Di belakang layar
A/N:Ok kita balik ke buat cerita digimon desu!? *semangat 45*
Takato:ah * here we go again :v
Taiki: biasanya A/N malas-malasan dalam buat cerita ini :v
A/n:tenang saja cerita yang ini sedikit lagi mau selesai si anak-anak terpilih sebentar lagi akan segera melawan Blackwargreymon X desu:v
Taichi:ngomong-ngomong kau mau ada lanjuttan season 2 jadi? :v
A/N: zzzzz *ngorok*
Taichi: ah * here we go again :v
Disclaimer: Digimon bukan milik A/N melainkan milik Akiyoshi hongo desu :v
Balik ke cerita.
Didunia nyata dalam keadaan tentram
Ditempat Yamato,Mimi, Sora dan Koushiro kemah.
"Sudah berkali-kali aku mencoba, tetap tidak membuahkan hasil!? " kesal Koushiro yang sibuk cara membuka gerbang dunia digital dari laptop miliknya
"Jangan menyerah Koushiro, bisa jadi Taichi sedang membutuhkan bantuan" Ucap Yamato memberi semangat ke Koushiro
"Berjuanglah Koushiro-kun!? " seru mimi
"Kami mengandalkanmu Koushiro " Ucap Sora
"Oeyy Yamato! " panggil ayahnya Yamato.
"Ada apa ayah? " tanya Yamato
"Kedepan dulu sini ada orang yang mencarimu " Perintahnya lalu Yamato keluar dari tenda dan melihat disamping ayahnya ada remaja gadis sekitar berumur 16 tahun berambut panjang, menggenakan kemeja dan rok panjang.
"Umm, kau Siapa ya? " tanya Yamato ke gadis itu.
"Salam kenal, aku fans penggemar beratmu dari Osaka namaku Amakusa Shiraho, boleh tidak aku masuk kedalam tendamu sebentar , aku tahu didalam ada temanku dari amerika bernama Tachikawa mimi " Ucap Shiraho ke Yamato lalu Yamato tidak tahu mau ngomong apa.
"O-Oouh..salam kenal juga…" Balas Yamato dengan tampang lugu.
Opening
di Dunia digital, di kastil BlackWargreymon X, Taichi,Takato dan Taiki terperangkap dilantai bawah.
Sementara itu Daisuke,Takeru,Hikari dan Miyako berada di lantai atas, Hikari yang tadi melihat Taichi jatuh ke lantai bawah dia berteriak terus memanggil Taichi di lantai.
"ONIICHAN!! ONIICHAN!!! " Teriak Hikari memanggil kakaknya yang terjatuh ke lubang perangkap.
"Hikari!! " Panggil Tailmon yang segera menghampiri Hikari untuk tenang.
"Mereka sudah mempersiapkan perangkap!!! " Ungkap Takeru dengan kesal menjebloskan Beberapa anak terpilih terkena perangkap.
"Trik yang kotor! " Kesal Patamon.
"Tidak hanya taichi-senpai saja yang terkena tapi Takato dan Taiki juga!!! " Ungkap Daisuke menyadari Taiki dan Takato yang ikut menghilang.
"Guilmon,Agumon dan Shoutmon juga!! " Tambah Veemon menambah beberapa digimon yang hilang di regu.
"Blackwargreymon keparat itu!! Akan ku beri dia pelajaran nanti! " Kesal Miyako sambil menggepalkan tangannya.
"Kau semangat sekali Miyako-san! " Balas Hawkmon ke Miyako.
"Sebelum kau mencoba memberikan dia pelajaran, sebaiknya kau mencoba memikirkan dulu bagaimana mengalahkan dia " Balasan dari sesuatu yang perlahan datang menghampiri anak terpilih di arah jam 12 mereka.
"Hah!!! " Kejut Anak terpilih beserta digimonnya melihat digimon yang berbicara barusan adalah Ladydevimon.
"Lama tidak berjumpa ya...Tailmon " Balas Ladydevimon dengan senyum licik.
"Ladydevimon!!! " Geram Tailmon menggepalkan kukunya.
"Masih hidup kau Rupanya!? " Geram Hawkmon.
"Bagaimana? Taktik kerja sama aku dengan Duskmon ini khuhehehe menarik bukan? " Tanya Ladydevimon ke anak terpilih.
"Jadi kau bekerja sama!!! " Ungkap Tailmon.
"Oniichan...Dimana kau sembunyikan oniichan, Ladydevimon!? " Tanya Hikari ke Ladydevimon kalau ungkapan Tailmon benar bahwa Ladydevimon ada kerja sama.
"Ahahaha mana aku tau?, mungkin dia sudah terpenggal melawan Duskmon... " Ladydevimon Tertawa ke Hikari.
"Tidak mungkin!? " Hikari kaget mendengar kakaknya melawan Digimon yang belum pernah ia dengar dan belum pernah ia lawan ,tapi yang pasti dia mengetahui Duskmon adalah digimon musuh Taiki.
"Hikari! Jangan mudah percaya olehnya!? " Panggil Tailmon ke Hikari.
"Tailmon benar Hikari, Taichi itu orang yang kuat! Ladydevimon sedang mencoba membohongimu! " Balas Takeru menghampiri Hikari.
"Hahaha terserah kau mau mempercayainya atau tidak tapi aku bisa pastikan siapapun yang mencoba bertarung melawan Duskmon pasti mati! " Ungkap Ladydevimon ke Hikari.
"Kgh!! " Geram Hikari mencoba kuat.
"Kau akan menyesali perbuatanmu Ladydevimon,VEEMON! " Geram Daisuke ke Ladydevimon lalu memanggil partnernya.
"Siap Daisuke! " Balas Veemon yang siap beraksi.
Veemon...Digivolve...Veedramon!
"GHRAAA!!! " Geram Veedramon yang berlari ke arah Ladydevimon berdiri lalu.
SFX:BAAAM!!!* suara kencang Veedramon mendorong Ladydevimon.
"Uuugh!!! " Rintih Ladydevimon yang mencoba mendorong balik Veedramon.
"RASAKAN PUKULANKU INI GHRAAA!!! " Amarah Veedramon meluncurkan pukulan ke perut Ladydevimon.
SFX:BUAK!!!, BHUAM!!!* suara kencang pukulan terkena menyebabkan Ladydevimon terdorong sehingga membentur tembok di belakangnya.
"KGHUAHK!!! " Rintih keras Ladydevimon.
"BAGAIMANA RASANYA? " Seru Veedramon menanyakan rasa sakit yang ia berikan.
"Kghuhehehehe sakit...tapi menyenangkan, seharusnya kau bisa memberiku pukulan yang lebih keras dari ini!!! " Tertawa kecil Ladydevimon sambil menahan sakit di perutnya.
"Apa!? " Kejut Veedramon mendengar reaksi Ladydevimon yang mengiginkan rasa sakit yang lebih keras lagi, ia merasakan ada yang janggal.
"PAYAH KAU VEEDRAMON!? SEHARUSNYA KAU BERI DIA PUKULAN LEBIH KERAS LAGI!? " Kesal Miyako ngoceh ke Veedramon.
"ITU SUDAH PUKULAN TERKERASKU TAU!? " Ikut kesal Veedramon ke Miyako.
"PUKULAN KUAT APA ITU!? KALAU DIA MASIH BISA BERDIRI BUKAN PUKULAN NAMANYA!? " Balas Miyako balik.
"Dia benar, sebaiknya kau memberikanku rasa sakit yang lebih lagi khuhehehe " Balas Ladydevimon ke Veedramon.
"Sial! " Kesal Daisuke terhadap reaksi Ladydevimon yang tidak biasa.
"Karena kurasa kalian sudah tidak sabar ingin bertarung denganku, bagaimana kalau kita bertarung di tempat pribadi milikku hmm? " Ucap Ladydevimon mengangkat tangan kanannya ke udara lalu.
SFX: Ctak! * bunyi Ladydevimon menjelentikkan jarinya.
"WHOA! " kejut anak terpilih beserta digimonnya melihat Ladydevimon menjelentikkan jari, tidak lama setelah itu perlahan area sekitar mereka mulai menggelupas.
Mereka melihat langit-langit yang dihiasi awan hitam dan langit berwarna merah darah dikelilingi oleh beberapa angka 0,1 bertebangan di sekitar mereka dan area mereka dibatasi dengan arena berukuran lingkaran yang dataran berbatu diluar area lingkaran di jurang berkumpul awan gelap yang diselimuti petir dimana-mana.
"Tempat apa ini!? " Kaget Daisuke melihat keadaan sekitar.
"Selamat datang di 'Cyber Hellbound' Tempat dimana roh digimon jahat berkumpul dan berkelana, karena tempat ini dikuasai olehku maka apapun yang tewas disini akan benar-benar mati dan tinggal disini selamanya. AHAHAHAHA " Tertawa jahat Ladydevimon ke anak terpilih.
"Tempat macam apa ini!? Aku merasa tidak enak berada disini " Ucap Miyako melihat area sekitarnya dan mulai terasa gugup.
"Dari namanya aku pastikan ini adalah neraka buatan Ladydevimon! " Seru Takeru menanggapi Miyako.
"Neraka? Lebih terlihat mimpi buruk bagiku!? " Tanggapan Daisuke melihat pemandangan sekitar.
"apapun itu, semua yang berada disini pasti menakutkan! " Ungkap Tailmon terhadat tempatnya
'Aku harus kuat, apapun yang terjadi kita pasti bisa melewati ini' Hikari menggepal kedua tangannya dan mendekatinya ke dada memberanikan diri.
"Kalau begitu sekarang, silahkanlah kalian coba serang aku lagi anak-anak terpilih, jika memang kalian pantas untuk menghadapi tuan besar yang agung BlackWargreymon x maka kalian harus melangkahi mayatku terlebih dahulu " Tantang Ladydevimon ke empat anak terpilih beserta digimonnya.
"Baiklah kalau kau meminta!? " Geram Daisuke.
"Kau akan menyesal karena itu!?, Hikari ayo! " Geram Miyako lalu mengajak Hikari untuk joggress evolution.
"AQUILAMON!!!..TAILMON!!...JOGGRES EVOLUTION...SILPHYMON!!! "
"Takeru! " Seru Patamon, Takeru menanggapi dengan mengangguk.
"Patamon Evolution...Angemon! "
"Ayo semua! " Seru Veedramon menyuruh semua digimon ikut menyerang ke Ladydevimon dengan serangan andalan.
"V-NOVA BLAST!" Seru Veedramon mengeluarkan laser panas dari mulutnya
"STATIC FORCE! " Seru Silphymon menembak bola energy
"Hand of Fate! " Seru Angemon meninju udara mengeluarkan laser dari tangan kanannya.
Semua serangan fokus ke arah Ladydevimon.
DUAAR*
"UWAAAAGH!" Rintih Ladydevimon menerima semua serangan dari digimon anak-anak terpilih.
"BOOOYAH!? " Seru Daisuke
"Rasakan itu Ladydevimon! " seru Miyako.
Asap tebal masih menyelimuti sekitar Ladydevimon.
"Tolong...tolong " Tiba-tiba terdengar suara bisikan kecil di kuping Hikari.
mendengar itu ia menutup kedua telinganya.
"Ada apa Hikari? " tanya Takeru, bingung melihat Hikari menutup kedua kupingnya.
"Aku...mendengar suara minta tolong!? " balas Hikari dengan gemetar.
Setelah asap mulai menipis anak terpilih beserta digimonnya melihat keadaan Ladydevimon.
Keadaan Ladydevimon setelah asap berlalu sudah dikatakan hancur, menyisakan kedua kakinya yang masih berdiri tegak dan keadaan utuh.
"YEAH! LADYDEVIMON SUDAH HANCUR! " Seru Miyako.
"Kita berhasil!? " seru Veedramon.
"Rasakan itu Ladydevimon! " Seru Daisuke.
"Khuhehehehe... " suara gema tertawa milik Ladydevimon di langit-langit.
"Hah!! " Anak terpilih dan digimonnya kaget masih bisa mendengar suara Ladydevimon.
"apa maksudnya ini? " bingung Takeru dengan keadaan tersebut.
"serangan kalian, serangan kalian berhasil melukai ku sampai seperti ini, aku tidak tahu harus berterima kasih atau tidak, tapi...berkat kalian aku dapat menggunakan salah satu tenaga cadangan dari salah satu tumbal yang kukurung disini " Jelas Ladydevimon di langit-langit
"Menggunakan..tumbal...? " bingung Hikari mencermati ucapan Ladydevimon lalu tiba-tiba ia mendapati satu suara jeritan anak perempuan berusia 8 tahun lagi di langit-langit.
"Jangan, Jangan, JANGAN!? " suara jeritan tersebut membuat Hikari menutup kupingnya lagi kemudian ia melihat ke atas dan melihat ke arah cahaya putih, Hikari melihat bayangan warna putih berbentuk manusia yang perlahan bayangan tersebut rapuh dimulai dari kaki hingga ke kepala perlahan, Hikari kaget melihat secara langsung kejadian tersebut ia melebarkan kedua matanya dan ketakutan.
"JANGAN!!! " TERIAK HIKARI meminta Ladydevimon untuk tidak menggunakan kekuatan tersebut namun terlambat.
"Apa yang terjadi Hikari? " Tanya Takeru.
"Kau kenapa Hikari!? " Tanya Miyako.
Cahaya putih tersebut menghilang lalu muncul ribuan kotak kecil berwarna hitam dari langit merah kemudian kotak tersebut menggumpul dimana ladydevimon berdiri, perlahan kotak itu menutupi area luka Ladydevimon beberapa saat kemudian tubuh Ladydevimon pulih kembali.
"KHUHAHAHAHAHA! " Tertawa jahat Ladydevimon ke anak terpilih.
"Apa yang terjadi!? Apa maksud dari semua itu!? " bingung Daisuke melihat Ladydevimon bisa pulih kembali dari serangan gabungan.
"K-kekuatan aneh apalagi barusan!? " Ikut Miyako bingung.
"Hehehe ini adalah kekuatan rahasia yang disembunyikan dewi Serena kepada seluruh digimon " Balas Ladydevimon menanggapi pertanyaan Miyako.
"Re-generasi!? " Balas Silphymon dengan pandangan marah.
"Benar " tanggap Ladydevimon.
"Kukira kekuatan itu hanya mitos!? " ucap Angemon
"Keķuatan ini bukanlah mitos, hanya keperluannya saja yang sedikit rumit, hanya bisa digunakan di area dimana data bisa berkumpul dan memerlukan tumbal untuk menggunakannya, kita ras digimon tidak bisa digunakan sebagai tumbal untuk aktifasi kekuatan ini, yang bisa hanya ras manusia karena data mereka memiliki energi positif sementara digimon negatif- " jelas Ladydevimon.
"Dan cahaya barusan adalah energi manusia..." potong Hikari dengan keadaan merinding dengan yang dia lihat barusan.
"Tepat " Tanggap Ladydevimon.
"Kalau digimon negatif,sementara manusia positif, berarti...!?
Bagaimana kau bisa menggundang manusia kemari!? " Tanya Takeru dengan ekspresi terkejut lalu marah.
"Mudah, aku hanya perlu menarik salah satu anak dunia dengan menipu mereka sebagai ksatria penyelamat dunia digital, lalu membuang mereka setelah kesini " Jawab Ladydevimon.
"APA YANG KAU LAKUKAN KE MEREKA!? " Marah Daisuke ke Ladydevimon.
"Karena tumbalnya harus dalam bentuk data jadi aku merubah mereka menjadi data seperti bagaimana digimon berubah menjadi data " Jawab Ladydevimon yang mengartikan mereka(manusia) dibunuh olehnya.
Mendengar penjelasan Ladydevimon membuat Takeru menggepalkan kedua tangannya dengan keras.
"KETERLALUAN!? " Marah Daisuke mulai memuncak ke Ladydevimon.
"AKU,AKU TIDAK AKAN MENGAMPUNIMU LADYDEVIMON!? " Marah Veedramon.
"Dan kini, akan kutunjukkan lagi satu kekuatanku, aku bisa menggunakan 1 tumbal untuk Evolusi!" Seru Ladydevimon dengan menyeringai.
Ctak!* bunyi jentikkan jari kuku Ladydevimon, sesudah itu muncul ribuan kotak kecil seperti barusan namun mereka menggumpul menyelimuti Ladydevimon, membentuk bola hitam.
"Ladydevimon...Warp Evolution!!!" Seru Ladydevimon didalam bola.
Perlahan bola tersebut mulai runtuh dan tubuh baru Ladydevimon mulai terlihat.
"Lilithmon! " Seru digimon baru
"L-Lilithmon! " Hikari terkejut melihat wujud evolusi baru Ladydevimon.
"Lilithmon! Mega evolusi dari Ladydevimon, salah satu raja dari digimon demon lord, merupakan perwujudan salah satu crest kegelapan lust, serangan utama bernama 'Phantom Pain' " Ucap Narrator.
"Wohohohoho, matamu, aku suka mata itu anak cahaya (Hikari), ayo lagi, Takutklah ke wujudku yang baru ini, aku sangat suka kau bereaksi begitu dari sejak lama " Ucap Lilithmon melihat Hikari melebarkan matanya.
"VEEDRAMON SERANG LILITHMON! " perintah Daisuke ke partnernya.
Veedramon bersiap menyemburkan lasernya lalu "V-NOVA BLAST!" Seru Veedramon.
Tiba-tiba Lilithmon menggunakan satu cahaya Lagi "Rasakan ini aku bagikan rasa Sakit yang kurasakan tadi kepadamu 'Phantom Pain'! " Seru Lilithmon mengeluarkan serangan ke Veedramon.
('ZWUSH!' Serangan Lilithmon berhasil menyebabkan laser veedramon lenyap dan
Serangan Lilithmon kini mengarah tepat ke Veedramon)
Veedramon terkejut melihat serangannya musnah dan kini ia terkejut melihat serangan Lilithmon tepat kearahnya Veedramon melebarkan bola matanya.
('DZZZZT!' bunyi serangan gelombang listrik ke Veedramon)
"GHAAAAAAA!!!" Rintih Veedramon menahan serangan Lilithmon kemudian akibat serangannya Veedramon tumbang ke lantai.
('Bruk!')
"VEEDRAMON! " Kaget Daisuke melihat Partnernya ambruk di Lantai, Daisuke berlari ke partnernya.
Kemudian Lilithmon melesat cepat ke Veedramon yang tumbang, Takeru yang melihat Lilithmon melesat berteriak ke Daisuke yang sedang berlari ke partnernya.
"DAISUKE AWAS! " Teriak Takeru melihat Lilithmon akan melakukan serangan fisik.
('BHUUAK!' Lilithmon menendang keras Veedramon hingga terpental dan jalur pentalnya ada mengarah ke Daisuke.
Daisuke Terkejut dirinya akan menabrak Veedramon yang terpental kencang.
Tiba-tiba didepan Daisuke muncul Angemon dan Silphymon yang berlutut siap bertahan.
('DZIING!' Bunyi keras Angemon dan Silphymon terpaksa menahan Veedramon sehingga tidak terkena Daisuke).
"KGH!!!" Rintih Angemon dan Silphymon menahan Veedramon.
"VEEDRAMON KAU TIDAK APA-APA? " Tanya Daisuke.
"Kgh! Kuat Sekali pukulannya!? " Rintih Veedramon sambil menggertak giginya.
"Silphymon bantu aku serang Lilithmon! " Ucap Angemon menyarankan serangan bareng.
"Baik, Ayo Angemon! " Seru Silphymon.
Kemudian Angemon dan Silphymon mencoba menjauh sedikit dari Veedramon dan Daisuke.
"HAND OF FAITH!,HIYAH! " Seru Angemon.
"STATIC FORCE! " Seru Silphymon.
Kedua serangan mengarah ke Lìlithmon, namun Lilithmon berhasil menghindar dari serangan tersebut.
Dengan menyeringai Lilithmon memberikan peringatan "jangan sampai kalian mengalami apa yang Veedramon rasakan tadi, dengan serangan seperti itu, sama saja seperti menggelitik " Ucap Lilithmon.
"Cgh! " Siaga Angemon dan Silphymon.
"Kalau begitu, Angemon!, evolusi ke HolyAngemon " Perintah Takeru ke Angemon.
"Baiklah! " Jawab Angemon.
"Angemon...Chou Evolution...HolyAngemon! "
"Inikah salah satu digimon yang pernah mengalahkan Piedmon waktu itu, wohoo sangat anggun yah " Ucap Lilithmon ke HolyAngemon.
"Lilithmon, Kejahatan yang kau lakukan, akan segera kubalaskan " Ucap HolyAngemon.
"HEAVEN GATE! " Seru HolyAngemon menggeluarkan pedangnya lalu membuat lingkaran sehingga muncul gerbang emas lalu terbuka dan mulai menghisap.
"Uuugh, kekuatan menghisap apa ini!? " Ucap Lilithmon.
"Dengan Heaven Gate, semua digimon jahat yang terhisap kesana akan binasa! Bersiaplah untuk menerima hukumanmu Lilithmon! " Ucap HolyAngemon.
"Tidak! Aku tidak mau terhisap! " Rintih Lilithmon yang ketarik Heaven Gate yang berada didepannya.
"SERANG SILPHYMON! " perintah Takeru.
"STATIC FORCE! " Serangan Silphymon dari belakang Lilithmon.
Melihat situasi, Lilithmon menyeringai lagi dan berseru "hehe, kalian mudah yah kuajak bercanda " Ucapannya berhasil membuat Takeru dan Miyako Terkejut.
Tiba-tiba Lilithmon menghindar lagi dengan melesat ke kanan sehingga serangan Silphymon menggenai Heaven Gate milik Holyangemon hingga hancur.
BOOM!* Suara keras Serangan Static Force bertabrakan Heaven Gate.
Sesudah itu Lilithmon menatap ke Takeru.
"Usaha yang kecil, menghasilkan kegagalan, Usaha yang besar menghasilkan keberhasilan, Ingatlah itu anak-anak terpilih, sekarang Giliranku! " Ucap Lilithmon.
"Nazar Nail! " seru Lilithmon,kemudian tangan kanan Lilithmon mengeluarkan sinar terang berwarna ungu.
"Aku tidak tahu mengapa tapi kelihatannya sesuatu yang ditangannya itu pasti menyakitkan " Ucap Silphymon memperhatikan Nazar Nail Lilithmon.
"Mari siapa yang mau pertama kali merasakan penderitaan? " Tanya Lilithmon melirik Holyangemon dan Silphymon.
"EXCALIBUR! " Seru HolyAngemon menggeluarkan pedang bersinar dan melesat ke Lilithmon mencoba bertarung melee.
"HIYAH!,HUAH! " Geram Holyangemon mengayunkan pedangnya bertubi-tubi ke Lilithmon namun tidak ada satupun yang terkena.
"HAH! " Seru Lilithmon memegang pedang Holyangemon, dan sekejap pedang HolyAngemon rusak diremuk tangan kanan Lilithmon.
TRAK!* Bunyi pedang laser HolyAngemon yang dirusak Lilithmon.
Kemudian Lilithmon menendang HolyAngemon di punggung hingga terjatuh.
"Menjauhlah Kau Lilithmon! " Geram Silphymon.
"STATIC FORCE! " Seru Silphymon menembak energi.
Dengan reaksi cepat Lilithmon berhasil menghindar dan tiba-tiba dia melesat ke belakang Silphymon.
"Hah! " Silphymon kaget menggetahui Lilithmon berada di belakangnya dan dengan sigap Silphymon mencoba meninju perut Lilithmon namun.
Grep!*
Tinju Silphymon ditahan oleh tangan kiri Lilithmon, sambil menahan tangan Silphymon Lilithmon berkata.
"Kurasa kaulah yang harus merasakan penderitaan itu , mari Rasakanlah " Ucap Lilithmon lalu ia mencengkram kepala Silphymon dengan tangan kanannya yang bersinar ungu.
"UWAAAAAAAGH!!!! " Rintih Silphymon.
Sambil Silphymon menjerit, Lilithmon mendeskripsikan serangannya.
"Bagaimana rasanya? Perih? Sakit? Sengsara?, 'Nazar Nail' adalah kekuatan yang dapat merusak data apapun dari yang kusentuh WHAHAHAHAHA!!! " Tertawa jahat Lilithmon sambil menahan cengkraman kepala Silphymon.
"GRAAAAA!!! " Geram Veedramon yang tiba-tiba melesat ke Lilithmon.
BRUUK!* Dorongan keras dari Veedramon sehingga membuat Silphymon terbebas.
Setelah terbebas dari cengkraman Silphymon ambruk ke lantai.
"Cgh! Kau lagi! " kesal Lilithmon dan kini tangan kanan normal kembali.
"Aku sudah katakan tadi, Aku tidak akan memaafkanmu jadi aku akan mengalahkanmu Lilithmon! " Geram Veedramon.
Sementara itu Silphymon de-digimon membuat Hawkmon dan Tailmon terluka di lantai.
"Uuugh! " Rintih Hawkmon.
"Hawkmon! " Miyako segera menghampiri Partnernya dan menggendong "kau tidak apa-apa? " Tanya Miyako.
"Kepalaku sedikit pusing! " Jawab Hawkmon.
"Tailmon? " Panggil Hikari yang menggendong Tailmon.
"Aku tidak apa-apa...ini hanya luka ringan saja..." jawab Tailmon.
"Wohohoho Lihatlah betapa menyedihkannya kekuatan kalian walaupun bersatu " Ucap Lilithmon memomok anak terpilih.
"Walaupun begitu, kita mengsupport satu sama lain! Tidak sepertimu " Ucap Daisuke.
"Hehehe, aku akan menyukai pertarungan ini " Ucap Lilithmon kemudian dia menggerluarkan cahaya putih lagi di tangan kirinya lalu mencengkramnya.
"Bersiap bertahan HolyAngemon! " perintah Veedramon lalu Holyangemon bergegas ke dekat Veedramon.
Kekuatan tumbal Lilithmon, membuat Lilithmon menggeluarkan Aura api berwarna ungu dan matanya memancar merah menyala sesaat kemudian.
"PHANTOM PAIN! " Gelombang serangan besar dari Lilithmon.
BRUAK!,BRUK!,BRUK! * RETAKAN tanah melesat lurus ke arah Miyako dan Hikari.
"Ahha! " Kaget Miyako dan Hikari mendapati dirinya yang ditargeti Lilithmon namun Miyako segera melihat ke Hikari yang juga dalam Bahaya, jadi Miyako berlari kencang ke arah Hikari dan mendorongnya menjauh dengan melompat dan menyikut Hikari dan Tailmon.
Hikari dan Tailmon melihat ke wajah Miyako untuk yang terakhir kali sebelum datangnya serangan.
BOOM* Suara ledakan.
Miyako tidak sempat berteriak, akibat serangan Lilithmon kacamatanya terlempar ke udara dan tubuhnya Lemas begitupun juga dengan Hawkmon.
Lalu Miyako dan Hawkmon terlempar keluar dari area bertarung dan jatuh ke dalam jurang yang diselimuti awan gelap.
Semua kecuali Lilithmon, terkejut melihat Miyako jatuh ke jurang bersama Hawkmon sementara Lilithmon hanya senang melihat salah satu anak terpilih jatuh ke dalam awan kegelapan.
"Satu anak sudah jatuh, kini tersisa 3 " ucap Lilithmon yang menyeringai melihat kacamata bekas Miyako tergeletak di lantai.
Hikari melihat Miyako berkorban demi keselamatannya , dirinya menjadi kaku dan tejatuh ke lantai dengan lututnya.*dug!*
"Tidak mungkin!" Ucap Takeru.
Hikari mulai meneteskan air matanya
"Kgh..huh...hah!...INOUE MIYAKOOOO!!! " Teriak Hikari memanggil Miyako.
To be continue
Read and Review ya guys :3
