Iklan
FMA – Royai
Word Count : 216
Hawkeye, dengan apron birunya, memasuki medan perangnya dengan gagah layaknya seorang tentara yang siap berperang.
Persenjataan sudah siap.
Pisau di tangan kanan, resep di tangan kiri.
Dan dengan tangannya yang ahli memegang senjata, pisau tersebut mulai beraksi mencincang tomat-tomat dan ayam tersebut hingga tidak dikenali bentuk asalnya.
Sama seperti perang.
Dia menembak penuh akurasi, sama seperti ketika resepnya menyuruh satu sendok garam, satu sendok garam pun yang di masukkan. Sendok makan.
Dan perasaannya berdebar-debar.
Sama seperti perang.
Dia menunggu di depan panci yang asap kelabunya mulai bermunculan di udara, seperti asap kelabu yang diciptakan oleh senapannya setelah meletuskan tembakan.
Dia menunggu hasilnya seperti dia menunggu untuk memastikan apa sasarannya kena tepat dan mati seketika.
TING !
"Hawkeye, boleh kucoba ?"
Mustang pingsan.
Hawkeye sesunggukkan.
"Sudahlah… tidak apa-apa…. Yang penting kau sudah berusaha….kita bisa pesan makan di luar setiap malam, kan ?"
"Tapi membuat masakan ialah kewajiban seorang istri, kan !!"
Mustang mengelus pipinya. Dahi mereka bertemu.
"tidak...tidak apa-apa… tidak apa-apa…" Dia menyeringai. "lagipula kewajiban istri yang utama itu kan- AHEM!"
Raut wajah Hawkeye mencerah. Dia memberikan kecupan yang dalam di bibir Mustang sebelum keduanya tenggelam bersama di balik sofa ruang tamu dengan sepanci makanan yang gagal -
Dan Taufik Safalas dengan halo di atas kepalanya yang menatap mereka dari kejauhan, menghentamkan kakinya ke lantai dengan kesal karena peran "Ibu-ibu jangan kuatir —" nya direbut.
--
a/n : maaf. OOC. Hawkeye tidak akan menangis kalau makanannya gagal. Tapi yang namanya mau memparodikan iklan ROYco (atau sasa, ya ? atau ajinomoto ??) jadinya begini deeeh..hehehehe.. maap lagi…sudah kubilang mood kinky-ku tiba-tiba menyerang begini…
Edited 12/17/2007
