Bleach © Tite Kubo
Bleach Fanfic Story – Dragon Ice and Wolf of Black Snow
Soul Society Arc
-I do not own Bleach-
Don't Like, Don't Read
Warning : TYPO, OOC, OC, AU, Etc
- Chapter 26 -
Setelah Aizen, Gin dan Tosen hilang dalam dimensi lain dengan para Menos. Semua orang segera bergerak merawat yang terluka. Divisi empat berdatangan dan mulai mengambil alih. Setiap grup datang dan merawat Byakuya, Komamura, Renji, Akatsuki dan Toshiro. Walau begitu Akatsuki tidak membutuhkan waktu lama untuk tersadar dan Toshiro menggunakan tubuhnya untuk dijadikan sandaran. Matsumoto berlutut dekat pada keduanya sambil mengawasi mereka. Perlahan dia membersihkan darah dari wajah dan beberapa bagian tubuh kapten dan wakil kaptennya.
Beberapa kapten lain yang masih sedikit kebingungan dengan pengkhianatan itu mendekat pada mereka. Soutaichou juga mendekat dan mengelus kepala serigala besar itu seperti pada seorang anak. "Sepertinya kau berhasil..." bisik pria tua itu sehingga hanya Akatsuki dan Toshiro yang mendengar.
"Ya, saya berhasil kembali tepat waktunya. Maaf membuat anda menunggu" Akatsuki mengangguk kecil. Toshiro hanya terdiam, beberapa grup divisi empat dengan ragu-ragu mendekat. Mereka sedikit takut dengan wujud Akatsuki yang sekarang. Akatsuki bisa mencium itu, "jangan khawatirkan aku. Kalian cukup urus My Lord" dia menunjuk pada pemuda di sebelahnya.
Toshiro melirik tajam, "jangan bodoh, Akatsuki. Milikmu lebih parah dibandingkan punyaku."
Ukitake membersihkan tenggorokannya, "A-akatsuki-san... Kau masih hidup? Bagaimana?"
"Aku tidak bisa menjelaskan itu, Ukitake-taichou" Serigala itu menggelengkan kepalanya kemudian tertawa kecil "sepertinya aku terlalu keras kepala untuk bisa mati. Aku akan terus hidup selama tuanku juga masih hidup."
Kyoraku dan Ukitake tersenyum, "sepertinya memang begitu..." jawabnya setuju.
"Aku menunggu penjelasanmu nanti, Hitsugaya-taichou" Soutaichou berbalik dan menghilang bersama Sasakibe. Unohana tiba dengan Mikazuki dan mengatur semua. Toshiro dan Akatsuki hanya terdiam ketika Unohana berjalan menghampiri Byakuya. Kapten muda itu menutup matanya, dia perlahan berdiri dibantu oleh Akatsuki. Matsumoto ikut membantunya disisi yang lain. "Tugas kita selesai. Ayo kita pergi, Akatsuki, Matsumoto..." katanya.
"Apa? tunggu, Shiro-kun!" Ukitake berusaha mencegah tapi ketiganya segera menghilang. Mereka bahkan tidak membiarkan satu pun luka mereka dirawat.
Kyoraku mengangkat topinya, "yare-yare... sepertinya kita sudah terlalu tua untuk ini." (iya, lu ketuaan... Kyoraku...)
.
.
.
Pada hari itu semua terlihat jelas. Byakuya selama ini ternyata mengangkat Rukia sebagai adiknya karena permintaan terakhir istrinya, Hisana yang merupakan kakak kandung dari Rukia. Hisana yang bersalah karena meninggalkan Rukia ketika masih bayi berusaha mencarinya hingga dia meninggal karena sakit. Karena tidak menemukan Rukia, dia meminta Byakuya untuk mencarinya dan mengangkatnya menjadi adik semenjak dia tidak memiliki hak untuk dipanggil sebagai kakak.
Untuk itulah, saat Byakuya menemukan Rukia, dia segera mengangkatnya menjadi adik walau harus menentang semua orang di keluarganya. Walau memang dia telah melanggar hukum, Byakuya melakukan sumpah didepan makam orang tuanya agar tidak pernah lagi melakukan hal yang sama. Dia begitu putus asa untuk membuat keinginan Hisana menjadi kenyataan sehingga membuat dua sumpah yang tidak seharusnya tidak pernah dia buat. Sebab itulah saat Rukia dijatuhi hukuman mati, Byakuya mulai kebingungan.
Dia tidak tahu sumpah mana yang harus dia ikuti. Sumpah untuk tidak melanggar hukum lagi pada orang tuanya atau sumpah untuk melindungi Rukia pada Hisana. Dia sangat berterima kasih pada Ichigo yang telah mau menyelamatkannya dan membuka semua kegelapan yang menyelimutinya.
.
.
ya, sorry sedikit banget yang ngomong. soalnya ini cerita toshiro sama akatsuki.
please review!
