" Cepat katakan padaku apa yang ingin kau katakan mengenai kyuhyun" ucap siwon begitu sampai

" Kau ini kenapa oppa? kenapa tidak ada basi-basi padaku. Aku sudah berbaik hati memesankan makanan untukmu" ucap emma bersabar

" Aku kemari tujuannya bukan untuk makan malam bersama mu emma sshi. Cepat beritahu aku apa maksud ucapanmu di telpon tadi?" ucap siwon tidak sabar

" Tapi aku ingin kita makan dulu siwon oppa, aku rasa kau juga sudah lapar bukan?"

" Jika kau tidak mau bicara, lebih baik aku pergi saja" ucap siwon yang bersiap berdiri

" Tunggu oppa" tahan emma sambil memegang tangan siwon

" Lepaskan tangan tanganku emma sshi" ucap siwon dingin

" Baiklah. Tadi siang aku dan kyuhyun sshi bertemu di kona beans" ucap emma

" Mwoo?" mata siwon langsung terbelalak lebar

" Apa yang kau katakan pada kyuhyun?" ucap siwon yang sudah cukup memanas

" Tenang dulu oppa, tidak perlu emosi begitu" ucap emma santai

" Cepat katakan emma sshi" ulang siwon

" AKu hanya memberitahukan sedikit masa lalu kita yang diseliputi oleh romantisme dan sepertinya dia tidak tau akan hal itu. Kau tidak pernah menceritakannya yah? Aku juga memberitahu kalau kau kemarin malam datang ke hotel tempat ku menginap dan kita….. sedikit berciuman" jelas emma dengan senyuman evilnya

" Dasar kau wanita licik! Jika kau bukan seorang wanita, mungkin aku sudah menamparmu sekarang juga" ucap siwon dengan tatapan mata yang dingin dan langsung bergegas meninggalkan emma sendirian

Dengan perasaan tidak menentu siwon langsung bergegas mengemudikan mobilnya agar segera sampai ke rumahnya. Ketakutkan sedang di selimuti oleh siwon sekarang ini. Siwon benar-benar merasa takut kehilangan kyuhyun karena siwon sudah berbohong padanya sejak kemarin, ditambah lagi tidak ada pesan dari kyuhyun kalau dia sudah sampai di rumahnya. Siwon menyetir seperti orang gila, mobilnya menyalip ke kiri dan ke kanan untuk mendahului mobil yang berada di depannya yang merasa menghalangi laju kecepatan mobilnya. Begitu sampai di rumah mewahnya, siwon langsung berlari secepatnya menuju kamar.

" BRAK!" siwon membuka pintu kamarnya dengan kasar

" PRINCESS!" siwon langsung berteriak memanggil kyuhyun

" CHOI KYUHYUN!" masih tetap berteriak dan mencari kyuhyun ke kamar mandi

" Ada dimana dia? Seharusnya dia sudah sampai di rumah kan" gumam siwon

" Apa ini?" ucap siwon begitu melihat secarik kertas yang berada di bantal siwon

" Oppa mianhae aku tidak memberitahu kalau aku akan pergi dari rumah oppa. Saat ini aku perlu menenangkan diriku dulu. Aku sudah tau semuanya kalau kemarin oppa tidak bertemu dengan yesung oppa tapi bertemu dengan emma unnie. Maafkan aku oppa, sebenarnya tadi aku sempat mengikuti oppa, tapi ternyata oppa bertemu kembali dengan emma untuk semua yang oppa sudah berikan padaku dan mianhae aku sudah mengganggu oppa untuk bersama dengan emma unnie…

Cho kyuhyun"

Merasa tidak percaya apa yang di bacanya, siwon segera membuka lemari pakaiannya dan tidak menemukan baju-baju kyuhyun, melihat kearah meja rias tidak terdapat kosmetik kyuhyun.

" Sudah berkali-kali ku bilang margamu sekarang adalah Choi, tapi masih tetap menggunakan nama cho" gumam siwon

"YAK CHOI KYUHYUN !" teriak siwon frustasi

Dengan nafas yang masih naik turun, siwon berusaha berfikiran jernih. Siwon berusaha menghubungi kyuhyun

" Tuuuttt.. Tuuuttt….. Tuuuutttt…"

" Choi kyuhyun, cepat angkat telponmu" ucap siwon semakin frustasi

Sudah berkali-kali siwon menghubungi kyuhyun tapi tetap tidak di angkat oleh kyuhyun. Siwon menjadi lebih frustasi karena hari sudah semakin malam

" Changmin! yah aku harus menghubungi dia" ucap siwon sedikit berharap

" Tuuutt… Tuuut…"

" Hallo"

" Changmin-ah, apa kyuhyun ada di rumahmu?" tanya siwon langsung

" Tidak hyung, kenapa?"

" Oh tidak ada apa-apa. Kalau kyuhyun datang ke tempatmu, tolong hubungi aku"

" Oke hyung"

" Kemana dia? Aku harus segera mencarinya sekarang" ucap siwon lalu bergegas kembali mengambil kunci mobilnya

" Tuuutt… Tuuuutt… Tuuuttt" siwon berusaha menghubungi yesung

" Ada apa siwon-ah" ucap yesung

" Hyung, apa kau tau dimana kyuhyun atau terakhir kalian bertemu atau bisa kau tanyakan pada wookie nunna sempat di hubungi oleh kyuhyun?" ucap siwon sambil mengendarai mobilnya

" Yak.. choi siwon, kenapa bahasamu sungguh berantakan eoh? Hyung jadi tidak mengerti apa maksudmu? Kau bicara seolah kyuhyun menghilang" ucap yesung

" Kyuhyun pergi dari rumah ku hyung. Aku sudah berusaha menghubunginya tapi ponselnya tidak di angkat sama sekali. aku juga sudah menghubungi changmin tapi katanya kyuhyun tidak bersama dengannya, jadi kupikir aku menghubungi mu hyung" jelas siwon dengan tatapan mata yang tak lepas menoleh ke kiri dan kenan

" Apa maksudmu pergi dari rumah? Kalian bertengkar hebat?"

" Ini semua salahku hyung. Emma sudah kembali ke korea hyung"

" Mwooo! Kapan?"

" Aku tidak tau kapan. Tapi kemarin lusa emma menghubungi ku tengah malam dan meminta ku untuk datang ke hotelnya, lalu aku menyanggupinya dan memberitahu kyuhyun kalau aku akan bertemu denganmu hyung"

" Kau bodoh siwon-ah! Pantas saja tadi siang dia bertanya padaku apakah semalam aku menghubungi mu dan meminta mu untuk datang. Karena aku tidak tau apa-apa makanya kau menjawab aku tidak ada menghubungi mu sama sekali apalagi bertemu denganmu malam-malam"

" Jadi kyuhyun sudah tau kalau aku membohonginya dari siang tadi, tapi berusaha menutupinya dariku?! Di tambah lagi tadi aku menambah satu kebohongan dengan mengatakan aku akan bertemu dengan klien tapi nyatanya aku bertemu dengan emma dan ternyata kyuhyun mengikuti ku"

" Kau benar-benar pabboo choi siwon! karena masa lalu, kau hancurkan masa depanmu. Aku sudah tidak mau tau lagi, kau harus segera selesaikan masalah yang sudah kau mulai dan kau harus segera menyelesaikannya segera"

" Iya hyung aku tau. Baiklah, aku tutup dulu telponnya, kalau ada info tentang kyuhyun tolong beritahu aku hyung"

" Arraseo"

" Kau ada dimana sekarang princess? oppa sangat mengkhawatirkan mu" gumam siwon

Sementara itu di tempat lain, kyuhyun melihat ponselnya sudah di penuhi oleh puluhan miss call. Kyuhyun sengaja tidak mau mengangkatnya karena memang sedang tidak ingin bicara atau mendengar suara siwon. Kyuhyun menarik kopernya ke suatu apartment mewah, lalu menekan tombol angka lantai 17

" Ting tong"

" Cklek"

" Kyunnie? ada apa denganmu? Kenapa membawa koper?" tanya changmin panik

" Minnie-ah.. hix.. hix.. hix…" kyuhyun langsung memeluk changmin tanpa memperdulikan pertanyaan changmin

" Hei, ada apa denganmu? Kenapa kau berantakan begini? Ayo cepat masuk" ucap changmin sambil menarik koper kyuhyun

" Minnie-ah, bolehkah aku menginap disini selama beberapa hari?" tanya kyuhyun dengan suara paraunya

" Tentu saja. Selama apapun kau tinggal disini aku tidak pernah keberatan. Tapi ceritakan padaku dulu ada apa denganmu? Tadi siwon hyung menelpon ku dan menanyakan keberadaanmu, sebenarnya ada apa dengan kalian?"

Kemudian kyuhyun menceritakan pada changmin apa yang sudah terjadi dari kemarin malam antara dirinya dan siwon. Air mata yang daritadi tidak pernah keluar, akhirnya tumpah di dada bidang changmin. Melihat kyuhyun yang rapuh seperti ini, membuat hati changmin menjadi hancur. Walaupun changmin sudah merelakan kyuhyun untuk bersama siwon, tapi pria mana yang tidak sakit hatinya jika melihat wanita yang dicintai terlihat rapuh dan hancur seperti ini

" Jangan menangis lagi kyunnie. Aku akan memberitahu pada siwon hyung kau ada disini, kalian selesaikanlah masalah kalian" ucap changmin hendak beranjak dari kamar

" Tidak Minnie-ah. Aku sedang tidak ingin siwon oppa tau keberadaan ku. Aku ingin menenangkan diriku dan fikiranku min. Aku ingin meyakinkan diriku apakah aku benar-benar pantas dan bisa bersama dengan siwon oppa" ucap kyuhyun

" Tapi setidaknya kita harus mengabari siwon hyung kalau kau ada di tempatku. Kalau kau memang tidak mau kembali pulang bersamanya, aku tidak masalah. Pasti sekarang ini dia sangat mengkhawatirkan keadaanmu" bujuk changmin

" Aku tidak ingin dia tau keberadaanku min, karena itu ku mohon jangan beritahu siapapun kalau aku sementara waktu tinggal disini" pinta kyuhyun

" Fiuhhhhh.. baiklah. Kalau itu memang maumu, tapi kumohon pikirkanlah baik-baik akan arah hubungan mu ini dengan siwon hyung, jangan karena masalah seperti ini kau bertindak gegabah. Sekarang istirahatlah" ucap changmin segera beranjak dari kamar tamu

" Gomawo Minnie-ah"

" Tidak masalah. Cepat selesaikan masalahmu dan jangan bertindak gegabah. Selamat malam" ucap changmin lalu menutup kamar kyuhyun

" Drrrttt.. Drrrtttt.. Drrrtt…" ponsel kyuhyun lagi-lagi bergetar

" Wonnie oppa, berhentilah untuk menghubungi ku… hix.. hix…hix… " ucap kyuhyun lalu dengan kesal dia mencabut batere ponselnya

Di sisi lain, siwon masih tetap mencari kyuhyun padahal sudah menujukkan pukul tiga subuh. Matanya sudah terlihat kelelahan, wajahnya sudah terlihat tidak bersemangat, tubuhnya juga sudah tidak mampu lagi untuk menyetir karena sudah cukup lelah tapi tetap memaksakan diri untuk terus mencari kyuhyun. Kali ini sudah puluhan kali atau mungkin ratusan kali siwon berusaha menghubungin ponsel kyuhyun tapi yang di dapat oleh siwon selalu sama

" Nomor yang anda tuju sendang tidak aktif, silahkan hubungi beberapa saat lagi"

" AKkkhhhh! Kenapa kau mematikan ponselmu choi kyuhyun? Kau tidak tau oppa begitu mengkhawatirkan dirimu saat ini? oppa sudah mencarimu sampai ke apartment yang dulu pernah kau tinggali, tapi malah sudah di tempati oleh penghuni baru" gumam siwon frustasi

Akhirnya pada pukul empat subuh siwon kembali ke rumahnya. Walaupun sebenarnya siwon ingin sekali tetap terus mencari kyuhyun, tapi tubuhnya sudah menunjukkan tanda-tanda ketidak sanggupan lagi untuk terus melanjutkan pencarian, maka siwon memutuskan untuk pulang kerumahnya. Sesampainya di kamar, dinyalakan lampu kamarnya dan bayangan akan kyuhyun yang biasa selalu menemani dirinya sudah tidak ada. Dengan langkah gontai, tanpa membasuh wajahnya, siwon berjalan menuju ranjangnya dan merebahkan dirinya di ranjang

" Kau ada dimana sekarang eoh? Bahkan kamar ini kembali menjadi sepi tanpa kehadiranmu princess. Kembalilah pada oppa" gumam siwon

" Apa kau bisa tidur nyenyak tanpa mendapat pelukan dari oppa? Belum lama kau pergi, oppa sudah sangat merindukanmu. Kau ada dimana sebenarnya? Kau seperti membunuh oppa secara perlahan choi kyuhyun" gumam siwon lagi

Akhirnya siwon dapat tertidur dengan memeluk bantal yang biasa di pakai oleh kyuhyun dan tidur di sisi ranjang bagian kyuhyun, karena di tempat itulah masih bisa tercium aroma kyuhyun. Sementara itu di tempat changmin, kyuhyun pun sedikit gelisah. Tidak bisa tidur, selalu membolak-balikkan badannya.

" Sepertinya tubuh ini sudah sangat merindukan mu oppa. Aku sangat merindukan mu oppa. Tapi aku tau, aku tidak bisa seperti ini terus. Aku harus mengambil keputusan untuk kita berdua bukan?" gumam kyuhyun sambil berlinang air mata

Pagi harinya di tempat siwon, nampak dirinya sangat tidak bersemangat pagi ini, tapi dirinya harus tetap ke kantor walaupun tubuhnya tidak bersemangat dan merasa masih belum cukup untuk istirahat. Tanpa disadari olehnya, kalau siwon sudah membuat pancake dengan topping eskrim kesukaan kyuhyun, tapi dirinya tidak dapat memakan pancake buatannya sendiri seolah tidak ada nafsu makan pada dirinya pagi ini. Siwon juga memandang tempat duduk yang biasa kyuhyun pakai untuk sarapan bersama dengan dirinya dan siwon juga membayangkan kyuhyun yang dengan lahapnya memakan pancake buatannya dan memuji kelezatan pancake buatannya

" Sepertinya kau tidak hanya merasuk dalam tubuhku saja princess, tapi dalam fikiranku dan hatiku juga selalu ada dirimu, sampai tanpa sadar aku sudah membuatkan sarapan kesukaanmu" gumam siwon

" AKu harus mencari dirimu kemana lagi princess?" gumam siwon sambil memijit kepalanya pelan

Sementara itu di tempat changmin, nampak kyuhyun juga sudah rapih dengan pakaian kerjanya. Dirinya sebenarnya tidak begitu bersemangat karena semalam tidak bisa tidur sama sekali. Kepalanya cukup sakit saat ini.

" Kau yakin mau ke kantor hari ini kyunnie? wajahmu cukup pucat" ucap changmin

" Iya minnie-ah. Aku harus tetap bekerja. Aku akan berusaha semampuku untuk professional dalam pekerjaanku" jawab kyuhyun

" Tapi jangan memaksakan dirimu. Sekarang cepat sarapan, maaf aku tidak bisa masak jadi hanya bisa membuat roti panggang dan ada beberapa selai saja" ucap changmin

" Tidak apa Minnie-ah, aku makan yah" ucap kyuhyun berusaha tersenyum

Tampak dari wajah kyuhyun sedikit kerinduan akan suasana di rumah siwon, dimana siwon selalu menjakan dirinya, membuatkan kyuhyun pancake setiap harinya dan terkandang menyuapinya di saat sarapan.

" Aku berangkat kerja dulu min"

" Mau kuantar?" tawar changmin

" Tidak perlu. Aku tidak ingin orang lain tau kalau aku tinggal bersamamu. Aku pergi sendiri saja ya. Bye min"

Choi Company

" Kyunnieeee! " terdengar wookie teriak begitu melihat kyuhyun datang

" Unnie kau kenapa? Aku belum tuli tau" oceh kyuhyun

" Pletak!" wookie langsung memukul kepala kyuhyun

" Aww.. sakit unnie" oceh kyuhyun

" Kemana saja kau eoh? Kami semua mencemaskan mu, kau tau? Aku dan yesung oppa sudah tau dari siwon tentang masalah kalian" oceh wookie

" Mianhe unnie, aku sedang ingin menenangkan diriku dulu"

" Kembalilah ke rumah siwon kyunnie" ucap yesung tiba-tiba datang

" Mianhae yesung oppa, aku masih belum bisa kembali ke rumah siwon oppa. Aku benar-benar butuh waktu untuk sendiri saat ini" jawab kyuhyun

" Aku mengerti kyunnie, tenangkanlah dirimu dan fikiranmu dahulu" ucap yesung

" Aku pamit ke ruangan ku dulu yesung oppa, wookie unnie" ucapku

Begitu siwon sampai di lantai sepuluh yang notabene adalah lantai khusus dirinya dan yesung, terlihat cukup jelas kalau siwon berjalan tidak bersemangat. Wajahnya masih kusut walaupun sudah mandi dan bercukur. Tampak banyak fikiran dalam kepalanya hingga membuatnya tidak terlihat segar pagi ini. Kakinya tiba-tiba berhenti melangkah begitu melihat kyuhyun yang sudah ada disana dan sendang melihat beberapa dokumen. Perasaan siwon sungguh lega saat ini, dan wajahnya langsung tersenyum melihat kyuhyun sudah berada depan matanya. Tanpa menunggu waktu lama, siwon langsung melangkahkan kakinya menghampiri kyuhyun

" Bisa kau keruangan oppa?"

" Baik"

Kyuhyun menghela nafas dalam sebelum masuk ke dalam ruangan siwon. Hatinya sungguh tidak siap saat ini jika harus bertemu dengan siwon. Sedangkan siwon begitu sampai ruangannya, tidak langsung duduk melainkan berdiri dengan menyenderkan dirinya di meja kerjanya sendiri lalu menatap intens kyuhyun yang sekarang ini sedang ada di hadapannya

" Semalam kau tidur dimana princess?" tanya siwon lembut berusaha untuk tidak menekan kyuhyun dengan berbagai pertanyaan

" Aku tidur di hotel oppa" jawab kyuhyun berbohong

" Di hotel apa? "

" Oppa…" kyuhyun mulai ingin menghindari pertanyaan yang akan siwon lontarkan

" Kau tau oppa seperti orang gila mencarimu semalaman?" ucap siwon sudah mulai menaikkan intonasi suaranya

" Oppa mianhae. Bisakah kita membicarakan hal ini nanti saja?"

" Baiklah. Kita akan bicarakan dirumah" ucap siwon

" Untuk saat ini aku tidak ingin kembali ke rumah oppa, jadi kita bicara di tempat lain saja?" tolak kyuhyun

Wajah siwon sudah terlihat cukup frustasi akan jawaban yang terlontar dari mulut kyuhyun, tapi siwon berusaha untuk tenang. Siwon tidak ingin kyuhyun merasa semakin terbebani fikirannya

" Baiklah. Oppa akan mencari tempat private untuk kita berdua bicara"

" Terserah oppa saja, kalau tidak ada lagi yang ingin di bicarakan, aku permisi dulu oppa" pamit kyuhyun

" Tapi kita pergi bersama kan?" Tanya siwon penuh harap

" Kita langsung bertemu saja disana oppa" tolak kyuhyun

" Ooh.. Baiklah" ujar siwon dengan nada kecewa

" Aku permisi dulu oppa" pamit kyuhyun lagi

Sebenarnya siwon tentu masih ingin melihat kyuhyun lebih lama lagi dan masih ingin berbicara banyak dengan dirinya, tapi siwon tidak ingin memaksakan kehendaknya dan membuat kyuhyun semakin menjauh darinya. Entah mengapa rasanya bagi siwon walaupun sekarang jarak antara dirinya dan kyuhyun hanya beberapa langkah, tapi terasa jauh sekali untuk di gapai

" Bagaimana dengan kyuhyun?" Tanya yesung

" Ah hyung, kau mengagetkan aku saja" ucap siwon terkejut

" Kau saja yang melamun terus, makanya tidak melihat aku datang. Jadi bagaimana, apa kalian sudah berbaikan?" Tanya yesung lagi

" Entahlah hyung. Hari ini saja aku memintanya kembali pulang ke rumah ku tapi dia menolak dan di saat kami berdua ingin bicara mengenai masalah kemarin di restoran, dia juga menolak untuk pergi bersama ku, padahal tujuan kami sama. Aku merasa sangat kacau sekali hyung" keluh siwon

" Salahmu sendiri, siapa suruh kau berbohong segala pada kyunnie? Kalau kau mencintai kyuhyun, seharusnya kau menjaga dan melindungi perasaannya. Kalau posisimu dan kyuhyun di tukar, pasti kau juga akan merasakan hal yang sama. Wanita mana yang tidak marah saat tau kalau tunangannya membohongi dirinya hanya untuk pergi ke hotel malam-malam begitu dan bertemu dengan mantan pacarnya? Cepatlah kau selesaikan masalahmu dengan kyuhyun, atau kau akan semakin jauh darinya dan kehilangan dirinya" ceramah yesung

" Kalau aku melakukan yang sama seperti apa yang kau lakukan, kurasa wookie sudah membunuhku atau melemparku ke sungai han" sambung yesung

" Aku tau seharusnya aku memikirkan dirinya saat itu, harusnya aku memberitahu dia kalau malam itu aku bertemu dengan emma di hotel, bukan bilang bertemu denganmu hyung" sesal siwon

" Penyesalan selalu datang terlambat siwon-ah. Bersabarlah dan segera selesaikan masalahmu" ucap yesung

" Gomawo hyung, kau memang hyung yang terbaik" ucap siwon

Sore harinya setelah pulang kantor, siwon dengan terpaksa melangkahkan kakinya keluar dari perusahaannya seorang diri menuju restoran tempat keduanya bertemu. Ingin sekali siwon memaksa kyuhyun untuk ikut bersamanya, tapi untuk saat ini siwon tidak ingin memaksa kyuhyun.

" Selamat sore nona, ada yang bisa saya bantu?" Tanya pelayan restoran

" Saya sudah memesan tempat atas nama Choi siwon" ucap kyuhyun

" Tuan choi di ruangan vip, silahkan ikuti saya"

" Gomawo"

Hati kyuhyun sangat tidak tenang, nafasnya juga naik turun tidak normal, kedua tangannya juga menjadi dingin

" Ini ruangannya nona, silahkan masuk" ucap pelayan seraya membukakan pintu

" Terimakasih bantuannya"

Begitu pintu terbuka, kyuhyun sudah melihat siwon sudah duduk di kursi, makanan juga sudah tersedia di meja. Siwon langsung berdiri untuk menyambut kedatangan kyuhyun dengan senyuman hangat darinya.

" Maaf lama menunggu oppa" ucap kyuhyun

" Tidak apa. Duduklah" ucap siwon

" Ne"

" Wajah oppa terlihat lelah hari ini" ucap kyuhyun dengan mata sedih karena melihat raut wajah siwon yang tidak seperti biasanya padahal baru sehari kyuhyun tidak berada di rumah siwon

" Iya. Oppa semalaman mencarimu princess. Beritahu oppa, kau tinggal di hotel mana?"

" Mianhae, aku tidak bisa memberitahu oppa. Tapi oppa tidak perlu khawatir, tempatnya sangat nyaman kok"

" Kenapa kau juga tidak mengangkat telpon oppa? Kau tau oppa sangat khawatir dan hampir gila karena tidak bisa menemukanmu?" Ucap siwon sedikit emosi

" Aku tau oppa, tapi saat itu aku hanya ingin menenangkan fikiranku saja. Mianhae sudah membuat oppa khawatir"

Merasa sangat tidak sanggup mendengar kyuhyun yang selalu meminta maaf padanya, hati siwon sungguh sakit. Harusnya dirinya lah yang mengatakan maaf berkali-kali pada kyuhyun, bukan sebaliknya. Siwon segera beranjak dari tempat duduknya, lalu berjalan untuk duduk di sebelah kyuhyun

" Jangan meminta maaf pada oppa, seharusnya oppa yang meminta maaf padamu. Seharusnya oppa menceritakan semuanya padamu hingga tidak timbul kesalah pahaman seperti ini" ucap siwon sambil menggenggam kedua tangan kyuhyun

" Oppa akan menceritakan semuanya padamu, dari masa lalu oppa bersama dengan emma hingga kejadian kemarin malam"

FLASH BACK

"Siwon-ah, kau dimana eoh? Begitu aku keruanganmu sudah tidak ada" ucap yesung di telpon

" Maaf hyung, aku harus pergi sekarang, emma sakit hari ini dan aku tidak tenang sebelum melihanya" jawab siwon sambil mengendarai mobilnya

" Dasar kau ini, emma sangat mandiri siwon-ah, aku tidak yakin dia akan suka kau begitu menganggapnya seperti anak kecil" ucap yesung

" Emma tinggal sendiri di apartmentnya hyung, aku rasa dia akan senang kalau aku tiba-tiba datang untuk menjenguknya. Sudah ya hyung, aku sudah sampai di apartment emma" ucap siwon

" Cepat kembali ke kantor" oceh yesung

" Arraseo"

Dengan semangat siwon membawa makanan berupa bubur untuk emma. Senyum semeringah terus terpajang di wajahnya, karena akhirnya dia bisa bertemu dengan kekasihnya di sela-sela kesibukan mereka berdua. Siwon yang masih muda sudah menjadi CEO dari choi company dan emma kekasihnya kala itu sudah menjadi model yang cukup terkenal di korea. Segera siwon memencet paswoord dari apartment emma, lalu masuk kedalam

Dapat terlihat ruangannya sangat sepi, tapi siwon melihat ada sepasang sepatu pria yang tergeletak di teras apartment emma. Saat itu siwon hanya berfikir mungkin teman emma datang menjenguk kekasihnya yang sedang sakit. Lalu siwon berjalan menyusuri ruang tamu, dapur tapi tidak ada siapapun disana, lalu beranjak ke kamar Emma yang menjadi tujuan akhirnya

Betapa terkejutnya siwon kala itu begitu membuka pintu kamar emma, yang didapati oleh dirinya adalah pemandangan kekasihnya yang sedang tidak berpakaian tidur dengan lelaki yang tidak siwon kenal sama sekali

" APA YANG KALIAN SUDAH LAKUKAN ?!" Teriak siwon

Sontak mendengar suara siwon yang menggelegar itu membuat emma dan teman selingkuhannya itu terbangun dari tidurnya

" Siwon oppa?" Emma langsung terkejut segera mengambil baju tidurnya dan memakainya asal

" Kita keluar oppa" ucap emma sambil menarik lengan siwon keluar dari kamarnya

" Kenapa harus aku yang keluar dari kamarmu? Kenapa bukan pria itu saja yang segera keluar dari sini!" Ucap siwon dengan nada marah

" Apa yang oppa lakukan disini?"

" Oppa kemari karena tau kau sedang sakit, makanya oppa datang menjengukmu, tapi apa yang oppa lihat barusan? Jelaskan padaku! " jelas siwon berusaha tenang

" Seperti yang sudah oppa lihat, aku tidur dengan pria itu" jelas emma santai

" Jadi selama ini gosip antara dirimu dan fotografer itu benar adanya?" Tanya siwon tidak percaya

" Tentu saja oppa. Oppa saja yang terlalu naif"

" Sudah berapa lama kau menjalin hubungan dengannya emma?"

" Satu tahun terakhir. Berhubung oppa sudah tau, aku ingin kita mengakhiri hubungan kita oppa" ucap emma

" Mwoo? Tapi kita sudah bertunangan emma dan aku ingin menikahimu"

" Tapi aku tidak mau menikah dengan mu oppa. Kau terlalu mengekang diriku, padahal aku adalah seorang model dan aku ingin karir ku dalam dunia model meningkat. Aku sudah terlalu lelah akan hubungan ini, jadi lebih baik kita berpisah saja" jelas emma

" Lalu kau lebih memilih fotografer selingkuhan mu itu di banding aku yang sudah bertahun-tahun bersamamu?" Ucap siwon tidak percaya akan apa yang dia dengar

" Iya. Pria itu mengerti akan diriku melebihi mu oppa, aku sangat nyaman saat bersama dengannya dan dia sangat mendukung karirku selama ini, jadi sebaiknya kita berpisah saja. Aku sudah lelah berhubungan denganmu oppa"

FLASH BACK END

" Seperti itulah hubungan oppa dan emma berakhir. Disaat kami sudah bertunangan dan sudah menjalin hubungan bertahun-tahun semenjak masih kuliah di amerika, tapi hubungan kami kandas karena pihak ketiga" kenang siwon

" Mianhae oppa, aku tidak bermaksud untuk membuat oppa mengingat kembali luka lama oppa" sesal kyuhyun

" Oppa tidak keberatan untuk mengingatnya. Sejak perpisahan dengan emma, oppa tidak pernah mau lagi menjalin hubungan dengan wanita manapun, oppa menjadi tidak percaya pada siapapun kecuali yesung hyung, dan untuk melupakan rasa sakit itu oppa menenggelamkan diri pada pekerjaan dan lupa akan kehidupan pribadi oppa sendiri. Semakin hari oppa menjadi lupa akan jati diri oppa yang sesungguhnya, sampai akhirnya oppa bertemu denganmu princess" jelas siwon sambil mengelus pipi kyuhyun lembut

Kyuhyun sungguh menikmati kelembutan tangan siwon di wajahnya. Tidak dapat di pungkiri kyuhyun sudah sangat merindukan kekasihnya ini, tapi dirinya masih di seliputi oleh rasa kecewa yang cukup besar terhadap siwon

" Oppa mohon kembalilah pada oppa, pulang kerumah kita. Sehari tanpa mu, dirumah serasa sepi dan oppa benar-benar sangat merindukan mu princess" ucap siwon

" Mianhae oppa, tapi aku belum bisa kembali pada oppa dan pulang ke rumah" ucap kyuhyun lemah

" Kenapa?" Ucap siwon kecewa

" Sebenarnya aku tidak perduli dengan masa lalu oppa seperti apa dengan emma unnie, hanya saja rasa kecewa pada diri oppa cukup besar karena oppa telah membohongi ku malam itu dan juga membohongi ku dengan mengatakan oppa ingin bertemu dengan klien tapi malah bertemu dengan emma unnie" jelas kyuhyun

" Aku sudah berusaha memberikan oppa kesempatan hari itu dengan menanyakan bagaimana pertemuan oppa dengan yesung oppa, tapi seolah sudah terlanjur berbohong padaku, oppa mengatakan masalahnya sudah selesai. Waktu itu aku berharap oppa memberitahu padaku yang sebenarnya kalau malam itu oppa bertemu dengan emma unnie dan oppa malah berciuman dengan emma unnie" jelas kyuhyun lagi dengan raut sedih

" Tidak seperti itu princess. Saat malam itu oppa sudah menolak untuk bertemu dengannya, tapi emma terus mendesak oppa hingga akhirnya oppa menemuinya di hotel karena jika oppa tidak menuruti emma, dia akan datang ke rumah kita dan oppa tidak mau dia menginjakkan kakinya di rumah kita dan oppa tidak ingin dia melukai mu, karena emma adalah wanita yang jika sudah menginginkan sesuatu maka harus di dapatnya, dan emma menginginkan oppa untuk kembali bersamanya" jelas siwon frustasi

" Saat oppa ingin segera meninggalkan hotel, tiba-tiba emma menahan oppa dengan mencium oppa" jelas siwon lagi

" Aku sangat bingung oppa, aku tidak tau harus berbuat apa sekarang" ucap kyuhyun

" Berikan oppa kepercayaan mu lagi princess. Berikan oppa satu kesempatan darimu" ucap siwon penuh harap

" Kembalilah dalam pelukan oppa" ucap siwon lagi

" Aku akan kembali pada oppa setelah urusan oppa selesai dengan emma unnie dan berikan aku waktu untuk menenangkan diriku oppa. Mianhae oppa" ucap kyuhyun

" Dan aku rasa sebaiknya kita berpisah sementara waktu oppa sampai semua masalah selesai" ucap kyuhyun lagi

" Tidak! Oppa tidak mau! Oppa tidak mau berpisah darimu" tolak siwon langsung

" Hanya sementara oppa, sampai semuanya selesai" ucap kyuhyun

" Apapun namanya, oppa tetap tidak mau berpisah denganmu, oppa sangat mencintaimu kau tau itu kan?"

" Kalau oppa sangat mencintaiku, oppa tidak akan pernah membohongi ku, apapun itu alasannya" ujar kyuhyun

" Hanya sementara oppa, hanya sementara. Aku akan kembali hingga semua masalah kita selesai dan aku perlu menyembuhkan kekecewaan ku padamu oppa. Mianhae, saat ini aku belum bisa kembali pada oppa" sesal kyuhyun

" Oppa akan menunggu sampai hari itu tiba princess, walaupun sebenarnya oppa sangat tidak ingin berpisah darimu tapi oppa harus menerima konsekuensinya atas perbuatan yang oppa lakukan"

" Aku rasa tidak ada lagi yang harus kita bicarakan. Aku mau pulang oppa"

" Oppa antar yah"

" Tidak oppa, aku ingin pulang sendiri. Oppa langsung pulang dan istirahat, wajah oppa terlihat sangat kelelahan hari ini" tolak kyuhyun

Kyuhyun tidak ingin berlama-lama lagi bersama dengan siwon, dirinya ingin segera beranjak dari sana dan segera pulang ke tempat changmin. Hatinya sungguh sakit melihat wajah siwon yang terluka karenanya, tapi itu harus kyuhyun ambil karena kyuhyun perlu meyakinkan dirinya apakah dirinya masih layak untuk siwon maupun sebaliknya.

" Drrrttt.. Drrrttt.. Drrtt" ponsel kyuhyun berbunyi

" Hallo"

"..."

" Iya aku bisa unnie, aku akan kesana sekarang" ucap kyuhyun

Sementara itu di tempat lain siwon pergi ke tempat yesung sekedar untuk bertukar fikiran dan membantunya mengatasi kesulitan dalam hubungannya dengan kyuhyun

" Hyung, aku harus bagaimana? Aku sudah berusaha membujuk kyuhyun kembali padaku, tapi dia tetap tidak mau" adu siwon di hadapan yewook

" Jika aku jadi kyunnie, aku sudah memutuskan hubungan ini dan membatalkan pernikahan. Kau telah merusak kepercayaannya siwon-ah. Kau sendiri pernah merasakan bagaimana rasanya di bohongi oleh emma sshi, tapi kau sendiri juga melakukannya, malah bertemu dengannya tengah malam, dan hanya berdua saja lagi" oceh wookie kesal

" Sabar changi.. Sabar" ucap yesung

" Bagi wanita, kejujuran dalam suatu hubungan itu sangat penting. Kalau saja yesung oppa melakukan hal yang sama dengan mu, sudah ku cincang dia" ucap wookie emosi

" Sekarang yang perlu kau lakukan adalah bicara dengan emma, selesaikan persoalan kalian hingga tuntas. Jangan menghindarinya lagi siwon-ah, kau harus mengambil sikap dengan tegas hingga dia tidak bisa mengganggu kalian lagi. Tuntaskan permasalahan kalian hingga ke akar permasalahannya, lalu setelah itu kembalikan kepercayaan kyuhyun padamu. Aku yakin kyuhyun juga tidak bisa hidup tanpamu, dia sudah sangat terbiasa akan kehadiranmu dalam hidupnya. Kyuhyun hanya perlu meyakinkan dirinya apakah dia masih bisa percaya padamu atau tidak" jelas yesung

" Baiklah hyung, aku akan bicara dengan emma sesegera mungkin" ucap siwon mantap

TBC