Standar Disclaimer Applied
.
.
Short Ficlet SasuSaku © Tsurugi De Lelouch
Bab XXVIII : Berbagi
.
.
Sasuke Uchiha & Sakura Haruno
.
.
*Enjoying Reading and Reviewing*
Y*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*Y
.
.
.
.
Raut bahagia dari wajah anak sulung Sasuke dan Sakura kini menekuk sebal. Bagaimana tidak? Kedua adik kembarnya mengambil kue miliknya yang telah dibagi oleh ayahnya. Berulang kali mereka bertiga mengelilingi ruang makan—dan kebetulan orang tua mereka sedang makan siang disana.
"Bisakah kalian tidak berlari-larian ?" tegur Sasuke selesai meneguk air putih.
Bukan berhenti bahkan mereka masih berkejar-kejaran hingga kikikan pelan dari bibir wanita musim semi. Iris kelam milik suaminya mengarah pada istrinya tengah tertawa kecil melihat buah hati mereka.
"Biarlah, Sasuke-kun. Jarang-jarang mereka seperti itu," kekeh Sakura.
"Melihat mereka membuatku pusing, Sakura," tukas Sasuke.
"Itulah saudara, Sasuke-kun. Pada awalnya mereka berantem lalu baikan lagi hihi…"
Sasuke memutar bola matanya. "Merebutkan potongan kue. Itu hal sepele, Sakura."
Wanita musim semi mencubit pipi suaminya sampai ringisan pelan keluar dari mulut Sasuke. "Kau inii, Sasuke-kun. Walau itu hal sepele tapi itu cara mereka mengeratkan persaudaraan."
"Potongan kue dan persaudaraan? Apa hubungannya?" kilah Sasuke memegang pipinya.
"Mau kucubit lagi?" ancam Sakura.
"Tidak. Terima kasih," ucap Sasuke memilih untuk menikmati sup tomat dibandingkan berdebat dengan istrinya.
Lain halnya dengan Sei dan kedua adik kembarnya. Anak pertama Sasuke ini geram dengan tingkah Shiera yang mengejeknya dengan menggoyangkan potongan kue—miliknya. Sedangkan Shieri memandang tajam seolah membalas dendam perlakuan kakak sulungnya—ketika dia asyik menyusun balok membentuk rumah, akan tetapi Sei dengan sengaja menghancurkannya.
"Shieraaa…, kembalikan kue-ku. Kalian sudah dibagi dengan Tou-san. Kenapa masih mengambil punya nii-san?"
Shiera malah menjulurkan lidahnya. "Kue buatan Kaa-chan enak weee…"
Alis Sei berkedut kesal lalu dirinya melihat kedua adik kembarnya berlarian lagi sampai keluar ke balkon rumah. Tanpa sadar kedua adik kembar Sei bertabrakan dengan seseorang yang tanpa sengaja masuk ke halaman milik Uchiha.
"Ittaii…"
"Kalian baik-baik saja?" tanya gadis manis berambut merah mengulurkan tangannya pada si kembar.
Kue yang sejak tadi di tangan Shiera menjadi hancur terlempar ke tanah—dan itu membuat Shiera menangis—sedangkan Shieri menepuk pelan bahu adik kembarnya itu. Gadis manis itu mengulas senyum dan membantu si kembar berdiri lalu tanpa sengaja iris hijau susu—bersirobok dengan iris kelam milik Sei.
"K-kenapa kau disini, Kinako?" tanya Sei terkejut dengan kehadiran anak Kazekage Suna itu.
Seraya membersihkan debu dari bajunya, kembali dia tersenyum manis. "Orang tuaku mengajak kemari. Kebetulan ayahku ada urusan dengan ayahmu, tapi aku tidak tahu urusan apa," ucap Kinako mengendikkan bahunya.
Akan tetapi Shieri menangkap sekilas wajah kakaknya bersemu merah walau sepersekian detik. Bibir Shieri menyeringai tipis hingga terlihat oleh kakak sulungnya memandang aneh.
"Ada apa Shieri?"
"Tidak apa-apa, nii-chan," kilah Shieri.
Ujung baju yang dikenakan Kinako ditarik oleh Shiera hingga gadis itu menoleh dan membungkukkan badannya—hingga sejajar dengan Shiera. "Kau mau apa, Shiera?"
"Boleh Shiera bermain dengan nee-chan?" tanya Shiera dengan wajah tampan namun imut itu.
Kinako mengacak rambut mencuat milik Shiera dan terkekeh pelan. "Boleh-boleh saja, Shiera. Ayo kau mau bermain apa?"
"Ooh, jadi kakak kembarmu ini tidak diajak?" ucap Shieri.
"Terserah kau mau ikut atau tidak." Shiera melirik kakak sulungnya. "—Nii-chan, ayo bermain dengan kami. Jangan bengong saja—atau malu dengan Kinako-nee-chan?"
Tanpa menjawab ucapan seakan mengejeknya. Sei mendaratkan jitakan pelan pada Shiera. "Jangan bicara tidak-tidak, Shiera. Kau sudah mengambil kue kakak, sekarang juga mengejek, ckckck."
"Itu ide Shieri, nii-chan…" kilah Shiera mengusap kepalanya.
Sei mengalihkan pandangan pada adik manis namun sifatnya seperti ayahnya itu. "Benarkah itu adik manisku?" tanyanya namun dengan nada mengancam.
"Kalau aku bilang tidak. Bagaimana reaksi nii-chan?" gumam Shieri.
"Pasti kakak melakukan hal yang sama padamu—seperti Shiera," geram Sei.
"Di depan Kinako-nee-chan. Ckckck…" ucap Shieri.
Kinako tertawa kecil dengan persaudaraan Sei dengan kedua adik kembarnya itu. Melihat Sei hampir kalah beradu kata dengan Shieri lalu menjitak kepala Shiera. Tawa-nya itu membuat keturunan Sasuke Uchiha memandang Kinako.
"Apa yang lucu, Kinako?" tanya Sei.
Sedetik kemudian Shiera mencubit lengan kakaknya. "Masih dengan nada datar juga. Pantas saja banyak gadis mengejar nii-chan."
"Benarkah Shiera?" tanya Kinako.
"Wajah mirip Tou-chan lalu sifatnya juga membuat nii-chan jadi idola di Konoha," jawab Shieri menggantikan adik kembar untuk menjawabnya.
"Apalagi sekarang nii-chan menguasai jurus-jurus milik Tou-chan lalu nantinya direkomendasikan jadi jounin hihi," lanjut Shiera.
Sei memilih untuk menatap pohon Sakura dibandingkan mendengar ocehan kedua adiknya itu pada Kinako. Ya-walaupun sedikit bangga kalau adik kembarnya menceritakan tentangnya namun dia malu apalagi dengan Kinako.
Bersamaan itu pula orang tua mereka asyik berbincang dengan serius, apalagi pembicaraan kedua kepala keluarga yang saling beradu argumentasi—sedangkan istri mereka berdua meletakkan makanan kecil di meja. Lalu mereka berempat memandang ke arah balkon rumah, senyuman menguar di bibir mereka.
"Apa mereka tahu tentang perjodohan ini?" gumam Gaara melihat anak perempuannya tertawa kecil dengan mereka.
Sasuke menyilangkan kedua tangannya. "Tanpa dijodohkan sekalipun. Mereka saling menyukai," ucapnya.
Wanita musim semi berdehem pelan. "Kalian membicarakan apa hm?" tanya Sakura.
"Itu looh, Sakura-san. Kinako dan Sei…, mereka berdua saling menyukai," jawab Matsuri.
"Benarkah? Kalau mereka menikah berarti kita menjadi satu keluarga dong," ucap Sakura berbinar memandang istri Kazekage itu.
Kedua kepala keluarga itu hanya mendengus pelan melihat tingkah istri mereka, sampai Sei, Kinako dan si kembar menghampiri orang tua mereka masing-masing dengan pandangan aneh dan bertanya-tanya.
"Apa yang kalian bicarakan, Kaa-san?" tanya Sei.
Sakura hanya tersenyum tipis. "T-tidak ada, Sei."
"Kaa-san…." panggil Sei.
"Sudahlah, Sei," potong Sasuke menghentikan anak sulungnya bertanya lebih jauh lagi.
Si kembar malah mengambil kue yang di pegang oleh Sei. Anak sulung Sasuke itu kembali mengeluarkan raut sebalnya walau ada tamu dari Suna—tidak menciutkan untuk mengejar adik kembarnya.
"Sei, biarlah adikmu mengambilnya," ucap Kinako sambil memakan kue buatan ibu Sei.
"Mereka sudah mengambil bagianku, Kinako," kilah Sei.
Kinako menghela napas lalu mengambil kue yang akan diambil ayahnya, kemudian kue itu langsung dimasukkan ke mulut remaja tanggung itu. Sontak orang tua mereka kaget melihat Kinako berani melakukan itu di depan mereka—walau sebatas berbagi kue. Apalagi si kembar tertawa terbahak-bahak memandang raut lucu dari kakak sulungnya.
—Malu dengan semburat tipis di wajah tampannya.
.
.
Sepertinya tanpa perjodohan yang kalian rencanakan? Mereka sudah menunjukkannya bukan, benarkah begitu… Sasuke… Gaara…
.
.
.
Dengan berbagi itu maka hubungan diantara mereka akan kuat. Karena dengan berbagi itulah sikap peduli dengan sesama manusia
.
.
*Owari*
Tsurugi Notes (Wulanz Aihara)
Kembali dengan SFSS kali ini sudah mencapai bab 28. Maafkan minggu kemarin tidak diupdate karena moodku tidak baik juga kondisiku lagi sakit, harap maklum saja ya. Mungkin fic ini sebagai penebusku minggu kemarin, lagipula tanggal sepuluh aku ulang tahun #siapa yang nanya. Untuk Fate dan Love & Choice akan diupdate dan tenang saja ya ^^
Terimakasih yang sudah mereview, meng-follow dan meng-favoritekan karyaku ini.
Thanks to Reviewer Bab I sampai Bab XXVII
Trancy Anafeloz ,FairyLucyka, Cha KriMoFe Doujinshi, Fishy ELF, Kuromi no Sora, iez ashiya, Asakura Ayaka, rura seta, Guest, Aika Yuki-chan ,skyesphantom, Guest, rkarina97, ,poetry-fuwa, Arisa saki, fuchaoife, Lucifionne, Hira-kun, Iez Ashiya, Guest, akasuna no ei-chan, Deshe Lusi, kikihanni, Ayano Futabatei , StrawberryBlossom, Kirito, Asuna FC, uchihana rin, Uchiha Shige, Karasu Uchiha, Sunny Iruzer February,Voila Sophie, Momo Haruyuki, Iez ashiya, Baka Iya SS, mari-chan.41, Karin Shawol, SakuraChiha93 ,gaara's official gf , akasuna no ei-chan , uchihana rin, uchizuki RirinIin, Uchiha Hana Richan,crystallized cherry, ca kun, Air Mata Bebek, Sakakibara mei, Uchiha Shige, Momo Haruyuki, Haru-kun Uchiha, Sami haruchi, uchi, Yoruichi Shihouin Kuchiki, Sami haruchi 2, FuRaHeart, Jian Jiun, Momo Haruyuki, Mikka,crystallized cherry, Kim Na Na Princess Aegyo, nadja violin, Hinagiku-chan 'cumasatu1nya, Arlene Shiranui,blossom fesasusaku, Charachain, Smile Up Sunny - S.B.F. Mo ga login, Poetrie-chan ga' login, Arakafsya Uchiha, Genji Naru, Brown cinnamon, Uchi Megumi, Haru-kun Uchiha, hachikodesuka, eonniisoo, dee-chaan, Ndah-savers, Akuro Hayami, Roraitori, vannychan, Summer, Brown Cinnamon, Sparyeulhye, Morena L, Queennara, Novi Shawol'Elf, Putri Hassbrina.Chichoru Octobaa, Aria Desu, Hanna Aiko, PL Therito, I, Momo kuro, Summer, chess sy, guest, deshitiachan, hachikodesuka, Aria Desu, Peach Saphire, Mochi, sora azura, D.M Nela Chan, Raditiya, SasuSakuSasoGaa, dee-chaan, allihyun, chii no pinkycherry, blossom fesasusaku.
*Semoga tidak bosan membaca karyaku*
Palembang, 07 Mei 2013
09.10 a.m
