AN: Halo semua readers dan reviewers sekalian, trima kasih buat yang setia menunggu update dan mereview fict ini. Maaf kalo kelamaan updatenya.

Yoichi: Woi author, kalo updatenya kelamaan kayak gini kita berduabisa kesemutan keiket ditiang.

Shuichi: Udah dua bulan kita keiket disini tau!

Author: Sory2 soalnya dalam sebulan ini author ada acara kemah sampe 2x selama 3 hari berturut-turut.

Yoichi: Nggak usah jadiin alasan, chapter 30 nanti juga masih lawan Shadow kitakan!

Shuichi: Jangan kelamaan updatenya, kita udah bosen keiket disini.

Author: Ya udah, mulai aja ceritanya.

GENRE: Adventure, Mystery, Friendship, Humor, Romance, Family, Sci-fi.

DESCLAIMER: Persona bukan punya saya, tapi atlus. Semua cerita dan oc difanfic ini dikarang sendiri sama Author juga asistennya (Adiknya)


CHAPTER 29: LIGHT AND DARKNESS PART 2

Setelah Takishima tiba-tiba tersadar, Tsuki dkk melanjutkan pertempuran mereka melawan Shadow Shuichi dan Yoichi.

*Ayaka*: Semuanya, lakukan sesuai rencana!

All: Alright.

Shadow Shuichi: Tarukaja! (Shadow Yoichi)

Shadow Yoichi: Blade of Fury!

Shadow Yoichi kembali menyerang Tsuki dkk setelah serangannya diperkuat Shadow Shuichi.

Tomoya: Debilitate! (Shadow Yoichi)

Tomoya langsung saja meng-cast magic pada Shadow Yoichi dan mereka semua berhasil menghindar.

Shadow Yoichi: Yang bernama Tomoya sangatlah mengganggu, dia punya resist dengan serangan kita.

Shadow Shuichi: Kita bisa habisi dengan Hamaon dan Mudoon... pertama habisi dulu yang lainnya. Dekunda!

Setelah Shadow Shuichi melepas magic Tomoya, Ryouka menyerang mereka dari depan.

Ryouka: Heahhh...

Shadow Shuichi: Dasar bodoh, jangan menyerang musuh dari depan. Hamaon! (Ryouka)

Shadow Yoichi: Modoon! (Ryouka)

Kedua Shadow langsung saja meng-cast Mudoon dan Hamaon. Tetapi tanpa mereka sadari, Tsuki dan Tomoya sudah berada tidak jauh disamping mereka untuk meng-cast magic.

Tsuki: Sukunda! (Shadow Shuichi)

Tomoya: Debilitate! (Shadow Yoichi)

Shadow Yoichi: Apa...!?

Ryouka: *dodge*

Tsuki dan Tomoya meng-cast magic pada kedua Shadow sehingga Ryouka berhasil menghindar.

Ryouka: Megidola!

Dari langit keluar bola energi dan meledak kearah kedua Shadow.

Shadow Shuichi: Arrghhh...

Shadow Yoichi: Beraninya kalian...!

Shadow Shuichi: Garudyne! (Tomoya)

Shadow Yoichi: Agidyne! (Tsuki)

Tsuki/Tomoya: *dodge*

Karena masih ter-cast magic, Tsuki dan Tomoya berhasil menghindari serangan kedua Shadow.

*Ayaka*: Tsuki, apa sudah kau lakukan?

Tsuki: Maaf, baru Shadow Shuichi.

*Ayaka*: Tak apa... kalian, langsung pisahkan mereka berdua!

All: Okay.

Shadow Yoichi: Apapun yang kalian lakukan takkan kami biarkan!

Shadow Shuichi: Dekunda!

Shadow Shuichi melepas lagi magic yang dicast pada mereka berdua.

Tomoya: Maziodyne!

Setelah itu, Tomoya langsung menyerang kedua Shadow.

Shadow Shuichi: Makarakarn! (Shadow Yoichi)

TRINGG

Tomoya: *block*

Shadow Yoichi me-repel serangan Tomoya, tetapi Shadow Shuichi terkena.

Shadow Shuichi: Arrrghh...

Shadow Yoichi: Shu...

Shadow Shuichi: I'm okay. Diara...

Hana: Mabufula!

CRINGG...

CRIINGGG...

Shadow Shuichi: What the...!

Shadow Yoichi: Kau...

Dengan cepat Hana membekukan kedua Shadow dan membuat mereka tak bisa bergerak.

Hana: Cepat lakukan, didaerah panas ini esku takkan bertahan lama.

Tanpa basa-basi, Tsuki dan Tomoya menyerang kedua Shadow.

Tsuki: Getsu-ei! (Shadow Shuichi)

Tomoya: Brave Blade! (Shadow Yoichi)

CRAKK...

CRAK...

Tomoya: Apa...!?

Shadow Shuichi dan Yoichi berhasil melepaskan setengah tubuh mereka dari belenggu es dan menangkis serangan Tsuki dan Tomoya.

*Ayaka*: Yagami, cepat pisahkan mereka berdua!

Ryouka: Okay.

Ryouka langsung saja berlari kearah kedua Shadow.

Shadow Shuichi: Hamaon! (Ryouka)

Shadow Yoichi: Mudoon! (Ryouka)

Tsuki/Tomoya: !?

Shadow Shuichi dan Yoichi mulai menyiapkan serangannya pada Ryouka.

Shadow Yoichi: Walau tak bisa bergerak, tapi kami masih bisa cast magic.

Ryouka: Bukan aku yang akan menyerang kalian!

*Ayaka*: Takishima...

Tiba-tiba Takishima muncul dari belakang Ryouka bersama Persona nya.

Takishima: Black Spot! (Shadow Yoichi)

Shadow Shuichi: Sejak kapan...!?

Takishima mulai menyerang Shadow Yoichi.

Ryouka: Hajar mereka Taki-senpai, mereka takkan bisa mengganti target serangan mereka.

Tsuki: Ryouka, kami belum cast mereka dengan Sukunda dan Debilitate!

Tomoya: Kau takkan bisa menghindar!

Ryouka: Apa...!?

Shadow Shuichi dan Yoichi telah mengeluarkan Hamaon dan Mudoon kearah Ryouka. Dan disekitar Ryouka muncul kertas putih dan lingkaran hitam.

Hana: RYOUKA...!

GRAPP...

Tiba-tiba Takishima menghentikan serangannya dan mendorong Ryouka, menyebabkan dirinya yang terkena serangan.

Takishima: ARRGHHHHH...

*Ayaka*: TAKISHIMA...

Tsuki: Taki-senpai...

Shadow Shuichi: Garudyne! (Tomoya)

Shadow Yoichi: Agidyne! (Tsuki)

Tomoya: Uaghhhh...

Tsuki: Agghhh...

Tsuki dan Tomoya terlempar setelah terkena serangan Shadow Shuichi dan Yoichi.

Hana: Taki-senpai...

*Ayaka*: Shirayuki, Yagami, cepat tolong dia!

Shadow Shuichi: Takkan kami biarkan.

Sebelum Hana dan Ryouka sempat menolong Takishima, Shadow Shuichi dan Yoichi menyerang mereka berdua.

Shadow Shuichi: Agidyne! (Hana)

Shadow Yoichi: Agidyne! (Ryouka)

Hana: URGHH... *down*

Ryouka: Dammit!

Takishima: AGGHHH...

*Ayaka*: Takishima... sial, apa tak ada yang bisa kulakukan?

Ayaka hanya bisa menangis melihat Takishima diserang. Dia tak bisa bertarung karena Persona nya bukan tipe petarung.

Shadow Shuichi: Sebentar lagi dia akan musnah sepenuhnya.

Shadow Yoichi: Berikutnya giliran kalian!

Tomoya: Sial... Taki-senpai!

Takishima: URGHHH... (Sepertinya ini akhir untukku... asalkan mereka selamat tak masalah buatku!)

Voice: (Apa kau akan menyerah sekarang?)

Tiba-tiba Takishima mendengar suara.

Takishima: (Kau...Ubelluris!)

Ubelluris: (Jangan khawatir, kau belum mati)

Takishima: (Untuk apa kau bicara padaku sekarang?)

Ubelluris: (Untuk menepati janjiku)

Takishima: (Janji...?)

Ubelluris: (Untuk apa kau menyelamatkan temanmu tadi? Kau bisa saja mengalahkan Shadow itu jika melanjutkan serangan!)

Takishima: (Aku hanya ingin tak ada lagi yang terluka karena keegoisanku... dan aku akan melindungi mereka walau itu harus dibayar dengan nyawaku)

Ubelluris: (Sepertinya kau telah menemukan tujuanmu bertarung)

Takishima: (Ya, aku bertarung untuk melindungi teman-temanku, aku akan bertarung untuk melindungi apa yang harus kulindungi)

Ubelluris: (Kalau begitu, aku akan menjadi kekuatan baru untukmu... kekuatan untuk melindungi teman-temanmu. Apa kau sudah siap menerima kekuatan itu?)

Takishima: (Aku siap!)

TRIIINGGGGG...

Sebuah cahaya muncul dari Takishima dan disekelilingnya terpancar aura biru kuat menyebabkan kedua serangan Shadow Shuichi dan Yoichi lenyap berlahan-lahan.

(BGM: Reach Out To The Truth)

Shadow Shuichi: ...!?

Shadow Yoichi: What's happening? Why our attack gone?

Takishima: HEAAAHHHHHHHH...

Tsuki: Taki-senpai...

Takishima's strong will that allowed him to accept and overcome his weakness has awakened his heart's true power...

Ubelluris berubah menjadi sosok seperti gorila raksasa yang terbuat dari bebatuan dengan warna tanah dan tangan yang besar. Dikedua tangannya terdapat perisai besar yang kuat.

Takishima's Persona has been reborn...!

Ubelluris has transfigured into Golem, The Almighty Guardian!

Takishima

Persona Golem

Arcana Strenght

Strike: Nul

Light: Str

Dark: Str

Skill:

-Arms Master -Sharp Student

-Akasha Arts -Apt Pupil

-Matarukaja -Power Charge

-High Counter -God's Hand

Takishima: God's Hand! (Shadow Yoichi)

Energi kuat berbentuk tangan berwarna emas keluar dari tangan Golem dan mengenai Shadow Yoichi sebelum dia bisa menghindar.

Shadow Yoichi: UARGGG...

Shadow Shuichi: YOICHI...!

Serangan Golem yang kuat mengenai Shadow Yoichi dan membuat rantai yang menghubungkan kedua Shadow terlepas, menyebabkan Shadow Yoichi terlempar keluar dari kuil digunung berapi.

Takishima: Hey, you guys okay?

Tsuki: Yeah.

Shadow Shuichi: Kau...!

Takishima: Hiiragi, Tomoya, Ayaka... cepat hadapi Shadow Yoichi seperti yang kita rencanakan!

*Ayaka*: Okay... Hiiragi, Itsuki...

Tsuki/Tomoya: Alright!

Tsuki, Tomoya, dan Ayaka segera keluar dari kuil dan segera menuju ke tempat Shadow Yoichi.

Shadow Shuichi: Takkan kubiarkan!

Sebelum Shadow Shuichi sempat mengejar, Ryouka menyerangnya.

Ryouka: Megidola!

BLARRRR.

Shadow Shuichi: *dodge* Sial.

Ryouka segera menghadang Shadow Shuichi yang berhasil menghindar.

Ryouka: Lawanmu adalah kami.

Takishima: Shirayuki, tetap dibelakang dan support kami.

Hana: Okay.

Shadow Shuichi: Ckk... tak masalah kalau tak ada Yoichi, aku jadi bisa mengeluarkan semua kekuatanku.

Takishima: Coba saja!

(BGM End)

Disaat yang bersamaan, Tsuki, Tomoya, dan Ayaka tiba ditempat Shadow Yoichi terlempar. Yaitu sebuah hutan yang tandus dibawah gunung berapi.

Tomoya: Itu Shadow nya!

Shadow Yoichi: Kalian akan membayar untuk itu!

Tsuki: Senpai, mundur dan analysis Shadow nya!

Ayaka: Okay. Persona, Urd!

Ayaka langsung memanggil Persona nya dan melakukan analisis.

Tsuki: Tomoya, hati-hati dengan serangan kegelapannya.

Tomoya: Don't worry, serangannya cuma bisa dipakai kesatu musuh.

Shadow Yoichi: Siapa bilang! Mamudoon!

Shadow Yoichi mengeluarkan serangan kegelapan dalam area luas dan menyebabkan pohon dan tanaman disekitarnya menjadi layu.

All: *gasp*

Serangan kegelapan itu perlahan-lahan menuju Tsuki dan Tomoya.

Tomoya: Debilitate! (Shadow Yoichi) *dodge*

Tsuki: *dodge*

Shadow Yoichi: Sial.

Berkat Tomoya mereka berdua berhasil menghindar.

*Ayaka*: (Tadi... apa mungkin!) Hiiragi, apa kau sudah Copy Skill kedua Shadow itu?

Tsuki: Iya, tapi aku nggak bisa Copy Skill kedua Shadow secara maksimal! (Soalnya aku belum punya Social Link Arcana kedua Shadow!)

*Ayaka*: Tak apa, kau sudah lakukan sebisamu. Hiiragi dengar, jika perkiraanku benar, kelemahan kedua Shadow itu semudah yang kukira.

Tsuki: ...!?

Tsuki bingung dengan yang dimaksud Ayaka.

*Ayaka*: Itsuki, tahan Shadow itu! Hiiragi, kita mundur dulu!

Tomoya: WHAT!? Jangan bercanda senpai!

Shadow Yoichi: Mamudoon!

Tomoya: Whooa. *dodge*

Ayaka mulai menjelaskan kelemahan kedua Shadow kepada Tsuki selagi Tomoya bertarung dengan Shadow Yoichi.

Shadow Yoichi: Mamudoon!

Tomoya: *dodge* (Hampir saja, jangkauan serangannya lebih besar dari yang sebelumnya... dan setiap aku mau menyerang, dia selalu mengeluarkan serangan kegelapan)

Shadow Yoichi: Mau sampai kapan menghindar?

Tomoya: (Sial, efek Debilitate mulai habis) Senpai, Tsuki...!

Shadow Yoichi: Teman-temanmu takkan datang membantumu.

Tsuki: Siapa bilang! Hama! (Shadow Yoichi)

Tiba-tiba dari belakang, Tsuki menyerang dengan skill milik Shadow Shuichi yang tadi ditirunya.

Shadow Yoichi: Apa!?... ARRGHHHH... *weak*

Tomoya: Lama sekali kalian.

Tsuki: Sorry.

Sedikit demi sedikit, tubuh Shadow Yoichi berubah menjadi kabut hitam.

Shadow Yoichi: AGGHHH... mustahil, kenapa kau tau kelemahanku?

*Ayaka*: Kau sendiri yang memberitaunya.

Shadow Yoichi: !?

*Ayaka*: Saat bertarung bersama Shuichi, kalian masing-masing mengeluarkan serangan cahaya dan kegelapan ke satu target... tapi saat terpisah, kalian mengeluarkannya dalam satu area penuh.

Tsuki: Itu karena jika kalian mengeluarkannya dalam area luas, kalian berdua akan musnah karena serangan kalian sendiri... berarti jika Shadow Shuichi resist dengan cahaya, pasti Shadow Yoichi akan lemah dengan cahaya... begitu pula sebaliknya.

Shadow Yoichi: Tapi, kenapa kau bisa menggunakan serangan cahaya?

Tsuki: Aku bisa meniru skill Shadow dan Persona hanya dengan sekali lihat saja, mudah bagiku untuk meniru semua skill kalian.

Shadow Yoichi: *chuckle* Jangan kalian pikir ini sudah berakhir, kalian semua akan musnah... ARGHHHH...

Shadow Yoichi akhirnya menghilang menjadi kabut hitam.

Tomoya: Berakhir sudah.

Ayaka segera keluar dari Persona nya dan menghampiri Tsuki dan Tomoya.

Ayaka: Are you two okay?

Tsuki: Yeah, sekarang kita bantu Taki-senpai!

Ayaka: Ngg...!

Ayaka merasa ada yang aneh.

Tomoya: What's wrong senpai?

Ayaka: Bukannya kalau kita mengalahkan Shadow seseorang, Shadow itu akan berubah kembali menjadi sosok pemiliknya!?

Tomoya: Terus kenapa?

Tsuki: *gasp* Shadow Yoichi tak ada disini!

Tomoya: WHAT!?

Akhirnya mereka sadar jika Shadow Yoichi langsung menghilang tanpa berubah kembali menjadi sosok Yoichi. Tak lama kemudian, Wireless ditelinga Ayaka berbunyi.

*Takishima*: Ayaka, *hosh* *hosh* apa kau mendengarku?

Ayaka: Takishima, what happen there?

*Takishima*: Sebaiknya kalian cepat kemari, ada yang tak beres, kami sudah tak sanggup bertarung.

Ayaka: Okay, kami kesana sekarang.

Tomoya: Kenapa senpai?

Ayaka: Kita harus cepat kembali kekuil, mereka bertiga dalam bahaya!

Tsuki: Alright, let's go!

Mereka segera kembali kekuil untuk menolong Hana, Ryouka, dan Takishima.

TO BE CONTINUE

CHAPTER 29 END


AN: Akhirnya selesai juga. Untuk reader skalian, author minta saran tentang school trip untuk fict ini enaknya dimana? Author bingung antara Yakishima Trip Island atau Tatsumi Port Island. kalo reader kasih masukan tempat school trip juga boleh tapi jangan ke inaba, soalnya itu buat natalnya mareka pergi kekota kelahirannya Tsuki.

Tomoya: Kalau aku sih nggak masalah kemana aja. Kalo ke Yakushima bisa liat yang cewek2 pake baju renang *Evil Smile* kalo ke Tatsumi port island bisa berduaan sama Tsuki dikamar shirakawa boulevard.

Tsuki: *blushing*

Ayaka: TOMOYA, mau kamu apain adikku?

Takishima: Jangan harap itu akan terjadi. Adik Ayaka adikku juga, akan kulindungi dia.

Tomoya: Hey, aku cuma mau ngajarin cara jadi istri yang baik nanti kalo kita udah nikah kok!

Tsuki: *blushing*

Ayaka/Takishima: TOMOYA...

Tomoya: *ambil langkah seribu*

Author: *sweatdrop* Ya udah kita udahin aja chapternya. Ini buat Previewnya!

NEXT

"Hana: Shadow Shuichi... dia..."

"Tsuki: Ayo lakukan! Tak ada pilihan lain."

"Ryouka: Tsuki, are you okay?"

"Ayaka: Kuilnya akan hancur."

"Shuichi: Kalian benar, kalian adalah kami."

"Yoichi: Bagian dari diri kami berdua yang tak bisa kami ungkapkan."

"Takishima/Tomoya: FUSION SPELL, GOD'S BLADE!"

CHAPTER 30: FUSION SPELL

JANGAN LUPA DIREVIEW YA!