Title: Jealous

Author: Beef

Cast: Jungkook

: Taehyung

Genre: Boys love , romance

.

.

.

"AAA..."

Aku mengacak rambutku frustasi,disampingku didalam layar 5 inch terpampang jelas sepasang sosok yang sedang bergandengan tangan mesra.

PRAAANGGG...!

Kubanting handphoneku tanpa ampun saat itu juga,pecah berantakan tak berbentuk tergeletak dilantai tak berdaya.

Aku tak peduli,aku hanya berharap hancurnya hpku juga menghancurkan kedua sosok yang membuatku frustasi setengah mati saat ini.

" Taehyung sialan...inikah yang kau bilang akan membahagiakan aku,inikah yang kau bilang akan setia padaku dengan berfoto mesra denganya, bergandengan tangan didepan publik."

Air mataku pecah sudah,aku merosot dilantai kamarku yang dingin menahan sesak dalam hatiku.

" Astaga Kookie kau kenapa?"

Suara kakakku bergema ditelingaku,aku tahu dia syok melihat kamarku yang seperti kapal pecah saat ini.

Aku masih tak tergeming hanya menangis itulah yang kubisa lakukan sekarang.

" Sakit kak..."

Aku memukul-mukul dadaku frustasi rasanya bagai terhimpit sebongkah batu raksasa.

" Kenapa Tae sejahat itu kak,apa salah kookie?...katakan kak apa salahku !"

Aku berteriak- teriak histeris , tak peduli jika seluruh tetanggaku akan mengumpat karena teriakan yang kakakku mendekatiku dan memelukku erat.

" Kie kau tak salah sayang mungkin dia hanya khilaf."

" Tapi jelas -jelas dia mengakuinya didepan publik kak,padahal status kita belum berakhir"

" Hush...kie dengarkan kakak,berhenti menangis sekarang"

kakak masih memelukku erat, mengelus punggungku perlahan membuatku sedikit lebih tenang.

" Sekarang kakak tanya apa Taehyung sudah mengatakan sesuatu padamu?"

Aku menggeleng lemah,memang belum sekalipun aku menghubunginya hatiku sudah terlanjur sakit melihat berita itu.

" Kie kakak bukanya membela dia tapi bukankah kejadian ini sudah pernah terjadi sebelumnya dan kalian bisa menghadapinyakan?"

Aku megangguk membenarkan, memang kejadian seperti ini sudah pernah terjadi waktu dengan luna mereka harus berpura-pura berpacaran didepan publik untuk menaikkan ratting single mereka,tapi masalahnya taehyung sudah memberitahuku lebih sekarang dia bahkan tak menghubungiku seminggu ini.

Aku masih sesenggukan menahan tangisku,walau sedikit lebih tenang sekarang.

" Tapi kak jika taehyung..."

" Hush...percayalah,kakak tahu seberapa besar kalian saling sudah berpacaran selama 5 tahun bahkan sejak Taehyung sebelum debut"

" Tapi kak bagaimana jika berita itu..."

" Kie kau sendirikan yang minta untuk menyembunyikan hubungan kalian "

Aku mengangguk pasrah mendengar ucapan kakak.

"Ya kakak benar,tapi tetap saja sakit kak "

aku masih mengeluh,

"Kookie sayang, hanya percayalah seperti biasa dan semua akan baik-baik saja "

Kakak perlahan melepaskan pelukanya padaku,mengelus rambutku lalu tersenyum manis menatapku.

" Belilah yang baru ...kau tak maukan hubungan kalian benar-benar berakhir hanya karena handphonemu mati"

Aku tersenyum menatap kakakku yang kini sudah melangkah keluar kamarku,meninggalkanku yang hanya bisa mendesah begitu menyadari hasil karyaku beberapa waktu lalu,sesuatu yang sukses akan membuatku harus lembur membersihkan kamarku hari ini.

.

.

.

Matahari bersinar terang diluar sana, aku menyipit perlahan menyesuaikan mataku yang sedikit perih terkena cahaya matahari yang menerobos masuk lewat celah korden jendela kamarku yang tak tertutup sempurna. Kulirik hp dimeja nakasku pukul 10 lewat.

" Sudah sesiang ini, aw..."

Aku berjengit merasakan punggungku yang sakit, mungkin efek aku bertanding basket semalam.

Semalam aku memang bertanding basket dengan kakak iparku,lebih tepatnya memaksa kakakku untuk mau bermain denganku itung -itung untuk meluahkan rasa kesalku pada Taehyung ,tapi masalahnya aku sudah lama sekali tidak bermain basket dan sekarang aku harus merasakan punggunggku sakit karenanya.

" Kalau tidak karena Taehyung ,aku tak akan melakukan ini "

Aku mendengus kesal, mengingat Taehyung langsung membuat moodku buruk seketika.

" Ini sudah seminggu dan dia belum memberi penjelasan apapun,awas saja jika hari ini dia muncul akan aku sunat dia sampai habis "

" Siapa yang mau kau sunat baby?"

Eh...aku langsung menoleh kepintu menatap seseorang yang dari kemarin membuatku frustasi setengah mati.

" Masih ingat hah! kupikir kau lupa jika aku masih kekasihmu"

Aku membalikkan tubuhku dan memunggunginya.

" Kau bicara apa baby? "

Dia menjawab seolah tanpa dosa, cih...aku mendengus dalam hati.

" Pergilah aku tak mau namja itu melabrakku karena kekasihnnya disini dengan namja lain sekarang"

" Rumah kekasihku disini lalu aku harus kemana lagi hah"

Taehyung menghela nafas,berusaha menghadapi jawabanku dengan sabar.

" Kita putus...!"

Ucapku telak lalu berlari meninggalkan kamar.

Jujur aku tak sanggup menahan semua ini,air mataku sudah tumpah membasahi kedua pipiku.

" Kau jahat tae,tak tahukah kau kalau aku sangat mencintaimu,tapi kenapa kau justru melakukan itu padaku."

Aku menangis sesenggukan ditaman belakang rumahku.

" Akū juga sangat mencintaimu baby "

Seseorang memeluk tubuhku erat dari belakang,aku tahu siapa pasti orang terdiam merasakan hangat tubuhnya yang masih sama belum berubah.

" Lalu kenapa kau berpacaran denganya jika kau bilang kau cinta itu berselingkuh terang -terangan diluar sana"

Aku menjawab dengan dingin,tubuhku masih dipelukanya,perlahan ia membalikkan tubuhku hingga tubuh kami saling menghadap.

" Dengarkan aku baby,aku minta maaf sungguh jika aku tak memberitahumu lebih dulu,tapi dari awal kau tahukan kalau profesiku sebagai seorang artis harus membuatku melakukan beberapa sandiwara.

Seperti aku dan jimin sekarang , kami harus menjadi sepasang kekasih karena pihak management ingin kami menghentikan gosip yang semakin simpang siur itu baby "

Dia masih memelukku erat,menatap mataku lekat membuatku seakan terhipnotis oleh tatapan matanya yang tajam.

" Tapi kenapa harus berpacaran ,kalian bisa mengatakan jika kalian hanya bertemankan"

aku mendesah kecewa,sungguh rasanya menyakitkan melihat kekasihnu bergandengan tangan dengan orang lain.

" Baby...kau tahukan film yang aku bintangi mengharuskan aku dan jimin untuk beradegan mesra"

Taehyung masih memberikan alasan.

" Jadi karena ratting lagi, picik sekali ! "

Aku menjawab sinis .

" Dan lagi kau sendirikan yang minta agar hubungan kita tidak diketahui publik."

" Iyasih tapikan aku. .."

aku mengigit kukuku gugup tak tahu harus menjawab apa.

Aku sadar aku juga salah disini,aku yang meminta hubungan kami disembunyikan sampai kita sederhana, aku tak mau menjadi sorotan kamera karena berpacaran dengan artis itu sangat tidak mudah dan aku belum siap menghadapi semua itu .

" Baby aku tak mau kompromi lagi, aku putuskan kita akan bertunangan minggu depan dan menikah bulan depan ."

Taehyung berucap tegas ,membuatku mendelik seketika kearahnya.

" Tapi Tae..."

Aku kaget ,bagaimana bisa dia dengan enteng mengatakan hal itu tanpa bicara dulu pikir aku manekin apa yang tak perlu dimintai persetujuan lebih dulu.

" Jangan mengatakan apapun baby, aku tau kau akan menolak dan aku tak mau sudah lelah baby kita sudah pacaran 5 tahun dan aku harus selalu berbohong didepan publik untuk menutupimu,mengharuskanku menerima bermacam-macam gosip. untuk itu sudah putuskan aku ingin kita segera menikah agar aku bisa cepat mengenalkanmu pada publik dan aku tak perlu berpura-pura lagi"

Aku hanya bisa sweetdrop dengan ucapanyan yang super panjang itu.

" Kau mau menikah dengankukan baby?"

Taehyung tersenyum lalu mengecup pipiku lembut membuatku langsung merona karenanya.

Tentu saja siapa yang tak mau menolak jika diminta menikah dengan seseorang yang sangat kau cintai.

Aku mengangguk malu menandakan bahwa aku mau menerima lamaranya.

Ia tersenyum lebar melihat jawabanku.

" Saranghae kookie "

" Nado Tae-Tae..."

Dan akhirnya kami bisa tersenyum bahagia sekarang,bukankah hubungan itu sederhana hanya perlu saling memahami dan saling percaya satu sama lain maka semua akan baik - baik.

Jangan lupa add Kpop Fanfic di Line Messenger

id: knq4411u

yang berminat jadi admin, nitip, fanfic, atau minta promote silahkan langsung kirim pesan lewat Line ^^