AN: Yoo reader sekalian, author balik lagi difict ini. Sory karena kelamaan updatenya soalnya gak ada waktu buat ngenet. Dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan (PS: author baru bolong sekali, untung gak ketauan ortu) ^_^ Yang terakhir Thanks buat semua yang udah review fict ini. Langsung aja mulai ceritanya. ENJOY IT!

GENRE: Adventure, Mystery, Friendship, Humor, Romance, Family, Sci-fi.

DESCLAIMER: Persona bukan punya saya, tapi atlus. Semua cerita dan oc difanfic ini dikarang sendiri sama Author juga asistennya (Adiknya)


CHAPTER 26: SUMMER FESTIVAL PART 2

-5 August 2015-

Wednesday

-Daytime

Place: Asahi Dorm

Hari ini, Tsuki hanya menghabiskan waktunya dengan tidak melakukan apapun dan hanya bermalas-malasan dikasur sambil menyalakan ac karena panas.

(AN: Wajar aja karena sekarang lagi musim panas dan itu hal yang hampir dilakukan tiap orang termasuk author. Apalagi author lagi puasa ^_^)

Tsuki: HAAAAHHHHHHHH... bosen, senpai pergi jadi nggak bisa ngapa-ngapain! Mau keluar mana panas lagi!

TTRRRRR...

TTRRRR...

Tsuki: Ngg...!

Tiba-tiba Handphone Tsuki yang diletakkan diatas meja sebelah komputer berdering dan Tsuki langsung mengambil Handphone nya dan menjawabnya.

Tsuki: Halo...

Voice: Halo Tsuki.

Tsuki: Reiko... ada perlu apa?

Reiko: Apa kau ada acara hari ini?

Tsuki: Nanti malam aku akan melihat kembang api dikuil sama senpai dan yang lainnya. Siang ini aku bebas, tapi aku lagi males keluar karena panas.

Reiko: Haha... jangan khawatir, siang ini aku nggak akan mengganggumu! Sebelum melihat kembang api, mau nggak ikut aku sama Teito jalan-jalan dikuil!

Tsuki: Huhh, kenapa nggak kamu berdua saja sama Akaba?

Reiko: Aku grogi kalau cuma berdua... kalau kamu ikut, ajak juga temen laki-lakimu ya!

Tsuki: Tapi aku nggak pakai yukata ya! Soalnya nggak tau cara pakainya.

Reiko: Nggak usah pakai yukata juga nggak apa, aku juga nanti nggak pakai!

Tsuki: Baiklah, aku ikut!

Reiko: Thanks, jam setengah delapan aku tunggu dikuil ya!

Tsuki: Okay.

TUUTTTT...

TUUTTT...

CKLEEK!

Tsuki menutup Handphone nya. Sesaat kemudian dia jadi teringat sesuatu.

Tsuki: (Harus ngajak temen laki! Hey wait... Taki-senpai lagi pergi sama Ayaka-senpai, Ryouka juga lagi pergi sama Hana...) *sigh*

Dipikiran Tsuki hanya ada satu orang laki-laki yang tersisa untuk diajak.

Tsuki: Cuma tersisa dia! (Aku juga nggak mungkin ngajak Gilbert untuk kesana kerena terlalu banyak orang)

PIIP!

PIP!

PIIP!

Tsuki membuka Handphone nya dan mulai menelpon seseorang.

TUUUUUT... TUUUUUT...

Setelah menunggu beberapa detik, akhirnya orang yang ditelpon Tsuki menjawab telponnya.

Voice: Halo Tsuki-chan... ada perlu apa?

Tsuki: Tomoya... apa kau bisa keluar hari ini?

Tomoya: WOOHO, kamu mau ngajak kencan ya!

Tsuki: (Ni orang bahaya banget!)

Tomoya: Tsuki-chan, kenapa diam?

Tsuki: Ng-nggak apa kok... hey, kalau tak salah kau punya adik kan!? Bisa kau ajak dia?

Tomoya: Maksudmu Tomoyuki?

Tsuki: Iya.

Tomoya: Kenapa nggak kita berdua saja?

Tsuki: Umm... sebenarnya aku diajak Reiko, dia bilang kalo ngajak kamu harus ngajak orang lain!

Dengan cepat Tsuki memberikan alasan.

Tomoya: Baiklah, akan kuajak adikku!

Tsuki: Thanks... nanti jam setengah delapan aku tunggu dikuil!

Tomoya: Okay.

CKLEEK!

Kemudian Tsuki menutup Handphone nya dan kembali bermalas-malasan dikasur.

-Evening

Place: Asahitaisha Shrine

Malamnya, Tsuki tiba dikuil dan bertemu dengan Teito dan Reiko. Mereka bertiga menunggu Tomoya dan adiknya yang belum datang. Tak lama kemudian, Tomoya datang dan menghampiri mereka bersama adiknya.

Tomoya: Yoo... Tsuki, Reiko, Teito!

Teito: Lama banget.

Tomoya: Sorry!

Reiko: Itu adikmu ya!

Tomoya: Yup.

Semuanya menatap seorang gadis berambut hitam panjang bergelombang yang berdiri disebelah Tomoya.

Tomoya sister: Perkenalkan... namaku Tomoyuki Itsuki, panggil saja Yuki!

Tomoyuki memperkenalkan dirinya pada Tsuki, Teito, dan Reiko sambil tersenyum.

Tsuki: Imutnya!

Teito: Yuki-chan, berapa umurmu?

Tomoyuki: Empat belas.

Reiko: Adikmu beda banget sama kamu.

Tomoya: Heyy...

Teito: Tomoya, apa benar dia adikmu? Nggak mirip sama kamu, dan warna rambut kalian beda!?

Reiko: Bener juga, warna rambutmu kuning sedangkan adikmu hitam!

Tomoyuki: Warna rambut nii-san kuning karena dicat! Warna aslinya hitam.

Tsuki: Huhh, ngapain rambutmu kamu cat!?

Tomoya: Suka-suka aku dong!

Kemudian Tomoyuki gantian bertanya pada Tsuki, Teito, dan Reiko.

Tomoyuki: Nama kakak-kakak siapa?

Tsuki: Sorry belum kenalan... aku Tsuki Hiiragi!

Teito: Teito Akaba, salam kenal!

Reiko: Reiko Ayanami, salam kenal!

Mereka bertiga tersenyum pada Tomoyuki.

Tomoyuki: Salam kenal juga.

Tomoya: Sekarang kita mau kemana?

Reiko: Kita jalan-jalan aja dulu disekitar sini... kembang apinya belum dimulai!

Tsuki: Okay, let's go!

Mereka berlimapun jalan-jalan dikuil dan terlihat Tomoyuki sedang mengobrol dengan Tsuki dibelakang Tomoya, Teito, dan Reiko.

Tomoyuki: Hiiragi-san, boleh aku panggil nee-san?

Tsuki: Boleh aja.

Tomoyuki: Yay...

Tomoyuki terlihat senang.

Tomoyuki: Aku boleh tanya sesuatu?

Tsuki: Tanya apa?

Tomoyuki: Apa pendapat nee-san tentang nii-san?

Tsuki: Emm, ngg... kenapa kau tanya seperti itu?

Tsuki yang bingung dengan pertanyaan Tomoyuki langsung bertanya kepadanya.

Tomoyuki: Habis nii-san membicarakanmu terus! Katanya nee-san ketua yang kuat!

Tsuki: Huhh... ketua?

Tomoyuki: Kata nii-san kakak ketua ACE ya!

Tsuki: !?

Langsung saja Tsuki kaget mendengarnya.

Tsuki: (Tomoya, kamu mau bocorin rahasia kita ya!)

Tomoyuki: Nee-san kenapa keget?

Tsuki: Nggak apa kok! Yuki-chan, apa aja yang kamu tau tentang ACE?

Tomoyuki: ACE klub extrakulikuler yang dibentuk nii-san kan! Katanya kakak-kakak semua main game online melawan Shadow ya!

Tsuki: Oh iya (Dasar Tomoya). Lalu Tomoya bilang apa lagi?

Tomoyuki: Katanya nee-san tomboy!

Tsuki: (Tomoya... awas nanti kamu)

Tomoyuki: Tapi nii-san suka tipe sewek yang kayak gitu dan katanya nii-san mau melamar nee-san begitu lulus nanti.

Tsuki: *blushing*

Perkataan polos Tomoyuki langsung saja membuat muka Tsuki menjadi semerah tomat.

Tomoyuki: Nee-san, tolong jangan bilang ke nii-san kalau aku bocorin ya! Soalnya Nii-san sendiri yang mau bilang begitu lulus nanti... dan aku doain semoga lancar biar nee-san jadi kakakku suatu hari nanti.

Tsuki: I-iya...

Tsuki menjawab dengan masih blushing.

Tomoyuki: Nee-san, boleh kapan-kapan kita main sama-sama?

Tsuki: Boleh aja.

Tomoyuki: Makasih nee-san.

TRINGGG...

Thou art I... And I am thou...

Thou hast established a new bond...

It brings thee closer to the source...

Thou shall be blessed when Copying skill

Persona or Shadow of the Hangedman Arcana

Tomoyuki Itsuki: Tomoya Sister

Social Link Hangedman

Rank 1

Tsuki: (Dapet lagi! Tapi nggak tau harus seneng atau nggak!)

Tsuki masih memikirkan kata-kata Tomoyuki dengan muka blushing tentang Tomoya yang ingin melamarnya.

Reiko: Tsuki, Yuki-chan, ayo cepat! Nanti tertinggal!

Tsuki: Iya.

Tsuki dan Tomoyuki segera menyusul Reiko, Teito dan Tomoya. Setelah selesai jalan-jalan dikuil, mereka duduk disalah satu tempat duduk kayu dikuil sambil menunggu sampai kembang api dinyalakan.

Tomoyuki: Hahh...

Tsuki: Kenapa Yuki-chan?

Semua melihat kearah Tomoyuki yang sepertinya kelelahan.

Tomoyuki: Aku haus!

Reiko: Tomoya, cepat belikan kami minum!

Tomoya: Kenapa harus aku!?

Reiko: Kau tak lihat adikmu sedang kehausan!

Tomoya: Maksudku kenapa kalian juga harus kubelikan minum?

Teito: Yahh, sekalian saja!

Tomoya: Ughhh... okay okay, tunggu sebentar!

Tomoya pun segera pergi membeli minuman disalah satu stand yang ada disana.

Tomoya: Dasar mereka, selalu manfaatin aku! Huhh...!?

Setelah selesai membeli minuman, Tomoya segera membawanya. Saat akan kembali, dia melihat Shuichi, remaja yang bertemu dengannya dan Tsuki kemarin dikuil. Terlihat dia sedang jalan berdua dengan seorang gadis yang memakai kacamata hitam dan topi untuk menyembunyikan rambutnya. Walaupun begitu, Tomoya seperti mengenal gadis yang bersama dengan Shuichi.

Tomoya: Bukannya dia Shuichi... hey wait, yang disebelahnya itu... Eri-chan!

Tomoya kaget karena gadis yang sedang jalan berdua dengan Shuichi adalah Eri Ogawa, seorang artis yang akan diperkenalkannya nanti pada Tsuki dkk.

(AN: Kalau nggak tau baca chapter 24)

Tomoya: (Kenapa Eri mau jalan sama orang nyebelin itu?)

Lalu tiba-tiba saja seseorang mengagetkannya dari belakang.

Voice: WOOIII.

Tomoya: Whoaa...

Tomoya yang terkejut segera membalikkan badannya dan ternyata yang mengagetkannya adalah Teito.

Tomoya: Damn, jangan ngagetin kayak gitu! Minumannya hampir tumpah tau!

Teito: Sorry, aku disuruh lihat keadaanmu karena nggak kembali juga! Kamu lagi lihat apa?

Teito segera melihat kearah belakang Tomoya.

Tomoya: Nggak ada kok! Bantu bawa minumannya!

Teito: Okay.

Tomoya segera memberikan setengah dari minuman yang dibawanya pada Teito. Setelah itu, mereka kembali pada Tsuki, Reiko, dan Tomoyuki yang sedang menunggu mereka.

Tomoya: Ini...

Setelah kembali, Tomoya dan Teito segera menyerahkan minumannya pada Tsuki, Reiko, dan Tomoyuki.

Tsuki: Thanks.

Teito: Kembang apinya belum mulai ya!

Reiko: Iya.

Kemudian terdengar suara memanggil mereka.

Familiar voice: Heyy, kalian!

Reiko: Sayaka...

Sayaka segera menghampiri mereka dengan memakai baju miko bersama seseorang gadis seusianya.

Tsuki: Siapa yang bersamamu?

Tsuki yang belum mengenalnya segera bertanya.

Teito: Kau belum kenal ya! Dia Naomi Furukawa, satu sekolah dengan kita, kelas 2-G dan anggota dewan siswa.

Tsuki: Jangan-jangan kau Furukawa yang mendapat peringkat 3 disekolah ya!

Naomi: Iya... kau pasti Tsuki Hiiragi!

Tsuki: Kenapa kau tau?

Naomi: Bukannya kau yang membantai...

Tsuki: *gasp* STOP!

Melihat Naomi akan mengucapkan hal yang tak ingin diingatnya saat pertama kali masuk klub kendo, Tsuki segera berteriak.

(Author note: Bagi yang tidak tau, baca chapter 7)

Tsuki: Jangan ingatkan aku lagi!

Tsuki segera mengeluarkan keringat dingin dan langsung saja Tomoyuki menanyakannya karena penasaran..

Tomoyuki: Nee-san kenapa?

Tsuki: Ngg-nggak apa kok!

Lalu Reiko melihat kearah baju miko yang dipakai Sayaka.

Reiko: Sayaka, kenapa kamu masih memakai baju miko itu?

Sayaka: Ibuku bilang selama perayaan ini aku harus pakai baju miko! Katanya buat menarik pengunjung.

Teito: Oya, keluargamukan yang mengurus kuil ini ya!

Sayaka: Iya.

Tomoya: Tapi kau terlihat manis dengan baju itu.

Tomoya mengatakannya sambil tersenyum.

Sayaka: Aku takkan terpengaruh pada senyum bodohmu itu. *deathglare*

Tomoya: Huh... tau aja.

All: *chuckle*

Tsuki: (Kalian semua jangan tertipu oleh Tomoya, dia belum mengeluarkan senjata andalannya)

Tsuki masih teringat senyum maut Tomoya yang dikeluarkannya kemarin membuat dirinya, Hana, dan Ayaka jadi blushing. Dan tak lama kemudian mereka mendengar lagi suara yang terdengar familiar memanggil mereka.

Familiar voice: Yoo...

Tomoya: Hana, Ryouka, Taki dan Ayaka-senpai...!

Takishima: Kalian semua juga disini!

Reiko: Sudah jelas kan! Kita mau lihat kembang api.

Kemudian mereka mendengar suara kembang api dan melihat keatas kuil.

SIUNNGGG... BLAARRRR...!

Teito: Hey, sudah dimulai.

Hana: Cantiknya.

Mereka melihat kembang api dengan berbagai macam warna.

SIUNGG... SIUNGG...SIUNGG...

BLARRR... BLARRR... BLARRR...

Tomoyuki: Untung aja aku datang!

Ayaka: Umm, siapa dia?

Ayaka menunjuk gadis yang berdiri diantara Tsuki dan Tomoya.

Tsuki: Dia Tomoyuki... adiknya Tomoya!

Hana: Kok nggak mirip sama kakaknya?

Tomoya: Kamu orang kedua yang ngomong kayak gitu!

All: *chuckle*

Tomoya: *sigh*

Malam itu pun mereka habiskan untuk melihat kembang api dikuil. Dan tak jauh dari mereka dan tanpa mereka sadari, Shuichi juga sedang melihat kembang api bersama dengan Eri. Dan juga tanpa mereka berdua sadari, terlihat seseorang memperhatikan mereka berdua sambil melihat kembang api. Setelah selesai, Tsuki dkk pulang kerumah masing-masing. Dan mereka hampir tak menyadari besok sudah waktunya Full Moon datang.

-6 August 2015-

Thusday

-Midnight

Place: Asahitaisha Shrine

Malam itu, Tsuki dkk berkumpul dikuil untuk bersiap melawan Shadow.

Tomoya: Huhh, kenapa kita harus kekuil? Bukannya kita sudah ngalahin Medusa!

Takishima: Ini cuma buat jaga-jaga saja!

Tsuki: Sudah waktunya... senpai!

Tsuki melihat kearah Ayaka dan Ayaka tau yang dimaksud Tsuki.

Ayaka: Okay.

SRINGGG...

Persona Card muncul didepan Ayaka.

CRINGGG...

Ayaka: Persona, Urd! Enemy Radar!

Ayaka memecahkan Persona Card nya dengan kedua tangannya dan mengeluarkan Urd yang langsung memasukkan Ayaka kedalam gaunnya untuk melacak keberadaan Shadow. Sementara itu, dua sosok berjubah hitam sedang mengintai mereka dari balik pepohonan.

Hooded-man: Aku kira dengan mereka menghabisi Medusa mereka akan berhenti!

Hooded-girl: Tenang saja... aku sudah dapatkan target selanjutnya.

Hooded-man: Tinggal dua lagi tujuan kita tercapai.

Hooded-girl: Ya... Tolong buat sibuk mereka!

Hooded-man: Baiklah!

Kemudian kedua sosok berjubah hitam itu lenyap. Dan tak lama kemudian, Ayaka mendeteksi keberadaan Shadow.

Ayaka: Ada satu Shadow Musha dihutan!

Tomoya: *sigh* kita mulai lagi!

Ryouka: Nggak usah ngeluh.

Setelah itu Ayaka mendeteksi lagi keberadaan Shadow.

Ayaka: Shadow Eagle didekat jalan menuju kota!

Takishima: Tsuki...

Semua melihat kearah Tsuki menunggu perintah.

Tsuki: Tomoya, Hana... kalian hadapi yang menuju kota, aku dan Ryouka yang menangani dihutan. Taki-senpai, tetap disini bersama Ayaka-senpai!

All: Okay.

Tsuki, Tomoya, Hana, dan Ryouka berpencar dan bersiap melawan Shadow. Sementara itu, Takishima menjaga Ayaka dikuil.

Takishima: Mereka pergi... aku juga ingin ikut bertarung!

Ayaka: Sabar saja. Huhh!?

Takishima: Ada apa?

Ayaka: Takishima menghindar...

BRUAKK...!

Tiba-tiba sesosok bayangan menyerang Takishima.

Takishima: *dodge* Whoaaa!?

Dengan cepat Takishima menghindari serangan sesosok Shadow Minotaur yang muncul tiba-tiba dihadapan mereka berdua.

Takishima: Sepertinya dia lawanku!

Ayaka: Be carefull!

Takishima: Okay.

TO BE CONTINUE

CHAPTER 26 END

NEXT

CHAPTER 27: BROTHER AND ME


AN: Chapter 26 cukup sampai disini. Sory kalo ada reader yang bingung karena mulai banyak oc yang muncul mulai summer holiday ini, penjelasannya akan author bahas dichapter selanjutnya.

(PS: Chapter ini dibuat author waktu minggu tanggal 5 agustus kemarin sama kayak tanggal difict ini dan juga author dalam keadaan yang sama kayak Tsuki, yaitu sedang bermalas-malasan dikamar karena diluar panas banget dan lagi puasa -^_^-)