Naruto : Masashi Kishimoto

Arc : Shippuden

Hikari No Yami season 2.

Genre : Aduventure, Fantasy, Friendship, Familiy, Hurt/Comforn, Romance.

Warning : Typo, Gaje, Semi-canon, Smart!Naru, Doujutsu!Naru, Meiton!Naru, Semi-Overpower!Naru, Jinchuriki!Naru, Alive!MinaKushi.

.

Di setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan dan di setiap perbuatan jahat itu suatu saat akan mendapatkan balasannya. Dan ternyata benar, apa yang dikatakan oleh pepetah itu memamng benar. Dan itu semua terbukti dengan jelas.

Ketika pertemuan seorang anak dengan keluarga yang telah mengabaikannya semenjak kecil, tiba-tiba saja mereka harus berpisah kembali dikarenakan sang anak sudah menemukan keluarga barunya yang mau menerima diri nya.

Kejadian tersebut terjadi kepada keluarga Yondaime Hokage, yang dimana sang putra yang sudah diabaikan oleh keluarganya bertemu kembali setelah bertahun tahanun berpisah. Dan pertemuan mereka pun bisa dibilang cukup buruk.

Mereka bertemu di stadion Konohagakure, yang diamana stadion itu merupakan tempat penyelenggaraan ujian Chunun. Dan ketika keluarga nya ingin meminta maaf kepada putra mereka. Tiba tiba saja desa yang menjadi tempat tinggal mereka diserang.

Lalu setelah penyerangan selesai, mereka semua sudah terlambat untuk meminta maaf kedapa dia. Karena tepat setelah pertempuran antara Orochimaru dengan kedua edo tensei Hokage melawan para Kage. Sang putra dibawa pergi oleh Uzukage yang merupakan keluarga baru sang anak.

Setelah itu Konoha mulai kembali beransur-ansur berdiri, satu minggu setelah penyerang. Seluruh dewan dan Hokage melakukan pertemuan, yang dimana pertemuan itu membahas tentang status dari sang anak Hokage serta para anggota Uchiha.

Namikaze-Uzumaki Naruto yang merupakan sang anak Yondaime Hokage di putuskan sebagai missing-nin dari Konoha dengan harga kepala 2.000.000 yen jika dibawa hidup hidup dan 1.500.000 yen jika dibawa mati. Sedangkan dengan anggota clan Uchiha juga diputuskan sebagai missing-nin dengan harga perkepala 1.500.000 yen.

Harga yang cukup fantastis bagi seorang missing-nin, namun sepertinya bagi Damiyo negara api, harga tersebut bukanlah masah kecil baginya. Terlebih lagi, setip tahunnya dia bisa mendapatkan uang yang lebih besar dari harga buronan itu.

Sementara itu, Kushina yang mendengar bahwa putranya dicap sebagai missing-nin langsung menentang keputusan tersebut. Namun sekeras apapun Kushina berusa untuk menghapus status Naruto sebagai missing-nin, tetap saja para tetua desa dan Damiyo tetap teguh pada pendiriannya.

Akibat dari keputusan tersebut keluarga Namikaze menjadi hancur, Kushina dan Mito memilih untuk keluar dari rumah Namikaze dan memilih untuk tinggal di apartemen lama milik Naruto. Sedangkan Menma, dia memilih untuk tinggal seorang diri di apartemen yang dia minta kepada Tou-san nya.

Minato yang melihat bahwa keluarga milik-nya yang sudah susah payah dia bangun, tiba tiba hancur karena keputusannya untuk mengutamakan Menma dibandikan Naruto yang juga merupakan putra nya. Akhirnya menyesal. dan begitulah penyesalan selalu terjadi di akhir-akhir.

.

Two Year Leter, After the Konoha's Invasion

.

Uzushiogakure Village

Sudah dua tahun semenjak Uzushio menampakan diri kepada dunia, dan semenjak itu pula banyak hal yang terjadi dengan Uzushiogakure. Selama dua tahun ini, Uzushio sudah memiliki kesatuan Anbu khusus milik mereka sendiri.

Yang dimana kesatuan Anbu tersebut dipimpin oleh mantan kapten Anbu konoha, dia adalah Uchiha Itachi. Berkat kejeniusan dan kemampuan bertarungnya yang hebat dia bisa menjadi kapten Anbu yang pertama bagi Uzushio.

Devisi Anbu Khusus Uzushiogakure berisikan para anggota clan Uchiha yang berhasil lulus dalam ujian, serta beberapa clan yang hidup di Uzushiogakure juga lulus. Dan tepat setelah devisi Anbu khusus terbentuk, mereka semua langsung mendapatkan sebuah misi Rank-SS

Misi yang bertujuan untuk menyerang dan merebut wilayah Otogakure, dan misi tersebut berhasil dilaksanakan. Dan semenjak saat itu para warga Otogakure yang merupakan para kelinci percobaan Orochimaru dibebaskan dan hidup dengan damai dibawah naungan desa Uzushio, dan wilayah tersebut sekarang sudah berubah menjadi wilih Uzushio.

Selain peristiwa terebutnya Otogakure, peristiwa yang penting pun juga terjadi selama dua tahun itu. Uchiha Sasuke pergi dari Uzushiogakure untuk menemui Orochimaru dan meminta dia untuk melatih dirinya. Uchiha Shisui pun juga pergi dari desa untuk pergi bergabung dengan Oraganisasi Akatsuki.

Keputusan Sasuke untuk pergi dari desa dan berguru kepada Orochimaru disetujui oleh Uzukage dan keluarga nya. Namun sebelum pergi Sasuke sudah dipasangi sebuah segel yang berguna untuk menolak chakra negatif milik Orochimaru.

Sedangkan untuk Shisui, dia mendapatkan misi dari Uzukage untuk bergabung dengan Akatsuki dan memberikan laporan tentang para Akatsuki. Perkembangan, para anggota, serta tujuan Akatsuki setelah Nagato keluar, semua hal yang penting tentang Akatsuki harus Shisui cari tahu. Dan tentu saja misi Shisui tersebut hanya diketahui oleh sang Uzukage serta kepala clan Uchiha, yakni Uchiha Fugaku.

Sementara itu Naruto yang dibawa oleh Nagato ke Uzushio, memutuskan untuk menetap dan mulai mempelajari tentang jutsu-jutsu milik clan Uzumaki sekaligus mempelajari tentang jutsu rahasia yang Cuma diketahui oleh Uzumaki Mito.

Selama dua tahun tinggal di Uzushio, kehidupan Naruto sedikit demi sedikit mulai berubah. Dimulai dengan mendapat keluarga baru, yakni Nagato. Lalu Naruto juga mendapatkan beberapa sensei di Uzushiogakure. Seperti Uzumaki Nagato sebagai sensei ahli Doujutsu, para anggota clan Uchiha sebagai ahli Ninjutsu dan Taijutsu.

Sedangkan untuk Kenjutsu dan Fuinjutsu, Naruto ingin menguasai kedua kemampuan tersebut seorang diri. Dengan berpedoman pada buku peninggala mendiang Uzumaki Mito, Naruto mulai mempelajari kemampuan Fuinjutsu clan Uzumaki serta kemampuan berpedang milik Nindaime dan Uzumaki yang juga tercatat pada buku tersebut.

.

Saat ini terlihat di depan gedung Uzukage, seorang shinobi yang memiliki rambut jabrik kuning serta sepasang bola mata berwarna blue-saphir yang sanggup membuat para kaum hawa tergila gila padanya.

Dipadukan jaket tanpa lengan berwarna hitam serta celana sebatas lutut berwarna putih dan sepatu shinobi berwarna hitam, menambah nilai plus bagi dirinya di mata para kaum hawa. Dan dari penampialan nya tersebut juga memamerkan otot lengannya yang mulai terbentuk.

Dia adalah murid kedua dari sang Uzukage, Uzumaki Naruto. Seorang shinobi yang berbakat yang dimana diusia dia yang masih tergolong muda sudah mendapatkan posisi Chunin. Dan saat ini Naruto sudah berada di dalam kantor Uzukage.

" Ada apa kau tiba-tiba datang sepagi ini Naruto, apa kau ingin meminta misi lagi ? " tanya sang Uzukage.

" Tidak, saya kamari ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting dengan anda Uzukage-sama " ucap Naruto dengan serius.

Uzukage yang awalnya terlihat santai seketika berubah menjai serius. Karena tidak biasanya Naruto berekspresi serius, dan tentu saja ketika melihat Naruto yang serius, dia juga harus serius. Sepertinya hal yang akan dibicarakan oleh Naruto sangatlah penting.

" Apa yang ingin kau bicarakan Naruto ? "

" Ini mengenai Doujutsu ku "

" Apa terjadi sesuatu pada Doujutsu mu, atau kau merasakan sakit ketika mengaktifkan doujutsu mu ? "

" Tidak ini menegani kebenaran Doujutsu ku, Kurama sudah meneceritakan semuanya tentang Doujutsu ku ini. Kebenaran serta alasan kenapa aku Cuma memiliki satu pada mata ku "

" Lalu apa yang dia katakan "

Setelah itu Naruto menceritakan seluruh kebenaran yang dia ketahui tentang Doujutsu nya. Dimulai dengan munculnya Doujutsu Naruto karena dua chakra asing yang menyatu ketika Naruto sedang marah, serta tentang diri Naruto yang lain yang merupakan perwujutan dari Shokugan. Bahkan salah satu kemampuan yang dimiliki Shokugan adalah dapat mengekstrak sebagian chakja Bijuu dan menjadikan chakra Bijuu tersebut menjadi milik dia sendiri.

" Lalu dari semua yang kau ceritakan, maka apa yang akan kau putuskan sekarang Naruto ?" tanya sang Uzukage.

" Aku memutuskan untuk pergi ke luar desa, dan pergi mengembara untuk menambang pengalaman ku dan juga mendapatkan sebagian chakra para Bijuu yang lainnya " ucap Naruto.

Sang Uzukage yang mendengar perkataan Naruto langsung terdiam, karena keputusan untuk membiarkan Naruto untuk keluar desa merupakan keputusan yang sangat berat. Terlebih lagi dengan status Naruto sebagai seorang missing-nin, maka besar kemungkinan Naruto akan diburu oleh para Hunter-nin termasuk juga dengan para anggoto Akatsuki yang pasti akan mengincar Naruto.

" Aku tau Nii-san khawatir dengan ku, terlebih lagi dengan statusku sebagai Jinchuriki yang sudah diketahui oleh para penduduk Elementer Nation. Tapi jika aku tetap berada di desa, maka kemampuanku tidak akan meningkat. Dan itu akan membuatku lemah dan mudah dikalahkan oleh musuh ku nanti " ucap Naruto.

Sedangkan Nagato masih saja diam, meskipun apa yang dikatakan oleh Naruto itu benar. Namun tetap saja dia merasa khawatir.

Kriiieeet!

Tiba tiba saja pintu kantor Uzukage terbuka, dan dari balik pintu tersebut terlihalah seorang Kunoichi berembut merah panjang yang bergaya pony tail serta mengenakan baju kaos berlengan pendek berwarna ungu dan dibalut oleh jaket hitam tanpa lengan. Sedangkan bagian bawahnya sang Kunoichi tersebut mengenakan celana hitam Anbu sebatas lutut serta sandal standar shinobi berwarna biru.

Naruto yang sudah menyadari kedatangan kunoichi itu hanya diam, sedangkan Nagato yang melihat kedatangan kunoichi tersebut langsung tersenyum.

" Onii-san ini makan siang mu " ucap kunoichi itu.

" Terima kasih Sara " ucap Nagato.

" Naruto-kun apa kau ingin ikut makan siang bersama kami juga ? " tanya Sara.

" Tidak usah, lagi pula aku akan segera pergi. Dan Nagato-nii, setuju atau tidak setujunya kau aku akan tetap melakukannya "

Setelah itu Naruto pergi dari kantor Uzukage, Sara yang melihat sifat Naruto yang sedikit berbeda dengan sifat yang sering dia tunjukan di kesehariannya, terlihat bingung.

" Aku permisi dulu "

Blaaaam!

Setelah Naruto keluar dari kantor Uzukage, suasana di ruangan tersebut pun berumah menjadi sunyi. Dan ketika Sara ingin bertanya kepada Nagato, niat tersebut seketika menghilang ketika melihat Nagato yang tengah sibuk memikirkan sesuatu.

Other Place

Saat ini di komplek Uchiha yang baru di Uzushiogakure, terlihat seorang anak kecil yang sedang berlari di sekitaran komplek tersebut. Seorang anak kecil berparas cantik berumur sekitar 7 tahun, dengan perawakan berambut hitam sebatas punggung yang diikat pony tail, mengenakan baju kaos berwarna hitam dengan lambang clan Uchiha serta mengenakan celana panjang berwarna putih dan tidak lupa dengan sandal shinobi dan tas sandang nya yang bertengger manis di punggungnya.

Sepertinya sang gadis kecil itu baru saja pulang dari academi, dengan perasaan riang dan senang sang gadis kecil itu menyapa setiap orang yang dia jumpai. Dan tidak jauh dari sang gadis kecil itu, terlihat Naruto yang sedang berjalan dengan santainnya.

Ketika sang gadis kecil itu melihat siapa yang berada di depannya, seketika sang gadis kecil itu berlari dan melompat kearah Naruto.

" NII-SAN " terik sang gadis kecil itu.

Naruto yang mendengar teriakan tersebut langsung membalikkan badannya dan betapa terkejutnya ketika melihat bahwa sang gadis kecil itu melompat kearahnya. Dan dengan sigapnya Naruto menangkap tubuh gadis kecil itu supaya tidak terjatuh.

" Naomi sudah berapa kali Nii-san bilang, kalau melompat itu hati-hati. Jika kamu jatuh nantia siapa yang susuah, nii-san kan. Dan untung saja nii-san menangkap mu, kalu tidak kamu pasti akan menangis " ucap Naruto kepada gadis kecil itu.

" Mooouu Naomi udah besar, Naomi nggak akan nangis. " balas sang gadis kecil itu a.k.a Naomi

" Ha'i hai'i...Naomi sudah besar, lalu jika Naomi sudah besar kenapa masih sering minta dipeluk " ucap Naruto.

Seketika wajah Naomi memerah ketika mendapatkan pertanyan yang cukup memalukan tersebut. Naruto yang melihat wajah Naomi yang memerah langsung tertawa, sedang kan Naomi yang melihat nii-san nya menertawakannya langsung menggebungkan pipinya.

" Hei jangan marah dong, nanti cantik nya hilang loh kalau Naomi marah "

Namun perkataan Naruto sama sekali tidak berpengaruh kepada Naomi, bahkan terlihatlah Naomi yang semakin mengeratkan pelukannya kepada Naruto. Sampai sampai membuat Naruto tercekik, namun Naruto sama sekali tidak protes. Alasan nya karena hari ini adalah hari terakhir Naruto bersama dengan Naomi sebelum pergi mengembara.

Para penghuni komplek Uchiha yang melihat nasip Naruto hanya menatap iba kepadanya. Mereka sama sekali tidak berani menganggu interaksi kakak beradik yang tak sedarah itu. Karena menurut mereka itu hanyalah tindakan bodoh, karena jika ada orang yang menganggu mereka maka bersiap siaplah untuk mendengar ocehan Naomi. Karena ocehan Naomi sudah seperti raungan seekor Bijuu.

Kegiatan memeluk Naruto tersebut terus dilakukan oleh Naomi sepanjang diperjalanan, dan ketika mereka sudah sampai di depan kediaman Uchiha Fugaku, Naomi langsung melepaskan pelukannya dari Naruto dan langsung berlari menuju kedalam rumah.

" Tadaima " ucap Naruto ketika masuk kerumah.

" Okairinasai Naru " balas seorang wanita paruh baya berambut hitam a.k.a Uchiha Mikoto.

" Kaa-san apa Tou-san ada dirumah ? " tanya Naruto.

" Fugaku-kun sedang berada di kantor nya, memangnya ada apa ? "

" Tidak ada, aku hanya ingin membicarakan sesuatu dengan kalian berdua "

" Kalau begitu kamu tunggu saja Fugaku-kun pulang, mungkin sebentar lagi dia akan pulang " ucap Mikoto dan setelah itu Mikoto pergi menuju dapur.

Naruto yang mendapatkan jawaban yang tidak begitu memuaskan dari Mokoto hanya dapat menghela nafas, dan mau tidak mau dia harus menunggu Fugaku pulang dari pekerjaannya sebagai kepala kepolisian Uzushio.

.

Sudah 3 jam lebih Naruto menunggu kepulangan Fugaku, namun sampai saat ini belum tampak tanda tanda Fugaku akan hilang. Menunggu selama 3 jam itu sangatlah membosankan bagi Naruto, dan demi menghilangkan rasa bosan tersebut Naruto menghabiskan waktu selama 3 jam hanya untuk membaca ulang buku peninggalan Uzumaki Mito.

" Tadaima "

Suara Fugaku yang baru pulang tersebut langsung membuat Naruto menghentikan acara membaca buku nya dan langsung pergi menuju ke asal suara Fugaku. Dan terlihatlah Fugaku yang saat ini sedang duduk di dapur sambil menikmati secangkir sake yang sudah disediakan oleh Mikoto.

" Tou-san bisa bicara sebentar, ini penting " ucap Naruto.

Fugaku yang mendengar perkataan Naruto langsung menghentikan acara minum sake nya, dan begitu pula dengn Mikoto yang menghentikan kegiatannya memasak makan malam. Karena menurut mereka tidak seperti biasanya Naruto berbicara seperti itu, terlebih lagi nada bicara Naruto suddah seperti seorang Uchiha.

" Baiklah, kita pergi ke ruang keluarga. Disana lebih baik untuk berbicara dari pada di dapur "

Setelah itu Fugaku, Mikoto dan Naruto pergi menuju ruang keluarga, dan sesampainya mereka disana. Mereka bertiga langsung mengambil posisi duduk yang diaman saat ini Naruto duduk sambil berhadapan dengan Fugaku dan Mikoto.

" Jadi, apa yang ingin kau bicarakan dengan kami Naruto ? " tanya Fugaku.

" Aku ingin membicarakan tentang rencana pengembaraanku keluar desa " ucap Naruto dengan serius nya.

Mikoto yang mendengar perkataan Naruto dibuat terkejut, setelah putra kandungnya pergi keluar desa sekarang Naruto yang sudah dia anggap sebagai putra nya pun juga akan pergi keluar desa.

" Ta-tapi untuk apa kau pergi keluar desa Naruto, diluar sana sangatlah berbahaya. Meskipun kau bisa mengatasinya namun kaa-san tidak akan mengijinkan mu untuk keluar dari desa. Sudah cukup Sasuke yang pergi, kaa-san sudah tidak sanggup lagi jika harus menyaksikan putra kaa-san pergi lagi " ucap Mikoto disertai tangisannya.

Naruto yang melihat ekspresi kaa-san nya yang begitu sedih, tidak berani untuk menatap kaa-san nya. Dia tahu bahwa selama ini kaa-san nya sangatlah sedih setelah kepergian Sasuke dan sekarang kaa-san nya kembali sedih ketika harus melihat Naruto yang akan pergi keluar desa juga.

" Apa alasan mu, sampai sampai kau kepikiran untuk pergi mengembara keluar desa ? " tanya Fugaku yang masih dengan ekspresi datar nya.

" Itu karena selama berada di dalam desa, Naru menyadari bahwa kemampuan dan cara bertarung ku sangat lah buruk. Itu semua karena sensei yang mengajariku tidaklah bersungguh sungguh "

" Jadi maksud mu, bahwa selama ini sensei yang mengajari mu tidak becus ? "

" Bukan begitu, mereka mengajari ku dengan baik. Namun tetap saja mereka menahan diri, itu semua karena aku adalah anak angkat pemimpin clan Uchiha serta adik angkat Uzukage. Mereka semua tidak berani memberikan latihan berat, dan yang hanya memberikan pelatihan yang berguna hanyalah tou-san dan Nagato-nii "

" Jika itu mau mu, maka akan kuperintahkan para sensei mu dari clan Uchiha agar lebih keras melatih mu "

" Meskipun tou-san meminta mereka untuk melatihku dengan keras, aku akan tetap keluar dari desa. Alasan lain aku memilih keluar desa adalah Doujutsu milik ku ini" ucap Naruto

Dan setelah itu Naruto pun menjelaskan tentang kemampuan Doujutsu nya, dan semua yang diceritakan Naruto juga sama yang dia ceritakan kepada Nagato. Fugaku yang mendengar tentang kebenaran Doujutsu milik Naruto hnaya dapat terdiam, sedangkan dengan Mikoto.

Dia terlihat begitu sedih, bahkan terlihat bahwa semua yang diceritakan Naruto sama seksali tidak di dengarkan oleh Mikoto. Naruto yang melihat keadaan Mikoto saat itu hanya dapat memaklumi nya, karena dia tahu bahwa tindakannya tersebut sangatlah membuat kaa-sanya sedih dan tertekan.

" Aku harap tou-san dan kaa-san mengijinkan ku untuk pergi, dan aku juga akan kembali lagi bersama Sasuke. Itulah janji ku " ucap Naruto dengan mantap.

Mikoto yang mendengar janji Naruto dibuat tertegun, jika Naruto sudah menyebutkan kata 'janji' maka hal tersebut pasti akan Naruto lakukan. Tidak pedulu seberapa sulutnya janji tersebut, jika sudah berjanji maka Naruto pasti akan menepatinya.

" Mau bagaimana lagi, kaa-san tidak bisa menghentikan mu. Kaa-san akan mengijinkan mu untuk keluar desa, namun dengan satu syarat " ucap Mikoto.

" Apa itu ? "

" Kamu harus membawa seseorang dalam pengembaraan mu nanti, kaa-san tidak peduli dia itu laki-laki atau perempuan. Yang pasti kau harus membawa orang lain dalam pengembaraan mu itu " ucap Mikoto.

Naruto yang mendengar syarat dari Mikoto langsung dibuat terdiam, karena syarat yang diajukan oleh Mikoto sangatlah sulit. Bukan sulit karena mencari orang yang akan dia bawa bersamanya, melainkan sulit karena selama ini Naruto sudah terbiasa bertarung seorang diri. Dan jika dia membawa seseorang maka mau tidak mau dia harus bertarung bersama dengan orang itu.

Terlebih lagi Naruto masih trauma dengan kematian kedua anggota tim dia yang dulu, meskipun dia memiliki kekuatan yang besar. Namun tetap saja dia masih ragu, apakah dia bisa melindungi seseorang yang akan ikut dengan dia itu.

" Terserah kaa-san saja, jika itu bisa membuat kaa-san mengijinkan Naru untuk pergi. Maka Naru akan mengikuti nya " ucap Naruto.

Mikoto pun langsung tersenyum ketika mengetahui bahwa Naruto menyetujui nya. Begitu pula dengan Fugaku yang juga ikut tersenyum.

" Aku akan segera mempersiapkan barang-barang yang akan aku bawa, dan kaa-san apa kau tidak keberatan jika kau membantuku untuk yang satu ini ? " tanya Naruto.

" Tentu " balas Mikoto.

...

...

Gerbang Utara Uzushioakure

Langit yang awalnya berwarna biru cerah, sekarang mulai berganti menjadi langit orange yang menendakan bahwa waktu bermain sudah habis. Dan setiap anak harus kembali pulang kerumah masing-masing.

Dan begitu pula dengan para pekerja yang mulai pulang menuju rumah mereka. Namun sepertinya hal tersebut sama sekali tidak berlaku untuk beberapa orang, khususnya mereka yang berada di depan gerbang Uzushiogakure.

Mereka adalah Sandaime Uzukage, Uzumaki Nagatodan asisten Uzukage Konan, kepala clan Uchiha dan anak nya, serta dua orang shinobi Uzushio bersurai merah yang menandakan bahwa mereka berdua merupakan seorang Uzumaki murni.

Dan didepan ketujuh orang tersebut adalah seorang remaja laki-laki bersurai pirang acak-acakan, yang mengenakan pakaian yang hampir sama dengan baju persatuan salah satu organisasi yang paling berbahaya, Akatsuki.

Dengan mengenakan baju kaos berwarna biru serta celana panjang hitam yang senada dengan sandal shinobi nya, dan tidak lupa dengan jubah berwarna putih polos yang terkesat netral yang dibiarkan terbuka.

Dia adalah sang tokoh utama dalam fanfic ini, seorang shinobi yang berhasil membuat seluruh elemental nation ( Kecuali Kirigakure ) mencap nya sebagai seorang shinobi penerus generasi sang legenda Uchiha, dia adalah Uzumaki Naruto.

Dengan kemempuan pengendalian chakra Kyuubi yang hampir sempurna serta dengan sebuah Doujutsu yang masih belum diketahui kemampuannya. Membuat dia sebagai seorang missing-nin dengan harga buronan tertinggi setelah Orochimaru.

Saat ini mereka semua akan mengentarkan kepergian Naruto, namun sebelum pergi. Naruto masih menunggu Mikoto yang masih belum kembali semenjak Naruto meminta tolong. Bahkan setelah Naruto mempersiapkan semuanya, Mikoto masih belum juga kembali.

Poft!

Tiba tiba saja sebuah gumpalan asap bekas penggunakan Shunshin no jutsu muncul di depan mereka. Dan ketika asap tersebut secara perlahan mulai menghilang, terlihatlah Mikoto yang membawa sebuah kotak bekal.

" Kenapa kau lama sekali okaa-san ? "

" Hehehe..Gomen-gomen. Kaa-san mendapat sedikit kesulitan, namun kaa-san berhasil menemukannya "

" Lalu dimana dia ? "

" Dia sedang bersiap-siap, jadi tunggulah dia sambil kau makan bekal ini " ucap Mikoto.

" Baiklah "

Setelah itu, Naruto pun menunggu sambil memakan bekal buatan kaa-san nya. Dan tentu saja yang ditunggu oleh Naruto adalah patner atau orang yang akan ikut bersama dengannya dalam pengembaraannya.

Itulah yang Naruto minta tolong kepada Mikoto, dan alasan kenapa Naruto meminta Mikoto yang mencarinya adalah karena dia tahu bahwa orang yang dipilih oleh kaa-san nya bukanlah semarangan orang. Dan orang tersebut pasti memiliki sebuah kelebihan sehingga membuat kaa-san nya memilih orang itu.

Tap!Tap!

Suara langkah kaki mulai terdengar, Naruto yang pertama kali mendengar suara langkah kaki tersebut, melihat ke asal sumber suara tersebut. Dan terlihatlah seorang gadis bersurai merah gelap sedang berlari kearah mereka.

Mereka yang melihat kedatangan gadis bersurai merah tersebut langsung tersenyum. Namun tidak dengan Naruto yang mematung ketika melihat kedatangan gadis bersurai merah tersebut. Seseorang yang tidak ingin Naruto temui, untuk saat ini.

" Gomen Oba-chan aku terlambat " ucap gadis bersurai merah tersebut kepada Mikoto.

" Tidak apa Sara-chan, kau pasti kesulitan mengemasi barang-barang mu. Ini juga salah Oba-chan yang tiba-tiba saja memintamu menjadi teman perjalanan Naru " ucap Mikoto.

Sara yang mendengar ucapan dari seseorang yang sudah dia anggap sebagai kaa-san nya, langsung tersenyum. Namun tidak dengan Naruto yang ekspresi wajah nya berubah menjadi datar ketika mendengar perkataan kaa-san nya.

" Apa Sara yang akan ikut dengan ku nanti, Kaa-san ? " tanya Naruto dengan datar nya.

Mikoto yang mendengar nada bicara Naruto yang begitu tidak bersahabat dibuat bingung. Berbeda dengan Sara yang menunduk ketika mendengar nada bicara Naruto yang begitu dingin.

" Apa kalian berdua bertengkar ? " tanya Mikoto.

" Tidak " balas Naruto.

" Apa kau tidak suka dengan pilihan kaa-san ? "

" Ya " jawab Naruto dengan singkat.

" Kalau begitu jelaskan kenapa kau tidak suka Sara yang akan ikut dengan mu ? "

" Itu karena Sara cuma menguasai ninjutsu medis serta jutsu Suiton rank-C. Jika aku membawa dia bersama dengan ku, cepat atau lambat dia akan terbunuh. Aku tidak bisa setiap saat melindungi nya, terlebih lagi bertarung dengan team bukanlah keahlian ku " ucap Naruto.

Sara yang mendengar perkataan Naruto yang cukup menyakitkan tersebut, hanya dapat tertunduk dengan diam.

Dan dia juga tahu bahwa selama ini hanya dialah yang tidak pernah menjalankan misi bersama dengan Naruto. Berbeda dengan sahabatnya yang sering menjalankan misi bersama dengan Naruto, sudah ribuan kali dia meminta menjalankan misi bersama Naruto.

Dan jawaban yang diberikan Naruto selalu sema 'Gomen Sara, aku sedang tidak ingin menjalankan misi' selalu dan selalu itu jawaban yang Naruto berikan kepada dia. Padahal dia hanya ingin mempererat hubungan persahabatan mereka.

" Kalau begitu bawa Sara bersama mu, jika kau akan berkembang diluar desa maka Sara pun juga akan berkembang juga. Bukan kah itu yang kau katakan Naru ? "

" Aku dan Sara berbeda, aku akan berkembang dari banyaknya pengalaman bertarung. Sedangkan Sara akan berkembang jika dia banyak mengobati orang orang yang terluka. Terlebih lagi, ninjutsu medis Sara sudah setara dengan seorang Jounin "

" Bukankah itu bagus, jika kau terluka maka Sara bisa mengobati mu ? " ucap Mikoto yang mulai khawatir dengan perkataan Naruto yang semakin membuat Sara tersakiti.

" Itu sama sekali tidak perlu, aku adalah seoran Jinchuriki Kyuubi. Dan didalam tubuhku juga terdapat gen Uzumaki, dan dengan bantuan Kurama ditambah gen Uzumaki maka aku dapat meregenerasikan luka pada tubuh ku dengan cepat. Jadi ninjutsu medis sama sekali tidak ku butuhkan "

Sara yang mendengar perkataan Naruto yang begitu menyakitkan hanya dapat menunduk dengan diam, sedangkan Naruto sama sekali tidak merasa bersalah setelah mengatakan sesuatu yang sangat menyakitkan bagi Sara.

Plak!

Sebuah tamparan mendarat dengan mulusnya di pipi Naruto, dan pelaku dari penamparan tersebut adalah Karin. Dialah yang sedari tadi terus menahan amarahnya ketika mendengar sahabatnya di sebut-sebut sebagai orang yang tak berguna oleh Naruto.

" Kau pikir apa yang barusan kau katakan Naruto! Kau tidak tahu bagaimana perjuangan Sara untuk menjadi kuat. Selama dua tahun Sara terus menerus berlatih tanpa henti, itu semua karena mu. Kau memiliki kekuatan serta chakra yang besar. Berbeda dengan Sara, dia Cuma memiliki setengah dari kapasitas chakra seorang Uzumaki. Dengan jumlah chakra yang sedikit itu Sara berusaha mati-matian untuk menjadi kuat... "

" CUKUP KARIN " teriak Sara.

Ucapan Karin pun terhetika ketika mendengar suara teriakan Sara. Dan terlihatlah di pelupuk mata violet milik Sara sudah tergenang air mata.

" Cukup..hiks..cu-kup Karin, hiks...tidak usah dilanjutkan lagi..hiks.. mu-mungkin memang benar kalau aku ini tidak berguna..hiks...yang diperlukan oleh Naruto-kun dalam perjalanannya adalah orang yang kuat seperti mu Karin..hiks.. " ucap Sara dengan tersedu-sedu.

" Tidak Sara, ini bukan menentukan siapa yang kuat dan siapa yang lemah. Ini soal perjuangan keras mu Sara, Naruto harus tahu bahwa selama ini kau berlatih dengan keras itu semua untuk dia. Jika dia tidak bisa menghargai seberapa keras kau berlatih, maka akan kubuat dia menarik semua ucapannya " ucap Karin yang mulai mengeluarkan rantai chakra nya.

" Apa yang diakatakan oleh Karin-nee itu benar, seharusnya Naruto bisa menghargai semua latihan mu Sara " ucap Arashi yang mulai merapal handseal.

Naruto yang melihat Karin dan Arashi yang siap melancarkan serangan kepada nya, hanya menatap mereka berdua dengan tatapan penuh tanda tanya. Dan yang menyebabkan itu adalah Karin dan Arashi yang berniat menyerang dia karena dia tidak mengijinkan Sara untuk ikut bersama dengan dirinya.

" Kenapa kalian begitu marah ketika aku mengatakan bahwa Sara sama sekali tidak berguna? Pada hal yang aku katakan adalah faktanya, dan apa kalian tidak ingat bahwa saat ini aku adalah seorang missing-nin yang artinya aku akan diburu oleh para Hunter-nin, dan jika Sara ikut, maka dia akan berada dalam bahaya. Itulah kenapa aku tidak ingin dia ikut dengan ku, aku hanya berusa melindungi nya "

Akhirnya mereka semua mengerti kenapa Naruto tidak mengijinkan Sara untuk pergi bersama nya. Meskipun alasan Naruto itu baik, namun cara penyampaian Naruto bisa dibilang sangat salah. Tidak seharusnya Naruto menyakiti perasaan Sara.

Sara, Karin dan Arshi yang mendengar alasan Naruto akhirnya mengerti. Meskupun begitu Karin masih belum menghilangkan rantai chakra milik nya, dan Naruto yang merasakan sebuah niat buruk dari Karin, mulai mengambal langkah mundur.

" Ka...Karin jangan coba-coba " ucap Naruto yang melangkah semakin menjauh dari Karin.

" Kau pikir aku akan memaafkan mu setelah mendengar alasan mu itu Na-ru-to !" ucap Karin.

Wuuuush!

Dan kejadian absurd pun terjadi ketika Naruto yang berusa menghindar dari rantai-rantai chakra milik Karin yang siap untuk mencabuk nya. Dan dengan gesitya Naruto menghindari setiap rantai yang dimiliki Karin.

Skip Time

Setelah melewati kejadian absurd antara Naruto dan Karin, terlihatlah penampilan Naruto yang semula nya rapi sekarang sudah berubah menjadi berantakan dan kotor. Dan itu semua di sebabkan oleh Karin, bahkan di beberapa bagian tubuh Naruto juga terdapat beberapa luka kecil.

" Kau lihat, tubuh mu penuh dengan luka. Apa itu yang kau sebut ti..."

Karin pun terpaksa dibuat bungkam ketika melihat sebuah kejadian yang menurutnya sangatlah tidak masuk akal. Luka-luka yang dimiliki Naruto mulai beregenerasi, bahkan regenerasi tersebut bisa dibilang sangatlah cepat.

" Ti..tidak mungkin, itu terlalu cepat jika disebut sebagai regenerasi. Bahkan Tsunade Senju yang dikenal sebagai pemilik kemampuan regenerasi yang hebat, tidak pernah mengalami regenerasi secepat ini " ucap Karin dengan nada terkejut.

" Inilah alasannya kenapa aku tidak membutuh kan Sara, meskipun kemampuan ini belum sempurna. Namun aku yakin bisa mengatasi para Hunter-nin itu. Namun berbeda denga Sara, maka dari itu aku sama sekali tidak mengijinkannya dia untuk ikut " ucap Naruto.

Dan tanpa mendengar sepatah kata pun dari Sara, Naruto langsung berlari menuju pintu gerbang. Sara yang melihat Naruto pergi meninggalkannya hanya dapat menunduk dan menangis.

" Dasar Naruto, dia sama sekali tidak memikirkan perasaan mu Sara " ucap Karin.

Sara yang mendengar perkataan Karin pun sama sekali tidak berekasi, dan Karin yang melihat Sara sama sekali tidak berekasi, langsung tersenyum.

" Ingin menyusulnya Sara ? "

" Eh...Ma-maksud mu kita mengejarnya ? " tanya Sara.

" Begitulah, aku ingin melihat apakah benar dia tidak membutuhkan kita. Dia bilang jutsu regenerasinya masih belum sempurna, dan aku yakin jutsu tersebut pasti memiliki batasannya " ucap Karin dengan yakin.

Semua orang yang mendengar perkataan Karin yang begitu yakin tentang Naruto terlihat tersenyum. Dan begitu pula dengan Sara yang tersenyum ketika mendengar perkataan Karin.

" Sebaiknya kalian cepat, sebelum Naruto menjauh dari Uzushio " ucap Nagato.

" Ha'i "

Kedua gadis remaja yang baru dewasa tersebut langsung berlari menuju pintu gerbang, dan ketika kedua gadis tersebut melewati pintu gerbang, terlihatlah reruntuhan desa Uzushio dan ketika mereka melihat kebelakangng terlihatlah sebuah gerbang desa yang sudah hancur.

" Apa kau merasakan chakra milik Naruto-kun ? " tanya Sara kepada Karin.

" Ya, 100 meter di depan kita "

Setelah mengetahui diamana Naruto berada Sara dan Karin langsung melesat dan melompat satu persatu bangunan yang sudah hancur tersebut. Sementara itu, Naruto yang merupakan ninja tipe sensor dapat merasakan pancaran chakra milik Karin dan Sara.

Meskipun Naruto merasakan chakra milik mereka berdua, namun Naruto sama sekali tidak menghentikan lajunya, sepertinya Naruto akan melakukan sesuatu ke kedua Kunoichi Uzushiogakure itu.

Bersambung

Hallo minna-san gimana kabar nya? Baik atau kurang baik. Author harap kalian semua baik-baik saja, untuk kali ini author tidak akan berlama lama karena saat ini author sedang sibuk. Dan juga author juga ingin meminta maaf sebesar besarnya kepada para reader yang menunggu kelanjutan dari fic ini.

Alasan kenapa author telat update, karena saat ini hp author rusak jadi untuk sementara waktu sampai author punya hp lagi, maka author akan menggunakan laptop. Meskipun author memiliki laptop namun tetap saja untuk mengetik dengan menggunakan laptop sangatlah sulit, terlebih lagi author mengetik dengan menggunakan metode 11 jari.

Jadi karena itu author sedikit kesulitan dalam pengetikannya, namun jangan khawatir author akan tetap update meskipun terlambat. Mungkin itu saja yang bisa author sampaikan saat ini. Dan terima kasih karena sudah menunggu kelanjutan Hikari no Yami

See you next time

Apocalypse of Yami...Log Out.