THE BEST TEAM
Naruto by Masashi Kishimoto
The Best Team by Doni Ren
Warning : Gaje, Typo terutama, abal abal, ide pasaran, alur dipertanyakan dan OC..
Saya berusaha membuat karakter IC tapi apakah berhasil ? entahlah..
Genre : Adventure, Friendship, Mudah mudahan Romance nya dapat dan berusaha menyelipkan Humor (yang garing)
Pairing : NaruHina, SasuSaku dan yang lain mungkin menyusul..
.
.
.
Enjoy it !
Sebelumnya di The Best Team :
Pertarungan di Hutan Kematian semakin mencekam. Semua tim berusaha untuk mencapai tujuannya masing masing. Tim 7 pun berhasil mendapatkan kemenangan mereka, namun..namun sebuah legenda yang hidup dalam kegelapan datang dan mengenggam mereka dalam sebuah kekuatan yang berputar di hati kebencian !
Chapter 28 : Sakura Spirit and Gaara Threat
Kicauan burung menyapa pagi yang cerah di hari keempat. Lentingan sinar matahari yang masuk melalui celah celah pohon mulai merambati hutan dan menyinari Hutan Kematian dengan cukup baik.
Haruno Sakura mengompres dua kepala teman satu timnya yang tidak sadarkan diri sejak pertarungan mengerikan di malam itu.
"AKU AKAN MENGHANCURKAN.."
Mata Sakura berubah ketakutan..dia ingat kata kata Naruto..
"KONOHAAAAAAAAA !"
Jantung gadis Haruno itu berdetak kencang. Ada sesuatu yang salah dengan mereka berdua. Ada sesuatu yang amat salah..
"Cih..yang..yang kubenci hanya dia.."
Kata kata Sasuke yang pelan namun masih bisa didengar Sakura pun terngiang ngiang di kepalanya. Dia ingat kata katanya saat memperkenalkan diri dulu. Apa mereka berdua..
"Apa kalian berdua selalu sendirian.." kata Sakura denag nada sedih.
"..Yang tidak kusuka adalah membuat seseorang sakit hati dan berada dalam kebencian.." Sakura teringat kata katanya. Yang tidak dia sukai, yang dia suka..cita citanya..
"..Dan cita citaku adalah.." Sakura teringat kata katanya, saat itu dia ingat kalau dia melirik Sasuke. Kemudian dia mengatakan cita cita keduanya..
"..Dan juga menolong orang orang yang tenggelam dalam kesendirian menjadi orang orang yang terlingkupi kebersamaan.."
Rambut pink itu bergerak dibelai angin pagi. Rambut panjang itu tergerak dengan lemah. Perasaan Sakura yang bersalah..entah kenapa, Naruto dan Sasuke adalah orang yang benar benar berbeda darinya..
TAP ! Sakura merasakan sesuatu di belakangya, dia menoleh ke belakang..
"Ketemu.." kata seorang Genin dengan hitai-ate Oto. Mata Sakura melebar..
Dosu dan timnya sudah menemukan tim 7 ! Zaku tersenyum licik sambil menggerakkan otot lehernya.
"Lihatlah..bahkan target kita sepertinya sedang bermimpi indah.."
"Akan kubuat dia bermimpi di neraka.." kata Dosu. Dia langsung berlari ke arah Sasuke. Sakura dengan cepat mengambil dua shuriken dari kantong senjatanya dan melemparkannya ke arah Dosu.
Ninja Oto dengan balutan balutan perban di wajahnya itu menyiapkan lengannya yang sudah diubah seperti alat mekanik besi yang berlubang lubang.
PHIIII ! keluar tekanan angin yang sangat kuat. Dua shuriken Sakura bahkan terpental ke berbagai arah. Sakura menutup telinganya. Terasa frekuensi suara itu sangat tinggi.
"Dasar wanita lemah !" Dosu memukul perut Sakura. Sakura langsung jatuh terduduk. Dengan santai Dosu berjalan mendekati Sasuke.
"Heh..tugas kami se-"
BRAAAK !
"AAAAWWWW !" Dosu memegang 'alat'nya, 'Kejantananku..perempuan ini menen-'
DUAKH ! Dosu langsung terjatuh ke tanah sambil memegang 'alat'nya. Zaku dan Kin Tsuchi memasang wajah horror. Kinuta Dosu, pemimpin tim mereka hanya dikalahkan dengan cara itu ?
"Cepat lakukan sesuatu !" teriak Dosu kesal.
Zaku berlari ke arah Sakura sambil mengarahkan kedua telapak tangannya. Zaku tersenyum licik.
"Kau hanya.."
Sakura melompat dan langsung menerjang kepala Zaku. Dengan cepat Kin Tsuchi menerjang punggung Sakura. Sakura terpelanting ke depan. Zaku yang memegang kepalanya langsung menggeram marah ke arah Sakura.
"Dasar sialan !" teriak Zaku kesal "AKAN KUHABISI KAU !" Zaku menembakkan tekanan angin dari kedua telapak tangannya. Sakura terpental ke arah Kin Tsuchi. Kin sudah menyiapkan kunainya.
"Matilah.."
GREP. Sakura dengan sigap berbalik arah dan menahan lengan Kin Tsuchi dengan tangan kirinya. Sementara tangan kanannya sudah menyiapkan pukulan..
"CHAAAA !"
DRAAAK ! Kin Tsuchi terpelanting ke belakang. Zaku menelan ludahnya 'Perempuan yang garang..' batinnya.
Sementara Dosu sudah bangkit dari acara kesakitannya. Dia memandang Sakura kesal. Sakura yang melihat gerak gerik Dosu langsung melemparkan tiga shuriken ke arahnya. Dengan mudah Dosu menghindar. Zaku segera menembakkan tekanan anginnya.
"MATILAH KAU SIALAAAAN !"
Mata Sakura melebar 'Tidak..tidak..'
'Jika mereka membunuh Sasuke-kun..bahkan membunuh Naruto..' tubuh Sakura melayang ke arah Kin Tsuchi yang sudah memajukan kaki untuk menghantam punggungnya.
'..Aku..aku gagal melindungi mereka berdua-'
DUAKHH !
"AHHH !" Sakura berteriak kesakitan begitu punggungnya diterjang oleh kaki Kin. Genin perempuan Oto itu langsung menyeret Sakura mendekati Sasuke dan Naruto..
Kin Tsuchi menggenggam rambut panjang soft pink itu dengan kejam. Kin Tsuchi menghembuskan napas kesal
"Untuk permpuan dengan rambut aneh sepertimu..tampaknya kau cukup kuat.." Kin Tsuchi mendelik ke arah Dosu.
"Ya ya..aku akan membunuh Uchiha Sasuke.." Dosu melirik ke arah Naruto "..Dan temannya juga..serta.." Dosu menoleh ke arah Sakura dengan kesal.
"KAU ! PEREMPUAN SIALAN !"
DUAKH ! Dosu menendang pipi Sakura. Gadis Haruno itu hanya meringis kesakitan. Kin Tsuchi tertawa kecil. Dia semakin mengenggam dengan keji rambut panjang pink Sakura.
"Baiklah..saatnya pengeksekusian.." kata Dosu. Matanya menatap tajam ke arah Sasuke "Katakan halo kepada penjaga neraka, Uchiha.."
'AKU..' Sakura merasakan sesuatu di perasaannya
"..Dan juga menolong orang orang yang tenggelam dalam kesendirian menjadi orang orang yang terlingkupi kebersamaan.." kata katanya sendiri terngiang di kepalanya, hatinya, otaknya..SEMANGATNYA !
"TIDAK AKAN KUBIARKAN !"
Mata Kin Tsuchi terbuka lebar. Tampak bunga bunga sakura itu berjatuhan. Helaian bunga sakura yang indah, helaian rambut soft pink itu tergerai di tanah.
Sakura memotong rambut panjangnya..dia ingat. Dia benar benar ingat kalau dia berduel dengan Ino untuk adu kecantikan rambut. Tujuannya hanya satu, memikat Uchiha Sasuke..
Tapi kini..
'INI UNTUK MENYELAMATKAN SASUKE-KUN DAN NARUTO !'
Sakura yang memegang kunai langsung menendang kaki Kin Tsuchi dengan gerakan berputar. Kin Tsuchi langsung jatuh ke tanah. Dengan cepat dia menerjang ke arah Zaku yang tidak siap. Zaku terpental ke atas akibat tendangan Sakura yang mengenai dagunya. Sakura meninju tepat di perutnya, Zaku menabrak pohon di belakangnya.
Dosu langsung menyerang Sakura dengan tangan besinya. Sakura menunduk ke bawah dan menyabet kunainya.
TRAAANG ! tangan mekanik Dosu dan kunai Sakura beradu. Dosu tersenyum dari balik perbannya.
PHIII ! terdengar bunyi yang kencang dari lubang lubang tangan mekanik Dosu.
DHAAAR ! Sakura terpental ke belakang, kekuatan tekanan alat mekanik Dosu sangat kuat sehingga Sakura terjengkal ke belakang akibat ledakan tekanan tersebut. Dosu melirik Sakura sejenak dan kembali menatap Sasuke. Sekarang tidak ada yang mengganggunya..
"Mati kau, Uchiha.."
TAP ! TAP ! TAP !
"SASU-"
GREP. Dosu dengan sigap mencekik leher Sakura. Matanya menandakan kemarahan yang besar "Kau memang menyusahkan !"
Sakura tersenyum tipis "Itulah spiritku..itulah semangatku..semangatku untuk melindungi teman temanku.."
"MASA BODOH !" Dosu menghantamkan tubuh Sakura di antara tubuh Naruto dan Sasuke. Retak retakan kecil tanah terlihat di antara bawah tubuh Sakura. Sakura mulai merasakan kesadarannya hilang.
Sharingan berputar..
Mata sang rubah menyala.
~TBT~
"APA YANG KAU LAKUKAN KEPADA SAKURA (CHAN) !" teriak Naruto dan Sasuke yang langsung bangkit dari terlentangnya dan meninju Dosu secara bersaman.
Tubuh Genin Oto itu terpental dan menghantam pohon pohon di belakangnya. Sementara Zaku yang baru bangkit berdiri langsung dikejutkan dengan Sasuke yang berada di belakangnya. Segel Sasuke sudah kembali..noda noda hitam menghiasi setengah tubuhnya. Mata Zaku terbuka lebar.
GREP ! Sasuke memegang kepala Zaku, dengan cepat Naruto menendang kepala itu sehingga tubuh Zaku terpental kembali ke atas. Sasuke melompat mensejajarkan tubuhnya dengan Zaku dan meninjunya ke bawah. Naruto menahan dengan kedua telapak tangannya. Chakra Kyuubi dan kegelapan sang Yami sudah mengelilingi tubuhnya.
"Kau akan-" Naruto ingin menghantamkan punggung Zaku ke lututnya. Dia ingin mematahkannya..
DRAAAR ! sebelum sempat Naruto melakukan hal mengerikan tersebut, Dosu sudah meninju punggung Naruto dengan bantuan alat mekaniknya. Tubuh Zaku terbaring di tanah, sementara Naruto terseret mendekati Sasuke. Kin Tsuchi dengan cepat memapah tubuh Zaku ke belakang..
Mata Dosu terbuka lebar..benar benar dua chakra yang mengerikan..
Sementara Sakura yang setengah pingsan melirik ke arah Naruto dan Sasuke. Hatinya meringis sedih..
Dua chkra kebencian, Ungu kehitaman dan merah kehitaman yang pekat mengelilingi tubuh Naruto dan Sasuke. Wajah mereka..wajah mereka bukan seperti yang dia kenal..
Naruto dan Sasuke menyeringai. Menyeringai seperti seorang penjahat !
"Kita pergi.." kata Dosu memberi komando. Tim Oto tersebut langsung melompat ke belakang dan langsung kabur menaiki pohon pohon.
"Dasar penakut..datte-" Naruto lagi lagi pingsan. Sasuke memegang bahunya kesakitan. Mata sharingannya perlahan lahan memudar. Tubuh Uchiha itu kembali jatuh ke tanah..
Chakra ungu dan merah penuh kegelapan itu perlahan lahan menghilang. Sakura juga mulai merasakan kesadaran yang semakin pudar. Pertanyaan sedih terus menerpa otaknya..
'Apa yang terjadi dengan Sasuke-kun dan Naruto ?!'
.
.
.
"Gezz..hampir, hampir bisa !" kata seorang bocah berusia 13 tahun senang. Anak laki laki berwajah imut itu tersenyum senang saat putaran putaran chakra mulai terbentuk di tangan kirinya.
DEG.
BRAAAARRR !
Jiraiya hanya melirik sebentar ke arah muridnya dan kembali menulis novel seriesnya lagi. Midoru Shizukesa-nama sang bocah-menggeram kesal dan bangkit kembali untuk membuat Rasengan di tangan kirinya.
"Padahal hampir berhasil.." gumam Shizu, tetapi masih dapat didengar Jiraiya.
"Kau kurang konsentrasi ?" tanya Jiraiya. Shizukesa menggelengkan kepalanya.
"Tidak..tetapi tadi.." mata lentik dengan iris coklat keemasan itu menjadi sayu, sayu dan sedikit bingung..
"..Tadi aku merasakan dua kebencian yang sangat besar..jauh..jauh entah di mana.."
Jiraiya menoleh ke arah muridnya tersebut. 'Dua kebencian besar ?'
"Entahlah sensei.." mata Shizukesa yang lentik nan sayu itu berubah tajam "..Tapi aku merasakan di masa depan aku lah yang harus menghentikan kebencian itu !" kata Shizukesa. Dia kembali menatap tangan kirinya. 'Dan aku harus selesaikanj ini !'
Jiraiya terdiam. Hembusan angin menerpa rambut panjang putihnya. Sebuah ramalan seperti menyapanya dengan sapaan yang kejam. Ramalan yang dia anggap hanya lelucon tetua katak. Jiraiya menatap rambut Shizukesa.
Dan dia baru menyadari kalau rambut muridnya coklat keemasan !
.
.
.
Evakuasi babak Chunnin kedua sedang berlangsung. Dengan pemberitaan adanya Orochimaru menyusup desa membuat semua Jounin dan beberapa Anbu turun tangan untuk mengevakuasi peserta. Kakashi dan dua Anbu berhasil menemukan tim 7 yang sudah tergeletak di Hutan Kematian dengan beberapa luka dan memar di tubuhnya. Mata sayu Kakashi menatap wajah Sakura. Ada yang aneh..wajah murid perempuannya itu tampak bersedih..
Setelah kesibukan di mana mana. Babak ketiga Chunnin akan dilakukan tiga hari lagi, dengan dibagi dua tahap karena peserta yang lulus cukup banyak. Hokage dan beberapa Jounin melakukan rapat cepat. Hokage mengirim kepada Kazekage untuk meminta bantuan keamanan. Anbu pun semakin diperbanyak untuk mengamani desa dari serangan berbahaya Orochimaru.
Semuanya sibuk..semuanya sibuk untuk mencegah hal yang buruk.
Di sudut gelap desa..
Yakushi Kabuto membetulkan kacamatanya, matanya menatap Orochimaru yang sedang bersandar di dinding sambil memasang wajah tersenyum licik.
"Negosiasi dengan pihak Suna berjalan lancar ?" tanya Orochimaru. Kabuto yang merupakan tangan kanan sang legenda Sannin itu menganggukkan kepalanya.
"Babak ketiga dibagi dua fase..fase pertama akan dimulai tiga hari lagi.." kata Kabuto.
"Kau mata mata yang baik, Kabuto..apa kau lulus ?"
Kabuto menganggukkan kepalanya "Aku beruntung..tapi si bocah Suna itu merupakan anak yang menyeramkan.."
"Dia mengincar Sasuke-kun ?"
Kabuto lagi lagi menganggukkan kepalanya. Kacamatanya dia betulkan sejenak "Anda benar, Orochimaru-sama. Apa tindakan kita ?"
Orochimaru tertawa pelan.
"Membunuhnya ?" tanya Kabuto. Agak bingung dengan respon sang Sannin.
"Biarkan saja Jinchuriki Suna itu..dia juga adalah senjata perang yang hebat. Lagi pula dua bocah itu memiliki kerja sama yang bagus.." Orochimaru menjilat bibirnya "..Mereka berdua pasti akan bisa mengalahkan bocah Suna itu.."
Orochimaru menegakkan badannya "Aku harap dapat melihat kerja sama mereka dalam tatapan yang jahat.."
"Maksud anda ?" tanya Kabuto tidak mengerti. Orochimaru tertawa lagi.
"Kobaran kebencian..tubuh dua anak itu sangat aku sukai !" mata ular itu menyala "..Bergabung dengan kita..itu lah intinya Kabuto !"
Kejahatan sudah bersedia menyambut Uzumaki-Uchiha. Hembusan dari penyerangan mulai terlihat..
~TBT~
"MONSTER !"
"PERGI SANA ! WAJAHMU MEMBUATKU MUAK !"
"TAHI KUCING LEBIH BAIK DARI PADA KAU BOCAH SIALAN !"
"KAU HANYA SAMPAH !"
"SIAPA PEDULI DENGAN PENINGGALAN PAHLAWAN ! KAU HANYA SAMPAH YANG MENOREHKAN KESEDIHAN KEPADA KAMI !"
"KONOHA MEMBENCIMU !"
PIK..mata safir biru itu terbuka. Dia memandang ke langit langit bangunan yang berwarna putih. Bau obat obatan juga mulai menyambut indera penciumannya.
"Di mana aku dattebayo.." gumamnya pelan.
"Na-Naruto-kun.."
Naruto menoleh ke arah kanan ranjang. Tampak sesosok gadis bermata lavender dengan rambut biru kehitaman yang pendek memandangnya dengan khawatir. Naruto tersenyum.
"Hinata.." dengan segera bocah Uzumaki itu menegakkan tubuhnya. "Apa aku di.."
"Ru-rumah sakit, Naruto-kun.." kata Hinata pelan. Naruto menggaruk tengkuknya "Bagaimana dengan ujian Chunninya.."
".."
".."
"AH YA !" Naruto baru menyadari apa yang dikatakannya. Dia langsung berbalik menghadap Hinata dan memegang kedua bahu Hyuuga tersebut.
"Hinata ?! bagaimana ujian chunninya-ttebayo ?!"
DEG. DEG. DEG. Hinata terasa ingin terjungkal karena wajah Naruto begitu dekat dengannya.
"HINATA ?! BAGAIMANA DENGAN BABAK KEDUA UJIAN CHUNNIN ?!"
"A-ano.."
Naruto semakin mendekatkan wajahnya. One Shoot untuk Hinata !
Hinata sudah siap untuk pingsan, untung saja sebuah suara memalukan terdengar dari perut Naruto.
KRIIUUUUKK..
".."
".."
"Eh ?!" Naruto menyengir sambil menggaruk kepalanya "Aku lapar.."
Hinata tersenyum. Dia menghela napasnya lega. "A-akan kuambilkan Naruto-kun.." gadis Hyuuga itu pun langsung keluar dari kamar Naruto.
Di luar kamar, Hinata mengelus elus dadanya berkali kali karena selamat dari bencana pingsan.
.
.
.
Naruto memakan ramen panasnya dengan penuh semangat. Hinata menatap bubur nasi yang pertama tama dia berikan tetapi ditolak langsung oleh Naruto. Mata lavender itu kembali melirik ke arah Uzumaki muda yang sedang menyeruput kuah dari ramen tersebut. Naruto mendesah lega, dia kemudian menaruh mangkok kosong itu di meja yang berada di sampingnya.
"Rasanya chakraku pulih kembali-ttebayo.." kata Naruto sambil tersenyum senang. Hinata ikut tersenyum. Naruto kemudian menoleh ke arah Hinata.
"Ano..Hinata.." Naruto menggaruk belakang kepalanya "Bagaimana dengan ujian Chunninnya ?"
Hinata tersenyum "Babak ketiga akan dimulai tiga hari lagi..en-entah apa yang terjadi.."
Naruto mengangguk angguk tanda mengerti. "YOSH ! JADI AKU PUNYA BANYAK WAKTU UNTUK LATIHAN !"
Klek..terdengar bunyi pintu kamar Naruto terbuka, tampak Uchiha Sasuke dengan pakaian rumah sakit memasuki kamarnya dengan wajah datar.
"Teme.." kata Naruto pelan. Sasuke mengerling sedikit ke arah Hinata dan kembali menatap Naruto.
"Ada suatu hal yang ingin aku bicarakan.." kata Sasuke datar. Naruto mengangkat alisnya. Sementara Hinata cuma terdiam memandang duo Uzumaki-Uchiha tersebut.
Hembusan angin menerpa rambut kuning cerah dan biru dongker sore itu..Naruto dan Sasuke yang sudah pingsan selama satu hari penuh hanya menghela napasnya. Naruto lah yang membuka percakapan tersebut.
"Hahh..kau merasa aneh ?"
Sasuke terdiam. Saat ini mereka berada di atas atap rumah sakit. Mata onyx nan kelam Uchiha muda tersebut datar memandang 4 patung wajah para Hokage.
"Hn..kau benar.." Sasuke meraba bahu kirinya, tempat segel kutukan itu berada. "Hanya tim kita yang tahu.."
"Kutukan itu ?" tanya Naruto. Sasuke menganggukkan kepalanya.
"Kakashi-sensei juga ?"
Sasuke kembali mengangguk. Suasana kembali hening.
"..Dan Kakashi-sensei juga sudah tahu pertarungan akhir kita dulu.." sambung Sasuke. Naruto memiringkan kepalanya bingung.
"Maksudmu ?"
"Dengan orang yang bernama Orochimaru itu.." mata Sasuke berubah tajam "..Dia tahu perubahan chakra merahmu, Naruto.."
Naruto memandangi perutnya. Dia ingat saat lima jari Orochimaru menghujam perutnya.
"Ya..kesakitan itu masih kuingat..tapi setelah itu..setelah itu aku merasa melupakan sesuatu.." kata Naruto. Sasuke kembali menggosok tanda segel kutukannya.
"Aku juga..entah apa yang Sakura lawan waktu kita berdua tidak sadarkan diri..tapi aku merasa kebencianku kepada Itachi begitu besar." Sasuke menghela napasnya. Naruto turut menghela napasnya.
"Sama..aku juga.." Naruto menelan ludahnya "..Entah kenapa tiba tiba sesuatu yang namanya kebencian menekan hatiku..saat itu yang kuingat hanya sesuatu yang dikatakan di dalam mindscapeku.."
"Kau juga ingat apa yang dikatakan Orochimaru ?"
Naruto menoleh ke arah Sasuke "Jangan jangan kau.."
Sasuke terdiam. Kembali suara angin yang berhembus menemani sore mereka saat itu..
"Aku.." setengah wajah Sasuke tertutupi helaian rambut biru kegelapannya "..Ingin menjadi kuat.."
Naruto menelan ludahnya.
"Bukankah kau juga menginginkan kekuatan, Dobe ?" Sasuke menoleh ke arah Naruto. Onyx kelam itu tampak mengintimidasi.
Naruto membuang mukanya "Yah..kau tahu.."
Sasuke menggelengkan kepalanya "Aku ingat teriakanmu itu.."
Naruto menatap Sasuke "Teriakan apa ?"
".."
"Sasuke ?!"
".."
"Sasuke-Teme ?!"
"Aku berat mengatakannya..tapi kebencianmu begitu besar sat itu..kata katamu. Kata katamu bukan seperti mulutmu.."
Naruto terdiam sejenak. Kedua tangannya kemudian dia taruh di belakang kepala "Aku memang membenci Konoha, tetapi apa kau yakin berguru dengannya tidak membuat kita salah langkah.."
Sasuke tersenyum tipis "Itu lah langkah awal kita.." Sasuke menoleh ke arah partnernya..
"Langkah awal dalam cerita kita !"
"Apa maksudmu-ttebayo ?" tanya Naruto sambil menaikkan alisnya. Sasuke memajukan kepalan tangannya.
Naruto terdiam memandang kepalan tangan tersebut. Matanya melirik ke arah Sasuke yang memasang wajah datar. Naruto kemudian tersenyum.
"Kapan ?"
TAP ! dua kepalan bertemu..
"Secepatnya.."
.
.
.
Shizukesa duduk di atas sebuah batu besar yang berada di sebuah sungai..mata coklat keemasannya memandang bayangan dirinya yang ikut terjalur dalam riak arus air tersebut. Shizukesa kemudian duduk bersila. Memejamkan matanya. Dia ingat apa yang dikatakan kakeknya, Midoru Haji..
"Klan Midoru adalah klan yang dianugerahi Rikudo Sannin kekuatan perasaan sifat hati manusia. Manusia memiliki sifat baik dan sifat buruk, dan klan kita bisa merasakan kegelapan dan kebaikan Karena itu sangat berguna untuk menghentikan Uchiha-Senju dulu..dan setelah kekuatan tiba, klan kita dapat mengaplikasikan perasaan sifat hati manusia itu dalam dua kekuatan elemen.."
Shizukesa beruasaha mengkonsentrasikan chakranya..selain Rasengan, dia harus bisa menguasai dasar dasar kekuatan klannya.
"..Rata rata klan kita hanya bisa menguasai kebaikan hati manusia, cahaya..dan yang mencoba untuk menguasai kejahatan hati manusia akan berubah jahat karena kegelapan di kejahatan itu akan menguasai hati orang tersebut..jika kau sudah berhasil menguasai kejelekan hatimu maka.."
Shizukesa menahan napasnya. Terasa dadanya sesak..
"..Dua kekuatan Yin-Yang akan kau kuasai !"
Shizukesa merasakan dadanya hampir meledak.
"Oy Shizu..ayo ke kota, kita mencari makanan dan para gadis imut !"
BYUUURR !
Shizukesa memasang wajah kesal. 'Jiraiya-sensei benar benar mengganggu..'
"Gezz.." gumamnya pelan.
~TBT~
Hari terakhir sebelum babak ketiga dimulai..
Naruto dan Sasuke duduk bersantai di salah satu bangku panjang di taman Konoha. Mereka berdua kini sedang menjilati sebuah es batang yang telah dibeli sekitar tiga menit yang lalu. Naruto mengelap dahinya yang berkeringat sehabis latihan. Sementara Sasuke hanya menjilat es nya dalam diam.
Mata onyx Sasuke melirik dengan cepat. Diikuti safir biru Naruto. Tampak dari arah kanan mereka muncul tiga orang Genin asal Sunagakure.
"Ada apa ?" tanya Sasuke datar. Sabaku no Gaara, Genin berambut merah dengan lingkaran hitam di matanya maju selangkah.
PRASSS ! Temari dan Kankurou langsung shock begitu pasir pasir Gaara menyerang dua orang Genin Konoha di depannya.
Sasuke dan Naruto sudah dengan sigap melompat ke belakang. Naruto menggeram kesal dan maju selangkah. Sasuke dengan tenang menahan amarah temannya tersebut.
"Tenang Dobe.."
"Dia menjatuhkan es ku Teme.."
"Nih.." Sasuke menyodorkan es nya ke arah Naruto.
"Terima kasih.."
"Kau hutang dua Ryo kepadaku.."
"APA MAKSUDMU DATTBAYO !"
Temari dan Kankurou menghela napasnya.
"Ayo Gaara, bertarung dengan orang seperti mereka hanya-"
"Uchiha Sasuke !" kata kata Temari langsung dipotong Gaara dengan tajam. Sasuke melirik ke arah Gaara dan tersenyum angkuh khas Uchiha.
"Ada apa ?" Sasuke berjalan maju mendekati Gaara.
'Tadi dia melarangku untuk maju..' batin Naruto kesal.
"Apa kau ingin membunuhku !"
Gaara langsung menggerakkan pasir yang berada di sisi kanan Sasuke. Dengan sigap Uchiha tersebut melompat salto ke samping kanan dan berpijak dengan anggun di atas bangku panjang yang tadi dia duduki. Gaara mendecih kesal.
"SUNA NO DANGAN !"
Temari dan Kankurou langsung menelan ludah ketakutan. Tiba tiba dari pasir Gaara muncul puluhan bola bola kecil yang dia kompres menjadi padat. Sasuke sudah mengaktifkan sharingannya.
SYAAAT ! Gaara langsung mengarahkan tangannya ke arah Sasuke. Bola bola pasir itu langsung menghujani Sasuke seperti peluru. Dengan sigap Sasuke menghindari bola bola tersebut dan melompat ke belakang.
Uchiha muda itu kemudian menginjak tepi ujung bangku panjang dan membuatnya terangkat ke atas. Bawah dari bangku panjang tersebut menjadi tameng Sasuke dari tembakan tembakan bola pasir Gaara. Sementara Naruto sudah menyiapkan lima shurikennya. Dia langsung melemparkannya ke arah Gaara.
ZWOOOSSHH ! 5 shuriken Naruto terpental ke berbagai arah. Temari sudah membuka kipasnya.
"Jangan macam macam !" kata Temari kesal. Sementara Kankurou menepuk bahu Temari.
"Tenanglah !" kata Kankurou. Gaara menggerakkan pasirnya ke arah bangku panjang tersebut.
DRAAAR ! bangku panjang tersebut terangkat ke atas. Sasuke segera berlari ke arah Naruto. Tiga kumpulan pasir melesat ke arahnya, dengan lincah Uchiha itu menghindarinya karena Sharingan. Gaara menatap tajam ke arah Sasuke. Sementara Naruto menggerakkan jarinya ke arah Gaara.
"SUNA SHIGURE !"
SYEEET ! 5 shuriken Naruto yang terpental tadi mengikat tubuh Gaara dan membuatnya tertarik ke arah Naruto. Sementara ribuan hujan pasir yang berbahaya turun ke bawah menuju Sasuke.
Temari dan Kankurou terperangah..
Hujan pasir Gaara terhenti tepat di atas kepala Sasuke. Mata jadenya menatap kunai yang digenggam tangan kanan Naruto mengarah ke arah jantungnya.
"Berani kau jatuhkan jutsumu itu maka.." suara Naruto berubah geraman yang marah "Jantungmu akan kutusuk dengan kunai ini !"
Temari maju selangkah berusaha menolong Gaara, Kankurou menahan saudarinya tersebut dan menggelengkan kepala.
"Kau lah yang harus menjatuhkan kunaimu itu.." kata Gaara datar. Mata safir Naruto merasakan sesuatu yang mengikat bagian belakang lehernya.
'Pasirnya ada di belakang leherku..dia bisa saja mematahkan leherku dengan pasirnya..kuso !' Naruto merutuki ketidak waspadaannya.
"Dan kau harus melepaskan pasirmu dari lehernya !' kata Sasuke datar. Mata Gaara melebar terkejut.
Sasuke sudah siap menusuk punggung belakangnya dengan kunai yang dipasang kertas peledak.
"Serangan dua arah.." kata Kankurou "Dilihat dari kesempatannya, Gaara jelas terdesak.."
Perlahan lahan, seluruh pasir di areal itu kembali masuk ke gentong pasir Gaara. Bangku panjang yang berada di atas kemudian kembali ke tempatnya seperti semula, namun keadaan tempat duduknya sedikit memprihatinkan..tampak lubang lubang kecil yang merusak dasar tempat duduk bangku tersebut.
Gaara berbalik dan melangkah dengan tenang ke arah dua saudaranya. Dia kemudian berbalik kembali menghadap Naruto dan Sasuke.
"Kuakui..kekuatan kerja sama kalian begitu hebat.." Gaara terdiam sejenak "Tapi aku akan tetap membunuhmu, Uchiha Sasuke..baru setelah itu aku akan menghancurkan teman kuningmu !"
Naruto menelan ludahnya. 'Dia mengatakannya dengan tanpa rasa bersalah..tapi tatapan matanya..'
"Aku katakan kepada kalian.." mata jade itu menjadi sangat tajam dan haus darah "..Jadilah orang yang bertarung demi diri sendiri..maka kau akan.."
Naruto dan Sasuke mendengarnya dengan seksama.
"..Kuat !"
Temari dan Kankurou pun berjalan kembali. Sebelum kembali Gaara memandang dua lawannya tersebut.
"Kalian akan mati !"
Sebuah ancaman yang pendek. Sebuah ancaman pendek yang ditujukan kepada Naruto dan Sasuke. Naruto menghela napasnya, sementara Sasuke tetap pada kedinginannya dalam menghadapi sesuatu.
Dua partner itu menghadang lawan yang berat. Sebuah tatapan mata yang sama dengan mereka..dilingkupi kesendirian..
Sementara itu di atas sebuah pohon yang tidak jauh dari tempat pertarungan tadi.
"Kau lihat Kabuto, bagaimana kerja sama antara keduanya.."
"Lumayan..mereka berdua perlu dipoles sedikit.."
Pria yang memiliki rambut panjang hitam tertawa. Sementara yang berkacamata membetulkan letak kacamatanya.
"Khekhekhe..aku penasaran..apa ancaman Gaara terbukti kepada mereka.."
TBC
Author Note :
Are are are..kembali bersama saya Doni-san di fic TBT. Yah..saya mulai memasukkan scene NaruHina, masih jauh dari kata romance sih..karena saya ingin menekankan pada perasaan Naruto dan Sasuke setelah mereka melawan Orochimaru.
Baiklah..saya akan langsung menjawab pertanyaan dan juga kritikan para Readers sekalian..
Q : mau nanya di fic ini apa ada ya org yng ucapn janji seumur hdup sma sakura...
A : Terima kasih atas semua reviewnya di semua chap..hmm, janji seumur hidup untuk Sakura ? maksudnya janji Sakura atau janji orang lain yang ada sankut pautnya dengan Sakura ? maaf kalau saya agak kebingungan.
Q : Yeah! Kegelapan semakin mendekat
jadi mikir, ntar Gaara yg dikalahkan NaruSasu kebenciannya bakal hilang ya?
Klo iya. Sunggu ironis.. kebencian Gaara hilang, yg bikin Gaara sadar malah makin meningkat kebenciannya
btw, Doni-san suka anime High School DxD kah?
Klo suka, kapan2 buat fanficnya juga ya
A : Haha..memang ironi..hm, untuk DxD..itu salah satu fav saya karena ada opp*digampar Icha* yah..karena ada kau-tahu-apa-yang ehm, pria-suka kan ? saya akan coba tetapi project utama tetap TBT ini..
Q : Sugoi. . . Eh segel yang ada di perut naruto dilepar ama siapa? Orochi kah atau jiraiya?
ditunggu lanjutannya . . . :D
A : Segel yang dilakukan Oro kemarin adalah melepas chakra gelap Kyuubi untuk menambah kebencian di hati Naruto. Seperti kata Kurama kemarin..'Yami akan setengah memasuki hati Naruto'..jadi, antara Yami dan Naru sudah bersatu, walaupun hanya setengah. Terima kasih..
Q : Ficnya tetap asik,mudah dicernah...
Hanya ada yg buat bingung,dari chap awal ditulis main charnya naruhina,sasusaku..tapi sampai chap ini..hinatanya gak pernah kelihatan..
Apa sebaiknya pairnya gak hrs ditulis diawal .
Dan kalau boleh,mereka meninggalkan konoha dgn alasan yg lebih jelas,n berat..kalau hanya sepele..gak serulah..
Lanjutkan..
A : Saya akui saya memang belum menggambarkan NaruHinanya terlalu kuat..malahan chap chap kemarin malah melenceng ke NaruShion. Akan saya coba..dan untuk alasannya akan saya usahakan.
Q : Keren, nanti naruto meninggalkan konoha ya?
A : Yap..begitulah teman..
Q : Pertarungan yang keren! Buat seukuran genin bisa bikin Orochi kek gitu udah termasuk hebat lho mereka :D
ah tadi saya sempat baca beberapa balasan review, dan rata-rata banyak yang minta naruto bisa hebat secara cepat. Kalo saya sih ngarepin skill narutonya bertambah seiring jalannya cerita, udah terlalu banyak fic dengan tema naruto yang Overpower. Biarpun naruto kelihatan lemah inti dari cerita ini "kerja sama tim" kan? Kalo sendiri lemah bukan berarti berdua tetap lemah. Yah segitu saja cuap-cuap gak penting saya, saya cukup puas kok dengan pengkarakteran Naruto & Sasuke sekarang. Dari segi perkembangan kekuatan mereka lebih terkesan alami :D
tetap semangat n ditunggu updatenya
A : Yah..anda benar Gazze-san. Saya memang berusaha menekankan kepada kerja sama mereka, itu juga alasan saya kenapa harus lebih menguatkan rival mereka nantinya..yah, seiring berkembangnya cerita ini saya akan berusaha membuat Naru maupun Sasuke (terutama Naruto yang banyak diprotes oleh Readers) menjadi lebih strong dan pengkarakteran yang agak sedikit dewasa..terima kasih.
Q : sama2 senpai..
Oa senpai kalo menurut saya soal pairing nya kurang cocok deh ama jalan cerita nya...
Soal peiring senpai apa cocok 2 misingg nin conoha yang mau ngehancurin konoha sama 2 sinobi konoha...!?
Partanyaan nya jelek, hehe gomen..
Yosh nexs
A : Hmm..itu juga yang sedang saya pikirkan. Tetapi saya sudah mencoba set romance mereka berdua (Naruto-Sasuke), mudah mudahan berkenan..terima kasih.
Q : Ficnya keren,cara penyampaian bagus,lebih enak dlm bacanya..
Sebernanya penggemar sasuke dan naruto agak beda,..sasuke lovers itu kebanyakan lebih menyukai romance,sedang naruto lovers lebih menyukai batle..
Fic keren ini lebih kearah batle,tapi lebih menonjolkan sasuke,.
Ini pendapat saya..
Yosh tetap semangat,lanjutkan
A : Yap..saya berusaha membuat porsi keduanya seimbang. Tetapi saya juga mencoba pengalamian karakter Naruto yang sudah di awal cerita terkesan..yah, anda tahu kan..terima kasih atas sarannya, akan saya coba..
Q : Apakah disini naruto tau jiraya adalah godfather nya ?
Dan Bagaimana perasaan jiraya saat tau naruto membenci konoha Dan perakuan Konoha terhadap naruto ?
A : Hanya Jiraiya yang tahu siapa Naruto..dan untuk kebencian Naruto, Jiraiya tampaknya tidak tahu sebelum lansgung bertemu dengan yang bersangkutan..
Q : Gue heran loh.
Perasaan ficnya bagus.
Cuma yang review 520 untuk saat ini wordny pdhal udah panjang 84k.
Oh y, pakaian Naruto nanti brubah gak? Kuharap beda ama yg d canon
A : Haha..sama bro, gue pun heran. Gak apa apalah..yang penting anda dan teman teman yang lain tetap mereview..hm, untuk pakaian memang berbeda..akan saya coba pikirkan di bagian kedua..
Q : jadi narusasu akan dilatih orochi ya? Keren! Terus narusasu nanti punya pedang kusanagi gak? Apa naruto nantinya menguasai sage mode ular kaya kabuto? Kapan sasuke mengaktifkan mangekyo sharingan senpai? Dan satu lagi.. Kapan hints NARUHINA-nyaaaa..aa..? #nangisLebay oke! Kenapa updatenya makin lama dan jarang senpai? Next!
A : Banyak seklai kawan..hm, untuk pedangnya sudah saya pikirkan,sebuah pedang yang menopang gaya bertarung kerja sama mereka. Untuk Naruto, ada kemungkinan seperti itu. Lalu untuk MS Sasuke masih cukup lama..mungkin bagian tetralogi kedua..dan NaruHinanya,akan saya coba dan coba munculkan..akan saya coba. Terima kasih..
Q : Ni crita ko sasuke yg jd kuat dan Naruto jdi bodoh gk ada yg istimewa nya jgan jgan ini crita hanya untuk sasuke yg jadi kuat kecewa banget klo gtu mah meskipun perlu waktu tapi ini udah lama malah udah chapter 27 sasuke aj yg trus d tonjolinnya
A : Maaf membuat anda kecewa. Tapi fic ini memang beralur lama, akan saya usahakan Narunya menjadi strong..yah, untuk masa kecilnya saya buat Narutonya dalam mode gembira.
Q : Sakura kok kelihatan agak lemah? Di buat sedikit kuat agar cukup imbang dgn naru n .
A : Hmm, sudah saya usahakan kekuatan Sakura..untuk chapini saya tidak tahu penilaian anda,mudah mudahan positif..hanya saja mungkin tadi lebih ke perasaan dan semangat melindungi dari Sakura saja yang lebih ditonjolkan. Terimakasih..
Itu saja hasil dar nya saya dan Readers (saya teringat kata kat di fic buatan Icha), segala kekurangan saya mohon maaf..dan untuk semua Readers, thank you very much..
Akhir kata..
See You and Review brother-sister..
Tertanda. Doni Ren
Jutsu Update
Sabaku no Gaara :
Suna no Dangan. Gaara membuat bola bola pasir dan mengompresnya menjadi padat. Bola bola pasir itu kemudian dilesatkan ke arah lawan.
Suna Shigure. Hujan pasir Gaara dengan range normal. Gaara membuat pasir pasirnya berkumpul dilangit (seperti kumpulan awan) dan menjatuhkannya seperti hujan.
Preview the Next Chap :
"Aku harap kita bertemu di final.."/ "Kaki..kaki Sasuke-kun menahan sabetan pedang lawannya !"/ "Jika suatu saat kita bertemu lagi..aku akan melawanmu dengan seluruh Kenjustuku.."/ "Chakra mereka..chakra mereka berdua sangat menakutkan sensei.."/ "Ada apa denganmu, Naruto ?!"/ "..Kau benar benar telah dikuasai kegelapan.."
Selanjutnya di The Best Team : Chap 29 : The second Chunnin Exam, Dark Begins !
'Apa tadi itu..dua kegelapan yang sangat pekat..'
