Previous Chapter …

.

.

"M-mwo?" ucap Seohyun terbata. "J-jadi… Dia itu… Aish! Pabbo!" umpat Seohyun sambil membalikkan badannya, meninggalkan koridor tersebut.

.

.

.

~ FALL IN LOVE ~

.

By Mei Hyun15

Genre :

Romance

Disclaimer :

Saya hanya meminjam nama mereka. Fict ini milik saya dan murni hasil imajinasi saya.

Rate : T

Warn : genderswitch, gaje, typo(s), abal, aneh dsb

!DON'T LIKE, DON'T READ!

.

.

Enjoy reading ^^

.

.

~ Chapter 25 ~

.

.

"Hahahahaha…" gelak Sungmin dan Kyuhyun bersamaan setelah mereka berada agak jauh dari tempat Sungmin dan Seohyun bertengkar tadi.

"Kau benar-benar keren Min-ah! Aku menyukai gaya sok-mu tadi" ucap Kyuhyun sambil menepuk bahu Sungmin. "Tapi kau ini jahil sekali... Sejak kapan kau menjadi asisten songwriter?" goda Kyuhyun sambil melirik Sungmin jahil.

"Habisnya… Dia itu menyebalkan sekali dan rasanya dia benar-benar tidak punya malu. Aku jadi sangat bersemangat mempermalukannya tadi" kikik Sungmin geli saat mengingat kejadian yang baru saja dialaminya tadi. "Biar saja aku mengaku seperti itu... Toh aku tidak menyebutkan namaku... Margaku dengan Hyukkie kan sama" jawab Sungmin cuek.

"Hahahaha…. Kau ini benar-benar—"

Drrtt… Drrtt… Drrtt…

Tiba-tiba ponsel di saku celana Kyuhyun bergetar.

"Ah! Chakkaman" ucap Kyuhyun sebelum menerima panggilan di ponselnya.

"Yeoboseyo"

"Yeoboseyo Kyu" sahut seseorang.

"Ahh… Yesung hyung… Wae?"

"Kau dimana? Cepat kembali ke ruang latihan kita"

"Nde, aku akan segera kesana" ucap Kyuhyun sebelum memutuskan panggilan dan memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku celananya.

"Kajja Min! Kita harus cepat-cepat kembali" ucap Kyuhyun sambil menarik tangan Sungmin.

-000-

"Hyung" panggil Kyuhyun saat melihat semua rekan-rekannya di Super Junior bersama Heechul, Eunhyuk, Kibum dan Ryeowook berada di dalam ruang tersebut.

"Darimana saja kau?" tanya Yesung dengan nada sedikit marah pada Kyuhyun.

"Mianhae… Tadi aku ada sedikit urusan. Wae?" tanya Kyuhyun pada Yesung.

"Penampilanmu dan Sungmin akan dimulai sekitar 10 menit lagi. Bagaimana aku tidak panik jika kau dan Sungmin belum datang kesini?" ucap Yesung masih dengan nada sedikit marahnya yang membuat Kyuhyun sedikit menundukkan kepalanya karena merasa bersalah.

"Eung... Oppa... Latihannya..." ucap Sungmin sedikit ragu sambil menggigit bibir bawahnya.

"Haahh... Kurasa kalian bisa latihan sebentar sebelum kalian naik ke atas panggung" Yesung menghela nafasnya sambil menatap Sungmin. "Lihat! Kau tahu kan kalau Sungmin baru pertama kali berpartisipasi dalam acara seperti ini?" Yesung kembali menatap Kyuhyun.

"Ne hyung… Mianhae…" ucap Kyuhyun lagi dengan kepala yang menunduk semakin dalam.

"Oppa... Sudahlah..." Ryeowook yang tidak tega tiba-tiba maju mengelus punggung Yesung. "Lebih baik biarkan mereka berlatih daripada membuang-buang waktu dengan cara seperti ini" ucap Ryeowook bijak.

"Kau benar" angguk Hankyung sambil menepuk bahu Ryeowook. "Bagaimana kalau latihannya di dekat backstage saja? Kurasa kalau latihan disana tidak apa-apa. Lagipula waktu yang tersisa tinggal 10 menit kurang, kalau latihannya disini aku takut kalau nanti kalian akan terlambat naik ke stage 2 sampai 3 menit" saran Hankyung pada Kyuhyun dan Sungmin.

"Ne… Baiklah… Kita akan latihan disana" ucap Yesung menyetujui saran Hankyung.

-000-

"Memangnya apa yang ingin kau katakan padaku?" tanya Sungmin dengan wajah penasarannya pada Kyuhyun.

Mereka berdua baru saja selesai melakukan pemanasan dan berlatih sebentar. Dan kini mereka sedang berdiri di belakang tirai panggung untuk menunggu giliran perform mereka.

Kyuhyun tersenyum menanggapinya. "Akan kukatakan setelah melihat hasil penampilan kita nanti" ucap Kyuhyun sambil tersenyum penuh arti tanpa menatap Sungmin.

"Mwo?"

"Bukankah aku berjanji akan mengatakannya padamu kalau kau berhasil membawakan lagu ini dengan sangat baik? Jadi, berusahalah dengan sebaik mungkin supaya perform kita ini berhasil" ucap Kyuhyun sambil tersenyum dan melirik Sungmin sekilas.

"Tapi—"

"Sssttt… Kalau kau berhasil, kau akan tahu nanti. Kajja!" ucap Kyuhyun sambil menggandeng tangan Sungmin untuk maju ke depan panggung.

Sungmin menatap Kyuhyun heran. Namun ia cepat-cepat melupakan percakapan antara dirinya dengan Kyuhyun tadi dan fokus pada lagu yang akan mereka berdua nyanyikan.

-000-

Prok, prok, prok, prok, prok

Tepuk tangan meriah dari penonton mengakhiri penampilan menakjubkan Kyuhyun dan berdua berhasil membawakan lagu Lovely Day tersebut dengan sangat baik. Hal tersebut terbukti dari banyaknya penonton yang melakukan standing applausesekeras mungkin untuk mereka berdua.

"Haaahh… Akhirnya…" desah Sungmin lega saat melihat respon penonton terhadap penampilannya bersama Kyuhyun tersebut.

"Daebak! Kita berhasil!" bisik Kyuhyun pelan pada Sungmin.

"Lalu... Yang mau kau katakan padaku itu..."

Chu~

"Datanglah ke taman yang ada di belakang gedung ini. Aku akan menunggumu disana. Lalu aku akan mengatakan semuanya padamu" bisik Kyuhyun pada Sungmin setelah mengecup sekilas pipi kanan Sungmin.

"Mwo?" kaget Sungmin yang menerima perlakuan tiba-tiba Kyuhyun. Pipinya mendadak bersemu merah.

Dengan perasaan malu yang menghinggapi hatinya, Sungmin memberikan penghormatan terakhirnya di atas panggung bersama Kyuhyun, sebelum ia dan Kyuhyun meninggalkan panggung tersebut dan kembali ke backstage.

-000-

"Mwo? Apa-apaan dia tadi? Ke-kenapa dia menciumku?" gumam Sungmin pelan sambil memegangi kedua pipinya yang terasa panas karena rasa malu yang ia rasakan.

Ia baru saja kembali dari backstage menuju ke ruangan yang memang disediakan untuk beristirahat. Ia benar-benar kaget dengan hal yang baru saja dialaminya.

"Minnie!" teriak Donghae bersemangat sambil berlari ke arah Sungmin.

"Do-Donghae oppa?" kaget Sungmin yang menerima pelukan tiba-tiba dari seorang Lee Donghae yang kelewat excited.

"Kau berhasil Min-ah! Daebak!" seru Donghae sambil mengeratkan pelukannya pada Sungmin.

"Ah! Ne…Tapi kumohon oppa… Sesaaakk~" rengek Sungmin yang merasa sangat sesak karena Donghae memeluknya terlalu erat.

"Ah! Mianhae" ucap Donghae sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"Yak! Hae! Jangan terlalu heboh seperti itu. Bagaimana nanti kalau ada yang mengamuk melihat hal itu?" celetuk Siwon tiba-tiba.

"Mwo?" Apa maksudmu?" tanya Yesung tak mengerti.

"I-itu… Ahh… Sudahlah… Nanti juga kau tahu sendiri hyung. Tunggu saja berita bahagianya nanti" sahut Siwon sambil menyunggingkan senyum penuh arti.

"Maksudnya?" tanya Ryeowook polos.

Eunhyuk menyikut pelan pinggang Ryeowook sambil mengedipkan matanya.

"Oohh… Ne…" ujar Ryeowook sambil mengangguk imut. Ia baru sadar ke mana arah pembicaraan mereka ini.

Hankyung dan Heechul menggeleng pelan melihat tingkah dongsaengdeulnya yang saling melempar kode dengan gerakan tangan, senyuman ataupun kedipan mata mereka.

"Minnie chagi" panggil Heechul pelan.

"Ne eonnie?" sahut Sungmin.

"Apa kau tidak melupakan sesuatu?" pancing Heechul pada Sungmin.

"Melupakan sesuatu?... Apa?" tanya Sungmin polos sambil mengerjapkan matanya.

"Minnie…Kyuhyun mana?" kali ini Donghae mencoba memancing ingatan Sungmin.

Yeah… Heechul, Donghae, Siwon, Ryeowook dan Eunhyuk memang tahu rencana Kyuhyun setelah ini. Sedangkan Hankyung yang mengetahui rencana ini secara tak langsung lebih memilih untuk diam. Ia memang tidak ingin ikut campur dalam masalah pribadi dongsaeng-nya. Yesung dan Kibum? Tentu saja mereka hanya bisa diam menyimak pembicaraan kelima orang tersebut. Karena pada dasarnya mereka tidak mengetahui apapun mengenai rencana ini.

"Kyuhyun?" Sungmin mengerutkan keningnya sambil mencoba mengingat-ingat sesuatu. "Ah!" sentak Sungmin kaget. "Annyeong yeorobun… Aku pergi sebentar" pamit Sungmin sebelum ia bergegas keluar dari ruangan tersebut.

"Khkhkhkhkhkh" Siwon, Donghae, Ryeowook, Eunhyuk dan Heechul terkikik geli melihat ekspresi Sungmin barusan. Sementara Hankyung hanya bisa menggeleng pelan melihat tingkah mereka. Yesung dan Kibum? Mereka tidak tahu apa-apa, jadi mereka hanya bisa mengangkat kedua bahu mereka tak mengerti.

-000-

Sungmin berjalan cepat menuju ke taman yang dimaksud oleh Kyuhyun tadi. Kedua tangannya tertaut, saling meremas resah.

"Ahh… Aku benar-benar lupa! Ini sudah lewat 15 menit" gumamnya sambil terus melangkahkan kakinya.

Sungmin akhirnya tiba juga di taman tersebut. Kini pandangannya menerawang ke segala penjuru taman untuk menemukan sosok Kyuhyun yang mungkin masih menunggunya.

"Sungmin-ah, kau kah itu?" ucap suara seseorang yang terdengar tidak terlalu jauh dari tempat Sungmin beridiri.

"Kyu?" panggil Sungmin cukup keras.

"Aku disini" ucap Kyuhyun yang tengah duduk tak jauh dari tempat Sungmin berdiri.

"Ada apa?" tanya Sungmin saat ia mendudukkan dirinya di samping Kyuhyun. "Tidak biasanya kau mengajakku hanya berdua saja untuk membicarakan sesuatu" tambah Sungmin.

"Mmm… Ani… Hanya—Ahh… Sudahlah" ucap Kyuhyun ragu. Ia benar-benar gugup saat ingin mengatakan yang sebenarnya pada Sungmin.

"Kau ini aneh sekali" celetuk Sungmin sambil membenahi dress yang dikenakannya.

10 menit telah berlalu... Mereka berdua hanya berdiam diri... Sibuk dengan pikiran masing-masing, hingga akhirnya Sungmin memecah keheningan diantara mereka.

"Kau bilang, kau ingin mengatakan sesuatu padaku... Kau bilang, kau ingin mengatakan rahasiamu padaku... Tapi nyatanya, sampai saat ini kau malah mendiamkanku seperti ini" dengus Sungmin kesal sambil melipat tangannya di depan dada dan mengerucutkan bibirnya.

"Mmm… Itu… Aku…" ucap Kyuhyun ragu.

"Apa?" tanya Sungmin tak sabaran.

"Itu… Aku…"

"Isshh… Lama sekali… Ayo cepat katakan padaku!" kesal Sungmin sambil menatap Kyuhyun tajam.

"Ahh… Itu… Sebenarnya… Umm…" ucap Kyuhyun terbata-bata. Ia melirik Sungmin sekilas, lalu beranjak dari duduknya. Mendekat ke arah Sungmin dan berdiri di depannya.

Sungmin hanya menatap Kyuhyun dengan pandangan bingung. Ia benar-benar tidak mengerti dengan sikap aneh Kyuhyun yang tiba-tiba seperti ini.

"Umm… Kyu… Sebenarnya kau mau ap—"

Sret!

Tiba-tiba Kyuhyun menjatuhkan tubuhnya tepat di depan Sungmin sambil menundukkan kepalanya.

"Ah! Kyu! Gwenchanayo?" pekik Sungmin kaget. Ia hendak berdiri untuk mengecek keadaan Kyuhyun, namun Kyuhyun menahan kedua tangan Sungmin.

"Min-ah…" gumam Kyuhyun pelan.

"N-ne?" sahut Sungmin terbata sambil menatap Kyuhyun dengan pandangan khawatir.

"Would you like to be my girlfriend?" gumam Kyuhyun pelan.

"M-mwo?" kaget Sungmin dengan mata membulat.

Meskipun Kyuhyun mengatakannya dengan sangat pelan, namun Sungmin masih bisa mendengarnya dengan sangat jelas, mengingat betapa dekatnya jarak diantara mereka berdua.

"Kutanya sekali lagi" ucap Kyuhyun sambil menengadahkan kepalanya secara perlahan untuk menatap wajah sang pujaan hati yang kini menatapnya dengan pandangan bingung. "Would you like to be my girlfriend?" ulang Kyuhyun sambil menatap Sungmin dengan pandangan teduh nan lembut miliknya sambil menyunggingkan senyuman tulusnya.

"K-kau… Serius…?" tanya Sungmin ragu sambil menatap wajah Kyuhyun dengan pandangan takut-takut.

"Aku serius… Sangat serius… Saranghae Lee Sungmin… Jeongmal…" ucap Kyuhyun sambil mengecup kedua tangan Sungmin yang di genggamnya.

Sungmin tidak meresponnya. Namun—

"Hiks… hiks…" Tiba-tiba isakan demi isakan keluar dari bibir Sungmin.

Kyuhyun yang tampak terkejut mendengarnya segera mendongakkan kepalanya untuk melihat keadaan Sungmin.

Sungmin menangis… Matanya terpejam dan kepalanya menunduk dalam. Bahkan air matanya sudah membuat aliran kecil di kedua pipi putihnya.

Kyuhyun yang sangat cemas dengan keadaan Sungmin segera duduk disamping Sungmin dan mengelus kedua bahu yeoja itu dengan sangat lembut. "Min-ah… Waeyo? Kau sakit eoh? Kuantar pulang ne?"

Sungmin hanya menggeleng pelan dan menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Tubuhnya semakin bergetar, namun isakannya sudah tak terdengar lagi. Ia menangis dalam diam.

"Min-ah… Jebal... Jangan seperti ini... Katakan padaku apa yang telah membuatmu menangis seperti ini. Apa aku telah menyakiti perasaanmu? Apa kau terganggu dengan ucapanku baru—"

"Ani…" ujar Sungmin lirih.

"Lalu kau kenapa?" tanya Kyuhyun sambil merengkuh tubuh mungil Sungmin dalam pelukannya. "Jebal… Katakan padaku… Jangan membuatku khawatir seperti ini" Kyuhyun mengelus lembut punggung Sungmin, berharap agar yeoja itu bisa merasa lebih tenang dan segera menghentikan tangisannya itu.

Sungmin kemudian melepaskan dirinya dari pelukan Kyuhyun dan mengusap air matanya. Sepertinya yeoja ini sudah merasa lebih tenang dan bisa mengontrol emosinya sekarang.

"Kau tahu impianku selama 3 tahun belakangan ini?" ucap Sungmin dengan wajah tertunduk.

Kyuhyun yang tidak terlalu tahu tentang kehidupan yeoja yang duduk disampingnya tersebut hanya bisa diam mendengarkan ucapan yeoja tersebut.

"Tiga tahun yang lalu adalah masa-masa sulitku… Begitu sulit hingga hampir membuatku menyerah untuk melanjutkan hidupku di negara ini" ujar Sungmin pelan.

"Tiga tahun yang lalu aku terjebak dengan perasaan cintaku pada orang itu… Kim Kangin… Sangat terjebak malah… Takdir selalu mempermainkanku… Mempermainkan hidupku… Mempermainkan perasaanku… Dan aku hampir saja menyerah akan hal itu. Aku hampir meninggalkan Seoul untuk ikut tinggal bersama keluargaku di Jepang" lanjut Sungmin lagi.

"Sampai akhirnya Heechul eonnie mengenalkan kalian padaku… Ya… Dia sangat mengerti aku, melebihi umma-ku sendiri" Sungmin menengadahkan kepalanya sebentar, lalu menunduk lagi.

"Sejak pertama kali aku mengenal lagu kalian, aku langsung jatuh hati… Suara kalian benar-benar bagus… Sangat menyatu dan aku tahu kalau kalian berusaha untuk menghayati dan menikmati lagu-lagu yang kalian nyanyikan dengan baik" ucap Sungmin sambil tersenyum.

"Lagu apa itu?" tanya Kyuhyun penasaran.

"Bonamana… Lagu kalian yang pertama kali kudengar… Kalian memang memakai efek suara, tapi itu sama sekali tidak menutupi keindahan suara asli kalian yang kompak itu" puji Sungmin sambil melirik Kyuhyun sekilas.

"Lalu?" sahut Kyuhyun.

"Hmm… Sejak itu aku langsung meminta semua lagu kalian pada eonnie. Yah… dia setahun lebih dulu menyukai kalian bila dibandingkan denganku. Lalu, eonnie juga memperlihatkan music video kalian dan dia bilang padaku kalau dia adalah seorang Gengfans, fans Hankyung oppa"

Kyuhyun hanya mengangguk mendengar penuturan Sungmin.

"Awalnya aku menyukai Yesung oppa dan berniat menjadi seorang Clouds karena aku sangat mengagumi tekhnik bernyanyinya... Namun beberapa hari setelah itu, aku baru sadar kalau itu hanya perasaanku saja. Karena sejak awal aku menonton MV kalian, hatiku sudah tertarik pada seseorang diantara kalian"

Kyuhyun mengernyitkan dahinya. Tiba-tiba saja perasaannya menjadi tidak enak. Ia merasa takut… Sangat takut… Ia begitu mencintai yeoja ini, namun hatinya terasa sakit saat mendengar Sungmin menceritakan sosok yang diidolakannya dalam sebuah grup dimana ia sendiri bergabung di dalamnya.

'Apa-apaan ini? Kenapa malah disaat-saat seperti ini? Kenapa harus disaat aku baru saja memintanya untuk menjadi yeojachingu-ku?' batin Kyuhyun dalam hati sambil memandang Sungmin dengan pandangan sedih.

"Kau tahu? Namja itu sangat menarik perhatianku. Dan dengan perlahan aku mulai bisa mengurangi rasa cintaku pada Kangin dengan menjadikan namja di grup kalian itu sebagai idolaku. Dan aku sangat berterima kasih karena hal itu" ucap Sungmin ringan sambil menghembuskan nafasnya.

Kyuhyun hanya diam, tidak menanggapi sama sekali. Dirinya masih berkutat dengan segala pemikiran buruk yang ada di pikirannya saat ini.

'Siapa yang kau maksud?... Kau yang sekarang sudah benar-benar lepas dari Kangin… Lalu, apakah saat ini kau mencintai salah satu dari kami? Namja yang kau idolakan itu?' batin Kyuhyun lagi dalam hati.

"Memang aku masih mencintai Kangin. Tapi setidaknya dengan mengidolakan namja itu, semua waktu yang biasanya kuhabiskan untuk memikirkan Kangin jadi teralih untuk memikirkan namja itu" ucap Sungmin riang sambil mengayunkan kakinya yang terjuntai ke bawah.

"Lalu sampai suatu hari aku benar-benar melihat namja idolaku itu dengan mataku sendiri dari jarak yang sangat dekat… Awalnya aku begitu terkejut dan merasa deg-degan… Tapi semua rasa itu langsung lenyap seketika saat menyadari bahwa namja itu begitu bodoh dan sangat menyebalkan!" Sungmin menggembungkan pipinya saat mengingat-ingat momen itu.

Sungmin menatap Kyuhyun sekilas lalu menyunggingkan senyumnya saat menyadari bahwa namja yang duduk disampingnya tersebut sedang melamun.

"Kyu" panggil Sungmin sambil menepuk pelan bahu Kyuhyun.

"E-eh… Ne… Lanjutkan saja… Aku mendengarnya" ucap Kyuhyun dengan nada kikuk dan ekspresi anehnya yang terlihat sangat lucu di mata Sungmin.

"Tapi dibalik itu semua dia adalah namja yang manis... Aku tahu kalau dia selalu baik hati padaku dan selalu memperhatikanku. Dan aku sangat suka itu hingga aku merasa kalau kehidupanku saat ini benar-benar hanya mimpi… Tidak nyata…" ucap Sungmin sambil tersenyum.

'Pasti Donghae hyung...' lirih Kyuhyun dalam hati sambil menatap Sungmin dengan pandangan sedihnya.

"Namja itu sudah membuatku benar-benar melupakan perasaan cintaku pada Kangin sekarang dan malah beralih padanya. Aku benar-benar bahagia dan sangat berterima kasih pada namja itu" ucap Sungmin sambil menundukkan kepalanya lagi.

"Mm… Maksudmu… Kau… Kau mencintai namja itu?" tanya Kyuhyun ragu.

"Hmm…" gumam Sungmin sambil menganggukkan kepalanya. "Saat ini… Aku mencintainya" jawab Sungmin.

"Hhh… Arraseo…" gumam Kyuhyun sambil menunduk lesu.

"Wae?" tanya Sungmin tak mengerti. Ia bingung melihat perubahan raut wajah Kyuhyun saat ini.

"Haahh… Kau ini menyebalkan sekali… Kenapa disaat-saat seperti ini kau malah menceritakan tentang perasaanmu pada namja itu? Kenapa tidak bilang dari awal padaku?"

"Eh? Maksudmu?" Sungmin mengerutkan dahinya sambil menatap Kyuhyun.

"Kalau saja kau mengatakannya sejak awal, aku tidak perlu merasa se-malu dan se-sakit ini…" lirih Kyuhyun pelan sambil menunduk dalam.

Sungmin mengernyit bingung saat mendengar lirihan namja yang duduk disampingnya tersebut. "Kau kenapa? Kenapa ekspresimu seperti itu?" tanya Sungmin pada Kyuhyun.

"Haahh… Sudahlah… Aku tidak apa-apa… Gwenchana… Chukkae! Akhirnya kau bisa membuka hatimu lagi dan bisa merasakan cinta yang baru. Aku turut senang mendengarnya" ucap Kyuhyun dengan nada bicara yang dibuat se-riang mungkin.

"Kyu"

"Oh iya… Mengenai ucapanku di awal tadi aku—"

"Kyu"

"—ah… Tolong lupakan saja yang tadi itu. Tidak usah kau pikir—"

"YAK! CHO KYUHYUN!"

Kyuhyun langsung bungkam seketika saat mendengar teriakan Sungmin.

"Ada apa?" tanya Kyuhyun sambil mengernyitkan dahinya.

"Kenapa kau berbicara seperti itu?" tanya Sungmin balik.

"Aku… Aku hanya tidak ingin kau terganggu dengan ucapanku ta—"

"Memangnya siapa yang terganggu dengan ucapanmu?" potong Sungmin.

"Eh? Maksudmu?" Kini giliran Kyuhyun yang bingung dengan pertanyaan yang Sungmin lontarkan padanya.

"Haahh… Tadi kau menanyakan 'Would you like to be my girlfriend' padaku kan? Tapi kenapa sekarang kau malah menyuruhku untuk melupakannya? Sebenarnya maumu itu apa?" tanya Sungmin kesal.

Kyuhyun mematung sejenak dengan wajah bingungnya. Pikirannya benar-benar kacau saat ini hingga otaknya kurang bisa mencerna setiap ucapan yang Sungmin lontarkan padanya dengan baik.

Sungmin yang menyadari keadaan Kyuhyun saat ini hanya bisa tersenyum kecil.

"Nado saranghae Cho Kyuhyun"

Cup!

Sungmin berbisik pada Kyuhyun lalu mengecup sekilas pipi kanan Kyuhyun.

Kyuhyun yang mendapati perlakuan Sungmin yang sangat tiba-tiba itu terperangah kaget dan menatap Sungmin dengan pandangan tak percaya.

"Su-Sungmin-ah… Kau…"

"Ne… Aku mau menjadi yeojachingu-mu" ucap Sungmin sambil tersenyum manis pada Kyuhyun.

"Jinjja?" tanya Kyuhyun tak percaya.

"Hm" gumam Sungmin sambil mengangguk pelan.

Kyuhyun yang terlihat sangat bahagia atas jawaban Sungmin tersebut segera memeluk tubuh mungil yeoja tersebut sambil mengucapkan kata 'saranghae' berkali-kali hingga terdengar suara seseorang menginterupsi kegiatan pasangan baru tersebut.

"Ehem ehem"

Sontak Kyuhyun melepaskan pelukannya pada Sungmin dan keduanya segera menoleh ke sumber suara tersebut. Keduanya membulatkan mata mereka tak percaya dengan apa yang tengah mereka lihat saat ini.

"CHUKKAE!"

Rombongan pengintip tersebut—Donghae, Ryeowook, Eunhyuk dan Heechul—bersorak gembira sambil bertepuk tangan heboh, sementara sisanya—Yesung, Hankyung, Kibum dan Siwon—hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala mereka melihat aksi kelompok heboh tersebut.

"Uukkhh… Malu…" gumam Sungmin sambil menundukkan wajahnya dalam. Pipi putihnya kini telah berubah warna menjadi kemerahan karena menahan malu.

Kyuhyun yang mendengarnya hanya menoleh pada Sungmin sekilas, lalu menggandeng tangan Sungmin menuju ke arah orang-orang tersebut.

"Aish… Kalian ini mengganggu saja! Kalian merusak momen pertama pacaran kami!" gerutu Kyuhyun sebal sambil mempoutkan bibirnya.

"Ya… Ya… Kami kan hanya ingin memantau kalian saja… Siapa tahu saja kalau Sungmin menolakmu, kau ingin mati bunuh diri" celetuk Donghae asal.

Plak!

Sebuah jitakan manis dari Kyuhyun mendarat mulus di kepala Donghae.

"Ya! Jangan asal bicara kau Lee Donghae!" bentak Kyuhyun kesal.

"Ya! Aku ini lebih tua darimu! Dasar magnae evil!" jerit Donghae tak terima.

Semuanya hanya tertawa melihat tingkah konyol keduanya kecuali Sungmin yang memang masih terlihat sangat malu karena kepergok sedang dipeluk oleh namjachingu barunya.

"Saengie… Chukkaeyo!" Heechul memberi selamat pada Sungmin sambil memeluk tubuh dongsaeng-nya tersebut.

"Ne eonnie… Gomawo…" ucap Sungmin sambil membalas pelukan Heechul.

"Jadi… Kau benar-benar mencintainya?" tanya Heechul pada Sungmin.

"Tentu saja noona… Dia sudah mengatakannya sendiri padaku tadi" sahut Kyuhyun yang tiba-tiba menghampiri mereka sambil merangkul Sungmin.

"Ya! Kyu! Jangan seperti ini" protes Sungmin sambil berusaha melepaskan dirinya dari rangkulan Kyuhyun.

"Wae? Bukankah kita sudah resmi berpacaran?" tanya Kyuhyun.

"Iya… Tapi jangan seperti ini di depan eonnie, Hyukkie, Wookie dan oppadeul" ujar Sungmin sambil melepaskan tangan Kyuhyun.

"Minnie… Gwenchana… Kalian kan sudah pacaran. Bukankah tidak masalah?" ujar Eunhyuk pada Sungmin.

"Tapi tetap saja malu kalau di tempat umum seperti ini" gumam Sungmin sambil menunduk lagi.

"Tapi kan tidak apa-apa Min-ah"

"Iya Minnie… Sudah sewajarnya kalian seperti itu"

"Nde… Bahkan kalian bisa melakukan lebih dari—"

"Yak! Stop! Jangan ganggu yeojachingu-ku!" teriak Kyuhyun tak terima.

Lalu mereka tertawa bersama-sama… Menikmati waktu yang tersisa di tempat tersebut dengan bercanda sambil saling melempar godaan satu sama lain tanpa terkecuali.

-000-

"Jadi… Yang kau ceritakan waktu itu adalah diriku?" tanya Kyuhyun sambil menatap Sungmin tak percaya.

"Ne" angguk Sungmin cepat.

Mereka baru saja pulang dari acara tersebut dan mereka berdua kini tengah menikmati waktu mereka di taman belakang Alstromeria Café yang sudah tutup.

"Ahh… Tadi itu kupikir kau sedang menceritakan Donghae hyung" desah Kyuhyun.

"Mwo?" Sungmin menoleh kaget pada Kyuhyun. "Kenapa bisa Donghae oppa?" Sungmin mengerutkan keningnya.

"Ne… Karena dari semua member, Donghae hyung lah yang terlihat paling akrab denganmu. Yah… Meskipun kau juga akrab dengan Hankyung hyung dan Yesung hyung" jawab Kyuhyun sambil mengamati bintang yang bertaburan di langit.

"Hmm… Dasar pabbo! Siapa suruh kau berpikiran negatif seperti itu?" ujar Sungmin sambil mengikuti kegiatan Kyuhyun—menatap bintang. "Apa kau tak mendengar ceritaku?"

"Huh?"

"Aku mengatakan padamu kalau namja itu sebenarnya sangat baik hati dan selalu memperhatikanku kan? Nah… Kalau Donghae oppa itu bukan sebenarnya lagi, tapi dia memang benar-benar sangat baik hati padaku dan dia benar-benar selalu memperhatikanku, arraseo?"

Kyuhyun yang mendengar ucapan Sungmin tersebut segera menoleh pada Sungmin. "Ya! Jadi menurutmu aku tidak lebih baik dari Donghae hyung? Begitu?"

"Menurutmu?" ucap Sungmin sambil tersenyum jahil pada Kyuhyun.

"Yak! Kau ini benar-benar menyebalkan! Rasakan ini!" Kyuhyun menggelitiki pinggang Sungmin hingga membuat Sungmin tertawa keras.

"Yak! Cho Kyuhyun! Hentikan!" jerit Sungmin yang sudah tidak sanggup tertawa karena geli. "Hahahaha… Kyu… Hentikan… Ge—"

Tiba-tiba saja Kyuhyun menghentikan aksinya dan menatap Sungmin dengan pandangan mengintimidasi.

"K-Kyu… Kau kenapa? Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Sungmin bingung.

"Min… Boleh aku bertanya padamu?"

"Ng…Tentu saja boleh… Memangnya ada apa?"

"Tadi itu… Sewaktu aku memintamu untuk menjadi yeojachingu-ku, kenapa kau malah menangis?" tanya Kyuhyun sambil menatap Sungmin dengan pandangan khawatir.

"Hahaha… Dasar pabbo! Tentu saja karena aku sangat terkejut dengan permintaanmu itu" Sungmin mengulurkan tangan kanannya untuk menyentuh pipi kiri Kyuhyun. "Aku sangat bahagia saat mendengar hal itu darimu hingga tiba-tiba saja aku menangis seperti tadi" ucap Sungmin sambil tersenyum pada Kyuhyun.

"Jeongmal?"

"Ne… Tentu saja" ucap Sungmin sambil menyunggingkan senyumannya lagi.

Kyuhyun segera merengkuh Sungmin ke dalam pelukannya sambil mengusap punggung dan kepala Sungmin dengan lembut.

"Sungminnie… Aku berjanji akan selalu membahagiakanmu. Tidak akan membuatmu bersedih dan tidak akan membuatmu menangis seperti yang Kangin lakukan padamu. Aku berjanji padamu… Saranghae…" ucap Kyuhyun sambil melepaskan pelukannya dan menatap Sungmin dalam.

"Ne… Nado Saranghae Kyu" balas Sungmin sambil tersenyum pada Kyuhyun.

"Eung... Min..." panggil Kyuhyun pelan.

"Ne?"

"Bolehkah aku... Eung... Menciu—"

"Mianhae... Ka-kalau itu aku belum bisa... A-aku masih—"

"Gwenchana" Kyuhyun tersenyum simpul melihat rona merah di kedua pipi Sungmin. "Tapi kalau di pipi dan kening tidak apa-apa kan?" tanya Kyuhyun sambil mengelus lembut pipi kiri Sungmin dengan tangan kanannya.

"Hmm" angguk Sungmin malu-malu sambil menundukkan wajahnya.

Kyuhyun tersenyum sebentar sebelum ia meraih dagu Sungmin dan mendongakkan wajah itu secara perlahan. "Manisnya..." gumam Kyuhyun pelan saat melihat Sungmin memejamkan matanya erat-erat. Terlihat begitu pasrah.

Chu~

Pipi Sungmin memerah seketika saat Kyuhyun mendaratkan kecupannya, yang dimulai dari kedua pipinya, kedua matanya, dan berakhir cukup lama di keningnya.

Ya… Biarlah malam ini menjadi malam bahagia mereka setelah melalui perjuangan cinta yang cukup panjang… Karena mulai esok hari dan seterusnya, perasaan suci mereka pasti akan mendapat berbagai cobaan dari hal-hal yang ada disekeliling mereka untuk menguji seberapa besar, seberapa dalam dan seberapa tulus perasaan yang mereka miliki untuk sang terkasih…

-000-

.

.

"Ketika cinta hinggap dihatimu, ikutilah alur cinta tersebut dengan baik. Jangan menolaknya… Jangan menahannya… Cukup rasakan dan ikuti takdir dari cinta tersebut sampai kau benar-benar menemukan apa yang menjadi takdirmu"

-Lee Sungmin-

.

.

"Ketika cinta hinggap dihatimu, lakukanlah semua yang ingin kau lakukan dengan baik. Kejarlah cintamu bila kau benar-benar ingin mengejarnya. Gapailah cinta itu dengan semua yang kau miliki. Tidak peduli bagaimana hasilnya nanti, yang terpenting kau sudah berusaha melakukan semua yang kau bisa, agar tidak menyesal di kemudian hari sebelum melakukan apapun"

-Cho Kyuhyun-

.

.

.

.

.

.

.

Annyeong yeorobuunn~ ^0^

Lumayan lama ya update nya #plakk

Maafin yah... Masih sibuk banget soalnya ;-)

.

Btw, KyuMin udah jadian kan? Kkk~ xD

Buat yang udah gregetan terus, jeongmal mianhae *bow*

Saya memang sengaja kok... Hahahaha :p
*digeplak rame-rame xD*

.

Oke, sekarang saya jelasin kenapa endingnya kayak gini

Pertama : Judulnya 'Fall in Love' kan? Jadi fict ini emang nyeritain gimana seorang Lee Sungmin yang berusaha move on dari perasaan cintanya pada Kangin dan perlahan-lahan jadi jatuh cinta sama Kyuhyun yang deket sama dia semenjak acara musikalnya di SM

Kedua : Kenapa KyuMin pacarannya di akhir? Kan fict ini nyeritain bagaimana Kyu dan Min jatuh cinta satu sama lain, jadi endingnya ya setelah mereka mengutarakan isi hati masing-masing dan pacaran ;-)

Ketiga : Yang nanya couple lain, tenang... Nanti saya buatin side story fict ini khusus untuk masing-masing couple yang kebagian nongol dikit kayak YeWook, SiBum n Hanchul dengan judul Fall in Love (couple) version yang konsep ceritanya sama dengan fict ini. Jadi ditunggu aja ya ^^ Tapi gak janji bisa update cepet. Ehehe :p *digeplak rame-rame*

.

Chap depan epilog ^0^

Mengenai namja yang Sungmin temui di SM di awal fict ini n namja aneh yang Heechul bilang sering dateng ke Alstromeria akan diceritakan disana, begitu juga dengan hubungan HaeHyuk yang belum diketahui oleh siapapun dan akhir dari couple-couple yang belum bersatu itu *cieh... bahasanya :p*

Yah... Pokoknya begitu lah xD

.

Ini balesan untuk yang sudah mereview di chap sebelumnya ^^

kyuwie : memang u.u hehehe... udah tau kan? ;-)

zaAra evilkyu : udah jadian kan? kkk~ :p

imAlfera : iya ^^

Pungki ningtyas : hehe... ini udah lanjut, semoga suka ^^

Heldamagnae : yups ^^

Cho Hyun Ah Sparkins 137 : di chap ini udah kan? kkk~ xD

hikmajantapan : hehehe... iya :) chap ini juga sepertinya penuh dengan KyuMin ya? tapi chap depan semua couple bakal muncul kok, tenang aja ;)

ayyaLaksita : iya... smtown di jepang kemarin kyu duet sama yeoja itu ToT hehe... iya ^^

nova137 : kkk~ ne ^^

Anik0405 : ne… kkk xD

PaboGirl : hehehe… karena mereka jadiannya di chap ini #plakk xD gimana dengan cara jadian mereka? suka nggak? hehehe ^^

.

Terima kasih banyak untuk readers yang sudah meninggalkan review, mem-follow dan mem-favorite fict ini ^^

Review lagi ne? ^^

GamshaHAE *bow*

.

-Mei Hyun-

.