihat langit malam, dan Red yang berada di atas rumah-rumah yang juga menatap malam )
Ano
( Gambar kembali di ganti hingga sebatas wajah dengan Gambar kiri Asuna menoleh ke arah kamera dan gambar kanan begitu juga dengan Ayumi, Rias dan Akeno yang menoleh ke kamera )
Sora
( Gambar kembali di ganti dengan Krista dan juga Saeko, Sona dan Red yang juga menoleh ke kamera )
koete yukeru ka na?
( Gambar di ganti dengan wajah Naruto yang di sinari bulan tapi hanya setengah dan Naruto perlahan menutup matanya )
Nante omottanda
( lalu gambar kembali hanua di ganti dengan pipi Naruto yang teralir air mata )
Tobitatsu tame no tsubasa
( lalu Gambar kembali di ganti dengan tangan Asuna, Rias, Akeno dan Ayumi yang bergerak seperti ingin meraih sesuatu )
Sore wa mada mie nai
( Gambar kembali diganti dengan Gambar tangan Krista, Sona, Red dan Saeko yang juga melakukan hal yang sama )
Kantan ni ika nai kara ikite yukeru
( lalu gambar kembali di ganti dengan Hinata yang juga mengerakkan tangannya ke depan dan secara bersamaan Asuna, Ayumi, Rias, Sona, Akeno, Hinata, Krista dan Saeko yang memeluk tubuh Naruto )
Fix Gitar
( Gambar kembali di ganti dengan Pakaian Kitsune juga pedang Elucidator dan Dark Repulser yang menancap di sinari bulan )
.
TBC
Chapter berikutnya :
.
" Kumohon Izinkan Kami bertemu Naru-kun! "
" Apa yang kau lakukan Disini? "
" Heh! Sesuai namanya, kata-katamu memang sudah tidak suci lagi! "
" Hime, Daijoubuka? "
" Aishiteru Naru-kun "
" Aishiteru Mo Hime "
.
Selanjutnya Di Naruto : Second Chance In New Dimension, Chapter 27 : Gate Of Life Words and A Touching Meeting
.
Note : yosh! Kembali lagi kawan!?
Bagaimana ceritanya? Hoho terlalu cepat ya? Maaf mungkin di Chapter berikutnya akan lebih lama, karena pertualangan baru saja di mulai.
Dan di sini sudah jelas akan kematian Naruto. Dan itu bukanlah Sungguhan, karena Jiwa Naruto pergi ke suatu tempat, tapi tubuhnya tetap utuh.
Hmm~ aku harap kalian bisa mengerti walau saya menjelaskannya secara rumit.
Baiklah kita balas saja Review-Revie sesuai janji.
.
Ibiki Guru BP : Pertanyaan Anda telah terjawab
.
Just Me : Hmm~ benarkah? Tapi kenapa banyak yang suka? Baka!?
.
Zidane Lockhart : Arigato untuk Koreksinya.
.
Salsabilla12 : Hehehe, tenang saja Nee-san, dia baik-baik saja, dan untuk ke depan, mungkin Naruhinanya akan ada.
.
Arif : Tidak, Tidak dia masih hidup.
.
Muhammadsapril183 : Bisa saja, tapi aku sedang mencari lagu yang cocok untul Chapter depan karena Chapter depan Openingnya di ganti nanti.
.
Oppai Love : Itu akan terjawab setelah Chapter 27, dan di Chapter 28 – 31/32 memasuki Dunia Dimensi lainnya.
.
Kuro XI V IX : Ingatloh~ Walaupun Kuat tidak selamanya kuat bukan, apa lagi di lawan bersamaan oleh orang yang kuat, pasti kalah bukan, Naruto memang Kami-sama, tapi belum Kami-sama sesungguhnya.
.
Baiklah itu saja dari Chapter 24 – 26 review yang bisa saya jawab, yang terlalu banyak Flame lebih baik aku abaikan saja.
Baiklah, mungkin 2 – 5 hari Chapter berikutnya jadi sudah, dan semoga kira bisa bertemu kembali, walau lagi sakit-sakitnya.
Yosh, kalau begitu Saya Dedek undur diri, Matta Ashita~
.
Please Review
VXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXV
VXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXV
VXXXXXXXXXXXXXXXXXXXV
VXXXXXXXXXXXXXXXXV
VXXXXXXXXXXXXXV
VXXXXXXXXXV
VXXXXXV
VXXXV
VXV
V
