Devil kembali lagi my belove readers

Apa kalian mulai bosen menunggu dan juga bosen sama ceritanya?

Kalau iya, devil minta maaf ya

Oke, kita lanjut lagi dari chap sebelumnya

Pagi harinya, Naruto berangkat dengan diantar oleh Kurama

Di kelas Naruto, tampak Naruto cs sudah menunggu Naruto dengan tatapan siap mengintrogasi

Naruto menghela napas lalu menjelaskan "Akan aku ceritakan kalau sudah saatnya. Sekarang kita perlu melatih Seirin dan Kisedai dengan lebih keras. `Mereka` sudah ada di belakang kita."

Shikamaru berkata dengan menuntut "Kalau begitu, katakan pada kami bahwa kau akan baik-baik saja saat `mereka` menantangmu."

Naruto sedikit tersentak lalu sebuah senyum kecil tercetak di bibir tipisnya "Tentu saja. Aku akan baik-baik saja. Kau pikir siapa aku ini?"

Kali ini Sasuke bertanya "Naruto. Bisa bicara sebentar? Hanya kau dan aku saja."

Shikamaru tampak mengernyit dan bertanya pada Sasuke "Kenapa hanya kalian? Apa yang ingin kau bicarakan dengan Naruto? Kenapa kami tidak boleh ikut?"

Baiklah, Naruto tau Shikamaru akan merasa ditinggal jika Sasuke bicara begitu, dan pasti Shikamaru akan membordirnya dengan banyak pertanyaan

Naruto berkata "Baiklah. Kita ke halaman belakang saja. Dan Shikamaru, aku tau kau khawatir, tapi untuk kali ini biarkan Sasuke mendapatkan waktunya."

Mendengar kata `waktu` dari mulut Naruto, Shikamaru hanya bisa menghela napas pasrah. Karena Shikamaru menyadari waktu Naruto untuk Sasuke semakin kurang, begitu juga waktu Naruto untuk yang lainnya

Oh dan jangan salah artikan sebagai hubungan yang romantis, hubungan mereka murni layaknya saudara. Shikamaru hanya tak ingin masa lalu kembali terjadi, dan membuat Naruto menghilang dari hidup mereka. Naruto adalah hidup mereka, mereka hidup untuk Naruto

Sasuke menepuk bahu Shikamaru pelan dan berbisik sambil lalu "Maafkan aku."

Naruto dan Sasuke langsung menuju halaman belakang, tak peduli sebentar lagi pelajaran pertama akan dimulai

Bersama Kuroko dan Kagami, mereka tampak melamun, tak memperhatikan guru yang tengah menjelaskan materi pelajaran

Dalam hatinya Kuroko bertanya-tanya 'Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang Naruto-kun sembunyikan dariku? Apa selama ini Naruto-kun berbohong padaku? Kenapa Naruto-kun terasa begitu jauh sekarang?'

Berbeda dengan Kagami yang berpikir 'Si kepala durian itu. Kenapa rasanya aku pernah mengenalnya? Tapi kapan? Dimana?'

Bersama dengan Naruto dan Sasuke, mereka terlihat duduk di bawah pohon yang cukup besar

Sasuke menghela napas sejenak lalu berkata "Intinya kau ingin apa? Aku masih tidak tau apa maumu dengan melakukan semua ini? Kenapa kau berbohong pada kami? Apa keluargamu juga tau?"

Naruto terkekeh "Hmph. Tentu mereka tau. They're my family after all."

Sasuke kembali bertanya "Bagaimana dengan Shikamaru? Dia lebih terlihat sangat protektif daripada aku."

Naruto terdiam sejenak "Aku akan memberitaunya jika semua ini berakhir. Dan aku berharap saat itu datang aku masih bisa bertahan."

Sasuke berkata dengan keras "Jangan pernah berkata seperti itu dihadapanku! Apa kau sudah gila? Berhenti berpikir yang tidak-tidak!"

Naruto sedikit tersentak mendengar untuk sekian lama Sasuke berkata dengan keras seperti itu "Tidak perlu berteriak begitu. Kau tau seperti apa aku ini. Sudah pernah aku katakan padamu. Selama jantung dan paru-paru ini mendukungku, aku akan selalu ada untuk kalian. Menma akan menemaniku sampai akhir, Menma akan selalu menemani kita, mendukung kita."

Sasuke terdiam, tak tau harus berkata apa lagi

Beralih pada Minato dan Kushina di London, mereka terlihat tengah bersantai di ruang keluarga

Kushina bertanya dengan penuh kekhawatiran "Minato. Apa semua akan baik-baik saja?"

Minato memeluk bahu Kushina, dan Kushina menyandarkan kepalanya di bahu Minato "Semua akan baik-baik saja. Ada kaasan yang akan menangani Naruto. Jangan lupa tousan juga bersamanya. Mereka dokter dan ilmuan, mereka pasti akan menemukan jalan untuk menyelamatkan Naruto. Mengembalikan Naruto seperti dulu lagi."

Kushina tak menyadari tatapan sendu Minato yang tengah menatap kosong ke arah tv besar mereka. Jika harus jujur, Minato sangat takut sama seperti Kushina. Mereka takut kehilangan anak mereka untuk kedua kalinya

Cukup Menma yang meninggalkan mereka, jangan Naruto juga. Mereka sudah sangat kehilangan dengan kematian kembar sulung mereka, jangan juga kembar bungsu mereka

TBC

Oh, Gosh. Badan devil ini rasanya seperti dilindas oleh kontainer beratus-ratus ton beratnya. Survei 3 tempat aja udah kayak gini, apalagi nanti pas udah kerja

Inilah lucunya kehidupan sekolah. Masa kuliah ingin kembali ke masa SMA. Masa SMA ingin kembali ke masa SMP. Masa SMP ingin kembali ke masa SD. Masa SD ingin kembali ke masa TK. Dan masa TK ingin kembali ke masa balita

Hidup itu penuh misteri

Oh dan devil ingin kasih tau kalau devil gak bisa up sampai lebaran. Orangtua sama adik devil bentar lagi pulang. Udah 2 tahun mereka gak pulang. Jadi selama keluarga devil ada di rumah devil bakal susah cari waktu pegang leptop. Masih ada tugas kuliah juga yang belum selesai

Maaf devil gak bisa nepatin janji devil di awal-awal. Devil udah gak bisa up rutin, bahkan devil juga mau hiatus sampai leba-err mungkin sampai orangtua devil berangkat atau kalau devil juga diajak ke Palangka

Liburan devil pasti ke Palangka sekalian bantu ortu di sana, jadi mungkin sekitar 3 bulanan. 1 bulan puasa sama lebaran, 2 bulan libur semester kalau jadi ke Palangka

Sekali lagi maafin devil yang gak bisa tepat janji

Ugh, devil ngerasa jadi author yang jahat

Oke, review

Kouhai-san : Iya, devil tau itu pendek, gak usah dikasih tau lagi. Oh, udah jelas kamu tuh anak nakal + mesum, yahh gak mesum-mesum amat sih, tapi tetep aja mesum, dan senpai mu ini punya banyak buktinya kok, wkwkwk. Devil gak aneh, tapi unik. Bodo amat sama pacaran, pacaran itu nyusahin. Hoho, siap-siaplah menerima bogemku pas kita ketemu di kampus, khekhekhe. Thanks dukungannya. Dan apa itu gut lak? Good luck maksudmu? Heh, semester kemarin EAP-mu dapat berapa sih? Jangan-jangan kamu gak lulus ya?

hanny (Guest) : Devil kasih clue deh. Siluet itu cewek, trus 'dia'nya itu salah satu tim Kiri. Ohohoho, bikin kepo orang itu sangat menyenangkan

666-username : Maaf. Tapi devil gak ada maksud merendahkan siapapun. Devil juga muslim kok. Tapi, kamu tau gak kaligrafi itu apa? Nah buat devil, foto profil devil itu cuman sebuah kaligrafi, bukan bermaksud untuk merendahkan tulisan arab atau umat muslim, karena devil juga orang muslim. Devil tau pandangan orang-orang itu beda-beda, makanya devil maklum dengan pandangan kamu sama foto profil devil. Dan devil juga berharap kamu ngerti cara pandang devil. Devil bener-bener gak bermaksud menghina atau merendahkan tulisan arab. Devil cuman suka sama bentuknya, fox artinya rubah dan rubah itu mengingatkan devil sama Kurama, jadi devil pilih fox daripada cat. Tapi, makasih udah mau mengkritik, tapi lagi, maaf, devil gak akan ubah foto profil devil

hazelnut (Guest) : Iya, slow aja, keep calm ya hazelnut

nanang (Guest) : Tetep lanjut. Tapi devil harus vacum dulu. Maafkan devil

(Guest) : Ini sudah up. Maaf kalau devil membuatmu kecewa dengan chap ini