ROCKIN HEAVEN
TEENS PREMIERE LOVE BEAT
Sakai Mayu / SexyBabyWolf
Luhan yang bahagia karena sudah menjadi siswa high school dan pindah ke Korea berniat membuat masa high schoolnya indah dan berharap bisa menemukan namja idamannya. Namun begitu sampai sekolah,ia terkejut. Semuanya namja. Bisakah Luhan bertahan? Warning: GS, OOC, OTP12, crack pair slight. Hunhan, Chanbaek, slight Hunrene, Krishan couple lain menyusul. Yang gak suka monggo diclose saja. Yang mau review silahkan dengan bahasa yang pantas dan yang gak mau review juga gpp. This fanfiction is special for "HUNHAN BUBBLE TEA COUPLE EVENT". Sebuah remake dari komik berjudul sama karangan Sakai Mayu. Karena remake jadi gak akan sama 100% seperti yang ada didalam komik. Aku sih gak mau ketinggalan, hanya lagi belum dapat wangsit aja. #Sehun hanya milik Luhan dan author Cuma pinjem bentar aja! Balikinnya nanti saja kalau autor udah bosan, keke. Happy read.
balasan review :
Angel Deer : ahaha, ne gomawo. sejak kapan Sehun hyung gak aneh?#ditendang ke galaxy. gomawo 3 bbuing~
khalidasalsa : gomawo nuna. gomawo sudah mau nungguin#senyum lima jadi. sudah dilanjut ya nuna gomawo 3 bbuing~
0312luLuEXOticS : chap.23) ia nuna, Dyo comeback(?)#berasa artis. gomawo nuna. amin, ia silahkan. chap.24) aih, nuna salah sangka kali... sehun hyung emang pabo kan?#digoreng. krishan ya? mmm, chap depan ya nuna. chap.25) gwenchana, jangan khawatir. nggak kok nuna. ini tinggal dikit doang. kalo dipangkas takut gak ngerti sama jalan ceritanya nuna. ini aja udah aku singkatin semuanya. special chap gak aku kok nuna, santai ne. dikasih waktu sampe akhir bulan januari sama nuna aja udah gomawo, keke. ne nuna gomawo lagi. gomawo 3 bbuing~
luhannieka : mian ya nuna, Dyo telat. alasannya ada dichap 23 ya nuna. udah dinext ya nuna. arraseo, HUNHAN MOMENT JUST WAIT IT#capslock diinjek monggu. gomawo 3 bbuing~
zarahime5 : iya nuna, kasihan sama nunadeul dan juga para reader. sudah dinext ya gomawo 3 bbuing~
BeibiEXOl : keke, gomawo nuna. ditungguin aja ya kalo penasaran. sudah dinext ya nuna. hwaiting gomawo 3 bbuing~
Guest : sudah dilanjut ya. mmm, keke ditunggu aja. gomawo guest-nim#senyum lima jari. ini silahkan dibaca. ne gamsahamnida. sudah dilanjut ya, ohorat hwaiting gomawo 3 bbuing~
Xi Luge : sudah dilanjut nih, gomawoyo. keke, yang itu ditunggu aja. sudah dilanjut cepet nih, adohh! gomapsemnida, ne ne ne kkaebsong gomawo 3 bbuing~
N.B : gomawo untuk review, fav, dan follow yang diberikan. mungkin ceritanya sudah pasaran dan ada yang sudah tahu mungkin. banyak typo dan mungkin kesalahan lainnya, jwesonghamnida. tapi, ya terima kasih lagi, yang menyempatkan diri review. yang gak reviewpun gpp karena saya open source(?) keke, ditunggu chap selanjutnya 3 saranghae bbuing~
Part 26 (What's On My Mind)
Author POV
Pagi itu Luhan membuat ramai seisi rumah. Karena kesiangan, ia terburu buru melakukan semua hal hingga memimbulkan bunyi yang berisik. Entah apa yang dilakukan yeoja itu semalam hingga ia bangun kesiangan begini dan melupakan jika hari ini adalah festival sekolah.
"Iash, kenapa aku bisa ketiduran lagi? Padahal hari ini festival sekolah! Tidak ada waktu untuk menguncir rambutku! Aku pergi dulu, papa mama!" teriak Luhan sambil memegang sisir dan berlari keluar. Sementara papanya menggeleng heran.
"Padahal aku sudah membangunkannya berulang kali tapi tetap saja ia masih tidur! Hati hati Luhan!" ucap papanya pelan. Bersamaan dengan itu, mama Luhan keluar kamar sambil memegang kepalanya.
"Pagi pagi begini Luhan sudah berisik sekali!" gerutu Heechul lalu duduk dimeja makan masih dengan memijat pelan kepalanya.
"Pagi Chullie, mau kubuatkan telur dadar?" tawar Hangeng sambil membawa keranjang cucian.
"Aku masih belum ingin makan!" ucap Heechul dengan lemah.
"Kalau the panas kau mau kan?akhir akhir ini aku melihat wajahmu sangat pucat. Pokoknya tidak boleh sampai tidak makan ne?" ucap Hangeng lalu menuangkan the panas dan memberikannya pada Heechul. Heechul mengangguk mendengar ucapan suaminya.
XXX
Chen dan Kris tersenyum bangga dan menahan kekehan geli mereka. Sepertinya mereka berhasil mendandani para preman kelas G menjadi pelayan café yang cantik. Sementara namja yang sudah didandani sedemikian rupa menatap keduanya dengan wajah garang.
"Uwaah, neomu yeppeo!" sorak para siswa lain yang sedang menunggu giliran. Mereka tertawa dengan keras seolah mengejek namja yang sedang dalam balutan mini dress didepannya.
"Yak, tiang alien! Kau mau mempermainkanku eoh?" ucap Kai sambil mencengkeram kerah kemeja Kris dan bersiap menelan tiang itu hidup hidup.
"Aigoo, perasaanmu jelek sekali sih?" ucap Kris santai seolah menyindir namja itu.
"Kalau begitu kenapa kau tidak ikut memakainya seperti kami hah?" gertak Kai masih dengan mencengkeram kerah Kris.
"Ohoho, mian tapi aku masih punya pekerjaan lain yang masih harus kuselesaikan! Tidak masalahkan?" ucap Kris seolah mengejek Kai.
"Sudahlah Kai! Kalian semua tenag saja. Kini saatnya merubah Kai menjadi Angelina Jolie." Ucap Chen sambil memegang kuas make up. Bahkan Suho dibelakang sana menatap aneh pada Chen dan juga Kris. Sementara Luhan sudah terpingkal dibelakang sana melihat Kai yang terus meronta ketika Chen menariknya keruang make up.
"Ah, posterku sebaiknya taruh dimana ya?" ucap Baekhyun pelan sambil melihat dinding yang sekiranya cocok.
"Mau kubantu?" tawar Chanyeol sambil tersenyum pelan.
"Mm, tolong ne aku sudah membuat dua!" ucap Baekhyun lalu memberikan dua posternya pada Chanyeol. Luhan yang melihat itu tersenyum. Wajah Baekhyun sudah tidak murung seperti kemarin kemarin. Luhan juga ingat ketika Baekhyun mengatakan padanya jika sudah menolak Suho dan mengatakan perasaannya pada Chanyeol.
Flashback
"Luhan, jika kutakan padamu, janji ne tidak akan bilang pada siapapun?" luhan mengangguk mantap lalu menatap Baekhyun.
"Aku sudah menolak Suho dan mengatakan perasaanku pada Chanyeol." Ucap Baekhyun sambil menunduk.
"Hanya itu saja?" Tanya Luhan bingung.
"Akhirnya aku tahu,siapa yang aku sukai meskipun aku tidak bisa menjadi kekasihnya!" ucap Baekhyun setelah mengangguk pada Luhan. Luhan yang sedang jahil menggoda Baekhyun hingga yeoja itu mengamuk.
"Sekarang kau juga harus menyelesaikan bagianmu, Luhan! Jangan bilang saat itu kalian hanya pulang berdua tanpa bicara satu sama lain! Demi tuhan, kau pasti bisa mencari percakapan lain kan?" ucap Baekhyun jengkel pada Luhan yang hanya bisa mengangguk dan menggeleng.
"Nanti, aku juga kaan bertemu dengan namja yang benar benar menyukaikukan? Aah, bahkan aku tidak bisa memikirkannya!" ucap Luhan sambil memeluk Baekhyun.
Flasback off
Luhan yang teringat tentang Sehun menoleh kesana kemari mencari dimana namja itu. sementara itu sehun dengan santai baru saja keluar dari mobilnya dan berjalan santai menuju kekelasnya. Saat berjalan ia melihat Hanna, dongsaeng Kai bersama dengan teman temannya.
"Bagaimana ini? Pasti tidak akan sempat lagi!" ucap Hanna membuat Sehun menatap dengan bingung. Saat mendongak ke atas barulah ia sadr.
""Hm, ini memang sudah tidak mungkin lagi!" sahut temannya.
"Ada apa, Hanna?" Tanya Sehun membuat kedua yeoja itu menoleh.
"Sehun oppa!" sapa Hanna sambil membungkukkan badannya.
"Kalian akan membuat panggung komite ya?" Tanya Sehun berbasa basi.
"Oh, oppa sudah tahu?" ucap Hanna kaget.
XXX
"Oh My… Oh Sehun! Apa yang sedang kau lakukan diatas sana?" teriak Luhan saat melihat Sehun berada diatas dan membenahi pekerjaan Hanna.
"Sedang membuat papan pengumuman, kau tidak bisa melihatnya ya?" ucap Sehun ketus.
"Mereka bilang anak kelas 2 yang membuat papan ini sedang dalam perjalanan. Begitu mereka datang aku akan turun! Merekakan juga masih kelas satu. Jadi mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Aku hanya membantu mereka saja!" lanjut Sehun membuat Luhan menatapnya.
"Arraseo, hwaiting!" teriak Luhan menyemangati Sehun. Sehun yang melihat jiwa semangat Luhan kembali hanya bisa mencibirnya dari atas.
"Luhan!" panggil Sehun hingga membuat Luhan mendongak. Tapi pandangannya langsung gelap dan indra penciumannya penuh dengan aroma parfum Sehun.
"Disini panas! Sana tunggu didalam kelas!" ucap Sehun yang hanya menggunakan t-shirt putih tipis karena kemeja sekolahnya sudah ia lempar kearah Luhan. Luhan tersenyum dan mengangguk semangat. Dan hari ini festival musim panas telah dibuka.
Masing masing kelas mulai ramai oleh pengunjung. Begitu juga dengan kelas G.
"Selamat catang di café G angel! Semoga kalian merasa nyaman disini!" sapa Kai dengan wajah yang dibuat semanis mungkin membuat Suho yang berada dibelakangnya bergidik.
"Kyahahaha, mereka terlihat sangat lucu!" ucap seorang pengunjung dari kelas lain.
"Aigoo, mereka benar benar pakai maek up lo!" puji pengunjung yang lain.
"Suho hyung, kita jauh lebih manis dari murid tahun lalukan?" bisik Kai pada Suho. Suho mengangguk dengan keras.
"Ah iya, Kris mana? Bukankah ini kelasnya?" ucap salah seorang yeoja pada Suho dan juga Kai. Mereka berdua gelagapan karena mungkin mereka berdua sangat membenci tiang alien itu.
"Jwesonghamnida, dia sedang ada urusan mendadak jadi dia sedang keluar saat ini. Silahkan nona nona mau pesan apa?" seorang mucul dari ruang ganti dengan mengenakan kimono cantik berwarna biru muda. Mereka semua yang berada disana memekik tak percaya. Begitu juga dengan Suho dan juga Kai.
"Masa itu Chanyeol?" ucap Kai tak percaya.
"Yah, begitulah!" sahut Suho dengan senyum ragu. Dibelakang sana Luhan tertawa karena Baekhyun cemberut melihat namja yang disukainya berdandan seperti itu. Luhan kemudian pamit untuk keatap sebentar. Tak sengaja ia melihat Kris disana sedang melamun.
"Wu…Yi…Fan!" merasa ada yang memanggil namanya, Kris menoleh dan mendapati Luhan disana.
"Kenapa?' tanyanya sambil menatap festival dilapangan.
"Kenapa kau disini? Lebih baik kau kebawah saja. Banyak yang mencarimu, babo!" ucap Luhan.
"Aku suka berada disini. Dari sini aku bisa melihat semuanya." Ucap Kris.
"Begitu ya? Tapi kita semuakan sudah bekerja keras! Kalau sendirian seperti ini, apa kau tidak merasa kesepian?" lanjut Luhan.
"Yaak neon! Bukankah aku sudah bilang jangan mengatakan hal seperti itu lagi?" ucap Kris jengkel.
"Eh? Aah, arraseo!" ucap Luhan sambil nyengir.
"Kau tidak boleh bilang seperti itu lagi!" peringat Kris sambil menunjuk Luhan.
"Kenapa? Kau ingin kubenci ya? Jangan cenberut dong! Kalau pasang wajah begitu, orang tidak akan tahu jika kaus edang sedih, marah atau yang lainnya! Jika dia memang ingin putus, pasti dia memiliki alasan yang kuat! Jadi untuk apa ka uterus menunggunya? Membuang waktu saja!" ucap Kris panjang lebar membuat Luhan diam dan memikirkan ucapan Kris.
"Luhan!" Chen memanggil dari arah belakang membuat dua orang itu menoleh.
"Chen?" balas Luhan.
"Tadi sonsaengnim mencarimu! Katanya ada telepon dari rumah." Ucap Chen membuat Luhan merogoh saku dan mengambil ponselnya.
"Omona, banyak sekali miscall yang masuk?" ucap Luhan lalu memutuskan untuk menelepon papanya.
"Iya papa? Kenapa?" ucap Luhan khawatir. Sejenak kemudian ia memekik kaget.
"Ne papa, Lulu akan segera kesana." Ucap luhan sebelum memutus sambungan telepon. Chen mangajak Luhan dan Kris turun kekelas mereka. Begitu mendengar cerita dari Luhan, semua jadi khawatir.
"Ada apa dengan mamamu?" Tanya Kai kaget sambil melepas wig yang tadi ia pakai.
"Katanya saat kerja sedang dibawa ke rumah sakit!" ucap Luhan dengan cemas.
"Managerku membawa mobil, mau kuantar?" tawar Kris pada Luhan.
"Kau sudah tahu rumah sakitnya? Lebih baik kau segera kesana!" ucap Suho ikut panic.
"A…aku…aku harus pergi!" ucap Luhan bertambah panic.
"Sssh, tenanglah hm!" ucap Sehun pelan sambil membelai pipi Luhan lalu menarik Luhan kepelukannya. Luhan hanya diam sambil menatap Sehun yang berbicara lembut padanya.
"Jangan panic arra! Aku akan ikut denganmu!" Luhan mengangguk dan mengikuti Sehun yang menariknya keluar.
"Mian, aku tinggal dulu ne!" pamit Sehun sambil menarik Luhan enuju ke mobilnya. Dan Kris memandang keduanya dengan pandangan sendu.
XXX
"Mwo? Bayi?" pekik Luhan begitu sampai diruang rawat mamanya. Papa dan mamanya mengangguk ragu tapi tak menyembunyikan rasa senang.
"Lalu bagaimana? Mama baik baik saja kan?" Tanya Luhan lagi.
"Katanya sudah dua bulan! Iya, mama baik Lulu!" ucap mamanya sambil tersenyum.
"Aaah, syukurlah! Aku panic sekali mama, kupikir sudah terjadi sesuatu yang buruk pada mama" ucap Luhan lalu memeluk mamanya.
"Mian sudah membuat kalian semua khawatir! Sehun-aa, gomawo sudah mau mengantar Lulu!" Heechul tersenyum pada Sehun dan dibalas anggukan dari Sehun.
"Mama masih harus menginap dirumah sakit!" ucap Heechul pada Luhan.
"Oh… lalu Xiu bagaimana?" Tanya Luhan.
"Dia sedang dijaga oleh tetangga sebelah rumah!" jawab papanya. Sehun melihat semua itu. sebuah keluarga yang sangat harmonis. Bagaimana mereka berkomunikasi dan saling mengkhawatirkan satu sama lain.
"Ru…Luhan, sepertinya mamamu baik baik saja! Kalau begitu aku pulang duluan ne!" pamit Sehun. Luhan menoleh dan tersenyum pada namja itu.
"Akan aku antar sampai bawah!" ucap Luhan.
"Kapan kapan mainlah kerumah! Gomawo, Sehun-aah!" ucap mama Luhan pelan. Luhan dan Sehun berjalan keluar. Dan saat Sehun hendak menutup pintu ia tak sengaja melihat papa dan mama Luhan yang tertawa bersama. Wajah Sehun berubah menjadi sendu. Ia rindu ummanya.
XXX
"Syukurlah mama baik baik saja! Aku jadi malu, kekeke" ucap Luhan terkekeh.
"Wae? Harusnya kau bersyukur!" balas Sehun.
"Hm, aku tahu itu. Sehun, gomawo karena sudah mengantarku! Kau juga sudah menenagkan perasaanku saat kalut tadi!" ucap Luhan sambil tersenyum. Sehun yang baru sadar apa yang dia lakukan tadi adalah reflek hanya bisa diam membatu. Namun detik berikutnya ia menarik Luhan kedalam pelukannya dan memeluknya dengan erat.
"Aaah, sudah ya! Sampai besok!" ucap Sehun lalu mengusak pelan kepala Luhan lalu pergi meninggalkan hanya mampu menunduk dan memegang kepalanya yang baru saja dipegang Sehun.
"Kau hanya membuang buang waktumu saja!" ucapan Kris masih terus terngiang dikepala Luhan.
'Disentuh olehnya saja aku sudah panas dingin begini! Sebenarnya apa yang ada dalam pikiranku? Sebaiknya…aku harus bagaimana?' batin Luhan berkecamuk.
TBC
mian kalau ada typo dan kata kata yang tidak baku ya, see ya~ saranghae bbuing~ :D
